Claim Missing Document
Check
Articles

SISTEM PENGENDALI SUHU DAN KELEMBAPAN PADA KUMBUNG JAMUR MENGGUNAKAN PENGENDALI PID DAN PENGENDALI ON-OFF BERBASIS MIKROKONTROLER Heri Susanto; Erni Yudaningtyas; n/a Rahmadwati
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jamur (Pleurotus ostreatus) merupakan tanaman yang tidak memiliki klorofil sehingga tidak bisa melakukan proses fotosintesis untuk menghasilkan makanan sendiri. Dalam proses pembesaran jamur untuk menghasilkan tubuh buah pada kumbung sangat tergantung pada faktor fisik seperti suhu dan kelembapan. Suhu dan kelembapan berfluktuasi setiap saat, sehingga tidak memungkinkan untuk dilakukan pengontrolan suhu dan kelembapan secara manual. Penelitian ini menggunakan Arduino Uno yang diaplikasikan sebagai alat pengontrol suhu dan kelembapan kumbung Jamur secara otomatis. Kontroller yang dipakai adalah kontroller PID dan untuk parameter kontroler digunakan metode 1 Ziegler-Nichols. Diperoleh nilai Kp = 5,7, Ki = 0,016, Kd = 490. Pada set point 25 ºC, didapat-kan nilai settling time (ts) = 1504  detik, delay time (td) = 89 detik, Maximum Overshoot sebesar 3,52% dan error steady state sebesar 0,76%. Hasil tanaman dengan menggunakan kontroler, tanaman tampak lebih segar dan tidak layu, hasil yang di dapat juga lebih banyak Kata Kunci: Jamur, PID, Settling Time, Time Delay   ABSTRACT Mushrooms (Pleurotus ostreatus) are plants that do not have chlorophyll so they cannot carry out the process of photosynthesis to produce their own food. In the process of fungal enlargement to produce body of fruit in the storage is very dependent on physical factors such as temperature and humidity. Temperature and humidity fluctuate at any time, so it is not possible to control temperature and humidity manually. This research uses Arduino Uno which is applied as a temperature and humidity control device for mushroom’s storage automatically. The controller used is the PID controller and for the parameter controller the Ziegler-Nichols method is used. Obtained values of Kp = 5.7, Ki = 0.016, Kd = 490. At the set point 25 ºC, obtained settling time value (ts) = 1504 seconds, delay time (td) = 89 seconds, Maximum Overshoot of 3.52% and steady state error of 0.76%. The results of the mushrooms by using a controller, the mushrooms looks fresher and does not wither, the results can also be more   Keywords: Mushroom, PID, Settling Time, Time Delay
IDENTIFIKASI SISTEM ELECTROFORMING BERBAHAN KUNINGAN DENGAN METODE RECURSIVE LEAST SQUARE (RLS) Rama Hasani; Erni Yudaningtyas; n/a Rahmadwati
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu metode untuk mendapatkan model matematis dari sistem fisik adalah dengan identifikasi. Penelitian ini melakukan proses identifikasi sistem pada sebuah plant electroforming dengan pencarian estimasi menggunakan metode Recursive Least Square (RLS) dengan struktur model ARX orde 4. Dalam penelitian ini pengambilan pasangan data input-output dilakukan selama 80 menit pada setiap pengujiannya. Data input-output tersebut kemudian diolah dalam sebuah perangkat lunak identifikasi. Perangkat lunak tersebut menunjukkan setiap proses perubahan parameter dan hasil identifikasinya. Dari pengujian yang telah dilakukan didapatkan hasil parameter yaitu A1 sebesar -0,2451, A2 sebesar -0,2216, A3 sebesar -0,2016, A4 sebesar -0,182, B1 sebesar 0,1287, B2 sebesar 0,1179, B3 sebesar 0,1072, dan B4 sebesar 0,0965. Sedangkan hasil dari validasi menggunakan formula Akaike’s FPE mendapatkan nilai sebesar 0,0043 dan hasil dari uji keakurasian mendapatkan nilai best fit sebesar 95,5%. Kata Kunci: Identifikasi Sistem, Electroforming, Recursive Least Square, ARX.   ABSTRACT One method of obtaining a mathematical model of the physical system is by identification. This research conducted the process of identification of the system on an electroforming plant with an estimation search using the Recursive Least Square (RLS) method with ARX order 4 model structure. The collection of input-output data pairs in this research lasts for 80 minutes on each test. The input-output Data is then processed in an identification software. The software shows each process of parameter changes and their identifying results. From the tests that have been done obtained the parameters of the A1 -0.2451, A2 of -0.2216, A3 of -0.2016, A4 of -0.182, B1 of 0.1287, B2 of 0.1179, B3 of 0.1072, and B4 for 0.0965. While the result of validation using the formula of Akaike's FPE get a value of 0.0043 and the result of the fitness test get the best fit value of 95.5%. Keywords: System Identification, Electroforming, Recursive Least Square, ARX.
