Pengolahan jahe menjadi berbagai produk makanan adalah salah satu upya meningkatkan nilai tambah komoditas pertanian, memperpanjang masa simpan, memudahkan distribusi pemasaran, dan dapat menambah pendapatan keluarga. Pelatihan pengolahan pangan sangan relevan dengan tujuan Kelompok Wanita Tani (KWT) yakni pengolahan hasil pertanian untuk pemberdayaan keluarga terutama di bidang ekonomi. Kegiatan ini dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif, yang mencakup tahapan identifikasi kebutuhan mitra, penyuluhan pengolahan pangan, praktik penerapan secara langsung di lokasi produksi, serta pendampingan dan evaluasi hasil. Bahan dan alat yang dibutuhkan antara lain : jahe, jelly aneka warna, gula pasir, parutan, kompor, wajan anti lengket, dan spatula. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam minat, pemahaman, dan keterampilan peserta dalam pengolahan, pengemasan, dan analisis keuangan usaha permen jahe jelly. Sebagian besar peserta telah memahami prinsip pengolahan permen, pengemasan yang menarik, dan perhitungan biaya usaha yang efisien. Selain itu, tingkat partisipasi peserta dalam seluruh rangkaian kegiatan juga tergolong sangat tinggi, hal ini menunjukkan antusiasme dan kesadaran peserta terhadap pentingnya peningkatan nilai tambah produk pertanian. Secara keseluruhan kegiatan ini mampu meningkatkan kapasitas anggota KWT Renggania dalam menghasilkan produk pangan yang bernilai tambah tinggi, higienis, aman, dan layak pasar.