Claim Missing Document
Check
Articles

BENTO Curriculum Design for Eating Habits of Early Children Dewi Mulyani; Dinar Nur Inten; Helmi Aziz
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 16, No 4 (2024): AL-ISHLAH: JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v16i4.5686

Abstract

The BENTO (Bersih, Sehat, Halalan Thoyyiban) Curriculum was developed to instill early childhood eating habits that are clean, healthy, and halal, incorporating religious values into daily routines. This study assesses the curriculum’s development and effectiveness in promoting these values. The curriculum was designed and tested using the ADDIE model, which includes Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation phases. This structured approach allowed researchers to methodically develop and refine the curriculum based on its goals. The BENTO curriculum emphasizes a holistic, integrative approach, focusing on health, safety, and the meaningful incorporation of Islamic principles in early education. Through activities, children learn about the health and religious benefits of eating according to Islamic practices. Content areas include basic needs, animals, professions, plants, and culture, with learning resources drawn from children’s personal experiences, community environments, events, and designated learning times. The curriculum fosters moral education by teaching, internalizing, and adapting religious values in eating habits. It utilizes engaging and child-centered strategies to make the learning experience both enjoyable and meaningful, contributing to the development of moral awareness and actions in young children. The BENTO curriculum provides an effective framework for integrating religious and health-related values into early childhood eating habits. The authentic evaluation process highlights its potential for meaningful impact in early education. Further research should explore its applicability in diverse cultural contexts.
Penggunaan Permainan Search and Match Letters dalam Meningkatkan Kemampuan Literasi Baca Tulis Anak Usia 5-6 Tahun di KB Mitra Tanaya Kota Bandung Venita Nurpahmi Putri; Hayati, Fitroh; Nur Inten, Dinar
Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education Vol. 5 No. 2 (2025): Bandung Conference Series: Early Chillhood Teacher Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsecte.v5i2.18374

Abstract

Abstract. This thesis discusses the use of the Search and Match Letters game in improving the reading and writing literacy skills of children aged 5–6 years at KB Mitra Tanaya, Bandung City. The background of this study stems from the observation that the teaching style used by the teacher in the classroom was not very varied, and there was a need to develop children's literacy skills as preparation for entering primary school. The purpose of this research is to enhance children's literacy skills in reading and writing, as well as to implement more engaging teaching media in the classroom to foster greater enthusiasm for learning. This study employed an experimental method with a one-group pretest-posttest design. Data collection techniques included observation, interviews, performance assessments, documentation, and pretest-posttest evaluations. The results showed that the reading and writing literacy skills of the children in Group B improved from a pretest score of 31.67%. At this stage, some children had difficulty recognizing letters, such as writing letters backwards and mispronouncing them. After the intervention was carried out, the children's literacy skills increased to 89.62%. At this point, the children found it easier to recognize and write letters correctly. This indicates that the Search and Match Letters game had a positive effect on the reading and writing literacy skills of children in Group B at KB Mitra Tanaya, Bandung City. Abstrak. Skripsi ini membahas tentang penggunaan permainan search and match letters dalam meningkatkan kemampuan literasi baca tulis anak usia 5-6 tahun di KB Mitra Tanaya Kota Bandung. Latar belakang dari penelitian ini melihat dari gaya mengajar guru yang kurang variative dalam proses mengajar di kelas dan melihat kemampuan literasi baca tulis kepada anak sebagai persiapan menuju ke jenjang pendidikan sekolah dasar. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan literasi baca tulis anak dan penerapan media pembelajaran guru di kelas agar lebih menyenangkan dan meningkatkan semangat anak dalam belajar. Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimen one group pretest-posttest. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, unjuk kerja, dokumentasi, dan pretest-posttest. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa kemampuan literasi baca tulis anak pada kelompok B mengalami peningkatan dari pretest sebesar 31,67%, pada kondisi ini ada beberapa anak yang kesulitan dalam mengenal huruf seperti masih terbalik dalam menuliskan huruf dan terbalik dalam penyebutan huruf. Setelah dilaksanakan tindakan kemampuan literasi baca tulis anak meningkat menjadi 89,62%, pada kondisi ini anak-anak lebih mudah dalam mengenali huruf dan menuliskan huruf. Hal ini menunjukkan bahwa permainan search and match letters berpengaruh terhadap kemampuan literasi baca tulis anak bagi kelompok B di KB Mitra Tanaya Kota Bandung.
Kurikulum Insani dalam Keluarga sebagai Model Pendidikan Karakter Anak Usia Dini Dinar Nur Inten
Masagi: Jurnal Pendidikan Karakter Vol 3 No 1 (2026): Masagi: Jurnal Pendidikan Karakter
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/masagi.v3i1.9697

