Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Etika Tenaga Kesehatan Terhadap Pelayanan Pasien Di Puskesmas Tilango: The Influence of Health Worker Ethics on Patient Services at Tilango Community Health Center Anisa Huruji; Laksmyn Kadir; Nikmatisni Arsad
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.10322

Abstract

Etika tenaga kesehatan merupakan dasar penting dalam meningkatakan mutu pelayanan pasien dipuskesmas, penerapan etika yang baik seperti autonomy, benefience, non-maleficience dan justice dapat menciptakan hubungan profisional yang postif antara tenaga kesehatan dan pasien serta meningkatakan mutu pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh etika tenaga kesehatan terhadap pelayanan pasien di Puskesmas Tilango. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectiona. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien JKN dari bulan juli-agustus sebanyak 1.088 orang, dengan sampel 292 responden yang di pilih menggunakan teknik accidental sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji regresi linear sederhana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa etika tenaga kesehatan berpengaruh signifikan terhadap pemberian pelayanan pasien di Puskesmas Tilango dengan nilai uji statistik yang di dapatkan p-value=0,000<?=0,05. Dapat disimpulkan bahwa etika tenaga kesehatan berpengaruh signifikan terhadap pelayanan pasien di Puskesmasmas Tilango. Disarankan agar Puskesmas Tilango mempertahankan dan meningkatakan penerapan etika tenaga kesehatan. Untuk peneliti selanjutnya disarankan untuk memperluas wilayah penelitian yang tidak hanya di satu puskesmas.
Analisis Lama Proses Desinfeksi Sinar Ultra Violet (UV-C) Terhadap Kontaminan Bakteriologis Pada Air Minum Isi Ulang: Analysis of the Duration of Ultra Violet (UV-C) Light Disinfection Process Against Bacteriological Contaminants in Refilled Drinking Water Zulfikar Ma’ruf; Laksmyn Kadir; Ayu Rofia Nurfadillah
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) April 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i4.10404

Abstract

Air minum isi ulang merupakan salah satu alternatif masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air minum sehari-hari dengan harga yang lebih terjangkau. Namun, masih ditemukan depot air minum isi ulang yang tidak memenuhi standar kualitas air minum berdasarkan parameter bakteriologis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis lama proses desinfeksi sinar ultraviolet (UV-C) terhadap kontaminan bakteriologis pada air minum isi ulang di Kecamatan Dulupi, Kabupaten Boalemo. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif pada hasil uji laboratorium. Sampel diambil dari satu depot air minum isi ulang dengan hasil uji coliform tertinggi yaitu 224 CFU/100 ml. Pengujian dilakukan sebelum dan sesudah proses desinfeksi menggunakan sinar UV-C dengan lama waktu 8 menit. Analisis data dilakukan secara deskriptif menggunakan metode Compact Dry total coliform. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah total coliform sebelum desinfeksi sebesar 305 CFU/100 ml dan setelah dilakukan desinfeksi sinar UV-C selama 8 menit berhasil dieliminasi menjadi 0 CFU/100 ml, dengan persentase penurunan sebesar 100%. Hal ini membuktikan bahwa proses desinfeksi sinar UV-C dengan lama penyinaran 8 menit efektif menurunkan kontaminan bakteriologis hingga memenuhi standar baku mutu air minum menurut Permenkes RI Nomor 2 Tahun 2023. Disarankan bagi pengelola depot untuk melakukan perawatan rutin lampu UV-C dan menjaga sanitasi peralatan agar efektivitas desinfeksi tetap optimal.
Gambaran Konsumsi Makanan Siap Saji, Minuman Siap Saji, Dan Kecukupan Zat Besi Pada Anak Obesitas Di SDN 56 Kota Timur Kota Gorontalo : Overview of Consumption of Ready-to-Eat Food, Ready-to-Eat Drinks, and Iron Adequacy in Obese Children at SDN 56 Kota Timur, Gorontalo City Nuryaningsih Yusup; Sunarto Kadir; Laksmyn Kadir
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i2.10619

