Claim Missing Document
Check
Articles

TONGKOL JAGUNG SEBAGAI SOLUSI PENGGANTI SERBUK KAYU DALAM BUDIDAYA JAMUR TIRAM PUTIH Dipakalyano, Dipakalyano; Irawati, Wahyu; Parhusip, Adolf Jan Nexson; Matita, Intan Cidarbulan
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 7 (2024): PKMCSR2024: Kolaborasi Hexahelix dalam Optimalisasi Potensi Pariwisata di Indonesia: A
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v7i0.2565

Abstract

Kebutuhan masyarakat akan jamur tiram putih mengalami peningkatan sebagai sumber protein pengganti protein hewani dengan harga yang lebih terjangkau. Produksi jamur tiram putih di Tangerang mengalami penurunan akibat peningkatan harga dari bahan baku pembuatan baglog yakni serbuk kayu sebagai media jamur. Permasalahan ini juga terjadi di mitra dalam pengolahan jamur tiram putih. PkM dilaksanakan di Oemah Jamur Tangerang yang berlokasi di Desa Kemuning, Gang Mulya, Legok, Kabupaten Tangerang. Tujuan dari pelaksanaan PkM ini adalah memperoleh formulasi medium pertumbuhan optimum dengan memanfaatkan limbah pertanian untuk meningkatkan produksi jamur tiram putih dengan harga yang terjangkau. Metode pelaksanaan yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta perencanaan keberlanjutan program. Pembuatan baglog menggunakan limbah pertanian yakni tongkol jagung, ampas kopi, kelaras pisang, sekam padi dan gabah padi. Melalui hasil dari pelaksanaan PkM ini dapat disimpulkan bahwa formulasi pembuatan baglog menggunakan limbah pertanian yang terbaik adalah dengan menggunakan tongkol jagung sebanyak 100% sebab memiliki pertumbuhan miselium jamur tiram putih yang paling banyak dan paling cepat.
Inovasi Non-Invasif: MRI-Guided Focused Ultrasound Untuk Pengobatan Mioma Uteri Ponagadi, Merry Adisty; Silaban, Grace Niche Agnesa; Siringo-ringo, Sisilya; Simamora, Tanti Marsanda; Irawati, Wahyu
ORYZA ( JURNAL PENDIDIKAN BIOLOGI ) Vol 14 No 1 (2025): ORYZA: Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi STKIP Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/oz.v14i1.3171

Abstract

Mioma uteri atau fibroid rahim, merupakan tumor jinak yang tumbuh pada otot polos uterus dan dapat menyebabkan masalah kesehatan serius bagi perempuan usia reproduktif. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas serta faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan MRI-Guided Focused Ultrasound (MRgFUS) dalam pengobatan mioma uteri, termasuk ukuran, lokasi, dan respon pasien terhadap prosedur. MRgFUS adalah metode inovatif yang terbukti efektif meredakan gejala seperti nyeri, perdarahan menstruasi berlebihan, dan gangguan reproduksi. Prosedur ini menggunakan pencitraan MRI untuk menargetkan area mioma dengan akurasi tinggi, memanfaatkan gelombang ultrasound yang terfokus untuk memanaskan dan menghancurkan jaringan mioma tanpa merusak jaringan sehat di sekitarnya. Penelitian dilakukan melalui studi literatur dengan mengkaji 10 artikel yang di telah dipublikasikan dalam 10 tahun terakhir guna mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang efektivitas teknologi ini. MRgFUS, yang berfokus pada perbaikan kualitas hidup, mencerminkan perhatian terhadap martabat manusia, khususnya wanita yang diciptakan dengan nilai dan tujuan yang mulia. Pendekatan ini memberikan harapan baru bagi pasien dengan risiko minimal dibandingkan metode invasif. Meski begitu, keterbatasan seperti biaya tinggi dan akses alat yang terbatas menjadi tantangan yang perlu diatasi agar manfaat teknologi ini dapat dirasakan lebih luas. Analisis dari berbagai literatur diharapkan memberikan wawasan komprehensif untuk mendukung pengembangan dan penerapan MRgFUS secara global.
Analisis Morfologi pada Teks Bacaan “Malin Kundang” Karya Dini Ayu Irawati, Wahyu; Raudhatunnur; Nugraheni, Aninditya Sri
Bahtera: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 24 No. 2 (2025): BAHTERA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, Volume 24 Nomor 2 Juli 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Program Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/bahtera.242.08

