Claim Missing Document
Check
Articles

GAMBARAN KUALITAS SEL DARAH PADA PETUGAS OPERATOR STASIUN PENGISIAN BAHAN BAKAR UMUM (SPBU) SAMPARA KABUPATEN KONAWE TAHUN 2022 Musdalifah, Siti; Jafriati, Jafriati; Azim, La Ode Liaumin
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol 4, No 4 (2024):
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3-uho.v4i4.47250

Abstract

Pekerja SPBU sangat berisiko terpapar zat berbahaya masuk ke sistem pernafasan. Manusia sebagian besar terpapar benzena melalui pernapasan, tetapi pekerja SPBU dapat terpapar benzena tingkat tinggi saat mengisi bensin. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran kualitas sel darah di SPBU Sampara Kabupaten Konawe tahun 2022. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Populasi penelitian adalah operator SPBU, sedangkan sampel penelitian adalah 11 operator SPBU di Sampara Kabupaten Konawe. Teknik penentuan sampel menggunakan teknik total sampling. Intrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kusioner, kamera atau handphone, dan alat tulis. Berdasarkan temuan penelitian, hasil pemeriksaan kadar eritrosit normal tertinggi diperoleh dari 10 subjek (90,9%). frekuensi hasil pemeriksaan kadar eritrosit abnormal terendah berasal dari 1 subjek (9,1%). Untuk pemeriksaan kadar leukosit didapatkan jumlah normal tertinggi dari 10 subjek (90,9%) untuk trombosit dan 1 subjek (9,1%) untuk hemoglobin. Berdasarkan hasil penelitian juga diketahui, kadar eritrosit tertinggi adalah 9,65 juta/l dan terendah 3,57 juta/l; leukosit tertinggi 9.600/l dan terendah 3.500/l; kadar trombosit tertinggi 435.000/l dan terendah 241.000/l; dan kadar hemoglobin tertinggi 16,8/dL dan terendah 11,5/dL. Kesimpulan penelitian menunjukkan kadar eritrosit normal sebanyak 1 orang dan yang tidak normal sebanyak 10 orang, sedangkan pemeriksaan kadar leukosit normal 10 orang dan tidak normal 1 orang, pemeriksaan kadar trombosit yang normal sebanyak 10 orang dan yang tidak normal sebanyak 1 orang, hasil pemeriksaan kadar hemoglobin normal sebanyak 10 orang dan yang tidak normal sebanyak 1 orang. Kata kunci: paparan benzene, petugas SPBU, sel darah
THE RELATIONSHIP OF RATIONALITY OF ANTIBIOTIC PRESCRIBING WITH LENGTH OF STAY IN ADULT PATIENTS IN THE ICU (INTENSIVE CARE UNIT) OF KONAWE HOSPITAL Asmawati, Asmawati; Asriati, Asriati; Jafriati, Jafriati
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 9, No 1A (2024):
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jimkesmas.v0i0.47134

Abstract

Abstract Bacterial infection is a problem that is often encountered in patients treated in the ICU (Intensive Care Unit). Antibiotics are drugs that are often used to treat this infection. Improper use of antibiotics can lead to irrational treatment and lead to resistance. This study aims to determine the relationship between the rationality of prescribing antibiotics based on the Gysenss path and the length of stay (LOS) of adult patients in the BLUD ICU at Konawe Hospital. The study was a cross-sectional study with retrospective data collection using medical records in 2022 which met the inclusion criteria and the number of study subjects was 90 patients. Data analysis used descriptive analysis and statistical analysis Chi-square (Person Chi-Square). The results of the analysis showed that 17 patients were included in the rational prescribing category (Gyssens Category 0) and 73 patients were included in the irrational prescribing category (Gyssens Categories I-VI). The results of the Person Chi-Square test for the relationship between treatment rationality and length of stay obtained a p-value of 0,057 which means that there is no relationship between the rationality of prescribing antibiotics and length of stay in adult patients in the ICU BLUD Konawe Hospital in 2022. Keywords: Antibiotics, Intensive Care Unit, Gyssens
Health Education about Stunting in Tanjung Tiram Village and Wawatu Village, North Moramo District, South Konawe Regency Majid, Ruslan; Sabilu, Yusuf; Jafriati, Jafriati; Yasnani, Yasnani; Lisnawaty, Lisnawaty; Nurmaladewi, Nurmaladewi
Abdi Masyarakat Vol 5, No 2 (2023): Abdi Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/abdi.v5i2.6065

