Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : jpki

Pencegahan dan Tata Laksana Awal Penyakit Anemia pada Ibu Hamil di RSIA St. Khadijah 1 Makassar Irna Diyana Kartika; Asrini Savitri; Sri Wahyuni Gayatri
Jurnal Pengabdian Kedokteran Indonesia Vol 1 No 1 (2020): September 2020
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (595.677 KB) | DOI: 10.33096/jpki.v1i1.100

Abstract

Anemia dalam kehamilan adalah kondisi ibu dengan kadar hemoglobin dibawah 11 gr% pada trimester I dan III atau kadar <10,5 gr% pada trimester II. Penyebab anemia pada umumnya adalah sebagai berikut: Kurang gizi (malnutrisi), kurang zat besi dalam diet, malabsorpsi, kehilangan darah banyak seperti persalinan yang lalu, haid dan lain-lain serta penyakit-penyakit kronik seperti TBC paru, cacing usus, malaria dan lain-lain. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan oleh 3 dosen dengan jumlah peserta 50 orang di Poliklinik RSIA Siti Khadijah 1. Dalam mencapai tujuan kegiatan digunakan metode pendampingan dan aplikasi mandiri bekerjasama dengan perawat serta analis laboratorium. Kegiatan dilakukan selama 2 hari. Pada hari pertama diikuti oleh 26 orang Ibu Hamil dan hari kedua diikuti oleh 24 orang ibu hamil. Kegiatan dilakukan dengan memberikan materi Penyuluhan Anemia pada ibu hamil kemudian melakukan screening pemeriksaan Hb. Didapatkan sebanyak 43 orang ibu hamil pada trimester III mengalami anemia dan sisanya 5 orang trimester II juga mengalami anemia dan 2 orang trimester III normal. Setelah didapatkan jumlah ibu hamil yang mengalami anemia, maka kami segera memberikan edukasi dan tablet Fe agar dikonsumsi selama kehamilan dan rutin berkunjung ke dokter kandungan untuk Antenatal care. Dari hasil penyuluhan ditemukan bahwa 86% ibu hamil trimester III tidak mengetahui perlunya memeriksakan kadar hemoglobin sehingga mereka tidak memperhatikan asupan zat besi yang mereka konsumsi.
Tatalaksana Gizi Pada Ibu Hamil Untuk Mencegah Risiko Stunting Pada Anak Di Puskesmas Jongaya Asrini Safitri; Sri Wahyuni Gayatri; Irna Diyana Kartika
Jurnal Pengabdian Kedokteran Indonesia Vol 2 No 1 (2021): Maret 2021
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1097.272 KB) | DOI: 10.33096/jpki.v2i1.129

Abstract

Stunting merupakan hambatan pertumbuhan yang diakibatkan kekurangan asupan zat gizi juga adanya masalah kesehatan yang berdampak pada perkembangan anak dari tahap awal yaitu saat konsepsi sampai tahun ke 3 atau ke 4 kehidupan anak, dimana keadaan gizi ibu dan anak merupakan faktor penting dari pertumbuhan anak. Stunting pada usia dini berhubungan dengan terjadinya gangguan tingkat kecerdasan anak, perkembangan psikomotorik dan kemampuan motorik halus. Stunting dipengaruhi oleh pendapatan keluarga, pengetahuan gizi ibu, pola asuh ibu, riwayat infeksi penyakit, riwayat imunisasi, asupan protein, dan asupan ibu. Asupan ibu terutama saat hamil merupakan salah satu faktor yang berperan penting. Gizi janin bergantung sepenuhnya pada ibu, sehingga kecukupan gizi ibu sangat memengaruhi kondisi janin yang dikandungnya. Ibu hamil yang kurang gizi akan menyebabkan gangguan pertumbuhan janin dalam kandungan. Dilakukan kegiatan penyuluhan, pengukuran antropometri dan pembagian leaflet mengenai pentingnya asupan nutrisi selama kehamilan dalam mencegah risiko terjadinya stunting pada anak. Kegiatan ini dihadiri 40 orang ibu hamil umur kehamilan trimester I, II dan III. Selama kegiatan kami tetap melakukan protokol kesehatan. Dari hasil pengukuran antropometri didapatkan 6 orang ibu hamil pada trimester III,24 orang trimester II dan 7 orang dengan status gizi baik pada trimester 1. Sedangkan status gizi kurang didapatkan 1 orang ibu hamil pada trimester I dan 2 orang trimester II. Kesimpulan : Dalam mencegah risiko terjadinya stunting pada anak, perlu pemberian nutrisi yang tepat pada ibu hamil sejak di trimester pertama agar tidak terjadinya risiko malnutrisi yang akan berdampak pada anak nantinya
Support Kebut Vaksinasi Sulsel Tim Vaksinator Covid-19 Universitas Muslim Indonesia Arni Isnaini Arfah; Syamsu Rijal; Nasrudin AM2; Armanto Makmun; Asrini Safitri; Febie Irsandy; Yusriani Mangerangi; M. Hamsah; Fendy Dwimartyono; Muhammad Mursyid; Agung Dirgantara; Rahmawati Rahmawati; Anna Sari Dewi; Zulfiyah Surdam; Rasfayanah Rasfayanah; Andi Sitti Fahirah; Eny Arlini Wello; Zulfahmidah Zulfahmidah; Sri Wahyuni Gayatri; Dian Amelia Abdi; Edward Pandu Wiriansya; Zulfitriani Murfat; Lisa Yuniaty; Sri Wahyu; Arina Fathiyyah; Santriani Hadi
Jurnal Pengabdian Kedokteran Indonesia Vol 3 No 1 (2022): Maret 2022 (Reuploaded Article Due to Website Crushed Down Months Ago)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.991 KB) | DOI: 10.33096/jpki.v3i1.175

