Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

PENGOBATAN DAN PEMULIHAN KESEHATAN WARGA TERDAMPAK GEMPA CIANJUR DI DESA SUKAMULYA & MANGUNKERTA Zaenal Fanani; Rusnoto Rusnoto; Dwi Rizqi Roniawati; Tities Kusuma Pratama; Yunita Febrianti
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 5, No 1 (2023): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v5i1.1957

Abstract

21/11/2022 pukul 13:21:10 WIB. Gempa bermagnitudo 5,6 terjadi pada koordinat 6,84 LS -107,05 dan pada kedalaman 11 km. Kerusakan terparah terjadi di daerah yang terdiri dari breksi G. Gede (Qvyg) dan medan lava yang secara morfologi sebagian besar berbukit. Di kawasan Cugenang intensitasnya mencapai VII-VIII MMI (Modified Mercalli Intensity), ditandai dengan kerusakan bangunan yang luas terutama di Desa Gasol dan Sarampad de Cugenang. Selain sub zona Cugenang, kerusakan dengan intensitas hingga VII MMI juga sangat parah di sub zona Cianjur, Warungkondang dan Gekbrong.Dengan mempertimbangkan semua sumber gempa, baik sesar terestrial, subduksi, dan aktif tanah, serta kondisi geologi setempat (Vs30 dan kedalaman/ketebalan cekungan), hingga 1 Februari 2023 gempa susulan telah mencapai 385 kali.Melihat banyaknya korban jiwa dan kerusakan material dalam bencana gempa Cianjur, memberikan pelayanan pengobatan sederhana dan gratis kepada warga desa Sukamulya dan Mangunkerta yang terkena dampak gempa Cianjur merupakan salah satu kebutuhan yang mendesak.
FAKTOR SOSIAL DAN PENGETAHUAN TENTANG PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA MASYARAKAT Zaenal Fanani; Irawati Indrianingrum; Lailatul Farikhah; Julia Winda Sari
JURNAL MEDIKA INDONESIA Vol 6, No 1 (2025): JURNAL MEDIKA INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/.v6i1.2505

Abstract

Penggunaan antibiotik mulai mengalami pergeseran dari tahun ke tahun, tidak jarang masyarakat menggunakan antibiotik dengan tidak tepat. Berbagai faktor mempengaruhi tingkat pengetahuan pada kalangan masyarakat antara lain adalah faktor sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan faktor sosial usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan masyarakat dengan pengetahuan tentang penggunaan antibiotik pada masyarakat Desa Jatisarono Kulon Progo. Jenis penelitian ini adalah survei analitik keterkaitan variabel faktor sosial dan variabel pengetahuan tentang penggunaan antibiotik, dengan pendekatan cross sectional. Peneliti menggunakan metode purposive sampling, dengan kriteria inklusi warga usia 18-55 tahun dan mengkonsumsi antibiotik tanpa resep dokter. Jumlah sampel sebanyak 98 orang responden, dan pengambilan data pada periode Februari 2022. Analisis bivariat menggunakan uji chi square dan kendall tau, serta instrument yang digunakan adalah kuisioner dalam bentuk google form. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara usia dengan pengetahuan dalam penggunaan antibiotik responden dengan p value 0,317 (p0,05). Ada hubungan antara jenis kelamin dengan pengetahuan dalam penggunaan antibiotik responden dengan p value 0,042 (p0,05). Ada hubungan antara tingkat pendidikan dengan pengetahuan dalam penggunaan antibiotik responden dengan p value 0,000 (p0,05). Sehingga dapat disimpulkan terdapat hubungan antara faktor sosial dengan pengetahuan dalam penggunaan antibiotik pada masyarakat Desa Jatisarono Kulon Progo. Penelitian selanjutnya dapat melanjutkan studi yang tidak terbatas pada karakteristik responden, namun dapat memperluas faktor meliputi pekerjaan maupun ekonomi.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN SWAMEDIKASI PENGOBATAN DISMINOR PADA SANTRI TAKHASUS DI PONDOK PESANTREN HAJAR ASWAD YOGYAKARTA Windy Aulina; Zaenal Fanani; Emma Jayanti Besan
Nusantara Hasana Journal Vol. 5 No. 7 (2025): Nusantara Hasana Journal, December 2025
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v5i7.1794