Abstract

Stunting is a chronic nutritional problem caused by insufficient nutritional intake for a long time due to feeding that is not in accordance with nutritional needs. South Konawe Regency is one of the districts in Southeast Sulawesi which is also a contributor to stunting cases in Southeast Sulawesi. The prevalence of stunting in South Konawe Regency ranks 11th out of 17 districts/cities with a prevalence of 28%. The results of a preliminary survey in Tanjung Tiram Village and Wawatu Village, South Konawe Regency found that there are several maternal behaviors that cause stunting, namely some children under five do not get exclusive breastfeeding, do not understand about stunting and determine children's nutritional status so that they realize too late that their children are classified as stunting cases. The method of implementing activities is carried out offline. The intervention provided by providing education to mothers of toddlers and posyandu cadres using media modules, pamphlets and health counseling related to several topics namely the causes of stunting, the characteristics of stunting in children, the impact of stunting on children, stunting prevention measures including prevention since pregnancy, while breastfeeding, the benefits of breastfeeding provided exclusively, the benefits and planning of MP-ASI menus, nutritional status for cadres in stunting prevention and carried out Toddler weight check with Lalowaru Health Center officers, North Moramo District. The conclusion of this activity is that the local government is very good which is proven by full support during the activity process, as well as the participants / targets of the activity in this case pregnant women, toddler mothers, and posyandu cadres. Participants are very enthusiastic and active in activities when given material and also when given examples, participants gain new knowledge related to parenting in stunting prevention.
ANALISIS PENATALAKSANAAN ADMINISTRASI PADA KLINIK PRATAMA DI KOTA KENDARI TAHUN 2023 Wally, Puput; Jafriati, Jafriati; Hartoyo, Agnes Mersatika
Jurnal Administrasi Kebijakan Kesehatan Universitas Halu Oleo Vol 4, No 4 (2024):
Publisher : Jurnal Administrasi Kebijakan Kesehatan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Latar Belakang : Klinik Pratama sebagai penyedia jasa pelayanan kesehatan pada penatalaksanaan administrasi di Klinik Calista Farma dan Klinik Fonaselab Medical yaitu masih adanya data pasien yang masih ditulis secara manual pada lembar kertas, dan juga beberapa informasi pasien menambahkan bahwa sulitnya berkunjung pada klinik yaitu dalam proses registrasi yang dilakukan secara berulang kali dikarenakan data mereka tidak tersimpan dalam klinik. Hal ini menjadi salah satu kelemahan karena apabila riwayat medis pasien hilang maka dapat berakibat bahwa dokter tidak bias melakukan pemeriksaan lanjutan berdasarkan riwayat tersebut. Jika benar-benar hilang, maka bias dipastikan bahwa pasien tersebut harus melakukan pemeriksaan ulang seperti sebelumnya yang terkesan tidak efisien baik bagi tenaga kesehatan maupun pasien. Tujuan: Mengetahui penatalaksanaan administras di Klinik Pratama di Kota Kendari tahun 2023. Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Melalui metode wawancara mendalam yang melibatkan informan yaitu PJ Klinik dan administrator. Hasil : Penatalaksanaana dministrasi pada aspek registrasi di Klinik Fonaselab yaitu sudah sesuai dengan peraturan kemenkes RI pada penetapan sumberdaya manusia, sarana dan prasarana serta pengunaan teknologi, hanya saja terdapat kendala teknologi yang dugunakan masih manual kurang efisien dalam memberikan pelayanan. Sedangkan pada Klinik Pratama Callista Farma aspekregistrasinya tidak sesuai dengan peraturam Kemenkes RI Nomor 028/MENKES/PER/I/2011, hanya saja terdapat kendala dalam penyediaan sumberdaya manusianya yang masih kurang. Penatalaksanaan administrasi pada aspek pengarsipan di Klinik Fonaselab yaitu sesuai dengan peraturan Permenkes RIyang menjelaskan bahwa jenis, kualifikasi, dan jumlah tenaga kesehatan lain serta tenaga non kesehatan disesuikan dengan kebutuhan dan jenis pelayanan yang diberikan klinik, sarana dan prasarana pada penatalaksanaan Administrasi Pada Aspek penyediaan sarana dan prasarana pengarsipan di Klinik Pratama Fonaselab yaitu sudah sepenuhnya terpenuhi untuk memberikan pelayananan, serta teknologi yang digunakan sudah membantu dengan pengadaan pengarsipan secara online. Sedangkan Penatalaksanaan administrasi pada aspek pengarsipan di Klinik Callista Farma yaitu pada penyediaan sumberdaya manusia belum sesuai dengan peraturan Kemenkes RI dimana penyediaan SDM yang masih kurang sehingga pada pelayanan juga diberikan tidak maximal, akan tetapi pada penyediaan sarana dan prasarana sudah sepenuhnya di adakan yang menunjang pelayanan yang prima. Penatalaksanaan administrasi pada aspek pengumpulan dokumen di Klinik Fonaselab dan Callista Farma sudah semua sesuai dan dibuat sebaik mungkin dimana pengumpulan dokumen sudah dilakukan secara online yang mempemudah pemberian pelayanan kepada pasien. Kesimpulan : Proses penatalaksanaan