Claim Missing Document
Check
Articles

IDENTIFIKASI TITIK LONGSOR DAN SOSIALISASI MITIGASI BENCANA LONGSOR DI KELURAHAN SUMBER AGUNG, KECAMATAN KEMILING, KOTA BANDAR LAMPUNG Sandri Erfani; Nandi Haerudin; Ilham Dani; Aminudin Syah; Restu Ningsih; Hayu Nurfaidah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 7 No 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v7i1.389

Abstract

Tanah longsor merupakan bencana alam yang disebabkan oleh pergerakan muka tanah akibat undulasi pemukaan yang curam atau terjal. Kelurahan Sumber Agung, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung menjadi salah satu daerah dengan potensi bencana tanah longsor dengan tingkat kerawanan menengah. Namun terkait tingkat kesadaran masyarakat sekitar terhadap bencana longsor di wilayah tersebut masih rendah. Oleh karena itu, kegiatan dari Tim Universitas Lampung ini menjadi salah satu bentuk pengabdian kepada Kelurahan Desa Sumber Agung yang dinilai memiliki potensi longsor. Program kegiatan ini dilakukan melalui sosialisasi dan pembuatan papan informasi terhadap bencana tanah longsor. Kegiatan di Kelurahan Sumber Agung ini bertujuan sebagai pembekalan terkait potensi longsor dan memberikan simulasi berupa papan informasi saat terjadi bencana longsor. Kegiatan ini dilakukan melalui pemetaan geologi dan mengetahui titik potensi longsor menggunakan foto udara (drone) yang bertujuan untuk melihat tingkat kemiringan lereng yang menyebabkan longsor melalui pengamatan dari atas (foto udara). Dari hasil pemetaan foto udara yang dilakukan diperoleh lima titik potensi longsor di lingkungan RT VIII. Kegiatan sosialisasi potensi longsor ini diharapkan berhasil memiliki nilai akhir yang baik, dengan jumlah peserta 75% yang dilakukan secara luring dengan menerapkan protokol kesehatan, ketercapaian tujuan pemberian informasi minimal 70% serta tingkat kepusasan peserta, ketercapaian materi serta ketercapaian target penguasaan materi peserta minimal 70%. Sehingga program ini fdinilai efektif, dan memiliki benefit yang baik saat dilaksanakan.
Penyusunan Penilaian Kinerja dan AKNOP Irigasi Rawa Jitu Kabupaten Tulang Bawang Provinsi Lampung Tahun 2022 Puji Tri Andika; Muhammad Sarkowi; Nandi Haerudin
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding SNIP Vol.3 No.1
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v3i1.368

Abstract

Irigasi rawa adalah usaha penyediaan, pengaturan dan pembangunan air melalui jaringan irigasi rawa pada Kawasan budidaya pertanian. Irigasi rawa dapat perfungsi dengan baik jika dilakukannya Operasi dan Pemeliharaan yang baik dan benar. Dimana Operasi dan Pemeliharaan ini didasarkan atas kebutuhan faktual yang dapat meningkatkan fungsi sarana dan prasarana irigasi tersebut. Penilaian kinerja dan Angka Kebutuhan Nyata Operasi dan Pemeliharaan (AKNOP) adalah kegiatan dimana untuk mengetahui Indeks kinerja dan Biaya Operasi dan Pemeliharaan yang diperlukan. Oleh karena itu kegiatan Penilaian Kinerja dan AKNOP Perlu dilakukan untuk mengetahui indeks kinerja, Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi. Salah Satu Irigasi yang ada diprovinsi lampung yang memiliki peranan penting dalam pertanian adalah Irigasi Rawa Jitu di Kabupaten Tulang Bawang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengumpulan data primer dan sekunder. pengambilan data primer adalah dengan melakukan Inventarisasi Lapangan dan melakukan Penilaian Kinerja dari masing-masing prasarana jaringan tersebut. Sedangkan Data Sekunder diperoleh dari studi terdahulu terkait Irigasi Rawa Jitu yang berfungsi sebagai acuan data sebelum pengambilan data primer. Berdasarkan hasil perhitungan didapatkan bahwa Indeks Kinerja Irigasi Rawa Jitu Sebesar 67.84 yang artinya perlu adanya tindak lanjut pemeliharaan rutin dan berkala. Dan untuk biaya Operasi dan Pemeliharaan nya adalah Biaya Operasi Sebesar Rp. 77.700.000, Biaya Pemeliharaan Rutin 2.084.037.572 dan Pemeliharaan Berkala 499.026.718. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Irigasi Rawa Jitu Kabupaten Tulang Bawang masih dalam kondisi Cukup Baik dan Perlu tindak lanjut untuk dilakukan Pemeliharaan Rutin dan Berkala.
Flood Management Strategy Based on Community Perception in Rajabasa Area, Bandar Lampung City Pranahayu Sekar Winahyu; Az Zahra Putri Sugiarto; Tiara Tabitha; Nandi Haerudin; Rahmi Mulyasari
Journal of Geology and Exploration Vol. 2 No. 1 (2023): Journal of Geology and Exploration, June 2023
Publisher : CV Insight Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/jge.v2i1.44