Abstract

Dysmenorrhea is a medical term used to describe pain experienced during menstruation, particularly in the lower abdominal area, occurring before or during the menstrual period. This condition is commonly known as menstrual pain or menstrual cramps. Limited understanding of dysmenorrhea self-medication is influenced by inadequate access to health information, especially regarding menstrual pain management. Therefore, this study was conducted to describe the level of knowledge of takhasus female students at Hajar Aswad Islamic Boarding School, Yogyakarta, regarding dysmenorrhea self-medication. This research employed a purposive sampling method, in which respondents were selected based on specific criteria. The sample size was determined using the Slovin formula. Data were collected through a questionnaire, and data analysis was conducted using a paired sample t-test with the assistance of Microsoft Excel and SPSS software. The results showed that after receiving educational intervention, there was a significant increase in students’ knowledge, with most respondents achieving a good knowledge category. The paired sample t-test results indicated a significant difference between pre-test and post-test scores (p-value = 0.000), demonstrating that educational intervention significantly improved students’ knowledge regarding dysmenorrhea self-medication.
Pengaruh Faktor Sosial Budaya Terhadap Penggunaan Obat Herbal Pada Masyarakat Dukuh Jeruk Gulung Ngabul Sakila Jauza Adiba; Zaenal Fanani; Ulviani Yulia Husna
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2710

Abstract

Penggunaan obat herbal sudah digunakan secara turun temurun oleh masyarakat Dukuh Jeruk Gulung Ngabul. Penggunaan obat herbal selama ini hanya secara empiris dan turun temurun, sehingga masih banyak masyarakat yang kurang mengetahui cara penggunaan obat hebal yang baik dan benar sesuai dengan dosis. Hal ini dapat berisiko menimbulkan efek samping atau keracunan mesipun bahan yang digunakan berasal dari alam. Karena itu, penting untuk memberikan edukası yang berbasis pengetahuan ilmiah, agar masyarakat dapat menggunakan obat herbal secara aman dan efektif. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui bagaimana faktor sosial budaya mempengaruhi penggunaan obat herbal di masyarakat Dukuh Jeruk Gulung Ngabul. Secara lebih spesifik, penelitian ini ingin menggali pemahaman masyarakat mengenai obat herbal serta pengaruh nilai sosial, norma budaya, adat istiadat, dan kepercayaan terhadap penggunaan obat herbal. Rancangan penelitian ini yaitu penelitian observasional analitik dengan metode kuantitatif, menggunakan pendekatan cross-sectional, dengan pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada sampel. Responden pada penelitian ini yaitu masyarakat Dukuh Jeruk Gulung Ngabul yang termasuk dalam kriteria inklusi, yaitu masyarakat yang berusia 18-65 tahun, masyarakat yang sudah bekerja, dan masyarakat yang menggunakan obat herbal.
Formulasi Dan Evaluasi Fisik Sediaan Lip Cream Kombinasi Sari Umbi Bit (Beta Vulgaris L) Dan Sari Buah Naga Merah (Hylocereus Polyrhizus) Safira Dinnul Qayyimah; Zaenal Fanani; Muhammad Khudzaifi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2718