administrasi di aspek registrasi sudah sesuai dengan peraturan Kemenkes RI, sedangkan pada aspek pengarsipan walaupun sudah baik tetapi memiliki hambatan pada penyediaan SDM, begitupula pada aspek pengumpulan dokumen yang pelaksanaanya sudah baik sudah dilakukansecara online. . Abstract Background: Pratama Clinic as a health service provider in administrative management at Calista Farma Clinic and Fonaselab Medical Clinic, namely that there is still patient data that is still written manually on paper sheets, and also some patient information adds that the difficulty of visiting the clinic is in the registration process which is carried out repeatedly because their data is not stored in the clinic.spect of document collection, which was already well implemented online.This is one of the weaknesses because if the patient's medical history is lost, it can result in the doctor not being able to conduct further examinations based on that history. If it is really lost, then it is certain that the patient will have to re-examine as before which seems inefficient for both health workers and patients. Objective : To find out how the administration of Primary Clinic in Kendari City in 2023. Methods : This type of research is qualitative research using a descriptive qualitative approach with a phenomenological approach. through in-depth interview methods involving informants, namely PJ Clinics and administrators. Results : Administrative management in the registration aspect at the Fonaselab Clinic is in accordance with the regulations of the Indonesian Ministry of Health regarding the determination of human resources, facilities and infrastructure as well as the use of technology, however there are obstacles that the technology used is still manual and less efficient in providing services. Meanwhile, at the Callista Farma Pratama Clinic, the registration aspect is not in accordance with the regulations of the Indonesian Ministry of Health Number 028/MENKES/PER/I/2011, it's just that there are obstacles in providing human resources which are still lacking. Administrative management in the archiving aspect at the Fonaselab Clinic is in accordance with the regulations of the Republic of Indonesia Minister of Health which explains that the type, qualifications and number of other health personnel and non-health personnel are adjusted to the needs and types of services provided by the clinic, facilities and infrastructure in administrative management in the aspect of providing facilities and The archiving infrastructure at the Pratama Fonaselab Clinic is fully equipped to provide services, and the technology used has helped with the provision of online archiving. Meanwhile, administrative management in the archiving aspect at the Callista Farma Clinic, namely the provision of human resources, is not yet in accordance with the regulations of the Indonesian Ministry of Health, where the provision of human resources is still lacking so that the services provided are not optimal, however the provision of facilities and infrastructure has been fully provided to support the services provided. prime. The administrative management of the document collection aspect at the Fonaselab and Callista Farma Clinics is all appropriate and made as good as possible where document collection is done online which makes it easier to provide services to patients. Conclusion: management process in the registration aspect is in accordance with the regulations of the Ministry of Health of the Republic of Indonesia, while in the archiving aspect, although it is good, it has obstacles in the provision of human resources, as well as in the aspect of document collection, which is already well implemented online.
STRATEGI KOMUNIKASI DINAS KESEHATAN KOTA KENDARI DALAM PELAKSANAAN VAKSINISASI COVID-19 DI KOTA KENDARI TAHUN 2023 Hasriani, Siti; Yuniar, Nani; Jafriati, Jafriati
Jurnal Administrasi Kebijakan Kesehatan Universitas Halu Oleo Vol 4, No 4 (2024):
Publisher : Jurnal Administrasi Kebijakan Kesehatan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Latar Belakang: Pelaksanaan vaksinasi tentunya menghadapi tantangan memiliki hambatan yang berbeda-beda di setiap wilayah di Indonesia. Beberapa hambatan tersebut adalah persepsi atau pendapat bahwa efek dari vaksinasi dapat menyebabkan sakit ringan, demam, lumpuh, bahkan kematian. Tujuan: Mengetahui Bagaimana Srategi Komunikasi Dinas Kesehatan Kota Kendari Dalam Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 di Dinas Kesehatan Kota Kendari Tahun 2023. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan diskriptif yang menggunakan data primer dan sekunder. