Claim Missing Document
Check
Articles

PENCEGAHAN STUNTING MELALUI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) STUNTING DI DESA SOPO TINJAK KECAMATAN BATANG NATAL KABUPATEN MANDAILING NATAL Darman Syah Pulungan; Irman Puansah; Khoirudin Nasution; Natalia Parapat; Hoirun Nisa Siregar
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 9 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i9.3479-3485

Abstract

Stunting masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan prioritas di Indonesia, termasuk di Desa Sopo Tinjak, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal. Rendahnya penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), terbatasnya pengetahuan masyarakat mengenai gizi seimbang, serta kurangnya sanitasi rumah tangga menjadi faktor utama yang berkontribusi terhadap tingginya risiko stunting pada balita. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam menerapkan PHBS sebagai strategi pencegahan stunting melalui edukasi kesehatan, pendampingan perilaku, demo cuci tangan, senam pagi, serta sosialisasi mengenai sanitasi lingkungan dan pola konsumsi gizi seimbang. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, praktik langsung, observasi PHBS rumah tangga, kepada masyarakat dan siswa sekolah dasar. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya PHBS, perubahan perilaku sehari-hari seperti kebiasaan cuci tangan pakai sabun, pengelolaan sanitasi rumah tangga, serta meningkatnya kesadaran orang tua dalam memberikan makanan bergizi kepada balita. Selain itu, partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan senam pagi dan edukasi gizi membantu memperkuat perilaku hidup sehat secara kolektif. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini berhasil mendorong penerapan PHBS sebagai langkah preventif yang efektif dalam menurunkan risiko stunting di Desa Sopo Tinjak. Upaya berkelanjutan diperlukan melalui pendampingan lintas sektor dan penguatan peran kader kesehatan desa untuk memastikan keberlanjutan perilaku sehat dalam jangka panjang
Bimbingan Dan Pelatihan Pembagian Harta Warisan Berdasarkan Hukum Islam Bagi Anggota ‘Aisyiyah Kota Padangsidimpuan Puji Pratiwi; Adek Kholijah Siregar; Muksana Pasaribu; Nur Afifah; Irman Puansah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/eedkka65

Abstract

Pembagian harta warisan seringkali menimbulkan konflik dalam keluarga karena rendahnya pemahaman masyarakat tentang ilmu mawaris Islam. Warga ‘Aisyiyah Kota Padangsidimpuan juga mengalami permasalahan serupa dengan adanya miskonsepsi dalam pembagian warisan, seperti anggapan bahwa anak kecil tidak berhak mendapat warisan dan harta warisan baru bisa dibagi setelah kedua orang tua meninggal. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman anggota ‘Aisyiyah Kota Padangsidimpuan tentang pembagian harta warisan berdasarkan hukum Islam yang sesuai dengan Al- Qur'an dan Hadis. Peserta Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini terdiri dari anggota ‘Aisyiyah dari berbagai ranting di Kota Padangsidimpuan. Kegiatan diikuti oleh 82 peserta secara keseluruhan dari tiga pertemuan. Materi yang disampaikan meliputi dasar hukum waris Islam, rukun dan syarat kewarisan, sebab-sebab mendapat warisan dan penghalangnya, serta klasifikasi ahli waris. Evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta yang signifikan dan berhasil meluruskan miskonsepsi yang selama ini berkembang
Analisis Kebijakan Pemerintah Daerah dalam Penanganan Kesehatan Masyarakat Irman Puansah; Anggi Aulia Hutasuhut; Melisa Aulia Koto; Nurhamida Fitri Simatupang; Muri Entia Melati Lubis
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2026): Mei: CENDEKIA: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/cendekia.v6i2.9116

Abstract

Public health is an important indicator of the success of regional development and the quality of public services. Local governments play a strategic role in the provision of healthcare services through adaptive, effective, and community-oriented policies. This study aims to analyze local government policies in addressing public health issues through a literature review approach. The research method employed a literature study by examining scientific journals, laws and regulations, books, and policy documents related to regional health policies in Indonesia. The findings indicate that regional health policies are influenced by decentralization, fiscal capacity, the quality of governance, and inter-institutional synergy. Policy implementation continues to face several challenges, including limited budgets, low quality of healthcare human resources, unequal access to healthcare services, and weak intersectoral coordination. However, public service innovation and the strengthening of good governance have proven effective in improving healthcare service delivery. This study emphasizes that the success of regional health policies is determined by government commitment, community participation, integration between central and local policies, institutional strengthening, budget optimization, and service innovations based on community needs.
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP TRANSPARANSI PENGGUNAAN DANA DESA DI KECAMATAN PADANGSIDIMPUAN TENGGARA Irman Puansah; Soritua Ritonga
JUSTITIA : Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora Vol 8, No 3 (2021): JUSTITIA : Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/justitia.v8i3.382-392

