Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Penambahan Tepung Biji Kecipir (Psophocarpus tetragonolobus) pada Pakan Komersial Terhadap Tingkat Kematangan Gonad Ikan Gurame (Osphronemus gouramy) Suci - Febnikayani; Rita - Rostika; Mochamad Untung Kurnia Agung; Titin Herawati
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 9, No 2 (2018): Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. IX No. 2 /Desember 2018
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.279 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah penambahan tepung biji kecipir pada pakan komersial serta mengetahui dosis optimal yang dapat meningkatkan kematangan gonad ikan gurame. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari – Mei 2017 di Balai Pengembangan dan Pemacuan Stok Ikan Gurame dan Nilem (BPPSIGN) Singaparna, Tasikmalaya, Jawa Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari lima perlakuan termasuk kontrol dan tiga kali ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah penambahan tepung biji kecipir sebanyak 0% (kontrol) per kg pakan, 3% per kg pakan, 5% per kg pakan, 8% per kg pakan dan penambahan dengan vitamin E sebagai kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian penambahan tepung biji kecipir pada pakan komersial sebanyak 5% per kg pakan dapat meningkatkan kematangan gonad ikan gurame dengan hasil diameter telur rata-rata sebesar 2,33 mm, derajat pembuahan telur sebesar 92,1% dengan jumlah telur yang dibuahi 2700 butir, dan  derajat penetasan telur sebesar 64,8% dengan jumlah telur yang menetas 1750 butir.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah penambahan tepung biji kecipir pada pakan komersial serta mengetahui dosis optimal yang dapat meningkatkan kematangan gonad ikan gurame. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari – Mei 2017 di Balai Pengembangan dan Pemacuan Stok Ikan Gurame dan Nilem (BPPSIGN) Singaparna, Tasikmalaya, Jawa Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari lima perlakuan termasuk kontrol dan tiga kali ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah penambahan tepung biji kecipir sebanyak 0% (kontrol) per kg pakan, 3% per kg pakan, 5% per kg pakan, 8% per kg pakan dan penambahan dengan vitamin E sebagai kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian penambahan tepung biji kecipir pada pakan komersial sebanyak 5% per kg pakan dapat meningkatkan kematangan gonad ikan gurame dengan hasil diameter telur rata-rata sebesar 2,33 mm, derajat pembuahan telur sebesar 92,1% dengan jumlah telur yang dibuahi 2700 butir, dan  derajat penetasan telur sebesar 64,8% dengan jumlah telur yang menetas 1750 butir.
KEBIASAAN MAKANAN DAN LUAS RELUNG IKAN DI HULU SUNGAI CIMANUK KABUPATEN GARUT, JAWA BARAT Lena Kalina Tresna; Yayat Dhahiyat; Titin Herawati
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 3, No 3 (2012): Jurnal Perikanan dan Kelautan
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebiasaan makanan dan luas relung ikan di hulu sungai Cimanuk yang meliputi Indeks Preponderan, Indeks Pilihan, Tingkat Trofik, Luas Relung, dan Tumpang Tindih pemanfaatan makanan dibandingkan dengan ketersediaan pakan alami yang tersedia. Metode yang dipergunakan yaitu metode survey dengan menetapkan 4 stasiun pengamatan dan 4 kali pengulangan yang dilaksanakan pada bulan Mei sampai dengan Juni 2012. Jumlah ikan yang tertangkap di hulu sungai Cimanuk sebanyak 106 ekor yang terdiri dari 12 spesies. Index of preponderance berkisar antara 2,06 - 2,94, pakan utama pada umumnya fitoplankton, luas relung berkisar antara 1,19 - 3,36. Ikan yang mampu beradaptasi terhadap perubahan sumberdaya makanan adalah Trichogaster trichopterus. Xyphophorus helleri, Cyprinus carpio, Osteochilus hasselti, Oreochromis mossambicus, Aequidens rivulatus, Oreochromis niloticus, Mystacoleucus marginatus dan Hyposarcus pardalis bersifat spesialis terhadap sumberdaya makanan yang tersedia di perairan.   Kata kunci : hulu, ikan, makanan, luas relung, sungai
PENGARUH PEMBERIAN DEDAK PADI HASIL FERMENTASI RAGI (Saccharomyces cerevisiae) TERHADAP PERTUMBUHAN BIOMASSA Daphnia sp Richardson V. Sitohang; Titin Herawati; Walim Lili
