Claim Missing Document
Check
Articles

OPTIMALISASI FUNGSI OTAK KANAN MELALUI MEDIA LAGU TERHADAP PENCAPAIAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA SMP Vina Pratiwi Elawati; Ramlah Ramlah; Marsah Rahmawati Utami
Prosiding Sesiomadika Vol 1 No 1a (2019)
Publisher : Prosiding Sesiomadika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah pencapaian kemampuan komunikasi matematis siswa SMP yang diajarkan melalui media lagu dengan mengoptimalkan fungsi otak kanan lebih baik dari pada siswa yang diajarkan melalui pembelajaran biasa. Penelitian ini dilatar belakangi oleh kemampuan komunikasi matematis siswa SMP yang rendah. Untuk menjawab rumusan masalah pada penelitian ini, metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen, dengan desain penelitian pretes dan posttest control grup.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII pada salah satu SMP Negeri di Kabupaten Karawang, dengan pengambilan sampel yang dilakukan secara Cluster Random Sampling dipilih dua kelas yaitu kelas VII.A (N = 36) yang menggunakan pembelajaran dengan media lagu sebagai kelas eksperimen dan kelas VII.F (N = 37) yang menggunakan pembelajaran biasa sebagai kelas kontrol.Pegolahan data menggunakan softwere SPSS versi 23, berdasarkan hasil pengujian hipotesis diperoleh kesimpulan bahwa pencapaian kemampuan komunikasi matematis siswa SMP yang pembelajarannya diajarkan melalui media lagu dengan mengoptimalkan fungsi otak kanan lebih baik dari pada siswa yang diajarkan melalui pembalajaran biasa. Kata Kunci: Kemampuan Komunikasi Matemati, Media Lagu, dan Fungsi Otak Kanan
Studi Penambatan Molekul Senyawa Turunan Saquinavir Terhdap Enzim Protease Inhibitor HIV-1 Risky Pratama; Marsah Rahmawati Utami; Vesara Ardhe Gatera
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 12, No 3 (2022): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jbik.v12i3.2348

Abstract

Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah virus merusak kekebalan tubuh. Tingginya kasus penderita HIV di Indonesia dari tahun ke tahun maka diperlukannya pengembangan obat baru yang memiliki target spesifik dan selektivitas yang tinggi terhadap terapi HIV. Sampai sekarang terapi menggunakan antiretroviral merupakan pengobatan paling efektif dalam menghambat infeksi virus pada tubuh tetapi tidak menyembuhkan HIV. Saquinavir merupakan salah satu obat antiretroviral jenis protease inhibitor yang digunakan dalam pengobatan infeksi yang disebabkan oleh HIV. Saquinavir bekerja memperlambat replikasi HIV dalam tubuh dengan cara mencegah enzim protease yang berperan sebagai pemotong sehingga proses replikasi virus bisa dihambat. Pada penelitian dilakukan untuk memprediksi potensi senyawa obat baru yang berasal dari turunan obat saquinavir sebagai antivirus HIV-1. Metode yang digunakan untuk mengetahui potensi senyawa obat baru maka dilakukan penelitian pra-experimental yaitu dengan kimia komputasi meliputi prediksi sifat fisikokimia berdasarkan kaidah Hukum Lima Lipinski memanfaatkan situs online SwissADME dan penambatan molekuler menggunakan Autodock VIna. Hasil penelitian menunjukan bahwa senyawa turunan saquinavir tidak memenuhi kaidah Hukum Lima Lipinski. Hasil penambatan molekuler menunjukan bahwa senyawa turunan saquinavir tidak lebih spesifik dan selektivitas terhadap enzim protease HIV jika dibandingkan dengan ligan aslinya yaitu saquinavir. Berdasarkan hal tersebut senyawa turunan saquinavir diprediksi tidak memiliki potensi menghambat enzim protease pada HIV-1 sebaik ligan asliKata kunci: HIV-1, HIV Protease Inhibitors, Saquinavir.
ANALISIS CEMARAN LOGAM BERAT TIMBAL (Pb) PADA MAKANAN DAN MINUMAN : STUDI LITERATUR Audi Ichsani Aribowo; Bunga Nur Annisa; Nena Vauziah Sary; Lina Nurfadhila; Marsah Rahmawati Utami
Jurnal Penelitian Farmasi & Herbal Vol 5 No 1 (2022): JURNAL PENELITIAN FARMASI & HERBAL
Publisher : Fakultas Farmasi Institut Kesehatan DELI HUSADA Deli Tua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpfh.v5i1.1038

