p-Index From 2021 - 2026
8.865
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Cakrawala Pendidikan Bioscience WAPFI (Wahana Pendidikan Fisika) Jurnal Pengajaran MIPA EDUSAINS Journal of Education and Learning (EduLearn) Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Jurnal Inspirasi Pendidikan Biogenesis: Jurnal Ilmiah Biologi Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia Jurnal Inovasi Pendidikan IPA Jurnal Penelitian dan Pembelajaran IPA Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, dan Praktik dalam Bidang Pendidikan dan Ilmu Geografi Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal Bioedukatika Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Journal of Natural Science and Integration Journal of Science Education Research PENDIPA Journal of Science Education THABIEA (JOURNAL OF NATURAL SCIENCE TEACHING) JURNAL EKSAKTA PENDIDIKAN (JEP) Jurnal BIOEDUIN : Program Studi Pendidikan Biologi Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi Jurnal Basicedu International Conference on Mathematics and Science Education of Universitas Pendidikan Indonesia Pedagonal : Jurnal Ilmiah Pendidikan JURNAL PENELITIAN BIOSFER : Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran BIOCHEPHY: Journal of Science Education Indonesian Journal of Teaching in Science PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Jurnal Basicedu Gunung Djati Conference Series Jurnal Penelitian ICONESTH JIPI (Jurnal IPA dan Pembelajaran IPA) Jurnal Pengabdian Isola Biodik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi
Claim Missing Document
Check
Articles

A Cloning Issue of Sacrifice Animals (Qurban) in Biology Teachers' Argumentation in Islamic Organization-Based Senior High Schools Afridha Laily Alindra; Ari Widodo; Taufik Rahman; Riandi Riandi
Jurnal Penelitian Volume 19 Nomor 1 2022
Publisher : LPPM UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (658.293 KB) | DOI: 10.28918/jupe.v19i1.3561

Abstract

One of the exciting topics in the socio-scientific issue is cloning. This issue is seen as a debatable issue in religion and science. In the practice of science learning in class, Biology teachers are required to be able to present this topic proportionally. This research aims to study how the arguments of Biology teachers in Islamic organization-based senior high schools in Indonesia face the cloning issue of sacrificed animals. This research was conducted in three Islamic organization-based senior high schools. This research uses the qualitative method by observation process on the learning of cloning topic in the class, questionnaire, and an in-depth interview with Biology teachers of XII grade from the three different schools in Banten Province, Indonesia. Results of the research show that related to the cloning issue of sacrifice (Qurban) animals is not only related to the religious aspect; there is the existence of specific argumentation patterns in the mind of the teachers. The designs are presented in the frameworks of economic (Organization A), social humanity (Organization B), and knowledge (Organization C). These three frameworks of organization give the primary colors for each teacher's argumentation. Thus, further studies must explore the effects of Islamic organizations on the arguments and the practice of cloning topic teaching at Islamic organization-based senior high schools.
Inovasi Model Pembelajaran Problem-Based Learning (PBL) Menggunakan Teknologi Nearpod dan Bank Sampah Digital pada Materi Perubahan Lingkungan Indri Andriyatno; Rhodentia Sri Hastuti Tamba; Riandi Riandi; Bambang Supriatno
Jurnal Basicedu Vol 7, No 3 (2023): June
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i3.5458

