Claim Missing Document
Check
Articles

PERLUNYA MEMAHAMI PENDIDIKAN SECARA KRITIS Ahmad Dardiri
Jurnal Cakrawala Pendidikan Vol 1, No 1 (2007): Cakrawala Pendidikan, Februari 2007, Th. XXVI, No. 1
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/cp.v1i1.8552

Abstract

Kurikulum sebagai alat dalam proses pembelajaran tidak dapatmempunyai basis atau dasar. Yang ada ialah kurikulum yang bertujuankompetensi, yang harus memungkinkan untuk meluluskanpara pelajar yang memang kompeten. Itulah mengapa ia memberikepanjangan KBK, bukan Kurikulum Berbasis Kompetensi, melainkanKurikulum Bertujuan Kompetensi (hal 3). Kompetensi macamapa? Apa yang disampaikan penulis lebih diarahkan pada satuanpendidikan SD, SLTP dan SMU, satuan-satuan pendidikan inimenghasilkan kompetensi apa? Lebih-Iebih SD dan SLTP. Untuksemua SMK sudah jelas, lulusannya harus kompeten dalam kejuruanyang diajarkan kepada mereka.
MENYAKSIKAN KEKERASAN POLITIK DALAM NOVEL ‘AZRA JAKARTA Taufiq Ahmad Dardiri
Kajian Linguistik dan Sastra Vol 18, No 2 (2006)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.833 KB) | DOI: 10.23917/kls.v18i2.5059

Abstract

Kontribusi Minat Berwirausaha dan Self Efficacy terhadap Kesiapan Berwirausaha di Era Revolusi Industri 4.0 Mahasiswa Teknik Informatika se-Malang Rahmat Irsyada; Ahmad Dardiri; R. Machmud Sugandi
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 7: JULI 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (618.008 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i7.11368

Abstract

Abstract: This study aims to examine the contribution of interest in entrepreneurship and self efficacy to ntrepreneurial readiness in the era of industrial revolution 4.0 students of informatics engineering in Malang. Along with the changing time, the existing technology has been growing rapidly to date. New technologies such as the Internet become a strategic point in the process of industrial revolution, especially in entrepreneurship today or often referred to as electronic business revolution or Electronic-Business. This research uses descriptive analysis and regression. The results showed that interest in entrepreneurship and  self efficacy contribute to entrepreneurial readiness in the era of industrial revolution 4.0 students of informatics engineering in Malang with effective contribution of 67,4%. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menguji kontribusi minat berwirausaha dan self efficacy terhadap kesiapan berwirausaha di era revolusi industri 4.0 mahasiswa teknik informatika se-Malang. Seiring dengan perubahan waktu, teknologi yang ada telah semakin berkembang secara pesat hingga saat ini. Teknologi baru seperti internet menjadi titik strategis dalam proses revolusi industri terutama dalam berwirausaha  saat ini atau sering disebut sebagai revolusi bisnis secara elektronik atau Electronic-Business. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat berwirausaha dan self efficacy berkontribusi terhadap kesiapan berwirausaha di era revolusi industri 4.0 mahasiswa teknik informatika se-Malang dengan sumbangan efektif sebesar 67,4%.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TRAINING WITHIN INDUSTRY (TWI) DAN PENGALAMAN PRAKTIK KERJA INDUSTRI TERHADAP MOTIVASI SERTA KESIAPAN KERJA BIDANG TEKNIK BUBUT SISWA SMK KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK PEMESINAN SE-KABUPATEN GRESIK Tulus Budi Hartoyo; Mardji Mardji; Ahmad Dardiri
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.8, Agustus 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.078 KB) | DOI: 10.17977/jp.v1i8.6690

