p-Index From 2021 - 2026
9.133
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Kinesik Tanra : Jurnal Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar JURNAL EKOLOGI BIROKRASI ProTVF ETNOSIA : Jurnal Etnografi Indonesia KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi English and Literature Journal Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Lontar : Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Jurnal Representamen NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Journal of Communication Sciences (JCoS) Literasi : Jurnal Ilmu Pendidikan Jurnal Riset Komunikasi Kajian Jurnalisme Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Jurnal Jurnalisa : Jurnal Jurusan Jurnalistik Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Ekspresi dan Persepsi : Jurnal Ilmu Komunikasi Medium : Jurnal Ilmiah Fakultas Ilmu Komunikasi Tuturlogi: Journal of Southeast Asian Communication The Kalimantan Social Studies Journal Jurnal Scientia LEGAL BRIEF Indonesia Berdaya Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Buana Komunikasi (Jurnal Penelitian dan Studi Ilmu Komunikasi) Journal La Sociale Nusantara Hasana Journal Jurnal Pengabdian Masyarakat Hasanuddin (JPMH) MITZAL (Demokrasi, Komunikasi dan Budaya) : Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Jurnal Riset Jurnalistik dan Media Digital KAGANGA KOMUNIKA: Journal of Communication Science Palakka : Media and Islamic Coummunication Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Journal of Public Representative and Society Provision Journal of Artificial Intelligence and Digital Business KOLONI Innovative: Journal Of Social Science Research Inspiration: Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi Jurnal Netnografi Komunikasi Jurnal Mediakita : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Journal of Educational Technology, Curriculum, Learning, and Communication Jurnal Communio: Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Jurnal Audiens Sociality: Journal of Public Health Service Jurnal Ilmu Komunikasi Pattimura Jurnal Komunikasi Indonesia Communicative : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam KAMBOTI : Jurnal Sosial dan Humaniora
Claim Missing Document
Check
Articles

FRAMING ANALYSIS OF AGUS BUNTUNG CASE COVERAGE IN INDONESIAN ONLINE MEDIA Syukron, Muhammad; Akbar, Muh.; Sonni, Alem Febri
Communicative : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 6 No. 2 (2025): Communicative : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/communicative.v6i2.4277

Abstract

The increasing coverage of sexual violence cases in Indonesian online media reflects the power of the media in shaping public opinion. One of the cases in the spotlight was the reporting of Agus Buntung, a man with a disability who became a suspect in an alleged sexual assault. This study aims to analyse how the three largest online media in Indonesia, Tribunnews.com, Kompas.com, and Jawapos.com, framed the news of the Agus Buntung case, focusing on the application of the Pan & Kosicki framing model and its relevance to journalistic ethics. This research uses a descriptive qualitative approach with Pan & Kosicki's framing analysis method, which includes four structures: syntax, script, thematic, and rhetorical. Data sources were three headlines from each media, selected based on popularity and dominant narrative content. Each news story was analysed based on the framing tools and evaluated against journalistic ethical principles, such as balance (cover both sides), accuracy, non-discrimination, and protection of vulnerable groups, in this case people with disabilities. The results showed that the three media framed the case with a point of view that tended to corner the perpetrator, with variations in framing intensity. Tribunnews.com uses a sensational and dramatic writing style that is disproportionate to the perpetrator's condition as a person with a disability, and often uses terms that suggest negative labelling. Kompas.com emphasised the statement of the legal apparatus, but still mentioned the disability label without the context of protection. Meanwhile, Jawapos.com tried to present two sides of the narrative, but still lacked space to provide clarification from the perpetrator or his legal counsel. These findings show a tendency to violate journalistic ethics in the three media, especially in the aspects of presumption of innocence, balance, and treatment of vulnerable groups. Media framing shapes social reality that influences public perception in an emotional and non-neutral manner, as explained in Berger and Luckmann's social construction theory
Perjuangan Royalti Musisi Independen di Platform Spotify: Analisis Ekonomi Politik Distribusi Pendapatan di Indonesia Muhammad Sofyan Sani; Muh. Akbar; Alem Febri Sonni
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8427

