Claim Missing Document
Check
Articles

Body Mass Index Profile and Men Athlete Canoeing Performance Number 1000 meter Syahid Nur Yasin; Amung Ma'mun; Agus Rusdiana; Ade Gafar Abdullah; Lutfi Nur
JURNAL PENDIDIKAN JASMANI DAN OLAHRAGA Vol 5, No 1 (2020): Improving Physical Education to Promote Healthy Growth
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (654.441 KB) | DOI: 10.17509/jpjo.v5i1.23486

Abstract

This study was aimed at determining the profile of body mass index (BMI) and performance of men athlete Canoeing Number 1000 Meter. This research is a descriptive study involving 19 athletes in the national training camp, for the preparation of the 2018 Asian Games, as the samples. The instrument used were an anthropometric test and a performance test for a 1000 meter canoeing athlete with a canoeing ergometer. Data were analysed by using descriptive statistical techniques. The results showed that the average BMI of the athletes was in the ideal category and the athlete's performance was in the moderate category. The results of this study are expected to be a reflection for both the coaches and the athletes as an effort to improve performance to meet the expected targets. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil indeks massa tubuh (IMT) dan Performa Atlet Putra Nomor Canoeing 1000 Meter. Penelitian ini merupakan penelitian Deskriptif dengan jumlah sampel sebanyak 19 atlet pada pemusatan latihan nasional untuk persiapan Asian Games 2018. Instrumen yang digunakan adalah tes antropometri dan tes performa atlet nomor Canoeing 1000 meter dengan ergometer canoeing. Data dianalisis dengan menggunakan teknik statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata IMT atlet berada pada kategori ideal dan performa atlet berada pada kategori cukup. Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi refleksi baik bagi pelatih maupun atlet sendiri dalam upaya meningkatkan performa sesuai dengan target yang diharapkan. 
Physical Education Teacher Perspective On Kurikulum Merdeka and Sport Education Model: A Rasch Model Analysis Lutfi Nur; Teten Hidayat; Arief Abdul Malik
JURNAL PENDIDIKAN JASMANI DAN OLAHRAGA Vol 8, No 2 (2023): Health Benefits of Exercise and Physical Activity
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpjo.v8i2.61431

Abstract

Changes and implementations of the new curriculum require a careful preparation and information about the Independent Curriculum, known as Kurikulum Merdeka. The learning model used needs to be explored as an illustration of teacher understanding. This study aimed to examine teacher perspectives regarding their understanding of the Kurikulum Merdeka and the Sport Education Learning Model. The cross-sectional survey method was used to collect data. Data were collected using Google Form filled by 74 teachers. The research instrument was in a Likert scale form and consisted of 30 questions focused on exploring teacher understanding of the Kurikulum Merdeka, the Sport Education (SEM) Learning Model, the SEM Phases/Syntax, and the roles existing in the implementation of the SEM Model and the importance of understanding curriculum and learning models in school. Then, 15 open-ended questions related to models often used by teachers, training expectations to follow, and obstacles experienced during learning at school were given. The research data were processed using Winsteps 5.2.3 software. The Rasch Model analysis was used to analyze the instruments made and the results of the teacher understanding perspective. The results showed that the instrument was valid for use. Related to the results of the teacher perspective, 48.6% of physical education teachers had an understanding and belief in the importance of the Kurikulum Merdeka and the SEM model in elementary schools at a high level. Meanwhile, 12. 2% were at the moderate level and 39.2% were at the low level. These findings can be used as a reflection related to the teacher understanding of the Kurikulum Merdeka and the Sport Education Learning Model and as a reference in arranging training needed for Physical Education teachers in the field.
Pengembangan dan Pembinaan Olahraga Cabang Olahraga Woodball di Kota Tasikmalaya Lutfi Nur; Risbon Sianturi; Rosarina Giyartini; Les Pingon; Arief Abdul Malik; Fariha Nilan
Jurnal Abdidas Vol. 4 No. 5 (2023): October Pages 363 - 456
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v4i5.842