Abstract

This research aims to analyze the morphology in the reading text "Malin Kundang" by Dini Ayu, which is an adaptation of a classical Indonesian legend. This research uses a qualitative approach with descriptive methods to identify and analyze morphological processes, including affixation, reduplication, and composition. The results of the analysis show that there are four types of affixation processes: (1) prefixation, (2) suffixation, (3) infixation, and (4) confixation, as well as the use of compound words and reduplication which enrich the language structure in the text. These findings provide insight into the linguistic creativity of authors and the contribution of morphological elements to the meaning and function of narrative in literary works. The research is expected to enrich the study of literary linguistics and provide recommendations for teaching language and literature in education.
FORMULASI BAGLOG DARI TONGKOL JAGUNG SEBAGAI ALTERNATIF SERBUK KAYU DALAM BUDIDAYA JAMUR TIRAM PUTIH Parhusip, Adolf Jan Nexson; Dipakalyano; Matita, Intan Cidarbulan; Irawati, Wahyu; Silalahi, Ramses
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 5 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i5.2367

Abstract

Kebutuhan masyarakat akan jamur tiram putih mengalami peningkatan sebagai sumber protein yang menjadi alternatif pengganti protein hewani dengan harga yang lebih terjangkau. Produksi jamur tiram putih di Tangerang mengalami penurunan akibat kenaikan harga bahan baku yang digunakan dalam pembuatan baglog yakni serbuk kayu sebagai media jamur. Permasalahan ini juga terjadi pada mitra dalam pengolahan jamur tiram putih. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di Oemah Jamur Tangerang yang berlokasi di Desa Kemuning, Gang Mulya, Legok, Kabupaten Tangerang. Tujuan dari pelaksanaan PkM ini adalah memperoleh formulasi medium pertumbuhan optimum dengan memanfaatkan limbah pertanian untuk meningkatkan produksi jamur tiram putih dengan harga yang terjangkau. Metode pelaksanaan yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta perencanaan keberlanjutan program. Penerapan teknologi dengan pembuatan baglog menggunakan limbah pertanian yakni tongkol jagung, ampas kopi, kelaras pisang, sekam padi dan gabah padi. Pemanfaatan limbah pertanian dalam pembuatan baglog diharapkan dapat meningkatkan produksi jamur tiram putih dengan memberikan alternatif bahan baku. Hasil dari pelaksanaan PkM menunjukkan bahwa formulasi baglog menggunakan limbah pertanian tongkol jagung sebanyak 100% menyebabkan pertumbuhan miselium jamur tiram putih menjadi cepat dengan yield yang lebih tinggi dibandingkan baglog lain sehingga disimpulkan formulasi tongkol jagung 100% merupakan rekomendasi terbaik dalam pengolahan baglog jamur tiram putih.
BUDIDAYA JAMUR TIRAM MENGGUNAKAN AIR CONDITIONER (AC) Irawati, Wahyu; Tammu, Reisky Megawati; Laia, Clement Khrisman; Manalu, Damai Yanti
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 6 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i6.2499

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) adalah salah satu sarana untuk menjalankan misi Universitas Pelita Harapan yaitu berkontribusi pada kemajuan ilmu pengetahuan dan kebudayaan yang dipimpin oleh wawasan dunia Kristen Alkitabiah serta berpartisipasi secara redemtif dalam pengembangan individu dan masyarakat bagi kemuliaan Allah. PkM ini dilaksanakan oleh Dosen Fakultas Ilmu Pendidikan UPH yang berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Pelita Harapan (YPPH). PkM ini diadakan sebagai bentuk solusi yang ditawarkan oleh UPH atas permasalahan yang dialami oleh mitra, yaitu Bapak Ramses Silalahi. Permintaan Jamur Tiram di Tangerang mencapai 50 ton per bulan, namun produksi lokal baru mencapai 30 ton. Salah satu penyebab rendahnya produksi adalah serangan Trichoderma yang menghambat pertumbuhan. Hasil analisis situasi menunjukkan masalah yang dihadapi oleh Usaha Kecil Menengah ‘Oemah Jamur’ adalah adanya gangguan hama Trichoderma selama budidaya yang dapat menurunkan hasil panen. Jamur ini biasanya tumbuh pada suhu dan kelembaban yang tinggi sehingga tujuan dilaksanakan PkM ini adalah memberikan penyuluhan dan pelatihan budidaya jamur tiram di ruangan yang menggunakan air conditioner (AC) untuk mengendalikan jumlah hama Trichoderma. Pelaksanaan PkM dilaksanakan selama enam bulan di ‘Oemah Jamur’, di Taman Levina Jl. Raya Binong. Diharapkan melalui PkM ini, dapat membantu Usaha Kecil Menengah ‘Oemah Jamur’ dalam mengendalikan hama Trichoderma sehingga meningkatkan produksi jamur tiram dan memenuhi permintaan kebutuhan pasar.
Kidney Stone Treatment Using the Percutaneous Nephrolithotomy Method (PCNL) Novera, Rusliani S.; Angelica, Apriliana; Maharaja, Dwi P.; Situmorang, Stefani; Irawati, Wahyu
Jurnal Biologi Papua Vol 17 No 1 (2025)
Publisher : Jurusan Biologi FMIPA Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jbp.4520