Abstract

Obesitas pada anak merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang semakin meningkat dan dapat berdampak terhadap risiko penyakit kronis di masa mendatang. Salah satu faktor penyebabnya adalah pola konsumsi makanan dan minuman siap saji yang tinggi, disertai rendahnya asupan zat gizi mikro seperti zat besi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran konsumsi makanan siap saji, minuman siap saji, dan kecukupan zat besi pada anak obesitas di SDN 56 Kota Timur Kota Gorontalo. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan pendekatan food recall 1x24 jam selama tiga hari terhadap 30 responden anak obesitas kelas III–V SDN 56 Kota Timur. Data dianalisis secara univariat dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar anak obesitas memiliki frekuensi konsumsi makanan siap saji yang tinggi, seperti ayam goreng cepat saji, mie bakso, burger, donat, dan jajanan gorengan. Konsumsi minuman siap saji juga tergolong tinggi, dengan jenis minuman seperti teh kemasan, Pop Ice, Nutrisari, dan es coklat yang mengandung gula sederhana tinggi. Berdasarkan hasil food recall, diperoleh bahwa kecukupan zat besi sebagian besar anak masih kurang, yaitu pada hari pertama 66,7% anak belum memenuhi Angka Kecukupan Gizi (AKG), hari kedua 63,3%, dan hari ketiga 56,7%. Anak obesitas di SDN 56 Kota Timur Kota Gorontalo memiliki konsumsi makanan dan minuman siap saji yang tinggi serta kecukupan zat besi yang sebagian besar belum memenuhi AKG, sehingga diperlukan edukasi gizi bagi siswa dan orang tua, pengawasan jajanan sekolah, serta pembiasaan konsumsi makanan sehat untuk mencegah kekurangan zat gizi mikro dan menurunkan risiko obesitas.
Gambaran Efektivitas Pelaksanaan Program Pelayanan Kesehatan Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Moutong Kabupaten Parigi Moutong: Overview of the Effectiveness of the Implementation of the Toddler Health Service Program in the Working Area of the Moutong Community Health Center, Parigi Moutong Regency Riri Devita Desi Ratna Sari; Laksmyn Kadir; Yasir Mokodompis
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i2.10629

Abstract

Pelayanan kesehatan merupakan salah satu bentuk pelayanan publik yang dikelola oleh pemerintah dengan baik. Upaya Kesehatan ibu dan anak merupakan upaya di bidang Kesehatan masyarakat menyangkut pelayanan dan pemeliharaan ibu hamil, ibu bersalin, ibu menyusui, bayi, dan balita serta anak prasekolah, yang bertujuan untuk mencapai kemampuan hidup sehat melalui peningkatan derajat kesehatan yang optimal, baik bagi ibu maupun keluarganya. Untuk mencapai tujuan yang diharapkan dan memberikan kepuasan kepada pasien, penyelenggaraan pelayanan kesehatan perlu efektiv. Program pelayanan kesehatan balita merupakan upaya pemerintah untuk menurunkan Angka Kematian Balita (AKABA). Tujuan pada penelitian ini untuk mengetahui efektivitas pelaksanaan program pelayanan kesehatan balita di wilayah kerja Puskesmas Moutong. Jenis Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan observasional deskriptif. Populasi dalam penelitian ini yaitu balita yang ada di wilayah kerja Puskesmas Moutong. Teknik sampling pada penelitian ini menggunakan teknik acidental sampling dengan penentuan sampel menggunakan rumus slovin dengan sampel berjumlah 205 orang ibu balita. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian bahwa efektivitas pelayanan berdasarkan kualitas pelayanan (91%), efektivitas pelayanan berdasarkan kuantitas pelayanan (90%) dan efektivitas pelayanan berdasarkan waktu pelayanan (90%). Kesimpulan dari 3 variabel pengukuran efektivitas pelaksanaan pelayanan program kesehatan balita berada pada kategori sangat efektif. Disarankan bagi Puskesmas agar bisa mempertahankan ataupun meningkatkan pelayanan yang di berikan petugas Kesehatan di Kesehatan balita.
Analisis Kandungan Bakteri Escherichia Coli pada Lobster Bambu (Panulirus Versicolor) di Perairan Torosiaje Laut Kabupaten Pohuwato: Analysis of Escherichia Coli Bacterial Content in Bamboo Lobster (Panulirus Versicolor) in Torosiaje Sea Waters, Pohuwato Regency Elvia Latif; Laksmyn Kadir; Ayu Rofia Nurfadillah
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 10: Oktober 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i10.6128

