Claim Missing Document
Check
Articles

Mitigasi Daerah Rawan Bencana Longsor Di Kota Batu Dengan Menggunakan Metode Analisis SIG Noviari, Salsabila; Salfira, Ginanda; Raudhah, Amna Fithri; Haerudin, Nandi; Mulyasari, Rahmi
Journal of Applied Geoscience and Engineering Vol 2, No 2 : Desember 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jage.v2i2.20753

Abstract

Landslide is one of the natural damages caused by mass movement in a natural landscape. The occurrence of landslides causes damage that provides direct and indirect risk effects. Efforts made to reduce the effects of risk can be done by mitigation planning. Batu City is one of the cities located at the foot of Mount Panderman, located at 700-1100 meters DPL. Research was conducted to determine landslide prone areas based on GIS which can then be carried out a sustainable mitigation process. In this area, research was conducted by utilizing GIS in the form of mapping landslide prone areas. Batu city has a predominantly very steep slope that causes high landslide prone areas. Therefore, GIS method can be utilized in mapping landslide vulnerability in Batu city as a map editor and data processor of spatial area which includes rainfall data, soil type data, slope data, and land cover type data.
Identification of Deep Groundwater Aquifer Zones with Geoelectrical Method in Sukadanaham Area Bandar Lampung, Indonesia Haerudin, Nandi; Rizkiano, Aldika; Mulyasari, Rahmi; Hesti
Journal of Geoscience, Engineering, Environment, and Technology Vol. 9 No. 1 (2024): JGEET Vol 09 No 01 : March (2024)
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jgeet.2024.9.1.13948

Abstract

Research on groundwater aquifers using the geoelectric method has been carried out in the Sukadanaham area, Tanjung Karang Barat District, Bandar Lampung City. This Research Objectives This research aims to identify the lithology and depth of groundwater aquifer zones based on resistivity values ​​and geological literature. Data acquisition was carried out using the Schlumberger configuration of 3 points in the young Betung volcanic formation (Qhvb). The data used is the resistivity value. Resistivity value data is modeled vertically with inverted results. The resistivity value of each point is adjusted and interpolated based on the literature on rock resistivity values. Based on the identification results, 4 types of subsurface rock lithology were found, namely top soil, tuff, breccia, and andesite. The lithology of the layers at point 1, point 2 and point 3 is dominated by tuff and breccia layers. The resistivity value of the andesite layer obtained has a high value, which is > 300 Ωm. The resistivity value of the tuff layer for the waterproof layer has a value of 200-250 Ωm. The breccia layer acts as a groundwater aquifer zone with a low resistivity value of 15-60 Ωm. The rock resistivity value with the lowest value is at a depth of 40-95 m which is a compressed aquifer layer with andesite and tuff layers as a waterproof layer above and below.
Pengaruh Perubahan Tutupan Lahan terhadap Pola Banjir di Ibu Kota Provinsi Lampung: Studi Menggunakan SIG dan Pendekatan Temporal Matondang, Pebriadi Halomoan; Rizkiani, Deli; Akbari, Irgi; Haerudin, Nandi; Mulyasari, Rahmi
OPHIOLITE: Jurnal Geologi Terapan Vol 6 No 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56099/ophi.v6i1.p29-35

Abstract

Bandar Lampung often faces major challenges related to flooding. In recent years, flooding in the city has become a serious problem that requires special attention and handling. Infrastructure development and continuous population growth affect changes in the city's environmental setting. From the continuous flooding in Bandar Lampung city, it is necessary to analyse flood patterns with a spatial and temporal approach. The utilization of Geographic Information System (GIS) method is one of the effective ways in making maps with various data used such as rainfall, land cover, watershed, slope, and information on flood incidents over a 10-year period, from 2013 to 2023. The watershed, land cover and slope data also provide an overview of the dynamics of water flow and its influence on flood-prone areas. From the data, it was found that the distribution of Bandar Lampung urban forest area decreased by 63859.61 ha from 83778.11 ha to 19918.5 ha or about 23.8% of the Bandar Lampung City area. In addition, there was an increase in residential and industrial areas of 36750.95 ha from 2013 of 27143.83 ha to around 63,894.78 ha or approximately 76.2% of the total area of Bandar Lampung City. This research contributes to the importance of understanding the dynamics of flooding in Bandar Lampung City and contributes to the understanding of the dynamics of flooding in Bandar Lampung City.
ANALISIS DAERAH RAWAN BENCANA LONGSOR DAN KAJIAN MITIGASI BENCANA DI DAERAH LABUHAN MANDI, PESISIR BARAT Mauliza, Nadia; Rambe, Sibgha Alfirdausi; Mulyasari, Rahmi; Haerudin, Nandi; Dani, Ilham
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 10 No. 1 (2024): JOP (Journal Online of Physics) Vol 10 No 1
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v10i1.38053