Abstract

Undang-Undang Keolahragaan No. 11 tahun 2022 pasal 22 ayat 1 menjelaskan bahwa Pembinaan dan pengembangan olahraga dilaksanakan salah satunya melalui jalur masyarakat. Selain itu, dalam Perpres RI Nomor 86 Tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) bahwa pembinaan dan pengembangan keolahragaan nasional yang dilakukan secara efektif, efisien, unggul, terukur, sistematis, akuntabel, dan berkelanjutan dalam lingkup olahraga pendidikan, olahraga rekreasi, olahraga prestasi, dan industri olahraga. Tujuan kegiatan ini untuk melaksanakan pembinaan dan pengembangan olahraga berupa kegiatan sosialisasi dan pelatihan cabang olahraga woodball. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu Focus Group Disscussion (FGD), seminar/pelatihan, workshop dan pendampingan serta monitoring dan evaluasi. Sasarannya adalah masyarakat yang terkait (pelatih, guru olahraga dan pegiat olahraga lainnya). Hasil kegiatan ini meningkatkan pemahaman masyarakat terkait dengan cabang olahraga woodball sebagai potensi olahraga yang dapat dikembangkan dalam bidang olahraga prestasi dan olahraga masyarakat. Kegiatan ini mendapat respons positif dari peserta kegiatan serta Pengprov Ikatan Woodball Asosiation (IWbA) Jawa Barat dan KONI Kota Tasikmalaya. Pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat ini memberikan kontribusi terhadap perkembangan olahraga dengan bertambahnya kualitas SDM keolahragaan pada cabang olahraga woodball.
Pembelajaran Peer Teaching Berbasis Zoom Video sebagai Solusi untuk Meningkatkan Hasil Belajar Passing Bawah Bola Voli saat Situasi Covid 19 Ervan Kastrena; Edi Setiawan; Ihsan Abdul Patah; Lutfi Nur
Indonesian Journal of Primary Education Vol 4, No 1 (2020): Indonesian Journal of Primary Education: June 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijpe.v4i1.25133

Abstract

Abstract The purpose of this study is to improve learning outcomesunderpassing volleyballthrough peer zoom based video learning during the Covid 19 situation.The method used is experimental research with one group pretest-posttest design.The subjects in this study were students in class V in SDN Perumnas Karangtengah Cianjur, amounting to 20 people.The research instrument is a test passing down to the wall for 1 minute.Intervention programs in this study as many as 12 meetings with the intensity of learning 3 times a week.Statistical analysis using IBM SPSS version 20 with a significance level of α 0.05.The results showed that there was an increase in the results of under-passing learning after the provision of peer teaching interventions based on zoom video, even in the Covid 19 situation (P-value 0.000 α 0.05).The conclusions in this study provide evidence that peer teaching based on zoom video as many as 12 meetings when the Covid 19 situation is able to provide a significant influence on improving learning outcomes under passingvolleyball. Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar passing bawah bola voli melalui pembelajaran peer teaching berbasis zoom video saat situasi Covid 19. Metode yang digunakan yaitu penelitian eksperimen dengan one group pretest-postest design.Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas V di SDN Perumnas Karangtengah Cianjur yang berjumlah 20 orang.Instrumen penelitian yaitu tes passing bawah ke dinding selama 1 menit.Program intervensi dalam penelitian ini sebanyak 12 kali pertemuan dengan intensitas pembelajaran seminggu 3 kali. Analisis statistik menggunakan bantuan IBM SPSS versi 20dengan taraf signifikansi α 0.05.Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar passing bawah sesudah pemberian intervensi peerteaching berbasis zoom video, meskipun dalam situasi Covid 19(P-value 0.000 α 0.05). Kesimpulan dalam penelitian ini memberikan buktibahwa pembelajaran peerteaching berbasis zoom video sebanyak 12 kali pertemuan di saat situasi Covid 19 mampu memberikan pengaruh secara signifikan terhadap peningkatan hasil belajar passing bawah bola voli.
Efektivitas Model Sinektik terhadap Kemampuan Menulis Karangan: Tinjauan pada Aspek Kreativitas Siswa SD Ahmad Mulyadiprana; Lutfi Nur
Indonesian Journal of Primary Education Vol 4, No 1 (2020): Indonesian Journal of Primary Education: June 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijpe.v4i1.24066

