Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PENGGUNAAN TEPUNG DAUN TURI HASIL FERMENTASI DALAM PAKAN BUATAN TERHADAP PERTUMBUHAN BENIH BAWAL AIR TAWAR (Colossomamacropomum Cuvier) Ika Kurnia Utami; Kiki Haetami; Rosidah -
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 3, No 4 (2012)
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Akuakultur Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran, Jatinangor. Pelaksanaannya dimulai dari tanggal 4 Juni sampai 21 Juli 2012. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan tepung daun turi hasil fermentasi terhadap pertumbuhan benih bawal air tawar (Colossoma macropomum Cuvier). Benih ikan yang digunakan adalah benih bawal air tawar dengan ukuran 4 – 5 cm, yang diperoleh dari salah satu kelompok pembudidaya bawal air tawar di Cianjur, Jawa Barat. Padat penebaran ikan pada penelitian ini adalah 1 ekor/2 L. Akuarium yang digunakan sebagai wadah pemeliharaan ikan berukuran 40x20x40 cm3 yang diiisi air sebanyak 20 L. Penelitian ini  menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan tiga ulangan. Pakan yang digunakan adalah pakan buatan yang ditambahkan tepung daun turi hasil fermentasi dengan persentase yang berbeda yaitu 0 %, 5 %, 10 %, 15 %, dan 20 %. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan tepung daun turi hasil fermentasi pada pakan buatan berpengaruh terhadap laju pertumbuhan harian dan konversi pakan benih bawal air tawar. Nilai tertinggi diperoleh dari perlakuan penggunaan 10 % tepung daun turi hasil fermentasi dengan nilai masing-masing 3,18 % dan 1,18. 
PERTUMBUHAN Chlorella sp. YANG DIKULTUR PADA PERIODITAS CAHAYA YANG BERBEDA Nofi Puji Utami; Yuniarti M. Suherman; Kiki Haetami
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 3, No 3 (2012): Jurnal Perikanan dan Kelautan
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan perioditas cahaya yang berbeda yang paling efektit untuk pertumbuhan populasi Chlorella sp. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri dari empat perlakuan dan empat kali ulangan. Perlakuan tersebut yaitu; A (24 jam terang, 0 jam gelap), B (20 jam terang, 4 jam gelap), C (16 jam terang, 8 jam gelap), dan D (12 jam terang, 12 jam gelap) dengan menggunakan lampu TL. Media kultur diperkaya dengan pupuk cair komersil merk fertisim. Parameter pertumbuhan yang diamati adalah populasi sel dihitung dengan Haemocytometer, yang dianalisis dengan uji Duncan taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan yang nyata dalam mempengaruhi kepadatan populasi. Kepadatan populasi tertinggi dicapai pada perlakuan C yaitu 11.970.000 sel/ml, kemudian diikuti perlakuan B yaitu 10.490.000 sel/ml, A dengan kepadatan 8.860.000 sel/ml, dan D dengan kepadatan 5.140.000 sel/ml.   Kata kunci : chlorella sp., lampu TL, perioditas, pertumbuhan.
EFEKTIVITAS PENAMBAHAN TEPUNG MAGGOT DALAM PAKAN KOMERSIL TERHADAP PERTUMBUHAN BENIH IKAN BAWAL AIR TAWAR (Colossoma macropomum) Dadan Kardana; Kiki Haetami; Henhen Suherman
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 3, No 4 (2012)