Abstract

Labuhan Mandi adalah salah satu desa di Kecamatan Way Krui, Kabupaten Pesisir Barat, yang berlokasi di perbatasan antara Kabupaten Pesisir Barat dan Lampung Barat. Labuhan Mandi tepat berada pada topografi yang berupa perbukitan, sehingga hal ini menyebabkan daerah Labuhan Mandi cukup sering mengalami bencana tanah longsor. Melihat data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di tahun 2024, bencana longsor telah terjadi sebanyak 56 kali kejadian, dengan 53 orang tewas karena bencana longsor. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengkaji wilayah-wilayah rawan longsor dengan metode overlay peta faktor-faktor pemicu, serta merumuskan tindakan pencegahan dan mitigasi yang paling tepat untuk diterapkan. Penelitian ini akan dilakukan berbasis dengan metode Sistem Informasi Geografis (SIG), dengan Langkah awal menentukan variabel pengaruh longsor kemudian meng-overlay variable-variabel tersebut hingga menghasilkan peta potensi longsor. Berdasarkan hal tersebut terjadinya longsor pada daerah setempat dipengaruhi oleh kemiringan lereng, tutupan lahan, topografi, curah dan atau intesitas hujan, serta jenis tanah pada daerah setempat. Peta menunjukkan bahwa mayoritas wilayah Desa Labuhan Mandi, melebihi 60%, tergolong dalam zona dengan risiko longsor yang signifikan. Dengan Tingkat kerawanan yang tinggi ini perlu untuk dilakukannya penanggulangan, baik penanggulangan secara terstruktur maupun tidak terstruktur untuk mengurangi kerugian apabila terjadinya bencana tanah longsor.
PENERAPAN TEKNOLOGI GEOFISIKA DAN FILTRASI AIR SEDERHANA SEBAGAI SOLUSI KEKURANGAN AIR BERSIH DI RT 08 KELURAHAN RAJABASA JAYA Unila, Hesti_9201; Haerudin, Nandi; Mulyasari, Rahmi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 8 No 3 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v8i3.568

Abstract

Secara umum bentang alam kelurahan Rajabasa Jaya didominasi oleh perbukitan dan rawa-rawa dengan pertumbuhan penduduk yang terus meningkat berimplikasi terhadap ketersediaan air di daerah ini. Berdasarkan wawancara dengan warga Rajabasa Jaya hingga tahun 2024, di Lingkungan II (LK I) RT. 08 Kelurahan Rajabasa Jaya sebagian besar mengeluhkan kondisi air sumur yang tidak layak konsumsi seperti bau dan keruh, terutama ketika musim hujan. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk mengidentifikasi sumber air tanah dalam dan dangkal dengan teknologi geofisika dan menerapkan alat Filter Air Sederhana untuk mengolah air keruh sehingga layak digunakan untuk kebutuhan rumah tangga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan metode pemaparan materi dan diskusi. Materi yang disampaikan pada kegiatan pengabdian ini adalah materi pengenalan metode geofisika geolistrik untuk mendeteksi keberadaan air tanah dan materi mengenai air bersih dan teknik penyaringan air. Setelah kegiatan pemaparan materi dari narasumber, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini kemudian dilanjutkan dengan pembagian Filter Air kepada warga masyarakat RT08 Rajabasa Jaya Bandar Lampung. Warga masyarakat yang mengikuti kegiatan ini memberikan respon yang sangat positif terhadap terselenggaranya acara kegiatan pengabdian kepada masyarakat Unila karena sangat bermanfaat bagi warta RT08 Rajabasa Jaya untuk mendapatkan kualitas air yang lebih bersih.
Pemisahan Anomali Residual dan Regional Menggunakan Metode Moving Average pada Zona Panasbumi Gunung Api Papandayan, Jawa Barat Adelyra, Sabrina; Arianto, Khalila Wardah; Haerudin, Nandi; Mulyasari, Rahmi; Karyanto, Karyanto; Wibowo, Rahmat Catur
JURNAL TEKNIK GEOLOGI : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 7, No 2 (2024): Jurnal Teknik Geologi : Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Publisher : Teknik Geologi Fakultas Teknik Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jtgeo.v7i2.17729

