Claim Missing Document
Check
Articles

Meningkatkan Pemahaman Konsep Luas Bangun Datar Mahasiswa Calon Guru Sekolah Dasar dengan Game Android Pythagorea Muhammad Erfan; Muhammad Syazali
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4b (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4b.969

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep luas bangun datar pada mahasiswa calon guru sekolah dasar menggunakan permainan atau game Android Pythagorea. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Sampel pada penelitian ini diambil dengan Teknik cluster random sampling dan diperoleh kelas 5A sebagai kelas eksperimen yaitu kelas yang belajar konsep luas bangun datar dengan menggunakan game Android Pythagorea, dan kelas 5F sebagai kelas kontrol yaitu kelas yang belajar secara konvensional atau dengan ceramah. Data mengenai pemahaman konsep mahasiswa calon guru pada materi luas bangun datar diperoleh dengan tes (pre-test dan post-test) selanjutnya data dianalisis dengan uji-t independent sample dan uji gain ternormalisasi untuk melihat seberapa besar peningkatan pemahaman konsep mahasiswa calon guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas eksperimen menunjukkan peningkatan pemahaman konsep luas bangun datar yang signifikan dibandingkan dengan kelas kontrol. Sehingga dari penelitian ini, game Android Pythagorea efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep mahasiswa calon guru sekolah dasar pada materi luas bangun datar.
PENDAMPINGAN DAN PELATIHAN TENTANG CARA PENANGANAN KESULITAN BELAJAR SISWA PADA GURU SDN 4 BAJUR KOTA MATARAM I Nyoman Karma; Khairun Nisa; Arif Widodo; Lalu Wira Zain Amrullah; Muhammad Syazali
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 4 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i4.11659

Abstract

ABSTRAKPenanganan siswa berkesulitan belajar bagi guru Sekolah Dasar merupakan salah satu tugas dan tanggungjawabnya dalam proses pembelajaran dan layanan bimbingan dan konseling di Sekolah. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keketerampilan peserta dalam penanganan siswa berkesulitan belajar. Untuk mencapai tujuan tersebut, tim melakukan kegiatan sebagai berikut: 1) Kegitan pengabdian ini dilaksanakan secara tatap muka (offline) dengan protokol kesehatan yang ketat; 2) Pelaksanaan kegiatannya dibagi dalam tiga tahapan sebagai berikut: a) kegiatan awal, b) kegiatan inti, dan c) kegiatan akhir. Masing-masing sesi kegiatan dipandu dan didampingi oleh anggota tim sebagai nara sumber; 3) Metode pelaksanaan yang digunakan,  yaitu: metode ceramah (presentasi), diskusi-Tanya jawab, pelatihan (praktek dan simulasi), dan metode tes; dan 4) Metode analisis data hasil pelatihan dan pendampingan digunakan analisis deskriptif. Hasil yang diperoleh dari kegiatan pengabdian kepada masyarat dengan jumlah peserta 11 (sebelas) orang guru berupa hasil tes awal (pretest) dan hasil tes akhir (postt-test). Adapun hasil tes awal yang dimaksud adalah sebagai berikut: 1) hasil tes awal kegiatan pengabdian pada masyarakat menunjukkan bahwa 3 orang (27.27 %) mencapai hasil dalam kategori baik, 8 orang (72.73 %) mencapai hasil dalam kategori cukup baik, dan rata capaian tergolong cukup baik; 2) hasil tes akhir kegiatan pengabdian pada masyarakat menunjukkan bahwa 5 orang (45.45 %) mencapai hasil dalam kategori baik, 6 orang (54.55 %) mencapai hasil dalam kategori sangat baik, dan rata capaian tergolong sangat baik; 3) Rata-rata peningkatan hasil pendampingan dan pelatihan diagnosa siswa berkesulitan belajar adalah 22.97 %. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan pendampingan dan pelatihan efktif untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam penanganan siswa berkesulitan belajar. Kata kunci: kesulitan belajar; pengetahuan guru; sekolah dasar ABSTRACTHandling students with learning difficulties in elementary school teachers is one of their duties and responsibilities in the learning process as guidance and counseling services in schools. The purpose of this community service activity is to increase the knowledge and skills of participants in handling students with learning difficulties. To achieve this goal, the team carried out the following activities: 1) This service activity was carried out face-to-face (offline) with strict health protocols; 2) The implementation of the activities are divided into three stages as follows: a) initial activities, b) core activities, and c) final activities. Each activity session is guided and accompanied by team members as resource persons; 3) The implementation methods used are: lecture method (presentation), discussion-question and answer, training (practice and simulation), and test method; and 4) The method of data analysis of the results of the training and mentoring used descriptive analysis. The results obtained from community service activities with the number of participants 11 (eleven) teachers in the form of the results of the initial test (pretest) and the results of the final test (post-test). The results of the initial test in question are as follows: 1) the results of the initial test of community service activities show that 3 people (27.27%) achieved results in the good category, 8 people (72.73%) achieved results in the fairly good category, and the average achievement was classified as pretty good; 2) the results of the final test of community service activities showed that 5 people (45.45%) achieved results in the good category, 6 people (54.55%) achieved results in the very good category, and the average achievement was classified as very good; 3) The average increase in the results of assistance and training in diagnosing students with learning disabilities is 22.97%. This shows that mentoring and training activities are effective in improving teachers' knowledge and skills in handling students with learning difficulties. Keywords: difficulty learning; teacher knowledge; primary school
Analisis Kesulitan Guru Dalam Mengukur Aktivitas Belajar Siswa Pada Pembelajaran Jarak Jauh Arif Widodo; Angga Prayogi Dwina; Muhammad Syazali; Umar Umar
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.6654

