Claim Missing Document
Check
Articles

Bugis philosophy in increasing multicultural awareness in the digital era Resqi Pramana, Andi Dwi; Nurlaelah, Nurlaelah; yusmah, yusmah
La Ogi : English Language Journal Vol 10 No 1 (2024): Januari
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, FKIP, LP3M Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/loj.v10i1.1326

Abstract

Based on several research results, local wisdom values can help in raising awareness of cultural differences within a group, in this case at the Sidenreng Rappang Muhammadiyah University. The method used in this research was literature study and a random survey of students. The results of the research show that the values of sipakainge and sipakalebbi which are the principles of every student are able to make them aware of the meaning of multicultural differences that apply today
The Application of Collaborative Writing Strategy in Teaching Composition in a Public Junior High School Suparto, Windy Puspitasari; Yusmah, Yusmah; Kasman, Nuraini; Amir, Muhammad; Wafi, Abdul
ENGLISH FRANCA : Academic Journal of English Language and Education Vol. 5 No. 2 November (2021): ENGLISH FRANCA : Academic Journal of English Language and Education pr
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/ef.v5i2.3246

Abstract

The qualitative descriptive method was used by the researcher in this study. The term "qualitative descriptive research" refers to a survey study that determined and described the use of a collaborative writing strategy in teaching composition. The study's objectives are to learn how the teacher uses the collaborative writing strategy in teaching composition in a public junior high school, as well as the students' reactions to the strategies used by the teacher in teaching writing in a public junior high school. The teachers and students of UPT SMP Negeri 6 Makassar's ninth grade were the study's subjects. As a result, the researcher chose one of the two teachers at this school who could use Microsoft 365 and two classes, BI.2 and 9. A, as the subjects of the study. According to the findings, the English teacher at UPT SMP Negeri 6 Makassar frequently employs three of five strategies, including horizontal division parallel writing, stratified division parallel writing, and reactive writing strategy. Furthermore, the researcher discovered that students' responses to the strategies that the teacher implemented in teaching writing of collaborative writing gave a positive response toward the collaborative writing strategy that the teacher used, and students' responses to the strategies that the teacher implemented in teaching writing tend to prefer groups in the form of group discussions rather than writing alone because they cannot exchange information and understanding. Because the students' background knowledge is still insufficient, the researcher discovered that group single author writing and sequential single writing are rarely used by the teacher during the research process.
Pelatihan Penyusunan RPP One Page Berbasis Digital bagi Pengajar di Muhammadiyah Boarding School Mahmud, Nurlaelah; Yusmah, Yusmah; Pramana, Andi Dwi Resqi; Rasyid, Rustam Efendy; Bella, Bella
MALLOMO: Journal of Community Service Vol 3 No 1 (2022): Desember-Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/mallomo.v3i1.801

Abstract

Kegiatan ini mempunyai tujuan : 1) Melatih guru-guru di Muhammadiyah Boarding School berkenaan dengan penyusunan RPP one page berbasis digital. 2) meningkatnya keterampilan guru-guru di Muhammadiyah Boarding School berkenaan dengan penyusunan RPP one page berbasis digital. Adapun metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah 1) pengenalan materei RPP one page dengan metode cerama. 2) pelatihan dilakukan dengan mendemonstrasikan serta mendampingi guru dalam penyusunan RPP one page. Luaran yang didapatkan dalam kegiatan ini adalah 1) adanya peningkatan pemahaman guru-guru di Muhammadiyah Boarding School berkenaan dengan penyusunan RPP one page. 2) guru-guru dapat menyusun RPP one page berbasis digital dengan baik.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN MENULIS CERPEN BERBASIS METAKOGNITIF SMPS RAHMATUL ASRI KABUPATEN ENREKANG Hasnaliah, Hasnaliah; Kasman, Nuraini; Aswadi, Aswadi; Hanafi, Muhammad; Yusmah, Yusmah
Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 12, No 2 (2024): Juli - Desember 2024
Publisher : PBSI, FKIP UNISSULA, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jpbi.12.2.122-132