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme distribusi royalti serta relasi kekuasaan dalam industri musik digital di era streaming, khususnya pada platform Spotify di Indonesia. Perkembangan platform streaming telah mengubah sistem distribusi musik dari model kepemilikan menjadi berbasis akses, yang berdampak signifikan pada pola pendapatan musisi, terutama musisi independen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis dan perspektif ekonomi politik media untuk mengkaji struktur industri serta dinamika distribusi nilai dalam ekosistem musik digital. Data diperoleh melalui studi literatur dan analisis dokumen terkait sistem royalti, kebijakan platform, serta praktik industri yang berkembang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme distribusi royalti yang digunakan bersifat pro-rata, yang berpotensi menciptakan ketimpangan pendapatan antara musisi independen dan aktor dominan dalam industri, termasuk platform digital dan label besar. Dalam sistem ini, pendapatan didistribusikan berdasarkan total jumlah streaming secara agregat, sehingga musisi dengan jumlah pendengar yang lebih kecil cenderung memperoleh bagian yang sangat terbatas. Selain itu, relasi kekuasaan dalam industri musik digital memperlihatkan dominasi platform dalam mengontrol distribusi konten, sistem algoritma, serta akses terhadap audiens. Ketimpangan ini semakin diperkuat oleh adanya asimetri informasi dan rendahnya transparansi dalam perhitungan royalti. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ketimpangan distribusi pendapatan tidak hanya disebabkan oleh mekanisme teknis, tetapi juga oleh struktur kekuasaan yang tidak seimbang dalam industri musik digital. Oleh karena itu, diperlukan reformulasi sistem distribusi royalti yang lebih adil, transparan, dan inklusif guna mendukung keberlanjutan ekonomi musisi independen di era digital
Analisis Bibliometrik Penelitian Digital Divide Dalam Konteks Akses Dan Literasi Media Digital Magfirah Ramadanti; Muliadi Mau; Alem Febri Sonni
KOLONI Vol. 5 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/koloni.v5i2.817

Abstract

The rapid development of digital technologies and the increasing global internet penetration have driven significant transformations across various sectors of life, while simultaneously intensifying the phenomenon of the digital divide. This inequality is not only related to limited access to technology, but also involves low levels of digital media literacy that affect individuals’ ability to effectively utilize information. Therefore, this study aims to map the development and scientific structure of digital divide research in the context of digital access and media literacy using a bibliometric approach. The data were obtained from the Scopus database, consisting of 124 scientific documents published between 2015 and 2025. The analysis was conducted using Biblioshiny and VOSviewer to generate visualizations such as keyword density maps, co-occurrence networks, and the distribution of contributions by authors and countries. The results indicate that digital divideresearch is dominated by key themes such as digital divide, internet access, digital literacy, and media literacy, which are conceptually interconnected. In addition, there is a significant growth in publications with an annual growth rate of 28.47%, involving 427 authors with a relatively high level of collaboration. These findings suggest that the issue of the digital divide is gaining increasing global attention and continues to develop dynamically. This study highlights the importance of integrating technological access and digital literacy as a strategic effort to reduce the digital divide in the future
Analisis Bibliometrik Penelitian Kecerdasan Buatan dalam Pendidikan Tinggi dari Era Pra-Generative AI Hingga Kemunculan Chatgpt (2015-2025) Husnul Hatima; Alem Febri Sonni; Andi Subhan Amir
KOLONI Vol. 5 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/koloni.v5i2.818

Abstract

The development of Artificial Intelligence (AI) in higher education has grown significantly over the past decade, particularly following the emergence of generative AI technologies such as ChatGPT. This study aims to map the evolution of AI research in higher education from the pre–generative AI era to the emergence of ChatGPT using a bibliometric approach. Data were collected from the Scopus database covering the period 2015–2025 and analyzed using VOSviewer and RStudio with the bibliometrix package. The analysis employed multiple bibliometric techniques, including co-authorship, keyword co-occurrence, citation, co-citation, bibliographic coupling, and descriptive statistical analysis. The results show a substantial and exponential increase in publications, especially after 2020, with a total of 8,340 documents and an annual growth rate of 9.88%. The co-occurrence analysis reveals several major thematic clusters, ranging from technical aspects such as machine learning to pedagogical integration and the emergence of generative AI topics such as ChatGPT. Furthermore, the findings indicate a shift in research focus from technical and system-oriented approaches toward more pedagogical and normative dimensions, including issues of AI ethics and academic integrity. The co-authorship analysis shows that research collaboration remains fragmented, while global contributions are dominated by a limited number of countries. Overall, this study provides a comprehensive overview of the intellectual structure and development of AI research in higher education and highlights future research directions, particularly in interdisciplinary collaboration, ethical AI implementation, and inclusive knowledge development.
PERSEPSI DOSEN DAN MAHASISWA TERHADAP PENGGUNAAN CHATGPT: SEBUAH STUDI LITERATUR Nurimna Fadlia; Syamsuddin Aziz; Alem Febri Sonni
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 13, No 6 (2026): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v13i6.2026.1580-1588