Abstract

A flood is an event that occurs when an excessive volume of water flow submerges land. Bandar Lampung is one area that has the potential for flooding. Floods that occur in the Rajabasa area are caused by disturbances to the balance of nature due to human activities. In this case, this study aims to determine the coping strategy before the flood occurred in the Rajabasa area, to find out the coping strategy when a flood occurs in the Rajabasa area and the last is to find out the disaster management strategy after the flood in the Rajabasa area. The research method used was literature review such as journals and articles about flooding as a source of research carried out by collecting data and information about flooding and survey activities by distributing questionnaires to the public using the Google form as well as short and focused interviews with flood-affected communities. The results of this study indicate that the flood management strategy in the Rajabasa area of Bandar Lampung City, based on the community's point of view, is in the medium category, that is, the community already understands the coping strategy before the flood occurs, during the flood and after the flood occurs.
Identification of Landslide-Prone Areas Using the Horizontal to Vertical Spectral Ratio (HVSR) Method and the GIS Approach in Semakai District, Tanggamus Regency, Lampung Province Denta Winardi Setiawan; Nandi Haerudin; Bagus Sapto; Muhammad Sarkowi; Sandri Erfani
Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 20, No 2 (2023): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/flux.v20i2.15017

Abstract

Landslides are one of the natural disasters that frequently occur in Indonesia and can result in loss of life, property, and environmental damage. Semaka Subdistrict, Tanggamus Regency, Lampung Province, is located in a landslide-prone area. The aim of this research is to analyze the geological characteristics and soil layer dynamics for landslide mitigation in the Semaka area. This study uses a scoring method based on three parameters: slope inclination, sediment thickness, and peak ground acceleration (PGA), to determine site class and create a landslide-prone zone map in the Semaka region. Microtremor data is analyzed using the Horizontal to Vertical Spectrum Ratio (HVSR) method. The obtained data represents ground vibrations as a function of time, with a dominant frequency range in the Semaka area between 2.18 and 13.48 Hz and sediment thickness ranging from 10 to 80 meters. The maximum PGA values range from 100 to 600 gal. The seismic sources used in the PGA map are from the subduction zone and Semangko Fault. Based on the slope values, geological factors such as sediment thickness, and PGA values, the villages of Sedayu and Sukaraja are identified as the areas most susceptible to landslides. The findings of this research are expected to enhance landslide control measures in the Semaka region.
PENENTUAN KOEFISIEN MATERIAL PADA ITEM PEKERJAAN TIMBUNAN BATU DARI QUARRY DENGAN METODE PELEDAKAN Deni Wijayanto; Irza Sukmana; Nandi Haerudin
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 3 No. 2 (2023): Prosiding SNIP Vol.3 No.2 Tahun 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v3i2.426

