Claim Missing Document
Check
Articles

Psikoedukasi Self Diagnose: Kenali Gangguan anda sebelum menjudge diri sendiri Eva Meizara Puspita Dewi; Ratna Sari; Indah Indah; Dearni Regina Lestari; Muh. Nurfath Muqaddimah; Muhammad Ma’shum Sam
PENGABDI PENGABDI : VOL. 3, NO. 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pengabdi.v3i1.33053

Abstract

Abstrak. Tujuan dari mengadakan kegiatan psikoedukasi melalui webinar untuk memberikan edukasi yang mengangkat tema “self diagnosis: kenali gangguan anda sebelum menjudge diri sendiri”. Metode yang digunakan adalah penelitian eksperimen quasi. Intervensi dilakukan melalui aplikasi zoom meeting dengan memberikan psikoedukasi berupa webinar yang diadakan tanggal 9 April 2022. Subjek pada penelitian ini yakni 96 orang yang bersedia mengikuti kegiatan penelitian dari awal hingga akhir kegiatan. Instrumen menggunakan soal pengetahuan sebelum (pretest) dan setelah (posttest) perlakuan diberikan. Teknik analisis data menggunakan metode kuantitatif dengan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil pretest dan posttest yang telah dibagikan kepada peserta menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan sebagaimana sejalan dengan tujuan dari edukasi webinar. Kata kunci: Psikoedukasi, Webinar, Self diagnose.
Psikoedukasi Kesehatan Reproduksi dalam Mencegah Kekerasan Seksual Perspektif Hukum dan Psikologis Eva Meizara Puspita Dewi; Tri Ambarwati; Wanda Sari HS; Sri Wahyuni; Laila Qadriany Saputri; Yulinda Melyani Faisal
PENGABDI PENGABDI : VOL. 2, NO. 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pengabdi.v2i1.24740

Abstract

Psikoedukasi dapat diartikan sebagai suatu proses campur tangan yang dapat dilakukan pada individu, kelompok, serta keluarga dengan fokus tujuan untuk dapat mendidik atau memberikan pemahaman. Tujuan dari program ini, ialah untuk memberikan pemahaman kepada partisipan terkait pentingnya pendidikan kesehatan reproduksi dan cara mencegah kekerasan seksual secara hukum dan penanganan psikologis. Metode yang digunakan yaitu psikoedukasi berbasis online dengan menggunakan aplikasi Zoom Meeting Cloud. Peserta yang mengikuti webinar ini yaitu 243 dari 421 yang mendaftar, namun yang bertahan hingga akhir webinar berlangsung hanya berjumlah 196 peserta. Dari pelaksanaan program webinar diperoleh hasil bahwa kegiatan ini berjalan dengan baik, dimana dapat dilihat dari keaktifan peserta dalam mengikuti serangkaian kegiatan webinar dengan tertib dan mampu memahami penjelasan yang diberikan oleh pemateri dan diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan terkait tema yang dibahas pada webinar. Kata Kunci : Psikoedukasi, Kesehatan Reproduksi, Kekerasan Seksual
Edukasi Program Kemanusiaan MBKM dengan Pelatihan Keluarga Berwirausaha Eva Meizara Puspita Dewi; Pujiardianti Wulandari; Muh. Irsyad Yunus; Nur Rahmah Sari; Nurul Islamiyah; Kurnia Apriyanti
DEDIKASI Vol 23, No 2 (2021): Jurnal Dedikasi
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/dedikasi.v23i2.27781

Abstract

Abstrak. Edukasi bisa diartikan sebagai proses belajar individu, kelompok atau masyarakat dari tidak tahu menjadi tahu. Hadirnya edukasi program kemanusiaan yang diselenggarakan oleh Lembaga Pendidikan Tenaga Pendidikan (LPTK) merupakan salah satu program yang membantu pemerintah untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas di Indonesia. Program ini didukung oleh kebijakan Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MB-KM) yang terletak dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Permendikbud RI) Nomor 3 Tahun 2020 yang memiliki tujuan menciptakan kampus yang link and mach dengan dunia kerja. Kegiatan PKB bertujuan untuk memberikan edukasi dan pelatihan berwirausaha dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat ekonomi lemah. Metode yang digunakan bentuk pelatihan ceramah dan praktik. Peserta yang mengikuti Kegiatan PKB ini dihadiri oleh ibu rumah tangga dan perempuan yang belum berkeluarga berjumlah 18 peserta. Dari pelaksanaan kegiatan edukasi PKB diperoleh hasil, para peserta PKB ini sangat bersyukur dan senang karena mendapat perhatian dan pembelajaran untuk meningkatkan ekonomi mereka, setiap peserta dalam dua bulan mengikuti program edukasi berhasil membuat 6 – 11 tali masker. Sehingga menghasilkan 90 tali masker yang berhasil diproduksi oleh peserta dan telah melalui proses penjualan sebanyak 35 pcs dan juga kegiatan ini akan dibantu oleh mitra RBCD sebagai fasilitator dalam program kedepannya, Kegiatan ini juga mendapat perhatian dari PUSPA Kota Parepare yang bekerja sama dengan Bank SulSelBar untuk memberikan biaya bantuan pada peserta domisili di kecamatan masing-masing.Kata kunci: Edukasi, Berwirausaha, Ekonomi Lemah
Psikoedukasi homesick santri di Ummul Mukminin Makassar Eva Meizara Puspita Dewi; Muhammad Nur Hidayat Nurdin
DEDIKASI Vol 22, No 1 (2020): Jurnal Dedikasi
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/dedikasi.v22i1.13814

