Claim Missing Document
Check
Articles

PROFIL STUNTING DI KABUPATEN NGADA Yuergen Armando Dhewa; Konstantinus Dua Dhiu; Yasinta Maria Fono
Jurnal Citra Pendidikan Anak Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Citra Pendidikan Anak
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcpa.v2i2.1635

Abstract

Berdasarkan penelitian yang dilakukan di tiga puskesmas wilayah kecamatan bajawa disimpulkan bahwa data profil stunting anak usia dini di tahun 2020 mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan tahun 2019. Jumlah anak yang terkena stunting tahun 2019 sebanyak 238 anak sedangkan jumlah anak di Kecamatan Bajawa yang terkena stunting di tahun 2020 sebanyak 356 anak artinya jumlah kenaikan stunting anak pada tahun 2020 di kecamatan bajawa sebanyak /18 anak dengan perincian 58 anak dari Puskesmas Surisina,189 anak dari Puskesmas Kota Bajawa dan 109 anak dari Puskesmas Langa. Kelurahan Trikora merupakan kelurahan/desa dengan jumlah anak stunting paling sedikit denganj umlah 1 anak sedangkan Desa Beiwali merupakan desa/kelurahan dengan jumlah anak stunting paling banyak dengan jumlah 46 anak. Dengan demikian dapat disimpulkan jumlah anak stunting di Kecamatan Bajawa pada tahun 2020 mengalami peningkatan jika dibandingkan tahun 2019.
PENGEMBANGAN ALAT PERMAINAN EDUKATIF STICK ANGKA ASPEK KOGNITIF BERPIKIR SIMBOLIK PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TKN NAZARETH WERE Maria Magdalena Bupu; Konstantinus Dua Dhiu; Yasinta Maria Fono
Jurnal Citra Pendidikan Anak Vol 2 No 4 (2023): Jurnal Citra Pendidikan Anak
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcpa.v2i4.2626

Abstract

Abstrak Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk 1) mendesain alat permainan edukatif stick angka aspek kognitif berpikir simbolik pada anak usia 5-6 tahun di TKN Nazareth Were. 2) Untuk mengetahui kelayakan alat permainan edukatif stick angka aspek kognitif berpikir simbolik pada anak usia 5-6 tahun di TKN Nazareth Were. Pengembangan alat permainan edukatif stick angka ini menggunakan model ADDIE. Modelpengembangan ADDIE terdiridari lima tahapan yang meliputi analysis, design, development, implementation dan evaluation. Metode pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti adalah metode hasil observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakan di TKN Nasareth Were. Pada penelitian pengembangan ini dilakukan dengan dua tahap uji coba yaitu uji coba perorangan dan uji coba kelompok kecil. Subjek uji coba yang terlibat adalah, ahli media, ahli isi dan ahli desain serta anak usia 5-6 tahun di TKN Nasareth Were. Kelayakan alat permaianan edukatif stick angka berdasarkan hasil analisis oleh ahli dan pengguna produk adalah. 1) review ahli materi memperoleh skor 97,78 (sangat valid); 2) review ahli media memperoleh skor 90 (sangat valid); 3) review ahli desain memperoleh skor 83,75 (valid); 4) uji coba kelayakan perorangan memperoleh skor 100 (sangat valid). 5) uji coba kelayakan kelompok kecil memperoleh skor 100 (sangat valid). Dapat disimpulkan bahwa hasil uji coba alat permainan edukatif stick angka oleh ahli dan anak sebagai pengguna produk dinyatakan layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran untuk aspek kognitif berpikir simbolik pada anak usia 5-6 tahun di TKN Nasareth Were. Abstract This research and development is aimed at 1) designing the educational game tool stick numbers cognitive aspects of symbolic thinking in children aged 5-6 years at Nazareth Were School. 2) To find out the validity of educational games tool stick number aspects cognitively symbolic thought in kids aged 5-6 years at Nasareth School. Development of this educational tool stick figures game using the ADDIE model. The development model of ADDie is guided by five stages that include analysis, design, development, implementation and evaluation. The data collection methods used by researchers are observation, interview, lifting and documentation methods. The research was carried out at Nasareth Were. The developmental research was conducted with two phases of experimental trials, individual trials and small group trials. The test subjects involved were media experts, content experts and designers as well as 5-6-year-olds at Nasareth Were School. Qualification of educational tools stick numbers based on the results of analysis by experts and users of the product is. 1) material expert review scores 97.78 (very valid); 2) media expert reviews scores 90 (highly valid); 3) design expert reviews score 83.75 (valid); 4) individual qualifying tests scores 100 (extremely valid); 5) small group qualification tests score 100 (sangat valid). It can be concluded that the test results of the educational game tool stick numbers by experts and children as users of the product are declared worthy to be used in the learning process for the cognitive aspects of symbolic thinking in children aged 5-6 years at Nasareth Were
PENDAMPINGAN LAGU NASIONAL SEBAGAI PENGUATAN KARAKTER CINTA TANAH AIR PADA SISWA SEKOLAH DASAR Dimas Qondias; Konstantinus Dua Dhiu; Alexander Uta; Maria Dominika Bebhe Bay; Maria Fransiska Bidi; Yohana Irmawati; Anjelina Kedhi; Kristina Milo
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v5i1.2360

