Claim Missing Document
Check
Articles

Antibacterial mechanism of Kratom (Mitragyna speciosa) methanol extract on Streptococcus pneumoniae and Eschericia coli bacteria Hotimah Masdan Salim; Marinda Dwi Puspitarini; Yuani Setiwati; Michio Shimabukuro
Biomolecular and Health Science Journal Vol. 4 No. 2 (2021): Biomolecular and Health Science Journal
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/bhsj.v4i2.28933

Abstract

Introduction: Kratom (Mitragyna speciosa) is a tropical herbal plant native to the North Malay Peninsula, Malaysia and Thailand. In Indonesia, kratom us a typical plant of West Kalimantan, especially in Putussibau. Kratom leaf has many pharmacological effects, one of them is antioxidant. However, the antioxidant and antimicrobial activities of Mitragyna speciosa leaf extracts are lacking. This study was to examine the effect of the methanol extract of Mitragyna speciosa (Rubiaceae Family) leaves on microorganisms Escherichia coli and Strepococcus pneumoniae.Methods: Kratom leaves were extracted with methanol as solvent. In this study, S. pneumoniae and E. coli bacteria have been used. Antibacterial activity tests were carried out at concentrations of 0.78%, 1.56%, 3.125%, 6.25%, 12.5%, 25%, 50% and 100%. Insilico was used to search for secondary metabolites and metabolite interactions in Mytragina speciosa. Results: Mitragyna speciosa leaf methanol extract was effective in inhibiting the growth of E. coli and S. pneumoniae significantly (P<0.001). The growth of e.coli was not identified from a concentration of 25% to 100%. However, there was no bacterial growth in S. pneumoniae from a concentration of 6.25% to 100%. In the insilico study it was found that the secondary metabolite of Mitragyna speciosa is quercetin, which interacts with the ATP1 protein as a predictor in the mechanism of Mitragyna speciosa as an antibacterial. Conclusion: In conclusion, there is no correlation between nutritional status and remission outcome of patients with ALL in the induction phase of therapy. However, high percentage of underweight patients shows nutrition needs special attention to improve therapy outcomes.
Pengaruh Penggunaan Gadget Terhadap Kejadian Miopia Pada Anak Usia Sekolah (4-17 Tahun) Di Poli Mata Rumah Sakit Islam Jemursari Surabaya Nadia Nisaussholihah; R.A. Hani Faradis; Andi Roesbiantoro; David Sajid Muhammad; Hotimah Masdan Salim
Jurnal Kesehatan Islam : Islamic Health Journal Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Kesehatan Islam : Islamic Health Journal
Publisher : Publikasi oleh Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jki.v9i2.8872

Abstract

Pendahuluan: Kelainan refraksi merupakan gangguan penglihatan terbanyak diseluruh dunia, diantara kelainan refraksi tersebut yang paling sering dijumpai adalah miopia. Miopia dapat disebabkan oleh faktor genetik maupun faktor lingkungan, salah satunya dengan melakukan aktivitas melihat dekat seperti menggunakan gadget. Penggunaan gadget dimasa sekarang ini sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Setidaknya 30 juta anak-anak dan remaja di Indonesia menggunakan media digital sebagai pilihan utama saluran komunikasi yang mereka gunakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk Menganalisis adanya pengaruh penggunaan gadget meliputi posisi, jarak, lama penggunaan, dan pencahayaan ruang terhadap kejadian miopia pada anak usia sekolah (4-17 tahun). Metode Pelaksanaan: Penelitian yang dilakukan bersifat survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah pasien anak usia sekolah (4-17 tahun) di Poli Mata Rumah Sakit Islam Jemursari Surabaya yang bersedia dilakukan penelitian dengan jumlah sampel 31 orang. Sampel diambil secara purposive sampling dengan teknik pengambilan data menggunakan kuesioner dan rekam medis responden. Analisis dilakukan dengan menggunakan uji regresi logistik ordinal. Hasil dan Pembahasan: Berdasarkan hasil penelitian sebagian besar menggunakan posisi duduk (61,3 %), menggunakan jarak ≥30 cm (54,8 %), dengan durasi selama ≥2 jam (54,8 %), dan menggunakan pencahayaan ruang yang redup (51,6 %). Sebagian besar responden memiliki visus miopia ringan (54,8 %). Berdasarkan analisis uji regresi logistik ordinal ada pengaruh jarak saat menggunakan gadget terhadap kejadian miopia (p=0,049). Tidak terdapat pengaruh posisi tubuh, lama penggunaan, dan pencahanyaan ruang saat menggunakan gadget terhadap kejadian miopia yang signifikan secara statistik (p=0,339; p=0,239; p=0,301). Kesimpulan: Hanya variabel jarak yang memiliki pengaruh yang signifikan secara statistik terhadap kejadian miopia, sedangan untuk variabel posisi tubuh, lama penggunaan, dan pencahayaan ruang tidak memiliki pengaruh yang signifikan.
Efek Saffron (Crocus Sativus) Terhadap TNF-Α Pada Model Artritis Reumatoid Karina Dwiyanti; Hotimah Masdan Salim
Jurnal Kesehatan Islam : Islamic Health Journal Vol 9, No 1 (2020): Jurnal Kesehatan Islam : Islamic Health Journal
Publisher : Publikasi oleh Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jki.v9i1.8867