Abstract

Bakteri Escherichia coli juga merupakan bakteri indikator kualitas air karena keberadaannya di dalam air mengindikasikan bahwa air tersebut terkontaminasi oleh feses, yang kemungkinan juga mengandung mikroorganisme enterik patogen lainnya. Permasalahan yang sering timbul di wilayah pesisir yakni rendahnya tingkat kesejahteraan masyarakat, rendahnya kualitas lingkungan, kurangnya kepemilikan jamban yang di lengkapi septic tank dan sanitasi lingkungan. Praktik ini tentunya akan memberikan kondisi signifikan pada kontaminasi bakteri Escherichia coli pada air laut terutama pada biota laut lobster. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung jumlah kandungan bakteri Escherichia coli pada lobster bambu di Perairan Torosiaje Laut Kabupaten Pohuwato Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif desain Cross Sectional Study. Dengan pengambilan sampel objek yaitu lobster bambu dan sampel subjek sebanyak 10 responden. Pengukuran konsentrasi Escsherichia coli lobster bambu dilakukan di Laboratorium Kesehatan Masyarakat menggunakan metode Most Probable Number (MPN). Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua sampel lobster tidak memenuhi syarat kesehatan yang sesuai dengan SNI 7388 : 2009 karena semuanya positif Escherichia coli Diharapkan agar masyarakat umum yang membudidayakan lobster agar dapat membuat keramba lobster agak jauh dari permukiman tempat tinggal masyarakat umum agar tidak mudah terkontaminasi bakteri Escherichia coli.
Hubungan Perilaku Merokok Keluarga dan Pemberian Asi Ekslusif dengan Kejadian Pneumonia pada Bayi 6-24 Bulan di Wilayah Puskesmas Kota Tengah Kota Gorontalo: The Relationship between Family Smoking Behavior and Exclusive Breastfeeding with the Incidence of Pneumonia in Infants Aged 6-24 Months in the Kota Tengah Health Center Area, Gorontalo City Salwiyah Nur Azizah Usman; Laksmyn Kadir; Yasir Mokodompis
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 1: Januari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i1.6660

Abstract

Pneumonia merupakan penyebab utama kematian balita di dunia, termasuk di Indonesia. Data dari World Health Organization (WHO) menunjukkan bahwa pneumonia menyumbang 16% dari seluruh kematian anak di bawah 5 tahun. Salah satu faktor risiko terbesar adalah perilaku merokok dalam keluarga, yang menyebabkan anak-anak menjadi perokok pasif. Selain itu, kurangnya pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan juga dapat melemahkan daya tahan tubuh anak. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan perilaku merokok keluarga dan pemberian ASI ekslusif dengan kejadian pneumonia pada bayi 6-24 bulan di Puskesmas Kota Tengah Kota Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Penelitian dilakukan di Puskesmas Kota Tengah, Kota Gorontalo, dengan populasi bayi usia 6-24 bulan. Sampel diambil menggunakan teknik accidental sampling, dengan 111 responden yang terdiri dari orang tua atau pengasuh balita yang bersedia berpartisipasi. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur perilaku merokok keluarga, pemberian ASI eksklusif, dan kejadian pneumonia. Hasil uji statistik dalam penelitian ini menunjukkan uji Fisher exact antara perilaku merokok dalam keluarga dan kejadian pneumonia dengan nilai p-value = 0,023<0,05 dan uji Fisher exact antara pemberian ASI eksklusif dan kejadian pneumonia juga menunjukkan hasil yang signifikan dengan nilai p-value = 0,000 <0,05. Hal ini berarti ada hubungan yang signifikan antara perilaku merokok dan pemberian ASI eksklusif dengan kejadian pneumonia. Saran kepada orang tua terutama yang merokok, disarankan untuk tidak merokok di dalam rumah atau di dekat anak-anak. Paparan asap rokok telah terbukti meningkatkan risiko pneuonia pada bayi. Sangat penting untuk menciptakan lingkungan rumah yang bebas asap rokok demi kesehatan anak-anak.
Faktor Determinan Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Pada Kurir Ekspedisi J&T Express Di Kota Gorontalo: Determinant Factors Related To Work Fatigue In J&T Express Couriers In Gorontalo City Mutya Rahma Wati Manan; Laksmyn Kadir; Putri Ayuningtiyas Mahdang
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 12: Desember 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i12.6835

