Claim Missing Document
Check
Articles

Pertumbuhan Ikan Paray (Rasbora Argyrotaenia, Blkr) di Waduk Jatigede Kabupaten Sumedang Provinsi Jawa Barat Titin Herawati; Walim Lili; Rika Mustikawati; Adhardiansyah Adhardiansyah; Sona Yudha Diliana
Akuatika Indonesia Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Akuatika Indonesia (JAkI)
Publisher : Direktorat Sumber Daya Akademik dan Perpustakaan Universitas Padjadjaran, Grha. Kandaga (P

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (576.938 KB) | DOI: 10.24198/jaki.v2i1.23428

Abstract

Waduk Jatigede merupakan salah satu waduk di Jawa Barat yang membendung aliran Sungai Cimanuk. Salah satu jenis ikan indigenous Sungai Cimanuk yang dapat beradaptasi di Waduk Jatigede adalaha Ikan Paray. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pola pertumbuhan ikan Paray (Rasbora argyrotaenia) di Waduk Jatigede. Penelitian dilakukan di Waduk Jatigede menggunakan metode survey pada bulan Oktober 2016. Pengambilan sampel ikan dilakukan di perairan waduk, selanjutnya sampel ikan diidentifikasi, diukur panjang dan bobotnya di Laboratorium Akuakuktur Universitas Padjadjaran. Analisis data meliputi distribusi ukuran, hubungan panjang -bobot serta faktor kondisi mengacu pada metode biologi perikanan. Ikan Paray hasil tangkapan di Waduk Jatigede terdiri atas delapan kelas ukuran.  Ikan terkecil memiliki ukuran panjang total 53 mm, bobot 1,41 g dan ikan terbesar 79 mm, bobot 4,14 g.  Kelas ukuran paling banyak tertangkap adalah ikan yang masih mengalami masa pertumbuhan, berukuran antara 59-61 mm sebanyak 34%. Pola pertumbuhan ikan Paray mengikuti persamaan regresi y = 2,7023x – 4,4827  b = 2,7023, W=3.10-5L2,7023 , artinya pola pertumbuhan ikan Paray bersifat allometrik negatif. Ikan mencapai bobot maksimum ketika berukuran panjang antara 65-67 mm. Faktor kondisi ikan Paray berkisar antara 1,08-1,24 dengan pertambahan bobotnya berbanding lurus terhadap pertambahan panjang sampai panjang tertentu (titik imfleksi), selanjutnya pertambahan bobot menurun.
STRATEGI PENGELOLAAN ADAPTIF BERBASIS KELEMBAGAAN LOKAL SUMBER DAYA PERAIRAN Atikah Nurhayati; Isni Nurruhwati; Titin Herawati; Asep Agus Handaka
Jurnal Kebijakan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan Vol 8, No 2 (2018): DESEMBER 2018
Publisher : Balai Besar Riset Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (684.732 KB) | DOI: 10.15578/jksekp.v8i2.7431

