Claim Missing Document
Check
Articles

PENGALAMAN ADAPTASI MAHASISWA ASING DALAM MENGHADAPI CULTURE SHOCK DI UNIVERSITAS SINGAPERBANGSA KARAWANG Dessy Zaira Safitri Putri; Mayasari; Ana Fitriana Poerana
KENDALI: Economics and Social Humanities Vol. 4 No. 2 (2025): KENDALI: Economics and Social Sciences Humanities, November 2025
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/kendali.v4i2.1158

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggambarkan pengalaman adaptasi mahasiswa asing dalam menghadapi culture shock selama menempuh studi di Universitas Singaperbangsa Karawang. Mahasiswa asing yang datang ke Indonesia berhadapan dengan perbedaan bahasa, kebiasaan sosial, serta pola komunikasi yang memengaruhi proses penyesuaian mereka di lingkungan akademik maupun sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan landasan fenomenologi Alfred Schutz untuk memahami bagaimana pengalaman tersebut dimaknai dan dijalani oleh para informan. Subjek penelitian terdiri dari tujuh mahasiswa asing yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan pengalaman mereka dalam beradaptasi dengan lingkungan budaya baru. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi, penyajian, dan interpretasi makna pengalaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adaptasi mahasiswa asing berlangsung melalui proses memahami perbedaan budaya, menghadapi hambatan bahasa, menyesuaikan diri dengan pola interaksi lokal, serta membangun kenyamanan melalui dukungan sosial dari lingkungan kampus. Pengalaman tersebut tidak hanya membantu mereka mengatasi culture shock, tetapi juga membentuk pemahaman baru terhadap diri sendiri dan lingkungan sosial tempat mereka hidup. Temuan ini menegaskan bahwa adaptasi budaya merupakan proses pemaknaan berkelanjutan yang dipengaruhi oleh interaksi, refleksi, dan dinamika kehidupan sehari-hari.
Analisis Makna Konotatif Kepemimpinan Jake Sully dalam Film Avatar: Fire and Ash Paluvi, Calista Lovena; Poerana, Ana Fitriana; Anggara, Reddy
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol. 9 No. 3 (2026): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/7zynze20

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mencari dan meneliti makna konotatif dari adegan konflik dalam film Avatar: Fire and Ash. Dalam film tersebut, unsur-unsur yang diteliti adalah adegan-adegan tersebut menampilkan Jake Sully sebagai pemimpin komunitas Na'vi saat menghadapi ancaman dari RDA. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana makna konotatif dari kepemimpinan Jake Sully dalam adegan konflik tersebut direpresentasikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan semiotika Roland Barthes. Data diperoleh dari adegan film, dialog, dan visual bahwa tindakan Jake Sully menunjukkan dirinya sebagai pemimpin. Hasil ditemukan bahwa kepemimpinan Jake Sully direpresentasikan melalui pengorbanan, tanggung jawab, perlindungan komunitas, solidaritas, dan pengambilan keputusan strategis dalam situasi konflik. Dalam adegan film, makna konotatif dari peran Jake Sully sebagai pemimpin ditunjukkan sebagai contoh tanggung jawab moral seorang pemimpin terhadap kelompok. Kata kunci: Avatar: Fire and Ash, Film, Jake Sully, Kepemimpinan, Semiotika Roland Barthes  
Fenomena Teman Lari dalam Gaya Hidup Sehat Sadila Risqi Amalia; Firdaus Yuni Dharta; Ana Fitriana Poerana
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 9 No. 4 (2026): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/vschs930

Abstract

This study aims to understand the phenomenon of running buddies in the Galuh Mas Karawang area in a healthy lifestyle. This study discusses the motives of individuals participating in running buddy activities, individual experiences during community activities, and the meaning of running buddy activities as part of a healthy lifestyle. This study uses a qualitative research method with Alfred Schutz's phenomenological approach. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, and documentation. The results show that individual motives for participating in running buddy activities are divided into because motive and in order to motive. Because motive arises from past experiences, interest in running, the need to reduce stress, and the desire to have a positive social environment. In order to motive is related to the goals of maintaining health, improving discipline, expanding social relations, and achieving personal goals. Individual experiences in the community show a sense of togetherness, social support, comfort, and positive experiences that impact mental health and social relationships among members. Running buddy activities are also interpreted as part of a healthy lifestyle that focuses not only on physical health but also mental health, discipline, a healthy diet, and consistency in engaging in positive activities. Keywords: Healthy Lifestyle, Individual Experience, Phenomenology, Running Community Phenomenon, Your Running Buddy Community.  
Pengalaman Komunikasi Meminum Minuman Keras pada Generasi Z Bintang Riskyawan; Ana Fitriana Poerana; Khairul Arief Rahman
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 9 No. 4 (2026): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/aen3mk32