Abstract

Fenomena anak cenderung menyukai dan fasih bernyanyi lagu pop dan barat dibandingkan lagu nasional, menjadi kekhawatiran tersendiri akan menipisnya karakter cinta tanah air. Patutnya sedini mungkin, anak dipupuk melalui habituasi yang mampu menguatkan rasa cinta tanah air, salah satunya melalui habituasi menyanyikan lagu nasional. Tujuan pengabdian ini untuk menanamkan karakter cinta tanah air melalui lagu nasional, terfokus pada siswa sekolah dasar di kabupaten Ngada. Metode pendampingan dilaksanakan dua tahap yaitu tahap persiapan dengan melakukan observasi dan merancang jadwal kegiatan. Tahap pelaksanaan dilakukan melalui teknik driil dengan melakukan percontohan, menyanyi bersama dan menyanyi secara mandiri. Metode pengumpulan data diperoleh melalui observasi saat siswa bernyanyi lagu nasional secara mandiri. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif untuk melihat persentase hasil pendampingan. Pendampingan menyanyikan lagu nasional yang dilakukan sebanyak sembilan kali dengan terjadwal satu jam sebelum proses pembelajaran dimulai, memperoleh hasil seluruh siswa mampu menyanyikan lagu nasional dengan baik. Hasil tersebut mampu memperkuat karakter cinta tanah air, secara langsung tercermin siswa memiliki rasa bangga sebagai anak bangsa, menunjukkan semangat saat pembelajaran, percaya diri dalam menyampaikan gagasan serta menunjukkan sikap saling menghargai.
KEMAMPUAN NUMERASI MENGENAL ANGKA SISWA USIA 7-8 TAHUN DALAM PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN MEDIA BAHAN BEKAS Martha Malo; Konstantinus Dua Dhiu; Andi Nafsia
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v11i2.3448

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkat pengetahuan numerasi mengenal angka untuk peserta didik kelas 2 dengan metode PAIKEM dengan menggunakan media tutupan botol, di UPTD SD Inpres Malafai. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, tes dan dokumentasi, dengan jenis penelitia PTK yang dilaksanakan dengan 2 siklus. Prosedur pelaksanaan melalui perencanaa, tindakan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa keas 2 UPTD SD Inpres Malafai. Hasil penelitian menunjukkan prasiklus ke siklus 1 dengan hasil dibawah rata-rata. Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan rata-rata. Sedangkan, secara klasikal terjadi peningkatan dari siklus I ke Siklus II yaitu sebesar 100% dari penetapan 75%. Hal ini mengindikasikan bahwa penggunaan media tutupan botol sangat efektif dengan menggunakan metode PAIKEM dalam meningkatkan kemampuan numerasi mengenal angka peserta didik kelas 2 sekolah dasar.
PENDAMPINGAN MENGELOLA PEMBELAJARAN DARING BAGI GURU-GURU DI CITRA BAKTI SCHOOL Konstantinus Dua Dhiu; Maria Desidaria Noge; Dek Ngurah Laba Laksana
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v2i2.390