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa penetapan strategi yang baik dan tepat akan mempengaruhi berhasil tidaknya suatu program yang dirancang, sehingga sangat menentukan keberhasilan suatu program. Perencanaan ini bertujuan untuk meminimalkan pemborosan sumber daya dalam mencapai tujuan yang diinginkan. Untuk mensukseskan program vaksinasi C0VID-19 di Dinas Kesehatan Kota Kendari perlu dipahami bagaimana situasi masyarakat agar pesan tersebut dapat diterima oleh masyarakat. Salah satu upaya agar masyarakat mau divaksinasi adalah dengan menyampaikan pesan persuasif dengan terus berusaha mengajak dan dorongan melalui spanduk-spanduk yang mengajak masyarakat untuk divaksinasi, menguatkan keyakinan dan merubah pemikiran masyarakat bahwa vaksin yang digunakan dengan standar keamanan dan telah lulus uji klinis yang ketat. Kesimpulan: Dinas Kesehatan memberikan informasi yang akurat, jelas dan mudah dipahami kepada masyarakat tentang manfaat vaksinasi, kemungkinan efek samping, dan pentingnya vaksinasi untuk perlindungan diri. Upaya yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Kendari agar masyarakat mengetahui program imunisasi adalah dengan memberikan informasi melalui berbagai platrorn media, antara lain media cetak, internet, televisi, media sosial dan media lainnya. Dengan demikian, seluruh masyarakat dapat dengan mudah mengetahui informasi tentang program imunisasi dari Dinas Kesehatan Kota Kendari. Antusiasme publik terhadap media sosial harus informasi kebijakan vaksinasi. Abstract Background: Vaccination implementation faces different barriers in each region in Indonesia. Some of these obstacles are perceptions or opinions that the effects of vaccination can cause mild pain, fever, paralysis, and even death. Objective: To find out how the Communication Strategy of Kendari City Health Office in the Implementation of COVID-19 Vaccination in Kendari City Health Office in 2023. Methods: This research is a qualitative study with a descriptive approach that uses primary and secondary data. Results: The results showed that the determination of a good and appropriate strategy will affect the success or failure of a program designed, thus determining the success of a program. This planning aims to minimize waste of resources in achieving the desired goals. To succeed the C0VID-19 vaccination program at the Kendari City Health Office, it is necessary to understand the situation of the community so that the message can be accepted by the community. One of the efforts to make people want to be vaccinated is by conveying persuasive messages by continuing to try to invite and encourage through banners inviting people to be vaccinated, strengthening confidence and changing people's minds that the vaccines used with safety standards and have passed rigorous clinical trials. Conclusion: It is expected to provide accurate, clear and easy-to-understand information to the public about the benefits of vaccination, possible side effects, and the importance of vaccination for self-protection. The efforts made by the Kendari City Health Service to ensure that the public is aware of the immunization program is by providing information through various media platforms, including print media, internet, television, social media and other media. In this way, the entire community can easily find out information about the immunization program from the Kendari City Health Service. Public enthusiasm for social media must be informed by vaccination policies.
PENGARUH EDUKASI KESEHATAN DENGAN MEDIA LEAFLET TERHADAP PENGETAHUAN MANAJEMEN HIPERTENSI PADA PENDERITA HIPERTENSI Safitri, Dian; Majid, Ruslan; Jafriati, Jafriati
Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan Vol 4, No 3 (2023):
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Suatu kondisi yang diketahui sebagai hipertensi ditandai dengan peningkatan denyut jantung, terutama bila tekanan darah sistolik kurang dari 140 mm Hg atau tekanan darah diastolik kurang dari 90 mm Hg. Hal ini disebabkan oleh adanya gangguan pada pembuluh darah, yang menyebabkan tubuh menyimpan oksigen dan nutrisi yang dibawa oleh darah namun terhalang untuk mencapai jaringan. Karena banyak penderita hipertensi yang mampu hidup cukup lama tanpa mengalami efek samping yang mengganggu, kondisi ini sering disebut sebagai “silent killer”. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perubahan pengetahuan pasien hipertensi dalam mengelola tekanan darah setelah penyuluhan kesehatan berbasis leaflet di Puskesmas Binongko Kabupaten Wakatobi Tahun 2023. Metode: Penelitian kuantitatif pra-eksperimental dengan desain pre-test dan post-test satu kelompok digunakan dalam penelitian ini. Sampel penelitian berjumlah 124 orang dan populasi penelitian berjumlah 180 orang. Hasil: Hasil dari analysis bivariate dengan menggunakan uji statistik Wilcoxon signed ranks T-tes yang menunjukkan bahwa p = 0.000 (p < 0.05). Kesimpulan : Sehingga terdapat pengaruh edukasi kesehatan dengan media leaflet pengetahuan penatalaksanaan hipertensi pada pasien hipertensi di Wilayah kerja Puskesmas Binongko Kabupaten Wakatobi tahun 2023.
HUBUNGAN POLA MAKAN, STATUS GIZI DAN KONSUMSI MAKANAN ZAT BESI DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA MAHASISWA PEREMPUAN FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS HALU OLEO ANGKATAN 2021 Muthmainnah S Saad, Wiwik; Jafriati, Jafriati; Yasnani, Yasnani
Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia Vol 4, No 3 (2023):
Publisher : Program Studi Gizi FKM UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jgki.v4i3.46265