Abstract

Abstract This study aims to develop a synectic learning model in teaching Indonesian language to the development of elementary school student creativity. The classroom action research method was carried out on 16 grade V elementary school students. Data collection was obtained through SPM test instruments (standard progressive matrices), essay assessment and field notes. The results showed that the synectic learning model contributed to the development of elementary school student creativity. This finding is expected to be an alternative for teachers in optimizing educational attainment. Future studies can be tested on other subjects and control groups are added as a comparison. Abstrak Penelitian ini bertujuan mengembangkan model pembelajaran sinektik dalam pengajaran bahasa Indonesia  terhadap pengembangan kreativitas siswa sekolah dasar. Metode penelitian tindakan kelas dilakukan terhadap 16 siswa sekolah dasar kelas V. Pengumpulan data diperoleh melalui Instrumen tes SPM (standar progressive matrices), penilaian karangan dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran sinektik memberikan kontribusi terhadap pengembangan kreativitas siswa sekolah dasar. Temuan ini diharapkan menjadi alternative para guru dalam mengoptimalkan pencapaian pendidikan. Penelitian selanjutnya dapat diujicobakan pada mata pelajaran lainnya serta ditambahkan kelompok control sebagai pembanding.
Analisis Perilaku School Bullying pada Siswa Kelas IV di SD Sumardi Sumardi; Rosarina Giyartini; Nibrashanti Nibrashanti; Lutfi Nur
Indonesian Journal of Primary Education Vol 4, No 1 (2020): Indonesian Journal of Primary Education: June 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijpe.v4i1.23683

Abstract

Abstract This research aims to describe the teacher's knowledge of school bullying , forms of school bullying  that occurs in elementary schools; and behaviors demonstrated by the perpetrators, victims and spectators of school bullying . In the background, bullying is often considered trivial and often occurs. This research took place in elementary school 1 Gunungpereng Jalan Cilembang RT 02/RW 14, village Cilembang, subdistrict Cihideung, Tasikmalaya City, West Java province. Research participants for observation and interviews are grade IV teachers (SA), 6 grade IV students and one parent guardian. Using a qualitative Paradigm case study method. Methods of collecting data using non participatory of, interviews, documentation and audio visuals. The data analysis techniques used are data collection, data reduction, data presentation and withdrawal of conclusions. Based on the results of research can be concluded that there is a school bullying  in SD Negeri 1 Gunungpereng with the following results. (1) Lack of teacher knowledge about school bullying , as well as a study of teachers who said mischief in school is still reasonable; (2) The reaction shown by the victim is, silent, afraid or crying; Perpetrators demonstrate indifferent and happy behavior; While the audience shows reactions, against the perpetrator, defending the perpetrator or silence; (3) The form of school bullying  that occurs is a physical form (hitting with the handles of broom, hitting by hand, pushing) and non-physical (verbal: threatening, pushy, cheer, whack; Non verbal direct: snap, Memarahi, reign, menunjuk-nunjuk with fingers; non indirect verbal: exclusion).AbstrakPenelitian ini bertujuan  mendeskripsikan pengetahuan guru tentang school bullying , bentuk-bentuk school bullying  yang terjadi di SD; dan perilaku yang ditunjukkan pelaku, korban dan penonton school bullying . Dilatar belakangi bahwa bullying sering dianggap sepele dan sering terjadi.Penelitian ini terjadi di SD Negeri 1 Gunungpereng Jalan Cilembang RT 02/RW 14, Kelurahan Cilembang, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat. Partisipan penelitian untuk observasi dan wawancara adalah guru kelas IV (SA), 6 orang siswa kelas IV dan satu orang wali orang tua murid. Menggunakan paradigma kualitatif metode studi kasus. Metode pengumpulan data menggunakan obervasi non partisipatif, wawancara, dokumentasi dan audio visual. Teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terjadi school bullying  di SD Negeri 1 Gunungpereng dengan hasil sebagai berikut. (1) kurangnya pengetahuan guru mengenai school bullying , serta pendpat guru yang mengatakan kenakalan di sekolahnya masih wajar; (2) reaksi yang ditunjukkan korban adalah, diam, takut atau menangis; pelaku menunjukkan perilaku acuh dan senang; sedangkan penonton menunjukkan reaksi, melawan pelaku, membela pelaku atau diam; (3) bentuk school bullying  yang terjadi adalah bentuk fisik (memukul dengan gagang sapu, memukul dengan tangan, mendorong) dan non fisik (verbal: mengancam, memaksa, menyoraki, meledek; non verbal langsung: membentak, memarahi, memerintah, menunjuk-nunjuk dengan jari; non verbal tidak langsung: pengucilan).
KINERJA LAPANGAN TENIS DADAHA DAN IMPLEMENTASI MANAJEMEN TERINTEGRASI Nadhif Surya Aditya; Imelda Febrianty Nur Adha; Lutfi Nur; Wulan Nurlaela
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Penjas
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jip.v10i1.3125