Abstract

Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan kompetensi guru dalam mengelola pembelajaran LMS dan meningkatkan kompetensi guru dalam mebuat konten pembelajaran berbentuk multimedia interaktif. Pentingnya pendampingan ini diharapkan agar para guru di Citra Bakti School dapat mendesain media pembelajaran sebagai inovasi dengan memanfaatkan media daring (online). Citra Bakti School yang terdiri atas PAUD Terpadu Citra Bakti, SD Citra Bakti, SMP Citra Bakti dan SMA Citra Bakti juga melakukan pembelajaran secara daring maka diperlukan pendampingan pelaksanaan pembelajaran daring tersebut. Dosen yang mempunyai kewajiaban Tri Dharma Perguruan Tinggi yang salah satunya adalah pengabdian kepada masyarakat dapat berperan serta dalam pendampingan pembelajaran daring tersebut. Pendampingan dilaksanakan dengan melakukan sosialisasi dan pelatihan dan dilanjutkan dengan pendampingan pada pelaksanaan pembelajaran daring. Media LMS yang digunakan adalah Google Classroom, dan pembuatan Video pembelajaran yang di upload di Youtube. Hasil pengabdian masyarakat ini adalah para guru sudah mempunyai kelas online dan dapat melakukan pengelolaan kelas online dan pengasuhan kelas secara daring.
HAK ANAK DAN PERLINDUNGAN ANAK Dhiu, Konstantinus Dua
JURNAL IMEDTECH (Instructional Media, Design and Technology) Vol 7, No 3: DESEMBER 2023
Publisher : STKIP CITRA BAKTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/imedtech.v7i3.300

Abstract

Anak adalah amanah sekaligus karunia Tuhan Yang Maha Esa, yang senantiasa yang harus kita jaga karena dalam dirinya melekat harkat, dan hak-hak sebagai manusia yang harus dijunjung tinggi. Hak asasi anak merupakan bagian dari hak asasi manusia yang termuat dalam undang-undang dasar 1945 dan konvensi perserikatan bangsa-bangsa tentang hak-hak anak. Dari sisi kehidupan berbangsa dan bernegara, anak adalah masa depan bangsa dan generasi penerus cita-cita bangsa, sehingga setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh, dan berkembang, berpartisipasi serta berhak atas perlindungan dari tindak kekerasan dan diskrimininasi serta hak sipil dan kebebasan.            Meskipun Undang-undang No. 39 tahun 1999 tentang Hak Asai Manusia telah mencantumkan tentang hak anak, pelaksanaan kewajiban dan tanggung jawab orang tua, keluarga, masyarakat, pemberintah, dan Negara, untuk memberikan perlindungan pada anak masih memerlukan suatu UU mengenai perlindungan anak sebagai landasan yurdisi bagi pelaksanaan kewajiban dan tanggung jawab tersebut. Dengan demikian, pembentukan UU ini didasarkan pada pertimbangan bahwa perlindungan anak dalam segala aspeknya merupakan bagian dari kegiatan pembangunan nasional, khususnya dalam memajukan kehidupan berbangsa dan bernegara.
PENGEMBANGAN KOSA KATA BAHASA IBU NAGEKEO BERBASIS WEB DENGAN TEMA TANAH AIRKU PADA ANAK USIA 4-6 TAHUN DI TK OLAEWA Sao, Vaustina Angrita; Oka, Gde Putu Arya; Dhiu, Konstantinus Dua
JURNAL IMEDTECH (Instructional Media, Design and Technology) Vol 8, No 1: JUNI 2024
Publisher : STKIP CITRA BAKTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/imedtech.v8i1.314

