p-Index From 2021 - 2026
7.355
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Jurnal Konseling dan Pendidikan KONSELI: Jurnal Bimbingan dan Konseling (E-Journal) Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Psikohumaniora: Jurnal Penelitian Psikologi Musawa : Jurnal Studi Gender dan Islam Gender Equality: Internasional Journal of Child and Gender Studies Media Penelitian Pendidikan : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik) EMPATI MALIH PEDDAS PAUDIA: JURNAL PENELITIAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Majalah Lontar Indonesian Journal of Early Childhood Education Studies Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar ANIMA Indonesian Psychological Journal Bulletin of Counseling and Psychotherapy Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam KONSELING EDUKASI : Journal of Guidance and Counseling Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan Jurnal Inovasi Pembelajaran di Sekolah Jurnal Pendidikan Dasar Jurnal Pendidikan Amartha Pedagogika: Jurnal Ilmu-Ilmu Kependidikan Tematik: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Indonesian Research Journal on Education Conseils : Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Metta: Jurnal Penelitian Multidisiplin Ilmu Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Waspada : Jurnal Wawasan Pengembangan Pendidikan Jurnal Sarjana Ilmu Pendidikan PAUDIA: JURNAL PENELITIAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Edukasi dan Didatika: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal Psikoedukasia
Claim Missing Document
Check
Articles

UPAYA GURU DALAM MENANGANI KETERTINGGALAN KEMAMPUAN CALISTUNG PADA KELAS V SEKOLAH DASAR Rinawati, Agnes; Handayani, Arri; Rakhmawati, Dini
Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 16 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Pendidikan Dasar - Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jpd.v16i1.55959

Abstract

Basic skills that every student must possess include reading, writing, and arithmetic (calistung). This study aims to describe the efforts made by teachers to address calistung learning delays among fifth-grade students at SD Negeri Lamper Tengah 02. The research employed a descriptive qualitative method, with data collected through interviews. The results revealed that teachers implemented various instructional strategies, such as remedial teaching, the use of engaging learning media, peer tutoring, active collaboration with parents, differentiated instruction, and efforts to build students’ self-confidence. These planned and consistent efforts proved effective in improving students’ calistung abilities. The findings emphasize the crucial role of teachers as facilitators and motivators in the learning process, particularly in addressing challenges in the post-pandemic era.
PENGEMBANGAN KARAKTER GOTONG ROYONG DAN KETERAMPILAN MOTORIK MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL Ari Susanti; Handayani, Arri; Rakhmawati, Dini
Edukatika Vol. 2 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/edukatika.v2i1.753

Abstract

Permainan tradisional merupakan salah satu contoh dari ribuan permainan tradisional yang ada di Indonesia. Namun permainan tradisional tersebut semakin hilang keberadaannya baik di desa maupun di kota kota besar, bahkan banyak anak – anak zaman sekarang yang tidak mengenal permainan tradisional yang ada, padahal permainan tradisional merupakan salah satu warisan budaya bangsa yang wajib kita lestarikan. Berdasarkan wawancara dengan sebagian siswa SDN Karakan 01, siswa juga cenderung bermain mainan modern, bahkan ada beberapa siswa yang tidak mengenali permainan tradisional. Melihat nilai karakter gotong royong siswa SD Negeri Karakan 01 yang rendah penting dilakukan pendidikan bagi anak usia sekolah dasar untuk mengenal dan bermain dengan permainan tradisional untuk mengembangkan karakter gotog royong dan keterampilan motorik pada pembelajaran. Metode yang digunakan adalah dengan kajian pustaka dari beberapa sumber. Sumber diperoleh dari beberapa referensi baik jurnal hasil penelitian maupun buku – buku yang relevan. Pada pembelajaran intrakurikuler maupun ekstrakurikuler guru melibatkan permainan tradisional, selain melatih keterampilan motorik melalui aktivitas fisik dalam permainan tradisional mereka juga dapat merasakan nilai karakter gotong royong yang ada pada setiap permainan yang dimainkan. Beberapa jenis permmainan yang dapat dimainkan di SD Negeri Karakan 01 antara lain, gobak sodor, petak umpet, engklek dan tarik tambang.
Habituasi Karakter Disiplin Positif (Dispos) Melalui Pembelajaran Profil Pancasila di Sekolah Dasar Susanti, Tri Indri; Rakhmawati, Dini; Handayani, Arri
Malih Peddas (Majalah Ilmiah Pendidikan Dasar) Vol 14, No 2 (2024): Malih Peddas, Volume 14, Nomor 2
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/malihpeddas.v14i2.21570