Abstract

The Homesick issue was raised as the focus of these community service activities because the results of the survey showed that the problem of homesickness were still considered by 8th and 9th grade students. The assumptions of this uncomfortable feeling have long been corrected by the students and it needs special improvement. The number of participants in this study are 186 students. The method used are open questionnaire to describe the homesickness of the students, pretest, psychoeducation, focuss group discussion, poster competition, and post-test. The result indicates that it seems the students of the Islamic Boarding School Ummul Mukminin and Meanwhile, they feel comfortable being at boarding school. The pre-test shows that there is a decrease in the level of homesickness for students after participating in psychoeducation activities by comparing the number of pretest and posttest per class. The number of students in high level has become moderate even low, and moderate level has become low.
Dinamika Mengatasi Quarter Life Crisis Pada Anggota Komunitas Keagamaan Iin Wahyuni Hamka; Eva Meizara Puspita Dewi; Ahmad Razak
Sultra Educational Journal Vol 2 No 1: April (2022)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v2i1.221

Abstract

Quarter life crisis merupakan satu fase krisis yang dialami oleh individu yang berada pada rentan usia 20-30 tahun, perasaan ragu dengan kemampuan yang dimiliki, merasa bingung dengan tujuan hidup, serta sering membandingkan pencapaian diri sendiri dengan pencapaian individu lain, serta merasa ditekan oleh lingkungan sekitar. Area permasalahan pada individu yang mengalami quarter life crisis berkisar pada pendidikan, percintaan, pekerjaan, serta hubungan dengan individu lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses quarter life crisis yang dialami oleh anggota komunitas keagamaan serta strategi coping yang dilakukan untuk keluar dari fase quarter life crisis. Responden penelitian berjumlah 3 orang yang merupakan anggota dalam komunitas keagamaan yang berusia 25 tahun yang diperoleh menggunakan teknik sampling snowball serta pengumpulan data menggunakan metode wawancara mendalam. Hasil penelitian yang diperoleh adalah anggota komunitas keagamaan mengalami quarter life crisis akibat mendapatkan banyak tekanan dari keluarga baik dalam hal pekerjaan maupun pernikahan yang akhirnya menimbulkan adanya rasa tertekan, perasaan rendah diri, serta membanding-bandingkan pencapaian diri dengan pencapaian individu lain. Strategi coping yang dilakukan oleh responden dalam penelitian ini adalah dengan berpartisipasi aktif dalam kegiatan keagamaan serta memperbanyak praktik ibadah.
Persiapan menghadapi puberitas bagi remaja awal di SD Pertiwi Makassar Eva Meizara Puspita Dewi; Resekiani MasBakar
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2018, No 7: PROSIDING 7
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.829 KB)

Abstract

One of characteristics of puberty in teenage girls ismenarche (or first menstruation). This is not a simple stage. Itrequires psychological understanding and preparation indealing with it through providing psychoeducation. Thispsychoeducation activity was designed systematically andmeasurably to produce a module on puberty education in earlyadolescents which was equipped with a test of participants'understanding on puberty and menstruation before and afterjoining the psychoeducation. The number of participants whoparticipated in this activity was 75 students. The methods usedare lectures, discussions, audiovisuals and games. The resultsshowed that the post-test score proved to be greater than thepre-test score. It can be concluded that the treatment in theform of psychoeducation namely knowledge of puberty andreadiness for menarche can increase adolescents' readiness infacing menarche.
Pelatihan Virtual Peningkatan Self Awareness untuk Meningkatkan Kualitas Hidup pada Teman Tuli sebagai Dampak Pandemic Covid 19 Eva Meizara Puspita Dewi; Basti Basti; Eka Sufartianinsih Jafar
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat PROSIDING EDISI 6: SEMNAS 2020
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1060.805 KB)