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini untuk menghasilkan produk kamus kosakata Bahasa ibu Nagekeo berbasis web untuk meningkatkan aspek Bahasa anak usia 4-6 tahun di TK Olaewa. Tujuan pengembangan ini adalah untuk mengetahui produk kamus kosakata Bahasa ibbu nagekeo berbasis web untuk meningkatkan aspek Bahasa pada anak kelompok B di TK Olaewa. Penelitian ini menggunakan peneitian pengembangan atau (development research). Ada satu model desain pembelajaran yang sifatnya lebih generic yaitu model ADDIE (analyse-design-develop-implement-evaluate). Salah satu fungsi ADDIE yaitu menjadi pedoman dalam membangun perangkat dan inrastruktur program pelatih yang efektif, dinamis dan mendukung kinerja pelatihan itu sendiri. Prosedur model ADDIE ada lima tahap yaitu: 1) analysis; (a) analisis kurikulum; (b) analisis kebutuhan peserta didik; (c) analisis kompetensi. 2) design; (a) perancangan desain produk; (b) penyusunan materi (c) penyusunan instrumen. 3) development; (a) pengembangan produk; (b) validasi ahli; (c) revisi ahli. 4) implementation; (a) uji kelayakan para ahli; (b) uji kelayakan penggunaan media. 5) evaluation dan kriteria kelayakan seluruh ahli dan kelayakan dari uji perorangan serta kelompok kecil. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kriteria kelayakan seluruh ahli dan kelayakan dari uji perorangan serta kelompok kecil diperoleh kelayakan media kosa kata bahsa ibu nagekeo berbasis web yang yang dikembangkan antara lain sebagai berikut. 1) Validasi ahli materi memperoleh skor rata-rata 93,33 dengan kriteria (sangat valid); 2) Validasi ahli media memperoleh skor rata-rata 92 dengan kriteria (sangat valid); 3) Validasi ahli desain memperoleh skor rata-rata 84 dengan kriteria (valid); 4) Validasi ahli Bahasa memperoleh skor rata-rata 88 dengan kriteria (sangat valid); 5) Uji coba kelayakan perorangan memperoleh skor rata-rata 93,33 dengan kriteria (sangat valid). 5) Uji coba kelayakan kelompok kecil memperoleh skor rata-rata 100 dengan kriteria (sangat valid). Dapat disimpulkan bahwa hasil uji coba kelayakan media kosa kata Bahasa ibu Nagekeo berbais web oleh ahli dan anak usia 4-5 tahun sebagai pengguna produk dinyatakan layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan Bahasa anak usia 4-5 tahun di TKK Olaewa
PELAKSANAAN KAMPUS MENGAJAR ANGKATAN KE-6 DI SMPS SANTO AGUSTINUS LANGA DAN SDK MAJAMERE Dhiu, Konstantinus Dua
JURNAL IMEDTECH (Instructional Media, Design and Technology) Vol 7, No 2: SEPTEMBER 2023
Publisher : STKIP CITRA BAKTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/imedtech.v7i2.299

Abstract

Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) adalah salah satu upaya pemerintah untuk mencerdaskan peserta didik di seluruh wilayah NKRI. Salah satu program MBKM yaitu kegiatan kampus mengajar yang telah diperkenalkan dan dilaksanakan semenjak 12     oktober hingga 18 Desember 2020. Selanjutnya pada awal januari 2021 penyelenggara MBKM menetapkan pelaksanaan kampus mengajar angkatan ke-1 sampai dengan saat ini angkatan ke-6. SMPS Santo Agustinus Langa adalah salah satu sekolah sasaran kampus mengajar angkatan ke-6 yang pelaksanaannya dimulai tanggal 14 Agustus hingga 05 Desember 2023 yang menerjunkan 10 orang mahasiswa dari 2 perguruan tinggi dan bidang ilmu yang berbeda dan dibimbing oleh satu orang dosen pembimbing (DPL). Sebelum mahasiswa melaksanakan kegiatan, pihak Kemendikbudristekdikti membekali mereka mulai tanggal 18 Juli sampai 08 Agustus 2023 secara online. Hasil yang diperoleh selama melaksanakan program kegiatan kampus mengajar angkatan ke-6 berdampak positif terhadap kemampuan literasi dan numerasi peserta didik. Selain itu guru dan pihak sekolah terbantu dengan          adanya adaptasi teknologi dalam pelaksanaan asesmen kompetensi minimum (AKM).
Kedisiplinan Anak Usia 4-6 Tahun Dhiu, Konstantinus Dua; Fono, Yasinta Maria
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v6i1.2971