Abstract

Dana Desa yang bersumber dari anggaran pendapatan dan  belanja Negara seharusnya dikelola secara tertib, taat pada ketentuan peraturan perundang-undangan, efesiensi ekonomis, efektif, transparan, dan bertanggung jawab dengan memperhatikan rasa keadilan dan kepatutan serta mengutamakan kepentingan masyarakat desa. Penggunaan dana desa harus transparan sejak Dana Desa turun, transparan dalam perencanaan pembangunan, transparan dalam proses pelaksanaan dan transparan dalam pelaporan. Transparansi pemerintahan dapat dimaknai sebagai ketersediaan informasi tentang satu organisasi atau aktor yang mengijinkan masyarakat untuk mengawasi pekerjaan internal dan kinerja organisasi pemerintah. Maka dalam hal ini penggunaan dana desa yang transparan harus menyediakan informasi bagaimana proses penggunan dana desa tersebut sejak dana desa diperoleh, direncanakan, digunakan dan dilaporkan serta memberikan akses kepada masyarakat untuk mengawasinya. Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi masyarakat terhadap transparansi penggunaan Dana Desa di kecamatan padangsidimpuan tenggara, diperoleh kesimpulan bahwa hipotesis dalam penelitian ini dapat diterima kebenarannya.
The Role of Political and Servant Leadership on Public Transparency and Trust Irman Puansah; Siti Mahmudah; Amândio de Araújo Sarmento; Fadhila Sidiq Permana; Gede Wirata
Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan Vol. 14 No. 1 (2026): JIMKES Edisi January 2026
Publisher : LPPM Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jimkes.v14i1.4672

Abstract

Transparency and public trust have become essential pillars for strengthening governmental legitimacy, particularly in democratic systems facing rising complexity and declining citizen confidence. This study aims to examine how the integration of political leadership and servant leadership can enhance institutional transparency and reinforce public trust. Using a qualitative literature study, the research analyzes scholarly articles, policy reports, and empirical studies published within the last decade. Data were collected through document analysis and evaluated using qualitative content analysis to identify thematic patterns related to leadership, transparency, and trust-building mechanisms. The findings indicate that servant leadership contributes significantly to ethical governance, open communication, and participatory decision-making, thereby promoting a transparency-oriented organizational culture. Meanwhile, political leadership provides the structural authority and policy direction necessary to institutionalize transparency through formal mechanisms such as open-government initiatives and public accountability systems. The integration of these two leadership approaches produces a synergistic effect: ethical values embedded in servant leadership are strengthened by the institutional power of political leadership, resulting in more consistent transparency practices and stronger public trust. This study offers strategic implications for public-sector leaders seeking to improve institutional legitimacy, accountability, and citizen engagement.
Fiscal Distress: The Role of Budget Policy in Local Government Robinson Robinson; Vika Fitranita; Ratih Astiakurnia Putri; Andi Ihsan Triputrajaya; Irman Puansah
Jurnal Ilmiah Akuntansi Kesatuan Vol. 13 No. 5 (2025): JIAKES Edisi Oktober 2025
Publisher : Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jiakes.v13i5.3972

Abstract

Fiscal distress in local governments, particularly in South Sumatra, poses a significant challenge to delivering public services due to limited financial capacity. This study aims to examine the impact of budget policies, specifically surplus or deficit and solvency, on fiscal distress, using the stakeholder theory to understand how local governments adapt to central government funding pressures. The research employs a quantitative approach, analyzing data from 65 local governments in South Sumatra from 2020 to 2023, totaling 260 observations. Logistic regression is used to test the effect of budget deficit policy and three solvency ratios (operational, employee expenditure, and total budget solvency) on fiscal distress, measured by the regional fiscal capacity ratio. The findings show that 58% of local governments experienced fiscal distress, with budget deficits significantly increasing the likelihood of distress, while operational budget solvency significantly reduces it. Employee expenditure and total budget solvency show no significant effect, likely due to mandatory spending regulations. The study concludes that effective budget management, through realistic revenue projections and optimized operational expenditures, is crucial for mitigating fiscal distress, offering practical guidance for local governments to enhance financial stability.
ANALYSIS OF THE INFLUENCE OF SUSTAINABLE LEADERSHIP IN FACING VUCA CHALLENGES ON ESG IMPLEMENTATION IN PRIVATE COMPANIES Fauziah Nur Simamora; Irman Puansah; Rizki Baroroh; Kaharuddin; Abdul Rasid
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol. 11 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