Abstract

Artritis Reumatoid (AR) merupakan penyakit autoimun yang mempengaruhi sendi yang dapat menyebabkan kerusakan sendi yang progresif dan deformitas. Pada penyakit peradangan kronis ini terdapat banyak sitokin inflamasi yang salah satunya adalah TNF-α yang merupakan sitokin utama yang berlimpah dalam sinovium yang sedang meradang. Saffron dikenal karena sifat antioksidannya yang kuat dan sifat anti peradangan. Kemampuan pengambilan radikal pada saffron berhubungan dengan kemampuannya sebagai anti inflamasi yang dapat memblokir produksi sitokin pro-inflamasi seperti TNF-α. Penelitian ini bertujuan untuk merangkum peran saffron (Crocus sativus) dan konstituennya terhadap TNF-α pada model artritis reumatoid. Pencarian literatur dilakukan dengan menggunakan database PubMed Central dengan hasil screening didapatkan empat jurnal yang memenuhi kriteria inklusi. Pada hasil analisis telaah jurnal pada penelitian ini didapatkan bahwa literatur ilmiah mengkonfirmasi peran saffron (Crocus sativus) dalam menurunkan kadar TNF-α pada model artritis reumatoid.
Comparison The Value Of Bta Sputum Between Pulmonary Tuberculosis Patients With Diabetes Mellitus And Pulmonary Tuberculosis Patients Non-Diabetes Mellitus. Bagas Setiawan Ihsan Zaini; Adyan Donastin; Lea Maera Shanty; Hotimah Masdan Salim
Jurnal Kesehatan Islam : Islamic Health Journal Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Kesehatan Islam : Islamic Health Journal
Publisher : Publikasi oleh Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jki.v9i2.8869

Abstract

Background & Aims: Tuberculosis (TB) is a health problem. Based on the WHO report in 2016, Indonesia is a developing country with the second largest TB case. One risk factor for pulmonary tuberculosis is having a history of diabetes mellitus disease. The aim of this research is to examine the differences the value of BTA sputum between pulmonary TB patients with diabetes mellitus and pulmonary TB patients non-diabetes mellitus.Methods: This research is descriptive analytic with comparative study. This study uses secondary data in Islamic Jemursari Surabaya Hospital period January - December 2017. The results will be processed using descriptive analysis and Mann-Whitney test with SPSS 25.00 for windows.Results: This research obtained 68 samples consisting of 34 the pulmonary TB non-diabetes mellitus and 34 pulmonary TB with diabetes mellitus. In pulmonary TB patients non-diabetes mellitus most have negative BTA sputum values, while pulmonary TB with diabetes mellitus is positive (+1), so there are differences in the value of BTA sputum with a significance value 0.001 (<0.05).Conclusion: There is a difference in the value of BTA sputum between pulmonary TB patients with diabetes mellitus and pulmonary TB patients non-diabetes mellitus. It caused in patients with diabetes mellitus have immunological abnormalities, especially IFN-γ and pulmonary physiological disorder.
Pencegahan Penyakit Diabetes Mellitus melalui Pelatihan Pembuatan Jamu Saintifik bagi Warga Kecamatan Wonokromo Surabaya Devyana Dyah Wulandari; Hotimah Masdan Salim; Andreas Putro Ragil Santoso; Endah Budi Permana Putri
Jurnal Surya Masyarakat Vol 4, No 1 (2021): November 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jsm.4.1.2021.104-111