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kedisiplinan anak usia 4-6 tahun yang diasuh oleh Orang tua pengganti. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi dan hasil catatan lapangan. Teknik analisis data yang digunakan adalah model Campbell. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan perpanjangan keikutsertaan, ketekunan pengamatan dan triangulasi. Hasil penelitian ditemukan bahwa kedisiplinan pada anak dilakukan sesuai pengalaman dan wawasan orang tua pengganti (openes to experience). Orang tua pengganti memberikan aturan lisan kepada anak dengan harapan agar anak bisa mematuhinya. Namun dalam menerapkan aturan lisan orang tua pengganti menyertakan dengan penjelasan yang menggunakan kata-kata yang baik dan mudah dipahami anak, sehingga tercipta interaksi harmonis antara orang tua pengganti dan anak. Kedisplinan anak ini muncul karena adanya pembiasaan aturan yang dilakukan oleh orang tua pengganti.
PENDAMPINGAN BELAJAR MENGGUNAKAN KURIKULUM MERDEKA UPTD TKKN LINAJAWA Bay, Maria Alwisia Doe; Meo, Maria Alfonsia; Dhiu, Konstantinus Dua
Jurnal Citra Magang dan Persekolahan Vol. 2 No. 3 (2024): Jurnal Citra Magang dan Persekolahan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcmp.v2i3.2497

