Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Evaluasi Proses Pelaksanaan Pelatihan Pembuatan Media Interaktif Berbasis Powerpoint Bagi Guru Bahasa Arab Alumi PPG Universitas Negeri Malang Mohammad Ahsanuddin; Moch. Wahib Dariyadi; Moh. Fery Fauzi; Irhamni; Ahmad Makki Hasan
Innovative Journal of Community Engagement Vol. 1 No. 1 (2024): Innovative Journal of Community Engagement
Publisher : Nexus Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63011/ijce.v1i1.4

Abstract

Pelatihan pembuatan media interaktif berbasis PowerPoint merupakan upaya untuk meningkatkan kompetensi guru bahasa Arab dalam menyampaikan materi pembelajaran secara efektif dan menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi proses pelaksanaan pelatihan tersebut, dengan fokus pada analisis aspek-aspek yang mempengaruhi keberhasilan pelatihan, seperti kualitas instruktur, materi yang disampaikan, serta partisipasi peserta. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan menyebarkan angket, melibatkan 40 guru bahasa Arab alumni PPG Universitas Negeri Malang sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur persepsi peserta terhadap proses pelatihan dan kemampuan mereka dalam menggunakan media interaktif setelah pelatihan. Hasil analisis menunjukkan bahwa mayoritas peserta merasa puas dengan kualitas instruktur dan materi yang diberikan. Selain itu, terdapat peningkatan signifikan dalam kemampuan guru dalam membuat media pembelajaran interaktif setelah mengikuti pelatihan. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan tersebut efektif dalam meningkatkan kompetensi guru dan dapat direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan untuk mendukung pengembangan profesionalisme guru bahasa Arab.
Facilitating Arabic Language Acquisition through STEM-Literacy and Life Skills-Based Digital Learning Resources for Quran Memorizers in Pesantren   Moh. Fery Fauzi; Nurul Murtadho; Laily Maziyah; Moh. Fauzan; Irma Anindiati; Auqi Lu’lu In Nada
Izdihar : Journal of Arabic Language Teaching, Linguistics, and Literature Vol. 8 No. 1 (2025): Izdihar: Journal of Arabic Language Teaching, Linguistics, and Literature
Publisher : Arabic Education Department, Islamic Studies Faculty, Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jiz.v8i1.40378

Abstract

This research aimed to develop and evaluate the effectiveness of a STEM-literacy-lifeskills-based multimedia e-book (me-book) in facilitating Quranic comprehension through Arabic language learning in pesantren. The study employed a research and development (R&D) method, which included needs analysis, design, development, and evaluation stages. The effectiveness of the me-book was assessed through expert validation, trials with a target group of 90 students who memorize the Quran at PPTQ Al-Muanawiyah in Jombang, East Java, and an impact analysis on Arabic learning outcomes. The findings indicated that the me-book significantly enhances students’ engagement, comprehension, and retention of Arabic, ultimately supporting their ability to understand Quranic texts. Students’ perspectives further highlight the me-book’s role in making Arabic learning more structured and accessible, without undermining traditional pedagogical values. In conclusion, the STEM-literacy-lifeskills-based me-book serves as an effective instructional tool for pesantren students, bridging the gap between classical Arabic studies and contemporary educational methodologies to deepen their understanding of the Quran.
Development of Mufradat Quartet Cards for Media Understanding Arabic Sentences Adnan, Nab'han Hadyan; Khasairi, Moh.; Fauzi, Moh. Fery
Arabiyyatī: Journal of Arabic Language Education Vol. 2 No. 2 (2026): Arabiyyatī: Journal of Arabic Language Education
Publisher : PPPBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65679/arabiyyat.v2i2.301