Abstract

Pada saat ini kondisi dalam proses belajar mengajar terjadinya gejala-gejala yang menyebabkan rendahnya minat dan kemampuan menulis cerpen pada peserta didik, Oleh sebab itu, maka perlu dicarikan upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan mengubah desain pembelajaran. Desain pembelajaran yang dianggap mampu mengatasi permasalahn tersebut adalah menerapkan pembelajaran berbasis metakognitif. Penelitian ini bertujuan 1) mendeskripsikan prototipe model pembelajaran menulis cerpen berbasis metakognitif  di SMPS Rahmatul  Asri, 2) mendekripsikan validasi  model pembelajaran menulis cerpen berbasis metakognitif  di SMPS Rahmatul Asri. Prototife yang dikembangkan adalah modul ajar berbasis metakognitif kurikulum merdeka yang mulai di berlakukan oleh pemerintah secara serentak di kelas IX pada tahun 2024 ini. Validasi modul ajar penting, sebagai panduan bagi guru agar pembelajaran berpusat pada peserta didik untuk meningkatkan kemampuan menulis cerpen. Subjek penelitian kelas IX F berjumlah 34 orang. Metode penelitian pengembangan (R & D) model ADDIE. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi, angket, wawancara, dan tes menulis cerpen. Teknik analisis data digunakan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Dalam penelitian ini, dikembangkan modul ajar menulis cerpen berbasis metakognif kurikulum merdeka. Fokus pada tahap evaluasi yaitu validasi modul ajar dan uji coba terbatas. Hasil penelitian validasi modul ajar dari beberapa ahli mencapai nilai rata-rata 93% (sangat valid), dan hasil uji coba terbatas, tes menulis cerpen dengan nilai 88,23% (baik). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa modul ajar menulis cerpen berbasis metakognitif yang dikembangkan, sangat valid digunakan karena sesuai kebutuhan guru dan peserta didik serta dapat meningkatkan motivasi dan kemampuan peserta didik menulis cerpen dalam peningkatan mutu pembelajaran Bahasa Indonesia.Currently, the condition in the teaching and learning process shows symptoms that cause low interest and ability to write short stories among students. Therefore, efforts need to be made to address this issue by changing the learning design. The learning design considered capable of addressing these issues is the implementation of metacognitive-based learning. This research aims to 1) describe the prototype of a metacognitive-based short story writing learning model at SMPS Rahmatul Asri, and 2) describe the validation of the metacognitive-based short story writing learning model at SMPS Rahmatul Asri. The prototype developed is a metacognitive-based teaching module of the independent curriculum, which will be implemented by the government simultaneously in the ninth grade in 2024. Validation of the teaching module is important, as a guide for teachers to ensure that learning is student-centered to improve the ability to write short stories. The research subjects in class IX F numbered 34 people. The research method is the development (R & D) model ADDIE. Data collection was conducted using observation techniques, questionnaires, interviews, and short story writing tests. The data analysis techniques used were qualitative and quantitative descriptive. In this research, a teaching module for writing short stories based on metacognitive principles of the independent curriculum was developed. Focus on the evaluation stage, namely the validation of the teaching module and limited trials. The results of the validation research of the teaching module by several experts reached an average score of 93% (very valid), and the results of the limited trial, the short story writing test, scored 88.23% (good). The conclusion of this research shows that the developed metacognitive-based short story writing teaching module is highly valid for use because it meets the needs of teachers and students and can enhance students' motivation and ability to write short stories, thereby improving the quality of Indonesian language learning.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MENULIS TEKS NEGOSIASI DENGAN MODEL DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN E-BOOK DI KELAS XI MAS DDI AL MUJAHIDIN BENDORO Masnawati; Hanafi, Muhammad; Ahmad, Jamaluddin; Efendy Rasyid, Rustam; Yusmah, Yusmah; Adnan, Andi Astina
Qalam : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 13 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jq.v13i2.3785

