Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Pada Masyarakat di Kelurahan Kolo Untuk Mendukung Kota Bima Bersih, Indah, Sehat dan Asri (BISA) Darmin Darmin; Juraidin Juraidin; M. Noris; Eka Puzi Lestari; Nurilah Kuswanti; Almagfirah Almagfirah; Christien Gloria Tutu
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4096

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan upaya preventif penting untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan indikator PHBS dalam tatanan rumah tangga oleh masyarakat Kelurahan Kolo, Kota Bima, guna mendukung terciptanya lingkungan yang sehat, bersih, dan asri. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan desain cross-sectional. Data dikumpulkan melalui survei terhadap 210 kepala keluarga (KK) yang dipilih secara acak di wilayah kerja Puskesmas Kolo pada 14–22 Maret 2025. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner dan wawancara langsung. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk grafik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 10 indikator PHBS, dua indikator dengan tingkat kepatuhan terendah yaitu pemberian ASI eksklusif (60%) dan tidak merokok dalam rumah (41,90%). Meskipun demikian, delapan indikator lainnya mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan kemajuan dalam penerapan PHBS di masyarakat meskipun tantangan tetap ada, terutama dalam mengubah perilaku merokok dalam rumah dan meningkatkan kesadaran ibu mengenai pentingnya ASI eksklusif. Pendekatan edukatif yang lebih intensif dan berbasis komunitas diperlukan, dengan mempertimbangkan faktor sosial, budaya, dan ekonomi dalam perumusan strategi intervensi guna meningkatkan efektivitas program PHBS secara berkelanjutan.
Ketahanan dan Kemandirian Pangan Fungsional Berbasis Kearifan Lokal “Uma Lengge” Dalam Mewujudkan Asta Cita dan SDGs: Penelitian Darmin Darmin; Muhd Firmansyah; Gufran Gufran; Mastorat Mastorat; Adnan Adnan; Nasrullah Nasrullah; Jufrin Jufrin; Erham Erham; Juraidin Juraidin; Ahmad Ahmad
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6116

Abstract

Ketahanan pangan menjadi prioritas utama pembangunan nasional Indonesia sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), khususnya mengakhiri kelaparan dan mencapai ketahanan pangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi sosiokultural untuk memahami peran Uma Lengge dalam ketahanan pangan dan budaya masyarakat Desa Maria Utara. Data dikumpulkan melalui observasi langsung terhadap interaksi masyarakat dalam pengelolaan Uma Lengge di Desa Maria Utara, Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Uma Lengge bukan sekadar lumbung pangan tradisional, melainkan sistem holistik yang mendukung kedaulatan pangan, ketahanan budaya, dan pembangunan berkelanjutan. Strukturnya yang terdiri dari tiga tingkatan (ro awa, ro woha, ro ese) serta norma adat menciptakan pengelolaan pangan mandiri sekaligus melestarikan kearifan lokal. Nilai kolektif seperti kejujuran, tanggung jawab, dan solidaritas memperkuat ketahanan pangan serta membentuk tata kelola masyarakat yang partisipatif dan adil. Selain itu, keselarasan Uma Lengge dengan prinsip Asta Cita menunjukkan potensinya sebagai model adaptif dalam pembangunan modern.
PEMANFAATAN PANGAN FUNGSIONAL LOKAL SEBAGAI MAKANAN TAMBAHAN DAN EDUKASI TENTANG GIZI PADA MASYARAKAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOLO Darmin Darmin; Nur Faujiah; Arini Arini; Rhosmiati Rhosmiati; Eka Puji Lestari; M. Noris
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Juli
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v4i2.4209

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih tinggi di Indonesia, termasuk di Provinsi Nusa Tenggara Barat, khususnya Kota Bima. Rendahnya pengetahuan ibu tentang pola makan sehat menjadi salah satu faktor penyebab utama. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu yang memiliki bayi dan balita terkait bahaya stunting serta memperkenalkan makanan tambahan (PMT) berbasis pangan fungsional lokal berupa puding ubi ungu. Kegiatan dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Kolo melalui tahapan persiapan, survei, penyuluhan, pengukuran antropometri, dan pemberian PMT. Sebanyak 49 ibu mengikuti penyuluhan, dan 33 balita menerima PMT. Metode edukasi yang digunakan mencakup penyuluhan interaktif mengenai stunting, pemberian materi gizi, serta pelatihan pengolahan makanan lokal. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan ibu mengenai pencegahan stunting dan pentingnya gizi seimbang. PMT yang diberikan diterima dengan baik oleh balita dan terbukti memiliki manfaat dalam mendukung pertumbuhan. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa kombinasi penyuluhan gizi dan inovasi PMT berbasis pangan lokal dapat menjadi strategi yang efektif dalam upaya pencegahan stunting secara berkelanjutan di tingkat masyarakat.