Abstract

Abstrak Anemia adalah pengurangan dalam jumlah, warna atau ukuran dari sel-sel darah merah. Anemia gizi disebabkan karena beberapa hal yaitu menu makanan sehari-hari kurang mengandung zat besi, penyerapan zat besi di dalam usus kurang baik atau terganggu, infeksi parasit/ infeksi lain, kemampuan menampung zat besi menurun atau kebutuhan zat besi meningkat. Mahasiswi angkatan 2021 masih dianggap sebagai kelompok remaja yang rentan terhadap anemia. Melemahnya daya tahan tubuh membuat lebih mudah terkena penyakit, mengalami kemunduran kondisi, dan mengganggu perkembangan motorik, mental, dan intelektual. Pada akhirnya, ini berdampak pada kualitas sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola makan, status gizi dan konsumsi makanan zat besi dengan kejadian anemia pada mahasiswa perempuan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo angkatan 2021. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan menggunakan pendekatan desain Cross Sectional. Jumlah sampel adalah 78 orang mahasiswa perempuan dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Analisis yang digunakan yakni analisis bivariat dengan menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian terdapat hubungan antara pola makan (p value=0,03) dan konsumsi makanan zat besi (p value=0,002) dengan kejadian anemia, namun tidak terdapat hubungan antara status gizi (p value=0,09) dengan kejadian anemia. Sebaiknya kepada bagi mahasiswa terutama pada mahasiswa perempuan lebih memperhatikan pola makan terutama konsumsi makanan zat besi untuk menghindari terjadinya anemia. Kata kunci: Kejadian Anemia, Pola Makan, Status Gizi, Konsumsi Makanan Zat Besi Abstract Anemia is a reduction in the number, color, or size of red blood cells. Nutritional anemia is caused by several things, namely, the daily diet does not contain enough iron, the absorption of iron in the intestine is poor or disturbed, parasitic infections/other infections, the ability to accommodate iron decreases, or the need for iron increases. Female students from the class of 2021 are still considered a group of teenagers who are vulnerable to anemia. Weakening of the body's immune system makes it more susceptible to disease, conditions deteriorate, and interferes with motor, mental, and intellectual development. Ultimately, this has an impact on the quality of human resources. This research aims to determine the relationship between diet, nutritional status, and consumption of iron foods with the incidence of anemia in female students at the Faculty of Public Health, Halu Oleo University, class of 2021. This type of research is analytical using a cross-sectional design approach. The total sample was 78 female students using purposive sampling techniques. The analysis used is a bivariate analysis using the Chi-Square test. The results of the study showed a relationship between diet (p value=0.03) and consumption of iron foods (p value=0.002) with the incidence of anemia. Still, there was no relationship between nutritional status (p value=0.09) and the incidence of anemia. It is better for students, especially female students, to pay more attention to their diet, especially consuming iron foods to avoid anemia. Keywords: Incidence of Anemia, Diet, Nutritional Status, Iron Food Consumption