Abstract

This of research aims to assess the empirical findings on the effect of the learning model Trainin Within Industry (TWI), industrial practices work experience, and motivation to work readiness mechanical turning vocational students skills competency mechanical machining in Gresik. Ex post facto cross-sectional research using a non-experimental design. Subjects study involved 214 students mechanical machining in 4 SMK located in gresik. data obtained by the questioner, and then analyzed by path analysis. The results of this research indicate that: (1) there are significant effect simultaneously between learning model TWI and Prakerin on the motivation of sign the world of work, (2) there are significant effect simultaneously between models TWI, Prakerin, and motivation of sign the world of work on the work readiness mechanical turning vocational students skills competency mechanical machining in Gresik.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji temuan empirik tentang pengaruh model pembelajaran Trainin Within Industry (TWI), pengalaman praktik kerja industri, dan motivasi terhadap kesiapan kerja bidang bubut siswa SMK kompetensi Keahlian Teknik Mesin se-Kabupaten Gresik. Penelitian crossectional ex post facto ini menggunakan desain non-experimen. Subjek penelitian 214 siswa Teknik Pemesinan di 4 SMK yang berada di kabupaten Gresik. Data diperoleh dengan quesioner, kemudian dianalisis dengan path analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat pengaruh secara simultan antara model pembelajaran TWI dan Prakerin terhadap motivasi masuk dunia kerja, (2) terdapat pengaruh secara simultan antara model TWI, Prakerin, dan motivasi masuk dunia kerja terhadap kesiapan kerja bidang bubut siswa SMK Teknik Pemesinan se-Kabupaten Gresik.
KOMPETENSI LULUSAN SMK PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK BANGUNAN KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON YANG DIBUTUHKAN INDUSTRI JASA KONSTRUKSI DI JAWA TIMUR Diny Almira; Ahmad Dardiri; Isnandar Isnandar
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.4, April 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.505 KB) | DOI: 10.17977/jp.v1i4.6915

Abstract

This research aims at investigating predominant factors of competent graduates SMK TBB required by construction service industry in East Java. This study was using a descriptive design in which each variable was analysed using Explanatory Factor Analysis (EFA). The unit analysis within this study is a construction service industry compliance agent. This study used a cluster sampling technique in which the sample was obtained gradually from the small area to the wider area. The instrument of this study used likert scale and further was measured and translated as a variable indicator. The result of this study showed that the knowledge competence of SMK TBB graduates within the small scale requires an understanding of concrete aggregate quality and construction management in the field such as drawing up a schedule of material management, labor, equipment, and time estimation construction until construction report. Within the intermediate scale, it requires an understanding of slump test method, material usage, and concrete construction. While within the high scale, it requires an understanding of aggregate quality, concrete construction, and management construction.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor dominan dari kompetensi lulusan SMK TBB yang dibutuhkan industri jasa konstruksi di Jawa Timur. Rancangan penelitian ini adalah deskriptif, dimana masing-masing variabel akan dianalisis dengan menggunakan exploratory factor analysis (EFA). Unit analisis dalam penelitian ini adalah berupa industri jasa konstruksi yang bergerak di bidang pelaksana. Teknik sampling yang digunakan adalah cluster sampling, pengambilan sampel ditetapkan secara bertahap dari wilayah yang luas sampai ke wilayah terkecil. Instrumen penelitian menggunakan angket dengan skala likert yang akan diukur dan dijabarkan menjadi indikator variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi pengetahuan lulusan SMK TBB pada skala kecil dibutuhkan pemahaman mengenai mutu agregat beton dan mengelola pekerjaan konstruksi di lapangan, seperti pembuatan jadwal pengelolaan material, tenaga kerja, peralatan dan waktu pekerjaan konstruksi sampai dengan pelaporan pekerjaan. Skala menengah dibutuhkan pemahaman mengenai tata cara pengujian slump, penggunaan material, dan pekerjaan konstruksi beton. Skala besar dibutuhkan pemahaman mengenai mutu agregat, pekerjaan konstruksi beton, dan pengelolaan pekerjaan.
MENINGKATKAN TECHNICAL SKILL SISWA SMK TEKNIK BANGUNAN MELALUI PELAKSANAAN PRAKTIK KERJA INDUSTRI Blima Oktaviastuti; Ahmad Dardiri; Nindyawati Nindyawati
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.4, April 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.292 KB) | DOI: 10.17977/jp.v1i4.6223

