Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Analisis Efisiensi Daya Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro Di Desa Pao Kecematan Tombolo Pao Kabupaten Gowa Sebagai Alternatif Sumber Energi Listrik Azizah, Nur; Adaniah, Nahdatul; Naim, Muh Yusan; Sugianto; Syarifuddin, Andi
Jurnal LOGITECH Logika Technology Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/logitech.v7i2.8

Abstract

Untuk meningkatkan daya yang dihasilkan pada sumber energi minihidro secara optimal maka analisis efisiensi daya Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) merupakan kajian penting untuk mengoptimalkan potensi sumber daya air yang tersedia dalam menghasilkan energi listrik. PLTM merupakan salah satu solusi energi terbarukan yang ramah lingkungan, menggunakan aliran air dari sungai atau saluran irigasi dengan kapasitas pembangkit yang lebih kecil dibandingkan dengan pembangkit hidro besar.  Penelitian ini dilakukan dengan melalui wawancara pihak PLTM Tombolo Pao dan observasi yang dimana dilakukan langsung di PLTM Tombolo Pao. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi daya pada Pembangkit Litsrik Tenaga Minihidro (PLTM) Tombolo Pao Kabupaten Gowa, dengan fokus pada faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja seperti mengetahui daya yang dihasilkan berdasarkan debit air dan tinggi terjun air pada Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM), untuk mengetahui rugi-rugi pada penstock, turbin dan generator pembangkit listrik tenaga minihidro di Desa Pao Kecematan Tombolo Pao Kabupaten Gowa.  Melalui pengukuran dan analisis, ditemukan bahwa efisiensi daya pada  PLTM Tombolo Pao sebesar 75,22% dengan debit air 0,554 m3/s, dengan nilai rugi-rugi penstock sebesar 146,73 W, rugi-rugi turbin 151.588,81 W dan rugi-rugi generator yang diperoleh sebesar 4.854,13 W hal ini dipengaruhi oleh variasi debit air dan rugi-rugi peralatan yang digunakan pada PLTM Tombolo Pao. Penelitian ini memberikan gambaran yang jelas tentang faktor-faktor yang memengaruhi efisiensi dalam sistem pembangkit listrik minihidro, yang diharapkan dapat menjadi referensi untuk pengembangan dan pengelolaan PLTM yang lebih efektif dan efisien di masa depan.
ANALISIS SUSUT NON TEKNIS PADA PELAKSANAAN PENERTIBAN PEMAKAIAN TENAGA LISTRIK (P2TL) DI PT PLN (PERSERO) ULP KC LUWUK Pebriana. M, A. Muawiyah; Pebriana M, A Muawiyah; Wulandari, Reva Yusma; Jaya, Arif; Nawir, Muhammad; Syarifuddin, Andi
Jurnal LOGITECH Logika Technology Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/fv44x754

Abstract

Energi listrik merupakan kebutuhan dasar yang tidak dapat dipisahkan dari aktivitas sehari-hari, dan keberadaan PLN (Perusahaan Listrik Negara) sebagai satu-satunya penyedia layanan listrik di Indonesia sangat krusial untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Dalam proses bisnis PLN, dari hulu hingga hilir, masalah susut (losses) menjadi salah satu perhatian utama, terutama pada unit distribusi, di mana susut mengacu pada kehilangan energi listrik selama proses penyaluran dari Gardu Induk (GI) ke pelanggan. Tingginya susut distribusi dapat mengurangi pendapatan PLN dan meningkatkan Biaya Pokok Produksi (BPP), sedangkan penurunan susut dapat meningkatkan pendapatan dan mengurangi BPP. Susut energi dibedakan menjadi susut teknis dan non teknis. Pada triwulan I 2024, ULP KC Luwuk mencatat susut total sebesar 9,70%, dengan 8,86% merupakan susut teknis dan 0,83% susut non teknis. Pencurian listrik menjadi faktor signifikan dalam susut non teknis, menyumbang sebesar 25,21% dari total susut non teknis. Untuk mengatasi masalah ini, PLN melaksanakan Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL), sebuah rangkaian kegiatan yang meliputi perencanaan, pemeriksaan, tindakan, dan penyelesaian terhadap instalasi listrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada triwulan I telah dilakukan P2TL dengan pemeriksaan pelanggan sebanyak 3,389 pelanggan dan jumlah temuan sebanyak 146 pelanggan sehingga jumlah saving dari pelaksanaan P2TL pada triwulan I 2024 sebesar 83,912 kWh yang berkontribusi terhadap susut non teknis sebesar 25,22% dan merugikan PLN sebesar Rp. 400.986,725. Sedangkan untuk triwulan II pemeriksaan pelanggan sebanyak 3,107 pelanggan dengan temuan sebanyak 55 pelanggan sehingga saving dari P2TL sebesar 132,305 kWh yang berkontribusi terhadap susut non teknis sebesar 88.17% dan merugikan PLN sebesar  Rp.180,823,151.
ANALISIS KEBUTUHAN DAYA MOTOR HOIST PADA SISTEM CONTAINER CRANE DI PT PELINDO TERMINAL PETIKEMAS PANTOLOAN Hasanuddin, Alfinur; Supriyadi; Nojeng, Syarifuddin; Nawir, Muhammad; Syarifuddin, Andi
Jurnal LOGITECH Logika Technology Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/51kck860