With the acceleration of global disruption and increased governance pressures, companies can no longer rely on short-term profitability; organizational resilience and sustainability are at stake. This study aims to examine the role of sustainable leadership in driving the implementation of Environmental, Social, and Governance (ESG) in private companies in Central Tapanuli Regency, facing the challenges of VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, and Ambiguity). This study addresses a domain rarely explored in the sustainable leadership literature and is expected to enrich the empirical data. The research approach used a quantitative explanatory approach with a cross-sectional survey design. Respondents were leaders, managers, and supervisors in private companies that had been operating for at least three years and had a formal management structure, recruited through purposive sampling. The test results showed that the corrected item-total correlation value was above the table r value (0.300), while the Cronbach's Alpha value for both variables was above 0.8, indicating excellent reliability. The normality test confirmed that the data were normally distributed (Asymp. Sig. = 0.147 > 0.05). Pearson correlation analysis showed a significant influence between sustainable leadership and ESG implementation (r = 0.521), with a coefficient of determination of 27.1%, which means that variations in ESG implementation can be explained by sustainable leadership by a proportion, while the rest is influenced by other factors outside the model. The simple linear regression equation obtained is Y = 44.215 + 0.394X, and the results of the t-test (t count 3.453 > t table 2.037; significance 0.000 < 0.05) confirm that the influence of sustainable leadership on ESG implementation is positive and statistically significant. This finding implies that strengthening long-term oriented leadership capacity is one of the strategic levers for private companies in natural resource-based regions to realize more substantive ESG practices, not just formal regulatory compliance
Digital Mediatization and Islamic Political Mobilization: A Bibliometric Study of Global Literature Irman Puansah; Effan Zulfiqar; Soritua Ritonga; Arifana Arifana
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 10, No 3 (2026): Agustus 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v10i3.2026.1634-1648

Abstract

This study examines the global scholarly landscape on the mediatization of religion and the political mobilization of Islam in the digital era through a bibliometric approach to Scopus-indexed publications from 2015 to 2025. The primary aim of this research is to systematically map publication trends, thematic cluster structures, geographic distribution of authors, as well as the most influential journals and academic actors in the field. Using VOSviewer for data visualization, the analysis reveals a steady increase in publication volume over the past decade, predominantly driven by academic institutions in the Global North, such as the United States, Australia, and Germany. Nevertheless, international collaboration between countries remains limited. Thematic mapping identifies key terms such as Islam, politics, social media, and Islamophobia as interconnected within issues of identity, power, and digital activism. Journals such as The Muslim World and Contemporary Islam emerge as central nodes in the dissemination of knowledge. These findings suggest that while the field continues to grow, there remains a geographic and conceptual imbalance in representation. Therefore, broader participation from scholars in the Global South, integration of interdisciplinary approaches, and the strengthening of inclusive and contextual knowledge production frameworks are essential for a more comprehensive understanding of digital Islam and symbolic politics in the new media era.
Pelaksanaan Sosialisasi Pencegahan Stunting Dan Membagikan Makanan Bergizi Kepada Masyarakat Desa Pagaran Gala Gala Kecamatan Panyabungan Selatan: Implementation of Stunting Prevention Socialization and Distribution of Nutritious Food to the Community of Pagaran Gala Gala Village, South Panyabungan District Irman Puansah; Effan Zulfiqar; Soritua Ritonga; Darman Syah Pulungan
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.8250

Abstract

Pengabdian masyarakat yang dilaksanakan dengan melakukan sosialisasi pencegahan stunting dan membagikan makanan bergizi kepada masyarakat Desa Pagaran Gala Gala Kecamatan Panyabungan Selatan. Dalam pelaksanaan kegiatan diharapkan mitra dapat memahami dampak buruk dari stunting, memahami hal-hal yang dapat membuat bayi terkenan stunting serta mampu berupaya untuk terhindar dan mencegah diri dari stunting, kemudian dengan membagikan makanan bergizi kepada mitra, maka mitra mengetahui apa saja makanan bergizi yang dapat mencegah stunting serta dapat menerapkannya. Kegiatan ini direncanakan dengan berupa : Persiapan sosialisasi dan pembagian makanan bergizi, dengan mempersiapkan bahan sosialisasi yang dijelaskan kepada masyarakat dan mempersiapkan telur dan bubur sebagai makanan bergizi yang akan dibagikan. Tahapan pelaksanaan program dilakukan dengan beberapa tahap, yaiu : (1) Survey lokasi, (2) Menghubungi mitra (3) Sosialisasi (4) Membagikan makanan bergizi. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan sosialisasi dengan teknik penyuluhan dengan membagikan brosur dan sekaligus membagikan makanan bergizi berupa telur ayam. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya kepahaman dan kesadaran masyarakat dalam melakukan pencegahan stunting serta mengetahui apa saja makanan-makan yang bergizi dan dapat mencegah stunting.
Peningkatan Rumah Desa Sehat sebagai Pusat Konvergensi dalam Percepatan Penanganan Stunting di Kabupaten Mandailing Natal Irman Puansah; Darman Syah Pulungan; Rahmat Haris Saputra Harahap; Wina Sifa Hani Gultom
Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): Maret : Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/khatulistiwa.v6i1.9361