Abstract

Metode studi kasus digunakan dalam penelitian ini untuk melihat bagaimana penerapan manajemen terintegrasi di Lapangan Tenis Dadaha di Indonesia berdampak dan penghalangnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan lebih efektif dan efisien, yang berarti lebih banyak pendapatan, lebih sedikit waktu tunggu untuk pemesanan lapangan, dan lebih banyak orang yang berpartisipasi dalam turnamen olahraga. Namun, beberapa hambatan menghalangi penerapan manajemen terintegrasi, seperti sumber daya yang terbatas dan dukungan dari pihak terkait yang kurang. Oleh karena itu, meskipun manajemen terintegrasi dapat membantu meningkatkan kinerja lapangan tenis, penting untuk memperhatikan beberapa hal. Penelitian ini mengkaji secara menyeluruh penerapan manajemen terintegrasi di Lapangan Tenis Dadaha di Indonesia, dengan menggunakan metode studi kasus yang teliti. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi manfaat dan efek manajemen terintegrasi secara menyeluruh. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan lebih efektif dan efisien, seperti yang ditunjukkan oleh peningkatan pendapatan, waktu tunggu pemesanan lapangan, dan partisipasi dalam berbagai turnamen olahraga. Meskipun demikian, ada beberapa tantangan yang perlu diatasi saat menerapkan manajemen terintegrasi. Ini termasuk kekurangan sumber daya dan kurangnya dukungan dari pihak terkait. Studi ini menunjukkan bahwa penggunaan manajemen terintegrasi di Lapangan Tenis Dadaha memiliki keuntungan dan kerugian, dan menegaskan bahwa pendekatan yang holistik diperlukan untuk mengelola fasilitas olahraga dengan sukses.
Efektivitas Kepala Sekolah Penggerak dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Susi Susanti; Tingtin Sumartini; Agustin Vera Dewi; Resti Andriyatni; Lutfi Nur
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 2 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i2.85932

Abstract

Keberhasilan implementasi kurikulum merdeka dipengaruhi oleh efektifitas kepemimpinan kepala sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas kepala sekolah penggerak dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik survei kepada guru, peserta didik, dan orang tua. Hasil survei menunjukkan bahwa kepala sekolah sudah efektif dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka dengan presentase 82,14% guru, 60 % orang tua dan 60,17% murid memberikan penilaian 4 (konsisten dilakukan). Artinya Praktik yang diharapkan sudah konsisten dilakukan sesuai jadwal yang dimiliki. Dengan demikian, efektifitas kepemimpinan kepala sekolah sangat mendukung keberhasilan implementasi kurikulum merdeka pada satuan pendidikan.
Analisis Perilaku School Bullying pada Siswa Kelas IV di SD Sumardi Sumardi; Rosarina Giyartini; Nibrashanti Nibrashanti; Lutfi Nur
Indonesian Journal of Primary Education Vol 4, No 1 (2020): Indonesian Journal of Primary Education: June 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijpe.v4i1.23683