Abstract

Proses kegiatan bongkar muat petikemas di dermaga menggunakan peralatan bongkar muat yaitu container crane. Dalam operasional crane sendiri membutuhkan  beberapa  peralatan  untuk  menunjang  sistem crane  ini  beroperasi  yaitu  peralatan  motor  listrik.  Peralatan motor  listrik  yang  digunakan  antara  lain Motor Boom, Motor Hoist, Motor Gantry dan Motor Trolley.   Pada penelitian ini dilakukan analisa kebutuhan daya Motor Hoist pada Container Crane (CC) di Terminal Petikemas Pantoloan dengan menggunakan beban peti kemas yang berbeda. Analisa daya berfokus pada analisa daya motor Hoist pada saat proses hoist-up Penelitian ini mengacu pada pengukuran daya berdasarkan parameter pengukuran yang sudah ada pada sistem Container Crane di PT Pelindo Terminal Petikemas Pantoloan.   Setelah dilakukan penelitian, bahwa daya motor hoist yang terukur ketika beroperasi tidak melebihi kapasitas motor sehingga aman dan dapat dioperasikan dengan optimal. Torsi pada motor hoist Container Crane di TPK Pantoloan memiliki kaitan dengan daya dan kecepatan motor, dimana kecepatan motor berbanding lurus dengan daya motor namun berbanding terbalik dengan torsi motor. Analisa daya ini digunakan untuk mengetahui rata-rata daya motor hoist yang digunakan pada saat mengangkat beban sehingga menjadi dasar untuk melakukan proses pengembangan lebih lanjut tentang penggunaan Container Crane pada pelayanan bongkar muat di PT Pelindo Terminal Petikemas Pantoloan.
ANALISIS SIMULASI PEMASANGAN REAKTOR SHUNT DI GI KOLAKA UNTUK MENORMALKAN OVER VOLTAGE DIAN FURQANI ALIFYANTI; Ginaya, Zaenal; Jaya, Arif; Nojeng, Syarifuddin; Syarifuddin, Andi
Jurnal LOGITECH Logika Technology Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/y5akrj45

Abstract

Peningkatan kebutuhan energi listrik di Sulawesi, khususnya di subsistem Kendari, menyebabkan tantangan dalam menjaga keandalan dan kestabilan sistem transmisi tenaga listrik. Salah satu masalah utama adalah terjadinya over voltage, terutama di Gardu Induk subsistem Kendari, akibat sifat kapasitif saluran transmisi yang Panjang pada saat beban rendah . Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki tegangan di subsistem Kendari dengan melakukan pemasangan reaktor shunt. Dalam penelitian ini digunakan metode simulasi pada perangkat lunak DIgSILENT, penelitian ini berisi tentang perencanaan kapasitas reaktor shunt yang akan digunakan dan lokasi optimal reaktor shunt. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemasangan reaktor shunt menunjukkan bahwa penggunaan reaktor shunt dapat menurunkan tegangan hingga mencapai batas operasi yang aman, dari sebelumnya mencapai 167 kV menjadi mendekati tegangan nominal (135 kV-165 kV)sehingga mendukung keandalan sistem transmisi di subsistem Kendari.
Rancang Bangun Sistem Relay On-Off untuk Peningkatan EfisiensiKonsumsi Energi Listrik Rumah Tangga Nur Alif Baang, Muh Reski; Meylinda Utami, Andi Vinni; Nojeng, Syarifuddin; Yusan Naim, Muh; Syarifuddin, Andi; Meylinda, Vinni
Jurnal LOGITECH Logika Technology Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/logitech.v7i1.31