Abstract

Diabetes mellitus is a chronic disease caused by the pancreas not being able to produce enough insulin so that glucose levels in the blood cannot be controlled. Symptoms of this disease are characterized by polyuria, polydipsia, polyphagia and elevated blood glucose levels. Diabetes mellitus is a non-communicable disease that ranks 7th in the world's cause of death and Indonesia is a country with diabetes which is ranked 4th in the world. Prevention and treatment of diabetes mellitus patients can be done through various efforts, one of which is traditional herbal medicine. Therefore, the community development team held a training event for preparation scientific herbs in the context of preventing diabetes mellitus for residents of Wonokromo Surabaya. The results showed that there was an increase in public understanding about the dangers of diabetes mellitus with an increase in the average value from 45% to 90% and an increase in skills in preparation scientific herbal medicine from 40% to 95%. So it can be concluded that this activity brings very good benefits for the residents of Wonokromo Surabaya.
Pencegahan Penyakit Diabetes Mellitus melalui Pelatihan Pembuatan Jamu Saintifik bagi Warga Kecamatan Wonokromo Surabaya Devyana Dyah Wulandari; Hotimah Masdan Salim; Andreas Putro Ragil Santoso; Endah Budi Permana Putri
Jurnal Surya Masyarakat Vol 4, No 1 (2021): November 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jsm.4.1.2021.104-111

Abstract

Diabetes mellitus is a chronic disease caused by the pancreas not being able to produce enough insulin so that glucose levels in the blood cannot be controlled. Symptoms of this disease are characterized by polyuria, polydipsia, polyphagia and elevated blood glucose levels. Diabetes mellitus is a non-communicable disease that ranks 7th in the world's cause of death and Indonesia is a country with diabetes which is ranked 4th in the world. Prevention and treatment of diabetes mellitus patients can be done through various efforts, one of which is traditional herbal medicine. Therefore, the community development team held a training event for preparation scientific herbs in the context of preventing diabetes mellitus for residents of Wonokromo Surabaya. The results showed that there was an increase in public understanding about the dangers of diabetes mellitus with an increase in the average value from 45% to 90% and an increase in skills in preparation scientific herbal medicine from 40% to 95%. So it can be concluded that this activity brings very good benefits for the residents of Wonokromo Surabaya.
Klasifikasi Citra Histologi Ginjal Berdasarkan Ekstraksi Fitur Statistik Menggunakan Perceptron Tri Deviasari Wulan; Hotimah Masdan Salim; Ima Kurniastuti; Tri Wahyuni Bintarti
REMIK: Riset dan E-Jurnal Manajemen Informatika Komputer Vol. 6 No. 3 (2022): Volume 6 Nomor 3 Agustus 2022
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/remik.v6i3.11587

