Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : UMI Medical Journal

Pengaruh Intensitas Olah Raga terhadap Kadar Hormon GNRH (Gonadotropin Releasing Hormon) pada Siklus Haid Altet di Pusat Pembinaan Latihan Pelajar Makassar Sri Wahyuni Gayatri Basri
UMI Medical Journal Vol 3 No 2 (2018): December 2018
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.574 KB) | DOI: 10.33096/umj.v3i2.43

Abstract

Aktivitas fisik yang tinggi dari atlet wanita dapat menyebabkan gangguan menstruasi dari sumbu hipofisis akibat dari perubahan tingkat hormon. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh intensitas olah raga terhadap kadar hormon GNRH pada siklus haid altet di pusat pembinaan latihan pelajar Makassar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional study. Penelitian dilakukan di Pusat Pembinaan Latihan Pelajar Makassar. Banyaknya sampel sebesar 33 orang atlet wanita yang lebih dari 1 tahun pendidikan dan yang telah mengalami menstruasi. Analisis data yang digunakan antara lain Chi-Square dan Regresi Linier Berganda. Hasil uji statistic (Chi- Square) menunjukkan tidak ada hubungan antara jenis olah raga dengan hormone FSH nilai p (0,125),namun ada hubungan yang signifikan antara durasi olahraga nilai p (0,01) dan frekuensi olahraga p (0,03) dengan kadar hormone FSH. Untuk hormone LH tidak didapatkan hubungan antara jenis olahraga p (0,51), durasi olahraga p (0,65) dan frekuensi olahraga p (0,36). Didapatkan ada hubungan yang signifikan antara jenis olahraga p (0,046), durasi olahraga p (0,002) dan frekuensi olahraga p (0,007) dengan siklus haid. Pada hubungan hormone FSH dan LH didapatkan hubungan yang signifikan dengan nilai p (0,000) terhadap siklus haid. Hasil uji statistic dengan Regresi Linier Berganda didapatkan frekuensi olahraga memiliki pengaruh terhadap hormone FSH dengan nilai p (0,001), durasi olahraga memiliki pengaruh terhadap siklus haid dengan nilai p (0,001) dan hormone FSH memiliki pengaruh terhadap siklus haid dengan nilai p (0,00). Disimpulkan bahwa ada pengaruh frekuensi olahraga terhadap kadar hormone FSH, ada pengaruh durasi olahraga terhadap siklus haid dan ada pengaruh kadar hormone FSH terhadap siklus haid pada atlet wanita di Pusat Pembinaan Latihan Pelajar.
Pengaruh Kepatuhan Konsumsi Tablet Besi Terhadap Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Kassi-Kassi Makassar Asrini Safitri; Sri Wahyuni Gayatri; Arum Dwi Haerunnisa
UMI Medical Journal Vol 4 No 2 (2019): December 2019
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/umj.v4i2.69

Abstract

Anemia merupakan masalah medik yang paling sering dijumpai di seluruh dunia terutama di negara berkembang. Prevalensi anemia ibu hamil di Indonesia adalah lebih dari 70%. Konsumsi zat besi sangat diperlukan ibu hamil yang ditujukan untuk mencegah ibu dan janin dari anemia dan faktor risiko lainnya. Diharapkan ibu hamil dapat mengkonsumsi tablet Fe lebih dari 90 tablet selama kehamilan. Efek samping berupa gangguan perut pada pemberian besi oral menurunkan kepatuhan pemakaian secara massal, rata-rata hanya 15 tablet yang dipakai oleh wanita hamil. Mengetahui pengaruh kepatuhan konsumsi tablet besi terhadap kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Kassi-Kassi Makassar. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Kassi-Kassi Makassar dengan sampel 32 ibu hamil yang dipilih secara accidental sampling. Data penelitian ini diperoleh melalui data primer dari hasil wawancara dan pengukuran kadar hemoglobin oleh peneliti. Hasil penelitian menunjukkan responden yang tidak patuh dengan kategori anemia sebanyak 13 orang (86,7%) sedangkan responden yang tidak patuh dengan kategori tidak anemia sebanyak 2 orang (13,3%). Responden yang patuh dengan kategori anemia sebanyak 9 orang (52,9%) sedangkan responden yang patuh dengan kategori tidak anemia sebanyak 8 orang (47,1%). Hasil anĂ¡lisis dengan menggunakan uji Chi-Square didapatkan nilai signifikan 0,06 (p<0,05) yang secara statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan antara tingkat kepatuhan dengan kejadian anemia pada ibu hamil karena nilai p > 0,05. Pada penelitian ini tidak didapatkan hasil yang signifikan antara pengaruh kepatuhan konsumsi tablet besi terhadap kejadian anemia pada ibu hamil trimester III.
Efektifitas Pemberian Ekstrak Daun Kelor terhadap Kadar Kolesterol Darah pada Hewan Coba Mencit Ayu Ulfiah; Arina F Arifin; Rezky Pratiwi; Sri Wahyuni Gayatri; Nesyana Nurmadilla
UMI Medical Journal Vol 5 No 1 (2020): UMI Medical Journal
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/umj.v5i1.86