Abstract

Abstract. This Community Partnership Program (PKM) is the NGO of Human Nobel Makassar. The problems faced are: Social interaction, limitations in communicating verbally make it often less able to understand the intentions of the people in the surrounding environment so that what they feel is ignored or rejected. The phenomenon of the Covid 19 pandemic, where there are rules about social distancing, wearing masks and so on, makes it even more obstacles in social interaction. This condition makes them find themselves depressed and insecure with the result that they feel meaningless in life. The quality of their life has decreased and they tend to blame themselves more. Therefore, self-awareness training is needed to help them realize their existence and how to be able to respond it in order for them to live more meaningful and quality life. The methods used: The training was carried out in 3 sessions until these deaf could appreciate the content of the material well and then provided assistance within 2 weeks after that. The results achieved were an increase in self-awareness of them before and after the training which was reflected in the results of the pretest and posttest, namely the participants' self-awareness before training was 35 points, up to 135 points.
PKM self compassion dan parenting untuk tahanan wanita di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bolangi Sunguminasa Kabupaten Gowa Widyastuty Widyastuty; Eva Meizara Puspita Dewi
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2019, No 5: PROSIDING 5
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.753 KB)

Abstract

This service aims to provide the understanding among female prisoners so that they have sufficient insight in carrying out the role of the mother later after the prison. This study involved 30 female prisoners who had been selected by the prison staff themselves. The method used are self compassion therapy, psychoeducation and parenting discussion, and games for participants. Based on the results of the study, it can be concluded that there is an increase in the understanding of prisoners' participants about Self Compassion so that after this therapy female inmates appear fresher and accept themselves with their current conditions at the prison. Furthermore, for the psychoeducation of the mother's role in the ideal of parenting, participants have a tool to evaluate themselves with their roles so far and are eager to make changes in themselves to be the best mothers for children, especially when they leave prison later.
PENGARUH PERAN AYAH DAN SELF CONTROL TERHADAP PERILAKU MENGAKSES SITUS PORNOGRAFI PADA REMAJA LAKI-LAKI Zahidatun Mahfudho; Widyastuti widyastuti; Eva Meizara Puspita Dewi
Jurnal Psikologi TALENTA Vol 4, No 2 (2019): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (671.53 KB) | DOI: 10.26858/talenta.v4i2.6624

Abstract

The goal of the research is to know the influence of the father's role and self control against pornographic site access behavior on teenage boys in the city of Makassar. This research using quantitative research methods. The sample is obtained by using purposive sampling technique with the subject as much as 116 people aged 11-13 years. Methods of data analysis used in this study is the analysis of the test of simple linear correlation and multiple regression test. Hypothesis test results I showed the value of the coefficient of = 0.286, hypothesis test results II shows the value of the coefficient of =  0.253, test results and hypothesis III shows the value of the coefficient of = 0.301 value significance p=0.00 (p<0.05). The result of the research data shows that there is the influence of his father and self control against pornographic site access behavior on teenage boys in the city of Makassar.Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh peran ayah dan self control terhadap perilaku mengakses situs pornografi pada remaja laki-laki di kota Makassar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Sampel diperoleh dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan subjek penelitian sebanyak 116 orang yang berusia 11-13 tahun. Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah uji analisis linear sederhana dan uji regresi korelasi berganda. Hasil uji hipotesis I menunjukkan nilai koefisien = 0,286, hasil uji hipotesis II menunjukkan nilai koefisien = 0,253, dan hasil uji hipotesis III menunjukkan nilai koefisien= 0,301 dengan nilai signifikansi p=0,000 (p<0,05). Hasil dari data penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh ayah dan self control terhadap perilaku mengakses situs pornografi pada remaja laki-laki di kota Makassar.
Pengaruh Motivasi Kerja dan Dukungan Suami Terhadap Stres Konflik Peran Ganda dan Kepuasan Perkawinan pada Wanita Karir Abdul Saman; Eva Meizara Puspita Dewi
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 2 No. 2 (2012): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.35 KB) | DOI: 10.26740/jptt.v2n2.p93-101

