Claim Missing Document
Check
Articles

Pembelajaran Peer Teaching Berbasis Zoom Video sebagai Solusi untuk Meningkatkan Hasil Belajar Passing Bawah Bola Voli saat Situasi Covid 19 Ervan Kastrena; Edi Setiawan; Ihsan Abdul Patah; Lutfi Nur
Indonesian Journal of Primary Education Vol 4, No 1 (2020): Indonesian Journal of Primary Education: June 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijpe.v4i1.25133

Abstract

Abstract The purpose of this study is to improve learning outcomesunderpassing volleyballthrough peer zoom based video learning during the Covid 19 situation.The method used is experimental research with one group pretest-posttest design.The subjects in this study were students in class V in SDN Perumnas Karangtengah Cianjur, amounting to 20 people.The research instrument is a test passing down to the wall for 1 minute.Intervention programs in this study as many as 12 meetings with the intensity of learning 3 times a week.Statistical analysis using IBM SPSS version 20 with a significance level of α 0.05.The results showed that there was an increase in the results of under-passing learning after the provision of peer teaching interventions based on zoom video, even in the Covid 19 situation (P-value 0.000 α 0.05).The conclusions in this study provide evidence that peer teaching based on zoom video as many as 12 meetings when the Covid 19 situation is able to provide a significant influence on improving learning outcomes under passingvolleyball. Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar passing bawah bola voli melalui pembelajaran peer teaching berbasis zoom video saat situasi Covid 19. Metode yang digunakan yaitu penelitian eksperimen dengan one group pretest-postest design.Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas V di SDN Perumnas Karangtengah Cianjur yang berjumlah 20 orang.Instrumen penelitian yaitu tes passing bawah ke dinding selama 1 menit.Program intervensi dalam penelitian ini sebanyak 12 kali pertemuan dengan intensitas pembelajaran seminggu 3 kali. Analisis statistik menggunakan bantuan IBM SPSS versi 20dengan taraf signifikansi α 0.05.Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar passing bawah sesudah pemberian intervensi peerteaching berbasis zoom video, meskipun dalam situasi Covid 19(P-value 0.000 α 0.05). Kesimpulan dalam penelitian ini memberikan buktibahwa pembelajaran peerteaching berbasis zoom video sebanyak 12 kali pertemuan di saat situasi Covid 19 mampu memberikan pengaruh secara signifikan terhadap peningkatan hasil belajar passing bawah bola voli.
Efektivitas Model Sinektik terhadap Kemampuan Menulis Karangan: Tinjauan pada Aspek Kreativitas Siswa SD Ahmad Mulyadiprana; Lutfi Nur
Indonesian Journal of Primary Education Vol 4, No 1 (2020): Indonesian Journal of Primary Education: June 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijpe.v4i1.24066

Abstract

Abstract This study aims to develop a synectic learning model in teaching Indonesian language to the development of elementary school student creativity. The classroom action research method was carried out on 16 grade V elementary school students. Data collection was obtained through SPM test instruments (standard progressive matrices), essay assessment and field notes. The results showed that the synectic learning model contributed to the development of elementary school student creativity. This finding is expected to be an alternative for teachers in optimizing educational attainment. Future studies can be tested on other subjects and control groups are added as a comparison. Abstrak Penelitian ini bertujuan mengembangkan model pembelajaran sinektik dalam pengajaran bahasa Indonesia  terhadap pengembangan kreativitas siswa sekolah dasar. Metode penelitian tindakan kelas dilakukan terhadap 16 siswa sekolah dasar kelas V. Pengumpulan data diperoleh melalui Instrumen tes SPM (standar progressive matrices), penilaian karangan dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran sinektik memberikan kontribusi terhadap pengembangan kreativitas siswa sekolah dasar. Temuan ini diharapkan menjadi alternative para guru dalam mengoptimalkan pencapaian pendidikan. Penelitian selanjutnya dapat diujicobakan pada mata pelajaran lainnya serta ditambahkan kelompok control sebagai pembanding.
Analisis Perilaku School Bullying pada Siswa Kelas IV di SD Sumardi Sumardi; Rosarina Giyartini; Nibrashanti Nibrashanti; Lutfi Nur
Indonesian Journal of Primary Education Vol 4, No 1 (2020): Indonesian Journal of Primary Education: June 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijpe.v4i1.23683