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mencari jumlah penambahan tepung maggot yang tepat pada pakan komersil sehingga dihasilkan pertumbuhan benih ikan bawal air tawar yang cepat. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas lima perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah perbedaan jumlah penambahan tepung maggot yang terdiri dari penambahan tepung maggot 10%, penambahan tepung maggot 20%, penambahan tepung maggot 30%, penambahan  tepung maggot 40%, dan perlakuan kontrol (pakan komersil). Parameter yang diamati meliputi laju pertumbuhan harian, pertambahan panjang total, dan efisiensi pemberian pakan, sedangkan kualitas air selama penelitian diukur sebagai data penunjang. Hasil penelitian menunjukkan penambahan tepung maggot sebanyak 20% menghasilkan nilai tertinggi untuk laju pertumbuhan harian sebesar 2,027%, perubahan panjang total sebesar 0,990 cm yang berbeda nyata (P < 0,05) dengan penambahan tepung maggot 10%, 30%, 40% dan tanpa penambahan tepung maggot (kontrol), sedangkan untuk efisiensi pemberian pakan nilai tertinggi sebesar 46,80% tidak berbeda nyata (P < 0,05) dengan penambahan tepung maggot 10% dan 30%, namun berbeda nyata (P < 0,05) dengan penambahan tepung maggot 30% dan tanpa penambahan tepung maggot (kontrol).
Pemanfaatan Simplisia Pepaya Pada Ikan Rucah Untuk Pakan Kerapu Cantang (Epinephelus fuscoguttatus-lanceolatus) Di Keramba Jaring Apung Pesisir Pangandaran Agid Faisal Harahap; Rita Rostika; Mochamad Untung Kurnia Agung; Kiki Haetami
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 10, No 2 (2019): Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. X No. 2/Desember 2019
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.528 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ikan rucah dengan dosis yang berbeda dan simplisia pepaya serta dosis yang optimal dapat menghasilkan pertumbuhan ikan kerapu cantang tertinggi di karamba jaring apung Pangandaran. Metode penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 kali ulangan. Analisis data penelitian menggunakan analisis ragam dengan uji F dengan taraf kepercayaan 95%, kemudian apabila terdapat perbedaan antar perlakuan dilakukan uji berganda Duncan dengan taraf kepercayaan 95%. Parameter yang diamati meliputi kelangsungan hidup (SR), Laju pertumbuhan harian dan Pertambahan bobot harian (DGR) ikan kerapu cantang, konversi pemberian pakan dan kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan angka kelangsungan hidup pada ikan kerapu cantang berkisar selama dalam penelitian berlangsung berkisar 79,69% sampai dengan 81,25%. Hasil perhitungan laju pertumbuhan ikan kerapu cantang itu berkisar dari 0,042% sampai dengan 0,048%. Sedangkan pertambahan bobot harian (DGR) ikan kerapu cantang memiliki nilai kisaran sebesar 3,7 – 5,7 gram. Hasil nilai konversi pemberian pakan yang lebih tinggi karena memiliki Konversi Pemberian Pakan (FCR) sekitar 11,20% – 5,16%. Hal ini menunjukan bahwa pakan rucah yang dibumbuhi simplisia pepaya sebesar 5% lebih baik dari pada ikan rucah yang tidak dibumbuhi oleh simplisia pepaya. Kadar oksigen (DO) di pesisir Pantai Timur Pangandaran memiliki kadar oksigen rata – rata sebesar 6,7 mg/L, suhu berada di 28 – 30ºC, dan pH di pesisir Pantai Timur Pangandaran adalah 7,5.
Pelatihan Kader Posyandu dalam Pembuatan Biskuit Kaya Protein Ikan di Desa Cileles, Jatinangor, Sumedang Junianto Junianto; Zahidah Zahidah; Kiki Haetami
Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2021): Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrokreatif.7.3.279-284