Abstract

Latar Belakang: Kolesterol adalah metabolit yang mengandung lemak dan berfungsi sebagai prekursor untuk hormon steroid dan garam empedu serta merupakan komponen yang menstabilkan membran plasma. Kolesterol merupakan lemak yang penting, namun jika berlebihan dalam darah dapat membahayakan kesehatan. Di Indonesia, penyakit kardiovaskular terutama penyakit jantung koroner dan stroke menjadi perhatian karena kematian akibat kedua penyakit ini diperkirakan akan terus meningkat mencapai 23.3 juta pada tahun 2030. Tujuan pada penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun kelor (Moringa Oleifera) dalam menurunkan kadar kolesterol darah pada hewan coba mencit (Mus musculus). Metode: Metode penelitian ini adalah pre and post test control group design. Subjek dibagi menjadi 4 kelompok yaitu kelompok 1 pemberian aquades sebagai kontrol negatif, kelompok 2 ekstrak daun kelor dosis 20.8 mg/kgBB, kelompok 3 ekstrak daun kelor dosis 41.6 mg/kgBB, dan kelompok 4 pemberian simvastatin sebagai kontrol positif. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 26 sampel mencit yang dibagi menjadi 4 kelompok. Hasil: Didapatkan bahwa kelompok perlakuan yang diberi aquades tidak mengalami penurunan kolesterol (p>0.05) sedangkan ekstrak daun kelor dosis 20,8 mg/kgBB mengalami penurunan kolesterol sebesar 15.83 mg/dl (p<0.05), ekstrak daun kelor dosis 41,6 mg/kgBB mengalami penurunan kadar kolesterol sebesar 17.83 mg/dl (p<0.05), dan kelompok kontrol positif yang diberi suspensi simvastatin mengalami penurunan kadar kolesterol sebesar 19.67 mg/dl (p<0.05). Berdasarkan uji anova didapatkan p<0.05, uji post hoc test (LSD) didapatkan simvastatin terhadap dosis 20,8 mg/KgBB dengan p<0.05, simvastatin terhadap dosis 41.6 mg/KgBB dengan p>0.05. Kesimpulan: Pada masing-masing kelompok mencit hiperkolesterolemik yang dilakukan pemberian ekstrak daun kelor dengan dosis yang berbeda didapatkan pengaruh aquades dalam menurunkan kadar kolestrol darah pada hewan coba mencit (Mus musculus) tidak seefektif dengan pemberian simvastatin.
Pengaruh Ekstrak Daun Salam (Eugenia polyantha) terhadap Kadar Glukosa Darah pada Mencit (Mus Musculus) Roza Linda; Indah Lestari; Sri Wahyuni Gayatri; Aryanti Bamahry; Rasfayanah F. Matto
UMI Medical Journal Vol 5 No 2 (2020): UMI Medical Journal
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/umj.v5i2.116