Abstract

Kelelahan kerja merupakan permasalahan yang sering dijumpai pada tenaga kerja secara nyata, dapat mempengaruhi kesehatan tenaga kerja dan menurunkan produktivitas seorang pekerja. Pada kurir hal tersebut merupakan masalah yang signifikan yang dapat mempengaruhi efisiensi kerja, kesehatan dan keselamatan kerja. Rumusan masalah untuk mengetahui apakah ada hubungan masa kerja, durasi kerja, stress kerja, beban kerja dan kualitas tidur dengan kelelahan kerja.. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui hubungan masa kerja, durasi kerja, stress kerja, beban kerja dan kualitas tidur dengan kelelahan kerja pada kurir J&T Express Di Kota Gorontalo. Jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian Cross Sectional. Populasi dan sampel penelitian ini sebanyak 45 responden dengan teknik total sampling. Analisis data menggunakan analisis Fisher’s Exact Test. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan dengan kelelahan kerja adalah beban kerja dengan ?-value = 0,049 Sedangkan variabel yang tidak berhubungan dengan kelelahan kerja adalah durasi kerja dengan ?-value = 0,172, stress kerja dengan ?-value = 0,108 dan kualitas tidur dengan ?-value = 0,172. Kesimpulan ada hubungan beban kerja dengan kelelahan kerja dan tidak ada hubungan durasi kerja, stress kerja, dan kualitas tidur dengan kelelahan kerja. Kepada kurir J&T Express untuk lebih memperhatikan waktu kerja agar sesuai dengan standar yang ditetapkan, istirahat dengan cukup, menjaga kesehatan dengan mengatur pola makan, berolahraga dan menjaga kualitas tidur agar tetap baik.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kesediaan Vaksinasi Booster Covid-19 pada Masyarakat di Desa Bumbung Kecamatan Lolak Kabupaten Bolaang Mongondow: Factors Influencing the Willingness of Covid-19 Booster Vaccination in the Community in Bumbung Village, Lolak District, Bolaang Mongondow Regency Ovira Winda Manoppo; Laksmyn Kadir; Lia Amalia
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 2: Februari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i2.6849

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui apakah terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi kesediaan Vaksinasi Booster Covid-19 pada masyarakat di Desa Bumbung Kecamatan Lolak Kabupaten Bolaang Mongondow. Pada Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif menggunakan studi desain cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Desa Bumbung Kecamatan Lolak Kabupaten Bolaang mongondow dengan jumlah sampel 168 orang. Analisis data yang digunalan yaitu analisis univariat dan analisis bivariat. Hasil penelitian menunjukan (1) Hasil uji statistik diperoleh nilai p-value 0,000 < ? = 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara tingkat pengetahuan mengenai vaksin dengan kesediaan responden untuk divaksinasi booster covid-19 Desa Bumbung Kecamatan Lolak Kabupaten Bolaang Mongondow (2) Hasil uji statistik diperoleh nilai p-value 0,000< ? = 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara berita hoax mengenai vaksin dengan kesediaan responden untuk vaksinasi booster covid-19. (3) Hasil uji statistik diperoleh nilai p-value 0,000 < ? = 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara persepsi tentang vaksin dengan kesediaan responden untuk di vaksinasi booster covid-19. (4) Hasil uji statistik diperoleh nilai p-value 0,000 < ? = 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara kecemasan mengenai vaksin dengan kesediaan responden untuk di vaksinasi booster covid-19.
Hubungan Penggunaan Teknologi Media Sosial Dengan Gangguan Mental Emosional Remaja di SMAN 1 Kabila: The Relationship Between The Use Of Social Media Technology And Emosional Mental Disorders In Adoelesscents (Student) At Sman (State Senior High School) 1 Kabila Nurhayati Lanjahi; Laksmyn Kadir; Nikmatisni Arsad
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 1: Januari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i1.6938

