Claim Missing Document
Check
Articles

Upaya Meningkatkan Kualitas Pengajaran Al-Quran di Madrasah Diniyah Berbasis Blended Learning Saat Masa Pandemi Covid -19 Dinar Nur Inten, Dinar Nur Inten; Aziz, Helmi; Khambali, Khambali; Mulyani, Dewi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v5i1.1024

Abstract

Al-Quran pedoman hidup setiap muslim. Pengajaran al-Quran sejak dini dapat mendorong anak untuk terbiasa hidup berdasarkan kandungan ayat-ayat al-Quran. Saat pandemi kegiatan pengajaran mendapatkan pembatasan yaitu pelaksanaan pembelajaran secara daring. Hal tersebut menuntut para guru untuk mampu mendesain pembelajaran al-Quran yang  menarik baik dari segi materi ataupun metodenya serta evaluasinya.Tujuan dari PKM ini adalah untuk membantu para guru madrasah diniyah dalam menentukan metode pembelajaran al-Quran yang sesuai perkembangan anak dan  menarik  melalui blended learning. Metode yang digunakan dalam PKM ini adalah pendekatan Asset Based Community Development, yaitu sebuah pendekatan yang memberdayakan aset yang telah ada di lapangan. Hasil dari PKM menunjukkan bahwa pengetahuan guru madrasah diniyah  terkait pengajaran al-Quran melalui blended learning meningkat hal ini dapat di lihat dari adanya peningkatan pada hasil postest yang dilaksanakan. Pandemi menuntut guru dan orang tua berdampingan untuk melaksanakan pembelajaran yang kreatif dan inovatif, sehingga walaupun anak belajar di rumah kualiatas dan kuantitas pengajaran al-Quran tetap optimal.
Pendampingan Penyusunan Perencanaan Pembelajaran Berbasis Mitigasi Bencana di Lembaga PAUD Kabupaten Bandung Aziz, Helmi; Inten, Dinar Nur; Mulyani, Dewi; Permatasari, Andalusia N
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v6i1.3653

Abstract

Pemahaman tentang bencana sangat penting dimiliki oleh semua elemen masyarakat termasuk anak usia dini. Berdasarkan hasil survey di Lembaga PAUD Kec. Pangalengan Kab. Bandung, maka dapat diketahui permasalahan mitra yaitu para guru di Lembaga PAUD masih membutuhkan pendampingan dalam menyusun perencanaan pembelajaran berbasis mitigasi bencana. Fokus pemberdayaan dari pendampingan ini adalah untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru PAUD di Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung dalam menyusun perencanaan pembelajaran berbasis mitigasi bencana. Strategi pemberdayaan dilakukan dengan melakukan berbagai kegiatan, yaitu: persiapan, perencanaan program, pelaksanaan program, dan terakhir refleksi dan evaluasi program. Hasil pemberdayaan menunjukkan bahwa kompetensi pedagogik guru PAUD dalam menyusun perencanaan pembelajaran berbasis mitigasi bencana. Pendampingan dan pelatihan bagi guru PAUD harus selalu dilakukan sebagai upaya peningkatan kompetensi guru PAUD ke arah yang lebih baik.
Child Development Measurement Instrument Based on Digital Format at the Childcare Center Rinekasari, Nenden Rani; Achdiani, Yani; Arlianty, Lia Shafira; Jubaedah, Yoyoh; Rohaeni, Neni; Inten, Dinar Nur
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/teknobuga.v12i1.50229

Abstract

The rapid development of technology affects the development of instruments for measuring child development. The tool developed follows Permendikbud RI No. 137 of 2014 by utilizing technology based on the digital format of Jotform. This study aimed to create a digital format-based child social-emotional development measurement instrument at the Ceria Anak Foster Care Park (TARA). This research uses a mixed method with an (RD) approach and uses the ADDIE research model (analysis, design, development, implementation, and evaluation). Data collection techniques were conducted through interviews and validation tests through the expert judgment of measurement, material, and I.T. experts. Then a limited trial implementation was carried out on 2-3-year-old children in a foster park for children. The results of expert judgment show that the measurement instrument for social-emotional development using the Jotform application in the TARA program is declared very feasible with revisions. The percentage of the feasibility of the measurement instrument is 100%, the rate of material feasibility is 88%, and the portion of application feasibility is 100%. The results of the limited trial implementation show that the measurement instrument of children's social-emotional development using the Jotform application in the home-based childcare program is feasible to use. The percentage of the feasibility of the measurement instrument after being implemented with a limited trial was 72.6%. Recommendations for further research can test the effectiveness of measuring children's socio-emotional development using the Jotform digital format to implement child assistance at the daycare or childcare.
Assistance for Madrasah Diniyyah Teachers in Implementing Children's Al-Qur'an Literacy Learning Helmi Aziz; Dinar Nur Inten; Dewi Mulyani; Haditsa Qur'ani
MIMBAR : Jurnal Sosial dan Pembangunan Volume 39, No. 2, (December 2023) [Accredited Sinta 3, No 79/E/KPT/2023]
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah (Universitas Islam Bandung)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/mimbar.v39i2.2985

