Claim Missing Document
Check
Articles

MEDIA WEBSITE SEBAGAI SOLUSI PROMOSI PENJUALAN PADA UMKM Noerchoidah, Noerchoidah; Nurdina, Nurdina
Jurnal Kreativitas dan Inovasi (Jurnal Kreanova) Vol 2 No 1 (2022): Januari
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.661 KB) | DOI: 10.24034/kreanova.v2i1.5212

Abstract

Saat ini kemajuan teknologi informasi tidak dapat dihindari keberadaannya. Pandemi Covid-19 telah membawa perubahan pola konsumsi konsumen dari pola penjualan tradisional menuju sistem penjualan digitalisasi berbasis website. UMKM di Desa Janti   masih menggunakan sistem penjualan tradisional. Kondisi tersebut menyulitkan UMKM di Desa Janti untuk melakukan promosi penjualan. Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat dilakukan untuk memberikan solusi yang dihadapi melalui kegiatan sosialisasi dan pelatihan pembuatan website sebagai sarana mempromosikan produk UMKM di Desa Janti. Hal ini sebagai terobosan baru bagi UMKM karena pemasaran secara tradisional sudah tidak efektif. Pelaksanaan kegiatan dengan metode sosialisasi, diskusi, dan pelatihan. Kegiatan sosialisasi dan pelatihan mendapat respon positif dari pelaku UMKM. Secara keseluruhan kegiatan berjalan lancar dan mendapat respon positif dari pelaku UMKM. Hasil kegiatan berdampak terhadap peningkatan penjualan sehingga pendapatan UMKM juga meningkat secara umum, sehingga hal itu akan berdampak pada peningkatan ekonomi dan peran dari sumber daya manusia, Adanya COVID pada tahun 2020-2021 membuat MSMEs di Desa Janti harus mampu bekerja keras.
Pengaruh Financial Management Behavior, Lifestyle, dan Self-Control terhadap Impulsive Buying Pengguna Buy Now Pay Later Harjanti, Dhyah; Nur, Pricilla Angelina; , Noerchoidah; Sahetapy, Wilma Laura
Majalah Ekonomi Vol 31 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/majeko.vol31.no1.a10212

Abstract

Penelitian ini menyelidiki adopsi Buy Now Pay Later (BNPL), sebuah layanan pembayaran ditangguhkan yang memungkinkan konsumen untuk mendapatkan produk dengan segera dan melunasi pembayaran di kemudian hari. Penelitian ini berfokus pada bagaimana praktik manajemen keuangan dan pilihan gaya hidup individu memengaruhi perilaku pembelian impulsif, dengan kontrol diri yang diteliti sebagai faktor moderasi. Dengan menggunakan metode kuantitatif, data dikumpulkan dari 205 responden yang memenuhi kriteria tertentu, dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares - Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan keuangan dan pola gaya hidup memainkan peran penting dalam mendorong pembelian impulsif. Selain itu, pengendalian diri ditemukan memoderasi kekuatan hubungan ini. Wawasan ini berkontribusi pada pemahaman yang lebih luas tentang pengaruh perilaku dan psikologis di balik konsumsi impulsif dalam konteks layanan BNPL. Investigasi di masa depan direkomendasikan untuk memasukkan variabel tambahan seperti literasi keuangan dan digital untuk memperdalam analisis perilaku keuangan konsumen kontemporer.
Leveraging Artificial Intelligence in Marketing and Management: A Spatial Analysis of Competitiveness in Muslim Fashion Industry Nurcahyanie, Yunia Dwie; Noerchoidah; Istikhoroh, Siti; Patria, Asidigisianti Surya; Saraswati , Sabrina Nur
Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan Vol. 13 No. 6 (2025): JIMKES Edisi November 2025
Publisher : LPPM Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jimkes.v13i6.4201

Abstract

The Muslim fashion industry in Indonesia is growing rapidly, driven by increasing demand for culturally relevant designs and global market opportunities. This study aims to examine how artificial intelligence enhances the industry’s competitiveness through technology-driven marketing and management strategies, focusing on spatial disparities. A qualitative approach was used, combining interviews with 35 stakeholders in Jakarta, Bandung, and Surabaya, field observations, and spatial analysis using Geographic Information Systems. The findings reveal that urban centres lead in artificial intelligence adoption, achieving 89% accuracy in trend forecasting and a 22% increase in e-commerce conversion rates, while rural areas lag due to limited digital infrastructure. Cultural biases in designs and job displacement are notable challenges. This study is limited to major cities, potentially overlooking rural dynamics. The results highlight the need for inclusive digital policies to bridge the urban-rural gap, ensure culturally sensitive designs, and promote sustainable practices. These strategies can strengthen Indonesia’s position as a global leader in Muslim fashion.