Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN KEMAMPUAN LITERASI DAN NUMERASI ANAK MELALUI KEGIATAN BELAJAR DI LUAR JAM SEKOLAH DI DESA PAGARAN GALA-GALA KECAMATAN PANYABUNGAN SELATAN KABUPATEN MANDAILING NATAL Puansah, Irman; Nurpaisah, Yola; Wahyuni, Dita; Wahyudi Gultom, Ahmad; Ramadhani, Lia
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i2.781-785

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi anak-anak melalui kegiatan belajar di luar jam sekolah di Desa Pagaran Gala-gala, Kecamatan Panyabungan Selatan, Kabupaten Mandailing Natal. Kegiatan dilakukan melalui latihan membaca terstruktur, pembelajaran berhitung dasar, permainan edukatif, serta kegiatan pendampingan. Metode yang digunakan meliputi observasi, bimbingan belajar, serta evaluasi melalui tes formatif. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca, pemahaman bacaan, serta keterampilan berhitung anak setelah mengikuti rangkaian kegiatan. Program ini berkontribusi bagi bidang pendidikan dengan memberikan bukti bahwa pembelajaran nonformal berbasis masyarakat dapat menjadi alternatif efektif dalam memperkuat kemampuan dasar anak-anak di wilayah pedesaan.
PELATIHAN PENGEMBANGAN USAHA SABLON PADA SAHABAT ALAM SUMATERA UTARA (SABA SUMUT) Pasaribu, Safran Efendi; Puansah, Irman; Ritonga, Soritua; Hadinata, Indra
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 10 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i10.3851-3855

Abstract

Pengabdian masyarakat yang akan dilaksanakan dengan melakukan Pelatihan Pengembangan Usaha Sablon Pada Sahabat Alam Sumatera Utara (SABA SUMUT) di Padangsidimpuan Tenggara. Hasil luaran yang akan dicapai adalah publikasi pada jurnal Martabe UM-Tapsel. Dalam pelaksanaan kegiatan dihaharapkan Mitra memahami pengembangan usaha sablon di lingkungan mereka, Mitra mengetahui teknik dan pembuatan sablon. Mitra mengetahui manajemen pengembangan usaha sablon, dan dapat melakukan inovasi terhadap produk-produk sablon yang dihasilkan. Kegiatan ini direncanakan dengan tahapan berupa : pertama menyiapkan peralatan dan berbagai bahan yang  dipergunakan pada tahap pelatihan dan juga memberikan materi yang akan dijelaskan kepada peserta pelatihan. Kedua melakukan pelatihan: dilakukan dengan praktek-praktek mengembangkan usaha sablon dengan langsung, melakukan pembinaan terhadap mitra dengan meneruskan program pelatihan sablon dan pengembangan usaha sablon, pendampingan dengan mengarahkan mitra membentuk sutau kelompok wira usaha dibidang sablon.
ENHANCING THE ROLE OF THE RUMAH DESA SEHAT AS A CONVERGENCE CENTER FOR ACCELERATING STUNTING MITIGATION IN MANDAILING NATAL REGENCY Puansah, Irman; Pulungan, Darman Syah; Saputra Harahap, Rahmat Haris; Baroroh, Riski
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.37688

Abstract

The high prevalence of stunting in Mandailing Natal Regency, although showing a declining trend in recent years, remains above the national target and therefore requires accelerated efforts through a convergence-based approach at the village level. This study aims to analyze the effectiveness of the implementation of the Rumah Desa Sehat (RDS) as a convergence center for accelerating stunting mitigation, identify its supporting and inhibiting factors, and formulate strategies for strengthening the institutional capacity of RDS. This research employed a qualitative descriptive method with data collected through in-depth interviews, participatory observations, and document analysis involving local government officials, village governments, health workers, Kader Pembangunan Manusia (KPM), and posyandu cadres. Data analysis was conducted using the interactive model of Miles & Huberman, consisting of data condensation, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that RDS functions as a multisectoral coordination platform, a center for nutrition education, and a space for integrating various health services such as integrated posyandu and child growth monitoring. However, its implementation has not yet been optimal due to limited budget allocation, low human resource capacity, weak institutional documentation, and limited community participation. This study concludes that strengthening RDS requires dedicated financial support, clear institutional regulations, continuous capacity-building for cadres, stronger integration with the puskesmas, and improved community nutrition literacy. Optimizing the role of RDS is crucial for accelerating the reduction of stunting and reinforcing village-based health governance.
Pelaksanaan Otonomi Desa dalam Mewujudkan Pemberdayaan Aparatur Pemerintah Desa Tambiski Nauli, Kecamatan Naga Juang Kabupaten Mandailing Natal Puansah, Irman; Ritonga, Soritua
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 4, No 1 (2020): Pebruari 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v4i1.2020.44-54