Abstract

Abstract This research aims to describe the teacher's knowledge of school bullying , forms of school bullying  that occurs in elementary schools; and behaviors demonstrated by the perpetrators, victims and spectators of school bullying . In the background, bullying is often considered trivial and often occurs. This research took place in elementary school 1 Gunungpereng Jalan Cilembang RT 02/RW 14, village Cilembang, subdistrict Cihideung, Tasikmalaya City, West Java province. Research participants for observation and interviews are grade IV teachers (SA), 6 grade IV students and one parent guardian. Using a qualitative Paradigm case study method. Methods of collecting data using non participatory of, interviews, documentation and audio visuals. The data analysis techniques used are data collection, data reduction, data presentation and withdrawal of conclusions. Based on the results of research can be concluded that there is a school bullying  in SD Negeri 1 Gunungpereng with the following results. (1) Lack of teacher knowledge about school bullying , as well as a study of teachers who said mischief in school is still reasonable; (2) The reaction shown by the victim is, silent, afraid or crying; Perpetrators demonstrate indifferent and happy behavior; While the audience shows reactions, against the perpetrator, defending the perpetrator or silence; (3) The form of school bullying  that occurs is a physical form (hitting with the handles of broom, hitting by hand, pushing) and non-physical (verbal: threatening, pushy, cheer, whack; Non verbal direct: snap, Memarahi, reign, menunjuk-nunjuk with fingers; non indirect verbal: exclusion).AbstrakPenelitian ini bertujuan  mendeskripsikan pengetahuan guru tentang school bullying , bentuk-bentuk school bullying  yang terjadi di SD; dan perilaku yang ditunjukkan pelaku, korban dan penonton school bullying . Dilatar belakangi bahwa bullying sering dianggap sepele dan sering terjadi.Penelitian ini terjadi di SD Negeri 1 Gunungpereng Jalan Cilembang RT 02/RW 14, Kelurahan Cilembang, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat. Partisipan penelitian untuk observasi dan wawancara adalah guru kelas IV (SA), 6 orang siswa kelas IV dan satu orang wali orang tua murid. Menggunakan paradigma kualitatif metode studi kasus. Metode pengumpulan data menggunakan obervasi non partisipatif, wawancara, dokumentasi dan audio visual. Teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terjadi school bullying  di SD Negeri 1 Gunungpereng dengan hasil sebagai berikut. (1) kurangnya pengetahuan guru mengenai school bullying , serta pendpat guru yang mengatakan kenakalan di sekolahnya masih wajar; (2) reaksi yang ditunjukkan korban adalah, diam, takut atau menangis; pelaku menunjukkan perilaku acuh dan senang; sedangkan penonton menunjukkan reaksi, melawan pelaku, membela pelaku atau diam; (3) bentuk school bullying  yang terjadi adalah bentuk fisik (memukul dengan gagang sapu, memukul dengan tangan, mendorong) dan non fisik (verbal: mengancam, memaksa, menyoraki, meledek; non verbal langsung: membentak, memarahi, memerintah, menunjuk-nunjuk dengan jari; non verbal tidak langsung: pengucilan).
KINERJA LAPANGAN TENIS DADAHA DAN IMPLEMENTASI MANAJEMEN TERINTEGRASI Nadhif Surya Aditya; Imelda Febrianty Nur Adha; Lutfi Nur; Wulan Nurlaela
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Penjas
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jip.v10i1.3125