Abstract

This study aims to explore the motives, communication experiences, and meanings of alcoholic beverage consumption among Generation Z in Bekasi City. A qualitative approach with the phenomenological method was applied to understand the subjective experiences of informants. Data were collected through in-depth interviews with five informants selected using the snowball sampling technique. The research findings indicate that the primary motive for alcoholic beverage consumption is rooted in the need for an escape mechanism from various life pressures, such as work stress, emotional conflicts (e.g., heartbreak), family conflicts, and social pressure for conformity. Post-consumption communication experiences are characterized by a paradoxical transformation in interaction quality: creating a more fluid and honest atmosphere, but also potentially triggering conflicts due to decreased self-regulation. The constructed meanings are multidimensional, encompassing instrumental aspects (means of relaxation and networking), identity (part of self-image and group identity), and existential dimensions ("life companion" and temporary escape). This study concludes that alcoholic beverage consumption among Generation Z in Bekasi is more than mere recreational behavior; it is a complex coping mechanism for navigating urban life challenges. These findings provide implications for the development of more contextual public health programs and communication interventions.. Keywords: Alcoholic Beverages, Communication Experience, Escap, Generation Z, Phenomenology.
Instagram Map sebagai Ruang Berbagi Lokasidi Kalangan Mahasiswa Ratna Wulandari; Ana Fitriana Poerana; Luluatu Nayiroh
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 9 No. 4 (2026): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/ss53zz05

Abstract

This study aims to determine the motives for use, communication experiences, and meanings of using the Instagram Map location-sharing feature among students at Singaperbangsa University, Karawang. The study employed a qualitative method with Alfred Schutz's social phenomenology approach. Nine students were purposively selected as informants, while data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation. The results indicate that Instagram Map use is driven by motives such as interest in new features, Fear of Missing Out (FOMO), social influences, and previous experiences, as well as the goal of facilitating location sharing, communication, coordination, and shared activities. Users' communication experiences demonstrate the formation of social interaction and closeness, while also raising concerns about privacy and trust. The meaning of Instagram Map use for students is understood as a marker of self-presence, a reinforcement of social interaction and relationships, and a form of trust in location sharing. Keywords: Communication Experiences, Instagram Map, Meaning, Motives, Social Phenomenology.
Strategi Komunikasi Dinas Komunikasi dan Informatika dalam Sosialisasi Aplikasi Tanggap Karawang (TANGKAR) Irsyad Arrasyid; Ana Fitriana Poerana; Tikka Muslimah
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 10, No 3 (2026): Agustus 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v10i3.2026.2346-2352

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong pemerintah daerah untuk mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi dalam pelayanan publik, khususnya pada pengelolaan pengaduan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika mengembangkan aplikasi Tanggap Karawang (TANGKAR) sebagai sarana layanan pengaduan berbasis digital. Namun, rendahnya tingkat pemanfaatan aplikasi menunjukkan perlunya strategi komunikasi yang efektif dalam proses sosialisasi. Tujuan penelitian ini yakni mengkaji strategi komunikasi Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karawang dalam sosialisasi aplikasi TANGKAR melalui lima tahapan strategi komunikasi sebagimana Hafied Cangara, diantaranya penelitian, perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan pelaporan. Termasuk pada penelitian kualitatif deskriptif, penelitian ini menerapkan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi guna mengumpulkan data. Temuan penelitian membuktikan bahwa strategi komunikasi sosialisasi TANGKAR telah dilaksanakan secara fungsional, terutama melalui media digital berupa media sosial dan laman resmi pemerintah daerah. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi keterbatasan pada aspek perencanaan tertulis, evaluasi terstruktur, serta pelaporan strategis. Oleh karena itu, diperlukan penguatan pada setiap tahapan strategi komunikasi agar sosialisasi aplikasi TANGKAR dapat berjalan lebih sistematis, terukur, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Analisis Struktur Sintaksis Pemberitaan Kelangkaan Bbm Nasional Pada Detik.com, Kompas.com, dan Tribunnews.com Cinta Berliana Tazkia; Adzia Kirana Dipa; Ana Fitriana Poerana
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 6 No. 5 (2026): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v6i5.3100