Abstract

This paper aims to expose the study of: (1) technical skill; (2) the working practices of the industry (Prakerin); and (3) technical skill on implementation prakerin. Conclusions it can be concluded that, the real form of Prakerin is the implementation of the system of education in SMK is Double System Education (PSG). The program was drawn up jointly between prakerin school and industrial world in order to meet the needs of students. The party was active in the activities of prakerin include: (1) the implementing party as students practice; and (2) the industrial world and the teacher as the party that train students. The existence of activities expected prakerin can give students experience before entering the world of work. Through the activities, indirectly prakerin students have gained technical skill required as a provision for entering the workforce. Given the current state of infrastructure development is preferred, the demand for construction workers is the main one. Graduates of Vocational School building techniques is expected to have the technical skill to be able to compete with the foreign worker entering the era of the MEA as of now.Tulisan ini bertujuan untuk memaparkan kajian tentang: (1) technical skill; (2) Praktik Kerja Industri (Prakerin); dan (3) technical skill pada pelaksanaan prakerin. Kesimpulan yang dapat disimpulkan bahwa, prakerin merupakan wujud nyata dari pelaksanaan sistem pendidikan di SMK yaitu Pendidikan Sistem Ganda (PSG). Program prakerin disusun bersama antara sekolah dan dunia industri dalam rangka memenuhi kebutuhan siswa. Pihak yang aktif dalam kegiatan prakerin, meliputi (1) siswa sebagai pihak pelaksana praktik; serta (2) dunia industri dan guru sebagai pihak yang melatih siswa. Adanya kegiatan prakerin diharapkan dapat memberi pengalaman siswa sebelum memasuki dunia kerja. Melalui kegiatan prakerin, secara tidak langsung siswa telah mendapatkan technical skill yang dibutuhkan sebagai bekal memasuki dunia kerja. Mengingat pembangunan infrastruktur negara saat sekarang lebih diutamakan, kebutuhan pekerja konstruksi menjadi hal yang utama. Lulusan SMK teknik bangunan diharapkan memiliki technical skill agar dapat bersaing dengan tenaga asing memasuki era MEA seperti sekarang.
HUBUNGAN KEMAMPUAN PENYESUAIAN DIRI DAN POLA BERPIKIR DENGAN KEMANDIRIAN BELAJAR SERTA DAMPAKNYA PADA PRESTASI AKADEMIK MAHASISWA Muhamad Arifin; Ahmad Dardiri; Anik Nur Handayani
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.10, Oktober 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.178 KB) | DOI: 10.17977/jp.v1i10.7105