Abstract

Pemanfaatan sumber daya perairan umum perlu diatur dengan kelembagaan pengelolaan yang efektif yang dapat menjamin manfaat bagi pelaku usaha dan kelestarian sumber daya yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi adaptif pengelolaan perairan umum berbasis kelembagaan lokal, yang diharapkan dapat secara efektif menjawab tantangan pengelolaan sumber daya perairan umum. Penelitian ini menggunakan metode participatory action research  kemudian dideskriptifkan secara kuantitatif yang didukung oleh data primer dan sekunder yang diperoleh melalui Focused Group Disscusion (FGD) dan survei. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di waduk Cirata telah diterapkan kelembagaaan lokal yaitu Masyarakat Peduli Cirata (MPC) yang melibatkan segenap stakeholders yaitu masyarakat pengguna perairan umum di Waduk Cirata, Dinas Kelautan dan perikanan Provinsi Jawa Barat, Badan Pengelola Waduk Cirata (BPWC) dan pembudidaya ikan KJA. Dari kasus kelembagaan di Waduk Cirata ini, dapat dipetik sejumlah pelajaran yang dapat diterapkan untuk kasus serupa di tempat lain. Pelajaran terpenting adalah terkait dengan penerapan strategi adaptif. Komponen utama dari strategi adaptif yang menopang efektivitas kelembagaan pada kasus Waduk Cirata adalah pemanfaatan dan kontrol tepat guna yang dilandasi kesepahamaan di antara stakeholders tentang fungsi potensial dari waduk dan interaksinya dengan lingkungan. Implementasi operasional dari strategi ini adalah: (1) memperbolehkan berlangsungnya perikanan budidaya karamba jaring apung (KJA), namun di sisi lain menerapkan kontrol dan dievaluasi untuk menjaga keseimbangan ekosistemnya dengan melibatkan kelompok MPC, (2) mendorong pengembangan wisata pemancingan (recreational fishing), tetapi melakukan langkah-langkah untuk pengendalian tangkapan sehingga tidak merusak keberlanjutan sumber daya ikan endemik, (3) pemanfaatan gulma eceng gondok yang dipadukan sekaligus dengan upaya pembersihan jalur transportasi air. Title: Studi Kasus di Perairan Umum Waduk Cirata Kab Cianjur, Jawa Barat) Adaptive Management Strategy Based on Local Institution  of The Aquatic Resource (A Case Study at The Cirata Reservoir  of Cianjur Regency, West JavaUtilization of open water resources needs to be regulated with effective management institution that can guarantee the benefits for the users and its sustainability. This research aims to examine and formulate adaptive strategies for the management of open water based on local institutions, which are expected to effectively answer the challenges of open water resource management. This research used participatory action research method approach and quantitatively described with primary and secondary data collected from Focused Group Disscusion (FGD) and surveys. Results showed that there are local established institution named Cirata Community Care (MPC) which involves all relevant stakeholders, they are common users, West Java Province Marine and Fisheries Service Office, Cirata Reservoir Management Agency (BPWC), and fisheries community. The case study of Cirata Reservoir resulted in a number of lesson learned that applicable to similar cases elsewhere. The most important one is its adaptive strategies. Main component of adaptive strategies to support the effectiveness of its local institution is the appropriate use and control mechanisms, i.e., those that are based on a common understanding among stakeholders regarding prospective functions of the reservoir and their interactions with environment. The implementation of this strategy covers the following actions : (1) to allow the floating net cage aquaculture as well as to control and evaluate its operation in order to maintain the balance of its ecosystem by involving MPC group; (2) to encourage the development of recreational fishing as well as to control the catch in order to sustain the endemic fish resources, and; (3) to use combined water hyacinth weeds as well as to clean water transport pathway altogether. 
FISH DIVERSITY IN THE DOWNSTREAM REGION OF CIPANAS RIVER INDRAMAYU, WEST JAVA INDONESIA Titin Herawati; Gema Wahyudewantoro; Yuli Andriani; Heti Herawati; Naomi Masnida Yunisia Siregar
ZOO INDONESIA Vol 29, No 1 (2020): Juli 2020
Publisher : Masyarakat Zoologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52508/zi.v29i1.3978

Abstract

Cipanas River is one river in West Java where its upstream region in Tampomas Mountain, Sumedang and it is emptied into the Java Sea, Indramayu. The study was aimed to investigate fish diversity in the downstream area of Cipanas River. The study was conducted by survey methods with census data collection techniques, taken place at 3 stations of Santing, Tempalong, and Cemara of Indramayu Regency. The parameters measured consisted water quality and fish assemblages. Water quality was measured referring to standard laboratory protocol, and fish collection was made by case net with different mesh sizes. The results showed that water quality conditions of the Cipanas River downstream was suitable for inhabiting fishes. There were as many as 548 individual fishes caught belonging to 21 species, 16 genera, and 14 families. Fish diversity was categorized as medium with 1.6 ≤ H ’≤ 2.2 indicating fairly good community structure, and the Evenness index was 0.81 ≤ E ≤ 0.86 to show highly evenly distributed.
KARAKTERISTIK MORFOMETRIK DAN POLA PERTUMBUHAN IKAN KETING [Mystus nigriceps (Valenciennes 1840)] DI HILIR SUNGAI CIMANUK PROVINSI JAWA BARAT Titin Herawati; Muthia Nada Safitri; Junianto Junianto; Herman Hamdani; Ayi Yustiati; Atikah Nurhayati
ZOO INDONESIA Vol 30, No 1 (2021): Juli 2021
Publisher : Masyarakat Zoologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52508/zi.v30i1.4057