Abstract

Heavy metals are defined as the transition elements that have a high atomic mass, are toxic, and cannot be broken down by living organisms. Metal Lead (Pb) is one of the heavy metals which are widely distributed in the environment. Heavy metal lead is one of the causes of serious health problems because it can cause disturbances to the human body. Therefore, the aim of this literature review is to present an illustration and up-to-date data on the analytical methods used for food and beverages contaminated with lead heavy metal (Pb). The methodology of this research is a literature review study from several databases such as Science Direct, Pubmed, and Google Scholar with a limitation of publication in the last 10 years. The results of a literature review from the analysis of Pb metal contamination in food and beverages, there are several techniques that can be utilized to analyze and various factors that cause the amount of lead (Pb) levels such as the atomic absorption spectrophotometer (AAS) method.
IDENTIFIKASI RHODAMIN B DALAM LIPSTIK YANG BEREDAR DI PASAR BARU KOTA BEKASI Nadia Oktaviani; Marsah Rahmawati Utami; Ahsanal Kasasiah
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 12, No 3 (2022): Agustus 2022
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik12313

Abstract

Cosmetics are preparations used outside the human body that are useful for cleaning, deodorizing, changing or improving appearance. One of the cosmetic products that women often use is lipstick. One of the important ingredients in lipstick is dye, both natural and synthetic dyes. There are several synthetic dyes that are prohibited in cosmetics because they can have a negative impact on the body, one of which is rhodamine B. This study aims to identify rhodamine B in lipstick circulating in Pasar Baru Bekasi City. The method used to identify rhodamine B in lipstick samples was a rhodamine B specific reagent and the concentration was determined using UV-Vis spectrophotometry with a wavelength of 549 nm. In 10 lipstick samples, there were 3 samples that tested positive with different levels. Sample C = 3.11%, sample E = 1.19% and sample F = 2.05%. The levels of rhodamine B contained in the three samples were not too high. However, rhodamine b is a dangerous dye because it has a bad effect on the skin.Keywords: rhodamine B; lipstick; UV-Vis spectrophotometryABSTRAK Kosmetika merupakan sediaan yang digunakan di luar tubuh manusia yang berguna untuk membersihkan, mewangikan, merubah atau memperbaiki penampilan. Salah satu produk kosmetika yang sering digunakan wanita adalah lipstik. Salah satu bahan penting dalam lipstik adalah pewarna, baik pewarna alami maupun sintetis. Terdapat beberapa pewarna sintetis yang dilarang dalam kosmetika karena dapat memberi dampak yang buruk pada tubuh, salah satunya adalah rhodamin B. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi rhodamin B dalam lipstik yang beredar pada Pasar Baru Kota Bekasi. Metode yang digunakan untuk mengidentifikasi rhodamin B dalam sampel lipstik adalah dengan reagen spesifik rhodamin B dan penentuan kadar dilakukan dengan menggunakan spektrofotomeri UV-Vis dengan panjang gelombang 549 nm. Dalam 10 sampel lipstik, terdapat 3 sampel yang dinyatakan positif dengan kadar yang berbeda. Sampel C = 3,11%, sampel E = 1,19% dan sampel F = 2,05%. Kadar rhodamin B yang terkandung dalam ketiga sampel tidak terlalu banyak. Namun rhodamin b adalah pewarna yang berbahaya karena memiliki pengaruh buruk terhadap kulit.Kata kunci: rhodamin B; lipstik; spektrofotometri UV-Vis
Analisis Natrium Siklamat Pada Manisan Buah yang Beredar Di Kabupaten Karawang Indah Megasari Juniar; Marsah Rahmawati Utami; Indah Laily Hilmi
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 12, No 3 (2022): Agustus 2022
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik12314