Abstract

Aktivitas belajar merupakan salah satu bagian penting dalam proses pembelajaran. Keterlibatan siswa dalam pembelajaran dapat mempengaruhi hasil belajar yang didapatkan. Keseriusan siswa dalam belajar dapat diukur melalui besarnya keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Semakin besar keterlibatan siswa dalam belajar maka peluang kesuksesan belajar yang didapatkan semakin besar pula. Hasil studi pendahuluan pada salah satu sekolah dasar di kabupaten Lombok Barat mengindikasikan bahwa sejumlah guru masih mengalami kesulitan dalam mengukur aktivitas belajar siswa terutama pada pembelajaran jarak jauh. Untuk mengetahui lebih mendalam tentang fenomena yang terjadi maka perlu dilakukan penelitian lanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja yang menyebabkan guru mengalami kesulitan dalam mengukur aktivitas belajar siswa pada pembelajaran jarak jauh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru sekolah dasar. Penelitian dilakukan pada salah satu sekolah dasar di kabupaten Lombok Barat. Pengumpulan data menggunakan wawancara. Instrumen yang digunakan berupa pedoman wawancara. Hasil penelitian menemukan fakta bahwa kesulitan guru dalam mengukur aktivitas belajar siswa dikarenakan beberapa faktor, antara lain: Pertama, belum adanya instrument khusus yang dapat digunakan guru untuk mengukur aktivitas belajar siswa dalam pembelajaran jarak jauh. Kedua, belum adanya kolaborasi antara guru dengan orang tua untuk menilai aktivitas belajar siswa.
Implementasi Template Dan Contoh Makalah: Upaya Meningkatkan Keterampilan Menulis Mahasiswa Muhammad Syazali; Umar Umar
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.7523