Abstract

Lip cream merupakan jenis kosmetik yang digunakan untuk memberikan warna pada bibir. Salah satu jenis tanaman yang dapat memberikan pewarna alami yaitu ada pada umbi bit dan buah naga merah. Senyawa betasianin yang terdapat pada umbi bit dan senyawa antosianin yang ada pada buah naga merah merupakan zat-zat yang memberikan warna alami yang bisa dimanfaatkan untuk pembuatan sediaan lip cream. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui apakah formulasi sediaan lip cream berpengaruh terhadap evaluasi fisik sediaan lip cream kombinasi sari umbi bit dan sari buah naga merah. Pada penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen laboratorium. Formulasi sediaan lip cream yang dibuat menggunakan variasi konsentrasi zat aktif sekaligus pewarna yaitu pada formulasi 1 menggunakan konsentrasi pewarna sari umbi bit sebanyak 5%, sari buah naga merah sebanyak 15%. Pada formulasi 2, sari umbi bit sebanyak 10% dan sari buah naga merah sebanyak 10%. Pada formulasi 3, sari umbi bit sebanyak 15% dan sari buah naga merah sebanyak 5%. Evaluasi fisik yang dilakukan meliputi, uji organoleptis, pH, homogenitas, daya oles, daya lekat, daya sebar dan iritasi. Seluruh sediaan memiliki aroma vanilla, berbentuk semi padat, homogen dan memiliki daya oles baik, F1 berwarna pink, F2 berwarna pink muda, F3 berwarna coklat muda. Sediaan memiliki pH rata-rata 4,56 – 4,8, nilai daya sebar baik tidak lebih dari 7 cm, dan nilai daya lekat yang lebih dari >60 detik. Uji iritasi telah dilakukan pada responden dan tidak didapatkan tanda iritasi pada kulit responden. Berdasarkan hasil analisis statistik ANOVA One Way terdapat perbedaan signifikan antar formula terhadap nilai uji daya lekat dengan nilai signifikansi <0,001, tetapi tidak dengan nilai pH dan daya sebar dengan nilai signifikansi >0,05. Pada ketiga formula sediaan lip cream yang telah berhasil dibuat dan melalui tahapan evaluasi fisik menunjukkan hasil bahwa sediaan sesuai persyaratan baik.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Terhadap Swamedikasi Diare Pada Balita Di Dukuh Manggal Telo Purwodadi Kinanti Putri Amalia; Zaenal Fanani; Intan Adevia Rosnarita
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2846

Abstract

Diare merupakan penyebab kematian kedua terbanyak setelah pneumonia pada balita di Indonesia. Swamedikasi yang tidak tepat berpotensi menimbulkan risiko kesehatan yang serius, sehingga pengetahuan ibu mengenai diare dan pengobatan mandiri menjadi sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan ibu dengan praktik swamedikasi diare pada balita di Dukuh Manggal Telo, Purwodadi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 30 ibu yang memiliki balita, dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang meliputi data demografis, pengetahuan tentang diare, dan praktik swamedikasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan ibu dengan pengetahuan tentang diare (p = 0,010) serta antara tingkat pendidikan dengan praktik swamedikasi (p = 0,000). Pengetahuan ibu tentang swamedikasi diare tergolong baik, sedangkan praktik swamedikasi tergolong cukup. Jenis obat yang paling banyak digunakan dalam swamedikasi adalah Lacto B, Zinkid, dan Oralit. Temuan ini menekankan pentingnya edukasi berkelanjutan bagi ibu dalam menangani diare balita secara mandiri namun tepat.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Perilaku Swamedikasi Penyakit Gastritis Pada Masyarakat Di Dusun Kedungwatu Blora Siti Mumfaridatul Mukarromah; Zaenal Fanani; Intan Adevia Rosnarita
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2965