Abstract

Media sosial menjadi salah satu teknologi yang banyak dicoba oleh para remaja untuk memenuhi kebutuhan interaksi sosialnya. Media sosial merupakan sebutan yang kerap digunakan untuk merujuk pada wujud media baru yang mengaitkan interaktif partisipasi. Konten media sosial yang sering diakses antara lain Facebook, Instagram, Youtube, Google, Twitter dan Tiktok. Kesehatan mental ialah keadaan kesejahteraan di mana individu menyadari kemampuannya, dapat mengatasi tekanan kehidupan dengan normal, dapat bekerja secara produktif serta mampu memberikan kontribusi kepada lingkungan sekitarnya. Tujuan penelitian yaitu untuk menganalisis hubungan penggunaan teknologi media sosial terhadap gangguan mental emosional remaja di SMAN 1 Kabila. Jenis penelitian survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 11 dan 12 SMAN 1 Kabila, yang berjumlah 906 siswa dan sampel yang diperoleh sebanyak 277 sampel. Penentuan sampel menggunakan teknik probability sampling dengan jenis metode Probability Random Sampling. Analisis data menggunakan statistic Chi-Square. Hasil penelitian penggunaan media sosial (p-value=0,001), ada hubungan secara signifikan terhadap gangguan mental emosional. Remaja disarankan untuk membatasi waktu bermain media sosial, lebih banyak menghabiskan waktu dengan teman dan keluarga, bisa seimbang antara bermain media sosial dengan keperluan lain dan jangan ragu untuk mendapatkan bantuan profesional kesehatan mental, seperti psikolog atau konselor, jika merasa cemas, stress, dan kesulitan menjaga kesehatan mental.
Faktor - Faktor yang Berhubungan Dengan Tingkat Ketahanan Pangan Rumah Tangga Nelayan Tradisional di Desa Lobuto Timur Kecamatan Biluhu: Factors Related to the Level of Food Security of Traditional Fishermen's Households in East Lobuto Village, Biluhu District Deis Yunus; Sunarto Kadir; Laksmyn Kadir
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 3: Maret 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i3.7046