Abstract

Pembelajaran profil pancasila memiliki peranan penting dalam membentuk karakter dan menumbuhkan disiplin positif pada siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk memperkuat karakter disiplin positif melalui pembelajaran profil pancasila ditingkat sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian literatur. Pencarian melalui google scholar dengan mengumpulkan artikel-artikel dari penelitian terdahulu kemudian dianalisis. Terdapat 8 artikel yang relevan dalam 10 tahun terakhir mengenai karakter disiplin positif melalui pembelajaran profil pancasila. Berdasarkan hasil kajian literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek-aspek profil pelajar pancasila, seperti beriman, bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa, berakhlak mulia, berkebinekaan global, mandiri, bergotong royong, bernalar kritis, dan kreatif, sangat mendukung perkembangan siswa. Aspek-aspek tersebut dapat di aplikasikan dalam media kontrol (mutaba’ah). Sehingga penerapan itu akan menjadi sebuah kebiasaan yang akan membentuk karakter kedisiplinan anak. Kurangnya pengawasan dari orang tua dan lingkungan pergaulan siswa juga menjadi hambatan dalam penerapan kedisiplinan. Maka dari itu sekolah perlu bekerja sama dengan orang tua dalam pengawasan, dan guru harus memberikan teladan yang baik sehingga siswa dapat menirunya. Orang tua juga harus lebih memperhatikan lingkungan pergaulan anak-anak mereka di rumah. Melalui kerjasama ini, pembelajaran profil pancasila dapat diterapkan dengan lebih efektif dan menghasilkan siswa yang berkarakter baik dan disiplin.Kata Kunci: karakter, disiplin positif, profil pelajar pancasila
STUDI LITERATUR KETERGANTUNGAN EMOSIONAL MAHASISWA FATHERLESS Pangesti, Lia Nanik; Handayani, Arri; Ajie, Gregorius Rohastono
Jurnal Sarjana Ilmu Pendidikan Vol 4, No 2 (2024): Jurnal Sarjana Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jsip.v4i2.24376

Abstract

Fenomena fatherless atau ketidakhadiran sosok ayah dalam kehidupan anak menjadi isu yang semakin menonjol di Indonesia. Mahasiswa yang tumbuh dalam kondisi fatherless sering kali mengalami tantangan psikologis yang kompleks, salah satunya berupa ketergantungan emosional. Studi literatur ini bertujuan untuk mengkaji keterkaitan antara kondisi fatherless dengan kecenderungan ketergantungan emosional pada mahasiswa. Melalui telaah pustaka dari berbagai sumber nasional dan internasional, ditemukan bahwa ketidakhadiran ayah dalam masa perkembangan individu berdampak pada pembentukan regulasi emosi, harga diri, dan kemampuan menjalin relasi sosial. Ketergantungan emosional pada mahasiswa fatherless dapat muncul dalam bentuk kebutuhan akan validasi, rasa aman, serta kesulitan mengambil keputusan secara mandiri. Temuan ini mempertegas pentingnya pemahaman terhadap aspek emosional mahasiswa yang mengalami fatherlessness sebagai landasan dalam perancangan intervensi psikososial dan layanan bimbingan di perguruan tinggi.Kata kunci: fatherless; ketergantungan emosional; mahasiswa; perkembangan psikologis; studi literaturThe phenomenon of fatherlessness, or the absence of a father figure in a child's life, has become an increasingly prominent issue in Indonesia. Students who grow up in fatherless conditions often experience complex psychological challenges, one of which is emotional dependence. This literature review aims to examine the relationship between fatherlessness and the tendency toward emotional dependence in students. Through a review of various national and international sources, it was found that the absence of a father during an individual's developmental period impacts the formation of emotional regulation, self-esteem, and the ability to establish social relationships. Emotional dependency in fatherless students may manifest as a need for validation, a sense of security, and difficulty making decisions independently. These findings emphasize the importance of understanding the emotional aspects of students experiencing fatherlessness as a foundation for designing psychosocial interventions and counseling services in higher education institutions. Keywords: fatherlessness; emotional dependency; students; psychological development; literature review
Kepercayaan Diri Remaja Awal Filma Nukiki, Fathia; Rakhmawati, Dini; Handayani, Arri
Edukatika Vol. 1 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/edukatika.v1i2.721

Abstract

Masa awal remaja merupakan masa peralihan dari kanak-kanak menuju dewasa yang meliputi perubahan fisik, psikologi maupun perubahan sosial pada manusia. Dengan terjadinya masa awal remaja ini, anak cenderung kurang percaya diri dengan perubahan yang dialami baik perubahan biologis maupun perubahan psikologis. Dalam hal ini remaja awal perlu adanya penyelesaian untuk menghadapi perubahan tersebut. Seperti halnya komunikasi terhadap seluruh kompenen yang berkaitan seperti orang tua dan pendidik. Hal tersebut menjadi sebagian penyebab terjadinya kurangnya percaya diri pada saat mengalami masa remaja awal.
Analisis Masalah Perkembangan Sosial Emosi Pada Anak Didik di Kelas Rendah dan Penanganannya astuti, budi; Handayani, Arri; Rakhmawati, Dini
Edukatika Vol. 2 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/edukatika.v2i1.814