Abstract

Kegiatan yang berorientasi kepada masyarakat merupakan merupakan salah satu tridarma perguruan dibidang pengabdian. Kami dari dosen-dosen dan mahasiswa Universitas Muslim Indonesia Fakultas Kedokteran, Fakultas Kesehatan Masyarakat, (Prodi Kebidanan dan Keperawatan), Fakultas Farmasi, dan Rumah Sakit Ibnu Sina, dibawah arahan koordinasi Dekan Fakultas kedokteran UMI Ayahanda Prof. dr. H. Syarifuddin Wahid, Ph.D, Sp. PA (K), Sp.F berkoordinasi bersana dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat (Ketua Prodi Keperawatan dan Kebidanan) serta dekan Farmasi menyalurkan bantuan tim vaksinator dalam mendukung peningkatan vaksin di Indonesia, khususnya di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan atas himbauan dari Dinas Kesehatan Provinsi Kota Makasssar. Tujuan pengabdian ini untuk pencapaian target warga yang divaksin dapat mencapai target diatas 70%, baik vaksin pertama ataupun vaksin kedua. Adapun kegiatan ini dilaksanakan selama dua minggu sejak 20 - 31 Desember 2021 di beberapa titik desa Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan: wilayah Polut ada 5 kelurahan/desa, wilayah Marboada 5 kelurahan/desa, wilayah Pattalassang ada 5 kelurahan/desa, dan wilayah Galesong ada 9 kelurahan/desa. Diharapkan sebagai pengalaman dan pembelajaran agar segala kritik dan saran yang disampaikan dapat diperbaiki lagi pada kegiatan selanjutnya.
PkM Sosialisasi Bahaya Hiperkolesterol, Pengenalan Herbal Penurun Kolesterol, dan Pemeriksaan Kadar Kolesterol di Desa Lanna, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa Zulfahmidah Zulfahmidah; Sri Wahyuni Gayatri; Inna Mutmainna Musa; Nur Isra
Jurnal Pengabdian Kedokteran Indonesia Vol 3 No 2 (2022): September 2022
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (819.114 KB) | DOI: 10.33096/jpki.v3i2.191

Abstract

Tubuh manusia memerlukan kolesterol untuk terus memproduksi sel-sel yang sehat. Kadar kolesteroltinggi dalam darah bisa meningkatkan risiko penyakit jantung seseorang, karena timbunan lemak padapembuluh darah. Timbunan lemak ini akan menghambat aliran darah dalam arteri, sehingga jantungbisa tidak mendapatkan pasokan darah kaya oksigen yang dibutuhkan. Berbagai pengobatan untukmengatasi masalah hiperkolesterolemia telah banyak dilakukan di masyarakat. Salah satunyapengobatan modern menggunakan obat-obatan kimia buatan pabrik misalnya obat golongan statin,yaitu simvastatin. Simvastatin banyak digunakan sebagai obat penurun kolesterol. Pengobatan secaramodern ini bersifat destruktif (melemahkan organ tubuh), dan terbukti menimbulkan efek samping,sehingga masyarakat beralih ke pengobatan tradisional menggunakan tanaman obat yang murah,mudah didapat, efek samping kecil, tetapi tidak kalah manjur dengan obat-obatan buatan pabrik.Upaya skrining hiperkolesterolemia membutuhkan partisipasi dari semua pihak, baik dokterpemerintah, swasta maupun masyarakat diperlukan agar hiperkolesterolemia dapat dikendalikan.Sebagian besar masyarakat enggan untuk melakukan skrining hiperkolesterolemia. Penyebabkeengganan tersebut beragam, mulai dari aspek biaya, keterjangkauan ke lokasi pemeriksaan,keterbatasan sarana prasarana maupun aspek waktu. Untuk itu perlu dilakukan kegiatan pengabdianmasyarakat untuk memfasilitasi hal tersebut. Tujuan dari kegiatan ini adalah menambah pengetahuandan pemahaman masyarakat mengenai bahaya hiperkolesterolemia, pengenalan bahan herbal penurunkolesterol. Kegiatan ini memberikan penyuluhan sosialisasi bahaya hiperkolesterolemia pada tubuhdan pemeriksaan kadar kolesterol di Desa Lanna, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa SulawesiSelatan. Terjadi peningkatan pengetahuan dan pemahaman masyarakat mengenai bahayahiperkolesterolemia dan bahan herbal penurun kolesterol.
Pelatihan dan Pemanfaatan Tanaman Obat Tradisional untuk Pencegahan dan Penurunan Hipertensi di Desa Lanna, Kec. Parangloe, Kab. Gowa Sri Wahyuni Gayatri; Andi Siti Fahirah Arsal
Jurnal Pengabdian Kedokteran Indonesia Vol 3 No 2 (2022): September 2022
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1327.44 KB) | DOI: 10.33096/jpki.v3i2.193

