p-Index From 2021 - 2026
5.591
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif MUDARRISA Indonesian Journal of Islamic Education Studies MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Sebatik Jurnal Inventa Jurnal ULTIMA Accounting Islamic Review : Jurnal Riset dan Kajian Keislaman Journal of Humanities and Social Studies Akurasi : Jurnal Studi Akuntansi dan Keuangan Journal of Contemporary Accounting Jurnal Riset Akuntansi Kontemporer Jurnal Paedagogy Jurnal Ilmiah Spectral Riwayah : Jurnal Studi Hadis Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran These proceedings represent the work of researchers participating in The International Conference on Elementary Education (ICEE) which is being hosted by the Elementary Education Study Programme School of Postgraduate Studies, Universitas Pendidikan Jurnal Techno Bahari ISTIKHLAF: Jurnal Ekonomi, Perbankan & Manajemen Syariah Nabawi: Journal of Hadith Studies Jurnal Public Relations (J-PR) Bulletin of Science Education Jurnal El-Thawalib Nusantara of Engineering (NOE) Universal Raharja Community (URNITY Journal) Caruban: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Dasar Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Setyaki : Jurnal Studi Keagamaan Islam Analysis : Journal of Education Jurnal Komprehenshif Pedagogik : Jurnal Pendidikan dan Riset Khidmat : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat : Kreasi Mahasiswa Manajemen Journal of Islamic Thought and Philosophy Jurnal Kualitas Pendidikan Kreano, Jurnal Matematika Kreatif Inovatif Jurnal El-Thawalib
Claim Missing Document
Check
Articles

Antara Dogma dan Pragmatisme: Menyelaraskan Metodologi Ganda Ibn Taymiyyah dalam Teologi dan Hukum Fauzi, Irfan; Moh. Fadllurrahman
SETYAKI : Jurnal Studi Keagamaan Islam Vol. 3 No. 3 (2025): AGUSTUS
Publisher : CV Kalimasada Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59966/setyaki.v3i3.2225

Abstract

This article addresses the apparent paradox in Ibn Taymiyyah's thought: his reputation for rigid literalism in theology contrasted with his flexibility and contextualism in socio-political law. This study aims to demonstrate that this distinction represents not an inconsistency, but rather a conscious and coherent strategy of epistemological demarcation. Employing a qualitative library research method, the study utilizes socio-historical readings and content analysis of Ibn Taymiyyah's key concepts within the realms of creed (aqidah) and jurisprudence/politics (fiqh/siyasah). The findings indicate that Ibn Taymiyyah distinguishes revelatory texts based on the character of their objects: theological verses are positioned as a tawqifi domain demanding submission (taslim) without philosophical speculation, whereas legal verses are understood through a maqashidi lens, opening space for independent reasoning (ijtihad) to achieve public benefit (maslahah). This pattern is consistent in his reading of divine attribute verses (e.g., Q.S. Ṭāhā: 5), which tends to be affirmative without metaphorical interpretation (ta'wil), and in his contextual approach to public law issues, such as limiting the application of war verses (e.g., Q.S. At-Taubah: 5) through historical context and legal objectives. These findings correct simplistic binary labelings of Ibn Taymiyyah and help explain the error of certain contemporary groups who inappropriately transpose theological rigidity into the public legal sphere, which ought to remain responsive.
Internet of Things Sebagai Pendorong Pertumbuhan Ekonomi dan Meningkatkan Optimalisasi Pembangunan Fauzi, Irfan
ISTIKHLAF: Jurnal Ekonomi, Perbankan dan Manajemen Syariah Vol. 7 No. 2 (2025): (September 2025)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo Jambi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51311/istikhlaf.v7i2.1287