Abstract

Sweeteners are chemical compounds that are often added and used for industrial food processing products as well as beverages and food. There are natural and synthetic sweeteners such as sodium cyclamate. This study aims to determine the levels of sodium cyclamate in candied fruit using UV spectrophotometry. Identification of sodium cyclamate was carried out by the precipitation method, while the determination of sodium cyclamate was carried out by UV spectrophotometry, where absorption was measured at a maximum wavelength of 314 nm. The validation parameters are linearity, precision, accuracy, LOD and LOQ. The research sample used is candied mango which is sold in the Karawang regency. The results showed that there were samples that positively contained sodium cyclamate, namely sample A (280.944 mg/kg), sample B (365.244 mg/kg), sample C (44.6104 mg/kg), sample F (269.760 mg/kg), sample G (262.448 mg/kg). The results of the validation test obtained linearity r = 0.9952; RSD value is 0.026%; LOD and LOQ are 38.25 mg/kg and 12.725 mg/kg. Of the five samples tested for sodium cyclamate levels in candied fruit circulating in Karawang Regency, they still met the requirements set by BPOM in 2019, namely 500 mg/kg.Keywords: candied fruit; sodium cyclamate; UV spectrophotometry ABSTRAK Pemanis merupakan senyawa kimia yang sering ditambahkan dan digunakan untuk produk olahan pangan industri serta minuman dan makanan. Ada pemanis alami dan sintetis seperti natrium siklamat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar natrium siklamat dalam manisan buah dengan metode spektrofotometri UV. Identifikasi natrium siklamat dilakukan dengan metode pengendapan, sedangkan penentuan kadar natrium siklamat dilakukan secara spektrofotometri UV, yang serapannya diukur pada panjang gelombang maksimum 314 nm. Parameter validasi adalah linearitas, presisi, akurasi, LOD dan LOQ. Sampel penelitian yang digunakan adalah manisan buah mangga yang dijual di wilayah Kabupaten Karawang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat sampel yang positif mengandung natrium siklamat yaitu sampel A (280.944 mg/kg), sampel B (365.244 mg/kg), sampel C (44.6104 mg/kg), sampel F (269.760 mg/kg), sampel G (262.448 mg/kg). Hasil uji validasi diperoleh linearitas r = 0,9952; nilai RSD adalah 0,026%; LOD dan LOQ yaitu 38,25 mg/kg dan 12,725 mg/kg. Dari kelima sampel yang di uji kadar natrium siklamat dalam manisan buah yang beredar di Kabupaten Karawang masih memenuhi syarat yang ditetapkan oleh BPOM tahun 2019 yaitu 500 mg/kg.Kata kunci: manisan buah; natrium siklamat; spektrofotometri UV
Analisis Tingkat Pengetahuan terhadap Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Hipertensi Rawat Jalan di Puskesmas Purwasari Karawang Karina Nur Dwi Fatonah; Mally Ghinan Sholih; Marsah Rahmawati Utami
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.7613

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan kepatuhan minum obat serta untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan minum obat, dan apakah karakteristik pasien mempengaruhi terhadap pengetahuan dan kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi Puskesmas Purwasari. Metode penelitian merupakan survei analitik dengan desain penelitian cross sectional. Penelitian dilakukan di Puskesmas Purwasari pada bulan Februari - April tahun 2022. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 89 responden, Kuesioner pada penelitian ini Hypertension Knowledge Level Scale dan Morisky Medication Adherence Scale. Data dianalisis secara statistik dengan metode univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-square dari program SPSS 25. Pengolahan data yang digunakan uji statistik Chi square. Hasil penelitian pada Tingkat pengetahuan tentang hipertensi tergolong tinggi (92,1%). Tingkat kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi tergolong tinggi (64,0%). Faktor demografi pasien jenis kelamin mempengaruhi kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi di Puskesmas Purwasari (p=0,02). dan demografi pasien tidak mempengaruhi pengetahuan pada pasien hipertensi di Puskesmas Purwasari. Adanya hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan (p= 0,03)
Analisis Interaksi Obat Pada Peresepan Obat Hipertensi dan Diabetes Melitus di Puskesmas Kabupaten Karawang Periode Januari – Juni 2021 Alfina Devianti; Indah Laily Hilmi; Marsah Rahmawati Utami
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 12, No 4 (2022): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jbik.v12i4.2406