Abstract

Metode studi kasus digunakan dalam penelitian ini untuk melihat bagaimana penerapan manajemen terintegrasi di Lapangan Tenis Dadaha di Indonesia berdampak dan penghalangnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan lebih efektif dan efisien, yang berarti lebih banyak pendapatan, lebih sedikit waktu tunggu untuk pemesanan lapangan, dan lebih banyak orang yang berpartisipasi dalam turnamen olahraga. Namun, beberapa hambatan menghalangi penerapan manajemen terintegrasi, seperti sumber daya yang terbatas dan dukungan dari pihak terkait yang kurang. Oleh karena itu, meskipun manajemen terintegrasi dapat membantu meningkatkan kinerja lapangan tenis, penting untuk memperhatikan beberapa hal. Penelitian ini mengkaji secara menyeluruh penerapan manajemen terintegrasi di Lapangan Tenis Dadaha di Indonesia, dengan menggunakan metode studi kasus yang teliti. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi manfaat dan efek manajemen terintegrasi secara menyeluruh. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan lebih efektif dan efisien, seperti yang ditunjukkan oleh peningkatan pendapatan, waktu tunggu pemesanan lapangan, dan partisipasi dalam berbagai turnamen olahraga. Meskipun demikian, ada beberapa tantangan yang perlu diatasi saat menerapkan manajemen terintegrasi. Ini termasuk kekurangan sumber daya dan kurangnya dukungan dari pihak terkait. Studi ini menunjukkan bahwa penggunaan manajemen terintegrasi di Lapangan Tenis Dadaha memiliki keuntungan dan kerugian, dan menegaskan bahwa pendekatan yang holistik diperlukan untuk mengelola fasilitas olahraga dengan sukses.
Efektivitas Kepala Sekolah Penggerak dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Susi Susanti; Tingtin Sumartini; Agustin Vera Dewi; Resti Andriyatni; Lutfi Nur
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 2 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i2.85932

Abstract

Keberhasilan implementasi kurikulum merdeka dipengaruhi oleh efektifitas kepemimpinan kepala sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas kepala sekolah penggerak dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik survei kepada guru, peserta didik, dan orang tua. Hasil survei menunjukkan bahwa kepala sekolah sudah efektif dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka dengan presentase 82,14% guru, 60 % orang tua dan 60,17% murid memberikan penilaian 4 (konsisten dilakukan). Artinya Praktik yang diharapkan sudah konsisten dilakukan sesuai jadwal yang dimiliki. Dengan demikian, efektifitas kepemimpinan kepala sekolah sangat mendukung keberhasilan implementasi kurikulum merdeka pada satuan pendidikan.
Analisis Perilaku School Bullying pada Siswa Kelas IV di SD Sumardi Sumardi; Rosarina Giyartini; Nibrashanti Nibrashanti; Lutfi Nur
Indonesian Journal of Primary Education Vol 4, No 1 (2020): Indonesian Journal of Primary Education: June 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijpe.v4i1.23683