Abstract

Kidney stones are a serious condition that often occurs in the wider community. The presence of this disease is influenced by genetic factors, diet, dehydration, irregular lifestyle, and unhealthy lifestyle. One of the treatments used to treat kidney stones is Percutaneous Nephrolithotomy (PCNL) for kidney stones measuring more than two centimeters. This study aims to find out about kidney stone treatment using the PCNL method. The method used is a literature study by discussing five study focuses, namely (1) healthy kidney structure and its role in maintaining body balance, (2) kidney structural abnormalities and their impact on health, (3) kidney stone treatment methods and their impact on health, (4) PCNL as a modern treatment solution for kidney stone sufferers, and (5) the process of implementing PCNL in kidney stone treatment. It can be concluded that healthy kidneys are vital organs with integrated structures and functions to maintain the physiological balance of the body and play a role in producing the hormones renin, erythropoietin, and calcitriol. Kidney disorders that often appear are kidney stones caused by waste in the blood or crystallized chemicals such as calcium and oxalic acid. Pharmacological therapy is a therapy that is often used to treat kidney stones using medical drugs and also surgery, but this method has side effects due to the drugs given. PCNL is a non-invasive treatment that utilizes sophisticated medical technology to treat kidney stones. PCNL treatment is done by making a small incision in the skin of kidney stone sufferers so that it does not have significant side effects. PCNL has a high success rate for the treatment of kidney stones
Penyuluhan dan Pelatihan Budidaya Jamur Tiram untuk Mengurangi Penyebaran Hama Trichoderma sp. di Oemah Jamur, Tangerang Wahyu Irawati; Reisky Megawati Tammu; Herna Siahaan; Clement Khrisman Laia; Damai Yanti Manalu
JURNAL Comunità Servizio : Jurnal Terkait Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, terkhusus bidang Teknologi, Kewirausahaan dan Sosial Kemasyarakatan Vol. 6 No. 2 (2024): OKTOBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Univesitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/cs.v6i2.6187

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) diadakan sebagai solusi untuk masalah pengusaha Oemah Jamur di Tangerang, di Perumahan Aster 3, Jalan Cendana 2 Blok A 6/28. Berdasarkan analisis situasi, permasalahan yang dihadapi mitra adalah jamur Trichoderma sp. yang tumbuh bersama dengan jamur tiram sehingga dapat menyebabkan kerugian. Kegiatan PkM ini dilakukan dengan tujuan untuk melakukan penyuluhan dan pelatihan tentang budidaya jamur tiram untuk mengurangi penyebaran hama Trichoderma sp. dengan melakukan budidaya di ruangan menggunakan Air Conditioner (AC). Metode pelaksanaan PkM adalah ceramah dan pelatihan. Durasi waktu kegiatan PkM adalah 12 bulan yang terdiri atas empat tahapan yaitu: 1) persiapan, 2) penyuluhan, 3) pendampingan, dan 4) evaluasi. Hasil evaluasi menunjukkan keberhasilan kegiatan PkM yang dilihat dari pertanyaan yang diberikan. Mitra PkM dapat memahami penyebab terjadinya serangan hama Trichoderma pada jamur tiram, mengetahui cara budidaya jamur tiram menggunakan ruangan ber AC, serta memiliki niat yang sangat tinggi untuk mempraktikan pemaparan materi yang sudah dijelaskan oleh pembicara.
Budidaya Jamur Tiram Putih Menggunakan Limbah Pertanian dan Pengolahannya menjadi Produk Pangan untuk Meningkatkan Perekonomian UMKM Oemah Jamur Tangerang Intan Cidarbulan Matita; Dipakalyano; Wahyu Irawati; Adolf Jan Nexson Parhusip
JURNAL Comunità Servizio : Jurnal Terkait Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, terkhusus bidang Teknologi, Kewirausahaan dan Sosial Kemasyarakatan Vol. 7 No. 1 (2025): APRIL
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Univesitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/cs.v7i1.6526