GAMBARAN HYGIENE PENJAMAH, SANITASI TEMPAT PENGOLAHAN DAN KEBERADAAN BAKTERI Salmonella typhi PADA MINUMAN THAI TEA YANG DIJUAL PEDAGANG KAKI LIMA DI KECAMATAN ABELI KOTA KENDARI TAHUN 2023 Anoamo, Wa Ode Rahmadani; Jafriati, Jafriati; Zainuddin, Asnia
Preventif Journal Vol 8, No 2 (2024):
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/epj.v8i2.48073

Abstract

ABSTRAK Hygiene penjamah makanan adalah seorang tenaga kerja yang menjamah makanan, tindakan penjamah dapat mempengaruhi kualitas makanan yang disajikan. Minuman Thai tea merupakan minuman khas Thailand berbahan dasar teh hitam yang ditambahkan dengan gula, kental manis/krimer dan es. Kesalahan persiapan dalam produksi minuman ini dapat menyebabkan kemungkinan pencemaran Bakteri Salmonella Typhi. Keberadaan Bakteri Salmonela typhi pada makanan/minuman dapat menyebabkan penyakit Demam Tifoid. Menurut WHO, Demam tifoid menjadi penyebab angka morbiditas dan mortalitas pada banyak negara. Laporan Data Dinas Kesehatan Kota Kendari Tahun 2020 menunjukkan bahwa demam tifoid menempati urutan ke-6 dari 10 kasus terbesar dengan jumlah 4.467 kasus. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran hygiene penjamah, sanitasi tempat pengolahan dan keberadaan bakteri Salmonella Typhi pada minuman Thai tea yang dijual pedagang kaki lima di Kecamatan Abeli Kota Kendari Tahun 2023. Penelitian ini merupakan kajian kuantitatif deskripsi dengan menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Higiene sanitasi penjamah telah memenuhi syarat sesuai dengan Peraturam Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 942/MENKES/SK/VII/2003 tentang pedoman persyaratan higiene sanitasi makanan jajanan. Kata kunci: Deman tifoid, higiene penjamah, sanitasi, salmonella typhi, thai tea ABSTRACT Hygiene A food handler is a worker who handles food, the handler's actions can affect the quality of the food served. Thai tea is a typical Thai drink made from black tea which is added with sugar, sweetened condensed cream and ice. Preparation errors in the production of this drink can cause possible contamination with Salmonella Typhi bacteria. The presence of Salmonella typhi bacteria in food/drinks can cause Typhoid Fever. According to WHO, typhoid fever is a cause of morbidity and mortality in many countries. The 2020 Kendari City Health Service Data Report shows that typhoid fever ranks 6th out of the 10 largest cases with a total of 4.467 cases. The aim of the research is to determine the description of handlers' hygiene, sanitation of processing places and the presence of Salmonella Typhi bacteria in Thai tea drinks sold by street vendors in Abeli District, Kendari City in 2023. This research is a descriptive quantitative study with univariate analysis . The results of the research show that the sanitation hygiene of handlers has met the requirements in accordance with the Regulation of the Minister of Health of the Republic of Indonesia Number 942/MENKES/SK/VII/2003 concerning guidelines for sanitation hygiene requirements for snack foods. Keywords: Typhoid fever, Handler hygiene, Salmonella typhi, Thai tea
HUBUNGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DAN KERAGAMAN PANGAN IBU DENGAN KEJADIAN STUNTING BAYI UMUR 0-6 BULAN Suprianty, Hesty; Salma, Wa Ode; Kusnan, Adius; Efendy, Devi Savitri; Jafriati, Jafriati; Jufri, Nurnashriana
Jurnal Bidan Pintar Vol. 6 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v6i1.6335

