Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kompetensi Guru dan Desain Pembelajaran dalam Melaksanakan Kegiatan Pembelajaran Sesuai Kurikulum Merdeka SD Negeri 1 Jantuk Tahun Pelajaran 2022-2023 Eva Fahriani Aryzona; Asrin Asrin; Muhammad Syazali
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v8i1.1156

Abstract

Kurikulum merdeka adalah kurikulum baru sehingga guru membutuhkan waktu dalam menyesuaikan pembelajarannya dengan kurikulum merdeka tersebut. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kompetensi guru dan desain pembelajaran dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran sesuai kurikulum merdeka di SD Negeri 1 Jantuk Tahun pelajaran 2022-2023. Adapun subjek dari penelitian ini yaitu guru kelas 1 dan guru kelas 4. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode observasi, dokumentasi, dan wawancara dalam memperoleh data penelitian terkait dengan kompetensi guru dan desain pembelajaran. Hasil penelitian memberikan fakta bahwa guru kelas 1 dan guru kelas 4 memiliki kompetensi professional yang masih rendah. Hal ini dilihat dari banyaknya kriteria kompetensi guru yang tidak sesuai dengan kriteria dari kurikulum merdeka. Hal ini mengakibatkan pelaksanaan kurikulum merdeka di SD Negeri 1 Jantuk belum maksimal. Sehingga perlunya perbaikan dari guru yang terkait dan perhatian pihak kepala sekolah dalam mengontrol guru dalam pelaksanaan kurikulum merdeka agar pelaksanaan kurikulum merdeka menjadi lebih maksimal. Tetapi jika ditinjau dari hasil dokumentasi terkait desain RPP guru. RPP yang dikembangkan sudah sesuai dengan format RPP dari kurikulum merdeka.
PELATIHAN PENANGANAN SISWA BERKESULITAN BELAJAR DI SDN 4 BAJUR KOTA MATARAM Arif Widodo; I Nyoman Karma; Khairun Nisa; Lalu Wira Zain Amrullah; Muhammad Syazali
Jurnal Interaktif: Warta Pengabdian Pendidikan Vol 3 No 1 (2023): Edisi Juni 2023
Publisher : Jurusan Ilmu Pendidikan, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/interaktif.v3i1.87

Abstract

Siswa berkesulitan belajar perlu mendapatkan penanganan yang tepat agar mendapat hasil belajar yang optimal. Guru diharapkan memiliki kemampuan yang memadai untuk melakukan deteksi awal dan penanganan terhadap siswa yang mengalami kesulitan belajar. Berdasarkan hasil observasi di SDN 4 Bajur kota Mataram ditemukan fakta bahwa masih ada guru yang belum memiliki kemampuan yang memadai dalam melakukan penanganan siswa berkesulitan belajar. Implikasinya adalah layanan belajar terhadap siswa berkesulitan belajar tidak maksimal. Hal ini berdampak pada rendahnya prestasi belajar siswa dalam pembelajaran. Berdasarkan kondisi tersebut perlu dilakukan pelatihan kepada guru bagaimana melakukan penanganan terhadap siswa berkesulitan belajar. Tujuan dari kegiatan pelatihan ini adalah meningkatkan kompetensi guru dalam melakukan penanganan siswa berkesulitan belajar. Lokasi kegiatan pelatihan di SDN 4 Bajur kota Mataram. Adapun peserta dalam kegiatan pelatihan ini adalah guru dan kepala sekolah. Tahapan pelatihan terbagi menjadi dua sesi yaitu sesi pendalaman materi dan sesi simulasi. Pada tahap pendalaman materi guru diajarkan bagaimana melakukan asessmen diagnostic hingga memberikan bantuan belajar kepada siswa dengan kesulitan belajar. Pada tahap simulasi guru diberi kesempatan untuk mempraktekkan materi yang didapatkan agar keterampilan guru dalam melakukan penangnan siswa berkesulitan belajar dapat meningkat. Berdasarkan hasil evaluasi pasca kegiatan pelatihan terdapat peningkatan kemampuan guru dalam melakukan penanganan siswa berkesulitan belajar, baik dari segi penguasaan materi maupun dari segi praktek. Dengan adanya peningkatan kompetensi guru tersebut diharapkan penanganan kesulitan belajar siswa di SDN 4 Bajur dapat berjalan sesuai harapan, sehingga siswa dengan kesulitan belajar dapat mendapatkan layanan belajar yang maksimal.
KEKAYAAN JENIS SEMUT (Hymenoptera: Formicidae) DI TAMAN WISATA ALAM (TWA) SURANADI DAN RELEVANSINYA PADA PEMBELAJARAN SAINS DI SD Muhammad Syazali; Mutmainnah Mutmainnah; Muhammad Erfan
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52562/biochephy.v3i1.576