Abstract

Pendidikan keluarga memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, moral, dkk dan spiritualitas anak sejak usia dini. Namun, melemahnya peran keluarga dan minimnya panduan pendidikan yang terstruktur menyebabkan internalisasi nilai-nilai keislaman dalam kehidupan anak belum berjalan optimal. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji dan merumuskan Kurikulum Insani dalam keluarga sebagai model pendidikan karakter anak usia dini yang berlandaskan nilai tauhid, ibadah, dan akhlak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian pustaka (library research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi terhadap sumber-sumber primer dan sekunder berupa Al-Qur’an dan Hadis, karya klasik serta kontemporer filsafat pendidikan Islam, dan teori perkembangan serta pembelajaran anak. Selanjutnya, teknik analisis data menggunakan analisis isi (content analysis) untuk mensintesis temuan secara deskriptif-analitis. Hasil kajian menunjukkan bahwa Kurikulum Insani merupakan model pendidikan keluarga yang berpijak pada landasan ontologis berupa fitrah manusia, epistemologis melalui keteladanan dan pembiasaan, serta aksiologis yang berorientasi pada tazkiyatun nafs dan pembentukan insan kamil. Model ini menempatkan orang tua sebagai pendidik utama melalui strategi keteladanan, pembiasaan, dan kisah yang kontekstual dan menyenangkan bagi anak. Kebaruan artikel ini terletak pada perumusan Kurikulum Insani sebagai model pendidikan karakter anak usia dini yang mengintegrasikan nilai-nilai pendidikan Islam dengan perspektif perkembangan anak dalam konteks keluarga. Kajian ini berkontribusi pada pengembangan keilmuan pendidikan Islam dan pendidikan anak usia dini, khususnya dalam memperkuat peran keluarga sebagai fondasi utama pembentukan karakter dan spiritualitas anak.
Pembelajaran Literasi Dini di Rumah Melalui Model STEAM Dinar Nur Inten
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 7 No 2 (2023): JCE (Journal of Childhood Education) September-February
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jce.v7i2.1712

Abstract

Kemampuan literasi memegang peranan penting dalam kehidupan seoarang anak. Melalui kemampuan literasi yang baik mengantarkan anak mampu menjalani kehidupan selanjutnya dengan lebih baik. Menurut survei PISA 2019 yang diterbitkan oleh Organization for Economic Co-operation and Development, Indonesia menempati peringkat ke-62 dari 70 negara dan menempati peringkat 10 terbawah di antara negara-negara dengan tingkat melek huruf yang rendah. Maka perlu adanya tindakan yang penumbuhkan literasi sedini mungkin dari lingkungan terdekat dengan anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tahapan pembelajaran literasi di rumah melalui model pembelajaran STEAM yang dapat dilakukan oleh orang tua. Metode dalam penelitian ini kajian literatur yaitu kegiatan penelitian yang dilakukan dengan cara mengumpulkan pustaka, membaca dan mencatat serta mengolahnya menjadi temuan-temuan penting yang dapat digunakan untuk sebagai dasar pijakan pembelajaran literasi di rumah. Hasil penelitian membuktikan bahwa dalam menumbuhkan literasi pada anak usia dini selama di rumah dapat dilakukan melalui adanya model atau keteladanan dari kedua orang tua, adanya keterlibatan anak dalam berbagai kegiatan literasi utamanya dalam aktivitas keseharian dan adanya motivasi serta penghargaan dari orang tua dan orang tua dapat menggunakan model STEAM dalam penyampaian materi dan dapat mengembangkan seluruh aspek perkembangan anak secara holistic maka dapat disisipkan materi literasi yang Islami sehingga kegiatan literasi yang dilaksanakan syarat dengan nilai-nilai agama
Harmoni Alam Semesta dalam Tinjauan Filsafat Ilmu dan Islam: Implikasi bagi Pengembangan Spiritualitas Ekologis di PAUD Dinar Nur Inten
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 10 No 1 (2026): JCE (Journal of Childhood Education) Maret - Agustus 2026
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/a2wsnz34