Abstract

Ketahanan pangan merupakan kondisi terpenuhinya pangan bagi negara sampai dengan perseorangan, yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup. Rumusan masalah yaitu faktor apa saja yang berhubung dengan tingkat ketahanan pangan rumah tangga nelayan tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat ketahanan pangan rumah tangga nelayan tradisional. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan Cross Sectional. Sampel penelitian adalah rumah tangga nelayan tradisional di Desa Lobuto Timur Kecamatan Biluhu yang berjumlah 114 rumah tangga nelayan, pengambilan sampel yaitu dengan teknik Total Sampling. Data dalam penelitian ini diambil dengan kuesioner, dan formulir Food Recall. Data dianalisis menggunakan uji Chi Square dengan tingkat kemaknaan p<0,05. Hasil penelitian menunjukkan responden memiliki pendapatan rumah tangga yang kurang 56,1%. Responden memiliki pengeluaran pangan rumah tangga kurang 57,0%. Responden dengan konsumsi energi kurang 39,5%. Responden tidak menerima bantuan sosial 57,9%. Berdasarkan hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p-value pendapatan rumah tangga (p=0,001), faktor pengeluaran pangan rumah tangga (rep=0,002), faktor konsumsi energi (p=0,000), dan faktor bantuan sosial (p=0,002). Simpulan terdapat hubungan antara faktor pendapatan, pengeluaran pangan rumah tangga, konsumsi energi, dan bantuan sosial terhadap tingkat ketahanan pangan rumah tangga nelayan tradisional. Saran bagi peneliti selanjutnya agar meneliti faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat ketahanan pangan lainnya yang belum diteliti.
Co-Authors Abdullah, Ferael Fira Feronica Adnan Malaha Agusrianto Yusuf Akadji, Hijrawaty Dj. Alma Jihan Akili Amelia Fransischa Sango Ana Pepiana Anak Agung Ratih Eka Putri Andi Nurmala Putri Arkani Andrias Saliko Anisa Huruji Atila Balgis Masiaga Aulia Igirisa Ayu Rofia Nurfadillah Ayu Rofia Nurfadillah Ayu Rofia Nurfadillah Azis, Sri Sudaryani Sy. Abd. Bagu, Fery Rahmat Angriawan bagu, meylan Citra Nefadillah Pratiwi Djafar Deis Yunus Dewi Rahmawaty Moo Dewi Wahyuni K. Baderan Dhea Oktaviany Daud Diah Noorshanti Moo Dr. Apt. Hamsidar Hasan S.Si.,M.Si Ellyna Veron Kuganda Elvia Latif Fadillah Amalia Yusuf Fadiyah Faisal Anoez Alamri Farah Alfia Fitri Fatrawaty Baruadi Febriyanti Ginoga Gani, Rahmawati Abd Gobel, Lisda Van Hasan, Ani M hasan, wahyunihasa Herlina Jusuf Hunowu, Sri Yulian I Made Ari Setiawan Imam Mashudi Indah Dwi Amalia Indi Rahmawati Tobuto Indra Saputra S. Mayulu Irfan Irfan Irma Azzahra Usman Irwan Irwan Istiqomah Islamiah J. Potale Julianty Akuba Jusna Ahmad Kurniawan Koni La Ode Sultan Laiya, Darfin Laode Sultan Lia Amalia Liawaty Usman Sidiki Lintje Boekoesoe Manno, Mohamad Reski Margaretha Solang Meity Tombinawa Meylani Toonawu Miranti Candrarisna Moh Arif Dulambuti Moh Rivai Nakoe Moh. Rivai Nakoe Mohammad Rizki abdullah Muhammad Irwan Muhammad Isman Jusuf muhtar rahim Mutiara Fadillah Hadju Mutya Rahma Wati Manan Nadila Salsabila Mongilong Naim, Rizman Nelwin Nelwin Netty Ino Ischak Nikmatisni Arsad Nikmatisni Arsad Novriyanti Adam Nur Ayini S Lalu Nur Hairunnisa Abaidatai Nurafrinda Djabar Nurazkiyah Lamasai Nurhavia Ismail Nurhayati Lanjahi Nurul Tasya Rahmadewi Talalu Nurul Wulandari Wahyuddin Nuryaningsih Yusup Nur’ain Manasai Olan Rahayu Puji Astuti Nussa Ovira Winda Manoppo Pagisi, Winarti A Sy Paramita Ismail Putri Ayuningtias Mahdang Putri Ayuningtiyas Mahdang Putri Rachmawaty Rahmawanto Taidi Ramly Abudi Rauf, Fertien Nansyah Riri Devita Desi Ratna Sari Risnah Risnah Rohana Pakaya Saleh, M Sahrul A Salwiyah Nur Azizah Usman Sari Rahayu Rahman Sarinah Basri K Septian Robot Sinar Dahlia Siti Magfira Cahya Mantune Siti Surya Indah Nurdin Sofianti Talibo Sri Endang Saleh Sri Ulva Ahmad Sri Wahyuni Dengo Suardi Suardi Sunarto Kadir Sunarto Kadir Sunarto Kadir Supantri Hako Tarigan, Sylva Ninta Tasya Karim Tri Septian Maksum Tri Septian Maksum Tri Septian Maksum wahyunihasa hasan Widya Mardiyanti Domili Wiharsri Wina Ratri A. Ismail Wirnangsih D. Uno Yasir Mokodompis Yosef P. Koton Yosefus Kristiawan Yosep P. Koton Yuriskawati Paris Zulfikar Ahmad Zulfikar Ma’ruf