Abstract

Pendahuluan: Interaksi obat adalah suatu interaksi yang terjadi ketika efek suatu obat berubah efeknya karena obat lain. Pasien dengan diagnosis hipertensi memerlukan satu atau lebih obat untuk tercapainya tekanan darah yang normal, sama dengan pasien dengan diagnosis diabetes melitus memerlukan obat dengan monoterapi atau kombinasi untuk mencapai target kadar gula darah yang normal di dalam tubuh. Penggunaan obat tunggal maupun kombinasi dapat menimbulkan terjadinya interaksi obat. Dampak yang mungkin terjadi jika terdapat potensi interaksi obat antara lain adalah penurunan efek terapi, peningkatan toksisitas atau efek farmakologis yang tidak diharapkan. Tujuan: Menganalisis profil berupa data observasi penggunaan obat antihipertensi dan diabetes melitus  serta menganalisis interaksi obat yang terjadi pada pasien hipertensi dan diabetes melitus. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian cross-sectional dengan pengambilan data retrospektif berupa data resep selama 6 bulan periode Januari – Juni 2021. Lokasi puskesmas yang digunakan dalam penelitian ini diantaranya Puskesmas Lemah Abang, Puskesmas Majalaya dan Puskesmas Rawamerta. Data penelitian ini dianalisis secara deskriptif dengan menggunakan literatur medscape. Hasil: Hasil menunjukan bahwa terjadinya pontensi interaksi obat pada tiga Puskesmas di Kabupaten Karawang dengan presentase 19% dengan tingkat keparahan paling banyak adalah moderate pada tiap diagnosis penyakit hipertensi dan diabetes melitus. Kesimpulan: Interaksi obat masih sering terjadi di Puskesmas Kabupaten Karawang, dapat menimbulkan akibat yang tidak diinginkan antara lain menurunkan efikasi terapi obat, meningkatkan toksisitas, dan menimbulkan efek farmakologis yang dapat membahayakan pasien. Ketika seorang pasien mengambil dua atau lebih obat sekaligus, peran farmasis di butuhkan untuk membantu dengan memberikan pelayanan informasi obat mengenai potensi interaksi obat dan efek samping.Kata kunci: puskesmas, resep, interaksi obat
Literature Review: Cemaran Kadar Logam Berat Merkuri (Hg) pada Beberapa Jenis Ikan di Wilayah Nusantara Apriza Yuswan; Bismar Al Bara; Deviana Farhani; Nur Sa’diyyah; Marsah Rahmawati Utami; Lina Nurfadhila
Jurnal Farmasetis Vol 12 No 1 (2023): Jurnal Farmasetis: Februari 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.398 KB)

Abstract

Kebutuhan bahan pangan sangat tergantung pada ketersediaanya di lingkungan. Bahan pangan yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari harus sehat dan bebas dari bahan pencemar, termasuk logam berat. Menurut FAO, diperkirakan dunia mengonsumsi sekitar 154 juta ton ikan pada tahun 2011 dan sekitar 50% berasal dari akuakultur. Menurut data BPS sepanjang tahun 2021 terdapat 10.683 desa/kelurahan yang mengalami pencemaran air. Salah satu pencemaran air adalah logam berat merkuri yang dapat terakumulasi dalam tubuh melalui beberapa jalur, antara lain melalui makanan yang dikonsumsi dari tumbuhan maupun hewan. review ini dilakukan dengan pencarian artikel ilmiah menggunakan search engine Google Scholar, PubMed dan ScienceDirect dengan kata kunci “Analisis Merkuri pada Pangan”. Total artikel yang digunakan dalam review ini adalah 14 artikel ilmiah. Tujuan kajian dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis ikan yang tercemar merkuri di wilayah Nusantara dengan menggunakan metode spektrofometer, hasilnya akan dibandingkan batas maksimum merkuri yang diperbolehkan oleh BPOM dan WHO. Pencarian literatur dilakukan dengan memperhatikan kriteria data inklusi dan eksklusi pada 10 tahun terakhir terpublikasi baik nasional maupun internasional yang digunakan berupa data. Beberapa jenis ikan yang berada di wilayah Nusantara positif mengandung merkuri yang diuji dengan menggunakan metode spektrofotometer AAS (Atomic Absobtion Spectrophotometer) dan ICP-OES.
UJI CEMARAN Escherichia coli PADA JAMU GENDONG DENGAN METODE MOST PROBABLE NUMBER Hendiana, Siti Nurazizah Aghisna; Kasasiah, Ahsanal; Utami, Marsah Rahmawati
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 7, No 4 (2022): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan
Publisher : JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (785.018 KB) | DOI: 10.33772/jstp.v7i4.27495