Abstract

Abstrak Stunting merupakan salah satu tantangan besar dalam masalah gizi global yang dapat menentukan kualitas sumber daya manusia. Bayi stunting memiliki panjang badan kurang jika dibandingkan dengan umur yaitu kurang dari -2 standar deviasi (SD) pada kurva pertumbuhan World Health Organization (WHO). Hal ini disebabkan oleh kurangnya asupan gizi yang memadai dan atau infeksi kronis yang terjadi pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) Untuk  mengurangi  prevalensi  stunting,  tindakan  prenatal dan postnatal yang ditargetkan harus diterapkan, termasuk pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif dan keragaman pangan ibu menyusui.Tujuan penelitian: untuk menganalisis hubungan Inisiasi Menyusui Dini (IMD), ASI eksklusif, dan keragaman pangan ibu dengan kejadian stunting. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode observasional analitik melalui desain penelitian cross sectional. Subjek penelitian terdiri dari 158 bayi usia 0-6 bulan di wilayah kerja Puskesmas Benu-Benua dan Puskesmas Abeli. Pengumpulan data dilakukan dengan melihat buku KIA, mengukur panjang badan bayi,dan melakukan wawancara dengan menggunakan kuesioner kepada responden. Hasil Penelitian: secara bivariat variabel IMD tidak berhubungan signifikan dengan kejadian stunting bayi usia 0-6 bulan (p=0,102), ASI eksklusif tidak berhubungan dengan kejadian stunting bayi usia 0-6 bulan (p=0,171), dan keragaman pangan ibu juga tidak berhubungan dengan kejadian stunting bayi usia 0-6 bulan (p=0,791). Kesimpulan: Penelitian ini membuktikan bahwa Inisiasi Menyusui Dini, Pemberian ASI eksklusif, dan Keragaman Pangan, tidak berhubungan secara signifikan dengan kejadian stunting bayi usia 0-6 bulan di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kota Kendari. Keywords: IMD, ASI Eksklusif, Keragaman Pangan Ibu, Stunting, Bayi 0-6 Bulan
DAMPAK PROGRAM PEMBINAAN KELUARGA REMAJA (BKR) TERHADAP UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI BALAI PENYULUHAN KB PALANGGA Harjunia, Ria; Susanty, Sri; Jafriati, Jafriati
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikeperawatan.v11i1.1859