Abstract

Abstract This research aims to describe the teacher's knowledge of school bullying , forms of school bullying  that occurs in elementary schools; and behaviors demonstrated by the perpetrators, victims and spectators of school bullying . In the background, bullying is often considered trivial and often occurs. This research took place in elementary school 1 Gunungpereng Jalan Cilembang RT 02/RW 14, village Cilembang, subdistrict Cihideung, Tasikmalaya City, West Java province. Research participants for observation and interviews are grade IV teachers (SA), 6 grade IV students and one parent guardian. Using a qualitative Paradigm case study method. Methods of collecting data using non participatory of, interviews, documentation and audio visuals. The data analysis techniques used are data collection, data reduction, data presentation and withdrawal of conclusions. Based on the results of research can be concluded that there is a school bullying  in SD Negeri 1 Gunungpereng with the following results. (1) Lack of teacher knowledge about school bullying , as well as a study of teachers who said mischief in school is still reasonable; (2) The reaction shown by the victim is, silent, afraid or crying; Perpetrators demonstrate indifferent and happy behavior; While the audience shows reactions, against the perpetrator, defending the perpetrator or silence; (3) The form of school bullying  that occurs is a physical form (hitting with the handles of broom, hitting by hand, pushing) and non-physical (verbal: threatening, pushy, cheer, whack; Non verbal direct: snap, Memarahi, reign, menunjuk-nunjuk with fingers; non indirect verbal: exclusion).AbstrakPenelitian ini bertujuan  mendeskripsikan pengetahuan guru tentang school bullying , bentuk-bentuk school bullying  yang terjadi di SD; dan perilaku yang ditunjukkan pelaku, korban dan penonton school bullying . Dilatar belakangi bahwa bullying sering dianggap sepele dan sering terjadi.Penelitian ini terjadi di SD Negeri 1 Gunungpereng Jalan Cilembang RT 02/RW 14, Kelurahan Cilembang, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat. Partisipan penelitian untuk observasi dan wawancara adalah guru kelas IV (SA), 6 orang siswa kelas IV dan satu orang wali orang tua murid. Menggunakan paradigma kualitatif metode studi kasus. Metode pengumpulan data menggunakan obervasi non partisipatif, wawancara, dokumentasi dan audio visual. Teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terjadi school bullying  di SD Negeri 1 Gunungpereng dengan hasil sebagai berikut. (1) kurangnya pengetahuan guru mengenai school bullying , serta pendpat guru yang mengatakan kenakalan di sekolahnya masih wajar; (2) reaksi yang ditunjukkan korban adalah, diam, takut atau menangis; pelaku menunjukkan perilaku acuh dan senang; sedangkan penonton menunjukkan reaksi, melawan pelaku, membela pelaku atau diam; (3) bentuk school bullying  yang terjadi adalah bentuk fisik (memukul dengan gagang sapu, memukul dengan tangan, mendorong) dan non fisik (verbal: mengancam, memaksa, menyoraki, meledek; non verbal langsung: membentak, memarahi, memerintah, menunjuk-nunjuk dengan jari; non verbal tidak langsung: pengucilan).
Pembelajaran Peer Teaching Berbasis Zoom Video sebagai Solusi untuk Meningkatkan Hasil Belajar Passing Bawah Bola Voli saat Situasi Covid 19 Ervan Kastrena; Edi Setiawan; Ihsan Abdul Patah; Lutfi Nur
Indonesian Journal of Primary Education Vol 4, No 1 (2020): Indonesian Journal of Primary Education: June 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijpe.v4i1.25133