Abstract

Perbaikan kualitas pembelajaran yang bersifat berkelanjutan merupakan kunci dalam membekali mahasiswa dari kompetensi yang mereka butuhkan. Salah satu kompetensi yang dibutuhkan adalah keterampilan menulis. Penggunaan template makalah telah terbukti dapat membantu mengembangkan keterampilan menulis mahasiswa. Walaupun demikian, secara rata-rata belum mencapai kategori sangat baik. Pada penelitian ini, kami megimplementasikan dua fasilitas pembelajaran sekaligus yaitu template dan contoh makalah. tujuannya adalah menganalisis keterampilan menulis mahasiswa melalui implementasi kedua fasilitas tersebut. Penelitian dilaksanakan pada mahasiswa PGSD yang memprogramkan mata kuliah Statistika Pendidikan. Sampel terdiri atas 36 mahasiswa yang ditentukan menggunakan metode purposive sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi, di mana makalah yang telah ditulis oleh tiap mahasiswa menjadi instrumennya. Kualitas makalah yang menjadi ukuran dari keterampilan menulis mahasiswa di ukur berdasarkan 21 indikator dari 3 aspek yaitu: (1) bagian awal, (2) bagian inti dan (3) bagian akhir makalah. Data berupa skor yang diperoleh dari tiap indikator kemudian dikonversi menjadi nilai dengan rentang 0 – 100. Untuk mendapatkan keterampilan menulis secara klasikal, nilai makalah dari masing-masing mahasiswa dianalisis secara deskriptif. Statistik deskriptif yang digunakan adalah rata-rata. Adapun untuk mendapatkan gambaran terkait sebarannya, kami melakukan analisis proporsional. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, kami menemukan bahwa rata-rata keterampilan menulis mahasiswa berada pada nilai 78.34 (B+). Sebanyak 52.78% mahasiswa sudah mencapai nilai dengan rentang 81.57 – 93 (A). Sisanya adalah 30.56% mendapat nilai B+, 8.33% mendapat nilai B, 5.56% mendapat nilai C+ dan hanya 2.78% yang mendapatkan nilai E. Dari temuan ini dapat disimpulkan bahwa implementasi dari template dan contoh makalah efektif dalam mengembangkan keterampilan menulis mahasiswa.
Analisis Pelaksanaan Pembelajaran Tematik Berbasis Literasi Sains Melalui Media Pop Up Box di Era New Normal Ketut Sri Kusuma Wardani; Nurwahidah Nurwahidah; Ni Luh Putu Nina Sriwarthini; Muhammad Syazali; Muhammad Erfan
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8742

Abstract

Penelitian ini termasuk pada penelitian kualitatif yang memiliki tujuan untuk memberikan gambaran pelaksanaan pembelajaran tematik berbasis literasi sains melalui media pop up box di era new normal. Analisis dilakukan dengan metode wawancara dan observasi kepada guru SD di Kecamatan Praya-Lombok Tengah. Subyek pada studi ini ialah guru kelas IV SD Negeri Ketejer, SD Negeri Prayitna, dan SD Negeri 2 Gerunung. Pelaksanaan wawancara dilakukan dengan memberikan pertanyaan terbuka kepada guru dan observasi dilakukan dengan angket observasi terkait pelaksanaan pembelajaran tematik berbasis literasi sains melalui media pop up box. Berdasarkan hasil penelitian menunukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran tematik berbasis literasi sains melalui media pop up box terdiri dari tiga kegiatan, diantaranya: kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Keterkaitan pembelajaran dengan literasi sains siswa dapat terlihat dalam kegiatan eksperimen, dan menyimpulkan, sedangkan kegiatan bertanya dan menjawab pertanyaan, serta mengkomunikasikan belum terlaksana sepenuhnya.
Pengembangan Lembar Observasi Aktivitas Belajar Dalam Pembelajaran Jarak Jauh Di Sekolah Dasar Arif Widodo; Prayogi Dwina Angga; Muhammad Syazali; Umar Umar
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10145

Abstract

Aktivitas belajar siswa sekolah dasar dalam pembelajaran jarah jauh lebih sulit diamati jika dibandingkan dengan pembelajaran tatap muka. Guru membutuhkan bantuan orang tua untuk memantau aktivitas belajar siswa. PermasalahanNya adalah instrumen yang berbasis kolaborasi antara guru dan orang tua belum tersedia. Berdasarkan permasalahan tersebut perlu dilakukan pengembangan instrumen lembar observasi aktivitas belajar berbasis model partnership. Melalui penelitian ini diharapkan dapat menciptakan instrumen baru berbasis model partnership yang dapat digunakan untuk mengukur keterlibatan siswa dalam pembelajaran jarak jauh. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan. Pengumpulan data menggunakan angket, observasi dan wawancara. Tahapan penelitian ini antara lain analisis permasalahan, penyusunan desain instrumen, validasi instrumen, uji coba instrumen dalam skala terbatas, revisi instrumen dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen yang dikembangkan mendapat penilaian 4.60 dari validator ahli dan 4.64 dari pengguna. Berdasarkan penilaian dari validator tersebut dapat disimpulkan bahwa instrumen yang dikembangkan layak digunakan untuk mengukur aktivitas belajar siswa pada pembelajaran jarak jauh
IDENTIFIKASI JENIS-JENIS IKAN YANG TERDAPAT DI SUNGAI AMPENAN, MATARAM NUSA TENGGARA BARAT Sabran Sanutra; Muhammad Syazali; Muhammad Erfan
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52562/biochephy.v2i2.514