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kekayaan spesies Semut (Ordo Hymenoptera) di Taman Wisata Alam (TWA) Suranadi Pulau Lombok Indonesia. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif eksploratif yang menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan sampel dilakukan selama rentang bulan September 2021 di tiga tipe habitat yaitu jalur tengah, air dan pinggir hutan. Pengumpulan sampel dilakukan dengan menggunakan metode Jelajah. Metode jelajah dalam pengumpulan sampel ini dilakukan dengan menjelajahi jalur tengah, jalur air, dan jalur kiri di kawasan TWA Suranadi. Hasil penelitian menunjukkan ada 6 spesies semut dari ordo Hymenoptera. Spesies-spesies tersebut adalah Camponotus vagus, Camponotus sp (semut tukang kayu), Paraponera Clavata (Semut Peluru), solenopsis geminata (semut merah), Monomorium minimum (semut hitam kecil) dan Ochetellus glaber. Untuk relvansinya pada pembelajaran sains, terdapat dua subtema yang sangat sesuai yaitu Subtema 2 Keberagaman makhluk hidup di lingkunganku dan Subtema 1 Komponen ekosistem. Adapun subtema yang sesuai di antaranya Subtema 1 Benda hidup dan benda tak hidup di sekitarku, Subtema 2 Hewan di sekitarku (kelas 1), Subtema 1 Hewan di sekitarku (kelas 2), Subtema 2 Manfaat hewan bagi kehidupan manusia (kelas 3), Subtema 2 Pemanfaatan kekayaan alam di indonesia (kelas 4), Subtema 2 Hubungan makhluk hidup dalam ekosistem, Subtema 3 Keseimbangan ekosistem (kelas 5), Subtema 2 Hewan sahabatku, dan Subtema 3 Ayo, menjadi penemu (kelas 6).
Peran Guru Kelas Dalam Mengidentifikasi Potensi Bakat Peserta Didik Berkebutuhan Khusus Di Sekolah Dasar Penyelenggara Pendidikan Inklusif Arif Widodo; Mohammad Archi Maulida; Linda Feni Haryati; Muhammad Syazali; Dyah Indraswati; Ashar Pajarungi Anar
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11416

Abstract

Tidak semua sekolah inklusi mempunyai guru pembimbing khusus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru kelas dalam mengidentifikasi bakat peserta didik berkebutuhan khusus di sekolah penyelenggara pendidikan inklusif. Subyek dalam penelitian ini adalah guru kelas yang ada di sekolah sampel. Sekolah yang dijadikan sampel penelitian adalah SDN Repok Puyung Lombok Tengah dan MI NW Tanak Beak Lombok Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan jenis penelitian kualitatif. Penelitian dilakukan dengan tahapan studi pendahuluan, pembuatan instrument, pengumpulan data, analisis data dan pembuatan laporan penelitian. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan yaitu pedoman wawancara dan pedoman observasi. Data disajikan secara dalam bentuk tabel dan diagram kemudian di analisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru kelas dalam mengidentifikasi bakat hanya menggunakan pengamatan, belum menggunakan instrumen khusus. Pengembangan bakat secara khusus belum dilakukan, namun dilakukan secara terintegrasi melalui mata pelajaran dan kegiatan ekstra kurikuler bersama dengan peserta didik pada umumnya. Kesulitan yang dihadapi guru kelas dalam mengidentifikasi bakat diantaranya adalah belum adanya instrument khusus yang tersedia, terbatasnya pengetahuan guru kelas tentang peserta didik berkebutuhan khusus, dan terbatasnya sarana dan prasarana yang ada.
Perbedaan Tingkat Pemahaman Konsep Sains Mahasiswa Calon Guru SD Ditinjau Dari Background Jurusan Sekolah Asal Hasnawati Hasnawati; Muhammad Syazali; Arif Widodo
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.12888