Abstract

Arabic which is the language of the Qur'an as well as the language of the Muslim community around the world, is the key to all Islamic knowledge. So the learners of Islam need to learn it. However, most people, especially Islamic learners, think that Arabic is one of the most difficult languages to learn. So this study aims to develop and evaluate the feasibility of mufradat quartet cards as learning media to improve vocabulary understanding and Arabic sentence making skills. The research method used is Al-Hudaiby Research and Development (R&D) model which includes needs analysis, media design, expert validation, revision, field test, and product implementation. The results in the media development process of mufradat quartet cards are equipped with examples of Arabic sentences and their translations. Then the mufradat quartet card media product is very feasible to use as a mufradat learning media. Proven through the validation of the feasibility score of 95% from media experts, 95% from material experts, and 92.85% from teachers. Student responses to this media reached an average of 81.33%, indicating that the mufradat quartet cards are very feasible to use in learning Arabic. The implementation of this media is proven to be effective in improving the understanding of mufradat as well as skills in constructing sentences. This media is expected to contribute significantly to Arabic vocabulary learning.
Students’ Needs for Virtual Reality-Based Arabic Language Learning Through Hikayat Sya’biyah Kinanthi, Keysha Wahyu; Kholisin; Fauzi, Moh. Fery; Ikhsan, M. Alifudin; Ziafia, Roby Kavin Ahmad Fawwaz; Guangli, Mi
Izdihar : Journal of Arabic Language Teaching, Linguistics, and Literature Vol. 9 No. 1 (2026): Izdihar: Journal of Arabic Language Teaching, Linguistics, and Literature
Publisher : Arabic Education Department, Islamic Studies Faculty, Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jiz.v9i1.44059

Abstract

The transformation of Arabic language learning in the digital era requires not only relevant content but also interactive, immersive, and cognitively engaging learning experiences. However, conventional instruction remains text-centered and limits contextual and affective engagement. This study aimed to identify students’ pedagogical needs and construct an evidence-based framework for immersive Arabic learning through Virtual Reality (VR) and Hikayat Sya’biyah. Using a quantitative descriptive design, data were collected from 128 university students through a Likert-scale questionnaire and analyzed using percentage statistics. The findings revealed that students prioritized instructional media (90%) and immersive technology (93%), exceeding learning challenges (65%), affective needs (79%), and cultural integration (87%). These findings indicate that students primarily seek experiential and affective learning environments, while cultural content becomes pedagogically meaningful when embedded within immersive interaction. Accordingly, this study proposes a four-layer framework consisting of psychological readiness, immersive exploration, situated interaction, and cultural internalization.
Pendampingan Manajemen Pesantren dan TPQ Berbasis Komunitas untuk Penguatan Tata Kelola Layanan Pendidikan Keagamaan di Kelurahan Gadingkasri Kota Malang Anam, Faris Khoirul; Ikhsan, M. Alifudin; Thoriq, Muhammad Ahsan; Kholisin; Fauzi, Moh. Fery
Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Faculty of Cultural Studies, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.gramaswara.2026.006.02.09

Abstract

Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas manajemen kelembagaan pondok pesantren dan Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) di Kelurahan Gadingkasri, Kota Malang. Permasalahan utama mitra meliputi: (1) lemahnya sistem administrasi santri yang masih dikelola secara manual, (2) belum tersedianya Standar Operasional Prosedur (SOP) kelembagaan yang baku, (3) belum terstandarnya kurikulum TPQ sesuai perkembangan kebutuhan peserta didik, serta (4) rendahnya kapasitas sumber daya manusia (SDM) dalam pengelolaan lembaga pendidikan keagamaan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang dilaksanakan melalui serangkaian tahapan: observasi awal, Focus Group Discussion (FGD), workshop, pendampingan lapangan intensif, monitoring berkala, dan evaluasi akhir. Program ini melibatkan 40 peserta yang terdiri atas pengurus pesantren, guru TPQ, dan tokoh masyarakat setempat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kompetensi peserta yang signifikan, yakni dari rata-rata skor pre-test 58,4 menjadi 84,7 pada post-test, dengan gain score ternormalisasi sebesar 0,63 (kategori sedang-tinggi). Di samping itu, berhasil disusun SOP kelembagaan, sistem administrasi digital berbasis spreadsheet, modul manajemen pesantren, dan buku panduan administrasi TPQ. Tingkat kepuasan peserta terhadap program mencapai 93,2%. Program ini memberikan model pendampingan berbasis komunitas yang terbukti efektif dan dapat direplikasi pada lembaga pendidikan keagamaan lain dengan karakteristik serupa.