Abstract

Eradicating Al-Qur'an illiteracy is an important agenda item that must be prioritized. It is one of the problems in madrasah diniyyah institutions that requires a broad range of teacher competencies related to meaningful and enjoyable Al-Quran learning in the aspects of planning, preparation, and use of learning media, as well as various evaluation techniques for early Al-Qur'an literacy learning for madrasah diniyyah students. As a solution, to improve competence and skills in carrying out early Al-Qur'an literacy learning, madrasah teachers must be given knowledge and skills in managing early Al-Qur'an literacy learning. The goal is that teachers can provide proper early Qur'an literacy learning for madrasah students. The Community-Based Participatory Research Method (CBPR) is used in this service. This method seeks to facilitate the community in improving academic quality. The empowerment results show that the ability of madrasah teachers to implement early Qur'an literacy learning has significantly increased through several activities that have been carried out, namely planning lesson plans, methods, and techniques of learning the Qur'an, selecting Al-Qur'an learning media, and applying Al-Qur'an learning evaluation techniques. Assistance for madrasah teachers must always be carried out to expand their pedagogical competence.
Implikasi Pendidikan QS. Al-Araf Ayat 26 tentang Berbusana Syar’i terhadap Pembentukan Akhlak Berpakaian Ghina Nabila Putri; Fitroh Hayati; Dinar Nur Inten
Jurnal Riset Pendidikan Agama Islam Volume 4, No. 1, Juli 2024, Jurnal Riset Pendidikan Agama Islam (JRPAI)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpai.v4i1.3765

Abstract

Abstract. The purpose of this research is as a means of knowing the opinions of the mufassirs about QS. Al-Ar'af verse 26, Analyzing the opinions of education experts regarding the dress code towards the formation of dressing morals, and Analyzing the educational implications of the dress code towards the formation of dressing morals according to QS. This research uses a qualitative approach. The data collection technique uses literature study, the data is analyzed using the tahlili method to analyze the letter Al-Araf verse 26 about the dress of the shar'i towards the formation of dressing morals. The results of this study reveal some educational implications of QS. Al-Ar'af verse 26, namely Educators are required to direct students to have the intention and teach the obligation to cover the aurat from an early age, Provide an understanding of the importance of dressing according to Islamic law and emphasize that syar'i clothing is not just a fashion trend but an obligation and a form of obedience of servants to their god while still paying attention to the comfort of clothing, Explain and provide an understanding of the importance of prioritizing takwa clothing, which is an expression of spiritual values, divine awareness, and behavior of submission to Allah, and Directing to always be grateful for the gifts of Allah so that they believe in Him. Abstrak. Tujuan dari penelitian ini sebagai sarana mengetahui pendapat para mufassir tentang QS. Al-Ar’af ayat 26, Menganalisis pendapat para ahli pendidikan mengenai berbusana syar’i terhadap pembentukan akhlak berpakaian, serta Menganalisis implikasi pendidikan tentang berbusana syar’i terhadap pembentukan akhlak berpakaian menurut QS. Al-Araf ayat 26. Penelitian  ini  menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan, data dianalisis dengan menggunakan metode tahlily untuk menganalisis surat Al-Araf ayat 26 tentang berbusana syar’i terhadap pembentukan akhlak berpakaian. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan beberapa implikasi pendidikan dari QS.Al-Ar’af ayat 26 yaitu Pendidik diharuskan mengarahkan peserta didik untuk memiliki niat dan mengajarkan kewajiban menutup aurat sejak dini, Memberikan pemahaman tentang pentingnya berbusana sesuai syariat islam dan menekankan bahwa busana syar’i bukan sekedar trend fashion melainkan kewajiban dan bentuk taat hamba kepada tuhan-nya dengan tetap memerhatikan kenyamanan berbusana, Menjelaskan dan memberikan pemahaman akan penting nya mengutamakan pakaian takwa yaitu ekspresi dari nilai-nilai ruhani, kesadaran ketuhanan, dan perilaku tunduk kepada Allah, dan Mengarahkan untuk selalu bersyukur atas karunia Allah sehingga mengimani-Nya
Pengaruh Media Audio Visual untuk Meningkatkan Membaca Permulaan Anak Usia 5-6 Tahun Fauzi, Sabiyla; Dinar Nur Inten; Fitroh Hayati
Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud Volume 4, No. 1, Juli 2024, Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud (JRPGP)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpgp.v4i1.3707