Abstract

Abstract The purpose of this study is to improve learning outcomesunderpassing volleyballthrough peer zoom based video learning during the Covid 19 situation.The method used is experimental research with one group pretest-posttest design.The subjects in this study were students in class V in SDN Perumnas Karangtengah Cianjur, amounting to 20 people.The research instrument is a test passing down to the wall for 1 minute.Intervention programs in this study as many as 12 meetings with the intensity of learning 3 times a week.Statistical analysis using IBM SPSS version 20 with a significance level of α 0.05.The results showed that there was an increase in the results of under-passing learning after the provision of peer teaching interventions based on zoom video, even in the Covid 19 situation (P-value 0.000 α 0.05).The conclusions in this study provide evidence that peer teaching based on zoom video as many as 12 meetings when the Covid 19 situation is able to provide a significant influence on improving learning outcomes under passingvolleyball. Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar passing bawah bola voli melalui pembelajaran peer teaching berbasis zoom video saat situasi Covid 19. Metode yang digunakan yaitu penelitian eksperimen dengan one group pretest-postest design.Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas V di SDN Perumnas Karangtengah Cianjur yang berjumlah 20 orang.Instrumen penelitian yaitu tes passing bawah ke dinding selama 1 menit.Program intervensi dalam penelitian ini sebanyak 12 kali pertemuan dengan intensitas pembelajaran seminggu 3 kali. Analisis statistik menggunakan bantuan IBM SPSS versi 20dengan taraf signifikansi α 0.05.Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar passing bawah sesudah pemberian intervensi peerteaching berbasis zoom video, meskipun dalam situasi Covid 19(P-value 0.000 α 0.05). Kesimpulan dalam penelitian ini memberikan buktibahwa pembelajaran peerteaching berbasis zoom video sebanyak 12 kali pertemuan di saat situasi Covid 19 mampu memberikan pengaruh secara signifikan terhadap peningkatan hasil belajar passing bawah bola voli.
Co-Authors Ade Gafar Abdullah Ade Yulianto Agus Gumilar Agus Rusdiana,, Agus Agustin Vera Dewi Ahmad Mulyadiprana Ajeng Annamayra Alifa, Eva Nur Amung Ma'mun Andini Abuk Leoni anne Hafina, anne Apriliya, Seni Ardiansah Ardiansah Arief Abdul Malik Arief Budiman Bakhri, Rafdlal Saeful Burhan Hambali Cicin Solihati Fitria Firizqi Dede Akhmad Nawawi Desi Fitriani Desi Nur Rachmawati Dindin Abdul Muiz Lidinillah E Kosasih Edi Setiawan Elis Solihati Elis Suryati Ema Astri Muliasari Epon Nur’aeni L Ervan Kastrena Esya Anesty Mashudi, Esya Anesty Eva Nur Alifa Eva Silvia Agustin Fariha Nilan Fariha Nilan Fitri Wulandari Gema Rullyana Ghullam Hamdu Gita Mustika Hani Oktaviyani Heny Hendrayati Hidayat, Syarip Hilma Tanzilia Ihsan Abdul Patah Imelda Febrianty Nur Adha Karinta Utami Karlimah Karlimah Krisna Sujaya Les Pingon Mesa Rahmi Stephani Muhammad Rahmanda Muslihin, Heri Yusuf Nadhif Surya Aditya Nandang Rusmana Nibrashanti Nibrashanti Nisryna Hanifah Nita Nurpina Reforwati Nita Noorhisham Hamzah Nuryanti Surastri Rangga Gelar Guntara Rani Nuraeni Rani Sri Rahayu Rayindha Melya Arrum Resti Andriyatni Rezaningrum Rezaningrum Ricky Septian Ramli Riesa Rismawati Siddik Rina Nur Rahayu Rosarina Giyartini Rudi Salam Rudi Salam Rudi Susilana, Rudi Shelvia Nurilfatihah Sianturi, Risbon Sifa Nadia Fitri Siti Raudhatul Jannah Nasution Sucipto Sucipto Sumardi Sumardi Sumardi, Sumardi Suryana, Dodi Susi Susanti Syahid Nur Yasin Teten Hidayat Tingtin Sumartini Widi Prayoga Wiliani Restu Astuti Wulan Nurlaela Yusuf Hidayat Yusuf Suryana