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan efektivitas bahan ajar yang dikembangkan terhadap kemampuan teks negosiasi dengan model discovery learning berbantuan e-book di kelas XI MAS DDI Al Mujahidin Bendoro. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) yang diistilahkan dengan R&D. Penelitian ini dilaksanakan di MAS DDI Al Mujahidin Bendoro Kabupaten Sidenreng Rappang yang direncanakan selama tiga bulan. populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan siswa kelas XI MAS DDI Al Mujahidin Bendoro yang berjumlah 62 orang. Sampel dalam penelitian ini ditarik secara keseluruhan atau sebanyak 63 orang. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dokumentasi, observasi, angket, dan tes. Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan uji validasi dan N-Gain Score.   Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan di MAS DDI Al Mujahidin Bendoro berbentuk e-book yang mengintegrasikan model pembelajaran Discovery Learning. E-book ini terdiri dari komponen pendahuluan, isi materi, aktivitas discovery learning, serta latihan dan evaluasi, dengan fitur interaktif yang memungkinkan siswa belajar secara mandiri. Model Discovery Learning dirancang untuk mendorong eksplorasi aktif siswa dalam memahami konsep teks negosiasi.  Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa e-book yang dikembangkan dinilai mudah digunakan dengan respons positif dari siswa karena interaktivitas dan fleksibilitasnya. Efektivitas bahan ajar terlihat dari peningkatan nilai pretest dan posttest siswa dengan rata-rata n-Gain Score 0,3, yang termasuk kategori sedang hingga tinggi. Beberapa siswa menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan dengan n-Gain Score lebih dari 0,7. Dengan demikian, e-book berbasis Discovery Learning ini terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa menulis teks negosiasi.
Kesantunan Berbahasa Warganet pada Kolom Komentar Postingan Akun Istagram @Makassar_Iinfo Kasmawati, Kasmawati; Nasrullah, Ince; Yusmah, Yusmah; Ali, Muhammad
Cakrawala Indonesia Vol 9 No 2 (2024): Nopember-April
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jci.v9i2.1552

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prinsip-prinsip kesantunan berbahasa yang digunakan oleh warganet dalam kolom komentar di media sosial Instagram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian berupa tuturan komentar warganet yang diperoleh melalui media sosial Instagram, sedangkan objek penelitian berfokus pada kesantunan berbahasa. Data dikumpulkan menggunakan teknik Simak Bebas Libat Cakap (SBLC) dan teknik dokumentasi. Prinsip-prinsip kesantunan yang ditemukan dalam kolom komentar pada berita di Instagram meliputi maksim kebijaksanaan, kedermawanan, penghargaan, kesederhanaan, pemufakatan, dan kesimpatian. Kata kunci: kesantunan, warganet, instagram
ANALISIS TINDAK TUTUR ILOKUSI DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS VIII SMP NEGERI 2 BARANTI Sainab, Sainab; Yusmah, Yusmah; Aswadi, Aswadi; Hanafi, Muhammad; Mahmud, Nurlaelah; Saleh, Firman
Cakrawala Indonesia Vol 7 No 2 (2022): Nopember-April
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jci.v7i2.797

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan wujud tindak tutur ilokusi dalam proses pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas VIII SMP Negeri 2 Baranti Kabupaten Sidenreng Rappang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif untuk mendeskripsikan data berupa tindak tutur dalam kegiatan pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas VIII SMP Negeri 2 Baranti Kabupaten Sidenreng Rappang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan teknik rekam dan teknik catat (transkrip data), setelah itu dilanjutkan dengan kartu data untuk memudahkan klasifikasi dan pengecekan data, terakhir adalah analisis. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan 219 temuan data berdasarkan beberapa jenis tindak tutur ilokusi, yaitu : 1) ilokusi asertif 107 temuan data, diantaranya: 31 wujud tuturan asertif mengemukakan pendapat, 2 tuturan asertif menyatakan, 51 wujud tuturan memberitahukan, 2 wujud tuturan asertif menunjukkan, 1 wujud tuturan asertif mengusulkan; 2) ilokusi direktif 110 temuan data, diantaranya: 76 wujud tuturan direktif bertanya, 13 wujud tuturan direktif memerintah, 3 wujud tuturan direktif memohon, 4 wujud tuturan direktif menuntut, 2 wujud tuturan direktif menyuruh, 3 wujud tuturan direktif menyarankan, 1 wujud tuturan direktif menganjurkan, 1 wujud tuturan direktif mengijinkan, 3 wujud tuturan direktif melarang, 1 wujud tuturan direktif mendesak, 3 wujud tuturan direktif memperingatkan; 3) ilokusi komisif 1 temuan data, yaitu 1 wujud tuturan komisif menolak; dan 4) ilokusi ekspresif 1 temuan data, yaitu 1 wujud tuturan ekspresif mengeluh. Berdasarkan temuan data tersebut dapat disimpulkan bahwa tindak tutur ilokusi yang paling dominan muncul dalam proses pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas VIII SMP Negeri 2 Baranti adalah tindak tutur ilokusi direktif, dan yang paling sedikit muncul adalah tindak tutur ilokusi komisif dan ekspresif.
Komponen dan Pola Argumentasi Narasumber pada Program Mata Najwa “Debat RKUHP” Merdeka Berasuara” dengan Menggunakan Teori Toulmin Asnira, Nor; Aswadi, Aswadi; Podding, Kamal; Yusmah, Yusmah; Zain, Suardi; Kasman, Rosmini
Cakrawala Indonesia Vol 8 No 2 (2023): Nopember-April
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jci.v8i2.1241