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol 3. No. 1, Maret 2012
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian dedak padi yang telah difermentasi dengan ragi (Saccharomyces cerevisiae) terhadap pertumbuhan biomassa Daphnia sp. Penelitian ini menggunakan Metode Eksperimental Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan enam perlakuan dan tiga ulangan, yaitu perlakuan A (Kontrol) 125 mg/L dedak tanpa fermentasi, perlakuan B (25 mg/L dedak hasil fermentasi), perlakuan C (50 mg/L dedak hasil fermentasi), perlakuan D (75 mg/L dedak hasil fermentasi), perlakuan E (100 mg/L dedak hasil fermentasi), dan perlakuan F (125 mg/L dedak hasil fermentasi). Daphnia sp. dikultur selama 22 hari dalam wadah toples plastik dengan volume 1 Liter. Parameter yang diamati adalah pengujian proksimat dedak hasil fermentasi, pertumbuhan populasi, pertumbuhan biomassa, dan kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses fermentasi oleh ragi Saccharomyces cerevisiae dapat meningkatkan nilai nutrisi dalam dedak seperti protein sebesar 4,78 % dan karbohidrat sebesar 95,71 %, serta menurunkan nilai nutrisi lipid sebesar 80,07 % dan serat kasar sebesar 17,43 %. Pemberian dedak hasil fermentasi sebesar 125 mg/L menghasilkan puncak populasi tertinggi pada hari ke-12 sebanyak 177 individu dan biomassa tertinggi dicapai pada hari ke-14 sebesar 63,1 mg.
KARAKTERISTIK BAKTERI CAVIAR NILEM DALAM PERENDAMAN CAMPURAN LARUTAN ASAM ASETAT DENGAN LARUTAN GARAM PADA PENYIMPANAN SUHU RENDAH (5-100C). Nunik Purwa; Junianto -; Titin Herawati
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 3, No 4 (2012)
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik bakteri caviar nilem yang direndam dalam campuran larutan asam asetat dengan larutan garam pada penyimpanan suhu rendah antara 5-100C. Metode penelitian dilakukan secara eksperimen terdiri atas empat perlakuan perendaman. Perlakuan A, perendaman dalam campuran larutan asam asetat 0,3% dengan larutan garam 0%. Perlakuan B, Perendaman dalam campuran larutan asam asetat 0,3% dengan larutan garam 5%. Perlakuan C, perendaman dalam campuran larutan asam asetat 0,3% dengan larutan garam 10%. Perlakuan D, perendaman dalam campuran larutan asam asetat 0,3% dengan larutan garam 15%. Pengamatan dilakukan pada hari ke-0, 7, 14, 21 dan 28. Parameter yang diamati meliputi derajat keasaman (pH) dan total jumlah bakteri pada caviar nilem. Berdasarkan hasil penelitian, bahwa karakteristik bakteri pada perendaman campuran dari 0,3% larutan asam asetat dengan 15% larutan garam pada penyimpanan suhu rendah (5-100C) merupakan konsentari terbaik, dengan lama masa simpan 21 hari masih layak untuk dikonsumsi, jumlah total bakteri yang tumbuh berkisar 3x106 cfu/g.
Analisis Kerantanan Fisik Pantai Di Pesisir Garut Selatan Jawa Barat Octavian Suprapto; Syawaludin Alisyahbana Harahap; Titin Herawati
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 7, No 2 (2016): Jurnal Perikanan dan Kelautan
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan diempat kecamatan yaitu kecamatan mekarmukti, pakenjeng, cikelet dan pameungpeuk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat dan zona kerentanan fisik pantai, serta mengetahui sejauh mana bahaya dan resiko dari pesisir Garut Selatan Jawa Barat. Metode yang dilakukan yaitu dengan metode observasi dan analisis, dalam metode ini terdapat 2 cara yang dilakukan yaitu pengumpulan data dan pengolahan data. Berdasarkan hasil penelitian ini bahwa dari empat kecamatan yang diteliti, kerentanan yang mendominasi yaitu kerentanan sedang dengan presentase 62,25 %, kategori rendah 28,42%, dan kategori tinggi 9,33%. kerentanan tinggi dari kecamatan yang diamati terdapat di kecamatan Pameungpeuk tepatnya di kawasan pariwisata pantai santolo Garut, yang dimana aktifitas manusia dikawasan tersebut sangat tinggi, bukan hanya karena aktifitas manusianya tapi juga karena perubahan alih fungsi lahan yang cukup tinggi. Selain adanya aktifitas manusia dikawasan kategori tinggi ini merupakan kawasan pariwisata yang sering dikunjungi parawisata, lingkungan yang tidak terjaga membuat kawasan ini semakin rawan.