Abstract

Histologi  adalah bagian yang memperlajari struktur jaringan secara detail menggunakan menggunakan mikroskop. Seperti halnya pada ginjal, histologi dimanfaatkan sebagai salah satu cara untuk mengetahui kondisi bagian-bagian dari ginjal. Hasil pembacaan histologi membutuhkan dokter patologi yang berpengalaman untuk menentukan bagian glomerulus dan tubulus proximal secara akurat. Ekstraksi ciri statistik merupakan metode pengambilan ciri yang didasarkan oleh karakteristik histogram citra. Dari nilai-nilai histogram yang dihasilkan, dapat dihitung berapa parameter ciri statistik, antara lain Mean, Variance, Skewness, kurtosis, Entropy. Metode perceptron adalah salah satu metode pembelajaran dalam jaringan saraf tiruan yang dapat digunakan untuk proses klasifikasi. Penelitian ini dilakukan klasifikasi bagian glomerulus dan tubulus proximal dari citra histologi berdasarkan hasil ekstraksi fitur statistik menggunakan perceptron . Hasil penelitian menunjukkan nilai akurasi sebesar 85,7% dalam mengklasifikasi bagian glomerulus dan tubulus proximal dari citra histologi ginjal menggunakan jaringan saraf tiruan perceptron. 
The Role of Syzygium Polyanthum Leaf Extract in Reducing Renal Cell Damage with Potassium Oxonate-Induced Hyperuricemia Dwimantoro; Hotimah Masdan Salim; Aditya Bhayusakti; Dayu Satriya Wibawa
Jurnal Kesehatan Islam : Islamic Health Journal Vol. 11 No. 2 (2022): Jurnal Kesehatan Islam : Islamic Health Journal
Publisher : Publikasi oleh Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jki.v11i2.19229

Abstract

Abstract. Background: Kidney is an organ that plays an important rolein regulating homeostasis, excrete the foreign or toxic substances, andmetabolism product such as uric acid, urea, and creatinine in the bodythrough the urine. Syzygium polyanthum, has been used in loweringuric acid levels. The purpose of this research is to tested the effect ofbay leaf extract on kidney histopathology of hyperuricemia inducedmice model of potassium oxonate. Methods: This study is a laboratoryexperimentalstudy with a post-test only control group design, and wasdivided into a control group, a hyperuricemia (PO) group, an PO groupwith 75 mg/kg bay leaf extract, an PO group with 150 bay leaf extractand an PO group with 300 mg/kgBW bay leaf extract. The treatmentwas given for 14 days then histopathological examination of thekidneys was carried out with HE staining. Results: Histopathologicalinflammation occurred in all groups and necrosis was the most severefound in the positive control group where the administration of bayleaf extractsignificantly reduced inflammatory cellsfrom the lowest tothe highest dose with P < 0.001. Conclusion: Administration ofSyzygium polyanthum affected renal histopathology in potassiumoxonate-induced hyperuricemic mice.
Peningkatan Pemahaman, Keinginan untuk Membangun, dan Keinginan untuk Menggunakan Sistem Pemanenan Air Hujan di Pesantren Achmad Syafiuddin; Iswahyudi Iswahyudi; Hotimah Masdan Salim; Edza Aria Wikurendra
Darmabakti : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3 No 2 (2022): Darmabakti : Junal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Peneliian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Madura (UIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31102/darmabakti.2022.3.2.094-098

Abstract

Pesantren merupakan lembaga pendidikan islam yang memerlukan air bersih yang cukup untuk keperluan sanitasi dan air minum bagi santri. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, keinginan untuk membangun, dan keinginan untuk menggunakan sistem pemanenan air hujan (SPAH) di PP Addurrriyah. PP Addurrriyah dipilih sebagai model pesantren yang berada di desa yang memiliki masalah terkait penyediaan air bersih. Pengabdian masyarakat ini dilakukan melalui dua tahap yaitu (i) melakukan pengukuran kualitas air hujan dan (ii) melakukan edukasi dan pelatihan tentang SPAH. Pengukuran peningkatan pemahaman, keinginan untuk membangun, dan menggunakan SPAH diperoleh melalui survei dengan total sampling. Secara umum, kualitas air hujan relatif bersih, dan parameter yang diukur berada pada batas yang diijinkan oleh pemerintah Indonesia. Selain itu, pemahaman, keinginan untuk membangun dan menggunakan SPAH meningkat dibandingkan sebelum dilaksanakan edukasi dan pelatihan.
EFFECTIVENESS AND SAFETY OF CYD-TDV VACCINE IN CHILDREN Sonny Edbert; Hotimah Masdan Salim
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.17156