Abstract

Ikan keting [Mystus nigriceps (Valenciennes 1840)] merupakan ikan yang memiliki nilai ekonomis di beberapa daerah. Secara morfologi, termasuk dalam kelompok ikan bersungut (catfish) dari Ordo Siluriformes dan Famili Bagridae. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ciri morfometrik, pola pertumbuhan, dan faktor kondisi ikan keting yang berada di hilir Sungai Cimanuk. Metode yang digunakan adalah metode survei dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling di tiga stasiun riset, yaitu Desa Ujungjaya Kabupaten Sumedang (St.1), Desa Palasari Kabupaten Majalengka (St.2), dan Desa Jatibarang Kabupaten Indramayu (St.3). Penelitian dilakukan pada bulan Agustus hingga September 2020. Hasil penelitian menunjukkan ikan keting yang tertangkap pada Stasiun 1 dan Stasiun 2 memiliki karakteristik morfometrik yang sama, pola pertumbuhan bersifat allometrik negatif (b<3) dengan nilai b di Stasiun 1 adalah 2,958 dan di Stasiun 2 adalah 1,966 yang artinya pertambahan panjang lebih cepat dibandingkan pertambahan bobot. Faktor kondisi (K) di Stasiun 1 relatif lebih tinggi daripada di Stasiun 2, yaitu antara 0,99 – 1,16 dengan rata-rata sebesar 1,08; sedangkan di Stasiun 2 antara 0,98 – 1,06 dengan nilai rata-rata K sebesar 1,03. Ikan dari Stasiun 3 tidak dilakukan analisis lanjutan karena tidak memenuhi persyaratan statistik.
An Integrated Supply Chain Management Based Nila Nirwarna (Oreochromis niloticus) Seed Market Institution Atikah Nurhayati; Ayi Yustiati; Titin Herawati
Jurnal Perikanan Universitas Gadjah Mada Vol 21, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jfs.44210

Abstract

West Java Province is one of the potential areas of freshwater fisheries resources development in Purwakarta District. The utilization of development resources is directed to achieve comparative advantage and competitive advantage as an effort to encourage the growth of regional economy. Purwakarta is one area that has the potential of the aquaculture potential to be developed. One type of aquaculture that has a high economic potential such as tilapia nirwarna fish (Oreochromis niloticus), but in the institutional aspects of marketing there are still constraints from producers to consumers. This research aims to analyze marketing institutional of Nila seed (Oreochromis niloticus) through Integrated Supply Chain Management approach. The type of data used in this research is primary and secondary data. The analytical tool used marketing channels and supply chain risk by testing the validity and reliability of data. The technique of taking respondents using snowball sampling with the number of respondents 30 consisting of suppliers of nirwarna tilapia fish breeders to nirwarna tilapia seed cultivators. Based on the results of the research concluded that the analysis of tilapia supply chain risk has a value of 1.0 means it has a high risk. Based on the research results of the aquaculture business in Purwakarta is divided into two types of business, namely the enlargement effort and fish hatchery business. The marketing institutional of tilapia nirwarna seeds through Integrated Supply Chain Management approach in Purwakarta district through hilirization of tilapia fishery through the stage of input production supply and downstream of tilapia fishery fishery through fish farm institution through production and distribution output stage.
Struktur Komunitas Ikan di Hilir Sungai Cimanuk Provinsi Jawa Barat pada Musim Penghujan Titin Herawati; Rajib Abdul Rahman Sidik; Asep Sahidin; Heti Herawati
Jurnal Perikanan Universitas Gadjah Mada Vol 22, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jfs.47655