Abstract

Pembelajaran merupakan proses interaksi pendidik dengan peserta didik yang dilakukan untuk mencapai tujuan pembelajaran serta meningkatkan kompetensi pada aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan inovasi model pembelajaran Problem-Based Learning (PBL) menggunakan teknologi Nearpod dan Bank Sampah Digital (BSD). Metode penelitian yang digunakan adalah metode literature review dengan desain narrative review. Prosedur penelitian yang dilakukan meliputi beberapa tahapan yaitu: (1) Penentuan topik kajian, (2) Penelusuran literatur, (3) Seleksi literatur, (4) Pengolahan data, dan (5) Penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa inovasi model pembelajaran PBL menggunakan teknologi Nearpod dan BSD dapat digunakan untuk menunjang proses pembelajaran dan mampu membantu guru untuk merancang proses pembelajaran secara lebih menarik. Kesimpulan dari kajian ini yaitu berbagai fitur pada nearpod dan BSD dapat digunakan pada model pembelajaran PBL untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah. Penelitian ini diharapkan mampu memberi kontribusi bagi perkembangan ilmu pengetahuan khususnya mengenai inovasi model pembelajaran PBL menggunakan teknologi nearpod dan BSD.
Inovasi Model Pembelajaran Problem-Based Learning (PBL) Menggunakan Teknologi Nearpod dan Bank Sampah Digital pada Materi Perubahan Lingkungan Indri Andriyatno; Rhodentia Sri Hastuti Tamba; Riandi Riandi; Bambang Supriatno
Jurnal Basicedu Vol 7, No 3 (2023): June
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i3.5458

Abstract

Pembelajaran merupakan proses interaksi pendidik dengan peserta didik yang dilakukan untuk mencapai tujuan pembelajaran serta meningkatkan kompetensi pada aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan inovasi model pembelajaran Problem-Based Learning (PBL) menggunakan teknologi Nearpod dan Bank Sampah Digital (BSD). Metode penelitian yang digunakan adalah metode literature review dengan desain narrative review. Prosedur penelitian yang dilakukan meliputi beberapa tahapan yaitu: (1) Penentuan topik kajian, (2) Penelusuran literatur, (3) Seleksi literatur, (4) Pengolahan data, dan (5) Penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa inovasi model pembelajaran PBL menggunakan teknologi Nearpod dan BSD dapat digunakan untuk menunjang proses pembelajaran dan mampu membantu guru untuk merancang proses pembelajaran secara lebih menarik. Kesimpulan dari kajian ini yaitu berbagai fitur pada nearpod dan BSD dapat digunakan pada model pembelajaran PBL untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah. Penelitian ini diharapkan mampu memberi kontribusi bagi perkembangan ilmu pengetahuan khususnya mengenai inovasi model pembelajaran PBL menggunakan teknologi nearpod dan BSD.
CITIZEN SCIENCE PROJECT'S CONTRIBUTION TO SCIENCE LEARNING OUTCOME: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Ipin Aripin; Topik Hidayat; Nuryani Y. Rustaman; Riandi Riandi
EDUSAINS Vol 15, No 1 (2023): EDUSAINS
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/es.v15i1.29003

Abstract

The research on the contributions of Citizen Science (CS) at the school and university levels has primarily focused on the technical execution of projects undertaken by participants. Rarely has it measured the types of contributions these projects have on the science learning outcomes of the participants. This study aims to understand various types of Citizen Science Projects and their contributions to science learning achievements at the school and university levels. The study employs the PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses) method, consisting of five stages: identification, scanning, eligibility, dan inclusion. The research findings identify 19 types of CSPs that contribute to science learning achievements at the school and university levels. Six indicators of science learning outcomes are measured through the implementation of CSPs in science education, both in schools and universities. These indicators include interest in science and the environment, motivation for learning science, self-efficacy, knowledge of content and scientific processes, science inquiry skills, and environmental awareness. The contributions of CSPs to these measured indicators of science learning outcomes show positive and significant results. Based on the research findings, it can be concluded that CSPs contribute to science learning outcomes through input, output, and nurturant effects resulting from the implementation of CSPs. Educators can incorporate CSPs into science education to facilitate more optimal science learning.
Online Professional Development for Improving Teacher's STEM PCK Competence, Can It Be An Alternative? (An Evaluation Using the CIPP Model) Santi Setiani Hasanah*; Anna Permanasari; Riandi Riandi
JIPI (Jurnal IPA dan Pembelajaran IPA) Vol 5, No 2 (2021): JUNE 2021
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jipi.v5i2.20713

