Claim Missing Document
Check
Articles

Optimalisasi Produksi Triterpenoid Dari Sangketan (Achyranthes aspera) Dengan Budidaya Organik Fanani, Zaenal; Farida, Umi; Nirwana, Muhammad Bayu
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 7, No 1: March 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v7i1.9482

Abstract

Kebutuhan akan bahan baku obat semakin meningkat sejalan dengan pemanfaatan obat tradisional yang semakin meningkat. Sangketan (Achyranthes aspera) adalah salah satu tanaman obat potensial, mengingat tanaman ini memiliki kandungan senyawa aktif yang bermanfaat untuk kesehatan. Triterpenoid merupakan salah satu kandungan metabolit sekunder utama dari Sangketan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kombinasi dari komposisi media tanam dan aplikasi fertigasi dengan pupuk organik, yang dapat mendukung produksi senyawa triterpenoid dari Sangketan secara optimal. Pada budidaya Sangketan diberikan perlakuan perbandingan komposisi media tanah + arang sekam padi 1:1; 1:2 dan 2:1. Sedangkan aplikasi fertigasi menggunakan pupuk organik kotoran kambing, dengan konsentrasi 1kg pupuk organik per 5 liter air, dosis 60 ml per tanaman dan diaplikasikan setiap dua minggu. Sangketan di panen setelah 4-5 bulan, kemudian dilakukan analisis kualitatif kandungan triterpenoid menggunakan metode kromatografi lapis tipis. Data yang diperoleh diaplikasikan menggunakan metode simplex lattice design (SLD), untuk memperoleh kombinasi yang optimal. Data kualitatif ekstrak Sangketan yang mengandungan senyawa triterpenoid, telah dianalisis dengan pereaksi kloroform dan H2SO4 pekat, ditandai dengan adanya lapisan warna coklat kemerahan. Data kuantitatif rendemen ekstrak Sangketan diaplikasikan menggunakan metode simplex lattice design, diperoleh persamaan Y = 8,94(Arang) + 11,585(Tanah) + 14,26(Arang.Tanah). Kandungan triterpenoid pada ekstrak Sangketan dibuktikan menggunakan kromatografi lapis tipis, berupa bercak warna abu-abu di bawah sinar UV 254 nm dengan nilai Rf 0,65.
PENGARUH PEMBERIAN AIR REBUSAN DAUN SELEDRI TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA Zaenal Fanani; Irawati Indrianingrum; Ari Simbara; Lailatul Farikhah; Dhanty Ayunita Mahadhany
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 9, No 1 (2024): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v9i1.2499

Abstract

Hipertensi sering terjadi pada lansia yang dikaitkan dengan proses penuaan. Seiring dengan bertambahnya usia, risiko seseorang untuk mengalami hipertensi semakin meningkat. Pengobatan hipertensi secara non farmakologi juga dapat diberikan melalui konsumsi seledri. Senyawa apiin dari daun seledri bersifat diuretik dan diduga mampu melebarkan pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian air rebusan daun seledri terhadap penurunan tekanan darah pada lansia. Jenis penelitian ini kuantitatif menggunakan metode quasi experimental design, dengan rancangan non equivalent control group design. Teknik sampling menggunakan stratified random sampling sampel, dengan jumlah responden 46 orang. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh pemberian rebusan daun seledri terhadap tekanan darah pada lansia kelompok intervensi, dengan nilai p-value kelompok intervensi 0,000. Dan tidak ada pengaruh pemberian rebusan daun seledri terhadap tekanan darah pada lansia kelompok kontrol, dengan nilai p-value 0,01. Kesimpulan penelitian ini yaitu, adanya pengaruh pemberian rebusan daun seledri terhadap penurunan tekanan darah pada lansia.
KETERKAITAN PENGETAHUAN SANTRIWATI DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN KUDIS PADA LINGKUP PONDOK PESANTREN Zaenal Fanani; Bintari Tri Sukoharjanti; Yayuk Mundriyastutik; Lailatul Farikhah; Ari Simbara
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 8, No 2 (2023): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v8i2.2168