Abstract

Konflik geopolitik Amerika Serikat, Israel, dan Iran pada awal 2026 memicu kekhawatiran publik terhadap kelangkaan BBM nasional dan menempatkan media online sebagai Konflik geopolitik Amerika Serikat, Israel, dan Iran pada awal 2026 memicu kekhawatiran publik terhadap kelangkaan BBM nasional dan menempatkan media online sebagai sumber informasi utama masyarakat. Penelitian ini mengkaji perbedaan struktur sintaksis pemberitaan kelangkaan BBM nasional pada Detik.com, Kompas.com, dan Tribunnews.com. Struktur sintaksis dalam model framing Pan dan Kosicki merujuk pada cara wartawan menyusun fakta melalui judul, lead, latar informasi, kutipan sumber, dan penutup berita. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menganalisis sembilan berita yang dipilih secara purposif berdasarkan tiga fase perkembangan isu, yaitu konflik geopolitik, kepanikan publik, dan klarifikasi resmi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Detik.com menempatkan pejabat sebagai subjek aktif pengendali situasi, Kompas.com menggunakan format pertanyaan dan kontekstualisasi global, sedangkan Tribunnews.com menggunakan judul komprehensif dengan kata seru dan detail geografis yang menonjolkan urgensi. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa perbedaan struktur sintaksis mencerminkan orientasi editorial yang berbeda dalam mengonstruksi realitas isu kelangkaan BBM nasional dan berpotensi membentuk penekanan pemaknaan yang berbeda di kalangan pembaca masing-masing media. Kata Kunci: analisis framing, struktur sintaksis, kelangkaan BBM, media online, Pan dan Kosicki
Co-Authors Abidin, Zainal. Adzia Kirana Dipa Ahmad, Hanna Fauziah Aji Leksmana Amelia, Chintia Putri Aminuyati Anggara, Reddy Anisa, Tiya Arifin, Ahmad Nur Arindawati, Weni Adityasning Ariq Merdiansyah Ayunda Camelia Bevani, Friscilla Naldia Bintang Riskyawan Budhiharti, Tri Widya Catharine, Femy Maria Celvin Moniaga Sipahutar Cinta Berliana Tazkia Dede Mulyana Sidik Fermana Dedy Hermawan Defrika, Azzahra Puspa Dessy Zaira Safitri Putri Dianing Pratiwi Dinda Maria Dwi Ismi Noviyanti Eka Yusup Euis Atika Fajar Hariyanto Fajar Hariyanto Farizal Taufiqqurahman Fernindy Intan Putri Firdaus Yuni Dharta Ghina Tasya Salsabila Hannibal Putri, Pihanka Ratu Hazizah, Lutffieah Husein, Shahreen Ilham Jaelani Irsyad Arrasyid Jihan Akhidatussolihah Khairul Arief Rahman Khoirunnisa, Hasna Khoirunnisa, Zakiyah Kusumaningrum, Rastri Laila Afrilia Riyadi Leonardo, Julio Lubis, Fardiah Oktariani Lubis, Flori Mardiani Luluatu Nayiroh Made Panji Teguh Santoso Maheswari, Dita Meisya Maria, Dinda Maulana Rifai Maulana Syamsul Hidayat Mayasari Mayasari Mayasari Mayasari Mayasari Mayasari, Mayasari Mega Rahmawati, Mega Misdiana, Raihan Muhammad Alif Agisa Muhammad Ramdhani Muhammad Ramdhani Muhammad Ramdhani, Muhammad Muslimah, Tikka Novita Sari, Anadea Nurhayati Nurhayati Nurkinan Nurkinan, Nurkinan nurkinan, nurkinan OKY OXCYGENTRI Paluvi, Calista Lovena Prameswara, Ryan Pratama, Alif Fajar Putri, Suryaningtyas Khasanah Racmadhany, Dhea Amandha Rafii Fadilah Rahmman Rahayu, Maretha Nadya Rakan Qabus, Benito Ramadhan, Fikry Azis Ratna Wulandari Ria Listianingrum Rifai, Maulana Risma Risma, Risma Risti, Hanna Alaedha Sadila Risqi Amalia Sal Shadila Nurfaddilah Saputra, Waway Siti Rahma Wati Sopian sopian Syafiqah, Nuraini Syahla Zera Prasetyo Tayo, Yanti Teguh, Made Panji Tikka Muslimah Tivani Yuliastika Tri Susanto Utami, Intan Medina Utamidewi, Wahyu Weni A. Arindawati Weni Adityasning Arindawati Ysfania Ysfania Yusup, Eka Zahra Sabila Zaina, Amira Zainal Abidin Zainal Abidin Zainal Abidin ZK Abdurahman Baizal Zulhani, Hilda