Efektifitas Pemberian Rotifera (Brachionus rotundiformis) Yang diperkaya dengan Taurin dan Glutamin Terhadap Kelangsungan Hidup dan Pertumbuhan Larva Ikan Kerapu Sunu (Plectropomus leopardus) Gulam Banthani; Iskandar .; Rita Rostika; Titin Herawati; Ibnu Bangkit Bioshina Suryadi
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 10, No 2 (2019): Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. X No. 2/Desember 2019
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.23 KB)

Abstract

Ikan Kerapu merupakan salah satu Ikan laut yang berekonomis penting yang banyak ditangkap dan diekspor. Rendahnya kelangsungan hidup pada stadia larva menjadi penyebab pengembangan budidaya kerapu sunu masih mengalami kendala sehingga masih sulit pengadaan benih secara cukup dan berkelanjutan. Pemberian pakan alami pada stadia larva merupakan langkah yang penting dalam meningkatkan kelangsungan hidup larva. Jenis pakan alami yang sering digunakan dalam kegiatan pembenihan ikan laut yaitu rotifer (B. rotundiformis). Rotifer menjadi pakan pada stadia larva karena rotifer mempunyai ukuran yang kecil dan sesuai dengan bukaan mulut larva kerapu sunu. Namun pemberian rotifer masih belum cukup untuk meningkatkan kelangsungan hidup larva, sehingga perlu dilakukan pengayaan rotifer dengan asam amino. Asam amino yang diduga dapat mengkatkan kelangsungan hidup larva adalah Taurin dan Glutamin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian rotifer yang diperkaya dengan taurin dan glutamin dalam menunjang kelangsungan hidup larva kerapu sunu. Penelitian ini akan dilaksanakan di Balai Besar Riset Budidaya Laut dan Penyuluhan Perikanan  di Gondol, Bali pada bulan september 2017. Metode yang digunakan terdiri dari 4 perlakuan dan 4 kali ulangan: (A) tanpa Taurin dan Glutamin; (B) 0,5 taurin per 10 L media pengkaya; (C) 0,5 Glutamin per 10 L media pengkaya; (D) 0,5 Taurin dan 0,5 Glutamin per 10 L media pengkaya. Pemeliharaan larva menggunakan bak berukuran 1000 L dan di pelihara selama 10 hari. Pemberian rotifer  mulai dari D-2 sampai D-10. Parameter yang diamati adalah kelangsungan hidup, pertumbuhan, dan kualitas air.
Identifikasi Lamun Di Perairan Pulau Panjang Dan Perairan Pantai Sancang Menggunakan Primer rbcL Dan matK Yuanita Prastika Wuri; Mochamad Untung Karunia Agung; Titin Herawati
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 7, No 1 (2016): Jurnal Perikanan dan Kelautan
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Barkoding merupakan cara mengidentifikasi spesies pada tingkat gen berdasarkan susunan nukleotida masing-masing spesies. Polimerasi DNA hanya dapat dilakukan jika tersedia molekul primer. Dua gen di kloroplas, gen rbcL dan matK telah disepakati sebagai daerah barkode untuk mengidentifikasi tumbuhan. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi lamun secara molekuler dan mengetahui efektifitas primer yang digunakan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari hingga September 2015, terdiri dari pengambilan sampel, isolasi DNA, dan PCR. Identifikasi morfologi menunjukkan lamun yang berada di Pantai Sancang diduga spesies Cymodocea rotundata dan Thalassia hemrprichii. Sedangkan lamun yang berada di Pulau Panjang diduga spesies Cymodocea serrulata dan Enhalus acoroides. DNA keempat sampel lamun berhasil diisolasi menggunakan metode CTAB dengan hasil kemurnian genom menggunakan spektrofotometer menunjukkan semua sampel memiliki rasio dibawah 1,8, yaitu untuk sampel YPW01 sebesar 1,369; YPW02 sebesar 1,192; YPW03 sebesar 1,397; dan YPW04 sebesar 1,267. Namun keempat tidak dapat teramplifikasi dengan primer rbcL maupun matK. Hal ini diduga karena kondisi kualitas genom yang kurang baik atau kemungkinan tidak komplemen antara sekuen pimer dengan DNA target genom akibat mutasi.
