Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

PELATIHAN BUDIDAYA LEBAH TRIGONA DENGAN TEKNIK BELAH KOLONI DAN PENGENALAN BENTUK STUP DI DESA ROMPEGADING KABUPATEN MAROS Sitti Nuraeni; Budirman Bahtiar; Andi Detti Yunianti; Budiaman Budiaman; Siti Halimah Larekeng; Andi Prastiyo; Nurfadilah Latif; Marwan Rajab; Gilang Ramadhan; Rehan Rehan
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3: Agustus 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v2i3.3076

Abstract

Stingless bees have different local names but are more commonly known as trigona bees. One of the efforts to increase the productivity of trigona bees from their cultivation is colony propagation. The purpose of this community service is to provide training to multiply trigona bee colonies with colony splitting techniques and the introduction of several forms hive of bee. The activity was carried out in the form of a workshop which was attended by two groups of trigona beekeepers. Based on the results of the evaluation through a questionnaire, the training succeeded in increasing the knowledge of participants about the propagation and introduction of the hive form of the trigona bee colony. As a follow-up to this activity, they conducted mentoring activities for trigona beekeeper groups in Rompegading Village, Cenrana District, Maros Regency. Continuous training and mentoring programs will be able to better understand and accelerate independent trigona cultivation groups in managing their meliponiary. Increased income for breeders as direct beneficiaries of meliponiculture.
Modeling of Carbon Emissions and Sequestration Due to Land Cover Changes in Makassar Using Geospatial Technology Nursaputra, Munajat; Fa'iq, Muhammad; Anila, Chaeria; Nasir, Anugrahandini; Larekeng, Siti Halimah; Rahmat, Syaeful
Tunas Geografi Vol. 13 No. 2 (2024): JURNAL TUNAS GEOGRAFI
Publisher : Department of Geography Education, Faculty of Social Sciences, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/tgeo.v13i2.62576

Abstract

Land-use change significantly affects carbon emissions, particularly in rapidly growing cities such as Makassar. This study uses geospatial technology to analyze the impact of land cover changes on carbon emissions and sequestration in Makassar City from 2022 to 2041. The Rapid Carbon Stock Appraisal (RaCSA) method and the QUES-C feature of the LUMENS software were utilized to model land cover changes based on the Makassar City spatial planning scenario (RTRW). The results indicate that expanding residential areas and reducing green spaces, such as mangrove forests and agricultural land, have increased carbon emissions. However, carbon sequestration in certain areas, especially in the Tallo District and reclamation areas, has increased significantly due to the establishment of local protection zones. This study highlights the importance of spatial planning that supports the protection and restoration of green spaces to enhance carbon sequestration capacity and support sustainable development strategies in Makassar City.
KERAGAMAN GENETIK IKAN KAKAP PUTIH (Lates calcarifer Bloch, 1790) TIPE LIAR DAN DOMESTIKASI MENGGUNAKAN METODE Random Amplified Polymorphic DNA (RAPD) ., Irmawati; Parawansa, Basse Siang; A.R Tassakka, Asmi Citra Malina; Baharuddin, Ma’rifa; Larekeng, Siti Halimah
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol. 5 No. 1 (2021): JFMR
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Science, Brawijaya University, Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2021.005.01.15