Abstract

During the pandemic, face-to-face training should not be carried out to reduce the spread of the covid outbreak. Therefore, online teacher professional development is an alternative method to replace the face-to-face training. In a program implementation, evaluation is an important component to determine whether the program has been implemented well or not. This evaluation is important to determine the effect of this online training on improving STEM PCK teachers. The evaluation used the CIPP model (Context, Input, Process, and Product), with the embedded mixed method research. This research was conducted on 60 science teachers of SMP alumni online training organized by PPPPTK IPA, from the “Sayangi Bumi” classroom. The results of the context evaluation show that 100% of respondents stated that the program is in accordance with the needs of teachers to strengthen their PCK., while the resources used in the program (Input evaluation) were good. The program implementation process ran 100% as planned and the product evaluation shows an increased teachers' understanding of the STEM approach. Teacher considered that the online professional development is very useful for teachers and can develop their skills in implementing STEM learning during distance learning. Online PD, apart from low-cost, can actually be an alternative way in improving teachers' STEM PCK competence and it also can reach all islands in Indonesia
Analisis Karakteristik Kemampuan Literasi Sains Konteks Bencana Gempa Bumi Mahasiswa Pendidikan IPA pada Domain Pengetahuan Prosedural dan Epistemik Muhyiatul Fadilah; Anna Permanasari; Riandi Riandi; Enok Maryani
JIPI (Jurnal IPA dan Pembelajaran IPA) Vol 4, No 1 (2020): JUNE 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jipi.v4i1.16651

Abstract

The typical geological structure of West Sumatra causes a high risk of earthquakes. Therefore, the ability of disaster context science literacy (LSKB) needs to be developed in order to students can apply science to solve problems related earthquakes. The research aims to describe the characteristics of the early science literacy abilities of science education students about earthquake markers. The knowledge aspect of scientific literacy is focused on the procedural and epistemic domains. Determination of research subjects by purposive sampling involving 70 students. Data collection was carried out with thorough tests and surveys using the LSKB Test and the Disaster Preparedness Questionnaire. Data were analyzed quantitatively-descriptive. The results showed that: 1) The level of mastery in the domain of procedural and epistemic knowledge was 38.18 and 19.12, included in the very low category, 2) In procedural knowledge, students already had sufficient knowledge in determining variables but had problems making graphs and graphical interpretations, 3) In epistemic knowledge, analysis and inference most mastered by students, 4) the characteristics of procedural and epistemic knowledge are content novelty, contextuality, dimensions of inquiry, scientific exploration and data visualization. It can be concluded that the level of mastery of procedural and epistemic domain knowledge in science students is still moderate, and it requires training in the three domains of scientific literacy
Workshop on Strengthening TPACK in ESD-Based Science Learning in Implementing the Merdeka Curriculum [Workshop Penguatan TPACK pada Pembelajaran IPA Berbasis ESD dalam Implementasi Kurikulum Merdeka] Dandan Luhur Saraswati; Riandi Riandi; Asep Kadarohman; Andi Suhandi; Achmad Samsudin; Rahmi Zulva; Any Fitriani; Taj Rosyidah; Rizki Maulana Ashidiq; Asep Supriatna
Jurnal Pengabdian Isola Vol 2, No 2 (2023): JPI: VOLUME 2, ISSUE 2, 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v2i2.63499