Abstract

Perkembangan sosial dan emosional siswa kelas awal memainkan peran penting dalam keberhasilan akademik dan kesejahteraan psikologis mereka.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis masalah yang berkaitan dengan perkembangan sosial dan emosional anak sekolah dasar dan mengevaluasi strategi penanganan yang berbeda. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan teknik wawancara mendalam dan observasi partisipan. Penelitian menunjukkan bahwa masalah utama siswa meliputi kesulitan mengatur emosi, keterampilan interaksi sosial yang buruk, dan perilaku agresif dan acuh tak acuh. Strategi penanganan yang efektif memerlukan pendekatan holistik yang melibatkan guru, orang tua, dan lingkungan sekolah. Intervensi sistematis seperti program pengembangan keterampilan sosial, konseling individu, dan kegiatan ekstrakurikuler telah terbukti meningkatkan keterampilan sosial dan emosional anak. Studi ini menunjukkan bahwa sekolah mengambil pendekatan multidisiplin untuk mengatasi masalah sosial dan emosional untuk menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan mendukung.
THE EVALUATION STUDIES OF KAMPUNG KB IN CENTRAL JAVA Handayani, Arri; Najib; Ardini, Sukma Nur; Yulianti, Padmi Dhyah
JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 7 No. 01 (2020): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.015 KB) | DOI: 10.21009/JKKP.071.06

Abstract

Kampung KB becomes one of the strategic innovations to implement the priority activities of the KKBPK Program as an effort to achieve the target of the Development of Population and Family Planning Control (Pembangunan Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana). The data collected through a qualitative approach. The instrument used was an interview guide to conduct an in-depth interview with various participants. The location of the study was chosen by purposive technique; Magelang, Sukoharjo, and Temanggung. The data are grouping into input, process, and output. Related to the input, the establishment of Kampung KB is already by the guidelines, people's participation is quite good, but the support of facilities and infrastructure is still at a minimum level. About the process, the consuming data came from 2015, coaching and movement are not regularly scheduled. The last relates to the output, that is Kampung KB activities such as Tri Bina (BKB, BKR, BKL), UPPKS, PIK-R, learning guidance, and libraries, while activities from across sectors include drainage, privies, corn seedling, home industry training, duck livestock training, and infrastructure improvements. However, the improvement of the KKBPK program achievements has not been completed, even though it changes the social welfare. Keywords: input, kampung KB, output, process Studi Evaluasi Kampung KB di Jawa Tengah Abstrak Kampung KB menjadi salah satu inovasi strategis untuk dapat mengimplementasikan kegiatan-kegiatan prioritas Program KKBPK sebagai upaya pencapaian target Pembangunan Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana. Pengumpulan data melalui pendekatan kualitatif. Instrumen yang digunakan pedoman wawancara untuk melakukan wawancara mendalam dengan berbagai informan. Lokasi penelitian dipilih secara purposif yaitu kota magelang, kabupaten sukoharjo, dan kabupaten temanggung. Berdasarkan hasil penelitian data pendekatan kualitatif, terdapat tiga kelompok yang meliputi input, proses, output. Pertama, berkaitan dengan input yakni pembentukan wilayah kampung KB sudah sesuai pedoman, partisipasi masyarakat cukup baik, namun dukungan sarana dan prasarana masih sangat minim. Kedua, berkaitan dengan proses yakni data, pembinaan dan penggerakan belum terjadwal secara rutin. Ketiga, berkaitan dengan output yakni bentuk kegiatan dikampung KB diantaranya Tri Bina (BKB, BKR, BKL), UPPKS, PIK-R, bimbingan belajar dan perpustakaan pintar, sedangkan kegiatan dari lintas sektor diantaranya meliputi drainase, jambanisasi, pembibitan jagung, bank sampah, pelatihan home industry, pelatihan ternak bebek, dan perbaikan infrastruktur. Namun, peningkatan capaian program KKBPK belum sepenuhnya terpenuhi, walaupun membawa sedikit perubahan pada kesejahteraan masyarakat. Kata kunci: input, kampung KB, output, proses
Profil Nilai-nilai Karakter “UPGRIS” dalam Pengembangan Budaya Kampus Haryati, Titik; Handayant, Agung; Handayani, Arri; Yulianti, Padmi Dhyah; Murtianto, Yanuar Hery; Khoiriyah, Nor; Hadi, Dwi Prastiyo
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 3 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i3.983