Abstract

Abstrak. Peneliti menumukan bahwa kemampuan membaca permulaan anak usia 5-6 tahun kelompok B di TK X masih rendah, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media audio visual untuk meningkatkan kemampuan membaca pemulaan anak usia 5-6 tahun kelompok B di TK X. Sampel dalam penelitian ini siswa kelompok B TK X yang berjumlah 19 anak. metode dalam penelitian ini adalah metode eksperimen control group pre test-post test design. Pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, tes, dan dokumentasi dengan teknik analisis data uji validitas, uji realibilitas, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata pada pre test pada dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dengan rata-ratanilai 42,5% sedangkan kelompok kontrol dengan rata-rata nilai 36,1% dan setelah dilakukan perlakuan berbeda maka nilai post test pada kedua kelompok memiliki nilai yang berbeda yaitu kelompok eksperimen dengan rata-rata nilai 85,5% sedangkan kelompok kontrol 64,1% adanya peningkatan dari masing-masing kelompok. Dapat disimpulkan bahwa media audio visual terdapat pengaruh untuk kelompok B di TK X. Hal ini dapat dilihat dari nilai t hitung 8,016 > t tabel 1,739 dengan penelitian yang telah dilaksanakan diterima dan terbukti kebenarannya. Abstract. Reasearchers found that the initial reading ability of children aged 5-6 years group B in Kinderganten was still low, this study aimed to determine the effect of audio visual media to improve early reading skill of childern age 5-6 years group B in X Kinderganten. The sample in this study was group B students of X Kinderganten which amounted to 19 childern. The method in this study is the experimental method Control Group Pre test-Post test Design. The data collection used in this study is observation, test, and documentation with data analysis tehniques validity test, reality test, normality test, homogeneity test, and hypothesis test. The results showed the average score on the pre test in two groups, namely the experimental group with an average value of 42,5% while the control group with an average value of 36,1%, and after different treatment, the post test scores in both groups, namely the experimental group with an average value of 85,5% while the group, while the control group 64,1% increased from each group. It can be concluded that audio visual media has an influence to improve early reading skills in children aged 5-6 years group B in X Kinderganten. This can be seen from the calculated value of 8.016 > t table 1.739, with this the research that has been carried out is accepted and proven to be true.
The Implementation of the Brain Rhythm Method in Enhancing the Quality of Quran Memorization Aziz, Helmi; Mulyani, Dewi; Inten, Dinar Nur; Nur Hakim, Haditsa Qur'ani; Rizqi, Anzilni Ahsani; Az-Zahra, Sabrina Syawalina
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 16, No 3 (2024): AL-ISHLAH: JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v16i3.5245

Abstract

It is imperative to raise the standard of Quran memorization, particularly in madrasah diniyah where many teachers require capacity building. The purpose of this study is to assess the brain rhythm method's effectiveness, a cognitive learning approach that synchronizes Quranic recitation with specific brainwave patterns to optimize memorization and retention. The study employs a quasi-experimental method with a sample of 72 sixth-grade students from 8 madrasah diniyah in Bandung Regency. Quran memorization tests were used for data collection, assessing accuracy, fluency, and retention over different time intervals. An independent sample t-test study revealed a statistically significant increase in the group utilizing the brain rhythm method's Quran memory quality over the control group, with a significance level of 0.010 (p 0.05). These findings suggest that brain rhythm techniques can enhance learning outcomes in Quran memorization. Practically, Islamic educational institutions could consider incorporating these methods to enhance teaching effectiveness. It would be beneficial to investigate this method's long-term effects and suitability for use in various educational contexts in future research. Additionally, investigating the underlying mechanisms of how brain rhythm synchronization aids memorization could provide deeper insights and potentially lead to further advancements in teaching strategies. This approach may inspire the development of new educational techniques that leverage cognitive science to improve religious education. Moreover, examining the scalability of this method and its integration with modern educational technologies could further enhance its impact. Thus, the brain rhythm method holds significant potential for advancing the field of Islamic education.
Pola Pengasuhan Ibu sebagai Orang Tua Tunggal dalam Membina Kemandirian Fisik Anak Salma Afifah Nuryani; Asep Dudi Suhardini; Dinar Nur Inten
Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud Volume 4, No. 2, Desember 2024, Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud (JRPGP)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpgp.v4i2.5108