Abstract

Background: Stunting is an abnormal growth condition that has become one of the primary nutritional issues among toddlers in society. The Adolescent Family Development Program (Bina Keluarga Remaja or BKR) is an initiative developed by the National Population and Family Planning Agency (BKKBN) aimed at fostering family resilience and enhancing the quality of adolescents. Purpose: This study aims to analyze the impact of the Adolescent Family Development Program (Bina Keluarga Remaja or BKR) on stunting prevention within the operational area of the Family Planning Counseling Center in South Palangga District. Methods: This research employs a quantitative method with a pre-experimental approach, conducted from May to June 2024. The study population consists of 350 adolescents attending junior high schools (SMP) and vocational high schools (SMK) in the Amondo Village area. The sample was selected using simple random sampling, resulting in a total of 188 participants, comprising 94 junior high school students and 94 vocational high school students. Results: The research results indicate a p-value of 0.000 for the knowledge variable, a p-value of 0.000 for the attitude variable, and a p-value of 0.000 for the action variable. Conclusion: The Adolescent Family Development Program significantly influences adolescents' knowledge, attitudes, and actions in preventing stunting. Collaboration is essential, involving adolescents' participation, parents' skills in guiding their teenagers, school-level supervision, government policy support, and the competencies of educators and counselors in providing education and monitoring.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Adius Kusnan Adius Kusnan Al Edy Dawu Ali Imran Amiruddin Amiruddin Anisa Ninuk Melania Anoamo, Wa Ode Rahmadani Anwar, Irvan Ardiansyah, Ririn Teguh Arianti, Dina Arnisyah Amir Asasutjarit, Rathapon Asmawati Asmawati Asnia Zainuddin Asnia Zainuddin Asnia Zainuddin Asnia Zainudin Asriati Asriati, Asriati Aulia Ghibrani Haidir Azim, La Ode Liaumin Bafadal, Mentarry Cece Suryani Ismail Devi Takin Dewi Liesnoor Setyowati Dewi Vidayani Dewi, Sri Tungga Dhiya Ramadhani Dian Safitri Efendy, Devi Savitri EVI FEBRIANI Febriana Muchtar Febriana Muchtar Fera Rahayu Ningsi Fifi Nirmala FINDARI RAHMAN Firnanda, Nova Fristiohady, Adryan Hariana, Hariana Hariati Lestari Harjunia, Ria Harleli Harleli Hartoyo, Agnes Mersatika Haruna, Lidya Agriningsih Hasriani, Siti Herman, Sriyana Hermanto T. Joewono Ibrahim, Karma Ilham Ibnu Ahmadi Ilmayanti Rukmana Irma Irma Irma Yunawati Irma Yunawati Ismawati Ismawati jufri, Nurnashriana Jumakil Jumakil Junaid Junaid Junaid Junaid, Junaid Jusniar Rusli Afa Karimuna, Siti Rabbani Karimuna, Siti Rabbani Kartini Kartini kusnan, adius L. Lisnawaty La Ode Ahmad Saktiansyah La Ode Arsad Sani Lajumadil Akhmad Tiu Latifa Salim Lisnawaty Lisnawaty lisnawaty lisnawaty Lisnawaty Lisnawaty, Lisnawaty Lisnawaty, L. Listy Handayani Lymbran Tina Maulidyah, Nurfadila Mubarak Muchtar, Febriana Muhammad Bazal Muharram Musdalifah, Siti Muthmainnah Muthmainnah Muthmainnah S Saad, Wiwik Nani Yuniar Nova Lianti Nurfajriyanti Hamka Nurfifi, Sahida Nurmaladewi Nurmaladewi Nurmaladewi, Nurmaladewi Paridah Paridah Paridah Paridah Pebrianti Pebrianti Puput Monica Rifty Purnama, La Ode Muhammad Julian Rahman Rahman Ramadhan Tosepu Ramadhan Tosepu Resti Nur Pratiwi Rina Asriani Rizka Amaliya Nur Sulastri Roswati Roswati Ruslan Majid Ruslan Majid, Ruslan Ruwiah Ruwiah Salifa, Siti Saptaputra, Syawal Kamiluddin Sari, Monde Setiawan, Eris Siti Fatmawati Siti Nurfadilah H Siti Nurwahida Siti Rabbani Karimuna Siti Rabbani Karimuna Sitti Fadila Sitti Farida Sri Tungga Dewi Suhadi Suhadi Suhadi Suhadi Suprianty, Hesty Susanty, Sri Susi Asrianti Syawal Kamiluddin Saptaputa Syawal Kamiluddin Saptaputra Wa Ode Salma Wally, Puput Wd.Najwa Sandrina Shihab Wuna Saputri Mulia Sari Yasnani Yasnani, Yasnani Yodha, Agung Wibawa Mahatva Yunawati, Irma Yusuf Sabilu, Yusuf Zainuddin, Asnia