Abstract

Dengue virus is classified as an arbovirus and its incidence rate continues to grow, especially in children in the last few years recorded by WHO. In the absence of specific therapy to treat dengue, prevention with vaccination is the right choice, especially for Asia and endemic regions such as Indonesia. Until now, the vaccine for dengue is only available in one commercial formulation (CYD-TDV) which has been licensed and developed by Sanofi Pasteur. The purpose of this study is to determine the effectiveness and safety of the CYD-TDV vaccine for children in endemic areas. The method used in this study is a literature search. Conducted meta-analyses and systematic reviews published between 2017 and 2020 identified in MEDLINE, especially in children based on inclusion and exclusion criteria. The findings obtained are Immunogenicity in the test group vaccinated with CYD-TDV was higher than the control group and side effects between two groups were not significant. So it can be concluded CYD-TDV vaccine is effective and safe for children’s in endemic areas. This conclusion is the basis for further vaccine development, especially for Asian regions, such as Indonesia.
Co-Authors A., Ratna Ariesta Dwi Abdul Muhith Achmad Hilman Fahmy Aditya Bhayusakti Adyan Donastin Afiyah, R. Khairiyatul Akas Yekti Pulih Asih Alam, Ilham Putera Alam, Ilham Putra Algristian, Hafid Andi Roesbiantoro Andreas Putro Ragil Santoso, Andreas Putro Ragil Anggraini, Yasi Ardianti, Ami Awwaliya, Evi Awwaliyah, Evi Sylvia Awwaliyah, Evy Silvia Bagas Setiawan Ihsan Zaini Bagas Setiawan Ihsan Zaini Bintarti, Tri Wahyuni Bintarti, Tri Wahyuni Choirotussanijah Choirotussanijah Choirotussanijjah Danny Irawan David Sajid Muhammad Dayu Satriya Wibawa Deny Febriwijaya Romadhani Desi Irawati, Adinda Devyana Dyah Wulandari Dwi Arman Prasetya Dwimantoro EBISINTEI, PRECIOUS Edza Aria Wikurendra Endah Budi Permana Putri Erfina Miftakhul Zannah Evi Octavia Djamaludin Fatmawati, Ulik Ferdinan Hanafi, Eka Satria Akbar Fifi Khoirul Fitriyah Garfansa, Marchel Putra Hanafi, Eka Satria Akbar Ferdinan Handayani Handayani Handayani, Nanik HAQUE, ZAMIRAH MABARROH EL Ika Mardiyanti Ilham Putera Alam Ilham Putra Alam Ima Kurniastuti Ismail Ibrahim Ismail, Zainul Hadi Wildan Iswahyudi Iswahyudi ISWAHYUDI ISWAHYUDI Izki Masyaqqoni Pujiana Jamhuri, Nur Syazwani Jazuli, Muhammad Aqil Siroj Jessica Puspa Kencana Jinan, Puspita Rahmatul Karina Dwiyanti Kencana, Jessica Puspa Lea Maera Shanty Lintan Farizqi Kurnia Lysa Veterini Maria Ulfa Marinda Dwi Puspitarini Marselli Widya Lestari Michio Shimabukuro Muhammad Aqil Siroj Jazuli Muhammad, David Sajid Muhammada, Davida Sajid Mukhtar Adi Nugroho Muliani, Nurlina Mulyadi Mulyadi Nadia Nisaussholihah Nahdatien, Ima Nanik Handayani Nisaussholihah, Nadia Novera Herdiani, Novera Nur Azizah AS Pramesti, Rosandhy Alfiyah Pramesti, Rosandhy Alifyah Puspitasari, Renny Novi Putra, Reza Hery Mahendra R.A. Hani Faradis Ratna Ariesta Dwi Andriani Reza Mahendra Rihhadatulays, Khuzaimah Nur Juhanifah Rofik, Ainul rofiq, ainul Romadhani, Deny Febriwijaya Rosda Rodhiyana Savitri, Ardyarini Dyah Siti Nur Hasina Siti Robi’atus Sholiha Sohaimi, Ainur Elliana Sonny Edbert Syafiuddin, Achmad Tri Deviasari Wulan Tri Wahyu Bintarti Ubaidillah Zuhdi Widya Dio Kharisma Wiratama, Rahardyan Dika Yanti, Alfiyah Indah Yasi Anggraini Yenni Arista Cipta Ekalaturrahmah Yuani Setiwati Zannah, Erfina Miftakhul