Abstract

Abstrak Dengan otonomi desa saat ini, sesungguhnya mengarahkan agar desa-desa yang berada di seluruh Indonesia tidak lagi memiliki ketergantungan yang mutlak terhadap Pemerintah Pusat, Provinsi, Kabupaten dan juga Pemerintah Kota. Akan tetapai mampu menjalakan aktifitas pemerintahan dan pemberdayaan masyarakat secara mandiri. Untuk mewujudkan otonomi desa tersebut, sesungguhnya telah dibarengai dengan turunnya dana desa yang dikeluarkan dari APBN dengan besaran tergantung desa yang bersangkutan, yang pengelolaannya dibebaskan kepada pemerintah desa yang bersangkutan dengan aturan yang berlaku. Pelaksanaan otonomi desa sesungguhnya belum dapat dipahami secara baik oleh Kepala Desa, Aparatur Pemerintahan Desa dan Badan Permusyawaratan Desa. Dengan kata lain penyelenggara Pemerintahan Desa belum paham akan tugas dan fungsinya masing-masing, struktur organisasinya sesungguhnya telah jelas akan tetapi bagaimana aplikasi dari struktur tersebut tidak jalan. Adapun yang menjadi tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Bagaimana pelaksanaan otonomi desa dan untuk mengetahui Bagaimana pemberdayaan aparatur Pemerintah desa Kata Kunci : Otonomi Desa, Pemberdayaan Aparatur, Pemerintah Desa
Spirituality Approach in Islamic Religious Education for Students: A Multidisciplinary Study Ningsih, Nikem Kurnia; Zakaria, Ahmad Masruhan; Subhan, Moh.; Sidiq, Umar; Puansah, Irman
Al-Hayat: Journal of Islamic Education Vol. 10 No. 1 (2026): Al-Hayat: Journal of Islamic Education
Publisher : LETIGES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35723/ajie.v10i1.295

Abstract

Every child, including those with disabilities, possesses spiritual and intellectual potential that can be nurtured through spirituality-based Islamic Religious Education (PAI) aligned with their individual dispositions. This study examines an integrative multidisciplinary approach to PAI for students with disabilities by connecting Islamic educational theology, inclusive education principles, and adaptive spiritual pedagogy. Employing a qualitative case study design at SLB Kemala Bhayangkari Trenggalek, data were collected through observations, interviews, and documentation, and analysed using the Miles and Huberman interactive model. The findings indicate that spirituality-based PAI learning, as perceived by teachers, extends beyond formal worship instruction to include the cultivation of character values such as honesty, responsibility, and tolerance, adjusted to students’ abilities and types of disabilities. Spiritual elements were systematically integrated into lesson plans (RPP) and Individual Learning Programs (PPI), while instructional materials were linked to values such as patience and gratitude. Teaching methods and media were adapted using lectures, visual materials, videos, and experiential activities to accommodate diverse learning needs. Teachers also reported challenges related to students’ varying emotional conditions, which were addressed through flexible and creative instructional strategies. This study contributes an integrative conceptual framework that positions spirituality as a mediating pedagogical construct linking Islamic theology, inclusive education, and adaptive multisensory practices, offering both theoretical and practical implications for the development of more humanistic and inclusive PAI learning models for students with disabilities.
Bibliometric Analysis of Public Service Digitalization in Villages: Mapping Trends and Collaboration Networks Irman Puansah
Khazanah Sosial Vol. 7 No. 4 (2025): Khazanah Sosial
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ks.v7i4.49014

Abstract

Digital transformation in governance has become a global priority, yet research on the digitalization of public services in rural villages remains fragmented and underexplored. Limited infrastructure, disparities in digital literacy, and institutional readiness highlight the urgency of mapping existing scholarship to identify research trends and gaps. This study aims to provide a systematic overview of the literature on village-level public service digitalization through bibliometric analysis of Scopus data published between 2015 and 2025. Methods include trend analysis of publications, distribution of documents, co-authorship networks among authors and institutions, and keyword co-occurrence analysis using VOSviewer. Findings indicate that publications on this topic are still limited but show a rising trend in recent years, dominated by multidisciplinary journals in the social sciences. Contributions come primarily from developing countries, especially India and Indonesia, with research themes focusing on digital skills development for village officials, community participation, and policy support. Collaboration networks among authors and institutions remain weak, reflecting a fragmented research community. This study contributes by clarifying the current state of knowledge, highlighting the relevance of e-Government, Sociotechnical Systems, Digital Divide, and Citizen-Centric Government theories, and recommending stronger international collaboration to accelerate inclusive and effective implementation of digital public services in villages.
PEMBINAAN PENGOLAHAN TUMBUHAN KENCUR (Kaemferia galanga L.) SEBAGAI KOMODITAS UTAMA BERWIRAUSAHA WARGA RANTING MUHAMMADIYAH SORKAM Uli Anto Hutagalung; Jalilah Azizah Lubis; Fatma Suryani Harahap; Irman Puansah; Mukti Simamora
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i1.319-325