Abstract

Pembangunan Bendungan Lolak di Kabupaten Bolaang Mongondow Sulawesi Utara mempunyai tujuan: Suplai air baku untuk kebutuhan domestik, Suplai air irigasi, Pengendalian Banjir, Pengembangan Wisata dan PLTM. Bendungan Utama mempunyai tipe: Zonal dengan Inti Tegak, Tinggi Bendungan: 58 m, Panjang Puncak: 600,50 m, Lebar Puncak 11,00 m, Kemiringan Lereng Hulu: 1:2,50, Kemiringan Lereng Hilir: 1:2,25. Timbunan pada Bendungan Utama memiliki 6 (enam) tipe Timbunan, yaitu: Timbunan Zona Inti Kedap Air (zona 1), Zona Filter Halus (zona 2), Zona Filter Kasar (zona 3), Zona Timbunan Random (zona 4), Zona Timbunan Random Batu Segar (zona 5) dan Zona Riprap untuk Bendungan (zona 6). Terdapat ketidaksesuaian dari gambar Detail Desain Dokumen Kontrak dengan Gambar Sertifikasi Desain tahun 2016 yang menyebabkan penambahan volume timbunan batu (zona 5 dan zona 6) yang sangat besar. Volume timbunan batu pada kontrak awal sebesar 950.000 m3 dengan material dari river deposit sungai Lolak dengan estimasi volume river deposit sebesar 960.000 m3. Perhitungan volume timbunan batu dengan menggunakan Gambar Sertifikasi Desain tahun 2016 mendapatkan volume timbunan batu sebesar 2.080.312 m3. Pada Desember 2018 diketahui progres timbunan batu telah mencapai 937.682 m3 (98%) dari volume ketersediaan river deposit, sehingga masih dibutuhkan material timbunan batu sebesar 1.142.630 m3 yang direncanakan menggunakan metode peledakan/blasting untuk mengambil material batu pada lokasi quarry.
Identifikasi Jenis Kerusakan Jalan Studi Kasus Ruas Jalan Sumber Jaya – Batas Waykanan, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan Heriyanto Heriyanto; Suharno Suharno; Nandi Haerudin
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 3 No. 2 (2023): Prosiding SNIP Vol.3 No.2 Tahun 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v3i2.442

Abstract

Jalan merupakan salah satu jenis prasarana transportasi darat yang memegang peranan penting bagi pengembangan suatu daerah. Ruas jalan Jalan Sumber Jaya – Batas Waykanan merupakan jalan Kolektor Kabupaten yang mempunyai frekwensi lalu lintas sedang sebagai penghubung Kabupaten OKU selatan dengan Kabupaten Waykanan. penelitian ini bermaksud mengetahui jenis kerusakan jalan di Ruas Jalan Sumber Jaya - Batas Way Kanan, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan. Data yang digunakan dalam penelitian adalah data primer dan data sekunder. Data primer didapatkan melalui survei kondisi jalan dengan pengukuran kerusakan jalan, sedangkan data sekunder didapatkan dari bidang bina marga Dinas PU-TR Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan yaitu, SK jalan Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan dan peta jalan Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan. Tahapan penelitian yaitu, identifikasi kerusakan jalan dengan melakukan pengukuran, rekapitulasi data dengan mengolah hasil survei, analisis data dengan metode SDI (Surface Distress Index). Jenis kerusakan yang mendominasi pada ruas jalan tersebut berupa retak rambut dan retak kulit buaya sebesar 743 m2 atau 44,98 % dari total kerusakan yang terjadi sepanjang ruas jalan tersebut. kerusakan retak rambut dapat meresapkan air kedalam lapis permukaan. Retak rambut dapat berkembang menjadi retak kulit buaya. Retak kulit buaya dapat diresapi pula oleh air sehingga jika tidak segera ditangani dapat mengakibatkan terjadinya lubang–lubang kecil akibat terlepasnya butir-butir. Hal ini akan mengakibatkan sangat tidak nyamannya pengendara menggunakan jalan tersebut.
PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS SEBAGAI LANGKAH STRATEGIS DALAM PEMETAAN ZONA LONGSOR DI KECAMATAN BANJARWANGI Muhammad Reza Fahlefi; Soraya Tiana Dewi; Muhammad Aditya Makki; Nandi Haerudin; Rahmi Mulyasari
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 11, No 2 (2023): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v11i2.15553