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Indonesia masih didominasi oleh capaian akademik kognitif dan berlangsung di ruang kelas tertutup sehingga mengurangi interaksi anak dengan alam sebagai sumber belajar. Artikel ini bertujuan menganalisis konsep harmoni alam semesta melalui sintesis filsafat ilmu dan perspektif Islam serta mengkaji implikasinya bagi pengembangan spiritualitas ekologis pada anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan Narrative Literature Review dengan menganalisis 31 artikel yang diperoleh dari Google Scholar, DOAJ, dan Garuda pada rentang publikasi 2015–2026, serta didukung karya-karya klasik filsafat ilmu dan sumber primer Al-Qur'an dan Hadis. Hasil kajian menunjukkan bahwa keteraturan alam dalam perspektif filsafat ilmu merepresentasikan rasionalitas dan harmoni universal, sedangkan perspektif Islam memaknainya sebagai manifestasi kebijaksanaan Allah Swt. yang menegaskan tanggung jawab manusia sebagai khalifah di bumi. Kontribusi baru artikel ini adalah menawarkan sintesis konseptual yang mengintegrasikan filsafat ilmu, ekospiritualitas Islam, dan pedagogi PAUD sebagai landasan pengembangan kurikulum ekospiritualitas berbasis alam. Implikasi kajian ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis alam berpotensi mengembangkan kemampuan kognitif, rasa ingin tahu ilmiah, akhlak ekologis, dan kesadaran spiritual anak sejak usia dini.
Implementasi Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi pada Kurikulum Merdeka dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Siti Nurhidayah Alfiah; Aep Saepudin; Dinar Nur Inten
Jurnal Riset Pendidikan Agama Islam Volume 5, No. 2, Desember 2025, Jurnal Riset Pendidikan Agama Islam (JRPAI)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpai.v5i2.8675

Abstract

Abstract. Each student possesses unique learning styles, interests, and abilities, which present both challenges and opportunities in creating inclusive learning environments. Differentiated instruction serves as an appropriate strategy to accommodate this diversity while enhancing student engagement and learning outcomes. This study examines the planning, implementation, evaluation, supporting and inhibiting factors, as well as student learning outcomes in the application of differentiated instruction in the Islamic Religious Education and Character Education (PAIBP) subject for Grade VI A at SDN 103 Coblong. Using a qualitative approach through observation, interviews, and document analysis, the findings reveal that planning is carried out meticulously, implementation is interactive, and evaluation is conducted continuously. Support from the school and collaboration among teachers play a significant role in overcoming the lack of visual learning resources. Differentiated instruction has proven effective in improving academic performance, character development, and social skills by valuing individual differences. Abstrak. Setiap peserta didik memiliki perbedaan dalam gaya belajar, minat, dan kemampuan, yang menjadi tantangan sekaligus peluang dalam mewujudkan pembelajaran yang inklusif. Strategi pembelajaran berdiferensiasi menjadi pendekatan yang tepat untuk mengakomodasi keberagaman tersebut serta meningkatkan partisipasi dan pencapaian belajar siswa. Penelitian ini mengeksplorasi aspek perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di kelas VI A SDN 103 Coblong. Melalui pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi, ditemukan bahwa proses perencanaan disusun secara matang, pelaksanaan berlangsung secara interaktif, dan evaluasi dilakukan secara kontinu. Dukungan dari pihak sekolah dan kerja sama antar guru turut membantu mengatasi keterbatasan media pembelajaran visual. Strategi ini terbukti mampu meningkatkan hasil akademik, membentuk karakter, serta mengembangkan keterampilan sosial dengan tetap menghormati perbedaan individu.
Developing the I am Anti-Corruption Learning Model and Its Impact on Reducing Student Fraud Alhamuddin Alhamuddin; Dinar Nur Inten; Rabiatul Adwiyah; Nizar Fauzan
Jurnal Pendidikan Progresif Vol 14, No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Progresif
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Developing the I am Anti-Corruption Learning Model and Its Impact on Reducing Student Fraud. Objective; this study is to develop the 2A (I am Anti-Corruption) learning model, aimed at integrating anti-corruption concepts and their impact on reducing academic fraud. Method; This research is a type of development using the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation).  The research was conducted at PGII 2 Bandung Senior High School. Data collection was done through observation and in-depth interviews on anti-corruption values and student assignments. and questionnaires on anti-corruption values. Data analysis used qualitative and quantitative approaches. Findings; The results showed that the Anti-Corruption Learning Model and its impact on the reduction of student fraud, the R-squared value of 0.349. The R-squared value indicates that although there is a relationship between the anti-corruption learning model and reducing student fraud, there are other factors or variables outside the model that influence or contribute to reducing student fraud. These unaccounted-for factors may include socio-economic conditions, cultural aspects, enforcement mechanisms, individual attitudes or other interventions that may affect fraud reduction. Conclusion; Anti-corruption education is a lifelong process. It needs to be instilled in children as early as possible Keywords: anti-corruption, learning, I'm anti-corruption, student fraud, academic fraud.DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpp.v14.i2.202452
Maternal Active Listening to Children's Daily Stories: Associations with Early Literacy and Social Development Inten, Dinar Nur; Lichandra, Funny
THUFULA Vol 14, No 1 (2026): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD Universitas Islam Negeri Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v14i1.36333