Abstract

The role of mothers is very important in increasing the consumption of fish protein for toddlers and children. Consumption of fish protein is very useful for maintaining health, accelerating growth and development of children, and increasing intelligence. The aim of this program is to provide knowledge and train skills in making biscuits rich in fish protein fortified with nilem fish meat flour to Posyandu women as the target audience in Cileles Village, Jatinangor Subdistrict, Sumedang District. This activity lasts for seven months, from May to December 2020. The methods used training in making fish potein – rich biscuit. Based on the results of the activities that have been carried out, it can be concluded that posyandu caders have been knowledge and skills in making fish protein-rich biscuits fortified with nilem fish meat flour. Organoleptically produced products are preferred by panelis.
Improvement of reproductive performance comet fish (Carassius auratus auratus Linnaeus 1758) through the provision of meal cow’s brain as a natural GnRH Ujang Subhan; Yuli Andriani; Kiki Haetami; Rosidah Rosidah; Abi Muhamad Abdillah
Jurnal Iktiologi Indonesia Vol 17 No 3 (2017): October 2017
Publisher : Masyarakat Iktiologi Indonesia (Indonesian Ichthyological Society)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32491/jii.v17i3.366

Abstract

This study aimed to determine the effect of brain flour cow’s on feed in the performance of eggs and fecundity in fish comet. The research was conducted at the Faculty of Fisheries and Marine Sciences, University of Padjadjaran at November 2014 until January 2015. Freeze-drying of bovine brains was conducted at the Inter Research Center Uni-versity(PAU), Bandung Institute of Technology. The research was using Completely Randomized Design con-sisting of four treatments and three replications. The treatment were 20 mg kg-1, 35 mg kg-1, 50 mg kg-1 and control. Parameters observed were the distribution of the eggs, egg diameter and fecundity using gravimetric methods. Data were analyzed using analysis of variance. If there are differences among the treatments then continued with Duncan's multiple range test at 5% level. Addition of bovine brain meal in feed with dose of 50 mg kg-1 was give a dominant influence on the size distribution of eggs by 60% from 1.01 to 1.5 mm, egg diameter 0.90 mm, and fecundity of 67 grains g-1. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dosis tepung otak sapi pada pakan yang berpengaruh terhadap performa telur dan fekunditas ikan komet. Penelitian dilaksanakan di panti benih Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Univer-sitas Padjadjaran pada bulan November 2014 sampai dengan Januari 2015. Pengeringan beku otak sapi dilakukan di Pusat Penelitian AntarUniversitas Institut Teknologi Bandung. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental de-ngan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri atas 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang diberikan yaitu 20 mg kg-1 induk, 35 mg kg-1 induk, 50 mg kg-1 induk dan perlakuan kontrol. Parameter yang diamati yaitu sebaran telur, diameter telur, dan fekunditas relatif menggunakan metode gravimetrik. Data dianalisis menggunakan analisis keragaman dengan uji F untuk mengetahui pengaruh dari setiap perlakuan. Apabila terdapat perbedaan antar perlakuan maka dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan pada taraf 5%. Penambahan tepung otak sapi pada pakan sebanyak 50 mg kg-1 induk memberikan pengaruh dominan sebaran telur pada ukuran 1,01-1,5 mm sebesar 60%, diameter telur 0,90 mm, dan fe-kunditas relatif sebesar 67 butir g-1.
PEMANFAATAN TUMBUHAN SEBAGAI BAHAN PAKAN IKAN: SEBUAH REVIEW Fadilah Amelia; Yuli Andriani; Kiki Haetami
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jr.v10i1.3360

Abstract

Budidaya perikanan sangat dipengaruhi oleh ketersediaan pakan yang cukup dalam jumlah dan kualitasnya untuk mendukung hasil produksi yang maksimal. Pakan menjadi salah satu faktor yang berperan penting dalam keberhasilan kegiatan budidaya karena menentukan pertumbuhan dan perkembangan ikan serta pakan juga merupakan komponen biaya produksi yang paling tinggi yaitu karena bisa mencapai 75% dari biaya operasional. Hal ini disebabkan karena tingginya harga bahan baku pakan yang masih impor. Maka penggunaan pakan dalam budidaya perlu diefisienkan untuk dapat mengoptimalkan hasil produksi budidaya. Ada berbagai cara yang dapat dilakukan untuk menekan harga pakan guna mengurangi atau mengganti bahan baku, antara lain pemanfaatan tumbuhan sebagai bahan pakan ikan salah satunya adalah Lemna sp, Azolla sp, kiambang, eceng gondok, Indigofera Sp, dan sebagainya. Tumbuhan tersebut berpotensi digunakan sebagai bahan pakan ikan karena kandungan protein berkisar 27-35% dan terbukti berpengaruh terhadap peningkatan berat badan juga daya cerna sehingga dapat dijadikan sebagai pakan alternatif dan menjadi solusi dalam permasalahan biaya produksi budidaya.
APLIKASI BAKTERI PROBIOTIK PADA PAKAN IKAN Aisyah .; Kiki Haetami; Yuli Andriani; Yuniar Mulyani
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jr.v10i1.3353