Abstract

Latar belakang: Swamedikasi adalah perilaku yang seringdigunakan masyarakat untuk mendapatkan solusi terkait masalah kesehatan, untuk alasan ini swamedikasi harus tetap diawasi oleh tenaga kesehatan. Masyarakat membutuhkan pengetahuan yangtepat untuk mendapatkan perilaku yang sesuai dalam swamedikasi. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan tingat pengetahuan dengan perilaku swamedikasi gastritis pada masyarakat Dusun Kedungwatu Blora. Metode penelitian: Penelitian ini merupakan observasional deskripif dan survei yang bersifat analitik dengan cara melakukan pengambilan data melalui kuesoiner pengetahuan dan perilaku. Studi ini dilaksanakan di Dusun Kedungwatu Blora, dengan populasi 216 jiwa. Pengambilan sampel diambil dengan Teknik Purposive Sampling. Sampel diambil sebanyak 85 responden yang akan dilakukan pada bulan juni 2025. Instrumen penelitian ini berisi dua variabel, yaitu variabel tingkat pengetahuan swamedikasi gastritis masyarakat dan perilaku swamedikasi gastritis masyarakat. Setelah data sudah didapatkan akan dilakukan pengujian menggunakan uji kolerasi, yaitu dengan teknik uji Spearman Rank. Penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan yang lebih baik tentang hubungan antara pengetahuan dan perilaku swamedikasi penyakit gastritis pada masyarakat. Hasil Penelitian: Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa dari 85 responden, sebagian besar memilikitingkat pengetahuan dalam kategori baik (62,4%), dan 58,8% responden memiliki perilaku swamedikasi yang baik. Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan nilai p = 0,024 dan nilai r = 0,245, yang mengindikasikan adanya hubungan positif yang signifikan namun lemah antara tingkat pengetahuan denganperilaku swamedikasi gastritis pada masyarakat di Dusun Kedungwatu Blora. Kesimpulan: Bahwa terdapat hubunganantara tingkat pengetahuan dengan perilaku swamedikasi gastritis.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Perilaku Penggunaan Antibiotik Pada Masyarakat Di Dukuh Winong Desa Kriyan Jepara Abida Ardelia; Zaenal Fanani; Galih Kurniawan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2980

Abstract

Antibotik merupakan obat untuk mengobati infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Sekitar 41,0% hasil dari SurveiKesehatan Indonesia, masyarakat menggunakan antibiotik tanparesep dokter. Tujuan dari penelitian ini adalah untukmeningkatkan pemahaman publik tentang penggunaan antibiotikyang tepat dan untuk mengurangi resistensi. Tujuan umumnyayaitu dapat mengidentifikasi Hubungan antara Tingkat Pengetahuan Terhadap Perilaku Penggunaan Antibiotik pada Masyarakat di Dukuh Winong Desa Kriyan Jepara. Peran pengobatan antibiotik yang dapat menginfeksi bakteri dan pentingnya penggunaan rasional untuk mencegah resistensi. Metode penelitian termasuk desain observasional denganpendekatan Cross-sectional untuk mengumpulkan data melaluikuesioner. Studi ini dilakukan di Dukuh Winong Desa Kriyan Jepara, dengan populasi penduduk sebanyak 872 jiwa dan sampelsebanyak 90 responden yang diambil menggunakan Rumus Slovin dengan teknik pengumpulan data yang dilakukan melaluikuesioner. Analisis data mengunakan uji analisis univariat untukmenjelaskan pengetahuan dan perilaku, dan uji analisis bivariatmenggunakan uji Chi-square yang telah diusulkan sebagai metodeanalisis yang tepat untuk meneliti tentang hubungan antarapengetahuan dan perilaku penggunaan antibiotik pada masyarakatdi Dukuh Winong Desa Kriyan Jepara. Studi ini diharapkan dapatmemberikan wawasan yang lebih baik tentang hubungan antarapengetahuan dan perilaku penggunaan antibiotik dalammasyarakat.
PENGARUH KARAKTERISTIK PASIEN TERHADAP POLA PERESEPAN OBAT ANTIHIPERTENSI DI PUSKESMAS DEKET KABUPATEN LAMONGAN Muhammad Syariful Imam; Zaenal Fanani
Nusantara Hasana Journal Vol. 5 No. 8 (2026): Nusantara Hasana Journal, January 2026
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v5i8.1916