DESAIN KONTROL OPTIMAL PADA KETINGGIAN AIR COUPLED TANKS MENGGUNAKAN STRUKTUR STATE FEEDBACK CONTROL Mokhammad Yudha Aringga; Erni Yudaningtyas; Mochammad Rusli
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 8 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem kontrol ketinggian air coupled tanks termasuk dalam sistem kontrol proses dimana sistem tersebut dalam mencapai steady state cenderung lebih lama dibandingkan dengan pengontrolan lainnya. Di dalam industri, selain memperhatikan proses yang cepat juga mempertimbangkan konsumsi energinya. Linear Quadratic Regulator (LQR) adalah metode perancangan kontrol optimal yang berfungsi untuk mengoptimalkan performansi sistem close loop dengan mempertimbangkan dan juga meminimalisasi penggunaan energi Salah satu struktur metode LQR adalah State Feedback Control (SFC). SFC bekerja dengan cara variable state diumpanbalikkan untuk mempengaruhi nilai masukan dengan cara mencari nilai matriks Q (pembobot state) dan S (pembobot energi) yang optimal. Simulasi pada nilai S=30 dan Q=[1 0 ; 0 0.1] dengan matriks R = [0.0618 0.0577] dan M = [0.3001] menghasilkan respon sistem dengan nilai settling time sebesar 150 s, error steady state <1%, dan tanpa overshoot. Simulasi pada setpoint 0.15 m dengan variasi gangguan 0.01 m, 0.02 m, 0.03 m, dan 0.04 m, dibutuhkan waktu 130 – 100 detik untuk kembali menuju keadaan steady dengan nilai error < 1%. Kata kunci: Plant coupled tanks, Error Steady State, Kontrol Optimal, LQR, SFC.
Sistem Pengaturan Kecepatan Motor DC Pada Alat Penyiram Tanaman Menggunakan Kontoler PID Ahmad Akhyar; n/a Purwanto; Erni Yudaningtyas
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 4 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (737.03 KB)

Abstract

Alat penyiram tanaman yang sekarang memang sudah otomatis tapi sprinkle penyiram masih pada posisi diam di tempat. Pada penelitian ini telah dirancang sistem pengaturan kecepatan motor DC pada alat penyiram tanaman menggunakan kontoler PID sehingga alat penyiram bisa bergerak ke tempat dimana tanah itu memiliki kandungan air yang kurang.Digunakan Kontroler PID untuk mengurangi kesalahan, sehingga putaran motor dapat sesuai dengan kecepatan yang diinginkan dan jarak yang diinginkan. Dengan bantuan kontroler PID alat penyiram mampu bergerak dengan aman, halus, responsif dan cepat. Pada skripsi ini digunakan metode hand tunning. Dalam pembuatannya digunakan Arduino Uno Rev3, Soil Moisture Sensor YL69/LM393, dan motor DC.Dari hasil pengujian terhadap aplikasi kontroler PID dengan menggunakan metode hand tunning. Didapatkan parameter PID dengan nilai Kp=0.95,Ki= 0.00000001, dan Kd =100 yang menunjukkan bahwa respons sistem untuk pengaturan kecepatan putaran pada alat penyiram tanaman mempunyai error steady state sensor 1 sebesar 1.14%, sensor 2 sebesar 0.15%, sensor 3 sebesar 0.3%, waktu steady hanya 0,9 detik,dan tidak terdapat overshoot. Error pada sudut 30 ˚sebesar 1,9% serta waktu steady 3 detik dan error pada sudut 45 ˚sebesar 0,2% serta waktu steady 4 detik, sistem dikatakan cukup baik karena error yang didapatkan masih di dalam batas toleransi 2% Dari pengujian juga didapatkan masih dibawah batas toleransi kesalahan sebesar 2%- 5%.Kata kunci— PID, Alat Penyiram Tanaman, Sistem Pengontrolan Kecepatan.