Abstract

Understanding of science concepts is part of the professional competencies that must be mastered by prospective elementary school teachers. This study aims to compare whether there are differences in the understanding of science concepts for elementary school teacher candidates who majored in science and non-science at senior high school. It is hoped that the research results can be used as evaluation material for lecturers in designing learning in science concept courses in tertiary institutions. This research uses a quantitative survey type method. The subjects in this study were elementary school teacher candidates. The number of samples in this study were 110 students with details of 68 coming from science majors and 42 coming from non-science majors. Data collection uses a scientific concept understanding test. Data were analyzed using the Mann-Whitney test. The results showed that the understanding of science concepts for students from science majors scored a mean rank of 62.67, while the mean rank of non-science majors was 43.89. Based on the results of the Mann-Whitney test, a value was obtained. Sig. (2-tailed), namely 0.003 <0.05, which means that there is a difference in the ability to understand science concepts between groups of students who have backgrounds in science and non-science majors. Based on the results of this study, it is recommended that lecturers conduct matriculation or introduce science concepts before learning and adapt learning to students with non-science majors backgrounds so that they have an understanding of science concepts that are on par with students with science majors backgrounds.
Hubungan Indeks Prestasi dengan Pemahaman Konsep Sains Mahasiswa Calon Guru Sekolah Dasar Hasnawati Hasnawati; Muhammad Syazali; Arif Widodo
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v8i2.1452

Abstract

Memahami konsep esensial sains merupakan bagian dari kompetensi profesional guru yang harus dimiliki oleh mahasiswa calon guru Sekolah Dasar (SD), guna menopang tugasnya kelak. Sementara Indeks prestasi (IP) merupakan hasil penilaian proses pembelajaran mahasiswa selama satu semester. IP menjadi salah satu alat ukur untuk melihat progres pendidikan yang ditempuh mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara IP dengan pemahaman konsep sains mahasiswa calon guru SD. Jenis penelitian ini yaitu ex post facto dan menggunakan pendekatan korelasional. Populasi dari penelitian ini adalah mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) tahun angkatan 2021 yang memprogramkan mata kuliah pendidikan sains SD yang berjumlah 335 orang dan sampel yang digunakanan berjumlah 101 orang yang pilih secara purposive sampling. Data IP mahasiswa diperoleh melalui Kartu Hasil Studi (KHS) semester 1 mahasiswa dan data Pemahaman konsep sains diperoleh melalui tes. Tes diberikan saat kuliah pendidikan sains SD. Data yang diperoleh dianalisis menggunkana uji korelasi dan regresi, serta uji prasyarat dengan uji normalitas dan Uji Linearitas. Hasil uji normalitas menunjukkan data unresidual berdistribusi normal dengan nilai sig. 0,691 > 0,005 dan hasil uji linearitas diperoleh nilai sig deviation from Linearity sebesar 0,241 > 0,005 berarti data linear. Uji korelasi menggunakan uji pearson korelasi pada taraf signifikansi 5 %  dan diperoleh nilai signifikansi 0,003 < 0,005 dan nilai r hitung sebesar  0,291 yang berarti terdapat hubungan positif antara IP dengan pemahaman konsep sains mahasiswa calon guru sekolah dasar dengan katagori hubungan lemah.  Hasil Uji regresi di peroleh nilai R square sebesar 0,085 % yang berarti bahwa IP memberikan kontribusi  8,5 % terhadap pemahaman konsep sains mahasiswa, sementara sisanya ada pengaruh dari faktor-faktor yang lain.
IMPLEMENTASI MODUL BELAJAR SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN LITERASI SISWA DI SEKOLAH DASAR NEGERI 3 PEJANGGIK Muhammad Sobri; Muhammad Syazali
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol 7, No 4: September 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v7i4.50158

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang implementasi modul belajar jenjang sekolah dasar sebagai upaya peningkatan literasi siswa di Sekolah Dasar Negeri 3 Pejanggik. Penelitian ini termasuk dalam jenis quasi eksperimen, dan lokasi penelitiannya adalah di Sekolah Dasar Negeri 3 Pejanggik, Kabupaten Lombok Tengah. Data dikumpulkan melalui tes, observasi dan dokumentasi. Setelah data terkumpul, data dianalisis dengan menggunakan uji-t dua pihak. Uji hipotesis yang akan digunakan adalah uji-t dua pihak pada taraf signifikansi 5%.. Adapun kesimpulan dari penelitian adalah penggunaan modul belajar dalam proses pembelajaran dapat memberikan andil terhadap peningkatan kemampuan literasi siswa. Hal ini dibuktikan dengan dua cara yaitu 1) secara deskriptif, penggunaan Modul Belajar Siswa dapat meningkatkan literasi peserta didik, ini dibuktikan dari nilai pre-tes yang rata-ratanya 29.17 naik menjadi 40.33 pada pos-tes, di mana selisihnya sebesar 11.17; 2) berdasarkan hasil visualisasi pre-tes dibandingkan dengan hasil pos-tes. Pada hasil pre-tes, frekuaensi tertinggi adalah nilai 20 sedangkan pada pos-tes, frekuensi tertinggi berada pada nilai 30. Nilai dari hasil pre-tes paling banyak berkumpul pada interval nilai 0.00 sampai dengan nilai 40.00.
Identifikasi Kesulitan Siswa Sekolah Dasar Dalam Menyelesaikan Soal Berbasis HOTS Pada Mata Pelajaran IPA Fadliyah Fadliyah; I. Ketut Widiada; Muhammad Syazali
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.5762