Abstract

Abstract This research aims to describe the teacher's knowledge of school bullying , forms of school bullying  that occurs in elementary schools; and behaviors demonstrated by the perpetrators, victims and spectators of school bullying . In the background, bullying is often considered trivial and often occurs. This research took place in elementary school 1 Gunungpereng Jalan Cilembang RT 02/RW 14, village Cilembang, subdistrict Cihideung, Tasikmalaya City, West Java province. Research participants for observation and interviews are grade IV teachers (SA), 6 grade IV students and one parent guardian. Using a qualitative Paradigm case study method. Methods of collecting data using non participatory of, interviews, documentation and audio visuals. The data analysis techniques used are data collection, data reduction, data presentation and withdrawal of conclusions. Based on the results of research can be concluded that there is a school bullying  in SD Negeri 1 Gunungpereng with the following results. (1) Lack of teacher knowledge about school bullying , as well as a study of teachers who said mischief in school is still reasonable; (2) The reaction shown by the victim is, silent, afraid or crying; Perpetrators demonstrate indifferent and happy behavior; While the audience shows reactions, against the perpetrator, defending the perpetrator or silence; (3) The form of school bullying  that occurs is a physical form (hitting with the handles of broom, hitting by hand, pushing) and non-physical (verbal: threatening, pushy, cheer, whack; Non verbal direct: snap, Memarahi, reign, menunjuk-nunjuk with fingers; non indirect verbal: exclusion).AbstrakPenelitian ini bertujuan  mendeskripsikan pengetahuan guru tentang school bullying , bentuk-bentuk school bullying  yang terjadi di SD; dan perilaku yang ditunjukkan pelaku, korban dan penonton school bullying . Dilatar belakangi bahwa bullying sering dianggap sepele dan sering terjadi.Penelitian ini terjadi di SD Negeri 1 Gunungpereng Jalan Cilembang RT 02/RW 14, Kelurahan Cilembang, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat. Partisipan penelitian untuk observasi dan wawancara adalah guru kelas IV (SA), 6 orang siswa kelas IV dan satu orang wali orang tua murid. Menggunakan paradigma kualitatif metode studi kasus. Metode pengumpulan data menggunakan obervasi non partisipatif, wawancara, dokumentasi dan audio visual. Teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terjadi school bullying  di SD Negeri 1 Gunungpereng dengan hasil sebagai berikut. (1) kurangnya pengetahuan guru mengenai school bullying , serta pendpat guru yang mengatakan kenakalan di sekolahnya masih wajar; (2) reaksi yang ditunjukkan korban adalah, diam, takut atau menangis; pelaku menunjukkan perilaku acuh dan senang; sedangkan penonton menunjukkan reaksi, melawan pelaku, membela pelaku atau diam; (3) bentuk school bullying  yang terjadi adalah bentuk fisik (memukul dengan gagang sapu, memukul dengan tangan, mendorong) dan non fisik (verbal: mengancam, memaksa, menyoraki, meledek; non verbal langsung: membentak, memarahi, memerintah, menunjuk-nunjuk dengan jari; non verbal tidak langsung: pengucilan).
Pembelajaran Peer Teaching Berbasis Zoom Video sebagai Solusi untuk Meningkatkan Hasil Belajar Passing Bawah Bola Voli saat Situasi Covid 19 Ervan Kastrena; Edi Setiawan; Ihsan Abdul Patah; Lutfi Nur
Indonesian Journal of Primary Education Vol 4, No 1 (2020): Indonesian Journal of Primary Education: June 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijpe.v4i1.25133

Abstract

Abstract The purpose of this study is to improve learning outcomesunderpassing volleyballthrough peer zoom based video learning during the Covid 19 situation.The method used is experimental research with one group pretest-posttest design.The subjects in this study were students in class V in SDN Perumnas Karangtengah Cianjur, amounting to 20 people.The research instrument is a test passing down to the wall for 1 minute.Intervention programs in this study as many as 12 meetings with the intensity of learning 3 times a week.Statistical analysis using IBM SPSS version 20 with a significance level of α 0.05.The results showed that there was an increase in the results of under-passing learning after the provision of peer teaching interventions based on zoom video, even in the Covid 19 situation (P-value 0.000 α 0.05).The conclusions in this study provide evidence that peer teaching based on zoom video as many as 12 meetings when the Covid 19 situation is able to provide a significant influence on improving learning outcomes under passingvolleyball. Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar passing bawah bola voli melalui pembelajaran peer teaching berbasis zoom video saat situasi Covid 19. Metode yang digunakan yaitu penelitian eksperimen dengan one group pretest-postest design.Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas V di SDN Perumnas Karangtengah Cianjur yang berjumlah 20 orang.Instrumen penelitian yaitu tes passing bawah ke dinding selama 1 menit.Program intervensi dalam penelitian ini sebanyak 12 kali pertemuan dengan intensitas pembelajaran seminggu 3 kali. Analisis statistik menggunakan bantuan IBM SPSS versi 20dengan taraf signifikansi α 0.05.Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar passing bawah sesudah pemberian intervensi peerteaching berbasis zoom video, meskipun dalam situasi Covid 19(P-value 0.000 α 0.05). Kesimpulan dalam penelitian ini memberikan buktibahwa pembelajaran peerteaching berbasis zoom video sebanyak 12 kali pertemuan di saat situasi Covid 19 mampu memberikan pengaruh secara signifikan terhadap peningkatan hasil belajar passing bawah bola voli.
A QUALITATIVE NEEDS ANALYSIS OF SQ3R-BASED DIGITAL LEARNING WORKSHEETS IN PRIMARY SCHOOL READING ACTIVITIES Agustin Vera Dewi; Seni Apriliya; Lutfi Nur
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 11 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v11i3.13448