Abstract

Abstrak: Kecamatan Banjarwangi merupakan daerah perkebunan, persawahan, dan perbukitan yang curam serta daerah dengan relief yang sedang hingga tinggi. Sehingga daerah ini memiliki potensi terjadinya longsor. Maka dalam hal ini peran kemitigasian sangat penting untuk meminimalisir dampak terjadinya gerakan tanah (longsor). Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi potensi bahaya longsor Kecamatan Banjarwangi sebagai langkah strategis dalam memetakan zona bahaya longsor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Sistem Informasi Geografis (SIG) dengan memanfaatkan peta curah hujan, formasi batuan, peta kemiringan lereng, dan peta jenis tanah sebagai bahan analisis bencana longsor. Hasil pada penelitian ini yaitu daerah Banjarwangi memiliki topografi yang curam, intensitas curah hujan yang terbilang tinggi di setiap tahun dengan jenis tanah Ochric Andosols dan Lithosols yang tersusun oleh batuanlempung dan batupasir yang memiliki potensi untuk terjadinya tanah longsor jika dilihat dari struktur dan tekstur batuannya. Tidak tepatnya tata guna lahan dan masyarakat yang tidak tertib aturan menjadi salah satu faktor penyebab longsor. Perlunya sosialisasi dan simulasi bencana agar masyarakat dapat tanggap bencana. Abstract: Banjarwangi District is an area of plantations, rice fields, and steep hills as well as areas with moderate to high relief. So this area has the potential for landslides. So in this case the role of mitigation is very important to minimize the impact of landslides. The purpose of this study is to identify potential landslide hazards in Banjarwangi District as a strategic step in mapping landslide hazard zones. The method used in this study is a Geographic Information System (GIS) by utilizing rainfall maps, rock formations, slope maps, and soil type maps as material for landslide disaster analysis. The results of this study are that the Banjarwangi area has a steep topography, relatively high rainfall intensity every year with Ochric Andosols and Lithosols soil types composed of clay and sandstone which have the potential for landslides when viewed from the structure and texture of the rocks. Inaccurate land use and community regulations that are not orderly are one of the factors causing landslides. The need for socialization and disaster simulation so that people can respond to disasters.
Pemisahan Menggunakan Polynomial Fitting dan Analisis Second Vertical Derivative (SVD) untuk Mengidentifikasi Patahan pada Lapangan Panasbumi Pulau Pantar, Kabupaten Alor Puja Charisma A.W; Ahmad Zarkasyi; Suharno -; Nandi Haerudin
Jurnal Geologi dan Sumberdaya Mineral Vol. 23 No. 2 (2022): Jurnal Geologi dan Sumberdaya Mineral
Publisher : Pusat Survei Geologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33332/jgsm.geologi.v23i2.549