Abstract

The high prevalence of stunting in Mandailing Natal Regency, despite showing a declining trend in recent years, is still above the national target, thus requiring acceleration efforts through a convergence approach at the village level. This study aims to analyze the effectiveness of the implementation of Healthy Village Houses (RDS) as a center for the convergence of stunting handling acceleration, identify supporting and inhibiting factors, and formulate strategies to strengthen the RDS institution. The research used a qualitative descriptive method with data collection techniques including in-depth interviews, participatory observation, and documentation studies involving local government, village government, health workers, Human Development Cadres (KPM), and posyandu cadres. Data analysis was performed using the Miles & Huberman interactive model through the stages of data condensation, data presentation, and drawing conclusions. The results show that RDS functions as a multisectoral coordination platform, a nutrition education center, as well as a space for integrating various health services such as integrated posyandu and child growth and development monitoring. However, its implementation has not been optimal due to limited budget allocation, low human resource capacity, weak institutional documentation, and low community participation. The study concludes that strengthening RDS requires specific budget support, clear institutional regulations, capacity building for cadres, more intensive integration with health centers, and improving community nutrition literacy. Optimizing RDS is crucial to accelerate the reduction of stunting rates and strengthen village-based health governance.
Co-Authors Abdul Rasid Adek Kholijah Siregar Ahmad Wahyudi Gultom Ahmad Yamin Hasibuan Ali Sahbana Amândio de Araújo Sarmento Andi Ihsan Triputrajaya Anggi Aulia Hutasuhut Anwar Sulaiman Nasution Arifana Arifana Aruan, Vernando Maruli D Soedarwo, Vina Salviana Darman Syah Pulungan Darmansyah Pulungan Dedy Suhendra Dita Wahyuni Effan Zulfiqar Effan Zulfiqar Effan Zulfiqar Fadhila Sidiq Permana Fatma Suryani Harahap Fauzi Siregar, Rahmat Fauziah Nur Simamora Fitri Agustina Lubis Gajah, Rahmadi Gede Wirata Gultom, Ahmad Wahyudi Hadinata, Indra Harahap, Rahmat HarisSaputra Hasayangan, Angkasa Putra Hoirun Nisa Siregar Idayanti, Rahma Indra Hadinata Ismi Alwi Nasution Jalilah Azizah Lubis Kaharuddin Khoiruddin Nasution Khoirudin Nasution Lia Ramadhani Mahera, Wandi Melisa Aulia Koto Moh. Subhan Muhammad Afif Muksana Pasaribu Muksana Pasaribu Mukti Simamora Muri Entia Melati Lubis Mutiara Lubis Mutiara Ritonga, Khofifah Nasution, Irwan Syah Nasution, Ismi Alwi Natalia Parapat Nikem Kurnia Ningsih Nikmah Sari Hasibuan Nur Afifah Nurhamida Fitri Simatupang Nurhamidah Gajah Nurpaisah, Yola Oman Sukmana Parapat, Natalia Pratiwi, Puji Puji Pratiwi Pulungan, Darmansyah Rahmat Haris Saputra Harahap Ramadhani, Lia Ratih Astiakurnia Putri Riski Baroroh Ritonga, Soritua Rizki Baroroh Robinson Robinson Rosyinah Hasibuan, Yenni Safran Efendi Pasaribu Sahbana, Ali Saputra Harahap, Rahmat Haris Simatupang, Nuratika Siregar, Adek Kholijah Siregar, Yessi Siti Mahmudah Soritua Ritonga Soritua Ritonga Soritua Ritonga Sutan Siregar Syah Pulungan, Darman Telaumbanua, Anita Uli Anto hutagalung Umar Sidiq Vika Fitranita Wahyudi Gultom, Ahmad Wahyuni, Dita Wina Sifa Hani Gultom Yessi Siregar Yola Nurpaisah Zakaria, Ahmad Masruhan Zulfiqar, Effan