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan, khususnya ChatGPT, telah membawa perubahan signifikan dalam praktik pembelajaran di pendidikan tinggi, namun memunculkan perbedaan persepsi antara dosen dan mahasiswa serta berbagai implikasi akademik. Penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi dosen dan mahasiswa terhadap penggunaan ChatGPT dalam pendidikan tinggi. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan teknik purposive sampling terhadap 15 artikel ilmiah yang dipublikasikan pada periode 2023–2025, diakses melalui Google Scholar, SINTA, dan prosiding seminar nasional yang terverifikasi. Analisis dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi pola, kecenderungan, dan kesenjangan penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa persepsi terhadap penggunaan ChatGPT bersifat ambivalen. Mahasiswa cenderung berpersepsi positif karena ChatGPT dinilai efisien, mudah diakses, dan membantu penyelesaian tugas akademik. Sebaliknya, dosen menunjukkan sikap lebih kritis dengan menyoroti isu integritas akademik, plagiarisme, dan potensi penurunan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Temuan juga mengindikasikan adanya pergeseran peran dosen dari sumber utama pengetahuan menjadi fasilitator teknologi pembelajaran, serta masih terbatasnya studi tentang dampak jangka panjang penggunaan ChatGPT terhadap kualitas pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan ChatGPT dalam pendidikan tinggi memerlukan pengelolaan melalui penguatan literasi digital, regulasi yang jelas, dan integrasi pedagogis yang konstruktif
Dinamika Penyebaran Berita Dan Video Hoaks Oleh Anggota Facebook Pro Dalam Berkonten M. Fachri Nur Zaman; Alem Febri Sonni; Muh. Akbar
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 3 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i3.10561

Abstract

Penelitian ini mengkaji dinamika penyebaran berita dan video hoaks oleh anggota Facebook Pro, yang relevan mengingat dominasi media sosial sebagai sumber informasi di era digital namun juga rentan disinformasi. Tujuannya adalah mengidentifikasi faktor pendorong dan strategi penyebaran hoaks oleh akun-akun "profesional" ini. Menggunakan tinjauan literatur sistematis, penelitian ini menganalisis beragam literatur ilmiah. Temuan menunjukkan bahwa penyebaran hoaks didorong oleh motif ekonomi, pencarian popularitas, kurangnya literasi media, dan agenda ideologis. Strategi yang digunakan meliputi judul clickbait, manipulasi visual, otoritas palsu, dan pemanfaatan echo chambers. Kesimpulannya, insentif monetisasi dan viralitas mendorong produksi hoaks canggih. Oleh karena itu, direkomendasikan revisi algoritma monetisasi platform, peningkatan literasi media bagi kreator, dan kolaborasi multi-pihak untuk memerangi disinformasi secara efektif.
STRATEGI KOMUNIKASI DALAM MENARIK MINAT CALON KLIEN PADA KANTOR BANTUAN HUKUM AAC LAW OFFICE DI KOTA MAKASSAR Opniel Harsana B Pongkapadang; Sukriansyah S Latief; Alem Febri Sonni
MITZAL (Demokrasi, Komunikasi dan Budaya) : Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi Vol 9, No 1 (2024): MITZAL, Volume 9, Nomor 1, Mei 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/mitzal.v9i1.4975

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Public Relation dalam pelayanan di kantor hukum pada AAC Law Office Di Kota Makassar. Metode yang digunakan dalam penelitian pendekatan kualitatif deskriptif yakni penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian misalnya perilaku, persepsi, tindakan, motivasi dan data penelitian ini dikumpul melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, Public Relations di AAC Law Office Di Kota Makassar dapat dilihat dari pengabdian kepada masyarakat telah membantu masyarakat dengan baik untuk memenuhi apa keinginan atau kebutuhan mereka sesuai dengan sub bagian atau bidangnya Karena Public Relations di AAC Law Office Di Kota Makassar belum berada pada satu bidang atau sub bagian. Dalam memelihara hubungan yang baik Public Relations dapat dikatakan baik artinya telah memberikan pelayanan dengan menggunakan bahasa yang mudah dipahami dalam hal pelayanan Public Relations telah memberikan pelayanan yang cepat, memberikan prosedur-prosedur pelayanan dalam meningkatkan Layanan Bantuan Hukum. Moral dan tingkah laku Public Relations dalam memberikan pelayanan sudah menerapkan salam, senyum dan sapa namun masih ada pegawai yang belum menunjukkan moral dan tingkah laku yang baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Indonesian Army Strategic Communication Against Social Media Disinformation Rasdiana Rasdiana; Alem Febri Sonni; Muhammad Akbar
JURNAL EKOLOGI BIROKRASI Vol 14 No 1 (2026): April 2026 [in press]
Publisher : Program Doktor Ilmu Sosial Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jeb.v14i1.5730