Abstract

Kegiatan pembesaran ikan kakap putih di beberapa Kabupaten di Sulawesi Selatan yang menggunakan benih yang diproduksi dari balai perikanan di Sulawesi Selatan dan Ambon telah berkembang selama beberapa tahun terakhir. Akan tetapi, benih yang dihasilkan dari kegiatan pembenihan tersebut memiliki kualitas yang masih rendah yang diduga karena keragaman genetik yang rendah. Penelitian ini menggunakan metode Random Amplified Polymorphic DNA, RAPD untuk menganalisis variasi genetik ikan kakap putih tipe liar dari Bulungan Kalimantan Utara dan ikan hasil domestikasi dari panti pembenihan di Ambon yang dibesarkan di tambak rakyat di Desa Borongkalukua Kabupaten Maros Sulawesi Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikan kakap putih tipe liar memiliki nilai heterozigositas yang lebih tinggi dibandingkan dengan ikan kakap putih hasil domestikasi. Jarak genetik antar individu-individu di dalam populasi tipe liar lebih tinggi dibandingkan dengan jarak genetik individu-individu hasil domestikasi. Dendogram dan pohon filogenetik yang dibentuk berdasarkan evolutionary dissimilarity menunjukkan bahwa pada tingkat ketidakmiripan 10% ikan kakap putih tipe liar dari Bulungan Kalimantan Timur membentuk klaster yang terpisah dengan ikan kakap putih hasil domestikasi dari Ambon yang dipelihara di tambak Dusun Borongkalukua Kabupaten Maros. Keragaman genetik ikan hasil domestikasi lebih rendah dibandingkan ikan tipe liar dan menunjukkan pola evolusi yang pholyphyly Hasil yang diperoleh tersebut menunjukkan bahwa marka RAPD dapat digunakan untuk menganalisis perubahan keragaman genetik antara populasi ikan kakap putih tipe liar dan hasil domestikasi serta bermanfaat sebagai informasi dalam menyusun strategi pemanfaatan wild population sebagai sumber induk dan konservasi plasma nutfah ikan kakap putih.
Pertumbuhan dan Produksi Beberapa Galur Tomat Hasil Persilangan Karina x Mawar: Growth and Production of Some Tomato Strains Resulting from the Cross of Karina x Mawar Muh. Farid; Feranita Haring; Muhammad Fuad Anshori; Katriani Mantja; Andi Dirpan; Siti Halimah Larekeng; Marlina Mustafa; Adnan, Adnan
Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol. 12 No. 1 (2024): Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/perbal.v12i1.3059

Abstract

Peningkatan konsumsi tomat semakin meningkat, namun produksi tomat masih lebih rendah dari potensi produksinya. Salah satu upaya dalam meningkatkan produksi tomat dapat dilakukan dengan penggunaan varietas unggul yang dapat beradaptasi baik dengan lingkungannya dan berproduksi tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengujian lanjutan beberapa galur hasil persilangan Karina x Mawar terhadap karakter pertumbuhan dan produksi. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin sejak bulan April hingga Juli 2023. Hasil yang didapatkan yaitu, galur hasil persilangan Karina x Mawar yang memberikan produksi terbaik adalah KM 69.6.8 (g8) dengan rata-rata produksi 1858.83 g dan berbeda nyata dengan kedua tetuanya, karakter yang memiliki nilai heritabilitas tinggi, yaitu karakter tinggi tanaman, tinggi dikotomus, jumlah cabang, umur berbunga, umur panen, jumlah tandan berbuah, jumlah buah total, panjang buah, diameter buah, bobot buah, jumlah biji perbuah dan produksi, serta terdapat 4 karakter yang berkorelasi positif nyata terhadap produksi, yaitu karakter tinggi tanaman, jumlah cabang, jumlah bunga pertandan dan jumlah tandan berbuah. The increase in tomato consumption is increasing, but tomato production is still lower than its production potential. One effort to increase tomato production can be done by using superior varieties that can adapt well to their environment and produce high yields. This research aims to carry out further testing of several lines resulting from the Karina x Mawar cross on growth and production characteristics. The research was carried out at the Experimental Garden of the Faculty of Agriculture, Hasanuddin University from April to July 2023. The results obtained were, the line resulting from the Karina x Mawar cross that gave the best production was KM 69.6.8 (g8) with an average production of 1858.83 g and was significantly different from the two parents, characters that have high heritability values, namely plant height, dichotomous height, number of branches, flowering age, harvest age, number of fruit bunches, total number of fruit, fruit length, fruit diameter, fruit weight, number of seeds per fruit and production, and there are 4 characters that have a real positive correlation with production, namely plant height, number of branches, number of flower bunches and number of fruit bunches.
Molecular Diversity Analysis of Katokkon Chili (Capsicum annum var. chinense) Based on Inter Simple Sequence Repeat (ISSR) Markers Al Amanah, Hafizhah; Sjahril, Rinaldi; Haring, Feranita; Larekeng, Siti Halimah
AGRIVITA Journal of Agricultural Science Vol 46, No 2 (2024)
Publisher : Faculty of Agriculture University of Brawijaya in collaboration with PERAGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17503/agrivita.v46i2.3997