PENGONTROLAN SUHU RUANG ALAT PENGERING CENGKEH MENGGUNAKAN METODE LOGIKA FUZZY Galang Diky Aryudha; Erni Yudaningtyas
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 7, No 5 (2019)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to test the temperature control system of clove dryers using the Fuzzy Logic method with a setpoint of 43.50C. Clove dryers can be controlled automatically to maintain drying temperatures, so that the clove drying process is not hampered by erratic weather changes in Indonesia. The results show that, 1) the system can reach a predetermined setpoint target, which is 43.5 ° C and humidity 25% RH, 2) The system can achieve steady state conditions at 124 seconds and humidity in the 11th second with % Ess temperature of 2.657517% and  Ess%  humidity 0.78386% Keywords— Temperature control, clove, Fuzzy Logic Method . Abstrak—Tujuan penelitian ini adalah untuk  menguji sistem pengontrolan suhu alat pengering cengkeh menggunakan metode Logika Fuzzy dengan setpoint 43,50C. Alat pengering cengkeh dapat dikontrol otomatis untuk mempertahankan suhu pengeringan, sehingga proses pengeringan cengkeh tidak terhambat oleh perubahan cuaca yang tidak menentu di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, 1) sistem dapat mencapai target setpoint yang telah ditentukan, yaitu sebesar 43,5°C dan kelembaban 25% RH, 2) Sistem dapat mencapai kondisi steady state  pada detik ke 124 dan kelembaban pada detik ke 11 dengan %Ess suhu  sebesar 2,657517% dan %Ess  kelembaban 0,78386%. Kata Kunci—Pengontrolan suhu, cengkeh, metode Logika Fuzzy.
PENGONTROLAN KETINGGIAN AIR PADA PROSES DISTILASI AIR LAUT MENGGUNAKAN YOKOGAWA DCS CENTUM VP Avif Aulia Rachman; Erni Yudaningtyas; Goegoes Dwi Nusantoro
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 4 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu cara untuk mendapatkan air tawar ialah dengan cara merubah air laut menjadi air tawar dengan proses distilasi. Distilasi merupakan proses pemisahan suatu campuran yang terdiri atas dua atau lebih jenis cairan melalui proses pemanasan yang kemudian hasil uapnya dikondensasikan kembali menjadi zat cair. Pada skripsi ini dilakukan pengontrolan ketinggian air agar air laut tidak habis pada tabung evaporasi karena pemanasan terus menerus. Pengontrolan ketinggian air dilakukan oleh Distributed Control System (DCS) karena mampu mengendalikan plant dalam skala yang besar dengan cepat dan mudah. Dari hasil pengujian menggunakan metode pengontrolan on-off didapatkan waktu untuk ketinggian air mencapai steady state ialah 40 menit dan terjadi tiga kali periode dari set point kembali ke set point lagi akibat pemanasan ialah 25 menit untuk setiap periode. Kata Kunci – Distilasi, Evaporasi, DCS, Kontroleron-off.
SISTEM PENGENDALIAN SUHU PADA BOILER MENGGUNAKAN KONTROLER PID BERBASIS ARDUINO UNO Didit Afrian Nugraha; n/a Rahmadwati; Erni Yudaningtyas
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 6, No 4 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsumsi energi listrik di Indonesia setiap tahunnya terus meningkat. Salah satu cara untuk memenuhi konsumsi listrik yang semakin banyak di Indonesia salah satunya memanfaatkan produksi listrik dengan menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).  Pada PLTU, boiler adalah salah satu peralatan penting yang digunakan sebagai pemanas air untuk memproduksi steam (uap). Steam tersebut digunakan untuk proses selanjutnya, seperti penggerak turbin generator yang akan menghasilkan energi listrik, pemanas ruangan, mesin uap dan lain sebagainya. Sempurna atau tidaknya proses pemanasan awal pada boiler ditentukan oleh besarnya tekanan dan temperaturnya, oleh karena itu  kedua faktor tersebut dijaga agar selalu berada pada nilai standar yang ditetapkan. Jika tekanan dan temperatur pada boiler tidak dijaga, akan menyebabkan kerusakan pada perangkat lainnya. Sistem pengendalian suhu pada boiler menggunakan kontroler PID kemudian suhu dikendalikan sebesar 100ºC , Arduino Uno digunakan sebagai alat pengendali, serta motor DC Servo sebagai penggerak tuas kompor portable untuk sumber panas.Perancangan kontroler PID pada suhu menggunakan metode Ziegler-Nichols, didapatkan nilai parameter yang sesuai untuk sistem dengan nilai Kp=13.54, Ki=0,059, Kd=771,78 Kata Kunci: Suhu, boiler, PID, Ziegler-Nichols. ABSTRACT In Indonesia Electricity consumption  every year continues to increase. One way to meet the growing electricity consumption is to utilize electricity production using a Steam Power Plant (PLTU). In PLTU a boiler is one of important componence in system that is for heating water and produce steam. This steam is use for the next proses such us turbin generator that is produce electricity, room heater, steam engine,etc.the pre-heating proses in boiler is decide by the amount of preasure and temperature, that is why bot of those vectors are keep to the standart set. If the pressure and temperature of the boiler are not maintained,  will be damage to other part. Controling temperature in boiler uses a PID controller then temperature set of 100ºC,  Arduino Uno is used as a tool of controling, than motor DC servo as stove lever movers for heat sources. The design of PID controller in the temperature using the Ziegler-Nichols method, the corresponding parameter values are obtained for the system with a value of Kp = 13,54, Ki = 0,059 Kd = 771,78. Keywords: Temperature, boiler, PID, Ziegler-Nichols.