Abstract

Sungai Cimanuk merupakan sungai kedua terbesar yang ada di Provinsi Jawa Barat setelah Sungai Citarum. Hulu Sungai Cimanuk berada di Gunung Papandayan, Kabupaten Garut, dan bermuara ke Laut Jawa di Kabupaten Indramayu. Riset ini bertujuan untuk mengungkap struktur komunitas ikan yang hidup di hilir Sungai Cimanuk pada musim penghujan bulan Desember 2018 hingga Februari 2019. Riset ini menggunakan metode observasi lapangan dan teknik pengambilan sampel secara sensus di empat stasiun pada koordinat antara 6°39’38,01’’LS 107°13’52,33’’BT sampai 6°16’25,26’’LS 108°14’5,17’’BT. Pengambilan sampel dilakukan satu bulan sekali. Parameter yang diamati yaitu kelimpahan, keanekaragaman, dominansi, keseragaman, struktur komunitas dan kualitas air. Ikan yang dikumpulkan selama riset berjumlah 347 ekor ikan yang menunjukan bahwa struktur komunitas ikan pada setiap stasiun berbeda. Jenis ikan yang teridentifikasi selama riset sebanyak 26 spesies dari 19 famili. Struktur komunitas ikan di stasiun I dan II tertekan, keanekaragaman sedang, dominansi rendah dan keseragaman rendah. Struktur komunitas ikan di stasiun III tertekan, keanekaragaman rendah, dominansi tinggi, dan keseragaman rendah. Struktur komunitas ikan di stasiun IV labil dengan keanekaragaman sedang, dominansi rendah, dan keseragaman sedang. Kualitas air tiap stasiun yang memenuhi persyaratan baku mutu lingkungan. Struktur komunitas ikan di hilir Sungai Cimanuk berbeda dari labil sampai tertekan, dipengaruhi oleh kualitas air dan kondisi sungai.
Tanggung Jawab Masyarakat Lokal pada Konservasi Penyu Hijau (Chelonia mydas) di Pesisir Selatan Jawa Barat Atikah Nurhayati; Titin Herawati; Isni Nurruhwati; Indah Riyantini
Jurnal Perikanan Universitas Gadjah Mada Vol 22, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jfs.48147

Abstract

Populasi penyu adalah bagian dari keanekaragaman hayati. Penyu adalah reptil yang hidup di lautan yang terancam punah, sehingga diperlukan upaya untuk melindungi melalui konservasi penyu. Salah satu daerah konservasi penyu adalah di pantai selatan Provinsi Jawa Barat. Masyarakat memiliki peran penting dalam pengelolaan konservasi penyu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat tanggung jawab masyarakat lokal terhadap konservasi penyu di pantai selatan Jawa Barat, Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus di pantai selatan Jawa Barat. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus 2018 - Februari 2019. Teknik pengambilan responden menggunakan purposive sampling sebanyak 35 responden. Alat analisis yang digunakan adalah deskripsi kuantitatif. Berdasarkan penelitian ini tingkat tanggung jawab masyarakat lokal dalam konservasi penyu di pantai selatan Jawa Barat, terdiri dari: (1) respon masyarakat lokal terhadap pendidikan dan pengetahuan konservasi penyu memiliki nilai tanggung jawab yang tinggi; (2) respon masyarakat lokal terhadap pengelolaan habitat penyu memiliki nilai tanggung jawab yang rendah; (3) respon masyarakat lokal untuk merubah perilaku melestarikan penyu memiliki nilai tanggung jawab yang rendah; (4) respon masyarakat lokal tentang ancaman kepunahan penyu memiliki nilai tanggung jawab yang rendah; (5) respon masyarakat lokal tentang ekowisata penyu memiliki nilai tanggung jawab yang tinggi. Berdasarkan hasil peneltian disarankan perlu adanya pelatihan yang dilakukan secara kontinue untuk meningkatkan pengetahuan dan pendidikan masyarakat lokal mengenai konservasi penyu serta koordinasi antarstakeholder untuk mengelola kawasan konservasi penyu melalui edukasi ekowisata bahari.
Growth Pattern of Mystacoleucus marginatus (Valenciennes 1842) in Cimanuk and Cipeles River, West Java Rendika Kamiswara; Titin Herawati; Ayi Yustiati; Atikah Nurhayati; Wahyuniar Pamungkas; Walim Lili
Jurnal Perikanan Universitas Gadjah Mada Vol 24, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jfs.68358