Abstract

This study examines the strategic communication practices implemented by the Indonesian Army, particularly through the Military Education and Science Center (Pusdik Pengmilum) under the Army Doctrine, Education, and Training Command (Kodiklatad), in countering disinformation and hoaxes circulating on social media. Employing a qualitative approach, data were collected through in-depth interviews, observations, and document analysis involving communication personnel, instructors, and institutional leaders. The findings reveal that strategic communication is implemented through systematic planning, multi-channel media utilization, audience-centered messaging, and the integration of informative, persuasive, and participatory communication approaches. The institution employs owned media, earned media, and shared media, supported by multimedia content, storytelling, counter-narratives, and digital analytics to enhance audience engagement and strengthen institutional credibility. Communication effectiveness is supported by competent human resources, technological infrastructure, interorganizational collaboration, leadership commitment, organizational learning, and public trust. However, several challenges remain, including the rapid diffusion of misinformation, limited human resources, uneven digital literacy, technological constraints, fragmented audience attention, and declining trust in institutions. Overall, the study demonstrates that strategic communication serves not only as an instrument for information dissemination but also as a mechanism for strengthening digital literacy, safeguarding information integrity, and enhancing organizational resilience against evolving information threats in the digital era.
The Phenomenon of the Impact of Online Games in News Coverage on Metro TV’s Instagram: A Voyant Tools Analysis Siti Apriani; Arianto; Alem Febri Sonni
LONTAR: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 13 No. 2 (2025): Lontar : Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/lontar.v13.i2.10997

Abstract

This study examines the social discourse surrounding the impact of online gaming using Metro TV’s Instagram news posts as the primary data source. Employing a qualitative phenomenological approach supported by Voyant Tools, the research identifies dominant lexical patterns and relational structures within public commentary. Word cloud analysis highlights “game” and “online” as the most frequent terms, indicating that online gaming constitutes the core focus of public concern. Additional prominent terms such as “judol,” “judi,” and “bocah” reveal strong associations between online gaming, online gambling, and youth involvement. Trend analysis further demonstrates fluctuating frequencies of key terms “online game,” “online judi,” and “online online” suggesting shifting narrative emphasis across document segments. Network analysis shows close lexical associations among “game,” “online,” “judol,” and “judi,” reflecting public perceptions that link gaming activity with financial risk and deviant behaviors. Collectively, these findings demonstrate that online gaming is viewed not merely as a digital entertainment activity but as a multidimensional social issue intertwined with gambling practices, economic vulnerability, and concerns for adolescent well-being.
“MENGHIBUR SANGIANG SERRI: MENILIK SPIRITUALITAS DAN KEBUDAYAAN AGRARIS BUGIS” KARYA MUHLIS LUGIS (STUDI SEMIOTIKA) Ahmad Musafir; Muliadi Mau; Alem Febri Sonni
Tanra: Jurnal Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni Dan Desain Universitas Negeri Makassar Vol 12, No 3 (2025): Desember
Publisher : Universitas Negeri makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tanra.v12i3.72569