PENGONTROLAN SUHU PADA PENETAS TELUR ITIK MENGGUNAKAN KONTROLER PI Willi Bangun Iswara; Erni Yudaningtyas; Goegoes Dwi Nusantoro
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 5, No 5 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Penetas telur adalah sebuah alat yang membantu proses penetasan pada telur. Cara kerja mesin atau alat tersebut melalui proses pengeraman tanpa induk dengan menggunakan sebuah lampu pijar sebagai pengganti. Oleh karena itu, alat ini sering dipakai dipertenakan unggas untuk mengeramkan telur-telur yang telah dibuahi.Itik merupakan unggas petelur yang cukup produktif dalam bertelur. Tetapi itik memiliki sifat mengeram yang sangat rendah, sehingga untuk menetaskan perlu dilakukan secara buatan. Masa tetas teler itik yaitu 28 hari, telur itik dapat menetas dengan baik dipengaruhi oleh temperatur/suhu yang sesuai. Dengan perlakuan pola suhu 37,50C (hari 1-21), 39,50C (hari 22-24) selama 3 jam per hari, 37,50C (hari 25) dan 370C (hari 26-28). Perlakuan suhu ditingkatkan pada siang hari. Suhu dinaikkan selama 3 jam dihitung sejak suhu mesin tetas stabil (Sa’diah, I’an Natu, dkk. 2015). Pada penelitian ini dilakukan pengontrolan suhu dengan mengunakan kontroler PI. Sebagai kontroler yang mana akan mengoperasikan seluruh sistem karena memiliki dalam performa sistem dan menghilangkan offset.Berdasarkan perilaku yang telah dilakukan dengan metode 1 Ziegler-Nichols, maka didapatkan nilai Kp = 5,6322 dengan Ki = 0,057 dan toleransi error 2%. Parameter tersebut selanjutnya diterapkan pada program untuk menguji respon kontrol dari perangkat keras yang telah dibuat. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan diperoleh nilai (waktu tunda) sistem sebesar 24 detik, nilai (settling time) sistem sebesar 446 detik, nilai (overshoot) sistem sebesar 6,77% dan nilai %E (error steady state) sistem sebesar 1,14%.Kata Kunci —Pengontrolan, suhu, kontroler PI
Sistem Pengendalian Kecepatan Motor Pendorong Robot Hovercraft Line Follower Menggunakan Kontroler PID Berbasis Mikrokontroler ATmega 8535 Adeck Aprilyan Kurniahadi; n/a Purwanto; Erni Yudaningtyas
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (827.061 KB)

Abstract

Konstruksi hovercraft sangat dibutuhkan dalam menangani bencana yang memiliki jalur berlumpur dan berawa. Namun di Indonesia pengembangan kendaraan yang memiliki kelebihan jelajah ini masih sangat minim. Dalam skripsi ini hovercraft diaplikasikan dalam bentuk robot otomatis line follower. Hovercraft line follower adalah robot yang mampu bergerak mandiri dengan mengikuti garis sebagai setpoint. Pengendalian dirancang agar posisi sensor robot dapat tetap mengikuti garis dengan kecepatan motor DC brushless pendorong yang dikendalikan. Hasil pengujian dengan metode kedua Ziegler-Nichols didapatkan Kp=12, Ki=6.897, dan Kd=5.22. Robot hovercraft line follower mampu mengikuti garis hitam sepanjang 1 meter dengan lebar 4.8 cm dengan error pergeseran sensor sebesar 0.5-3 cm tanpa terlepas dari garis.Kata Kunci— Hovercraft line follower, pengendalian kecepatan, PID, posisi robot.