Pengaruh Kombinasi Sumber Protein pada Pakan Benih Ikan Patin Siam (Pangasius hypophthalmus) Di Keramba Jaring Apung Waduk Cirata Siti Aliyah; Titin Herawati; Rita Rostika; Yuli Andriani; Irfan Zidni
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 10, No 1 (2019): Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. X No. 1/Juni 2019
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.441 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kombinasi limbah ikan tongkol dan tepung bungkil kedelai sebagai sumber protein pakan yang menghasilkan pertumbuhan tertinggi benih ikan patin stadia pendederan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret – Juni 2017 di Keramba Jaring Apung Balai Pelestarian Perikanan Perairan Umum dan Ikan Hias (BPPPUIH) Waduk Cirata – Jawa Barat. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap  (RAL) yang terdiri dari enam perlakuan dan tiga kali ulangan. Kombinasi limbah ikan tongkol dan tepung bungkil kedelai yaitu berturut – turut pakan A (100%,0%), B (87,5%, 12,5%), C (75%, 25%), D (62,5%, 37,5%), E (50%, 50%), dan F (Pakan Komersial). Benih ikan patin siam yang digunakan berukuran 5,57 ± 0,23 g (stadia pendederan) dipelihara dalam 18 unit waring dengan padat tebar 40 ekor/waring selama 60 hari. Pengaruh setiap perlakuan terhadap parameter dianalisis menggunakan analisis ragam atau Analysis of Variance (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pakan uji dengan berbagai kombinasi limbah ikan tongkol dan tepung bungkil kedelai sebagai sumber protein memberikan pengaruh yang nyata (P>0,05) terhadap laju pertumbuhan harian (LPH) dan tidak berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap efisiensi pemanfaatan pakan (EPP) benih ikan patin siam. Hasil analisis ANOVA menunjukkan bahwa kombinasi 75% limbah ikan tongkol dan 25% tepung bungkil kedelai pada pakan benih ikan patin stadia pendederan memberikan hasil terbaik terhadap laju pertumbuhan harian sebesar 3,34% dan efisiensi pemanfaatan pakan sebesar 55,82%.
KARAKTERISTIK MORFOMETRIK DAN POLA PERTUMBUHAN IKAN KETING [Mystus nigriceps (Valenciennes 1840)] DI HILIR SUNGAI CIMANUK PROVINSI JAWA BARAT Titin Herawati; Muthia Nada Safitri; Junianto Junianto; Herman Hamdani; Ayi Yustiati; Atikah Nurhayati
ZOO INDONESIA Vol 30, No 1 (2021): Juli 2021
Publisher : Masyarakat Zoologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52508/zi.v30i1.4057

Abstract

Ikan keting [Mystus nigriceps (Valenciennes 1840)] merupakan ikan yang memiliki nilai ekonomis di beberapa daerah. Secara morfologi, termasuk dalam kelompok ikan bersungut (catfish) dari Ordo Siluriformes dan Famili Bagridae. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ciri morfometrik, pola pertumbuhan, dan faktor kondisi ikan keting yang berada di hilir Sungai Cimanuk. Metode yang digunakan adalah metode survei dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling di tiga stasiun riset, yaitu Desa Ujungjaya Kabupaten Sumedang (St.1), Desa Palasari Kabupaten Majalengka (St.2), dan Desa Jatibarang Kabupaten Indramayu (St.3). Penelitian dilakukan pada bulan Agustus hingga September 2020. Hasil penelitian menunjukkan ikan keting yang tertangkap pada Stasiun 1 dan Stasiun 2 memiliki karakteristik morfometrik yang sama, pola pertumbuhan bersifat allometrik negatif (b<3) dengan nilai b di Stasiun 1 adalah 2,958 dan di Stasiun 2 adalah 1,966 yang artinya pertambahan panjang lebih cepat dibandingkan pertambahan bobot. Faktor kondisi (K) di Stasiun 1 relatif lebih tinggi daripada di Stasiun 2, yaitu antara 0,99 – 1,16 dengan rata-rata sebesar 1,08; sedangkan di Stasiun 2 antara 0,98 – 1,06 dengan nilai rata-rata K sebesar 1,03. Ikan dari Stasiun 3 tidak dilakukan analisis lanjutan karena tidak memenuhi persyaratan statistik.