Abstract

Abstrak Kegiatan pendampingan ini dilaksanakan karena dilatar belakang oleh permasalahan dimana anak usia dini mengalami kesulitan dalam proses pembelajaran dengan menggunakan metode yang lama dalam proses pembelajaran dikelas. Guru-guru mengeluh dengan kondisi anak-anak diimana selama proses pembelajaran anak tidak fokus pada pada apa yang diajarakan karena guru mengajar anak berpaku pada guru dan kemauan guru sehingga siswa jenuh dalam mengikuti pembelajaran dikelas. Berdasarkan masalah diatas guru-guru melakukan perubahan metode pembelajaran berbasis kurikulum merdeka yaitu memberikan anak belajar sesuai kebebasan, kreatifitasnya dalam memilih kegiatan dikelas serta mengembangkan kemandirian dan melakukan diskusi antara guru dan anak dalam memilih kegiatan pada proses pembelajaran. Kurikulum merupakan alat yang digunakan untuk mencapai tujuan pembelajaran yang efektif yang dilaksanakan bertujuan untuk mengoptimalkan aspek perkembangan anak pelaksanaan proses pembelajaran. Sekolah yang berada di kecamatan golewa, pertama dalam pembelajaran menggunakan kurikulum merdeka, yaitu sekolah Uptd Tkk Negeri Linajawa Dan Paud Terpadu Citra Bakti dari Semua Sekolah dikecamatan Golewa. Tkn Linajawa menggunakan kurikulum merdeka dalam pembelajaran mencakup tiga kegiatan mulai dari dari kegiatan awal, kegiatan inti, dan kegiatan penutup, dalam kegiatan pembelajaran juga membutukan perencanaan pembelajaran, penilaian yang di siapkan oleh guru di bantu mahasiswa.
Co-Authors Afrensiana Siktas Woa Agustina Moi Do Alexander Uta Alfonsa Dobe Andi Nafsia Angelina Kurnia Juita Angelina Merici Muwa Anjelina Kedhi Anu, Maria Susanti Anu, Melania Krisanta Ari, Magdalena Boa Aro, Simphorosa Baka, Natalia Agatha Baka, Natalia Agatha Bate, Nikodemus Bay, Maria Alwisia Doe Beatrix Wunu Bebho, Yohanes Beku, Veronika Yuliana Bena, Theresia Atlavia Beo, Maria Aprilianti Beru, Valensia Ota Bhubhu, Mathilde Mere Bio, Febronia Daga, Yohana De Pazi Tawa, Maria Magdalena Debo, Maria Elenora Deghe, Marianus Dese, Mariana Dhera, Delsiana Sulu Dhewa, Yuergen Armando Dhi, Bibiana Diwi, Maria Karmelita Dominic, Midhun Dopo, Florentianus Efrida Ita Elisabeth Ebu Elisabeth Tantiana Ngura Elisabeth Tantriana Ngura Elisabeth Weweng Emirensiana Keti Eno, Prodensiana Erista Saputri Liu Eustakia Lidwina Koe Euvemia Noa Fachry Abda El Rahman Ferdinanda Nonang Ferdinandus Samri Florentina Pini Fono, Maria Yasinta Gae, Krisna Gde Putu Arya Oka Geme, Yohana Tri Yanti Getrudis Nahung Guwa, Ursula Ibrahim, Kajo Imelda Rosana Milo Jau, Maxima Yohana Jefrino Jun Jelo, Maria Hildegar Ruda Jun, Jefrino Kae, Maria Magdalena Karmelia Rosfinda Meo Maku Kembo, Maria Relista Kristina Milo Kua, Maria Yuliana Laksana, Dek Ngurah Laba Laksana, Dek. Ngurah Laba Letisia Nembo Lopes, Priska Ariyani Maria Tina Lowa, Ronaldo Agustinus Ria Malo, Martha Maria Adelina Woga Nenu Maria Anisia Nenu Ngole Maria Anjelina Oli Maria Carmelita Tali Wangge Maria Desidaria Noge Maria Dominika Bebhe Bay Maria Editha Bela Maria Elenora Debo Maria Epresia Meo Meo Maria Fenista Ega Maria Florida Eda Maria Fransiska Bidi Maria Hildegar Ruda Jelo Maria Karmelita Diwi Maria Magdalena Bupu Maria Melita Uko maria mistika ule Maria Pignata Lili Wosi Maria Relista Kembo Maria Thresia Nena Maria Trisanti Woga Maria Yeliyanti Rapu Rapu Marianus Deghe Marselina Meo Sewu Marsianus Meka Martha Malo Maxima Yohana Jau Mbi, Rahma Mbupu, Marsiana Media Trinitas Ria Meka, Marsianus Melania Restintuta Ngonu Menge, Wilhelmina Meo, Maria Alfonsia Meo, Maria Dionesia Meo, Marsela Viktoria Meo, Vinsensia Mere, Veronika Owa Mori, Clotilda Nahung, Getrudis Natal, Yanuarius Ricardus Natalia Rosalina Rawa Ndange, Sisilia Nenu, Maria Adelina Woga Ngadha, Yohana Karolina Ngao, Theresia Ngasi, Maria Oktaviana Nggai, Martina Maria Susi Susanti Ngole, Maria Anisia Nenu Ngonu, Melania Restintuta Ngura, Elisabeth Tantriana Ngurah Mahendra Dinatha Ninu, Marselina Noa, Euvemia Nona, Maria Onita Nurtiana Enem Nurwijayanti Oli, Maria Anjelina Pase, Vernisia Angela Pasu, Maria Margalence Priska Ariyani Maria Tina Lopes Prisko Yanuarius Djawaria Pare Prodensiana Eno Raden Mohamad Herdian Bhakti Rapu, Maria Yeliyanti Raymunda Nona Tuga Rendo, Maria Erosiana Rewang, Maria Roselina Jein Ria, Media Trinitas Ristana Detty Rita, Florida Riwu, Imelda Uma Riwu, Imelda Uma Rosalia Lende Sada, Apolonia Sao, Vaustina Angrita Sayangan , Yohanes Vianey Sayangan, Yohanes V Seku, Stefania Sela, Maria Petrosia Wea Sere, Asmira Sewu, Marselina Meo Simphorosa Aro Sina, Rofina Berlian Ari Sulastri SULASTRI Tai, Maria Anjelina Tai, Maria Natalia Defatima Tawa, Karolina Laurentia Bule Tawa, Maria Emirentiana Theresia Ikin Tollo, Vinchensia Theresia Tolo, Stevania Siga Tuga, Veronika Uko, Maria Melita Una, Luxcya Martir Wona Ursula Guwa Vaustina Angrita Sao Veronika Owa Mere Wea, Ancelina Bao Wea, Helena Rhero Wela, Herkuliana Natalia Wela, Olgafiana Wela Weti, Maria Oncilia Weweng, Elisabeth Wio, Benedikta Eno Woga, Maria Trisanti Woga, Maria Trsanti Wonga, Maria Tevian Wosi, Maria Pignata Lili Wunu, Beatrix Yanuarius Ricardus Natal Yasinta Maria Fono Yasinta Maria Fono Yohana Dhengi Yohana Irmawati Yohana Karolina Ngadha Yohanes Bebho Yohanes Vianey Sayangan Yuergen Armando Dhewa Yuliana Uko Zae, Marsela Gaudensia