Abstract

Dalam beberapa dekade terakhir, meningkatnya kebutuhan energi listrik di rumah tangga menjadi tantangan serius seiringdengan pertumbuhan teknologi dan perubahan gaya hidup. Perubahan dalam pola konsumsi energi di rumah tangga dapatmenjadi pemicu utama untuk peningkatan penggunaan listrik yang berlebihan. Di tengah tantangan ini, penerapan teknologiotomatisasi, seperti sistem relay on-off, muncul sebagai solusi potensial untuk meningkatkan efisiensi penghematanpenggunaan energi di rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem relay on-off sertapenerapannya dalam meningkatkan efisiensi konsumsi listrik rumah tangga. Metode penelitian ini meliputi perancanganperangkat keras dan perangkat lunak, serta analisis pengujian daya pada beban lampu. Hasil penelitian ini menunjukkanbahwa penerapan sistem relay on-off pada peralatan listrik rumah tangga dapat meningkatkan efisiensi energi secarasignifikan. Berdasarkan hasil pengujian, disimpulkan bahwa alat dapat mengontrol lampu on-off secara otomatis. Setelahdilakukan simulasi dengan menggunakan beban berupa satu lampu daya 10Watt di tiga ruangan berbeda, diperoleh totalpenghematan konsumsi energi untuk beban penerangan dari ketiga ruangan sebesar 0.1kWh/hari atau 3kWh/bulan. Totalpenghematan biaya kWh/Bulan untuk penerangan lampu ketiga ruangan sebesar Rp4.055,94. Penghematan ini didasarioleh rentang waktu pemakaian yang dikontrol penuh oleh perangkat sistem relay on-off. Dengan demikian penggunaanperangkat sistem relay on-off pada rumah tangga maka konsumen mendapatkan keuntungan dari pemakaian daya dan biayayang dikeluarkan setiap bulan. 
Prototype Sistem Proteksi dan Monitoring Overload Pada Motor Listrik Berbasis IoT Akbar Alamsyah Amir; Iyon; Syarifuddin Nojeng; Andi Syarifuddin
Jurnal LOGITECH Logika Technology Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/logitech.v7i1.44