IMPLEMENTASI SISTEM KONTROL PROPORSIONAL INTEGRAL DALAM SISTEM PENGENDALI SUHU DAN KELEMBABAN TANAH PADA MINIATUR BUDIDAYA CACING TANAH Rangga Pandu Purnama; Erni Yudaningtyas; n/a Retnowati
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cacing tanah jenis Lumbricus Rubellus atau cacing tanah merah merupakan jenis cacing tanah yang paling baik untuk dibudidayakan. Karena cacing tanah merah dapat tumbuh sampai dengan panjang 105mm. Hal ini melebihi panjang dari cacing jenis lainnya. Dalam pembudidayaan cacing tanah merah, media hidup cacing harus diperhatikan. Kelembaban yang baik untuk pertumbuhan dan perkembangbiakan cacing adalah 25% - 30%, dan suhu yang baik adalah 20,5°C – 24,5 °C. Untuk menjaga suhu dan kelembaban tanah, peternak cacing pada umumnya menggunakan cara manual dengan menyiramkan air pada tanah. Tentu hal ini menimbulkan kesalahan atau error dan membutuhkan ketelitian. Maka dibuatlah alat pengontrol suhu dan kelembaban tanah yang dapat mengontrol suhu dan kelembaban pada media hidup cacing tanah dengan mnggunakan kontroler PI pada plant kelembaban dan on/off pada plant suhu. Yakni dengan sistem penyiraman dengan menggunakan pompa DC 12V yang dikontrol dengan driver motor DC L298n, dan sistem suhu menggunakan lampu, dan kipas yang dikontrol dengan menggunakan relay agar dapat menghasilkan suhu dan kelembaban yang sesuai dengan setpoint. Setpoint suhu yang digunakan adalah 23°C dan setpoint kelembaban yang digunakan adalah 28%. Dari hasil pengujian alat yang telah dilakukan, didapatkan parameter PI dengan metode pertama Ziegler-Nichols yaitu Kp = 5,25 , dan Ki = 0,2625.Kata kunci- media hidup, cacing tanah merah, PI, driver L298n, pompa DC,Ziegler-Nichols.
Co-Authors Achmad Ernanda T. P. Achmad Rochman Putra Achmad Teguh Wibowo Adeck Aprilyan Kurniahadi Adhif Achmad Azzari Adi Jonathan Ginting Aditya Pramono Adyartama Prananda Nugraha Adytia Nugraha Afterina Wahyu P. Agung N. Pramudhita, Agung N. Agung Prastyo Wibowo Agus Naba Ahmad Akhyar Ahmad Fathan Halim Aidil Pandu Ibnu Yogiantare Aini, Fica Aida Nadhifatul Ajeng Atha Ardella Cahyanti Al Jihad Andi Saungnaga Alfin Fahmi Ilma Mafa&#039;id Amalia, Zakiyah Ana Muslimah Andhika Muhammad Burhanuddin Endrawan Andy Purnomo Anggit Brahmasetio Anindya Dwi Risdhayanti Annisa Taufika Firdausi Ardi Idham Sadewa Arief Rahman Hidayat Asmungi, Gaguk Avian, Cries Avif Aulia Rachman Ayatullah, Mohamad Dimyati Bambang Siswojo Bambang Siswojo Bayu Prabarianto Canggih Katon Bagas D. Christopher Imantaka Dicacara, Marina Didit Afrian Nugraha Diki Okiandri Dina Caysar Dwi Utari Surya Dwija Wisnu Brata Edi Widjajanto Edi Widjajanto Eka Adhitya Dharmawan Eldoni Tuah Rito Purba Else Surya Ningsih Enov Asi Uliando Siahaan Faiz Mahrus Alaudin Fajar Destriwanta Fakhrur Rozi Faris Naufal Musthafa Fauzan Nusyura Fauzan Yushar Azman Fauzi, Mohamad Reza Feishal Reza Firda Ardyani Firda Aulia Pramita Firdausi, Reza Gabriella Yolanda Krisanti Galang Diky Aryudha Godam Ardianto Goegoes Dwi Nusantoro Goegoes Dwi Nusantoro Goegoes