Abstract

Latar belakang: Diabetes mellitus merupakan penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yangterjadi karena kelainan sekresi insulin, kinerja insulin, atau kedua-duanya. Menurut Kementerian KesehatanRepublik Indonesia (Kemenkes RI) tahun 2010, diperkirakan terus meningkat sampai 21,3 juta orang pada tahun 2030. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh ekstrak daun salam atau Eugenia polyantha terhadap kadar glukosa darah pada mencit atau Mus musculus.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian true experiment dengan rancangan pre-test and post-test controlgroup design, dimana pengukuran kadar glukosa darah pada mencit dilakukan sebelum dan sesudah perlakuan. Percobaan ini menggunakan mencit sebanyak 25 ekor, dibagi dalam 5 kelompok, masing-masing terdiri dari 5 ekor mencit. Kelompok 1 (kontrol negatif) diberi diet standar, kelompok 2 (kontrol positif) diinduksi aloksan monohidrat dosis 70 mg/kgBB, kelompok 3 diberi ekstrak daun salam dosis 250 mg/kgBB, kelompok 4 diberi ekstrak daun salam dosis 500 mg/kgBB, dan kelompok 5 diberi ekstrak daun salam dosis 1000 mg/kgBB.Hasil: Ekstrak daun salam secara signifikan (p < 0.05) dapat menurunkan kadar glukosa darah pada mencit. Dosis 250 mg/kgBB dapat menurunkan glukosa darah sampai kadar rata-rata 115,40 mg/dL, dosis 500 mg/kgBB yaitu 115,00 mg/dL, dan dosis 1000 mg/kgBB yaitu 91,40 mg/dL.Kesimpulan: bahwa ekstrak daun salam dapat menurunkan kadar glukosa darah pada mencit dan efektivitasekstrak daun salam lebih baik pada dosis 1000 mg/kgBB dibandingkan dosis 250 mg/kgBB dan dosis 500mg/kgBB.
Hubungan Pengetahuan Pola Makan Terhadap Kejadian Radang Tenggorokan pada Siswa Sekolah Dasar Sri Wahyuni Gayatri Basri; Andi Tenri Sanna Arifuddin; Hermiaty Nasruddin; Masita Fujiko M.Said; Radiana Syamsu
UMI Medical Journal Vol 7 No 2 (2022): UMI Medical Journal
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/umj.v7i2.219

Abstract

Latar Belakang : Penyakit tenggorokan merupakan jenis penyakit peradangan yang menyerang bagian tenggorokan disebabkan oleh virus dan bakteri yang sering diderita oleh anak-anak yang mengkonsumsi jajanan di sekolah yang belum diketahui kandungan gizi dan kebersihannya dapat berpengaruh terhadap kesehatan dan dapat menimbulkan suatu masalah Kesehatan. Tujuan : Mengetahui hubungan pengetahuan pola makan terhadap kejadian radang tenggorokan pada siswa SD. Metode : Deskriptif analitik. Adapun sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diambil dari kuisioner. Hasil : Hasil dari 74 responden diperoleh anak yang mengalami gejala radang tenggorokan dengan pengetahuan pola makan yang berisko sebanyak 30 orang (40.5%), sedangkan dengan pengetahuan pola makan yang tidak berisiko sebanyak 8 orang (10.8%). Adapun responden yang tidak mengalami gejala radang tenggorokan dengan pengetahuan pola makan berisiko sebanyak 29 orang ( 39.2%), dan responden dengan pengetahuan pola makan tidak berisiko sebanyak 7 orang (9.5%). Kesimpulan : tidak ada hubungan antara pengetahuan pola makan dengan kejadian radang tenggorokan pada siswa sekolah dasar.
Karakteristik Pasien Sirosis Hepatis Mutiara Amalia; Prema Hapsari Hidayati; Andi Kartini Eka Yanti; Sri Vitayani; Sri Wahyuni Gayatri
UMI Medical Journal Vol 8 No 1 (2023): UMI Medical Journal
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/umj.v8i1.244