Abstract

One of the mushrooms commonly consumed by Indonesians is white oyster mushroom because it is affordable and can fulfil daily protein needs. However, the production of white oyster mushrooms in Tangerang has decreased due to the rising cost of raw materials, particularly sawdust, used in making mushroom growing media (baglog) This community service was carried out at UMKM Oemah Jamur Tangerang, located in Kemuning Village, Gang Mulya, Legok, Tangerang. The objective of this community service is to enhance the conomy of UMKM Oemah Jamur Tangerang by utilizing agricultural waste for white oyster mushroom cultivation and processing mushrooms into higher-value food products. The activities included socialization, technology implementation, mentoring and evaluation. The implementation of technology involved producing baglogs using agricultural waste such as corn cobs, coffee grounds, banana barrels, rice husks and rice grains, as well as processing mushroom into food products such as white oyster mushrooms crisps and mushroom meatballs. The results of this community service indicated that the use of corn cobs resulted din faster growth of mycelium with higher yields. Processing white oyster mushrooms into mushroom crisps and mushroom meatballs can also increased the mushroom’ market value, with distinctive texture and taste characteristics, while extending their shelf life.
Isolation and Characterization of Copper-Resistant Bacteria Pseudomonas alcaligenes CuFr 1.1 and Pseudomonas chengduensis CuFr 1.3 from Tembagapura Mine, Papua: Isolasi dan Karakterisasi Bakteri Resisten Tembaga Pseudomonas alcaligenes CuFr 1.1 dan Pseudomonas chengduensis CuFr 1.3 dari Pertambangan Tembagapura, Papua Irawati, Wahyu; Pinontoan, Reinhard; Torreno, Jovan Nathanael; Zebua, Satria Putri Aryani; Situmorang, Widya
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 26 No. 2 (2025)
Publisher : BRIN Publishing (Penerbit BRIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/jtl.2025.5785

Abstract

Abstrak Kontaminasi tembaga di tanah merupakan ancaman serius bagi ekosistem dan kesehatan manusia karena efek toksiknya terhadap tanaman, hewan, dan manusia. Salah satu sumber utama pencemaran ini adalah tambang Tembagapura di Papua. Pendekatan yang efektif untuk mengurangi pencemaran tembaga adalah bioremediasi menggunakan bakteri indigenous yang diisolasi dari lingkungan tercemar karena telah beradaptasi dengan kondisi setempat. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengisolasi bakteri resisten tembaga, (2) mengkarakterisasi morfologi koloninya, (3) menguji resistensi terhadap tembaga, dan (4) mengidentifikasi isolat terpilih berdasarkan gen 16S rDNA. Sampel tanah dikumpulkan dari area tambang Tembagapura dan isolasi bakteri dilakukan menggunakan media Luria Bertani (LB) yang ditambahkan 3 mM CuSO₄. Pengujian resistensi dilakukan dengan metode gores (streak plate) untuk menentukan nilai konsentrasi hambat minimum (MIC). Lima isolat bakteri resisten tembaga yang berhasil diperoleh: CuFr 1.1, CuFr 1.2, CuFr 1.3, CuFr 2.1, dan CuFr 2.2. Di antara kelima isolat tersebut, CuFr 1.1 dan CuFr 1.3 menunjukkan resistensi tertinggi dengan nilai MIC mencapai 9 mM. Identifikasi molekuler berdasarkan sekuens gen 16S rDNA menunjukkan bahwa CuFr 1.1 adalah Pseudomonas alcaligenes, sedangkan CuFr 1.3 adalah Pseudomonas chengduensis. Temuan ini merupakan laporan awal mengenai keberadaan bakteri indigenous resisten tembaga dari tambang Tembagapura. Isolat tersebut menunjukkan potensi besar sebagai biosorben tembaga dan kandidat agen bioremediasi pada lokasi yang terkontaminasi. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi mekanisme biosorpsi dan efektivitasnya pada skala lapangan.   Abstract Copper contamination in soil poses a serious threat to ecosystems and human health due to its toxic effects on plants, animals, and humans. One major source of this pollution is the Tembagapura mine in Papua. An effective approach to mitigate copper pollution is bioremediation using indigenous bacteria isolated from contaminated environments, as they are better adapted to local conditions. This study aimed to: (1) isolate copper-resistant bacteria, (2) characterize their colony morphology, (3) assess their resistance to copper, and (4) identify selected isolates based on the 16S rDNA gene. Soil samples were collected from the Tembagapura mining site, and bacterial isolation was performed using Luria Bertani agar supplemented with 3 mM CuSO₄. Resistance testing was conducted using the streak plate method to determine the Minimum Inhibitory Concentration (MIC). Five copper-resistant bacterial isolates were obtained: CuFr 1.1, CuFr 1.2, CuFr 1.3, CuFr 2.1, and CuFr 2.2. Among these, CuFr 1.1 and CuFr 1.3 exhibited the highest resistance, with MIC values reaching 9 mM. Molecular identification using 16S rDNA sequencing revealed that CuFr 1.1 is Pseudomonas alcaligenes, while CuFr 1.3 is Pseudomonas chengduensis. These findings provide the first report of copper-resistant indigenous bacteria from the Tembagapura mine. The isolates show promising potential for development as copper biosorbents and future application as bioremediation agents at contaminated sites. Further research is needed to explore their biosorption mechanisms and performance in field-scale applications.
Edukasi Ilmiah Dan Pengecekan Golongan Darah di Sekolah Lentera Harapan Gunung Moria, Lippo Karawaci, Tangerang Irawati, Wahyu; Silalahi, Destya Waty; Laoli, Beta Mualiman; Artha, David Dharmawan; Orah, Eklesia Taysa; Kosi, Ice Frans; Zega, Yeni Angelina; Tinambunan , Christine Febriandini
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi Mei- Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i3.3352