Abstract

Abstrak. Kemandirian anak usia dini penting dikembangkan sejak dini, namun banyak anak usia 5-6 tahun masih belum mandiri secara fisik. Berdasarkan pengamatan, kemandirian fisik anak dipengaruhi oleh pola pengasuhan orang tua, khususnya ibu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, melibatkan tiga anak dengan orang tua tunggal (ibu) dan guru kelas sebagai subjek. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pengasuhan ibu bervariasi, mulai dari mengajarkan, memanjakan, hingga membiarkan. Pembinaan kemandirian fisik dapat dilakukan dengan pengasuhan sesuai cara Rasulullah, seperti memberi teladan baik, menanamkan adab, membangun rasa percaya diri, memberi pujian dan motivasi, serta tidak mencela atau marah. Salah satu bentuk pembinaan adalah memisahkan tempat tidur anak, sebagaimana hadis riwayat Abu Daud yang menganjurkan orang tua memerintahkan anak salat pada usia tujuh tahun dan memisahkan tempat tidur pada usia sepuluh tahun. Hasil penelitian menunjukkan dua dari tiga anak sudah mandiri secara fisik, mampu melakukan aktivitas harian tanpa bantuan. Sementara satu anak belum mandiri karena kurangnya pembiasaan dan minimnya kesempatan dari ibu untuk mencoba melakukan aktivitas secara mandiri. Abstract. Early childhood independence is important to develop early, but many children aged 5-6 years are still not physically independent. Based on observations, children's physical independence is influenced by parenting patterns, especially mothers. This research uses a qualitative approach with a case study type, involving three children with a single parent (mother) and a class teacher as subjects. Data were collected through observation, interviews, and documentation studies. The results showed that mothers' parenting patterns varied, ranging from teaching, pampering, to allowing. Fostering physical independence can be done by parenting according to the Prophet's way, such as setting a good example, instilling adab, building self-confidence, giving praise and motivation, and not criticizing or getting angry. One form of guidance is to separate the child's bed, as the hadith narrated by Abu Daud which recommends parents to order children to pray at the age of seven and separate the bed at the age of ten. The results showed that two of the three children were physically independent, able to do daily activities without assistance. While one child is not yet independent due to lack of habituation and lack of opportunities from the mother to try to do activities independently.
Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak melalui Permainan Tradisional Egrang Batok Kelapa Raden Jihan Fauzianti Achsan; Dinar Nur Inten
Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud Volume 4, No. 2, Desember 2024, Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud (JRPGP)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpgp.v4i2.5135

Abstract

Abstrak. Penelitian ini membahas peningkatan kemampuan motorik kasar melalui permainan tradisional egrang batok kelapa. Tujuan penelitian meliputi: 1) gambaran umum kemampuan motorik kasar anak, 2) cara meningkatkan kemampuan motorik kasar anak, dan 3) efektivitas permainan egrang batok kelapa dalam meningkatkan motorik kasar. Subjek penelitian adalah anak usia 5–6 tahun di TK AISYIYAH 2, dengan objek berupa kemampuan motorik kasar. Penelitian ini menggunakan metode tindakan kelas kolaboratif, teknik pengumpulan data melalui observasi dan dokumentasi, serta analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan pada pra-siklus tidak ada anak dalam kategori berkembang sesuai harapan (BSH). Pada akhir siklus 1, anak rata-rata masuk kategori mulai berkembang (MB), dan pada siklus 2 mencapai kategori BSH dengan peningkatan 170%. Permainan ini efektif karena menggabungkan keseimbangan dan gerakan lokomotor yang merangsang motorik kasar, sehingga cocok untuk anak usia dini. Abstract. This study focuses on improving gross motor skills through the traditional coconut shell stilt game. The research aims to: 1) describe children’s gross motor abilities, 2) identify methods to enhance gross motor skills, and 3) evaluate the effectiveness of the coconut shell stilt game. The subjects were children aged 5–6 years at AISYIYAH 2 Kindergarten, with the focus on gross motor skills. A collaborative classroom action research method was used, with data collected through observation and documentation, analyzed descriptively and qualitatively. The results showed no children in the "developing as expected" (BSH) category in the pre-cycle phase. By the end of cycle 1, most children were in the "beginning to develop" (MB) category, and by cycle 2, they achieved BSH with a 170% improvement. This success is attributed to the combination of balance and locomotor movements, making the game suitable for early childhood development.
Desain Kurikulum Taqwa dalam Pendidikan Keluarga: Menumbuhkan Keimanan Sejak Dini Nur Inten, Dinar; Mulyani, Dewi
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 8 No. 1 (2025): January-April 2025
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.841