Abstract

The purpose of this study to uncover the relationship between (1) the ability of adjustment (X1) with academic achievement (Z); (2) patterns of thinking (X2) with academic achievement (Z); (3) regulated learning (Y) with academic achievement (Z); (4) ability of adjustment (X1) with regulated learning (Y); and (5) patterns of thinking (X2) with independent learning (Y). The design of this study using a quantitative approach to look at the relationships of independent variables on the dependent variable and causal relationships. Model analysis of patterns of relationships between variables using path analysis (path analysis). The study population was a graduate student to continue studying in vocational courses Higher Education on ICT. Determining the number of samples using the formula Slovin and sampling techniques using proportional random sampling. The collection of data variables (X1), (X2), and (Y) using the enclosed questionnaire and variables (Z) using the documentation. Prerequisite test analysis of this study has been qualified. To reveal the direct relationship between X1, X2, and Y to Z using multiple regression analysis with the help of SPSS software. The conclusion of this study were (1) there is a positive and significant correlation between (X1) with (Z); (2) there is a positive and significant correlation between (X2) and (Z); (3) there is a positive and significant correlation between (Y) and (Z); (4) there is a positive and significant correlation between (X1) with (Y); and (5) there is a positive and significant correlation between (X2) and (Y).Tujuan dari penelitian ini untuk mengungkap hubungan antara (1) kemampuan penyesuaian diri (X1) dengan prestasi akademik (Z); (2) pola berpikir (X2) dengan prestasi akademik (Z); (3) kemandirian belajar (Y) dengan prestasi akademik (Z); (4) kemampuan penyesuaian diri (X1) dengan kemandirian belajar (Y); (5) pola berpikir (X2) dengan kemandirian belajar (Y). Rancangan penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk melihat hubungan variabel bebas terhadap variabel terikat maupun hubungan kausal. Model analisa pola hubungan antar variabel menggunakan analisis jalur (path analysis). Populasi penelitian adalah mahasiswa lulusan SMK yang melanjutkan kuliah di PerguruanTinggi pada program studi TIK. Jumlah penentuan sampel menggunakan rumus Slovin dan teknik sampling menggunakan proposional random sampling. Pengumpulan data variabel (X1), (X2), dan (Y) menggunakan angket tertutup dan variabel (Z) menggunakan dokumentasi. Uji prasyarat analisis penelitian ini telah memenuhi syarat. Untuk mengungkap hubungan secara langsung antara X1, dan X2, serta Y terhadap Z menggunakan analisis regresi ganda dengan bantuan software SPSS. Kesimpulan dari penelitian ini adalah (1) ada hubungan yang positif dan signifikan antara (X1) dengan (Z); (2) ada hubungan yang positif dan signifikan antara (X2) dengan (Z); (3) ada hubungan yang positif dan signifikan antara (Y) dengan (Z); (4) ada hubungan yang positif dan signifikan antara (X1) dengan (Y); (5) ada hubungan yang positif dan signifikan antara (X2) dengan (Y).
Kontribusi Kualifikasi Guru dan Sarana Prasarana terhadap Kegiatan Pembelajaran dan On the Job Training Serta Dampaknya pada Soft Skill Siswa Kelas Industri Syaiful Efendi; Ahmad Dardiri; Agus Hery S. Irianti
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 4, No 10: Oktober 2019
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v4i10.12806

Abstract

Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi antara kualifikasi guru dan sarana prasarana terhadap kegiatan pembelajaran, pengaruhnya terhadap on the job training siswa dan soft skill siswa, dan OJT siswa terhadap soft skill siswa kelas industri di SMK Jawa Timur. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei dengan rancangan penelitian korelasional yang dikembangkan dengan model struktural. Sampel yang digunakan sebanyak 203 guru yang mengajar di kelas industri TBSM di 19 SMK Jawa Timur. Pengumpulan data di angket. Data dianalisis deskriptif dan structrual equation modeling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) ada kontribusi yang signifikan antara kualifikasi guru terhadap kegiatan pembelajaran kelas industri; (2) ada kontribusi yang signifikan antara sarana prasarana terhadap kegiatan pembelajaran kelas industri; (3) ada kontribusi yang signifikan antara kegiatan pembelajaran terhadap OJT siswa kelas industri; (4) ada kontribusi yang siginifikan antara kegiatan pembelajaran terhadap soft skill siswa kelas industri; (5) ada kontribusi yang signifikan antara OJT terhadap soft skill siswa kelas industri di SMK Jawa Timur.Abstrak: This study aims to determine the contribution between teacher qualifications and infrastructure on learning activities, their influence on students 'on the job training and soft skills, and OJT students on industrial soft students' skills in East Java Vocational Schools. The research approach used is quantitative with survey methods with correlational research designs developed with structural models. The sample used was 203 teachers who taught in the TBSM industrial class in 19 East Java Vocational Educaion. Data collection in questionnaires. Data were analyzed descriptively and structural equation modeling. The results of the study show that (1) there is a significant contribution between teacher qualifications to industrial class learning activities; (2) there is a significant contribution between infrastructure facilities for industrial class learning activities; (3) there is a significant contribution between learning activities towards OJT industrial class students; (4) there is a significant contribution between learning activities on soft skills of industrial students; (5) there is a significant contribution between OJT on industrial soft skills of students in East Java Vocational Education.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PRAKTIK BERBASIS JOB PROGRAM TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA DALAM MATAKULIAH PRAKTIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON Sugiyanto Sugiyanto; Ahmad Dardiri; Priyono Priyono; Hadi Wasito; Isnandar Isnandar
BANGUNAN Vol 26, No 1 (2021): BANGUNAN EDISI MARET
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v26i12021p7-16