Abstract

Education for Sustainable Development (ESD) empowers individuals to create a sustainable future, while the government needs policies and teachers' knowledge in integrating ESD in education, including technology with TPACK framework for learning efficiency. The main challenge for teachers is to integrate technology into learning by ensuring the suitability of technology as teaching material, content pedagogy, learning objectives, and subject matter character, and need to develop this ability on an ongoing basis to ensure success in achieving educational goals. So that the TPACK strengthening workshop on ESD-based science learning in implementing the Merdeka Curriculum as a form of answer to the above problems aims to train teachers' TPACK abilities in the teaching process through online workshops with the help of zoom meetings and offline. The method used involves structured workshops with various methods, such as lectures, demonstrations, questions and answers, and exercises to produce teacher best practice papers in using technology in learning. The results of this workshop have interesting implications for improving science teachers' understanding of the use of innovation in learning.Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan (ESD) memberdayakan individu untuk menciptakan masa depan berkelanjutan, sementara pemerintah membutuhkan kebijakan dan pengetahuan guru dalam mengintegrasikan ESD dalam pendidikan, termasuk teknologi dengan kerangka kerja TPACK untuk efisiensi pembelajaran. Tantangan utama bagi guru adalah mengintegrasikan teknologi ke dalam pembelajaran dengan memastikan kesesuaian antara teknologi sebagai bahan ajar, pedagogi konten, tujuan pembelajaran, dan karakter materi pelajaran, serta perlu mengembangkan kemampuan ini secara berkelanjutan untuk memastikan kesuksesan dalam pencapaian tujuan pendidikan. Sehingga workshop penguatan TPACK pada pembelajaran IPA berbasis ESD dalam  implementasi Kurikulum Merdeka sebagai salah satu bentuk jawaban atas permasalahan diatas bertujuan untuk melatih kemampuan TPACK guru dalam proses mengajar melalui workshop secara online dengan berbantuan zoom meetings dan secara offline. Metode yang digunakan melibatkan workshop terstruktur dengan berbagai metode, seperti ceramah, demonstrasi, tanya jawab, dan latihan untuk menghasilkan karya tulis best practise guru dalam menggunakan teknologi pada pembelajaran. Hasil workshop ini mempunyai implikasi yang menarik untuk meningkatkan pemahaman guru IPA tentang penggunaan inovasi dalam pembelajaran.
An Endeavor to Improve the Ability of High School Teachers in Designing Lesson Plans based on Education for Sustainable Development (ESD) in Biology Learning Through Training [Upaya Meningkatkan Kemampuan Guru-guru SMA dalam Mendesain RPP berbasis Education for Sustainable Development (ESD) pada Pembelajaran Biologi Melalui Pelatihan] Siti Sriyati; Ari Widodo; Riandi Riandi; Widi Purwianingsih; Rini Solihat; Diana Rochintaniawati; Eliyawati Eliyawati
Jurnal Pengabdian Isola Vol 2, No 2 (2023): JPI: VOLUME 2, ISSUE 2, 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v2i2.64467

Abstract

Education for Sustainable Development (ESD adalah upaya mendorong masyarakat untuk menciptakan masyarakat yang tangguh dan berkelanjutan. Dalam upaya memperkenalkan permasalahan yang terjadi di lingkungan sekitar dan mendorong agar siswa konstruktif dan kreatif menghadapi tantangan tersebut, pendidikan menjadi salah satu solusinya yaitu dengan mengintegrasikan ESD ke dalam pembelajaran biologi. Untuk itu para guru dituntut mengembangkan pembelajaran yang mengintegrasikan ESD sehingga dapat menanamkan perilaku pro lingkungan siswa. Agar guru-guru dapat mengintegrasikan ESD ke dalam pembelajaran maka dilaksanakan pelatihan mendesain RPP berbasis ESD. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) dilaksanakan dengan 2 pertemuan secara daring dan 1 pertemuan luring.  Kegiatan luring dilaksanakan di salah satu SMAN di Kabupaten Cirebon dengan  tahapan lesson study yang terdiri dari tahap plan-do-see. Dari beberapa RPP yang disusun secara berkelompok oleh guru Biologi, dipilihlah satu RPP berkaitan dengan tema makanan untuk dimplementasikan di kelas secara luring. Instrumen yang digunakan pada kegiatan PkM ini terdiri dari format observasi keterlaksanaan pembelajaran, dan angket respon guru. Hasil PkM menunjukkan pada tahap do dan see diperoleh hasil bahwa pembelajaran berbasis ESD berjalan dengan baik dan mendapat respon positif dari para guru observer dan siswa, guru-guru memperoleh contoh langsung RPP dan penerapan pembelajaran berbasis ESD yang menarik, menyenangkan, kreatif, merupakan hal baru, menginspirasi dan bermanfaat.Education for Sustainable Development (ESD) is an effort to encourage the community to create a resilient and sustainable society. In an effort to introduce problems that occur in the surrounding environment and encourage students to be constructive and creative in facing these challenges, education is one of the solutions, namely by integrating ESD into learning.  For this reason, teachers are required to develop learning that integrates ESD so that they can instill pro-environmental behavior in students. In order for teachers to be able to integrate ESD into learning, training is carried out on designing ESD-based lesson plans. Community Service Activities are carried out in 2 separate meetings online and 1 offline meeting. Offline activities were carried out at one of the High Schools in Cirebon Regency with a lesson study stage consisting of a plan-do-see stage. From several teaching materials prepared in groups by the Biology teacher, one teaching material was chosen related to the theme of food for implemented in class offline. The instruments used in this activity consist of an observation format for learning implementation and a teacher response questionnaire. The results of the Community Service Activities show that at the do and see stages the results showed that ESD-based learning went well and received a positive response from observer teachers and students, teachers got direct examples of lesson plans and the application of interesting, fun, creative ESD-based learning. new, inspiring and beneficial.
Analisis Kesadaran Keberlanjutan Peserta Didik terhadap Lingkungan Zulkarnaen Zulkarnaen; Riandi Riandi; Amprasto Amprasto
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol. 9 No. 9 (2023): September
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i9.3543