Abstract

Latar belakang:. Berdasarkan data dari World Health Organization (WHO) pada tahun 2016 sekitar 51,1% laki laki dan 27,1% perempuan dari 100.000 populasi meninggal akibat sirosis hepatis. Di Indonesia data mengenai sirosis hepatis masih kurang oleh karena itu diperlukan penelitian mengenai karakteristik sirosis hepatis. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien sirosis hepatis di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar Tahun 2018-2021. Metode: Desain penelitian yang digunakan yaitu deksriptif observasional. dengan menggunakan data sekunder dari rekam medik pasien sirosis hepatis di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar tahun 2018-2021. Hasil: Pada penelitian ini didapatkan usia terbanyak pada kelompok 51-60 tahun (45,5%) dan sebanyak 36 pasien (65,5%) berjenis kelamin laki laki. Dengan tingkat Pendidikan terakhir setara SMP/Sederajat (36,4%), dan berstatus tidak bekerja (41,8%). Penyebab sirosis terbanyak adalah hepatitis B (54,5%), dengan komplikasi terbanyak adalah asites (38,2%). Sekitar 29 pasien (52,7%) memiliki klasifikasi child pugh B dan sebagian besar sirosis hepatis dekompensata (46%). Kesimpulan:. Pasien sirosis hepatis di RS. Ibnu Sina Makassar paling banyak ditemukan pada kelompok usia 51-60 tahun, laki laki, pendidikan terakhir SMP/Sederajat, dan tidak bekerja. Penyebab tersering hepatitis B dengan komplikasi asites, klasifikasi child pugh B, dan merupakan sirosis hepatis dekompensata.
Co-Authors A Kartini Eka Yanti Abadi Aman Abd. Rahman Achmad Harun Muchsin Achmad Harun Muchsin Agung Dirgantara Ahmad Nabani Alamanda Irwan Alfian Fadli Andi Farid Abdullah Andi Husni Esa Darussalam Andi Kartini Eka Yanti Andi Retno Afifah Andi Siti Fahirah Arsal Andi Sitti Fahirah Andi Tenri Sanna Andi Tenri Sanna Arifuddin Andi Tenri Sanna Arifuddin Anna Sari Dewi Anna Sari Dewi Arina F Arifin Arina Fathiyyah Armanto Makmun Arni Isnaini Arni Isnaini Arfah Arum Dwi Haerunnisa Aryanti Bamachry Aryanti Bamahry Asrini Safitri Asrini Safitri Asrini Safitri Asrini Savitri Asrini Syafitri Ayu Ulfiah Desy Rizka Wulandari Dian Amelia Abdi Djauhariah Arifuddin Dwi Anggita Eny Arlini Wello Fahmi Satrio Hidayat Febie Irsandy Fendy Dwimartyono Fendy Dwimartyono Fitriah Hermiaty Nasruddin Hijriah Syafitri Indah Lestari Indah Lestari Indah Lestari Daeng Kanang Inna Mutmainna Musa Inna Mutmainnah Musa Irna Diyana Kartika Irna Diyana Kartika Irna Diyana Kartika Irna Diyana Kartika Lisa Yuniaty M. Hamsah M. Hamsah M.Abrar Naufal Hidayatullah ZA M.Farizan Atjo Masita Fujiko Masita Fujiko M.Said Moch. Erwin Rachman Mochammad Erwin Rachman Mona Nulanda Muhammad Mursyid Mutiara Amalia Nasrudin Andi Mappaware Nevi Sulvita Karsa Nur Fatimah Sirajuddin Nur Isra Nurelly N Waspodo Nurhikmawati Nurmadilla, Nesyana Nurul Aziza Andi M Prema Hapsari Hidayati Priyo Sasmito Rachmat Faisal Syamsu Rachmat Faisal Syamsu Rachmat Faisal Syamsu Radiana Syamsu Rafiqah Ramdania Ridwan Rahmawati Rahmawati Rahmawati Rahmi Utami Rasfayanah Rasfayanah Rasfayanah, Rasfayanah Rezky Pratiwi Rezky Putri Indarwati Abdullah Rezky Putri Indarwati Abdullah Riski Astriani Putri Roza Linda Salahuddin Andi Palloge Santriani Hadi Shofiyah Latief Shulhana Mokhtar Sigit Dwi Pramono Siti Anisah Azzahra Rasmin Sri Julyani Sri Vitayani Sri Wahyu Sri Wahyu Sri Wahyu Sultan Buraena Syamsu Rijal Vellya Dwi Damayanti Wiriansya, Edward Pandu Yani Sodiqah Yusriani Mangarengi Yusriani Mangarengi Zulfahmidah Zulfahmidah Zulfahmidah Zulfi Indriani Zulfitriani Murfat Zulfitriani Murfat Zulfiyah Surdam