Abstract

Cimanuk River is the second longest river in West Java, flowing from Garut to Indramayu. One of the sub-watersheds of the Cimanuk River is the Cipeles River in Sumedang and Majalengka. Genggehek (Mystacoleucus marginatus) is a type of native fish (indigenous) found in these two rivers. The purpose of the study was to determine growth performance including size distribution, growth pattern and condition factors. The research was conducted by conducting a survey in the dry season in September 2020. The method used was the fisheries biology method. Measurement and data analysis were conducted at the Aquatic Resources Laboratory of Padjadjaran University. The number of fish caught was 231 with a length range of 45 mm - 116 mm and a weight range of 1,1 g – 37,4 g. The growth performance of fish living in Cimanuk River was different from that living in Cipeles River. In Cimanuk River had positive allometric with regression equation W = 4.10-6 L3.2171 and W = 6.10-6 L3.1449. Weight growth was faster than length, condition factor was between 1,27 and 1,33. The growth performance of fish growing in the Cipeles River had a negative allometric growth pattern. The length growth was faster than the weight with the regression equation W = 7.10-4 L2.1182 and W = 7.10-5 L 2.7434, R2 = 0.36 and 0.92, condition factor K = 1.01 and 1.35.
KELAYAKAN USAHA PENANGKAPAN IKAN MENGGUNAKAN JARING INSANG (GILL NET) DI WADUK JATIGEDE KABUPATEN SUMEDANG Wahyu Setiawan; Atikah Nurhayati; Titin Herawati; Asep Agus Handaka
PAPALELE: Jurnal Penelitian Sosial Ekonomi Perikanan dan Kelautan Vol 2 No 1 (2018): PAPALELE: Jurnal Penelitian Sosial Ekonomi Perikanan dan Kelautan
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (794.122 KB) | DOI: 10.30598/papalele.2018.2.1.8

Abstract

Gill net is one of the fishing gear used by Jatigede Reservoir fisherman. The purpose of this research is to analyzed the feasibility of fish catching business with gill net in Jatigede Reservoir. This research was conducted by used data collection method (observation, questioner, literature study) and method of data analysis (feasibility business analysis). The benefits of this research is expected to be informations and references for the research who will expand a fishing business with gill net at Jatigede Reservoir. The result of feasibility of fish catching business with gill net at Jatigede Reservoir is profit value Rp. 70.890.000, Break Event Point price and production (all species of fish) Rp. 4.154/kg and 2.136kg in a year, Benefit Cost Ratio 3,37, Payback Period 2 months and Net Present Value >1 Rp. 52.820.243, the fish catching business using gill net at Jatigede Reservoir is feasible to be developed.
Early Training on Risk Mitigation of Economic Losses Due to Natural Disasters in the Agricultural Business Sector in Tasikmalaya Regency Sukono Sukono; Sri Purwani; Dewi Ratnasari; Titin Herawati; Sutiono Mahdi
International Journal of Research in Community Services Vol 3, No 3 (2022)
Publisher : Research Collaboration Community (RCC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46336/ijrcs.v3i3.334