Abstract

Abstrak: Komponen dan Pola Argumentasi Narasumber pada Program Mata Najwa “Debat RKUHP: Merdeka Bersuara” dengan Menggunakan Teori Toulmin.Penelitian ini bertujuan untukmengetahui komponen dan pola argumentasi narasumber pada program Mata Najwa “Debat RKUP: Merdeka Bersuara” dengan menggunakan teori Toulmin.Subjek penelitian ini yaitu video narasumber Mata Najwa “Debat RKUHP: Merdeka Bersuara”. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu menggunakan teknik simak dan teknik catat. Data yang diperolah dari penelitian ini berupa informasi dari transkip video acara Mata Najwa “Debat RKUHP: Merdeka Bersuara” sehingga bisa dimaknai secara akurat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya perbedaan banyaknya data yang muncul baik dari komponen maupun pola argumentasi. Komponen yang paling sering muncul yaitu klaim dan yang paling jarang muncul yaitu rebuttal. Pola yang sering muncul yaitu pola 1 (C-D) dan yang jarang muncul yaitu pola 5 (C-D-W-B-Q-R). Berdasarkan hasil penelitian ini, diketahui bahwa penerapan pola argumen pada acara Mata Najwa “Debat RKUHP: Merdeka Bersuara” tidak dapat dikatakan sejalan dengan teori Toulmin. Memilih pola argumen melalui video pada acara Mata Najwa “Debat RKUHP: Merdeka Bersuara” tidak memungkinkan peneliti menemukan semua elemen argumen sebagai patokan untuk menyempurnakan sebuah argumen. Hal ini menunjukkan tingkat pemahaman argumen masih belum maksimal karena didominasi klaim dan data. Penelitian ini diharapkan dapat berfungsi sebagai referensi dan membantu pembaca memahami besarnya masalah dan teori di baliknya untuk memandu penyelidikan di masa depan. Dengan meneliti program-program seperti “Debat RKUHP: Merdeka Bersuara” karya Mata Najwa dan tayangan lain yang ditujukan untuk khalayak umum, peneliti juga berharap dapat dilakukan kajian lebih lanjut mengenai hal ini. Abstract: Compenents and Patterns of Resource Persons Argumentatio in The Mata Najwa Program "RKUHP Debate: Freedom of Speech" by Using Toulmin's Theory. This study aims to determine the components and patterns of resource person argumentation in the Mata Najwa program "Debat RKUHP: Merdeka Bersuara" by using Toulmin's theory.The subject of this research is Mata Najwa's resource person "RKUHP Debate: Merdeka Bersuara". This type of research is descriptive research using a qualitative approach. The data collection technique used is using listening techniques and note-taking techniques. The data obtained from this research is in the form of information from video transcripts of Mata Najwa's program "RKUHP Debate: Merdeka Bersuara" so that it can be interpreted accurately.The results showed that there were differences in the amount of data that appeared both from the components and patterns of argumentation. The most frequently appearing component is claim and the least frequently appearing is rebuttal. The pattern that often appears is pattern 1 (C-D) and the one that rarely appears is pattern 5 (C-D-W-B-Q-R). Based on the results of this study, it is known that the application of argument patterns in the Mata Najwa program "RKUHP Debate: Merdeka Bersuara" cannot be said to be in line with Toulmin's theory. Choosing argument patterns through videos on Mata Najwa's program "RKUHP Debate: Merdeka Bersuara" did not allow researchers to find all elements of the argument as a benchmark for perfecting an argument.This shows that the level of understanding of the argument is still not optimal because it is dominated by claims and data. This research is expected to serve as a reference and help readers understand the magnitude of the problem and the theory behind it to guide future investigations. By examining programs such as Mata Najwa's "RKUHP Debate: Merdeka Berbicara" by Mata Najwa and other shows aimed at general audiences, researchers also hope that further studies can be conducted on this matter.
Analisis Metafora Cosmos Dan Human Mantra Mappaenre’ Manu’ Pada Masyarakat Peternak Di Kabupaten Sidrap Saleh, Firman; Yusmah, Yusmah; Ahmad, Nini Alwiyati Ali; Yusuf, Rudy
Cakrawala Indonesia Vol 8 No 2 (2023): Nopember-April
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jci.v8i2.1257