Abstract

Kudis atau skabies merupakan gangguan kulit yang dikarenakan oleh parasitisme dan ekspresi Sarcoptes scabiei, sejenis tungau subspesies hominis. Kudis di Indonesia merupakan gangguan kulit peringkat ke-3 terbanyak. Santriwan maupun Santriwati termasuk dalam populasi risiko tinggi serta rentan terkena serangan kudis. Meskipun penyakit ini dapat diobati, namun sering kali terlambat didiagnosis dan menunda pengobatan, sehingga membuatnya lebih mungkin untuk menyebar ke seluruh pondok pesantren. Jenis penelitian analitik ini memakai cross-sectional design, untuk dimaksudkan agar mengetahui keterkaitan antara variabel independen dengan dependen yang dianalisa pada suatu titik masa tertentu. Dilakukan penelitian menggunakan metode deskriptif yang bertujuan untuk mewujudkan gambaran yang sistematis, berdasarkan fakta dan akurat. Pengumpulan data dilakukan hanya satu kali menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner. Penelitian menggunakan jumlah responden sebanyak 70 individu. Data kuesioner responden menunjukkan usia 15-17 tahun sebanyak 34 santriwati (49%), responden dengan tingkat pendidikan MTS sebanyak 38 santriwati (54%), responden dengan riwayat kelas 7-9 sebanyak 42 santriwati (60%), responden memiliki pengetahuan cukup sejumlah 48 santriwati (69%), responden memiliki pengetahuan baik sejumlah 38 santriwati (54%). Hasil uji bivariat perilaku menggunakan chi square diperoleh nilai 0,035 untuk P (Asymptotic significance). Dengan melihat nilai asymp. Sig Pearson Chi Square 0,05 atau lebih besar, dapat ditunjukkan adanya keterkaitan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku pencegahan kudis yang signifikan.
STUDI FARMAKOEPIDEMIOLOGI VITAMIN PENAMBAH DARAH PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMA BANYUDONO I BOYOLALI Yayuk Mundriyastutik; Zaenal Fanani; Ana Zumrotun Nisak; Muhammad Al Anshori Nasrullah
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 4, No 2 (2020): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v4i2.1363

Abstract

 AbstrakPenularan HIV kepada anak yang secara teori di kontribusikan dari proses penularan dari ibu ke anak. Penggunaan zidovudin dalam terapi HIV/AIDS cukup banyak digunakan. Menurut WHO, lini pertama penatalaksanaan HIV/AIDS adalah kombinasi satu macam Non-nucleoside Reverse Transcriptase Inhibitor (NNRTI) dan dua macam Nucleoside Reverse Transcriptase Inhibitor (NRTI), satu diantaranya haruslah zidovudin.Desain penelitian yang digunakan adalah analitik korelasi, menggunakan pendekatan cross sectional, pada penelitian ini populasinya adalah bayi dengan ibu HIV pada tahun 2020 di Rumah Sakit Genteng sebanyak 28 pasien, dengan menggunakan teknik Accidental sampling, untuk mengetahui hubungan antara kedua variabel dilakukan uji statistik Chi Square dengan tingkat signifikansi 0,05.Hasil penelitian yang diperoleh hasil hubungan antara umur lahir bayi mendapatkan hasil nilai Chi Square hitung 11.667 3.841 Chi Square tabel. berat badan lahir bayi mendapatkan hasil nilai Chi Square hitung 2.263 3.841 Chi Square tabel. Kepatuhan minum obat Zidovudine mendapatkan hasil nilai Chi Square hitung 18.200 5.991 Chi Square tabel dengan keberhasilan terapi Zidovudine pada bayi ibu HIV di RSUD Genteng. Sehingga dapat disimpulkan terdapat hubungan antara umur bayi dan kepatuhan minum obat Zidovudine dengan keberhasilan terapi Zidovudine, dan tidak terdapat hubungan berat badan lahir bayi dengan keberhasilan terapi Zidovudine. Sedangkan faktor yang peling berpengaruh adalah faktor kepatuhan dalam minum obat Zidovudine dengan hasil Chi Square hitung paling besar.Pada dasarnya penularan HIV dari ibu dapat dicegah dengan obat Zidovudine. Namun keberhasilan juga dipengaruhi oleh faktor lain diantaranya umur lahir bayi dengan kepatuhan minum obat Zidovudine.
PENGOBATAN DAN PEMULIHAN KESEHATAN WARGA TERDAMPAK GEMPA CIANJUR DI DESA SUKAMULYA & MANGUNKERTA Zaenal Fanani; Rusnoto Rusnoto; Dwi Rizqi Roniawati; Tities Kusuma Pratama; Yunita Febrianti
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 5, No 1 (2023): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v5i1.1957