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karya seni Menghibur Sangiang Serri karya Mukhlis Lugis dalam konteks budaya dan spiritualitas masyarakat Bugis, menggunakan pendekatan semiotika Umberto Eco dan konsep Les lieux de mémoire dari Pierre Nora. Karya seni ini, dipamerkan dalam The Eleventh Asia Pacific Triennial of Contemporary Art, merupakan representasi visual dari ritual tradisional Mappadendang, sebuah ungkapan rasa syukur atas hasil panen padi yang melibatkan unsur-unsur budaya agraris Bugis. Melalui analisis semiotika, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana tanda-tanda visual dalam karya seni ini, seperti figur perempuan, padi, dan alat pertanian, merepresentasikan nilai-nilai budaya, spiritualitas, dan solidaritas sosial dalam masyarakat Bugis. Selain itu, dengan menggunakan konsep les lieux de mémoire, penelitian ini menyoroti bagaimana karya seni ini berfungsi sebagai ruang memori kolektif yang menghidupkan kembali tradisi dan memperkuat identitas budaya Bugis di tengah arus globalisasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa karya seni tidak hanya berfungsi sebagai media estetika, tetapi juga sebagai sarana pelestarian budaya dan komunikasi lintas budaya yang penting untuk mempertahankan memori kolektif dan identitas lokal. Dengan demikian, karya seni ini menjadi jembatan antara masa lalu dan masa kini, serta antara identitas lokal dan wacana global.
Co-Authors ?Agung Dewantara A Putri Permatasari Arafah Burhanuddin A. Zalzabila A.Ali Akbar Abdul Gafar Abdul Gafar Adam Mujahada Adi Abdillah Agafanthy, Annysa Nur Ahmad Musafir Ainun Jariah Yusuf Ainur, Dafa Akbar Iskandar Akbar, A.Ali Akbar, Muh Akbar, Muh. Alamsyah Amrullah, Muhammad Anastasia, Jesika Andi Aisyah Amalia Andi Alimuddin Unde Andi Alimuddin Unde, Andi Alimuddin Andi Subhan Amir, Andi Subhan Andi Vita Sukmarini Aningsih, Gusti Annisa Lutfiah Ansari Abdillah Arianto Arianto Arianto Arianto Arianto Arianto Arianto, Arianto Arienda, Hanun Dzikra Arini Disti Utami Arya Nugraha Aslam Azis Asnimar Caesary MP, Nurfadilha D, Nurjannah Dewi Safitri Dien Zulfikar Hidayat Dika, Dika Dusra, Erna Elvira Naharni Sisca Erika, Putri Erwin Gatot Amiruddin Ezra Dwi Epriputra Fahira Nurul Ichzza Fatiin, Mufhida Fauzan Hidayatullah Fifni Eunike Angely B. Firdha Annisa Darmawan Firmansyah Firmansyah Fransisco Hillarian Mandey Gita Alfiani Rahman Gusti Aningsih Hadziratul Qudsyah Kasim Haeril Anwar Hamna, Dian Muhtadiah Hariadi, Nur Wijaya Harman Akbar Tullah Hasrullah, Harullah Hijriyani, Nur Fajri Hikmah Ramadhani Hs, Arifatul Azzarah Husnul Hatima Ian Bonita Irwanto Irwanto Jamil, Nadra Azzulany Ayis Putri Jauza, Assa Jufri, Ismubaraqah Kamaruddin Kasim, Sri La Ode Muhammad Yuslan Lutfiah Lutfiah Firdausiah Ersa M. Fachri Nur Zaman Made Santana Magfirah Ramadanti Malau, Maldhi Hamonangan Marzuki, Nur Rofifah Mau, Muliadi Maulana Yusuf Moehammad Iqbal Sultan Muannas Muannas Muh Aidil Muh Akbar Muh Fahriwan Mointi Muh. Akbar Muh. Akbar Muh. Akbar Muhammad Akbar Muhammad Akbar Muhammad Farid Muhammad Farid Muhammad Farid Muhammad Farid Muhammad Ihlasul Amal Muhammad Nuzul Adri Muhammad Sofyan Sani Muhammad Syukron Mustari, Muhammad Laits Meilano Nadia Aprilia Rahman Nida'ul Hafiyah Nita Nurhalifah Nosakros Arya, Nosakros Noval Dhwinuari Antony Novita Sri Wahyuni Nur Jannah Nurimna Fadlia Nursaripati Risca Nurwahyuni, Andi Opniel Harsana B Pongkapadang Priskila Primaningrum Demmasapo Putri, Yuyun Putri Raenita Dwimulya Tahir Rasdiana Rasdiana Ratmila Riandani Reskita, Dewiyanti Reskiwardina, Andi Restu Satriana Montalili Reyna Salsabila Akram Rifqah Fadhilah Rizkya Chaeratunnisa Rolando Gilsan Mokuna Saeni, Rahman saputra, irsan Shabri Hidayat Siti Aisyah Siti Apriani Sri Wahyudi Astuti Sudarmin Sudarmin Sukriansyah S Latief Sultan, Moehammad Iqbal Sunusi, Putri Melinda Syamsuddin Azis Syamsuddin Aziz Syarif, Alwiyah Nur Syukron, Muhammad Taufik Hidayat Teti Novianti Tuti Bahfiarti Tuti Bahfiarti Vinanda Cinta Cendekia Putri Wahyuddin Wahyuddin Wisra Alifyardani Ihza Yusmanizar Yusmanizar Yusuf, Ibrahim Zaman, M. Fachri Nur