Dwi Nusantoro Goegoes Dwi Nusantoro Gregory Marcellino Kacaribu Hadi Suyono Hamles Leonardo Latupeirissa Hariyanto, Arya Dwijaya Harry Soekotjo Dachlan Harry Soekotjo Dachlan Heri Susanto Herma Nugroho R. A. K. Hermawan, Dimas Aga Yusuf Ibrahim, Mochammad Hesa Idam Almualif Ika Kustanti Ikrar Dionata Imam Fauzi Imam Khairi Indra Dwi Cahya Innike Sukirman Jabal Thareq Samudra Jhosua Christian Tampubolon Kenny Aldebaran Roberts Khabib, Achsanul Labaik Khafidzni Lalu Irjan Atmanegara M. Aziz Muslim M. Faisal Nur Ryas R. M. Hadafi Maulana I. M. Taofik Chulkamdi M.T., Dr. Ir. Erni Yudaningtyas Jendra Sesoca. M.T. S.T. Ir. Purwanto Made Putera Wiguna Marcia, Hadrian Wijaya Maryantho Masarrang Maryantho Masarrang Mas Mansyur Mas Mansyur, Mas Maulidani Rakhmad Mauludi, Mohammad Zidan Milala, Ebenezer Moch. Dhofir Moch. Hannats Hanafi Ichsan Moch. Rusli Mochammad Mukson Nunahar Mochammad Rusli, Mochammad Moechammad Sarosa Mohammad Azharul Iman Mokhammad Yudha Aringga Muchammad Nashiruddin Abdurrachman Muchammad Zufar Badubah Mudjirahardjo, Panca Muhamad Faishol Arif Muhammad Afham Azri Muhammad Aziz Muslim Muhammad Dheri Maulana Akbar Muhammad Farhan Jendrandhika Atdy Muhammad Iqbal Muhammad Malik Bukhara Muhammad Oktafian Ulal Ma&#039;arif Muhammad Salman Al Farisi Muhammad Xavier Yusa Raffyan Zachary Muhammad Zulfikri Mustaghfirin Haris Prayogo n/a Purwanto n/a Rahamdwati n/a Retnowati Nadhifatul Aini, Fica Aida Nanang Sulistiyanto Nandana Wiragotra Napitupulu, Calvin Yohanes Nofriwanda, Alfi Nur Fitria, Nur Nurul Irfan AlFandy Nusantoro, Goegoes Dwi Okiandri, Diki P., Sholeh Hadi Persada, Tachta Pandu Ponco Siwindarto Pranandaru, Danu Prasetya, Agiel Marfil Prawidya Destarianto Prawiro, Sumarno Reto Puguh Sasi Rizky Ramadhan Purnomo Budi Santosa Purwono Budi Prasetyo R. A. K., Herma Nugroho R. Afin Priswiyandi Rabbani, Muhammad Rachman Bagus S. Radek Purnomo Raden Arief Setyawan Rahmad Angga Darul Quthni Rahmadwati, n/a Rahmadwati, n/a Raihan Adi Nugroho Rama Hasani Randy Endia Suranta Sembiring Rangga Pandu Purnama Rayhan Faiz Andhika Reynaldi Nugraha Reza, Feishal Rifky Justian Rifqi Hilman Wangsawinangun Rifqi Pratama Nugraha Risal Alfiandi Rizky Arissandi Rizqi Rahmawan Rohmatillah, Mahdin Ronald Dwi Nompunu Rosyik, Rizal Rusli, Mochammad Rusmi Ambarwati Rusmi Ambarwati Ryan Ardhika Salnan Ratih Asriningtias, Salnan Ratih Sholeh Hadi P. Siti Duratun Nasiqiati Rosady Siti Duratun Nasiqiati Rosady Subono, Subono Sukowati, Azizah Dian Sumarno Reto Prawiro Sunaryo Sunaryo Sunaryo, Sunaryo Suraduita Mupasanta Syafei, Muhammad Talifatim Machfuroh, Talifatim Taufiq Rizaldi Thomi Febriyan Lukhito Tri Nurwati Triandianzah, Dimas Umam, Busro Akramul Uslifatin Ni&#039;mah Valen Kristian Eriski Vicentius Nyorendra Wahyu Gusti Habibi Wahyu Prasetyanto Wiam Mardliy Syahrir Wicaksana Rismawardi Willi Bangun Iswara Wirangga Luvianca Yana, Ade Amruchly Yogi Herlangga Yolanda Adi Setiawan Yoppy Yanuar Bayuaji Yoshiko, n/a Yudika Putra Perdana Pangaribuan Zakiyah Amalia Zartika, Putri Ayu