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dilaksanakan oleh Dosen Program Studi Biologi dan kimia Universitas Pelita Harapan serta dibantu oleh mahasiswa Program Studi Fisika. di Sekolah Lentera Harapan (SLH) Gunung Moria di Jalan Boulevard M.H. Thamrin No. 11 00, Kelapa Dua, Tangerang, Banten. Siswa SLH Gunung Moria berasal dari Papua. Sebagian besar siswa belum mendapatkan edukasi tentang pentingnya golongan darah. Mereka juga belum mengetahui golongan darah masing-masing. Tujuan dilaksanakannya PkM ini adalah: 1) agar para siswa mengetahui pentingnya seseorang mengetahui golongan darah, 2) agar para siswa mengetahui cara pengecekan golongan darah, serta 3) agar siswa mengetahui golongan darah masing-masing. Kegiatan PkM dilaksanakan pada tanggal 26 September 2023 dengan metode ceramah tanya jawab serta demonstrasi secara langsung. Jumlah peserta adalah 30 orang terdiri atas laki-laki dan perempuan. Berdasarkan dari hasil evaluasi pelaksanaan PkM melalui pengisian google form menunjukkan bahwa 30 siswa menyadari pentingnya mengetahui golongan darah, memahami cara pengecekan golongan darah, dan meningkatkan kesadaran tentang penghargaan diri terhadap tubuh sebagai ciptaan Allah. Hasil pengecekan yang dilakukan setiap siswa memiliki golongan darah yang bervariasi yakni golongan darah A, B, AB, dan O, masing-masing sebanyak 3 orang, 9 orang,  2 orang, dan 16 orang.
Co-Authors . PATRICIA Aaron Hasthosaputro Aazokhi Waruwu ABYATAR HUGO BASKORO Alvionita Thana Alya Leonita Lamonta Ambarita, Polin P. Ambarita, Polin Parulian Andara Frida Sheilaliany Daely Angelica, Apriliana Anggun Anggun Aninditya Sri Nugraheni Argoby Simanullang Argorby Simanullang Artha, David Dharmawan Ashiong P Munthe Ashiong Parheheon Munthe Ayustin, Yohana Delvia Bellen Mouretta Bermuli, Jessica Elfani Bora, Merliana Ina Cantika Dela Kurnia Zendrato Charles Immanuel Chelvieana A. Christanti Christeven Mevotema Christian, Grace Purnamasari Christian, Salomo Clement Khrisman Laia Clement Khrisman Laia Daely, Andara Frida Sheilaliany Damai Yanti Manalu David L Gultom Debora V. Widyanti Delfania Apang Madao Deokward F. Ruga Desi L. Sihombing Destya Waty Silalahi, Destya Waty Dipakalyano Dipakalyano Dipakalyano, Dipakalyano Djoko Prasetyo Dominica Feni Valentina Dr. Adolf J.N. Parhusip Dwany, Naomi Dwi N. Susilowati Egilia Lucky Elisabeth Tita Ellen Nur Endah Pangesti Elysabeth Simatupang Eunike Bunga Marvella Eunike Bunga Marvella Eunike Bunga Marvella Fernando Christofer Fernando Christofer Fernando Corneles Moniharapon Fiska Ivana Pratami Putri Tokede Floreta D. Icasari Frichilya Intan Lawa Padang Gaol, Riris Lumban Geoffrey Darrien Fideli Georgine Gladis Paula Sulardi Gim Mi Kyong Giri, Mutiara Yaemeliza