Abstract

Learner Worksheets (LKPD) have an important role in learning to read in elementary schools, but the application of LKPD in the field still faces obstacles, such as unattractive appearance, limited content, and practicality. The printed LKPD used is not fully interactive, thus affecting students' interest and reading comprehension. The lack of variety in the presentation of material also reduces the effectiveness of learning. Therefore, innovation in the form of digital LKPD based on the SQ3R strategy is needed to improve reading learning. This study aims to analyze the need for the development of SQ3R-based digital LKPD. Using descriptive qualitative research method, data were collected through document analysis of LKPD and interviews with four grade VI teachers in Gugus 1 Karangnunggal District. The results showed that the current LKPDs were less interesting and did not support comprehensive text comprehension. The SQ3R strategy (Survey, Question, Read, Recite, Review) has the potential to be a solution because it can increase students' involvement in understanding the text in a more structured manner. In addition, digital LKPD allows the integration of multimedia elements that enrich the learning experience. As a reference, the PISA study shows the importance of a systematic reading approach to improve student comprehension. Thus, the development of SQ3R-based digital LKPD is an urgent need to improve the quality of reading learning in elementary schools.
LEARNERS’ NEEDS FOR DIGITAL SELF-ASSESSMENT IN PANCASILA STUDENT PROFILE PROJECTS (P5) IN ELEMENTARY SCHOOL Liska Auliyani Daswati; Seni Apriliya; Lutfi Nur
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 11 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v11i3.13465

Abstract

The development of digital technology encourages innovation in learning assessment, including self-assessment which is important for shaping students' learning independence from an early age. However, in elementary schools, the application of digital-based self-assessment is still not optimal, especially in the context of the Pancasila Learner Profile Strengthening Project (P5) which emphasizes the value of reflection and active participation. This study aims to describe learners' needs for digital-based self-assessment, identify challenges faced, and design the concept of its development in the context of P5 in elementary schools. The research used a descriptive qualitative approach and was conducted at SDN Cimuncang with participants as many as 6 teachers and 10 learners involved in the implementation of P5. A purposive sampling technique was used to select the participants. Data were obtained through semi-structured interviews, observation of digital assessment practices in the classroom, and document analysis in the form of reflective journals and school assessment policies. Data analysis refers to the Miles and Huberman model, with the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Triangulation of methods and member-checking were conducted to increase validity. The results showed that the self-assessment implemented did not fully support in-depth reflection, was less interesting, and did not optimally utilize technology. Learners expect more interactive and appreciative assessments. Teachers understand the importance of self-assessment, but its implementation is still limited. The development of digital self-assessment that is adaptive and aligned with P5 principles is needed to improve reflection, motivation, and learning independence.
PELITA INTERACTIVE MEDIA FOR BEGINNING READING IN ELEMENTARY SCHOOL Endah Saadah; Lutfi Nur; Dian Indihadi
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 11 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v11i3.13651