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna metafora cosmos dan human pada mantra Mappaenre’ Manu’ pada masyarakat Peternak di Kabupaten Sidrap. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, metode ini dipilih untuk memperoleh data yang lebih dalam mengenai metafora cosmos dan human pada Mantra Mappaenre’ Manu’ pada masyarakat Peternak di Kabupaten Sidrap. Untuk memperoleh data penelitian dibutuhkan teknik pengumpulan data yaitu; observasi, wawancara, rekam dan catat. Data yang diperoleh dianalisis berdasarkan teori Haley mengenai metafora cosmos dan human. Penelitian dilakukan di Desa Tanete Kecamatan Maritengngae Kabupaten Sidrap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat metafora cosmos meliputi benda-benda kosmos. Konsep kosmos memiliki jarak yang jauh sebagai bagian dari cakrawala, meski demikian benda kosmik memiliki ruang dan tempat sehingga masih bisa dicermati oleh indra manusia yang hasilnya menunjukkan mantra menggunakan kata keteng, matanna essoe, nurung, wae. Metafora human menjelaskan kategori makhluk hidup yang mempunyai kemampuan berpikir atau bernalar menggunakan akal yaitu manusia dan ragam perilakunya yaitu Muhamma, Datu, Nabi Sulaemana. Makna metafora cosmos dan human pada mantra Mappaenre’ Manu’ pada masyarakat Peternak di Kabupaten Sidrap mantra yang mengandung permohonan pada Allah SWT agar diberi keselamatan dan kelancaran saat Pammanu’ memulai berternak hingga ayam yang diternak bertelur. Dengan mantra, kelancaran dan keselamatan menjadi harapan. Bagian terakhir fungsi mantra adalah doa yang intinya adalah pengharapan kepada Tuhan yang maha Kuasa agar mengabulkan proses sesuai dengan ajaran agama yang sesungguhnya, sehingga segala harapan dalam prosesi dapat berjalan lancar. Besar bentuk harapan yang dititipkan pada tuturan sakral melalui mantra mampu memberikan efek yang tidak didapatkan dari medis karena sifat mantra yang dimiliki adalah magis.
Studi Semiotika Roland Barthes Pada Film “12 Certa Glen Anggara” Juwindah, Juwindah; Yusmah, Yusmah; Nurlaelah, Nurlaelah; Rasyid, Rustam Efendy
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Vol. 9 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/titian.v9i1.44594