Abstract

21/11/2022 pukul 13:21:10 WIB. Gempa bermagnitudo 5,6 terjadi pada koordinat 6,84 LS -107,05 dan pada kedalaman 11 km. Kerusakan terparah terjadi di daerah yang terdiri dari breksi G. Gede (Qvyg) dan medan lava yang secara morfologi sebagian besar berbukit. Di kawasan Cugenang intensitasnya mencapai VII-VIII MMI (Modified Mercalli Intensity), ditandai dengan kerusakan bangunan yang luas terutama di Desa Gasol dan Sarampad de Cugenang. Selain sub zona Cugenang, kerusakan dengan intensitas hingga VII MMI juga sangat parah di sub zona Cianjur, Warungkondang dan Gekbrong.Dengan mempertimbangkan semua sumber gempa, baik sesar terestrial, subduksi, dan aktif tanah, serta kondisi geologi setempat (Vs30 dan kedalaman/ketebalan cekungan), hingga 1 Februari 2023 gempa susulan telah mencapai 385 kali.Melihat banyaknya korban jiwa dan kerusakan material dalam bencana gempa Cianjur, memberikan pelayanan pengobatan sederhana dan gratis kepada warga desa Sukamulya dan Mangunkerta yang terkena dampak gempa Cianjur merupakan salah satu kebutuhan yang mendesak.
PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK MENJADI KOMPOS DI DESA GARUNG LOR DENGAN MENGGUNAKAN TAKAKURA HOME METHOD Zaenal Fanani; Dwi Astuti
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 1, No 1 (2019): Jurnal ABDIMAS Indonesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v1i1.963

Abstract

Lingkungan merupakan sesuatu yang patut menjadi perhatian, karena keberlangsungan hidup lingkungan adalah keberlangsungan hidup manusia. Salah satu permasalahan lingkungan sekarang adalah mengenai sampah, karena sampah dihasilkan oleh setiap individu terus-menerus tiap harinya, baik itu sampah organik maupun nonorganik. Sampah baru dihasilkan setiap harinya, sedangkan tempat untuk menampung sampah tersebut tidak bertambah. Penumpukan sampah jika dibiarkan dapat mengakibatkan timbulnya berbagai penyakit dan juga merusak keindahan lingkungan. Penumpukan sampah dapat dihindari dengan mengolah kembali sampah yang dihasilkan. Sampah organik dapat dimanfaatkan menjadi pupuk kompos. Takakura Home Method merupakan salah satu cara yang praktis dan mudah untuk membuat kompos. Dengan pengetahuan tentang manfaat keranjang Takakura untuk mengolah kompos, serta perlakuan yang tepat terhadap sampah organik. Masyarakat dapat mengaplikasikan keranjang Takakura untuk menghasilkan kompos dari sampah organik. Pada beberapa tahun terakhir, pengelolaan sampah di Desa Garung Lor Kaliwungu Kudus masih belum optimal. Dengan aplikasi model pengelolaan sampah organik, warga desa dapat memperoleh manfaat secara ekonomi. Pelaksanaan ipteks bagi masyarakat berupa Takakura Home Method, dapat mewujudkan warga desa yang kreatif dalam mengolah dan memanfaatkan limbah sampah untuk menopang kesehatan serta bernilai ekonomi.
FAKTOR SOSIAL DAN PENGETAHUAN TENTANG PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA MASYARAKAT Zaenal Fanani; Irawati Indrianingrum; Lailatul Farikhah; Julia Winda Sari
JURNAL MEDIKA INDONESIA Vol 6, No 1 (2025): JURNAL MEDIKA INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/.v6i1.2505