Abstract

Energi panas bumi merupakan sumber energi terbarukan yang berasal dari dalam bumi. Potensi energi ini sangat besar untuk memenuhi kebutuhan energi jangka panjang pada masa kini. Penelitian ini bertujuan untuk memisahkan anomali residual dan regional pada kawasan panas bumi Gunung Papandayan, Jawa Barat, guna mengidentifikasi potensi sumber daya geotermal. Data yang digunakan mencakup anomali gravitasi dan topografi dari citra satelit TOPEX dan Digital Elevation Model (DEM). Pengolahan data dilakukan dengan koreksi terrain dan Bouguer menggunakan perangkat lunak Global Mapper dan Oasis Montaj. Pemisahan anomali dilakukan dengan metode moving average melalui software Surfer 13 untuk mendapatkan anomali regional dan residual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anomali residual dengan nilai rendah kemungkinan mengindikasikan keberadaan kantung magma, yang selaras dengan manifestasi panas bumi berupa mata air panas di sekitar kawah. Sementara itu, anomali tinggi merefleksikan adanya batuan beku atau material hasil erupsi. Penelitian ini memperkuat pemahaman tentang potensi geotermal di Gunung Papandayan, yang dapat mendukung eksplorasi energi panas bumi sebagai sumber energi terbarukan di Indonesia.
Analisis Daerah Rawan Bencana Longsor Menggunakan SIG di Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat Mulyasari, Rahmi; Haerudin, Nandi; Haryan, Nabilah Bintang; Saippudin, Muhammad; Syahrani, Hanna Aulia; Dani, Ilham
OPHIOLITE: Jurnal Geologi Terapan Vol 5 No 2 (2023): OCTOBER 2023
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56099/ophi.v5i2.p44-51

Abstract

Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat mempunyai kondisi topografi yang tinggi didominasi oleh wilayah perbukitan. Bencana tanah longsor merupakan salah satu bencana yang sering terjadi pada daerah ini. Adapun faktor yang mempengaruhi hal ini terjadi, yaitu tingkat kelerengan tanah, intensitas curah hujan, penggunaan lahan, dan jenis tanah pada daerah Tabulahan. Oleh karena itu, dengan menggunakan Sistem Informasi Geografis dilakukan penelitian yang bertujuan untuk menganalisis potensi bencana alam khususnya longsor sehingga diharapkan ada persiapan ketika bencana terjadi. Penelitian ini dilakukan dengan studi literatur berupa pengumpulan referensi beberapa parameter yang akan menunjang proses penelitian dan dilanjutkan dengan proses pengolahan menggunakan metode overlay dan scoring (pembobotan data) guna mengetahui daerah rawan tanah longsor. Proses pengolahan ini akan menghasilkan peta potensi tanah longsor yang diperoleh dengan menganalisis empat parameter yang menjadi faktor penentu tingkat kerawanan longsor. Dari peta potensi longsor ini didapatkan empat tingkatan, yaitu rendah, menengah, tinggi, dan sangat tinggi. Untuk tingkat potensi tanah longsor rendah sebesar 1,76% atau 9,32 km2, untuk tingkat potensi tanah longsor menengah sebesar 39,72%, atau 209,88 km2, untuk tingkat potensi tanah longsor tinggi sebesar 36,45% atau 192,62 km2, dan untuk tingkat potensi tanah longsor sangat tinggi sebesar 22,07% atau 116,6 km2.
ANALISIS KELURUSAN STRUKTUR GEOLOGI TALAWI-BARANGIN, KOTA SAWAHLUNTO MENGGUNAKAN HILLSHADE DAN DIAGRAM ROSE BERDASARKAN DATA DEM SRTM Fatuha, Akmal Alfian; Voanda, Dinda Fitri; Haerudin, Nandi; Karyanto, Karyanto; Wibowo, Rahmat Catur; Mulyasari, Rahmi
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 10 No. 2 (2025): JOP (Journal Online of Physics) Vol 10 No 2
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v10i2.38415