Abstract

Motor induksi tiga fasa yang merupakan salah satu jenis motor listrik yang bekerja sebagai penggerak mesin produksi memegang peranan penting dalam dunia industri. Sistem kendali dan sistem proteksi motor listrik masih dalam pengembangan dan hingga saat ini semakin canggih dan modern, meskipun terkadang terdapat gangguan pada kinerja motor listrik seperti arus berlebih misalnya. Adapun penelitian ini bertujuan untuk mendesain serta mengaplikasikan sistem monitoring dan proteksi over current menggunakan sensor PZEM-016 sebagai pengukur arus dan tegangan berbasis Esp32 sebagai otak program lalu dikirimkan melalu web codeigniter monitoring dan juga control. Proteksi pada alat ini menggunakan module relay channel yang diprogram melalui arduino IDE untuk melakukan trip ketika over current terdeteksi dengan memutuskan hubungan aliran listrik pada kontaktor. Untuk merancang prototype sistem proteksi dan monitoring overload pada motor listrik berbasis IoT, beberapa komponen yang diperlukan antara lain sensor PZEM-016, adaptor, relay Channel, ESP32, LCD. Langkah pertama adalah membuat rangkaian di PCB kemudian Bahasa program menggunakan bahasa pemrograman Arduino untuk mengontrol daya dan energi yang telah ditetapkan. Selanjutnya, dilakukan pengembangan bahasa pemrograman menggunakan CodeIgniter untuk menciptakan antarmuka web. Dengan ini, pengguna dapat melihat data arus dan tegangan secara langsung melalui web dengan spesifikasi alat yang mampu mengukur tegangan 80-260 VAC, dan  arus 0-100 A. Dari hasil penelitian ini menujukkan bahwa sistem proteksi motor bekerja dengan baik dengan nilai batas arus yang ditetapkan yaitu 0,8 maka relay akan memutus aliran pada motor. dan adapun Pengujian tingkat Error perbandingan antara sensor Pzem-016 (web) dan juga multimeter/Tang Ampere. Hasil pengujian menunjukkan bahwa tingkat error pada pengukuran tegangan antar phasa adalah sebagai berikut : R=0,27%, S=0,26%, T=0,008%. Sementara itu, Tingkat error pada pengukuran arus antar phasa adalah : R=1,55%, S=1,63%, T=1,55%. Alat ini dilengkapi teknologi Internet of Things yang dirancang memberikan informasi secara real time.
STUDI ANALISIS KOORDINASI PROTEKSI RECLOSER PATUNG JERUK DENGAN RECLOSER LIMBANGAN PADA WILAYAH KERJA PT PLN (PERSERO) ULP PANGKEP Saputra, Krisna Dian; Krisna Dian Saputra; Dion P, Galih; Nojeng, Syarifuddin; Naim, Muh. Yusan; Syarifuddin, Andi
Jurnal LOGITECH Logika Technology Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/36xqsk47

Abstract

Keandalan sistem distribusi listrik bergantung pada proteksi yang mampu mendeteksi dan mengisolasi gangguan secara cepat dan selektif. Recloser adalah perangkat proteksi penting yang berfungsi menangani gangguan secara otomatis pada jaringan distribusi. Untuk memastikan gangguan ditangani secara lokal tanpa memengaruhi sistem secara luas, diperlukan koordinasi proteksi yang baik antar recloser. Penelitian ini menganalisis koordinasi proteksi antara Recloser Patung Jeruk dan Recloser Limbangan di wilayah kerja PT. PLN (Persero) ULP Pangkep. Metode yang digunakan adalah perhitungan manual dan simulasi software DIgSILENT berdasarkan data teknis, seperti arus gangguan, arus pickup, dan waktu kerja rele. Evaluasi koordinasi dilakukan melalui kurva karakteristik waktu-arus (Time Current Characteristic/TCC) dengan acuan standar IEEE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan Overcurrent Relay (OCR) pada kedua recloser telah sesuai dan mampu memberikan proteksi yang selektif terhadap gangguan fasa-ke-fasa. Namun, pengaturan Ground Fault Relay (GFR) pada Recloser Limbangan belum optimal dan berpotensi mengganggu selektivitas proteksi. Oleh karena itu, diperlukan penyesuaian setting pada GFR Recloser Limbangan dengan menambahkan satu tahap proteksi menggunakan karakteristik Inverse Definite Minimum Time (IDMT) dan menaikkan arus trip instan. Hasil akhir terdiri dari tiga tahap: I₀ > 25 A (IEC SI, TMS = 0,1), I₀ >> 200 A (definite time, 250 ms), dan I₀ >>> 220 A (definite time, 0 ms). Penyesuaian ini dapat meningkatkan selektivitas proteksi dan keandalan sistem..   Kata kunci: koordinasi proteksi, recloser, DIgSILENT, OCR, GFR.
UPAYA PENURUNAN GANGGUAN AKIBAT BINATANG PADA PENYULANG BULO–BULO ULP TANETE DENGAN ALAT PELINDUNG BINATANG Andi Mangkona Tamrin; Jaya, Arif; Syamsir, Syamsir; Syarifuddin, Andi; Lutfi Mugen Pamungkas
Jurnal LOGITECH Logika Technology Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/dbhmqj50