Abstract

There are numerous kinds of chilies, and many have a specialty and specific growing location, such as the katokkon chili, which is specific to Toraja Highland, South Sulawesi Province, Indonesia. This small bell-chili pepper-shaped chili has a distinctive capsicum aroma and a short burning sensation of hot chili's strong spicy taste. This research aims to study the relationship of the genetic kinship of katokkon chili from Toraja and its surrounding regency (Enrekang and Mamasa regencies) using ISSR molecular markers, which are expected to be used as basic information in genetic resource management. Inter Simple Sequences Repeat (ISSR) markers are used for the molecular analysis of 26 katokkon accessions. The result shows that katokkon chili analyzed have a relatively high heterozygosity value of 0.488. The average heterozygosity value is 0.5. Hence, the genetic diversity in these districts is comparatively high. The katokkon chili accession is grouped into three main clusters, each comprising various samples. Only clusters II and III have a close relationship. Information on the genetic diversity based on ISSR can be used as a molecular marker to support further research on the breeding and development of katokkon chili plants and their accession.
INOVASI PEMASARAN ONLINE BERBASIS WEBSITE INTEGRASI WHATSAPP BAGI PRODUK PETANI DAN PETERNAK DESA BUNTU MONDONG KABUPATEN ENREKANG Elihami, Elihami; Ahyar Ardat, Muh; Sudirman, M Yunus; Restu, Muhammad; Hajrawati, Hajrawati; Syahriani, Syahriani; Larekeng, Siti Halimah; Astari Rusdin, Rista; Kining, Ekajayanti; Nurafni, Nurafni; Suharman, Suharman
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 11 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i11.4918-4925

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan pemasaran produk secara online bagi para petani dan peternak di desa Buntu Mondong, Kabupaten Enrekang, dengan menggunakan situs web integrasi WhatsApp. Kegiatan yang dilakukan terdiri dari: 1) Pelatihan penggunaan website e-commerce, 2) Sosialisasi Pengenalan Teknologi, 3) Persiapan dan Observasi, dan 4) Pemantauan dan penilaian program. Alat penilaian yang digunakan adalah observasi langsung terhadap proses pengenalan teknologi dan kuesioner pra dan pasca tes. Untuk mengukur pertumbuhan pengetahuan dan kemampuan, data dianalisis secara deskriptif. Hasil dari layanan ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan dan kemampuan teknis petani dan peternak berdasarkan situs web integrasi aplikasi WhatsApp. Semua anggota mitra juga mengalami peningkatan dalam hal selain itu Mitra juga mengalami peningkatan  secara mendiri  mengelola websitenya melalui ponsel dalam menjual produknya.
PHYSIOLOGICAL ACTIVITY ANALYSIS AND GROWTH OF EBONY SEEDLINGS (Diospyros celebica Bakh) TREATED BY VARIOUS BIOFERTILIZER COMBINATIONS Larekeng, Siti Halimah; Lamanda, Sukriati A.; Restu, Muh.
Indonesian Journal of Forestry Research Vol. 11 No. 1 (2024): Indonesian Journal of Forestry Research
Publisher : Association of Indonesian Forestry and Environment Researchers and Technicians

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59465/ijfr.2024.11.1.105-125