FISH DIVERSITY IN THE DOWNSTREAM REGION OF CIPANAS RIVER INDRAMAYU, WEST JAVA INDONESIA Titin Herawati; Gema Wahyudewantoro; Yuli Andriani; Heti Herawati; Naomi Masnida Yunisia Siregar
ZOO INDONESIA Vol 29, No 1 (2020): Juli 2020
Publisher : Masyarakat Zoologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52508/zi.v29i1.3978

Abstract

Cipanas River is one river in West Java where its upstream region in Tampomas Mountain, Sumedang and it is emptied into the Java Sea, Indramayu. The study was aimed to investigate fish diversity in the downstream area of Cipanas River. The study was conducted by survey methods with census data collection techniques, taken place at 3 stations of Santing, Tempalong, and Cemara of Indramayu Regency. The parameters measured consisted water quality and fish assemblages. Water quality was measured referring to standard laboratory protocol, and fish collection was made by case net with different mesh sizes. The results showed that water quality conditions of the Cipanas River downstream was suitable for inhabiting fishes. There were as many as 548 individual fishes caught belonging to 21 species, 16 genera, and 14 families. Fish diversity was categorized as medium with 1.6 ≤ H ’≤ 2.2 indicating fairly good community structure, and the Evenness index was 0.81 ≤ E ≤ 0.86 to show highly evenly distributed.
Co-Authors Adhardiansyah Adhardiansyah Ahmad, Fadel Ogi Putra Alfina Andani Anggraeni, Santi R. Arief, Mochamad Candra Wirawan Arifah, Fajar Nurul Asep Imam Warsono Asep K Supriatna Asep Sahidin Atikah Nurhayati Atikah Nurhayatia Awaludin, Mochamad Bashiir Ayi Yustiati Ayi Yustiati Ayi Yustiati Ayi Yustiati Ayi Yustiati Ayi Yustiati Ayi Yustiati Ayi Yustiatia Ayunikasari, Febri Bagus Firmansyah, Bagus Bari, Ichsan Nurul Darmawan, Jadmiko Deni Prastyo DEWI RATNASARI Eka Purwanda, Eka Epa Paujiah Epa Paujiah, Epa Eri Bachtiar Faddilah, Thallita Nasywa Gema Wahyudewantoro Gulam Banthani Haifa Mustika Nitisuari Handaka, Asep Agus Haryono Haryono Haryono Haryono Herman Hamdani Herman, Roffi Grandiosa Heti Herawati Heti Herawati HS, Asep Agus Ibnu Bangkit Bioshina Suryadi Ibnu Bangkit Bioshina Suryadi Ibnu Dwi Buwono Indah Riyantini Indah Riyantini Ine Maulina Irfan Zidni Isah Aisah Iskandar - Iskandar . Iskandar Iskandar Iskandar Iskandar Iskandar Iskandar Iskandar, , Ismail, M. Rudyansyah Isni Nurruhwati Isni Nurruhwati Isni Nurruhwati Isni Nurruhwati Isni Nurruhwati Isni Nurruhwati Matindas Iwang Gumilar Izza Mahdiana Apriliani Izza Mahdiana Apriliani Junianto - Junianto Junianto Kamiswara, Rendika Lena Kalina Tresna Maqbul, Ismail Masyitoh, Syifa Meydia Aliviane Yuanda Mochamad Untung Karunia Agung Mochamad Untung Kurnia Agung MS, Yuniarti Muhamad Nu’man Azis Muhamad Pauwwaz Mumtaz, Yasmin Muthia Nada Safitri Muyassar, Nabil Fathi Nabila, Tiara Nurul Naomi Masnida Yunisia Siregar Nia Kurniawati Nora Akbarsyah Nunik Purwa Octavian Suprapto Pauwwaz, Muhamad Pratiwy, Fittrie Meyllianawaty Prihadi , Donny Juliandri Putri, Meli Mahfiroh Karisma Rahayu, Indriyani Rajib Abdul Rahman Sidik Ramadhani, Gilbran Muhammad Rendika Kamiswara Richardson V. Sitohang Rika Mustikawati Rita Rostika Riza Solihah Roffi Grandiosa Rosidah - Rostika Rostika Rusky I. Pratama Satriawan, Ratu Balqist Priesty Higina Siti Aliyah Sona Yudha Diliana Sri Purwani Suci - Febnikayani Sukono Sukono Sunarto Sunarto Suryadi, Ibnu Bangkit Bioshina Sutiono Mahdi Syawaludin Alisyahbana Harahap Umar Abdurrahman Unggul Panji Kusuma Venda Jolanda Pical Wahyu Setiawan Wahyuniar Pamungkas Wahyuniar Pamungkas Walim Lili Walim Lili Yayat Dhahiyat Yayat Dhahiyat Yayat Dhahiyat Yazid Alfa Riko Yuanita Prastika Wuri Yudi Nurul Ihsan Yuli Andriani Yuli Andriani Yuniar Mulyani Yuniarti Yuniarti Zahidah - Zahidah Zahidah Zahidah Zahidah, Zahidah Zallesa, Sheila Zidni, Irfan Zuzy Anna