Abstract

Sungai merupakan tempat hidup dari berbagai biota air tawar, salah satunya ikan. Sungai kini dipandang sebagai jalur akhir pembuangan berbagai limbah rumah tangga. Hal yang cukup menjadi perhatian yaitu pembuangan limbah detergen ke aliran sungai. Sungai Ampenan yang mengalir membelah Kota Mataram dengan kepadatan penduduk di dalamnya, juga mendapatkan imbasnya sebagai jalur akhir pembuangan limbah-limbah rumah tangga. Tentu jika hal tersebut dibiarkan berkelanjutan dan dalam jangka waktu yang cukup lama, akan berdampak langsung terhadap jalannya ekosistem di dalamnya. Berangkat dari hal tersebut, tentu tidak semua ikan mampu beradaptasi dan bertahan hidup dalam kondisi air yang telah tercemar. Hal ini mengindikasikan bahwa perlu dilakukan penelitian untuk mengidentifikasi jenis-jenis ikan yang terdapat di Sungai Ampenan, Mataram. Kegiatan survei dilakukan pada bulan Oktober 2022 yang bertempat di Sungai Ampenan, Mataram. Data-data hasil identifikasi diperoleh dari metode Visual Encounter Survey (VES) dan juga melalui wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa telah teridentifikasi terdapat 5 jenis ikan digolongkan kedalam 4 ordo, 4 familia, dan 4 genus. Kelima spesies ini adalah Channa striata (Ikan gabus), Barbonymus gonionotus (Ikan tawes), Oreochromis niloticus (Ikan nila), Oreochromis mossambicus (Ikan mujair), dan Clariidae (Ikan lele). Dari kelima spesies yang berhasil diidentifikasikan ini menunjukkan bahwa hanya beberapa spesies ikan yang mampu beradaptasi dan bertahan hidup terhadap kondisi perairan sungai yang telah tercemar.
Monitoring Penggunaan Tools Dalam Mengimplementasikan Pembelajaran Daring: Apakah Biayanya Mahal Bagi Mahasiswa? Muhammad Syazali; Muhammad Erfan; Hasnawati Hasnawati; Lalu Wira Zain Amrullah
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4.906

Abstract

Pemanfaatan berbagai aplikasi seabgai tools untuk mendukung pembelajaran daring merupakan faktor kunci pada aspek pengajaran di perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan tools yang digunakan untuk mengimplementasikan pembelajaran daring, dan (2) biaya yang dikeluarkan oleh mahasiswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian survey yang dilakukan pada mahasiswa PGSD Universitas Mataram. Untuk mendapatkan data, angket diisi oleh respondent secara online melalui aplikasi google form. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dengan menganalisis angket survey dari 112 mahasiswa PGSD Universitas Mataram, tools yang digunakan selama penerapan pembelajaran daring adalah e-learning milik Universitas Mataram, Google Classroom, Whatsapp dan Telegram. Di luar penggunaan e-learning Universitas, tools yang paling banyak digunakan adalah Google Meet untuk pembelajaran tatap muka melalui video converence dan Whatsap. Biaya yang dikeluarkan oleh mahasiswa untuk mengikuti pembelajaran daring bervariasi tiap bulannya. Sebanyak 10.7% mahasiswa mengeluarkan biaya kurang dari Rp 50.000, sebanyak 49.1% di antaranya menghabiskan biaya sebesar Rp 50.000 - < Rp 100.000, sebanyak 28.6% mahasiswa mengeluarkan biaya sebesar Rp 100.000 - < Rp 200.000, sebanyak 3.6% mahasiswa mengeluarkan biaya sebesar Rp 200.000 - Rp 300.000 dan sisanya sebanyak 8% mahasiswa mengeluarkan biaya sebasar Rp 300.000. Kemudian ketika ditanya apakah biaya tersebut mahal atau tidak, 90.2% mahasiswa menjawab mahal.
Kemampuan Mahasiswa PGSD dalam Melakukan Analisis Data Berbantuan Program Statistical Product And Service Solutions (SPSS) Muhammad Syazali; Muhammad Erfan
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2021): Juli
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v6i2.192