Abstract

Ebony is one of slow-growing spe- cies), that of suspected to be the triggering factors to prone to extinction. In addition, the nature of ebony seeds is recalcitrant, so they cannot be stored for a long time. Other factors affecting seed germination are the degree of maturity, size, and weight of the seeds. Seeds harvested before the physiological maturity level would not have high viability and even could not germinate well due to the in-sufficient of food reserves, and un-perfect embryo formatio. Bio-fertilizer is used to help accelerate the growth of ebony. This study aims to analyze the combination of bio fertilizers which would be giving a better effect on the physiological activity and growth of ebony seedlings. Morphological and physiological variables measurement were used in this study. The research design used a Completely Randomized Design at a real level of 5%. If the fingerprint results obtained have a real effect, then a further test of the Duncan Multiple Range Test is carried out. Re- search results showed that seed coating treatment of 45% Penicillium microbial solution + seed coating) gave the best results in each variable of both growth and physiology of ebony seedlings, while in the treatment without seed coating, Sargassum microbial solution 30% indicates good results in each variable of growth and physiology of ebony seedlings. Treatment with the immersion of seeds in microbes can produce a high percentage in each variable.
Mapping Aboveground Carbon in Rehabilitated Mangrove: Evaluating the Performance of Regression Modelling with Satellite-Derived Vegetation Indices and Kriging Interpolation Sumarga, Elham; Syamsudin, Tati Suryati; Sarah, Sarah; Qalbi, Mutiara Putri; Tansy, Belinda Calista; Basyuni, Mohammad; Larekeng, Siti Halimah
Journal of Multidisciplinary Applied Natural Science Vol. 6 No. 1 (2026): Journal of Multidisciplinary Applied Natural Science
Publisher : Pandawa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47352/jmans.2774-3047.311

Abstract

Mangroves are vital ecosystems in combating climate change, primarily through their exceptional capacity for carbon sequestration and long-term storage. To effectively manage and conserve these valuable resources, accurate carbon stock mapping is crucial. Given the inherent variability of mangrove biophysical characteristics, selecting appropriate mapping methodologies is essential. This study aimed to evaluate two distinct approaches: regression modeling using satellite-derived vegetation indices and kriging interpolation, within the Angke Kapuk mangrove area of Jakarta. Regression models were constructed utilizing forest canopy density (FCD) and its constituent indices (derived from Landsat 8), alongside normalized difference vegetation index (NDVI), advanced vegetation index (AVI), and soil adjusted vegetation index (SAVI) from Sentinel 2A, as predictor variables. Field-based carbon stock data, obtained from 50 square plots (10 m × 10 m) using established allometric models, served as the response variable. The study revealed substantial heterogeneity in carbon storage, ranging from 34.76 to 236.87 tons/ha, with a mean of 135.31 tons/ha and a standard deviation of 50.09 tons/ha. Regression modelling, however, demonstrated limited predictive power, achieving a maximum R² value of only 0.03, indicating a poor fit between the predictor variables and observed carbon stocks. Kriging interpolation yielded moderate accuracy, as evidenced by a coefficient of variation of root mean square error (CV RMSE) of 0.39. This disparity in performance can be attributed to several factors, including the homogeneity of the rehabilitated mangrove canopy, which limited the ability of vegetation indices to accurately represent carbon stock variations. Furthermore, kriging's capacity to model spatial autocorrelation proved advantageous in this context. Based on these findings, this paper discusses the influence of mangrove characteristics on modelling performance and provides practical recommendations for area managers regarding future carbon stock mapping initiatives.
Fermentasi Anaerob untuk Mempertahankan Konsistensi Cita Rasa Kopi Desa Orogading Bulukumba Iswanto Iswanto; Siti Halimah Larekeng; Saidil Saidil; Rifqah Rahayu; Yogi Anang Budiman; Surya Muh. Furqan Rayu
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v2i2.296