Abstract

Prevelensi hipertensi di Indonesia tahun 2020 adalah 31,7% dari populasi pada usia 18 tahun keatas. Sekitar 80% penderita hipertensi tersebut tergolong hipertensi essensial. Tekanan darah pada penderita hipertensi dapat diturunkan secara farmakologis dan non farmakologis. Penurunan dengan farmakologis dapat dilakukan dengan mengkonsumsi obat yang dianjurkan untuk menurunkan tekanan darah. Secara non farmakologis dapat menurunkan tekanan darah dengan modifikasi gaya hidup dan mengkonsumsi tanaman obat tradisional. TOGA dapat dimanfaatkan sebagai alternatif obat untuk antihipertensi yang tidak memberikan efek samping, murah dan mudah diperoleh karena dapat dibudidayakan sendiri. Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilakukan untuk sosialisasi dan penanaman tanaman obat yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk obat tradisional khususnya pengobatan alternatif untuk hipertensi. Metode pengabdian yang dilakukan terdiri dari dua tahapan, yaitu penyuluhan dan penanaman tanaman obat tradisional. Kegiatan ini diikuti oleh 50 peserta dan terdapat 42 orang mengalami hipertensi yang tidak teratur konsumsi obat dan hanya sebanyak 10 orang yang mengetahui tanaman obat tradisional pencegah dan penurun hipertensi. Kesimpulan: Dalam mencegah dan membantu penurunan hipertensi perlu dilakukan edukasi mengenai penyakit hipertensi dan pengobatannya baik secara farmakologis maupun non farmakologis dengan menggunakan tanaman obat tradisional.
Co-Authors A Kartini Eka Yanti Abadi Aman Abd. Rahman Achmad Harun Muchsin Achmad Harun Muchsin Agung Dirgantara Ahmad Nabani Alamanda Irwan Alfian Fadli Andi Farid Abdullah Andi Husni Esa Darussalam Andi Kartini Eka Yanti Andi Retno Afifah Andi Siti Fahirah Arsal Andi Sitti Fahirah Andi Tenri Sanna Andi Tenri Sanna Arifuddin Andi Tenri Sanna Arifuddin Anna Sari Dewi Anna Sari Dewi Arina F Arifin Arina Fathiyyah Armanto Makmun Arni Isnaini Arni Isnaini Arfah Arum Dwi Haerunnisa Aryanti Bamachry Aryanti Bamahry Asrini Safitri Asrini Safitri Asrini Safitri Asrini Savitri Asrini Syafitri Ayu Ulfiah Desy Rizka Wulandari Dian Amelia Abdi Djauhariah Arifuddin Dwi Anggita Eny Arlini Wello Fahmi Satrio Hidayat Febie Irsandy Fendy Dwimartyono Fendy Dwimartyono Fitriah Hermiaty Nasruddin Hijriah Syafitri Indah Lestari Indah Lestari Indah Lestari Daeng Kanang Inna Mutmainna Musa Inna Mutmainnah Musa Irna Diyana Kartika Irna Diyana Kartika Irna Diyana Kartika Irna Diyana Kartika Lisa Yuniaty M. Hamsah M. Hamsah M.Abrar Naufal Hidayatullah ZA M.Farizan Atjo Masita Fujiko Masita Fujiko M.Said Moch. Erwin Rachman Mochammad Erwin Rachman Mona Nulanda Muhammad Mursyid Mutiara Amalia Nasrudin Andi Mappaware Nevi Sulvita Karsa Nur Fatimah Sirajuddin Nur Isra Nurelly N Waspodo Nurhikmawati Nurmadilla, Nesyana Nurul Aziza Andi M Prema Hapsari Hidayati Priyo Sasmito Rachmat Faisal Syamsu Rachmat Faisal Syamsu Rachmat Faisal Syamsu Radiana Syamsu Rafiqah Ramdania Ridwan Rahmawati Rahmawati Rahmawati Rahmi Utami Rasfayanah Rasfayanah Rasfayanah, Rasfayanah Rezky Pratiwi Rezky Putri Indarwati Abdullah Rezky Putri Indarwati Abdullah Riski Astriani Putri Roza Linda Salahuddin Andi Palloge Santriani Hadi Shofiyah Latief Shulhana Mokhtar Sigit Dwi Pramono Siti Anisah Azzahra Rasmin Sri Julyani Sri Vitayani Sri Wahyu Sri Wahyu Sri Wahyu Sultan Buraena Syamsu Rijal Vellya Dwi Damayanti Wiriansya, Edward Pandu Yani Sodiqah Yusriani Mangarengi Yusriani Mangarengi Zulfahmidah Zulfahmidah Zulfahmidah Zulfi Indriani Zulfitriani Murfat Zulfitriani Murfat Zulfiyah Surdam