Abstract

Tujuan dilaksanakan pembinaan diharapkan pendampingan mengarahkan warga Muhammadiyah Sorkam termotivasi berwirausaha dibidang pengolahan umbi kencur, yang dapat meningkatkan perekonomian warga Muhammadiyah. Menjadi kelompok kreatif dengan menjadikan tanaman khas hasil dari daerah sendiri sebagai objek berkeatifitas dalam memulai wirausaha kecil. Pengabdian ini dilaksanakan di gedung sekolah SMAN 1 Sorkam dan Madrasah Muhamadiyah Sorkam dilaksanakan secara protokol kesehatan. Pembinaan manajemen keuangan dan pelatihan pengolahan kencur pada warga Muhammadiyah Sorkam berlangsung 2 kali pertemuan dengan 2 hari pada jangka waktu berbeda, warga merespon kegiatan pelatihan yang berlanjut pada pemahaman pengembangan usaha rumah tangga. Dengan menggunakan kencur dalam bentuk produk dagangan homemade, warga diberikan pelatihan dengan teknik manajemen keuangan dalam berwirausaha, pengolahan kencur untuk produk dagang. Kemudian diberikan materi cara mengatur keuangan dan cara pengolahan makanan produk dagang berbahan dasar kencur, warga juga mengetahui teknik pengemasan dan pembuatan logo jual yang menarik. Pelaksanaan pelatihan diberikan praktek manajemen keuangan berwirausaha secara langsung, pembinaan warga dilanjutkan pelatihan pengolahan umbi kencur. Luaran pengabdian ini diharapkan warga Muhamaddiyah terkhusus ibu –ibu Aisiyah dan para putri Nasyiatul Aisiyah termotivasi berwirausaha tanaman khas kencur dari hasil alam daerah sendiri, dan dapat meningkatkan perekonomian warga tersebut. Membentuk UMKM baru yang cinta lingkungan dan dari alam didapatkan bahan dasar untuk berwirausaha.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA AL-QUR’AN ANAK-ANAK MELALUI PROGRAM MENGAJI MAGRIB DI DESA PAGARAN GALA-GALA KECAMATAN PANYABUNGAN SELATAN KABUPATEN MANDAILING NATAL Irman Puansah; Yola Nurpaisah; Dita Wahyuni; Ahmad Wahyudi Gultom; Lia Ramadhani
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i2.855-859

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an anak-anak melalui kegiatan Mengaji Magrib secara terstruktur di Desa Pagaran Gala-gala, Kabupaten Mandailing Natal. Kegiatan dilaksanakan melalui pengajaran langsung, pembinaan, serta pendampingan rutin setelah salat Magrib. Metode yang digunakan meliputi observasi, praktik pengajaran, evaluasi, dan umpan balik berkelanjutan. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan ketepatan membaca Al-Qur’an, kemampuan mengenali tajwid, serta meningkatnya motivasi anak-anak dalam belajar. Program ini memberikan kontribusi dalam memperkuat literasi keagamaan pada anak-anak dan mendukung perkembangan pendidikan Islam di lingkungan masyarakat desa
PENGUATAN PEMBINAAN KEAGAMAAN MELALUI PROGRAM SUBUH BERJAMAAH DAN BELAJAR MENGAJI DI DESA PAGARAN GALA-GALA KECAMATAN PANYABUNGAN SELATAN KABUPATEN MANDAILING NATAL Irman Puansah; Yola Nurpaisah; Dita Wahyuni; Ahmad Wahyudi Gultom; Lia Ramadhani
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 4 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i4.1542-1546