Abstract

Wilayah Talawi-Barangin, Kota Sawahlunto, berada di zona tektonik aktif Pulau Sumatera yang memiliki sejarah geologi kompleks akibat aktivitas pergerakan lempeng tektonik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola kelurusan dan orientasi struktur geologi di daerah tersebut serta memahami kaitannya dengan dinamika geologi di Pulau Sumatera. Pemahaman terhadap pola struktur geologi penting untuk mitigasi bencana geologi serta eksplorasi sumber daya alam. Metode yang digunakan meliputi analisis geospasial berbasis Digital Elevation Model (DEM) resolusi 30 meter dari SRTM, yang diolah menjadi hillshade untuk yang diolah menjadi hillshade untuk menghasilkan representasi bayangan topografi berdasarkan sudut pencahayaan, guna meningkatkan persepsi kedalaman dan bentuk morfologi permukaan peta. Hillshade digunakan dengan berbagai sudut azimuth untuk mengidentifikasi bentuk topografi yang lebih detail. Ekstraksi kelurusan dilakukan dengan PCI Geomatica menggunakan parameter seperti RADI (Filter Radius), GTHR (Gradien Threshold), dan LTHR (Length Threshold). Diagram Rose dibuat menggunakan perangkat lunak RockWorks untuk menentukan arah dominan dari struktur geologi. Hasil analisis menunjukkan bahwa pola dan orientasi struktur geologi di Talawi-Barangin didominasi oleh kelurusan berarah baratlaut-tenggara (NW-SE). Pola ini sesuai dengan karakteristik struktur geologi di Pulau Sumatera yang juga berorientasi NW-SE. Penelitian ini menegaskan bahwa orientasi struktur geologi di Talawi-Barangin menggambarkan kompleksitas geologi wilayah tersebut dan keterkaitannya dengan dinamika geologi Sumatera secara keseluruhan.
Analisis Tingkat Kerawanan Tanah Longsor di Kabupaten Lampung Utara Dengan Memanfaatkan Informasi Spasial Berbasis SIG Sianturi, Rizky J.; Nabilla, Meisha; Fadila, Tiara Andika; Haerudin, Nandi; Mulyasari, Rahmi
Indonesian Journal of Spatial Planning Vol. 6 No. 1 (2025): VOLUME 6 NOMOR 1 MARET 2025
Publisher : Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/ijsp.v6i1.10400

Abstract

Longsor merupakan gerakan massa batuan ataupun tanah pada suatu lereng akibat adanya pengaruh gaya gravitasi. Ancaman longsor dapat terjadi di daerah yang mempunyai kondisi geologi relatif labil, yang ditinjau dari komposisi batuan penyusun hingga dekatnya area tersebut dengan zona sesar serta kawasan yang vegetasi alaminya terganggu. Kabupaten Lampung Utara adalah salah satu wilayah di Provinsi Lampung yang cukup rawan terkena bencana tanah longsor. Sehingga, untuk mengantisipasi terjadinya korban dan kerugian yang lebih banyak, maka perlu dilakukan suatu penelitian untuk mengidentifikasi daerah rawan longsor di Kabupaten Lampung Utara. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis dan memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai daerah rawan tanah longsor di Kabupaten Lampung Utara dengan menggunakan metode Sistem Informasi Geografis. Tahapan dalam penelitian ini meliputi pengumpulan data dan informasi, melakukan scoring dan pembobotan pada setiap parameter, melakukan overlay, penentuan total skor dan interval kelas, serta menganalisis tingkat kerawanan bencana tanah longsor. Hasil penelitian menunjukkan wilayah Lampung Utara merupakan daerah yang cukup rawan akan bencana tanah longsor. Dengan kelas kerentanan tidak rawan sebesar 7,58% dengan luas daerah 206,6 km2. Untuk kelas kerentanan cukup rawan sebesar 74,48% dengan luas daerah 2030,05 km2. Dan untuk kelas kerentanan rawan sebesar 17,94% dengan luas daerah 488,98 km2.
Pembelajaran Mitigasi Bencana Berbasis Literasi Informasi untuk Meningkatkan Disaster Self Awareness AUD Oktaria, Renti; Windah, Andi; Nurhaida, Ida; Putra, Purwanto; Haerudin, Nandi
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.3430