Abstract

Keluarga merupakan madrasah pertama bagi anak. Pendidikan dalam keluarga memiliki peran penting dalam pembentukan karakter anak. Salah satu nilai yang perlu ditanamkan adalah ketakqwaan. Namun, implementasi nilai taqwa dalam pendidikan keluarga seringkali masih menjadi tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah desain kurikulum Ketaqwaan yang dapat diterapkan dalam konteks keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur untuk menggali pemahaman yang lebih mendalam tentang konsep taqwa dalam pendidikan Islam, serta berbagai pendekatan yang telah dilakukan dalam menanamkan nilai-nilai taqwa pada anak dalam konteks keluarga. Analisis data dilakukan secara sistematis dan mendalam untuk menghasilkan temuan yang relevan guna mendesain dan mengembangkan program pendidikan yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai taqwa pada anak. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan kurikulum taqwa dalam pendidikan keluarga memiliki potensi yang signifikan dalam meningkatkan pemahaman anak dan orang tua tentang nilai-nilai ketaqwaan. Orang tua sebagai actor penting dalam memberikan:  keteladanan, keterlibatan dan motivasi bagi anak untuk melatih nilai-nilai ketakwaan
Co-Authors 10030220001, Indah Alia Nurlatifah 10030220003, Adelia Rosma Nurul Assifa 10030220039, Siti Indah Wulandari 10030221048, Venita Nurpahmi Putri Adwiyah, Rabiatul Aep Saepudin Aep Saepudin Afifah Fauziah Ahmad Fanani Aida Nur Khairunnisa Aida Nur Khairunnisa Alhamuddin Andalusia N Permatasari Andalusia Neneng Permatasari Andi Murniati Arif Hakim Arlianty, Lia Shafira Asep Dudi Suhardini Asysyipa Nur Azizah Ibrahim Ayi Sobarna Az-Zahra, Sabrina Syawalina Dea Amelia Putri Dedih Surana Dewi Mulyani Dewi Mulyani Dewi Mulyani Dies Tiwi Dini Aisyah Fauziah Dita Fitri Eko Surbiantoro Enoh Erhamwilda Erhamwilda Erhamwilda Fauzi, Sabiyla Fitroh Fitroh Hayati Funny Lichandra Ghina Nabila Putri Haditsa Qur'ani Nurhakim Helmi Aziz Ibrahim Natzia Ahimsa Ikin Asikin Ikin Asikin Ikin Asikin, Ikin Khambali Khambali, Khambali Lathifah Nur 'Abidah Masnipal Mahrun Masnipal Marhun Masnipal Marhun Masnipal Marhun Miftahudin Wirtadipura Mubiar Agustin Muftia Salma Nurpadilah Muhamad Imam Pamungkas Muhammad Garly Aditya Nadri Taja NAFIQOH, HENI Nan Rahminawati Nastiti Lutfiah Ramadhani Nenden Rani Rinekasari Neni Rohaeni Nidya Intan Fujianti Nisa Nurzakiyah Nur Aulia Mursalin Nur Aulia Mursalin Nurhamida Peni Widianti Nugraha Mulia Permatasari, Andalusia N Putri Tatim Aulia R. Latifah Ahmad Rabiatul Adwiyah Raden Jihan Fauzianti Achsan Rani Sri Anggraeni Rasyid, A. Mujahid Ratna Juwita Reni Risma Nursolihat Resty Hadianingtyas Rizani Adawiyah Rizqa Saroya Agnia Rizqi, Anzilni Ahsani Rossa Anggreni Ryan Dwi Puspita Salma Afifah Nuryani Shinta Mellani Salsabila Siti Jenab Siti Marwah Nurmuffidah Susanti Agustina, Susanti Susi Setiawati Syifa Aghnia Zaenal Tegar Maulana Terra Aurelia Triastuti, Yulis Widiyanto, Kelik Nursetiyo Wiliani, Wiliani Yani Achdiani Yoyoh Jubaedah Zirli Fera Zaira Zunaba