Abstract

ABSTRACTThe traditional herbal drink is a herbal medicine business that everyone can do because the processing is still effortless, and raw materials are easily obtained. The processing of traditional herbal drinks, which is still very simple, has limitations such as inadequate sanitation and hygiene, resulting in contaminated herbs and can endanger consumers' health. This study aims to identify contamination of Escherichia coli on traditional herbal drink, which is sold in 3 different locations in the East Karawang subdistrict. The samples of traditional herbal drinks were duplicated, consisting of beras kencur and kunyit asam with 12 samples. The sampling locations are Kondang Jaya, Adiarsa Timur, and Plawad areas. This contamination test uses the Most Probable Number method as a preliminary test for Escherichia coli contamination. Based on the results of the study, the MPN value data for the presumption test using Lactose Broth (LB) media and confirmation using Escherichia coli Broth (ECB) media ranged from 3-2400 MPN/mL. 2 out of 3 sellers of traditional herbal drink in the East Karawang subdistrict do not meet the requirements for the permitted contamination limit contained in the traditional herbal drink. The Eosin Methylene Blue Agar (EMBA) selective media test showed that all samples were positively contaminated with Escherichia coli. Contamination in traditional herbal drinks can be caused by the manufacturing process that does not pay attention to sanitation and hygiene, as well as contamination from other external factors.Keywords: Traditional herbal drink, Most Probable Number, Escherichia coliABSTRAK. Jamu gendong merupakan usaha jamu yang masih sangat sederhana proses pengolahannya serta bahan baku yang mudah didapatkan. Pengolahan jamu yang masih sangat sederhana ini memiliki keterbatasan seperti sanitasi dan higiene yang tidak memadai, sehingga mengakibatkan jamu terkontaminasi dan dapat membahayakan kesehatan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi cemaran bakteri Escherichia coli pada jamu gendong yang dijual di 3 lokasi berbeda di Kecamatan Karawang Timur. Sampel jamu gendong diambil secara duplo yang terdiri dari jamu beras kencur dan kunyit asam dengan jumlah total 12 sampel. Adapun lokasi pengambilan sampel yaitu daerah Kondang Jaya, Adiarsa Timur, dan Plawad. Uji cemaran ini menggunakan metode Most Probable Number sebagai uji pendahuluan cemaran Escherichia coli. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan data nilai MPN untuk uji praduga menggunakan media Lactose Broth (LB) dan penegas menggunakan media Escherichia coli Broth (ECB) berkisar 3-2400 MPN/mL, 2 dari 3 penjual jamu gendong di Kecamatan Karawang Timur tidak memenuhi persyaratan batas cemaran yang diizinkan terdapat dalam jamu. Hasil uji pada medium selektif Eosin Methylene Blue Agar (EMBA) didapatkan semua sampel positif tercemar Escherichia coli. Cemaran pada jamu dapat diakibatkan oleh proses pembuatan yang kurang memperhatikan sanitasi dan higiene, serta kontaminasi yang berasal dari faktor luar lainnya.Kata kunci: Jamu gendong, Most Probable Number, Escherichia coli
Aktivitas Antifeedant Minyak Atsiri Kemangi, Rimpang Lengkuas Dan Sirih Merah Terhadap Spodoptera litura Marsah Rahmawati Utami; Lely Sulfiani Saula
PharmaCine : Journal of Pharmacy, Medical and Health Science Vol 1 No 1 (2020): PharmaCine: Journal of Pharmacy, Medical and Health Science
Publisher : Program Studi Farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/pc.v1i1.4421