Abstract

Hypertension is a non-communicable disease with a continuously increasing prevalence and contributes significantly to the incidence of cardiovascular disease. In service practice, antihypertensive drug prescribing patterns still show variations influenced by age, gender, and comorbidities. This study aims to analyze the influence of patient characteristics on antihypertensive drug prescribing patterns at the Deket Community Health Center in Lamongan Regency. This study used a retrospective and cross-sectional design. Research data were obtained from prescriptions and medical records of hypertensive patients for the period November 2025. The study population included all prescriptions containing antihypertensive drugs, with a sample of 85 prescriptions taken using a simple random sampling technique. Independent variables included age, gender, and comorbidities, while the dependent variable was the antihypertensive drug prescribing pattern. Data analysis was performed descriptively and analytically using appropriate statistical tests. The results of the study at the Deket Community Health Center, Lamongan Regency, the most were women at 76% (65 patients), the most aged ≥60 at 54.12% (46 patients), with comorbidities of diabetes mellitus at 55.29% (47 respondents). The description of the accuracy of antihypertensive prescription patterns at the Deket Community Health Center, Lamongan Regency based on the correct indication was 100%, the correct patient was 92.94% of cases, the correct drug reached 95.29%, the correct dose was 65 prescriptions (76.47%) and the correct method of use was 70.59%. There is a significant relationship between gender and prescribing patterns with a significance value of 0.013 <0.05 with an odds ratio of 0.252, there is no significant relationship between age and prescribing patterns with a significance value of 0.235>0.05 and an odds ratio of 1.682 and there is a significant relationship between comorbidities and prescribing patterns with a significance value of 0.019 <0.05 and a fairly large odds ratio value between the two characteristics, namely 3.000.
Co-Authors Abida Ardelia Ahmad Suriyadi Muslim Ana Nurul Fitriyani Ana Nurul Fitriyani Ana Zumrotun Nisak Anisa Nurjanah Anny Rosiana Masithoh Ari Simbara Ari Simbara, Ari Arina Novitasari Ariyanto, Andhika Bintari Tri Sukoharjanti Bonita Anzila Desi Dhanty Ayunita Mahadhany Dwi ASTUTI Dwi Rizqi Roniawati Emma Jayanti Besan Endang Setyowati Etikasari, Ria Fahrudin Arif Galih Kurniawan Ilun Fadillah Intan Adevia R Intan Adevia Rosnarita Iqbal Amaluddin Pambudi Irawati Indrianingrum Julia Megawati Djamal Julia Winda Sari Kharisma Aprilita Rosyidah Kinanti Putri Amalia Laila Septania Rafi Lailatul Farikhah Lailatul Farikhah Mafitri, Hanifah Miftah Mariza Kusuma Wariana Maulana, Bonnix Hedy Muhamad Jauhar Muhamad Khudzaifi Muhammad Al Anshori Nasrullah Muhammad Bayu Nirwana Muhammad Khudzaifi Muhammad Syariful Imam Munandiyah Munandiyah Nasriyah Nasriyah Noor Cholifah Noor Hidayah Noor Hidayah Noor Hidayah Novam Danu Pamungkas Nur Aisah Nur Aisah Nur Aisah Nur Fajria Yulianti Pusparatri, Edita Putra, M. Adib Jaharii Dwi Rahmawati, Riana Putri Ria Etikasari Ridwan Ridwan Ridwan Ridwan Ridwanto, Muhammad Rika Murharyanti Rusnoto Rusnoto Sabiq Ismil Adhom Safira Dinnul Qayyimah Sakila Jauza Adiba Sari, Dwi Maya Ratna Shinta Dwi Kurnia shinta dwi kurnia Siti Mumfaridatul Mukarromah Sukoharjanti, Bintari Tri Tities Kusuma Pratama Tiyas Putri N Tiyas Putri Nugraheni Triana Aprilyya Tyas Putri Nugraheni Ulviani Yulia Husna Ulviani Yulia Husna Umi Farida Veronika Puspita Kumalasari Vivin Rosvita Vivin Rosvita Vivin Rosvita Windy Aulina Yayuk Mundriyastutik Yulianti, Nur Fajria Yulis Trinovita Yunita Febrianti Yunita Rusidah Yunus Mustaqim, Yunus