Abstract

- Pulau Pantar, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur berada di lingkungan vulkanik Kuarter yang memiliki potensi panasbumi yang diindikasikan adanya manifestasi panas bumi diantaranya fumarola, solfatara, tanah panas, dan air panas. Manisfestasi tersebut dapat muncul ke permukaan karena keberadaan struktur geologi berupa patahan. Selain manisfestasi, patahan pada sistem panas bumi berperan penting dalam proses resapan pada daerah pengisian. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi struktur geologi adalah metode gayaberat. Identifikasi struktur patahan pada survei ini dilakukan dengan mengkorelasikan pemodelan gaya berat 2D dan 3D. Pemisahan anomali Bouger dilakukan dengan polynomial fitting. Pada lintasan pertama diidentifikasi terdapat 4 litologi antara lain ada Vulkanik Tua Kongmauwas (VTKG), Aliran Piroklastik Sirung Tua (StAl), Batugamping (Bgp), dan Vulkanik Tua Kalondama (VTKl). Pada lintasan kedua terdapat 4 litologi diantaranya terdapat Vulkanik Tua Kongmauwas (VTKG), Aliran Piroklastik Sirung Tua (StAl), Jatuhan Piroklastik (SAj), dan Vulkanik Tua Kalondama (VTKl). Berdasarkan hasil pemodelan dan analisis data gayaberat diidentifikasi terdapat 4 struktur patahan pada lintasan AB yang telah dikorelasikan dengan peta geologi, dan terdapat 2 patahan pada anomali rendah dan 2 patahan pada anomali tinggi yang salah satu patahannya terdapat pada manifestasi air panas dan untuk lintasan CD diidentifikasi terdapat 3 struktur patahan untuk 2 patahan terdapat pada anomali tinggi dan 1 patahan terdapat pada anomali rendah.KataKunci: Gayaberat, Geothermal, Pulau Pantar, Polynomial Fitting.
Penentuan Patahan dan Saluran Fluida Panas Bumi Rajabasa Bagian Selatan dengan Kombinasi Metode Second Horizontal Derivatif (SHD) dan Audio Magnetotelluric (AMT) Haerudin, Nandi; Despa, Dikpride; Suharno
Jurnal Profesi Insinyur Universitas Lampung Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1011.618 KB) | DOI: 10.23960/jpi.v1n1.12

Abstract

Patahan merupakan media yang menjadi saluran fluida panas bumi dari reservoir berpindah ke permukaan. Penentuan patahan dan pola aliran menjadi sangat penting dalam eksploasi panas bumi untuk mengetahui lokasi reservoir secara tepat. Hal inilah yang menjadi tujuan dari penelitian ini. Metode yang dipakai adalah Second Horizontal Derivatif (SHD) dari data gravitasi dan metode Audio Magnetotelluric (AMT). Hasil yang didapatkan menujukkan, patahan yang terbentuk berupa patahan turun ke arah barat laut menuju arah tengah Gunung dan pusat saluran fluida berada di area antara kunjir dan Cugung.
Pengaruh Serta Cara Penanggulangan Dampak dari Erupsi Gunung Anak Krakatau Terhadap Ekosistem Sekitar Valentin, Ferdio; Theressia Githa Aurora; Kadek Ramanda; Hesti Sahaja; Nandi Haerudin
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v4i1.1184