Abstract

Melakukan analisis data secara manual dengan bantuan kalkulator saintifik atau Ms. Excel cenderung melelahkan dan memiliki potensi human error yang cukup besar, terutama ketika datanya banyak dan melakukan uji hipotesis. Mahasiswa PGSD FKIP Universitas Mataram difasilitasi dengan belajar menggunakan SPSS untuk menanggulangi dua kekurangan tersebut. Sebagai bentuk assesmen dan mendapatkan data dasar agar dapat merancang pembelajaran yang lebih baik, kami melakukan penelitian dengan tujuan menganalisis keterampilan mahasiswa dalam melakukan analisis data menggunakan SPSS. Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa yang sedang memprogramkan mata kuliah Statistik Pendidikan. Sampel ditentukan secara purposive sampling. Data dikoleksi selama bulan Mei – Juni 2021. Data kemampuan mahasiswa dikumpulkan melalui hasil tugas. Tingkat kemampuan ditentukan berdasarkan derajat penguasaan dengan kisaran 0 – 100 dan nilai A – E. Nilai ini diinterpretasi menjadi 5 kategori. Data lain yang dikoleksi adalah respon mahasiswa terhadap pengalaman belajar yang mereka rasakan. Analisis data menggunakan statistik deskriptif untuk menentukan derajat penguasaan, rata-rata dan proporsi. Temuan dari penelitian ini adalah mahasiswa mampu melakukan analisis data berbantuan SPSS dengan kategori sangat baik. Temuan ini menunjukkan bahwa mahasiwa sudah siap menyelesaikan skripsi dari aspek analisis data.
Analisis Fenomena Resonansi pada Pembelajaran Sains: Catatan Perkuliahan pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Muhammad Syazali; Umar Umar
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2.413

Abstract

Terbatasnya data karakteristik mahasiswa berdampak pada tidak optimalnya penyusunan RPS dan implementasinya dalam pembelajaran, sehingga hasil belajar sains pada aspek keterampilan proses menjadi rendah. Salah satu bentuk karakteristik mahasiswa adalah respon yang mereka berikan terhadap dinamika yang terjadi dalam pembelajaran. Apakah dinamika seperti rajin atau malas belajar, keaktifan atau kepasifan dalam pembelajaran dan prestasi yang lebih tinggi atau lebih rendah menular pada mahasiswa? Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan fenomena resonansi pada pembelajaran sains. Penelitian deskriptif yang menggunakan metode survey ini melibatkan 106 mahasiswa PGSD Universitas Mataram sebaga responden. Untuk mendapatkan data, digunakan instrumen angket yang disebarkan melalui google form. Data kemudian dianalisis untuk menentukan tren/kecenderungan dari data tersebut. Hasil survey menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa terdorong untuk melakukan hal yang dilakukan atau dapat menyamai capaian yang diraih oleh mahasiswa lain. Dari aspek belajar, proporsi mahasiswa yang termotivasi karena melihat mahasiswa lain rajin belajar (99.1%) lebih besar dibandingkan dengan proporsi untuk menjadi malas karena melihat mahasiswa lain malas belajar (57.5%). Dari aspek partisipasi dalam pembelajaran, proporsi mahasiswa yang termotivasi untuk aktif sebesar 100%. Ini lebih besar dari proporsi mahasiswa yang terpengaruh untuk ikut pasif dalam pembelajaran (38.7%). Adapun dari aspek prestasi, proporsi mahasiswa yang termotivasi untuk menyamai atau melampaui temannya yang lebih berprestasi lebih besar dibandingkan dengan proporsi yang yang kurang termotivasi karena ada temannya yang kurang berprestasi.  Dari hasi penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terjadi fenomena resonansi pada pembelajaran sains diitnjau dari respon mahasiswa terhadap rangsangan dari mahasiswa lain yang berbentuk rajin dan malas belajar, aktif dan pasif dalam pembelajaran, serta lebih berprestasi dan kurang berprestasi.