Abstract

Parenting communication is often dominated by one-way instruction, marginalizing the crucial role of the mother as an active listener. This study aims to analyze the communication strategies of mothers when listening to children's narratives and their contribution to literacy and early socialization. The study used a quantitative approach with a survey method of 238 mothers who had early childhood (4-6 years) in Bandung Regency, which was dominated by housewives (71.8%) and high school educated (54.2%). Data collection used a questionnaire of three main dimensions: communication strategy, literacy contribution, and early socialization. The results showed that the strategy of active listening through providing positive responses and open-ended questions ("Then what?") was the most dominant strategy implemented with a high percentage of approval (64.3% Strongly Agree). This strategy contributes significantly to literacy, where 95.8% of respondents admitted that there is an increase in the richness of children's vocabulary. In terms of socialization, this routine has been proven to be effective in strengthening emotional relationships (62.6% Strongly Agree) and helping to reduce tantrums in children. In conclusion, listening to children's daily stories is an effective stimulation method that strengthens emotional relationships while building a child's academic and social foundation
Co-Authors 10030220001, Indah Alia Nurlatifah 10030220003, Adelia Rosma Nurul Assifa 10030220039, Siti Indah Wulandari Aep Saepudin Aep Saepudin Afifah Fauziah Ahmad Fanani Aida Nur Khairunnisa Aida Nur Khairunnisa Alhamuddin Andalusia N Permatasari Andalusia Neneng Permatasari Andi Murniati Arif Hakim Arlianty, Lia Shafira Asep Dudi Suhardini Asysyipa Nur Azizah Ibrahim Ayi Sobarna Az-Zahra, Sabrina Syawalina Dea Amelia Putri Dedih Surana Dewi Mulyani Dewi Mulyani Dewi Mulyani Dies Tiwi Dini Aisyah Fauziah Dita Fitri Eko Surbiantoro Enoh Erhamwilda Fauzi, Sabiyla Fitroh Hayati Funny Lichandra Ghina Nabila Putri Haditsa Qur'ani Nurhakim Helmi Aziz Heni Nafiqoh Ibrahim Natzia Ahimsa Ikin Asikin Ikin Asikin Ikin Asikin, Ikin Kelik Nursetiyo Widiyanto Khambali Khambali, Khambali Lathifah Nur 'Abidah Lichandra, Funny Masnipal Mahrun Masnipal Marhun Masnipal Marhun Masnipal Marhun Masnipal Marhun Miftahudin Wirtadipura Mubiar Agustin Muftia Salma Nurpadilah Muhamad Imam Pamungkas Muhammad Garly Aditya Nadri Taja NAFIQOH, HENI Nan Rahminawati Nastiti Lutfiah Ramadhani Nenden Rani Rinekasari Neni Rohaeni Nidya Intan Fujianti Nisa Nurzakiyah Nur Aulia Mursalin Nur Aulia Mursalin Nurhamida Peni Widianti Nugraha Mulia Permatasari, Andalusia N Putri Tatim Aulia R. Latifah Ahmad Rabiatul Adwiyah Raden Jihan Fauzianti Achsan Rani Sri Anggraeni Rasyid, A. Mujahid Ratna Juwita Reni Risma Nursolihat Resty Hadianingtyas Rizani Adawiyah Rizqa Saroya Agnia Rizqi, Anzilni Ahsani Rossa Anggreni Ryan Dwi Puspita Salma Afifah Nuryani Shinta Mellani Salsabila Siti Jenab Siti Marwah Nurmuffidah Siti Nurhidayah Alfiah Susanti Agustina, Susanti Susi Setiawati Syifa Aghnia Zaenal Tegar Maulana Terra Aurelia Triastuti, Yulis Venita Nurpahmi Putri Widiyanto, Kelik Nursetiyo Wiliani Wiliani Wiliani, Wiliani Yani Achdiani Yoyoh Jubaedah Zirli Fera Zaira Zunaba