Abstract

Natural disasters are unexpected events caused by nature, including earthquakes, tsunamis, hurricanes, droughts, floods, volcanic eruptions, landslides and hurricanes. From the several examples of natural disasters above, of course there are a lot of losses in various fields, one of which is in agriculture, with the negative impacts that exist, there needs to be countermeasures to anticipate these negative impacts. One of the steps we can take after a natural disaster occurs to reduce these losses is to mitigate risks. Risk mitigation itself is breaking down (diversifying) into smaller risk parts, and forming an investment portfolio. At training this time, we as a team will provide counseling to MI Cipicung students entitled "Training in Mitigating the Risk of Economic Loss through Diversification and Insurance in the Agricultural Business Sector of Tasikmalaya Regency".
Co-Authors Adhardiansyah Adhardiansyah Ahmad, Fadel Ogi Putra Alfina Andani Anggraeni, Santi R. Arief, Mochamad Candra Wirawan Arifah, Fajar Nurul Asep Imam Warsono Asep K Supriatna Asep Sahidin Atikah Nurhayati Atikah Nurhayatia Awaludin, Mochamad Bashiir Ayi Yustiati Ayi Yustiati Ayi Yustiati Ayi Yustiati Ayi Yustiati Ayi Yustiati Ayi Yustiati Ayi Yustiatia Ayunikasari, Febri Bagus Firmansyah, Bagus Darmawan, Jadmiko Deni Prastyo DEWI RATNASARI Eka Purwanda, Eka Epa Paujiah Epa Paujiah, Epa Eri Bachtiar Faddilah, Thallita Nasywa Gema Wahyudewantoro Gulam Banthani Haifa Mustika Nitisuari Handaka, Asep Agus Haryono Haryono Haryono Haryono Herman Hamdani Herman, Roffi Grandiosa Heti Herawati Heti Herawati HS, Asep Agus Ibnu Bangkit Bioshina Suryadi Ibnu Bangkit Bioshina Suryadi Ibnu Dwi Buwono Ichsan Nurul Bari Indah Riyantini Indah Riyantini Ine Maulina Irfan Zidni Isah Aisah Iskandar - Iskandar . Iskandar Iskandar Iskandar Iskandar Iskandar Iskandar Iskandar, , Ismail, M. Rudyansyah Isni Nurruhwati Isni Nurruhwati Isni Nurruhwati Isni Nurruhwati Isni Nurruhwati Isni Nurruhwati Matindas Iwang Gumilar Izza Mahdiana Apriliani Izza Mahdiana Apriliani Junianto - Junianto Junianto Kamiswara, Rendika Lena Kalina Tresna Maqbul, Ismail Masyitoh, Syifa Meydia Aliviane Yuanda Mochamad Untung Karunia Agung Mochamad Untung Kurnia Agung MS, Yuniarti Muhamad Nu’man Azis Muhamad Pauwwaz Mumtaz, Yasmin Muthia Nada Safitri Muyassar, Nabil Fathi Nabila, Tiara Nurul Naomi Masnida Yunisia Siregar Nia Kurniawati Nora Akbarsyah Nunik Purwa Octavian Suprapto Pauwwaz, Muhamad Pratiwy, Fittrie Meyllianawaty Prihadi , Donny Juliandri Putri, Meli Mahfiroh Karisma Rahayu, Indriyani Rajib Abdul Rahman Sidik Ramadhani, Gilbran Muhammad Rendika Kamiswara Richardson V. Sitohang Rika Mustikawati Rita Rostika Riza Solihah Roffi Grandiosa Rosidah - Rostika Rostika Rusky I. Pratama Salsabila, Afiefah Satriawan, Ratu Balqist Priesty Higina Siti Aliyah Sona Yudha Diliana Sri Purwani Suci - Febnikayani Sukono Sukono Sunardi Sunarto Sunarto Suryadi, Ibnu Bangkit Bioshina Sutiono Mahdi Syawaludin Alisyahbana Harahap Umar Abdurrahman Unggul Panji Kusuma Venda Jolanda Pical Wahyu Setiawan Wahyuniar Pamungkas Wahyuniar Pamungkas Walim Lili Walim Lili Yayat Dhahiyat Yayat Dhahiyat Yayat Dhahiyat Yazid Alfa Riko Yuanita Prastika Wuri Yudi Nurul Ihsan Yuli Andriani Yuli Andriani Yuniar Mulyani Yuniarti Yuniarti Zahidah - Zahidah Zahidah Zahidah Zahidah, Zahidah Zallesa, Sheila Zidni, Irfan Zuzy Anna