Abstract

This study investigates the necessity for developing “PELITA” (Early Literacy Adventure), a contextual and engaging digital media aimed at enhancing early reading instruction in primary schools. Early literacy, particularly beginning reading, forms a fundamental pillar of academic success. However, Indonesia’s low literacy performance highlights the urgent need for innovative learning tools that can boost student motivation and participation. Adopting the Systematic Literature Review (SLR) method based on PRISMA 2020 guidelines, this study synthesizes relevant research to identify key characteristics of effective media. The findings reveal that successful digital tools incorporate narrative elements, appealing visuals, and gamified components that enhance phonological awareness, comprehension, and learner engagement. Despite their potential, culturally grounded literacy tools remain scarce. This review offers a scientific contribution by proposing a conceptual foundation for developing localized and child-friendly literacy media. The development of PELITA is thus positioned as a promising response to these gaps, emphasizing the importance of fun, adaptive, and developmentally appropriate media design. The results provide valuable insights for educators, media developers, and policy makers committed to fostering an inclusive and sustainable literacy ecosystem.
Co-Authors Ade Gafar Abdullah Ade Yulianto Agus Gumilar Agus Rusdiana,, Agus Agustin Vera Dewi Ahmad Mulyadiprana Ajeng Annamayra Alifa, Eva Nur Amung Ma'mun Andini Abuk Leoni Anggi Maulana Rizqi anne Hafina, anne Apriliya, Seni Aprina S. P. Hutagalung Aprina S. P. Hutagalung Ardiansah Ardiansah Arhesa, Sandra Arief Abdul Malik Arief Budiman Bakhri, Rafdlal Saeful Burhan Hambali Cicin Solihati Fitria Firizqi Dadan Nugraha Dede Akhmad Nawawi Deni Mulyadi Desi Fitriani Desi Nur Rachmawati Dian Indihadi Dindin Abdul Muiz Lidinillah E Kosasih Edi Setiawan Elis Solihati Elis Suryati Elsa Eka Ayuningtyas Ema Astri Muliasari Endah Saadah Epon Nur’aeni L Ervan Kastrena Esya Anesty Mashudi, Esya Anesty Eva Nur Alifa Eva Silvia Agustin Fariha Nilan Fariha Nilan Fitri Wulandari Gema Rullyana Ghullam Hamdu Gita Mustika Hani Oktaviyani Heny Hendrayati Hidayat, Syarip Hilma Tanzilia Ihsan Abdul Patah Imelda Febrianty Nur Adha Karinta Utami Karlimah Karlimah Krisna Sujaya Les Pingon Liska Auliyani Daswati Lutfi Nur Mesa Rahmi Stephani Muhammad Rahmanda Muslihin, Heri Yusuf Nadhif Surya Aditya Nandang Rusmana Nibrashanti Nibrashanti Nisryna Hanifah Nita Nurpina Reforwati Nita Noorhisham Hamzah Nurlaela, Wulan Nuryanti Surastri Nurzaman, Istikhoroh Rangga Gelar Guntara Rani Nuraeni Rani Sri Rahayu Rayindha Melya Arrum Resti Andriyatni Rezaningrum Rezaningrum Ricky Septian Ramli Ridha Nuranisa Riesa Rismawati Siddik Rina Nur Rahayu Rosarina Giyartini Rudi Salam Rudi Salam Rudi Susilana, Rudi Samsu Bahtiar Shelvia Nurilfatihah Sianturi, Risbon Sifa Nadia Fitri Siti Raudhatul Jannah Nasution Siti Sarah Nursa'bani Sucipto Sucipto Sumardi Sumardi Sumardi, Sumardi Suryana, Dodi Susi Susanti Syahid Nur Yasin Teten Hidayat Tingtin Sumartini Widi Prayoga Wiliani Restu Astuti Yasbiati Yasbiati Yusuf Hidayat Yusuf Suryana