Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN E-INSTRUMEN FOUR-TIER MULTIPLE CHOICE TEST BERBANTUAN GOOGLE FORM UNTUK MENGUKUR KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PADA MATERI STOIKIOMETRI Risa Nur Pahlevi; Mahdian Mahdian; Muhammad Kusasi; Rilia Iriani
JCAE (Journal of Chemistry And Education) Vol. 8 No. 1 (2024): JCAE AGUSTUS 2024
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA FKIP UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jcae.v8i1.3008

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai pengembangan instrumen Four-Tier Multiple Choice Test untuk mengukur keterampilan berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kevalidan, reliabilitas, daya beda, dan tingkat kesukaran dari butir soal yang dikembangkan. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D). Model pengembangan penelitian ini mengikuti model ADDIE. Subjek penelitian terdiri dari 145 peserta didik XI MIPA SMAN 4 Banjarmasin. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen tes dan angket. Instrumen tes diuji coba dan dianalisis melalui tahap uji coba kelompok kecil dan uji coba lapangan. Diperoleh sebanyak 12 butir soal dinyatakan valid, memiliki reliabilitas instrumen sebesar 0,726 (reliabel), daya pembeda memiliki nilai diskriminasi lebih dari 0,30 (sedang-baik sekali), dan tingkat kesukaran yang baik (rendah-sedang). Instrumen tes memiliki tingkat keterbacaan yang baik sekali.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO-VISUAL BERBANTUAN POWTOON PADA MATERI PERANAN KOLOID DALAM KEHIDUPAN UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA Siti Halimah; Syahmani Syahmani; Arif Sholahuddin; Muhammad Kusasi; Yogo Dwi Prasetyo
JCAE (Journal of Chemistry And Education) Vol. 8 No. 2 (2024): JCAE DESEMBER 2024
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA FKIP UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jcae.v8i2.3077

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan media pembelajaran berupa media audio-visual powtoon yang valid, praktis dan efektif dalam meningkatan motivasi dan pemahaman konsep siswa terhadap sub materi peranan koloid dalam kehidupan. Jenis penelitian ini adalah R & D (Research and Development). Model pengembangan yang digunakan pada penelitian ini adalah model ADDIE. Subjek penelitian dilakukan pada peserta didik kelas XI MIPA 7 SMA Negeri 7 Banjarmasin dengan jumlah siswa yaitu 40 orang. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar validasi, angket keterbacaan, angket respon dan penilaian dari tes dan non-tes. Teknik analisis data dilakukan dengan cara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan media yang dikembangkan telah memenuhi kriteria berikut: (1) Valid, dilihat dari aspek validitas isi,bahasa, dan media dalam kategori sangat valid. (2) Praktis, dilihat dari aspek keterbacaan media audio-visual powtoon pada uji coba perorangan dan kelompok kecil dalam kategori sangat praktis, angket respon peserta didik (praktis) dan respon guru (sangat praktis). (3) Efektif, dilihat dari n-gain pemahaman konsep peserta didik sebesar 0,73 (tinggi) dan motivasi belajar sebesar 0,45 (sedang).
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING PADA MATERI KOLOID TERINTEGRASI LAHAN BASAH DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF DAN KOLABORASI PESERTA DIDIK Ahmad Baihaqi; Atiek Winarti; Muhammad Kusasi
JCAE (Journal of Chemistry And Education) Vol. 9 No. 1 (2025): JCAE AGUSTUS 2025
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA FKIP UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jcae.v9i1.3117

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model Project Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan keterampilan berpikir kreatif, keterampilan kolaborasi, dan respon peserta didik pada materi koloid terintegrasi lahan basah di SMAN 4 Banjarmasin. Metode penelitian menggunakan quasy experiment dengan desain “nonequivalent control group”. Sampel penelitian terdiri atas kelas eksperimen (36 orang) dan kelas kontrol (36 orang). Data dikumpulkan menggunakan instrumen tes (keterampilan berpikir kreatif) serta instrumen non tes berupa observasi keterampilan kolaborasi dan angket respon peserta didik. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pencapaian keterampilan berpikir kreatif siswa kelas eksperimen sebesar 81,42%, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 67,15%. N-gain keterampilan berpikir kreatif kelas eksperimen sebesar 0,77 (kategori tinggi), sedangkan kelas kontrol sebesar 0,59 (kategori sedang). Rata-rata keterampilan kolaborasi siswa kelas eksperimen sebesar 76,29%, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 61,57%. Respon peserta didik terhadap pembelajaran menggunakan model PjBL sangat positif, dengan rata-rata nilai 84%. Dapat disimpulkan, penerapan model PjBL lebih efektif dibandingkan model discovery learning (konvensional) dalam meningkatkan keterampilan berpikir kreatif dan kolaborasi peserta didik pada materi koloid terintegrasi lahan basah.
VALIDITAS PERANGKAT PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN MODEL PJBL-STEM UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN KOLABORASI PESERTA DIDIK Nurul Ulpah; Atiek Winarti; Bambang Suharto; Syahmani Syahmani; Muhammad Kusasi
JCAE (Journal of Chemistry And Education) Vol. 8 No. 3 (2025): JCAE APRIL 2025
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA FKIP UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jcae.v8i3.3440

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan menghasilkan perangkat pembelajaran PjBL-STEM yang valid untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan kolaborasi peserta didik. Penelitian ini menggunakan model 4-D yang dimodifikasi menjadi 3-D dengan langkah yaitu define, design dan develop, sedangkan tahap disseminate atau tahap penyebaran tidak dilakukan karena penelitian ini hanya menghasilkan produk prototype. Kriteria kevalidan produk memuat validasi isi berupa kesesuaian komponen pembuatan produk. Penelitian dilakukan dengan melakukan validasi perangkat pembelajaran meliputi RPP, LKPD, instrumen tes dan instrumen non-tes oleh 3 orang dosen dan 2 orang guru kimia, serta membagikan angket respon kepada 6 orang guru yang dilakukan secara daring melalui google form. Pengukuran kepraktisan dan keefektifan tidak dilakukan karena keterbatasan sampel yang digunakan. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui lembar validasi ahli dan angket respon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan meliputi RPP, LKPD, instrumen tes dan instrumen non-tes dinyatakan valid dengan skor 0,8 < V.