Abstract

Desa Oro Gading, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, Indonesia, merupakan sentra produksi kopi dengan luas 533,0 Ha dan populasi sekitar 1.403 penduduk. Meskipun kaya akan sumber daya alam, petani kopi di Desa Oro Gading menghadapi tantangan serius seperti keterbatasan pengetahuan dan fasilitas pengolahan kopi yang memadai, pendapatan stagnan, dan cacat produksi. Program pemberdayaan petani kopi dirancang untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk kopi melalui fermentasi anaerob kopi. Dengan meningkatkan pengetahuan petani, diharapkan masyarakat dapat menghasilkan biji kopi berkualitas tinggi, meningkatkan pendapatan ekonomi, dan meningkatkan kesejahteraan di Desa Oro Gading. Metode pelaksanaan kegiatan ini dimulai dari penyuluhan interaktif, demonstrasi langsung, praktik langsung, dan dilakukan evaluasi hasil. Hasil implementasi program diikuti dengan jumlah peserta 20 orang terdiri 63,64% Perempuan dan 36,36% laki-laki. Pada program ini tingkat pengetahuan masyarakat mengalami peningkatan dengan adanya materi dan praktik langsung sehingga mendukung dan merangsang motivasi masyarakat untuk mengembangkan kopi bercita rasa tinggi hasil fermentasi anaerob di desa Orogading. Hal ini sejalan dengan beberapa tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) yang tertuang pada poin 1 dan 12 dalam peningkatan komoditi pertanian berbasis varietas lokal.
Analisis Fase Mitosis dan Kromosom Meristem Akar Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) Berdasarkan Waktu Fiksasi: Analysis of Mitotic Phases and Chromosomes in Root Meristems of Cayenne Pepper (Capsicum frutescens L.) Based on Fixation Time Hafizhah Al-Amanah; Andi Muliarni Okasa; Siti Halimah Larekeng; Devi Armita
Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol. 14 No. 2 (2026): Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/f809aw64

