Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

The Influence of Celibacy on Enhancing the Spiritual Life of Pastors: A Case Study in Paroki Santo Mateus, Pare Setiawan, Muhammad Nurrosyid Huda; Awaludin, Asep; Muttaqin, Muttaqin; Cholifah, Nur
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Januari 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jim.v4i1.1402

Abstract

Selibat adalah komitmen utama para imam Katolik untuk mengabdikan diri sepenuhnya kepada Tuhan dan umat. Meskipun memiliki nilai spiritual yang tinggi, selibat menghadapi tantangan psikologis, sosial, dan emosional yang dapat mempengaruhi kehidupan spiritual para imam. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh selibat terhadap spiritualitas para imam di Gereja Katolik Paroki Santo Mateus, Pare, serta mengidentifikasi tantangan dan strategi yang digunakan dalam menjalankan komitmen tersebut. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan bentuk penelitian lapangan (field research) untuk memperoleh pemahaman yang mendalam tentang pengalaman para imam dalam menjalani hidup selibat dan dengan pendekatan deskriptif analitis. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumentasi tentang praktik hidup selibat. Analisis dilakukan untuk memahami bagaimana selibat mempengaruhi kehidupan spiritual para imam dari sudut pandang teologi dan psikologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selibat meningkatkan kedekatan dengan Tuhan, disiplin rohani, dan dedikasi terhadap pelayanan. Namun, para imam juga menghadapi tantangan seperti kesepian, kebosanan, dan stigma sosial. Untuk mengatasi tantangan-tantangan ini, mereka menggunakan strategi seperti refleksi spiritual, keterlibatan dalam komunitas, dan kegiatan-kegiatan produktif seperti membaca, menulis, dan berolahraga. Studi ini menegaskan bahwa selibat bukan hanya kewajiban gerejawi, tetapi juga merupakan sarana untuk meningkatkan spiritualitas dan pelayanan. Keberhasilan dalam mempraktikkannya bergantung pada dukungan gereja, keseimbangan psikologis, dan pembinaan rohani yang berkelanjutan agar imam tetap teguh dalam panggilannya.
Diagnosis Komunitas Dalam Penilaian Status Kesehatan Masyarakat Menggunakan Metode USG Haqmadi Widya Ihsanto; Putri., S.Tr.Keb,. MKM., Tyas Aisyah; Sulistiyoningrum, Nurhalisha; Septia, Nurul Hikmah; Cholifah, Nur; Prihatiningsi , Nuni Vega
Jurnal Kesehatan dan Pengelolaan Lingkungan Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jkpl.v7i1.15803

Abstract

Diagnosis komunitas merupakan pendekatan penting dalam kesehatan masyarakat untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan menentukan prioritas masalah kesehatan berdasarkan kondisi nyata di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kondisi kesehatan masyarakat di RT 22 Dusun Wonocatur, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, menentukan prioritas masalah kesehatan menggunakan metode USG (urgency, seriousness, growth), serta merumuskan intervensi kesehatan berbasis komunitas. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan teknik total sampling terhadap 55 kepala keluarga. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara door to door menggunakan instrumen Community Diagnosis. Data dianalisis secara deskriptif dan dilanjutkan dengan penentuan prioritas masalah melalui musyawarah masyarakat desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akses masyarakat terhadap fasilitas pelayanan kesehatan tergolong baik dari segi transportasi, waktu tempuh, dan keterjangkauan biaya. Namun demikian, hipertensi masih menjadi masalah kesehatan utama di masyarakat. Berdasarkan metode USG, hipertensi menempati prioritas pertama dengan skor tertinggi, diikuti oleh diabetes mellitus dan perilaku merokok. Faktor usia dan rendahnya aktivitas fisik menjadi determinan utama yang berkontribusi terhadap tingginya risiko hipertensi. Intervensi melalui Program SEHATI (Senam Bersama dan Edukasi Atasi Hipertensi) terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat secara signifikan. Kesimpulannya, diagnosis komunitas efektif digunakan untuk mengidentifikasi masalah kesehatan prioritas dan merancang intervensi promotif dan preventif berbasis partisipasi masyarakat. Pendekatan ini diharapkan dapat mendukung upaya pengendalian hipertensi dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat secara berkelanjutan. Keywords: Aktivitas fisik; diagnosis komunitas; edukasi kesehatan; hipertensi; penyakit tidak menular
Pendampingan Orang Tua Siswa MTDA 32 Darul Hasan dalam Upaya Mewujudkan Masyarakat Ramah Anak Cholifah, Nur; Ulumuddin, Arisul; Murywantobroto, Murywantobroto; Rozzaqi, Ade Ricky
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 17, No 1 (2026): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v17i1.25792

Abstract

Pemenuhan hak anak dalam pendidikan, perlindungan, dan partisipasi memerlukan sinergi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat. Di Desa Banjarejo, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal, keterlibatan orang tua siswa MTDA 32 Darul Hasan masih terbatas. Sebagian besar orang tua menyerahkan tanggung jawab pendidikan sepenuhnya kepada guru, sehingga kesinambungan pembelajaran di rumah belum optimal. Kondisi ini berimplikasi pada belum terwujudnya lingkungan belajar yang ramah anak. Berbagai studi menunjukkan bahwa keterlibatan orang tua berdampak positif pada perkembangan akademik, sosial, dan emosional anak. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini ditujukan untuk meningkatkan kapasitas orang tua melalui pelatihan parenting, komunikasi efektif, dan manajemen emosi, serta memperkuat kemitraan dengan guru dan masyarakat. Dengan pendekatan partisipatoris, kegiatan ini mampu mewujudkan MDTA 32 Darul Hasan dan Desa Banjarejo sebagai lingkungan ramah anak yang inklusif dan berkelanjutan. Luaran pengabdian ini adalah media masa suara Merdeka dan jurnal sinta 4 e-dimas https://journal.upgris.ac.id/index.php/e-dimas.
Strategi Untuk Menangani dan Mencegah Cyberbullying di Media Sosial: Studi Literatur Cholifah, Nur; Nuzula, Nurul Firdausi; Zahra, Nurhanita; Perdani, Griselda Luthfi
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91979

Abstract

Cyberbullying adalah tindakan bullying atau penindasan yang menggunakan teknologi untuk menyakiti orang lain dengan sengaja dan berulang-ulang. Artikel ini bertujuan untuk menguraikan strategi dalam menangani serta mencegah cyberbullying di media sosial. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode studi pustaka (library research), pengumpulan data dilakukan dengan cara mencari dari berbagai jurnal dan riset terkait yang sudah ada. Hasil menunjukkan bahwa terdapat dua jenis pendekatan dalam menangani cyberbullying yaitu pendekatan terhadap korban dan pelaku. Sementara untuk pencegahan, terdapat beberapa langkah yang dapat diambil mulai dari individu, orang tua, sekolah, pemerintah, hingga pihak perusahaan platform media sosial. Cyberbullying dapat menimbulkan efek jangka panjang bagi korban, bahkan dapat memicu pemikiran untuk melakukan tindakan bunuh diri. Upaya kolaboratif dari pemerintah, lembaga terkait, sekolah, keluarga, dan platform media sosial diharapkan dapat mengurangi kasus cyberbullying di Indonesia.