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menguatkan pembinaan keagamaan di Desa Pagaran Gala-Gala Kecamatan Panyabungan Selatan Kabupaten Mandailing Natal melalui kegiatan Subuh berjamaah dan belajar mengaji. Kegiatan ini diarahkan untuk meningkatkan kesadaran religius masyarakat serta mengembangkan kemampuan literasi Al-Qur’an anak-anak dan remaja. Metode pengabdian meliputi pendampingan, pembimbingan langsung, observasi, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan partisipasi masyarakat dalam salat Subuh berjamaah, peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an, serta optimalisasi peran masjid sebagai pusat pembinaan keagamaan. Program ini membuktikan bahwa kegiatan keagamaan yang terstruktur dapat secara signifikan memperkuat karakter Islami masyarakat desa.
PROGRAM MAGHRIB MENGAJI MELALUI PEMBINAAN LITERASI AL-QUR’AN BAGI ANAK DESA UJUNG GURAP Darman Syah Pulungan; Irman Puansah; Natalia Parapat; Riski Baroroh
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 5 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i5.2004-2011

Abstract

Program Maghrib Mengaji merupakan salah satu bentuk pembinaan keagamaan berbasis komunitas yang memiliki peran penting dalam meningkatkan literasi Al-Qur’an pada anak. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Perumahan Griya Nato 1 Desa Ujung Gurap dengan tujuan memperkuat kemampuan membaca Al-Qur’an, meningkatkan pemahaman tajwid, serta menumbuhkan kembali minat generasi muda terhadap tradisi keagamaan. Metode pelaksanaan mencakup observasi awal, sosialisasi program, pelatihan guru mengaji, pendampingan intensif kegiatan Maghrib Mengaji, serta evaluasi kemampuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan membaca Al-Qur’an peserta, baik dari aspek pelafalan huruf, makhraj, maupun penerapan tajwid. Selain itu, partisipasi anak dan remaja meningkat dari minggu ke minggu, didukung oleh peran aktif guru mengaji, orang tua, dan tokoh masyarakat. Pelatihan guru mengaji juga berdampak positif terhadap kualitas pembelajaran, menjadikannya lebih terstruktur, variatif, dan menarik. Program ini berhasil merevitalisasi tradisi Maghrib Mengaji dan memperkuat pendidikan keagamaan di tingkat desa. Dengan demikian, kegiatan ini dapat menjadi model pembinaan literasi Al-Qur’an berbasis Masyarakat.
Co-Authors Abdul Rasid Adek Kholijah Siregar Ahmad Wahyudi Gultom Ahmad Yamin Hasibuan Ali Sahbana Amândio de Araújo Sarmento Andi Ihsan Triputrajaya Anggi Aulia Hutasuhut Anwar Sulaiman Nasution Arifana Arifana Aruan, Vernando Maruli D Soedarwo, Vina Salviana Darman Syah Pulungan Darmansyah Pulungan Dedy Suhendra Dita Wahyuni Effan Zulfiqar Effan Zulfiqar Effan Zulfiqar Fadhila Sidiq Permana Fatma Suryani Harahap Fauzi Siregar, Rahmat Fauziah Nur Simamora Fitri Agustina Lubis Gajah, Rahmadi Gede Wirata Gultom, Ahmad Wahyudi Hadinata, Indra Harahap, Rahmat HarisSaputra Hasayangan, Angkasa Putra Hoirun Nisa Siregar Idayanti, Rahma Indra Hadinata Ismi Alwi Nasution Jalilah Azizah Lubis Kaharuddin Khoiruddin Nasution Khoirudin Nasution Lia Ramadhani Mahera, Wandi Melisa Aulia Koto Moh. Subhan Muhammad Afif Muksana Pasaribu Muksana Pasaribu Mukti Simamora Muri Entia Melati Lubis Mutiara Lubis Mutiara Ritonga, Khofifah Nasution, Irwan Syah Nasution, Ismi Alwi Natalia Parapat Nikem Kurnia Ningsih Nikmah Sari Hasibuan Nur Afifah Nurhamida Fitri Simatupang Nurhamidah Gajah Nurpaisah, Yola Oman Sukmana Parapat, Natalia Pratiwi, Puji Puji Pratiwi Pulungan, Darmansyah Rahmat Haris Saputra Harahap Ramadhani, Lia Ratih Astiakurnia Putri Riski Baroroh Ritonga, Soritua Rizki Baroroh Robinson Robinson Rosyinah Hasibuan, Yenni Safran Efendi Pasaribu Sahbana, Ali Saputra Harahap, Rahmat Haris Simatupang, Nuratika Siregar, Adek Kholijah Siregar, Yessi Siti Mahmudah Soritua Ritonga Soritua Ritonga Soritua Ritonga Sutan Siregar Syah Pulungan, Darman Telaumbanua, Anita Uli Anto hutagalung Umar Sidiq Vika Fitranita Wahyudi Gultom, Ahmad Wahyuni, Dita Wina Sifa Hani Gultom Yessi Siregar Yola Nurpaisah Zakaria, Ahmad Masruhan Zulfiqar, Effan