Abstract

Internet of Things (IoT) telah muncul sebagai elemen penting transformasi digital yang meningkatkan efisiensi operasional di beragam sektor. Dengan memfasilitasi interkoneksi real-time dari berbagai perangkat dan sistem, IoT menghasilkan peluang baru untuk optimalisasi sumber daya dan proses bisnis. Selain itu, sifat IoT yang saling berhubungan secara rumit mempromosikan pembangunan ekonomi berkelanjutan melalui kemajuan inovasi teknologi yang berkelanjutan secara lingkungan. Tujuan dari penyelidikan ini adalah untuk memeriksa fungsi IoT dalam meningkatkan efisiensi operasional sektor ekonomi, yang, pada gilirannya, mendorong pertumbuhan berkelanjutan di Indonesia. Studi ini menggunakan metodologi kualitatif yang didasarkan pada tinjauan literatur, mengacu pada penelitian sebelumnya dan publikasi terkait mengenai implementasi IoT dalam konteks Indonesia. Temuan penyelidikan menunjukkan bahwa IoT dapat secara substansif meningkatkan manajemen sumber daya, merampingkan proses produksi dan distribusi, dan memperkuat pengambilan keputusan berdasarkan data real-time. Selain itu, IoT mendorong pembangunan ekonomi yang berkelanjutan secara lingkungan melalui pengurangan limbah dan peningkatan efisiensi energi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggabungan IoT ke berbagai sektor ekonomi merupakan strategi penting untuk memperkuat daya saing nasional dan mendorong pertumbuhan berkelanjutan. Implikasi praktis dari penelitian ini menggarisbawahi perlunya pengembangan kapasitas.
Co-Authors Ahman Ahman, Ahman Al ‘Alam, Muhammad Panji Anugerah Amanda Saragih, Arivia Amelia, Desti Amrie Firmansyah Andika Arisetyawan, Andika Anggriani, Bungaria Anna Fitri Hindriana Anwar, Zaeni Apni, Cut Nadila Ardhiansyah, Fahmy Ardi Sanjaya Ariadi, Rika Asterina Arip, Asep Ginanjar Ash-Shiddiqi, Hasby Audina, Nadya Cindy Azzahra, Aulia Laila Azzahrah, Humairah Bachtiar, Muchamad Izaaz Hannun Chano, Jiraporn Cindy Audina, Nadya Dian Kusumawati Dian Yustisia Didi Suryadi Ellenasari, Jesica Farid Rizqi Maulana Fazhari, Firda Alivia Fitri, Anisa Fitriyani, Yani Geno, Muchamad Rizal Pua Giawa, Trisman Johan Abdi Hafiyani, Silmi Hafnida Aurilie, Ukhti Hannun, Muchamad Izaaz Hanum, Azizah Indri Handayani, Indri Indriani, Tarisya Irawan, Yusuf Cahya Irsandi, Muhammad Jaenal Arifin Junaidi Arsyad, Junaidi Khairani, Mifta Lestari, Kiki Leswarie, Alhikha Lubis, Nabila Azmi Lubis, Yeni Amalia Maharani, Sabila Mahfud, Athifah Ali Bukkar Mariadi, Ahmad Mahrus Maulidana, Fadli Meiliani, Dinda Moh. Fadllurrahman Nandang Budiman Nurrahmah, Anggun Septia Nursella, Helvy Qurina Pamungkas, Pria Aji Permatasari, Armita Prakosa, Dani Kharismawan Pua Geno, Muchamad Rizal Purwaka, Adhitya Jati Rahman, Riski Taufikur Rakhmat, Cece Ramadona Wijaya, Fadila Ridha Alamsyah Rizal Yuniar, Muhammad Salamah, Daris Salmadita, Aghniya Salsabila, Iin Saputri, Anggi Setiyani Saragih, Nurul Haliza Sari, Mia Zultrianti Septia Nurrahmah, Anggun Shiddiqi, Hasby Ash Sholihin, Ma’ruf Sidharta, Veranus Silvia Agustin Sinaga, Riza Wahyuni Sopianti, Dea Supriadi Supriadi Supriyanto Supriyanto Tarmizi Taher Tatang Herman, Tatang Tegar, Lucky Muhammad Uddin, Moh. Fuad UMAN SUHERMAN, UMAN Umisara, Elinda Wahyudin Winggowati, Sri Yanti, Andini Dwi Yusi Riksa Yustiana, Yusi Riksa Zainun, Anisa