Abstract

Penggunaan antibiotik mulai mengalami pergeseran dari tahun ke tahun, tidak jarang masyarakat menggunakan antibiotik dengan tidak tepat. Berbagai faktor mempengaruhi tingkat pengetahuan pada kalangan masyarakat antara lain adalah faktor sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan faktor sosial usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan masyarakat dengan pengetahuan tentang penggunaan antibiotik pada masyarakat Desa Jatisarono Kulon Progo. Jenis penelitian ini adalah survei analitik keterkaitan variabel faktor sosial dan variabel pengetahuan tentang penggunaan antibiotik, dengan pendekatan cross sectional. Peneliti menggunakan metode purposive sampling, dengan kriteria inklusi warga usia 18-55 tahun dan mengkonsumsi antibiotik tanpa resep dokter. Jumlah sampel sebanyak 98 orang responden, dan pengambilan data pada periode Februari 2022. Analisis bivariat menggunakan uji chi square dan kendall tau, serta instrument yang digunakan adalah kuisioner dalam bentuk google form. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara usia dengan pengetahuan dalam penggunaan antibiotik responden dengan p value 0,317 (p0,05). Ada hubungan antara jenis kelamin dengan pengetahuan dalam penggunaan antibiotik responden dengan p value 0,042 (p0,05). Ada hubungan antara tingkat pendidikan dengan pengetahuan dalam penggunaan antibiotik responden dengan p value 0,000 (p0,05). Sehingga dapat disimpulkan terdapat hubungan antara faktor sosial dengan pengetahuan dalam penggunaan antibiotik pada masyarakat Desa Jatisarono Kulon Progo. Penelitian selanjutnya dapat melanjutkan studi yang tidak terbatas pada karakteristik responden, namun dapat memperluas faktor meliputi pekerjaan maupun ekonomi.
Evaluasi Penerapan Standar Pelayanan Kefarmasian Dalam Pengelolaan Sediaan Farmasi Di Apotek Wilayah Kedung Jepara: Evaluation Of The Implementation Of Pharmaceutical Service Standards In The Management Of Pharmacy Preparations In Pharmacies In The Kedung Jepara Hamid, Fathuddin; Fanani, Zaenal; Kurniawan, Galih
Jurnal Inovasi Farmasi Indonesia (JAFI) Vol. 7 No. 1 (2025): Volume 7 No 1 2025
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jafi.v7i1.6518

Abstract

Apotek berperan penting dalam menyediakan obat dan alat kesehatan yang bermutu, aman, dan efektif. Apotek wajib menerapkan Standar Pelayanan Kefarmasian sesuai Permenkes RI No. 73 Tahun 2016, yang mencakup seluruh proses pengelolaan sediaan farmasi. Penerapan standar ini bertujuan mencegah pemborosan, menjamin ketersediaan obat, serta meningkatkan efisiensi dan keselamatan pasien. Namun, di lapangan masih ditemukan kendala seperti keterlambatan pengadaan, keterbatasan anggaran, dan risiko kedaluwarsa obat. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi implementasi standar tersebut di apotek wilayah Kedung, Kabupaten Jepara dengan kriteria apotek aktif beroperasi, memiliki penanggung jawab apoteker, serta bersedia diwawancarai dan memberikan data dokumentasi. Metode yang digunakan adalah deskriptif evaluatif dengan pendekatan total sampling terhadap 10 apotek. Instrumen penelitian berupa wawancara terstruktur berdasarkan Permenkes No. 73 Tahun 2016 dan dokumentasi. Secara kuantitatif, ditemukan bahwa aspek perencanaan (90%), pengadaan (20%), penyimpanan (10%), pemusnahan dan penarikan (10%), serta pencatatan dan pelaporan narkotika–psikotropika (50%) masih belum sepenuhnya sesuai standar. Meskipun demikian, mayoritas apotek menilai penerapan standar cukup efektif (58% sangat efektif, 37% efektif).
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN SWAMEDIKASI PENGOBATAN DISMINOR PADA SANTRI TAKHASUS DI PONDOK PESANTREN HAJAR ASWAD YOGYAKARTA Windy Aulina; Zaenal Fanani; Emma Jayanti Besan
Nusantara Hasana Journal Vol. 5 No. 7 (2025): Nusantara Hasana Journal, December 2025
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v5i7.1794

Abstract

Dysmenorrhea is a medical term used to describe pain experienced during menstruation, particularly in the lower abdominal area, occurring before or during the menstrual period. This condition is commonly known as menstrual pain or menstrual cramps. Limited understanding of dysmenorrhea self-medication is influenced by inadequate access to health information, especially regarding menstrual pain management. Therefore, this study was conducted to describe the level of knowledge of takhasus female students at Hajar Aswad Islamic Boarding School, Yogyakarta, regarding dysmenorrhea self-medication. This research employed a purposive sampling method, in which respondents were selected based on specific criteria. The sample size was determined using the Slovin formula. Data were collected through a questionnaire, and data analysis was conducted using a paired sample t-test with the assistance of Microsoft Excel and SPSS software. The results showed that after receiving educational intervention, there was a significant increase in students’ knowledge, with most respondents achieving a good knowledge category. The paired sample t-test results indicated a significant difference between pre-test and post-test scores (p-value = 0.000), demonstrating that educational intervention significantly improved students’ knowledge regarding dysmenorrhea self-medication.
Pengaruh Faktor Sosial Budaya Terhadap Penggunaan Obat Herbal Pada Masyarakat Dukuh Jeruk Gulung Ngabul Sakila Jauza Adiba; Zaenal Fanani; Ulviani Yulia Husna
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2710