Abstract

Gunung api merupakan salah satu faktor penyebab bencana alam dan Indonesia merupakan negara dengan aktivitas vulkasnisme yang tinggi dikarenakan berada pada batas lempeng aktif yang saling bergerak dan bertumbuk. Salah satu gunung berapi aktif hingga saat ini adalah Gunung Api Anak Krakatau yang berada pada wilayah Selat Sunda, Lampung Selatan, Lampung. Tingkat resiko bahaya tinggi memerlukan peran mitigasi yang memadai, oleh karena itu penelitian ini membahas peran penting dan usaha mitigasi yang dilakukan terhadap dampak erupsi kepada ekosistem wilayah sekitar Gunung Anak Krakatau. Zona rawan bencana Gunung Anak Krakatau dibagi berdasarkan 3 zona dengan radius 2-8 km. Ekosistem laut seperti terumbu karang akibat erupsi mengalami pemulihan dan semakin baik dan beraneka ragam macamnya. Mitigasi structural juga dilakukan dengan pembuatan hutan lindung. Sedangkan mitigasi non-structural dengan pembuatan peta sebaran area dan pembuatan poster serta sosialisasi kepada masyarakat untuk menumbuhkan jiwa kepedulian dan kepekaan terhadap potensi bahaya erupsi Gunung Anak Krakatau.
Co-Authors A.Yudi Eka Risano Adelyra, Sabrina Agustin, Erisa Ahmad Z. Ahmad Z. Ahmad Z., Ahmad Z. Ahmad Zaenudin ahmad zarkasyi Akbari, Irgi Akroma Hidayatika Andi Windah Anwar, Hasrul Arianto, Khalila Wardah Arief I. H Arief I. H Arief I. H, Arief I. H Az Zahra Putri Sugiarto Bagus Sapto Bagus Sapto Mulyatno Citra Persada Dani, Ilham DARMANSYAH . Darmansyah Darmansyah Darmawan, I Gede Boy Deassy Siska Deni Wijayanto Denta Winardi Setiawan Dersan Surya Effendi Dikpride Despa Djana, Miftahul Erfani, Sandri Fadila, Tiara Andika Farid, Muchammad Fatuha, Akmal Alfian Ferucha, Istifani Ghiffary, Aviv Irfan Wildan Harsyah, Ryan Putra Haryan, Nabilah Bintang Hayu Nurfaidah Helmy Fitriawan Helmy Fitriawan Heri Rustamaji Heriyanto Heriyanto Herti Utami Herti Utami Hesti Hesti Hesti Hesti Hesti Hesti Sahaja Hidayat, Dimas Setiawan Hidayatika, Akroma I Gede Boy Darmawan Ida Bagus Suananda Yogi Ida Nurhaida Ikhsan Hidayat Ilham Dani Imam Setiadi, Imam Irfan - Hanif Irza Sukmana Kadek Ramanda Karyanto, Karyanto Karyanto, Karyanto Kuncoro, Kirana Helga Aimee Lia Lismeri Lia Lismeri Lismeri, Lia Matondang, Pebriadi Halomoan Maulia, Ikram Mauliza, Nadia Mayasari, Rizka Muchammad Farid Muh Sarkowi Muhammad Aditya Makki Muhammad Reza Fahlefi Muhammad Sarkowi Mulyasari, Rahmi Nabila, Salsa Nabilla, Meisha Najwa Aulia Izzati Ningsih, Restu Noorhidana, Vera A Noviari, Salsabila Nurfaidah, Hayu Nurlaili, Jesica Persada, Citra Pramudana, Dhimas Radithya Gading Pranahayu Sekar Winahyu Puja Charisma A.W Puji Tri Andika Putra, Purwanto Putri, Sefti Amelia Qalbu, Wan Fahayykal Azimah Rahmat C Wibowo Rahmat C Wibowo Rahmi Mulyasari Rahmi Mulyasari Rambe, Sibgha Alfirdausi Raudhah, Amna Fithri Renti Oktaria, Renti Restu Ningsih Riduan Riduan, Riduan Rifqi Muhammad Rizkiani, Deli Rizkiano, Aldika Rustadi ., Rustadi Rustadi Rustadi Rustadi Rustadi S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Saippudin, Muhammad Salfira, Ginanda Saputri, Ulva Saputro, Sugeng Purwo Sari, Devi Kurnia Setyawan, Andika Septa Siahaan, Sri Astuti Chrisma Sianturi, Rizky J. Solihin, Hafiz Ibnu Soraya Tiana Dewi Soulthan Salahudin Al Ayubi Sugeng Purwo Saputro Sugeng Purwo Saputro Suharno Suharno - Suharno Suharno Suharno Suharno Sumanjaya, Erlan - Syah, Aminudin Syahrani, Hanna Aulia Syamsurijal Rasimeng Theressia Githa Aurora Tiara Tabitha Titin Yulianti Unila, Hesti_9201 Valentin, Ferdio Voanda, Dinda Fitri Wibowo, Rahmat Catur Wijaya, Riki C Yogi, Ida Bagus Suananda Yuli Darni Yuli Darni Yuli Darni Yuniza, Nani Zulkaromi, Muhammad