Abstract

Banyak kesulitan belajar yang biasanya dialami oleh siswa, salah satunya adalah kesulitan dalam menyelesaikan soal berbasis HOTS. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal HOTS pada muatan IPA kelas V di SDN 12 Ampenan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 12 Ampenan sebanyak 23 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan wawancara. Instrumen tes yang diberikan sebanyak 15 butir soal pilihan ganda muatan IPA berbasis HOTS. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kesulitan yang dialami siswa dalam menyelesaikan soal HOTS diantaranya siswa kesulitan memahami perintah soal, kesulitan memahami arti gambar, kesulitan memahami pilihan jawaban, kesulitan mengetahui arti kata, kesulitan dalam menentukan pilihan jawaban, dan kesulitan konsentrasi dalam mengerjakan soal.
Strategi Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Pada Masa Pandemi Covid-19 di SDN 1 Lembuak Rezki Triviananda; Muhammad Makki; Heri Hadi Saputra; Muhammad Syazali
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.5786

Abstract

Pandemi COVID-19 telah mengubah lanskap pendidikan global dengan memaksa institusi pendidikan untuk mengadopsi strategi pembelajaran jarak jauh. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi strategi pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) yang efektif selama pandemi, khususnya bagi guru kelas V di SD Negeri 1 Lembuak. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk mendapatkan wawasan mendalam tentang pengalaman dan pendekatan yang digunakan oleh guru dalam menghadapi tantangan pembelajaran jarak jauh. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan guru kelas V dan kepala sekolah SD Negeri 1 Lembuak. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa penerapan strategi pembelajaran pada masa pandemi Covid-19 di kelas V SD Negeri 1 Lembuak berbeda dengan pelaksanaan pembelajaran pada kelas lainnya. Pada kelas lain, pelaksanaan pembelajaran di kelas lebih cenderung ke pelaksanaan pembelajaran dengan sistem online atau dalam jaringan saja. Adapun kelas V sendiri menerapkan dua startegi pembelajaran dalam jaringan dan luar jaringan dengan pendampingan belajar kegiatan guru keliling. Hal tersebut dapat disimpulkan bahwa, hadirnya pandemi Covid-19 guru kelas V menerapkan strategi pembelajaram dalam jaringan dan luar jaringan dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas V SD Negeri 1 Lembuak.
Exploration of The Species Richness of Dragonfly (Hexapoda: Odonata) in The Rice Field Ecosystem of Perian village, Montong Gading, East Lombok Mohammad Liwa Ilhamdi; Aria Rizki Ivansyah; Muhammad Syazali
Jurnal Biologi Tropis Vol. 23 No. 4 (2023): October - December
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v23i4.5778

Abstract

Several Odonata studies on Lombok Island still focus on forest and river habitat types. This causes the diversity of this insect group to be unknown in other habitats such as rice fields. This research aims to explore the richness of dragonfly species in the rice field ecosystem of Perian village, Montong Gading subdistrict, East Lombok district. Sample collection was carried out in May – June 2022. Dragonfly searches were carried out in the morning from 08.00 – 12.00, and in the afternoon from 14.00 – 18.00 on two transects determined purposively. The odonata found were documented using a digital camera, and captured using insect nets. Samples that were successfully collected were identified to the species taxon. The total odonata we found were 2 suborders, 5 families and 11 species. The suborder Zygoptera is the group with the highest species richness. For families, Libellulidae and Coenagrionida are the families with the highest species richness compared to other families. Of the 11 species that we found, 1 species is endemic, namely Euphaea lara lombokensis. Compared with the results of previous research conducted in Suranadi and Batu Bolong River, there are 5 species which are new records. The five species are Copera ciliata, Rhinocypha bisignata, Ischnura senegalensis, Ischnura heterosticta, and Brachythemis contaminata. The results of this study indicate that there are more species from the Odonata order on Lombok Island compared to previous reports.