Abstract

The purpose of this study was to examine the effects of: 1) work motivation on dual-role stress; 2) spouse supports on dual-role stress; 3) spouse supports on marriage contentment; and 4) dual-role stress on marriage contentment among career women. A quantitative approach was used as a method of this study. Thirty employees of Bank Nasional Indonesia (BNI) Makassar branch were recruited as participants and were chose based on purposive sampling technique. Four scale instruments were used to collect data while regression analysis of SPSS windows 14.00 program was employed to analyse the data. The study found that work motivation (r=0,436) and spouse supports (r=0,745) have negative effects on dual-role stress among career women, while spouse supports  have positive effect on marriage contentment among career women (r=0,645). However, dual-role stress has negative effects on career womens marriage contement (r=0,429). Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji efek dari: 1) motivasi kerja pada stres konflik peran ganda; 2) dukunga pasangan pada stres konflik peran ganda; 3) dukungan pasangan pada kepuasan pernikahan; dan 4) stres konflik peran ganda  pada kepuasan  pernikahan pada wanita karir. Pendekatan kuantitatif digunakan sebagai metode penelitian ini. Tiga puluh karyawan Bank Nasional Indonesia (BNI) cabang Makassar direkrut sebagai peserta dan dipilih berdasarkan teknik purposive sampling.Empat instrumen skala digunakan untuk mengumpulkan data dan  analisis regresi dari program SPSS 14,00  for windows digunakan untuk menganalisis data. Studi ini menemukan bahwa motivasi kerja (r= 0.436) dan dukungan pasangan (r= 0,745) memiliki efek negatif pada stres konflik peran ganda di kalangan wanita karier, sedangkan dukungan pasangan memiliki efek positif pada kepuasan pernikahan pada wanita karir (r = 0.645). Namun, stres konflik peran ganda memiliki efek negatif pada kepuasan pernikahan pada wanita karir (r = 0,429).
Co-Authors A. Putri Maharani Usmar Abdul Saman Adinda Berliana Apriliyanti Ahmad Razak Ahmad Ridfah Ahmad Yasser Mansyur Alheysha Azalia Ihsan Amirah Aminanty Agussalim Andi Halima Andi Halimah Andi Nahliah Bungawali Andi Tasya Alifya Ahsan Aprilia Islamiyanti Kusumaningrum Arfida Arfida Arie Gunawan H.Z Arnitasari Arnitasari Asrifa RosaKhaerunnisa Astiti Tenriawaru Ahmad Astriyanie Nurfitri Auliyanti Sahril Nurfadhilah Aviva R Scholten Basti Tetteng Dearni Regina Lestari Dian Novita Siswanti Dian Novita Siswanti Dwi Rezki Wahyuni Eka Damayanti Eka Damayanti Eka Sufartianinsih Jafar Faradillah Faradillah Faradillah Firdaus Fira Zalsabila Fitrah Shara Fitri Ramdani Hadis, Abdul Harlina Hamid Harlina Hamid Ihda Al Husnayaini Iin Wahyuni Hamka Imam Dedikasi Malik Nur Indah Indah Jamilah Jamilah Kurnia Apriyanti Laila Qadriany Saputri Mei Vita Mirna Ayu Irpadila Muftihaturahmah Muhlis Muh. Irsyad Yunus Muh. Nur Hidayat Nurdin Muh. Nurfath Muqaddimah Muhammad Ma’shum Sam Muhammad Nur Hidayat Nurdin Muhammadong Musdalifa Musdalifa Nabilah Panandrang Hasan Novita Maulidya Jalal Nur Akmal Nur Jihad Putri Dwianri Nur Rahmah Sari Nur, Haerani Nurfajriyanti Rasyid Nurfitriany Fakhri Nurhaerani Haeba Nurhaerani Haeba Nurhidayah Syarifuddin Nurindah Sari Nurlianti Safira Nurul Islamiyah Nurul Utami Safaruddin Paras Putri Ramdhani Perdana Kusuma Pratiwi Lestari Pujiardianti Wulandari Puspita Dewi Putri Ayu Wiwik Wulandari Ratna Sari Rawinda Virya Resekiani Mas Bakar Rezky Winanda Rezti Fany Dwi Putri Risqy Aulia ARivai Rukiana Noviyanti Putri Sahril Buchori Sahril Nur Sariana Abdullah Sarmila Sri Rahayu Sri Rindayani Sri Wahyuni Sri Wahyuni Salman Sulfianti S Surya Sulistiawati Syamsidar HR Thesa Aulia Pandung Radha Tri Ambarwati Ulfiani Syam Wanda Sari HS Widyastuti Widyastuty Widyastuty Yulinda Melyani Faisal Yunika Zhaffirah Yusuf Muhammad Nur Zahidatun Mahfudho Zainuddin, Kurniati