Abstract

Pakan merupakan aspek yang sangat penting dalam budidaya. Pentingnya efisiensi dalam produksi pakan sangat diperlukan untuk menekan biaya produksi. Salah satunya adalah penambahan probiotik Probiotik merupakan feed additive yang memiliki efek positif bagi kesehatan ikan karena dapat meningkatkan keseimbangan mikrobiota usus serta memberikan perlindungan dan perlindungan terhadap penyakit.Mengandung banyak mikroorganisme. Meningkatkan kecernaan pakan mendorong pertumbuhan dan meningkatkan kekebalan tubuh terhadap patogen tertentu. Sumber probiotik diperoleh melalui proses isolasi spesies bakteri dan karakterisasi kemudian diuji pada ikan yang diuji. Selain itu, saat memberikan probiotik pada ikan, ada dua jenis, cair dan bubuk, keduanya memiliki efek yang sama. Oleh karena itu, penggunaan probiotik ini harus diterapkan secara luas untuk meningkatkan kualitas pakan.
EVALUASI SUBTITUSI DEDAK PADI DENGAN TESTA KELAPA TERFERMENTASI TERHADAP KUALITAS FISIK PAKAN DAN KINERJA PERTUMBUHAN IKAN NILA MERAH (Oreochromis niloticus) Kiki Haetami; Abun Abun
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jr.v10i1.3509

Abstract

Bahan pakan konvensional semakin bersaing ketersediaannya, termasuk bahan protein basal sebagai pengisi dalam pembuatan pelet. Penelitian ini bertujuan untuk pemanfaatan testa kelapa fermentasi sebagai pensubtitusi dedak padi dan pengaruhnya terhadap kualitas fisik dan konversi pakan pada ikan nila merah (Oreochromis niloticus). Penelitian ini dilakukan secara eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap 5x4, dengan percobaan pemberian pakan perlakuan subtitusi filler dedak padi oleh testa kelapa hasil fermentasi oleh ragi Sacharomyces sereviceae (CTF), yaitu A (0%) B (25%), C (50%), dan D (75%). Parameter yang diukur meliputi pertumbuhan absolut, konversi pakan, durabilitas, dan kecepatan tenggelam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 75% CTF memiliki kualitas fisik yang menyamai pakan kontrol dengan konversi pakan berkisar 2,46-2,60. Penggunaan limbah testa kelapa hasil fermentasi oleh S sereviceae sebagai filler dalam formulasi (17,6-52,8%) menghasilkan pelet dengan nilai durabilitas (90,2-93,6%); kecepatan tenggelam (0,003-0,017 m/detik), dengan deskripsi tingkat penerimaan dan nilai konversi pakan (2,46-2,60) yang lebih baik. Subtitusi dedak oleh testa kelapa fermentasi dapat digunakan hingga 75% sebagai alternatif sumber protein basal dalam pelet. Kata kunci: filler, kualitas fisik, konversi pakan testa kelapa fermentasi, ikan nila merah
In Vivo Test of Rhizophora mucronata Mangrove Extract From Pangandaran Coast Towards Nile Tilapia Oreochromis niloticus infected by Vibrio harveyi Yeni Mulyani; Kiki Haetami; Lesta Krismawati Baeha; Sulastri Arsad; Fiddy Semba Prasetiya
Journal of Aquaculture and Fish Health Vol. 9 No. 2 (2020): JAFH Vol. 9 No. 2 June 2020
Publisher : Department of Aquaculture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jafh.v9i2.16211