Abstract

This study aims to analyze the sustainability awareness of students at SMAN 1 Ciasem, Subang, West Java which is adjusted to environmental pollution material. The method used in this research is descriptive method with a quantitative approach. This research was conducted at SMAN 1 Ciasem with a total sample of 30 students. The instrument used in this study was a questionnaire consisting of 20 statements consisting of 10 positive statements and 10 negative statements. The results in this study include the average value and percentage of students' awareness of sustainability in general, based on indicators, and gender. The mean value for positive statements of students' awareness of sustainability is 3.14 and for negative statements, it is 1.89 in the high category. In addition, this study also produced data in the form of differences in sustainability awareness based on gender. The average percentage of male students' sustainability awareness in positive statements was 77.19% and that of women was 78.86%. The conclusion in this study is that students' awareness of sustainability has a high category. This indicates that students carry out habits that always pay attention to sustainability awareness. Based on their gender, female are more aware of sustainable environmental sustainability than male
Inovasi Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi: Model Learning Cycle 5E Menggunakan Gather Town pada Materi Protista: (Information Technology-Based Learning Innovation: 5E Learning Cycle Model using Gather Town on Protista Material) Rifda Tanfiziyah; Minnathul Khasanah; Riandi Riandi; Bambang Supriatno
BIODIK Vol. 7 No. 3 (2021): September 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v7i3.13096