Abstract

Cabai rawit (Capsicum frutescens L.) merupakan komoditas hortikultura strategis yang memerlukan pengembangan genetik berkelanjutan, namun kemajuan pemuliaannya sering kali terhambat oleh kendala teknis dalam analisis sitogenetika. Standardisasi protokol sitologi, khususnya waktu fiksasi, sangat krusial untuk mengatasi masalah ukuran kromosom yang kecil dan ritme pembelahan sel yang fluktuatif pada genus Capsicum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik fase mitosis dan visualisasi kromosom meristem akar cabai rawit berdasarkan variasi waktu fiksasi. Menggunakan metode preparasi squash, sampel akar kecambah berumur 8 hari difiksasi pada interval pukul 09.00 hingga 12.00, dimaserasi dengan HCl 1M, dan diwarnai menggunakan aseto-orcein. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh fase pembelahan sel (interfase hingga telofase) dapat diidentifikasi, namun kualitas visualisasinya sangat bergantung pada presisi waktu pengambilan sampel. Analisis dinamika seluler mengungkapkan bahwa puncak aktivitas mitosis (mitotic peak) dengan akumulasi fase metafase tertinggi serta penyebaran kromosom yang paling jelas tercapai secara konsisten pada waktu fiksasi pukul 11.00 hingga 11.30. Sebaliknya, populasi sel pada pukul 09.00–10.30 masih didominasi oleh fase interfase. Temuan ini menetapkan standar teknis baru dalam optimasi analisis sitologi C. frutescens, yang esensial bagi keberhasilan analisis kariotipe, evaluasi ploidi, dan program rekayasa kromosom di masa depan. Cayenne pepper (Capsicum frutescens L.) is a strategic horticultural crop that requires continuous genetic improvement; however, breeding progress is often hindered by technical constraints in cytogenetic analysis. Standardizing cytological protocols, particularly fixation timing, is crucial for addressing the challenges of small chromosome size and fluctuating cell division rhythms inherent in the Capsicum genus. This study aimed to analyze the mitotic phase characteristics and chromosome visualization in C. frutescens root meristems across varying fixation intervals. Using the squash preparation method, root tips from 8-day-old seedlings were fixed between 09:00 and 12:00 WIB, macerated in 1M HCl, and stained with aceto-orcein. The results demonstrated that although all cell cycle phases could be identified, the visualization quality was strictly dependent on the sampling precision. Cellular dynamics analysis revealed that the mitotic peak, characterized by the highest metaphase accumulation and optimal chromosome spread, was consistently achieved at a fixation window of 11:00–11:30 WIB. In contrast, the cell populations sampled between 09:00 and 10:30 were predominantly in interphase. These findings establish a definitive technical baseline for optimizing C. frutescens cytological analysis, serving as an essential prerequisite for accurate karyotyping, ploidy evaluation, and future chromosome engineering.
Co-Authors A Mujetahid A.R Tassakka, Asmi Citra Malina Abda Abda Abdul Karim Abdur Rahman Arif Adnan Adnan Adnan Adnan Agus Purwito Agus Rachmat Ahyar Ahmad Ahyar Ardat, Muh Al Amanah, Hafizhah Andi Detti Yunianti Andi Detti Yunianti Andi Erwin Eka Putra Andi Muliarni Okasa Andi Prastiyo Andi Siady Hamzah Andri Ardiansyah Andri Ardiansyah Anila, Chaeria Anita Anita Arfah, Rugaiyah Andi Arif Nirsatmanto Aris Prio Ambodo Aris Prio Ambodo Arsyad, Mirza Arsiaty Aslan, Aura Aulia Asmi Citra Malina Asrianny Asrianny, Asrianny Asriyanni Asriyanni Astari Rusdin, Rista Astuti Arif Baharuddin, Ma’rifa Basse Siang Parawansa Budiaman Budiaman Budirman Bachtiar Budirman Bahtiar Devi Armita Dirpan, Andi Dirvamena Boer DIRVAMENA BOER, DIRVAMENA Dr. Herlina Rante, M.Si., Apt DWI SURYANTO Ekajayanti Kining Elham Sumarga ELIHAMI, ELIHAMI Fa'iq, Muhammad Feranita Haring G Gusmiaty Gusmiati Gusmiaty . Gusmiaty Gusmiaty Gusmiaty Gusmiaty Gusmiaty Gusmiaty Gusmiaty Gusmiaty, Gusmiaty Hafizhah Al-Amanah Hajrawati, Hajrawati Haring, Feranita Harningsih Karim Hasnah Natsir Hisein, Waode Siti Anima I Irwan I Iswanto I. Iswanto Irfandi, Rizal Irmawati . Irmawati Irmawati ISMAIL MASKROMO Ismail Maskromo Iswanto Iswanto Joeharnani Tresnati Khairana Kadriah, Ince Ayu Kurnia Kurnia Lamanda, Sukriati A. M Musriati M. Yunus Sudirman Marlina Mustafa, Marlina Marwan Rajab Matjik, Nurhayati Anshori Ma’rifa Baharuddin Michely Jauwdy Stevic Mirza Arsiaty Arsyad Mirza Arsiaty Arsyad Mirza Arsiaty Arsyad Mochammad Imron Awalludin Mohammad Basyuni Muh Alif KS Muh Restu Muh. Farid Muh. Restu Muh. Restu Muh. Restu Muhammad Bima Akzad Muhammad Fuad Anshori Muhammad Restu Munajat Nursaputra, Munajat Mustari, Andi Subhan Nasir, Anugrahandini Nasri Nasri Nawir Nawir, Nawir Negara, Satria Putra Jaya Nur Reski Immalasari NurAfni NurAfni Nurfadilah Latif NURHAYATI ANSHORI MATTJIK Nurul Muhlisah Mompewa Parawansa, Basse Siang Paulina Taba Prof. Dr. Gemini Alam, M.Si., Apt Qalbi, Mutiara Putri Rahmat, Syaeful Ramadani, Ananda Rathna Paelongan Rehan Rehan Restu, Muhammad Rifdah Anggrini Zabir Rifqah Rahayu Riksfardini Annisa ERMAWAR Rinaldi Sjahril, Rinaldi Rismawati Rismawati Rismawati Rismawati S. Sudarsono Saidil Saidil Sarah Sarah, Sarah Sarlan, Sarlan Siti Aslamyah Sitti Nuraeni Suaib, Suaib SUDARSONO SUDARSONO Suharman Suharman, Suharman Supratman Supratman Suriati Eka Putri Surya Muh. Furqan Rayu Syahriani Syahriani, Syahriani Syamsuddin Millang Tansy, Belinda Calista Tati Suryati Syamsudin Yogi Anang Budiman Yohan Lawang Yohan Lawang Yuni Fitri Cahyaningsih Yuni Fitri Cahyaningsih Yuni Fitri Cahyaningsih Yusniar Yusniar Zulfadilah Syam