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antifeedant dari beberapa tanaman minyak atsiri diantaranya adalah sirih merah, kemanggi, dan lengkuas. Metode penelitian dilakukan secara eksperimen di Laboratorium dengan tahapan prosedur penelitian sebagai berikut : determinasi bahan uji, isolasi minyak atsiri dengan destilasi uap, uji aktivitas antifeedant. Hasil determinasi tanaman menyatakan bahwa tanaman yang diuji yaitu kemanggi merupakan jenis species Ocimun x africanum Lour, lengkuas dengan jenis species Alpinia galangga (L) Wild, dan sirih merah dengan species Piper cf. Fragile Benth. Berdasarkan analisis data % hambat makan atau antifeedant minyak atsiri daun kemangi, rimpang lengkuas, daun sirih merah pada konsentrasi 1%(v/v) secara berturut-turut adalah 69,28%, 84,43%, 54,42%. Kata Kunci : Minyak atsiri, determinasi, isolasi, antifeedant
Co-Authors Adela Khasna Fatkhurohmat Agustin, Annastya Eka Ahsanal Kasasiah Ahsanal Kasasiah Aisiyah, Adella Alfian Yuda Krishindardi Alfina Devianti An Nisaa Mutiara Salsabila Andini, Syfa Dwi Anjani, Ratna Dewi Aprida, Cantika Dewi Berliana Apriza Yuswan Ardiyanti, Yusi Aribowo, Audi Ichsani Aryani, Ajeng Nita Audi Ichsani Aribowo Bismar Al Bara Bunga Nur Annisa Cantika Nurul Sa'adah Darmawan, Shiyami Aulia Nur Devi Ratnasari Deviana Farhani Dewi Ratnasari Dwiputra, Rizki Rava Febiola Lubis, Christina Fika Setra Rikantara hanifah hanifah Haura, Ibtisamah Hayatul Rahmi Hendiana, Siti Nurazizah Aghisna Hidayati, Nita Indah Laily Hilmi Indah Laily Hilmi Indah Megasari Juniar Irwansyah, Silvana Lestari Iskandar, Putri Mutiara Karina Nur Dwi Fatonah Karunia Eka Lestari Lely Sulfiani Saula Lina Nurfadhila Lina Nurfadhila Lismawan , Gita Novianti Lubis, Christina Febiola Maharani, Dhavina Maharani, Sekar Ayu Mahiya Mahiya Mally Ghinan Sholih Marisah, Marisah Marlian, Hermin Mokhammad Ridwan Yudhanegara Munir Alinu Mulki Nabila Rubinadzari Nadia Meisya Nur Faedah Nadia Oktaviani Nandira, Rantika Sekar Nena Vauziah Sary Nisrina, Hasna' Nur Annisa, Bunga Nur Sa’diyyah Nurfadhila, Lina Nurfadhilah, Lina Nurul Sa'adah, Cantika Prasetyo, Fajar Puspa Noer Fadilia Putri, Fajar Amelia Rachmawati Rafiq Zulkarnaen Ramadhani , Dwi Arifa Ramadhany, Arifa Salsabilla Ramlah Ratnasari, Devi Ravelliani, Andien Risky Pratama Sa'adah, Cantika Nurul Sakina, Irene Virda salsabilla, Diva rizqi Saputri, Jasmine Rahma Sari, Lala Komala Sarie, Aldila Divana Sary, Nena Vauziah Sholih, Mally Ghinan Slamet Abadi Syifni, Moza Aulia Teguh Pambudi Tiara Destia Fitri Tyasna, Putri Setya Urbaningrum, Lestari Mahardika Vesara Ardhe Gatera Vina Pratiwi Elawati Widianto, Eri Widya Tri Indarti Wintia, Wiwin YULIASARI, FITRI Zakiyah, Wildani