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah: mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil belajar antara mahasiswa yang belajar dengan model pembelajaran Praktik Berbasis Job Program dibandingkan mahasiswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran praktik konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian ekperimen. Subyek uji coba adalah mahasiswa prodi D3 Teknik Sipil dan Bangunan FT UM yang memprogram matakuliah Praktik Konstruksi Batu dan Beton. Untuk uji coba lapangan digunakan 23 orang mahasiswa untuk kelompok eksperimen, dan 22 orang mahasiswa untuk kelompok kontrol. Untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil belajar antara kelompok ekperimen dan kelpompok kontrol digunakan analis t tes. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar antara mahasiswa yang belajar dengan menggunakan metode pembelajaran praktik Job Program dan mahasiswa yang belajar dengan menggunakan pembelajaran praktik konvensional dengan nilai thitung 6,054, pada taraf signifikansi 0,000. Penggunaaan metode pembelajaran praktik Job Program secara signifikan dapat meningkatkan hasil belajar.Kata-kata kunci: Pembelajaran Praktik, Job Program, Hasil BelajarAbstract: The purpose of this study is: to determine whether there is a difference in learning outcomes between students who study with the Job Program-Based Practice learning model compared to students who learn using conventional practical learning models. This research is an experimental research. The trial subjects were students of the D3 Civil and Building Engineering study program FT UM who programmed the Stone and Concrete Construction Practice course. For the field trial, 23 students were used for the experimental group, and 22 students for the control group. To determine whether there is a difference in learning outcomes between the experimental group and the control group, the t-test analysis is used. Based on the results of data analysis, it can be concluded that there are differences in learning outcomes between students who learn using the Job Program practical learning method and students who learn using conventional practical learning with a value of tcount 6.054, at a significance level of 0.000. The use of practical Job Program learning methods can significantly improve learning outcomes.Keywords: Practical Learning, Job Programs, Learning Outcomes
PETA KAJIAN ATAS NOVEL SEJARAH ISLAM KARYA JURJĪ ZAIDĀN Moh. Wakhid Hidayat, Sangidu, Fadlil Munawwar Manshur, Taufiq Ahmad Dardiri
Center of Middle Eastern Studies (CMES): Jurnal Studi Timur Tengah Vol 12, No 1 (2019)
Publisher : Arabic Literature Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/cmes.12.1.34867

Abstract

The novel of Islamic history by Jurjī Zaidān is one of the works of Modern Arabic literature which appeared at the end of the 19th century. Since it was first published, as a serial story in al-Hilal magazine, this novel has been read and has received a great response. Zaidān composed 22 titles of novels from 1891 to 1914. After Zaidān's death in 1914, his novels were still read by the public, reprinted, and even translated in various languages in the world. Zaidān’s Islamic historical novels still exist, both within the scope of modern Arabic literature and in Arabic thought, with many studies to date. Research on this novel is reviewed and analyzed to reveal the diversity of perspectives to be mapped. Found nine perspectives in the study of Islamic historical novels; the perspective of the development of Arabic novel genres, the perspective of authorship and pioneering in Arabic novel genre, the perspective of the popularization of Arab-Islamic history, critical perspectives of Islamic historical facts, intrinsic literary criticism perspective, narrative structure perspective, feminist perspective, perspective modern Arab identity, and Arab nationalism perspective. The mapping of studies become the positioning of further Islamic historical novel studies, and at the same time can be a model of study for the analysis of other historical novels that develop in Arabic literature or other national literature.