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of Rhizophora Mucronata’s bark extract in curing Vibrio harveyi infection in nile tilapia fish by challenge testing (in vivo test). It was conducted in October 2018-May 2019 at the Central Laboratory of Universitas Padjadjaran and Building-4 of Aquaculture and Hatchery Laboratory in the Faculty of Fisheries and Marine Sciences, Universitas Padjadjaran. This research used microdilution method to determine the Minimum Inhibitory Concentration (MIC) value of R.mucronata’s bark extracts and laboratory experimental method with a Completely Randomized Design (CRD) model for challenge testing (in vivo) which consisted of 5 treatments and 3 replicates where the given treatment varied in concentrations. These various concentrations that were given started from A (0 ppm / control), B (16 ppm), C (32 ppm), D (48 ppm), and E (64 ppm). The observed parameters were inhibitory antibacterial activity for MIC and survival rate, as well as clinical symptoms and water quality for the challenge test. Survival Rate data of nile tilapia seedlings was analyzed by regression analysis. The observation results of MIC, MBC values, clinical symptoms and water quality were analyzed descriptively. The results showed the Minimum Inhibitory Concentration value of R.mucronata bark extract at a concentration of 6,250 ppm while its Minimum Bacteriocidal Concentration value at 50,000 ppm. The fish tolerance test results towards the extract (LC50 test) is 64 ppm. Differences in treatment produced results that have significant effects on survival rate. The use of Rhizophora Mucronata bark extract at a dose of 64 ppm resulted in the highest survival rate of Nile tilapia fish as high as 76.66%.
Co-Authors Abi Muhamad Abdillah Abun Abun Achmad Rizal Achmad Rizal Adhariansyah, Addifa Adriani, Yuli Afisha, Fauziyah Nur Agid Faisal Harahap Agung, Mochamad Untung Kurnia Agus Priyadi Aisyah . Aisyah . Aisyah Aisyah Aisyah Aisyah Alexander M. A. Khan Alfiansyah, Robby Amanda, Trisna Rosa Amelia, Fadilah Andikawati, Aulia Ardytiandi, Rifky Aria Kusuma, Naufal Arnessa, Hilda Asep Sahidin Aulia Andhikawati Aulia Andhikawati Aulia, Rio Farhan Awaludin, Rohmat Ayi Yustiati Ayu Sri Wijayanti, Lady Budiana, Yoga Nugraha Budiman, Viona Liuprilita C.U, M. Ikhsan Cahya, Muhamad Dwi Dadan Kardana Danar Dono Davinci, Leonardo Dewi Intan Permatasari Dito Maryanto Putra Eka Royani El Java, Achmad Syah Nizar Erdiasari, Elit Evi Liviawaty Fadhilah Silviana Putri Fadilah Amelia Fadilatul Mukaromah Fadlan, Alwan Fiddy Semba Prasetiya Goenisa, Jihan Grandiosa Herman, Roffi Grandiossa, Roffi Handaka, Asep Agus Hanun, Inas Maya Tamimah Harmonis, Jacky Abdul Aziz Henhen Suherman Herman Hamdani Herman, Roffi Grandiosa Heti Herawati Humaira, Najma Ibnu Dwi Buwono Iis Rostini Ika Kurnia Utami Imam Sholichin Ine Maulina Irfan Zidni Irman Eka Septiarusli ISKANDAR Iskandar Iskandar Junianto Junianto - Junianto - Junianto - Junianto . JUNIANTO JUNIANTO Junianto Junianto Junianto Junianto Junianto Juwita, Indah Permata Karimah Syakirotin Karsih, Okta Rizal Kusmana, Naufal Rizky Kusumah, Fauziyyah Sausanti Wijaya Lesta Krismawati Baeha Lina Karlina Luther, Abraham Luthfidianto, Iqbal Maulida, Yulvina Meidito, Agung S. Mochamad Untung Kurnia Agung Mochamad Untung Kurnia Agung Muhamad Dwi Cahya Mukaromah, Fadilatul Naufal Aria Kusuma Nia Kurniawati Nofi Puji Utami Nur Aulia, Luthfi Nur Fajrie Machmud Nusyaibah, Kei Aqila Pasaribu, Buntora Permatasari, Dewi Intan Prananda, Muhammad Rizky Pratiwy, Fittrie Meyllianawaty Pringgo Kusuma Dwi Noor Yadi Putra Priwirjanto, Gatot Hari Putra, Agustinus Putri, Naila Jasmine Alifah Putri, Nayla Chalisa Putri, Triwidiyanti Rosmayani Rahmani, Fadlilah Aida Rahmat, Romario Ramadhan, Luthfi Naufal Rheki Wulansari Risdiana Risdiana Rita Rostika Rizkia, Syifa Nur Roffi Grandiosa Roffi Grandiosa Roffi Grandiosa Rosidah - Rosidah - Royani, Eka Rusky Intan Pratama Sah, Risti Saputra, Arya Bayu Ega Septhyani, Anisa Dwi Sudrajat, Rizky Ahmad Sukarman - Sulastri Arsad Surahman, Mohammad Badai Putra Suripto, Auliya Syahputra, Moch Risfi Syakir, Muhammad Sabiq Syakirotin, Karimah Syifa, Jeni Ghina Triyani, Dina Amalia Ujang Subhan Utama, Mochhamad Ikhsan Cahya Wardani, Rizka Maulina Wijayanti, Lady Ayu Sri Yasmin, Vyrda Triyulvina Yeni Mulyani Yenny Mulyani Yuli Andriani Yuli Andriani Yuniar Mulyani Yuniarti M. Suherman Zahidah - Zidni, Irfan