Abstract

Energi listrik adalah salah satu komponen utama dalam kehidupan di masa modern ini, sehingga penyaluran energi listrik harus dijaga sehingga listrik dapat dengan maksimal bisa digunakan oleh konsumen, namun tidak dipungkiri dalam menjaga kehandalan penyulang ini tentu banyak faktor yang bisa mempengaruhi pendistribusian energi llistrik untuk pelanggan. Gangguan distribusi listrik yang disebabkan oleh binatang merupakan salah satu penyebab utama pemadaman pada penyulang di berbagai wilayah, termasuk Penyulang Bulo-Bulo ULP Tanete. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan alat pelindung binatang guna menurunkan angka gangguan dan memperbaiki indeks keandalan SAIDI dan SAIFI. Metode yang digunakan meliputi studi literatur, observasi lapangan, serta pengumpulan data gangguan dari PT PLN (Persero). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan alat pelindung binatang dengan desain berputar mampu menurunkan gangguan dari 39 kali padam menjadi 1 kali padam dalam periode Januari – Maret 2024. Nilai SAIDI berhasil ditekan menjadi 0,20 menit/pelanggan/tahun dan SAIFI menjadi 1 kali padam/pelanggan/tahun. Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa pemasangan alat pelindung binatang secara signifikan mampu menurunkan angka gangguan dan memperbaiki nilai SAIDI dan SAIFI.
Audit Energi Listrik Pada Bangunan Gedung 2 PT. Japfa Comfeed Indonesia Unit Hatchery Tanralili Awal, Muh Awal Ramadhan; Raihan, Muh; Jaya, Arif; Naim, Yusan; Syarifuddin, Andi
Jurnal LOGITECH Logika Technology Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/qmstz246

Abstract

  Penggunaan energi pada gedung atau bangunan sangatlah penting, terutama pada penggunaan energi listrik, pemakaian serta alokasi dana untuk penyediaannya adalah yang terbesar. Melihat kondisi tersebut, salah satu usaha yang bisa ditempuh untuk meningkatkan efisiensi penggunaan energi listrik adalah dengan melakukan audit energi. Audit energi bertujuan untuk mengetahui profil penggunaan energi suatu bangunan gedung dan mencari upaya peningkatan efisiensi penggunaan energi, melalui audit energi dapat diketahui pola distribusi energi, sehingga bagian yang mengkonsumsi energi terbesar dapat diketahui dan bisa memberikan peluang penghematan agar bisa lebih efisien. Pelaksanaan audit energi listrik dilakukan pada Gedung 2 PT. Japfa Comfeed Indonesia Unit Hatchery Tanralili yang berfokus pada sistem penerangan dan sistem pendingin. Metode yang digunakan dalam melaksanakan ini adalah metode kuantitatif. Gedung 2 PT. Japfa Comfeed Indonesia Unit Hatchery Tanralili adalah industri DOC yang menggunakan golongan tarif listrik I3P (1,110,000 VA). Hasil audit energi PT. Japfa Comfeed Indonesia Unit Hatchery Tanralili adalah komsumsi energi dalam setahun 647.720,40 kWh maka intensitas komsumsi energi 125,42 kWh/m2/tahun atau 10,45 kWh/m2/bulan. Dan berdasarkan Tabel 2.2 untuk Kriteria Intensitas Konsumsi Energi kategori gedung ber AC nilai ini termasuk dalam kategori efisien. Namun masih bisa melakukan penghematan dimana nilai Intensitas Konsumsi Energi akhir yang didapatkan yaitu 8,71 kWh/m2/bulan. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan energi listrik di gedung tersebut tergolong efisien jika berdasarkan pada standar Intensitas Konsumsi Energi kategori gedung ber-AC.
Evaluasi Skema Trip Non-Kaskade Penyulang GI Marisa untuk Mencegah Incoming Trip Akibat Akumulasi Arus Gangguan Denny Fratista, Kadek Agus; Pambudi, Muhammad Ridho; Jaya, Arif; Syarifuddin, Andi; Syamsir
Jurnal LOGITECH Logika Technology Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/n67j1877