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang analisis keterampilan literasi informasi yang dimiliki para pendidik di Kabupaten Lampung Timur dalam penyusunan bahan ajar mitigasi bencana untuk meningkatan disaster self-awareness anak usia 5-6 tahun agar menjadi generasi muda yang tangguh bencana. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualititatif dan metode studi kasus, dengan teknik analisis kualitatif deskriptif. Sebanyak 5 orang pendidik PAUD di Kecamatan Labuhan Ratu Kabupaten Lampung Timur menjadi informan dalam penelitian ini. Seluruh proses pengumpulan data secara daring dan luring, dengan mematuhi protokol kesehatan covid-19. Melalui penelitian ini diharapkan akan tercapai tujuan khusus berikut ini, yaitu: (1) Memetakan tingkat keterampilan literasi informasi pendidik dalam penyusunan bahan ajar mitigasi bencana yang dapat meningkatkan disaster self-awareness anak usia dini; dan, (2) Menganalisis kebutuhan pendidik dalam menyusun rancangan pembelajaran mitigasi bencana yang dapat meningkatkan disaster self-awareness anak usia dini.
Co-Authors A.Yudi Eka Risano Adelyra, Sabrina Agustin, Erisa Ahmad Z. Ahmad Z. Ahmad Z., Ahmad Z. Ahmad Zaenudin ahmad zarkasyi Akbari, Irgi Akroma Hidayatika Andi Windah Anwar, Hasrul Arianto, Khalila Wardah Arief I. H Arief I. H Arief I. H, Arief I. H Az Zahra Putri Sugiarto Bagus Sapto Bagus Sapto Mulyatno Citra Persada Dani, Ilham DARMANSYAH . Darmansyah Darmansyah Darmawan, I Gede Boy Deassy Siska Deni Wijayanto Denta Winardi Setiawan Dersan Surya Effendi Dikpride Despa Djana, Miftahul Erfani, Sandri Fadila, Tiara Andika Farid, Muchammad Fatuha, Akmal Alfian Ferucha, Istifani Ghiffary, Aviv Irfan Wildan Harsyah, Ryan Putra Haryan, Nabilah Bintang Hayu Nurfaidah Helmy Fitriawan Helmy Fitriawan Heri Rustamaji Heriyanto Heriyanto Herti Utami Herti Utami Hesti Hesti Hesti Hesti Hesti Hesti Sahaja Hidayat, Dimas Setiawan Hidayatika, Akroma I Gede Boy Darmawan Ida Bagus Suananda Yogi Ida Nurhaida Ikhsan Hidayat Ilham Dani Imam Setiadi, Imam Irfan - Hanif Irza Sukmana Kadek Ramanda Karyanto, Karyanto Karyanto, Karyanto Kuncoro, Kirana Helga Aimee Lia Lismeri Lia Lismeri Lismeri, Lia Matondang, Pebriadi Halomoan Maulia, Ikram Mauliza, Nadia Mayasari, Rizka Muchammad Farid Muh Sarkowi Muhammad Aditya Makki Muhammad Reza Fahlefi Muhammad Sarkowi Mulyasari, Rahmi Nabila, Salsa Nabilla, Meisha Najwa Aulia Izzati Ningsih, Restu Noorhidana, Vera A Noviari, Salsabila Nurfaidah, Hayu Nurlaili, Jesica Persada, Citra Pramudana, Dhimas Radithya Gading Pranahayu Sekar Winahyu Puja Charisma A.W Puji Tri Andika Putra, Purwanto Putri, Sefti Amelia Qalbu, Wan Fahayykal Azimah Rahmat C Wibowo Rahmat C Wibowo Rahmi Mulyasari Rahmi Mulyasari Rambe, Sibgha Alfirdausi Raudhah, Amna Fithri Renti Oktaria, Renti Restu Ningsih Riduan Riduan, Riduan Rifqi Muhammad Rizkiani, Deli Rizkiano, Aldika Rustadi ., Rustadi Rustadi Rustadi Rustadi Rustadi S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Saippudin, Muhammad Salfira, Ginanda Saputri, Ulva Saputro, Sugeng Purwo Sari, Devi Kurnia Setyawan, Andika Septa Siahaan, Sri Astuti Chrisma Sianturi, Rizky J. Solihin, Hafiz Ibnu Soraya Tiana Dewi Soulthan Salahudin Al Ayubi Sugeng Purwo Saputro Sugeng Purwo Saputro Suharno Suharno - Suharno Suharno Suharno Suharno Sumanjaya, Erlan - Syah, Aminudin Syahrani, Hanna Aulia Syamsurijal Rasimeng Theressia Githa Aurora Tiara Tabitha Titin Yulianti Unila, Hesti_9201 Valentin, Ferdio Voanda, Dinda Fitri Wibowo, Rahmat Catur Wijaya, Riki C Yogi, Ida Bagus Suananda Yuli Darni Yuli Darni Yuli Darni Yuniza, Nani Zulkaromi, Muhammad