Venderry Grace Charity Mary Cartir Greisnaningsi Greisnaningsi Harefa, Dellania Yvonne HARI HARTIKO Helen Melenia Sianipar Herna Siahaan Hernawati Siahaan Hutauruk, Kristian I Made Samudra Imanuel Adhitya Wulanata, Imanuel Adhitya Intan Cidarbulan Matita Iren Asima Situmorang Jennie Agatherania Listira JOEDORO SOEDARSONO Josephine Elsa Diani Putranto Karnelasatri, . Keisha Hillary Pangalila Kosi, Ice Frans Krisdarwindah Mardiana Kristin Armis Pasaribu Laia , Clement Khrisman Laia, Clement Khrisman Laoli, Beta Mualiman Lastiar R. Sitompul Lastiar Roselyna Sitompul, Lastiar Roselyna Legesang, Eddowardho Otniel Lucia Kusumawati Lusiana Haris Maha, Paldevina Br Maharaja, Dwi P. Malau, Robeka Risky Manalu, Damai Y. Manalu, Damai Yanti Marcellie, Jessica Margaretha, Cecilia Marvella, Eunike Bunga Melany Djami Meyners, Geraldy John Mia Parhusip Muhamad Ananda Munthe, Ashiong P. Munthe, Sri Wahyu Ningsih Naomi Dwany Nexson Parhusip, Adolf Jan Nicolas Tunggul Adhigandewa Nida Sopiah Nida Sopiah Nida Sopiah Nommensen Pangihutan Ompusunggu Nommensen Pangihutan Ompusunggu Novera, Rusliani S. Novera, Rusliani Sesy Orah, Eklesia Taysa Pahotkon Purba Pangaribuan, Medeliene Christine Patricia Patricia Pebrianti Pebrianti, Pebrianti Pingkan Imelda Wuisan Polin Parulian Ambarita Ponagadi, Merry Adisty Prasetyo, Djoko Purba, Friska Juliana Purwanti, Ester Ayu Sri PutrI, Nadya Aurelia Ratna Rahmawati, Sintia Y. Rahul Simon Situmeang Rani Nurlina Tifen Raudhatunnur Reinhard Pinontoan Resky Megawati Tammu Resti Nopriyanti Rido, Elisabeth M.T. Rimpan, Takashi Reymond Rosiva Betaria Purba Ruben Patrick Adhiwijaya Ruga, Deokward F. Ruth Y. Purba Sabar Manampin Giawa Salomo Christian Selvi Esther Suwu, Selvi Esther Shaday, Vannesa El Sherina Juliana Sherina Juliana Siane Indriani, Siane Siane Indriyani Sianturi, Golda Santiur Silaban, Grace Niche Agnesa Silalahi, Ramses Silvana Putri Tarigan Simamora, Tanti Marsanda Sindy Friska Siringo-ringo, Sisilya Situmorang, Stefani Situmorang, Widya Srigika Natalia Boru Ginting Stephanus Jordan Jans Steven Anggawinata Sudarsono Siburian Sugata, Marcelia Suhartono, Andreas Valiant Sukri, Urbanus Susi Sulistia Susi Sulistia, Susi Tabitha Grace Larasati Tahya, Candra Tahya, Candra J. Tahya, Candra Yulius Tammu, Reisky Megawati Thesalonika Liony Pangemanan Tinambunan , Christine Febriandini Torreno, Jovan Nathanael Tri P. Priyatno Triwibowo Yuwono Valiant, Andreas Vania Austine Callista Timotius Vannesa El Shaday Ruth Advenita Viona Heryani Arla Waruwu, A'azokhi Wuisan, Pingkan Imelda Xaveria, Jessica Yadi Suryadi Yantra Wijaya YENNY SORAYA Yesica C. Rhenata Yohana Ayustin Yohanes Edi Gunanto Yolanda, Shelomita Feby Yovanka P.P Tumakaka Zebua, Satria Putri Aryani Zega, Yeni Angelina