Abstract

Sistem proteksi bertujuan mengisolasi area gangguan agar sistem kelistrikan tetap beroperasi normal. GI Marisa 150 kV, di bawah pengelolaan PLN UPT Manado, memiliki satu trafo dan enam penyulang. Pada Trafo #1, diterapkan skema proteksi kaskading antara sisi 150 kV, incoming 20 kV, dan penyulang, sesuai Pedoman Proteksi Trafo PLN UIP3B Sulawesi 2019. Pada 2 Februari 2023, terjadi gangguan bersamaan pada penyulang MR3 dan MR4 akibat konduktor putus. Keduanya memiliki konstruksi double sirkit pada satu tiang, sehingga arus gangguan terakumulasi ke sisi incoming. Akibatnya, relay incoming trip lebih cepat daripada relay penyulang, menyebabkan padam meluas sebesar 16.43 MW. Kasus ini menunjukkan kelemahan skema kaskading. Tugas akhir ini bertujuan mengevaluasi penerapan skema proteksi non-kaskade untuk mencegah trip incoming akibat akumulasi gangguan penyulang. Metode yang digunakan adalah kuantitatif (rancangan skema) dan kualitatif (evaluasi penerapan). Skema non-kaskade memanfaatkan sinyal pickup awal dari relay dan direct trip ke PMT penyulang, dengan syarat dua penyulang pickup dan diikuti pickup incoming dengan delay 100 ms. Skema ini mulai diterapkan pada Trafo #1 sejak 3 November 2023. Setelah implementasi, terjadi tiga gangguan dua penyulang dan seluruhnya berhasil diamankan tanpa trip incoming. Evaluasi menunjukkan skema non-kaskade berhasil 100% mencegah kegagalan proteksi yang sebelumnya terjadi pada skema kaskading.
Co-Authors Abdul Rahman Abdurrahman, Tanridio Silviati Delfina Adaniah, Nahdatul Agung Prasetyo Ahmed Saeed AlGhamdi Akbar Alamsyah Amir Alghamdi , Ahmed Saed AlGhamdi, Ahmed Saeed Alkahfi S, Andi Muh. ALTIM, MUHAMMAD ZAINAL Amelya Indah Pratiwi Andi Hadidu Andi Mangkona Tamrin Andi Nurhasanah Arif Jaya Armini Ningsih Awal, Muh Awal Ramadhan Away, Johan Lucas Balebo, Piaget Mpoto BASALAMAH, ABDULLAH Bunyamin Bunyamin Bunyamin Delvina, Tanridio Silviaty Denny Fratista, Kadek Agus Dian Furqani Alifyanti Dion P, Galih Eren, Halit Ervi Dwi Cahyati Fiyana, Ludth Ginaya, Zaenal Haidah, Haidah Halit Eren Hamdani Hamdani Hamsu Abdul Gani Hariani M. Pakka Hartono, Sriwijanaka Yudi Hasanuddin, Alfinur Hasma Heldina Pristanti Indah Martati Iyon Kamil, Kusno Krisna Dian Saputra Lutfi Mugen Pamungkas Masa, M. Anas Masa, Muhammad Anas Meylinda Utami, Andi Vinni Meylinda, Vinni Muhammad Nawir Muhammad Saleh Tajuddin Muhammad Yusuf Mappeasse Mukhlis, Muhammad Mutawalli Muzayyana, Syaira Naila Mundjichtuttazkiyyah Naim, Muh Yusan Naim, Muh. Yusan Naim, Yusan NOJENG, SYARIFUDDIN Nur Alif Baang, Muh Reski Nur Azizah NUR FADLIAH BASO Nurfaidah Nurfaidah Nurfaidah Nurhani Nurhani Nurul Nurul Pakka, Hariani Pakka, Hariani Ma’tang Pambudi, Muhammad Ridho Pebriana M, A Muawiyah Pebriana. M, A. Muawiyah Prapdopo, Prapdopo Putri , Noor Emiliani Putri Sagita, Vira Rahmawati, Aprilia Dwi Raihan, Muh Saad, Andi Muhammad Salmiah Salmiah Salmiah Salsabillah Samanglangi, Andi Muh. Alkahfi Saputra, Krisna Dian Satryawati Satryawati, Satryawati Si Toro, Munawir Sri Hamdyani ST Nurhasanah Sugianto Suminto . Supriyadi Syachrul, Syachrul Syahrul Syahrul Syamsir Syamsir Syamsir SYARIFUDDIN NOJENG Umar Umar Umi Zunaidah Viddy, Arkas Wisanti, Widya Wulandari, Reva Yusma Yusan Naim, Muh Zuhriah Zuhriah