Abstract

Penggunaan obat herbal sudah digunakan secara turun temurun oleh masyarakat Dukuh Jeruk Gulung Ngabul. Penggunaan obat herbal selama ini hanya secara empiris dan turun temurun, sehingga masih banyak masyarakat yang kurang mengetahui cara penggunaan obat hebal yang baik dan benar sesuai dengan dosis. Hal ini dapat berisiko menimbulkan efek samping atau keracunan mesipun bahan yang digunakan berasal dari alam. Karena itu, penting untuk memberikan edukası yang berbasis pengetahuan ilmiah, agar masyarakat dapat menggunakan obat herbal secara aman dan efektif. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui bagaimana faktor sosial budaya mempengaruhi penggunaan obat herbal di masyarakat Dukuh Jeruk Gulung Ngabul. Secara lebih spesifik, penelitian ini ingin menggali pemahaman masyarakat mengenai obat herbal serta pengaruh nilai sosial, norma budaya, adat istiadat, dan kepercayaan terhadap penggunaan obat herbal. Rancangan penelitian ini yaitu penelitian observasional analitik dengan metode kuantitatif, menggunakan pendekatan cross-sectional, dengan pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada sampel. Responden pada penelitian ini yaitu masyarakat Dukuh Jeruk Gulung Ngabul yang termasuk dalam kriteria inklusi, yaitu masyarakat yang berusia 18-65 tahun, masyarakat yang sudah bekerja, dan masyarakat yang menggunakan obat herbal.
Co-Authors Abida Ardelia Ahmad Suriyadi Muslim Ana Nurul Fitriyani Ana Nurul Fitriyani Ana Zumrotun Nisak Anisa Nurjanah Anny Rosiana Masithoh Anny Rosiana Masithoh Ari Simbara Ari Simbara, Ari Arina Novitasari Ariyanto, Andhika Bintari Tri Sukoharjanti Bonita Anzila Desi Dea Safira Dhanty Ayunita Mahadhany Dwi ASTUTI Dwi Rizqi Roniawati Edita Pusparatri Emma Jayanti Besan Emma Jayanti Besan Endang Setyowati Etikasari, Ria Fahrudin Arif Galih Kurniawan GALIH KURNIAWAN Hamid, Fathuddin Ika Sinta Indriani Ilun Fadillah Intan Adevia R Intan Adevia Rosnarita Iqbal Amaluddin Pambudi Irawati Indrianingrum Julia Megawati Djamal Julia Winda Sari Kharisma Aprilita Rosyidah Kinanti Putri Amalia Laila Septania Rafi Lailatul Farikhah Lailatul Farikhah Lailatul Farikhah, Lailatul Mafitri, Hanifah Miftah Mariza Kusuma Wariana Maulana, Bonnix Hedy Muhamad Jauhar Muhamad Khudzaifi Muhammad Al Anshori Nasrullah Muhammad Bayu Nirwana Muhammad Khudzaifi Muhammad Nurul Fadel Muhammad Syariful Imam Munandiyah, Munandiyah Nasriyah Nasriyah Nirwana, Muhammad Bayu Noor Cholifah Noor Hidayah Noor Hidayah Noor Hidayah Novam Danu Pamungkas Nugraheni, Tiyas Putri Nugraheni, Tyas Putri Nur Aisah Nur Aisah Nur Aisah Nur Fajria Yulianti Putra, M. Adib Jaharii Dwi Rahmawati, Riana Putri Ria Etikasari Ridwan Ridwan Ridwan Ridwan Ridwanto, Muhammad Rika Murharyanti Rosvita, Vivin Rusnoto Rusnoto Sabiq Ismil Adhom Safira Dinnul Qayyimah Sakila Jauza Adiba Sari, Dwi Maya Ratna Septia, Noersa Indah Shinta Dwi Kurnia Siti Mumfaridatul Mukarromah Sukoharjanti, Bintari Tri Tities Kusuma Pratama Tiyas Putri N Tiyas Putri Nugraheni Triana Aprilyya Tyas Putri Nugraheni Ulviani Yulia Husna Ulviani Yulia Husna Umi Farida Umi Farida Veronika Puspita Kumalasari Vivin Rosvita Vivin Rosvita Vivin Rosvita Wariana, Mariza Kusuma Windy Aulina Yayuk Mundriyastutik Yulianti, Nur Fajria Yulis Trinovita Yunita Febrianti Yunita Rusidah Yunus Mustaqim, Yunus