Abstract

Film “12 Cerita Glen Anggara” menceritakan tentang Glen Anggara yang bertemu dengan Shena, seorang gadis yang memiliki 12 daftar keinginan yang ingin dicapai sebelum penyakit yang diderita Shena semakin parah. Tujuan dari penelitian ini, untuk menganalisis pemaknaan semiotika Roland Barthes yang meliputi makna denotasi, konotasi, dan mitos yang terkandung dalam film “12 Cerita Glen Anggara” karya Luluk HF. Film ini dipilih karena menyuguhkan beragam nilai kehidupan yang tersembunyi di balik narasi remaja dan kisah romansa, seperti nilai kekeluargaan, persahabatan, serta kepedulian sosial. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis kualitatif deskripti. Data diperoleh dari tuturan dan adegan dalam film “12 Cerita Glen Anggara” yang dianalisis menggunakan tiga lapisan pemaknaan Barthes: denotatif (makna literal), konotatif (makna emosional/budaya), dan mitos (makna ideologis).  Sumber data penelitian ini berasal dari film 12 Cerita Glen Anggara yang ditayangkan pada aplikasi netflix sejak tanggal 23 Januari 2023. Dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa simak, catat, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menemukan beberapa data berupa tuturan dan adegan yang masing-masing memuat pemaknaan mendalam yang mencerminkan pandangan budaya dan nilai-nilai sosial masyarakat. Melalui kajian ini, dapat disimpulkan bahwa film 12 Cerita Glen Anggara tidak hanya menjadi tontonan hiburan, tetapi juga sarat makna simbolik yang layak dikaji secara semiotik untuk memahami pesan-pesan tersembunyi yang disampaikan kepada penonton. Abstract The movie “12 Stories of Glen Anggara” tells the story of Glen Anggara who meets Shena, a girl who has 12 wish lists to achieve before Shena's illness gets worse. The purpose of this study is to analyze the semiotic meaning of Roland Barthes which includes the meaning of denotation, connotation, and myth contained in the film “12 Stories of Glen Anggara” by Luluk HF. This movie was chosen because it presents a variety of life values hidden behind teenage narratives and romance stories, such as family values, friendship, and social care. The approach used in this research is descriptive qualitative type. Data were obtained from speech and scenes in the film “12 Stories of Glen Anggara” which were analyzed using Barthes' three layers of meaning: denotative (literal meaning), connotative (emotional/cultural meaning), and mythical (ideological meaning).  The data source of this research comes from the movie 12 Stories of Glen Anggara which was aired on the netflix application since January 23, 2023. By using data collection techniques in the form of listening, recording, and documentation techniques. Data analysis techniques are done by data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the study found some data in the form of speech and scenes, each of which contains deep meaning that reflects the cultural views and social values of society. Through this research, it can be concluded that the movie 12 Stories by Glen Anggara is not only an entertainment spectacle, but also full of symbolic meanings that deserve to be studied semiotically to understand the hidden messages that want to be conveyed to the audience.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Abdul Rauf Abdul Wafi, Abdul Adnan, Andi Astina Ahmad, Nini Alwiyati Ali Aksan, Muhammad Amir, Muhammad Andi Athirah Masyitah Andi Dwi Reqi Permana Andi Dwi Resqi Pramana Anita Bastian Asnih Asnira, Nor Asrifan, Andi Asrullah Asrullah, Asrullah Aswadi Aswadi Aswadi Bella, Bella Bulan Rara Yangsen Dian Sari Unga Waru Dwi Resqi Pramana, Andi Ecca, Suleha Efendy R, Rustam Erma Faradillah, Nurul Firdaus Sutarna, Yunan Haeruddin Syarifuddin Hamsfita Hamsfita Hartati Hartati Hasnaliah, Hasnaliah Hasniati Herawati R Herman, Bahtiar Hikmah Amelia Ince Nasrullah Isumarni Isumarni Jamaluddin Ahmad Jumiati Jumiati Jumiati Lanta Jusrianto Jusrianto Jusrianto Juwindah, Juwindah Kahar, Abd. Kahar, Kurnia Putri Kamal, Kamal Kasman, Nuraeni Kasman, Nuraini Kasman, Rosmini Khalik, Suhartini Lanta, Jumiati Magefira, Andi Nurul Mahmud, Nurlaelah Maming, Khadijah Mansur, Musdalifa Maria Ulfa Rusli Mariani Binti Aripin Masnawati Muh. Ilyas Muh. Rais Rahmat Razak MUHAMMAD ALI Muhammad Hanafi Muhammad Hanafi Muhammad Hanafi Muhammad Hanafi Muhammad Nur Murdani, Elisa Mustanir, Ahmad Nadir La Djamudi Nasrullah, Ince Nur Maharani S Nuraini K Nuraini K Nuraini Kasman Nurhikmah Nurhikmah Nurlaelah Mahmud Nurlaelah Mahmud Nurlaelah Nurlaelah Nurlaelah Nurlaelah, Nurlaelah Nurlia Arsyad Nurul Ameliah Nurul Faradillah Podding, Kamal Pramana, Andi Dwi Resqi Pramudita Amalia, Aulia Primasari, Yusniarsi Rachman, Beddu Hidayat Ramadhan Januar Ashary Rasyid, Rustam Efendy Resqi Pramana, Andi Dwi Riska yulfiana Rudy Yusuf Rustam Efendy Rasyid S, Muliani Saifullah Saifullah Saifullah Saleh, Firman Sam Hermansyah Saptono Hadi, Saptono Siswahyudianto Sitti Aisa Suardi Zain Suardi Zain, Suardi SUDARMANTO Suleha Suparto, Windy Puspitasari Supriadi Susiati Susiati Syahrir L T Syamsu Usman M Wahyuni Wahyuni Yulianti Yulianti Yusrianti, Yusrianti Yusuf, Rudy