Abstract

This study aims to innovate learning through information technology, especially related to the development of learning models through applications or video conferencing. The research method used is a qualitative method with a study of literature (documents) on the results of previous research. The data collection in this study by browsing books and journals in several print and electronic media such as books, journal collections, libraries and the internet. The results showed that the innovation of the 5E learning cycle learning model using gathering towns can be done in learning as a support for student motivation and teacher convenience in improving learning. Abstrak. Abad 21 dicirikan dengan berkembangnya informasi secara digital. Pembelajaran di abad 21 harus dapat mempersiapkan generasi manusia menyongsong kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan inovasi pembelajaran melalui teknologi informasi, terutama terkait dengan pengembangan model pembelajaran melalui aplikasi platform atau video conference. Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi literatur (dokumen) atas hasil penelitian sebelumnya. Adapun pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menelusuri buku-buku dan jurnal-jurnal pada beberapa media cetak maupun elektronik seperti buku, koleksi jurnal, perpustakaan dan internet. Hasil penelitian menunjukan bahwa inovasi model pembelajaran learning cycle 5E menggunakan gather town dapat dilakukan dalam pembelajaran sebagai penunjang untuk meningkatkan motivasi siswa dan mempermudah guru dalam mengkoordinasikan pembelajaran.
Co-Authors A Widodo A. Suhandi Achmad Samsudin Ade Yulianto Adnan Muchsin Afridha Laily Alindra agustina, tri wahyu Aisyah Zumira Aji Solehudin Aldeva Ilhami Andhika Baruri Anisa Anisa Anna Argiyanti Anna Permanasari Annisa Latifah Nur'aeni Annisa Nurramadhani Annisa Rahmawati Any Fitriani Arfiyana Destaria Tarmizi Ari Widodo Ari Widodo Ari Widodo Arif Hidayat Arrifa, Filza Huaina Asep Kadarohman Asep Supriatna Azura Salsabila B Supriatno Bambang Suprianto Bambang Supriatno Bambang Supriatno Budi Manfaat Budi Manfaat Chika Raritzah Putri Cut Intan Evtia Nurina Cut Intan Evtia Nurina Cut Intan Evtia Nurina Cut Intan Evtia Nurina D N Juita Dadang Sudirno Dandan Luhur Saraswati Dede Salim Nahdi Diana Ayu Rostikawati Diana Rochintaniawati Dieni Asma Mardiyah Dindin Nasrudin Donna Karolina Br Surbakti Dwie Saptarani E Ervina E. C. Prima Eka Cahya Prima Eliyawati Eliyawati Enok Maryani Evi Roviati Evi Suryanti Firman, Harry Fitriani Nurzeha Fransisca Sudargo Ghina Nur Inayah Ghina Rohmatulloh Ghullam Hamdu Handi Suganda Harry Firman Hazrati Ashel Heli Siti Halimatul Hendra Yulisman I Y N Hizqiyah Ida Kaniawati Ilhami, Aldeva Indri Andriyatno Indrie Prihastuti Intan Khairani Intania Zainul Nurul Huda Ipin Aripin Ipin Aripin Ipin Aripin Ivo Novidsa Kestianty, J. Kindy, N. Kurnia Utami Liliasari . Marfuatun, Marfuatun Meili Yanti Mestika Sekawinahyu Minnathul Khasanah Mivtha Citraningrum Mr Sumar Hendayana Mrs Siti Sriyati Muhyiatul Fadilah Muslim Muslim N. Novia, N. Nahadi Najihah Fakhirah Siregar Nastitisari Dewi Nastitisari Dewi Nisa Ayunda Rahmi Mutia Nisrina Nur Rahmi Nor Hidayati Nova Vivi Clara Saputri Novia Novia Novia Novia Novianawati, Noor Novidsa, I. Nugroho, Oktian Fajar Nurhasanah, Zakia Nuryani Rustaman Nuryani Rustaman Nuryani Rustaman Nuryani Rustaman Nuryani Rustaman Nuryani Y Rustaman Nuryani Y. Rustaman Nuryani Y. Rustaman Nuryani Y. Rustaman Nuwangi, Pohaci Puspa oktariani Oktian Fajar Nugroho P. Sinaga Purwaningsih, Widi Purwianingsih, W. Putri Amelia Solihah Putri Angjelina Rahmi Zulva Ratih Mar'atus Sholihah Resmi Ningrum Rhodentia Sri Hastuti Tamba Ridho Ilafi Sukma Rifda Tanfiziyah Rini Solihat Rizki Maulana Ashidiq Rohwan Maulana Luthfi Rukayadi, Y. S Hendayana S Sriyati S Syamsu Santi Setiani Hasanah* Siti Sriyati Siti Tahany Rifa Faidah Sjaeful Anwar Sri Maryanti Sri Redjeki Surtikanti Hertien Koosbandiah, Surtikanti T. Liana Taj Rosyidah Taufik Rahman Taufik Rahman Rahman Tina Rizqiyati Rohimah Topik Hidayat Vitta Yaumul Hikmawati Wahyu Sopandi Wahyu Surakusumah Widi Purwianingsih Widya Cristanti Wiwit Yuli Lestari YAYAN SANJAYA Yohanes Freadyanus Kasi Yuyu Rahayu Yuyun - Maryuningsih Yuyun Maryuningsih Yuyun Maryuningsih Zakia Nurfadilah Zakia Nurhasanah Zevira Fransisca Aurora Zulkarnaen Zulkarnaen