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis profil nilai-nilai karakter UPGRIS dalam pengembangan budaya kampus. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah campuran atau mixed method yang mengkombinasikan pendekatan kualitatif dan pendekatan kuantitatif. Pada penelitian kuantitatif bertujuan untuk memperoleh nilai-nilai karakter UPGRIS mana saja yang telah dimiliki oleh mahasiswa dalam budaya kampus. Metode kuantitatif pada penelitian ini menggunakan analisis prosentase. Sedangkan penelitian kualitatif untuk meneliti dan menjelaskan nilai-nilai karakter UPGRIS (unggul, peduli, gigih, religius, integritas, dan sinergis) melalui FGD. Pada tahap akhir dilakukan interpretasi untuk mengambil kesimpulan secara menyeluruh terhadap nilai-nilai karakter UPGRIS yang dimiliki oleh mahasiswa dalam budaya kampus. Sampel penelitian 2554 Mahasiswa dari 7 Fakultas. teknik sampling : purposive sampling. teknik pengambilan data skala psikologis dan Focus Group Discussion (FGD). Hasil penelitian profil nilai-nilai karakater “UPGRIS” mahasiswa dalam pengembangan budaya kampus menunjukkan bahwa (1) berdasarkan data kuantitatif karakter mahasiswa paling tinggi adalah nilai religius, sedangkan nilai karakter paling rendah adalah unggul; (2) temuan lain nilai gigih justru berada dalam kategori tertinggi di semester 1; (3) sebagian besar nilai karakter tertinggi (unggul, peduli, integritas) ada di semester lima; (4) yang patut menjadi perhatian adalah hampir semua profil nilai-nilai karakter tersebut (unggul, peduli, gigih, religius, integritas) paling rendah ada pada semester tujuh
ANALISIS PERKEMBANGAN SOSIAL - EMOSI PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR Turmudli, Turmudli; Rakhmawati, Dini; Handayani, Arri
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 8 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan sosial-emosional merupakan salah satu aspek perkembangan yang sangat penting bagi setiap anak, karena merupakan salah satu faktor penentu kesuksesannya di masa yang akan datang. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui perkembangan sosial-emosional anak usia dasar melalui pemahaman dari seorang guru tentang sosial-emosi anak dan juga potensi yang dimilikinya. Analisa selama pengumpulan data yang dilakukan yakni dengan menggunakan analisa narasi deskriptif dan studi pustaka. . Dengan adanya kajian mengenai perkembangan ini dapat dijadikan acuan bagi guru untuk melaksanakan pembelajaran di sekolah dan untuk melihat permasalahan yang terjadi di sekolah. Dengan demikian dapat menjadi solusi bagi guru untu mengatasi permasalahan dalam pembelajaran dan perkembangan anak.
Analisis Perkembangan Sosial dan Emosi Anak Sekolah Dasar Chasanah, Nur; Rakhmawati, Dini; Handayani, Arri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui : (1) karakteristik dan hambatan perkembangan sosial dan emosi anak usia Sekolah Dasar; (2) dampak tugas perkembangan anak tidak berhasil; dan (3) upaya orang tua dan guru untuk mendukung perkembangan sosial dan emosi anak. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian dengan studi literatur yang mengkaji beberapa artikel ilmiah yang berkaitan dengan perkembangan sosial dan emosi anak. Perkembangan sosial dan emosi merupakan aspek penting dalam kehidupan anak. Proses ini membentuk bagaimana anak berhubungan dengan orang lain, memahami norma sosial, dan mengembangkan kemampuan yang diperlukan untuk berpartisipasi dalam masyarakat. Anak usia Sekolah Dasar memiliki karakteristik yang unik. Pada usia ini, anak mengalami perkembangan sosial dan emosi yang pesat. Namun, perkembangan sosial dan emosi setiap anak tidaklah sama. Ada faktor-faktor yang mempengaruhinya, antara lain faktor lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat, dan kemajuan teknologi. Anak perlu mendapatkan stimulus berupa arahan, bimbingan, dan lingkungan yang baik dalam melanjutkan tugas perkembangannya secara matang. Jika tidak, maka anak akan mengalami gangguan dalam pengalaman sosial dan perkembangan watak yang kurang baik pula. Orang tua dan guru memiliki peranan yang sangat penting dalam mendukung optimalnya perkembangan sosial dan emosi anak ke arah yang positif agar anak tidak mengalami gangguan.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Achmad Buchori Ade Ricky Rozzaqi Agus Setiawan Agus Suharno Ainun Nafiah, Ainun Aji, Cyndu Indra Ajie, Gergorius Rohastono Ajie, Gregorius Rohastono Ambayati, Heni Ancella Primaningrum, Maria Anita Chandra D.S., Anuari, Dedes Ari Susanti Aries Diyanti, Rizmaya Dewi Ariyani, Selgi Mei Aryo Andri Nugroho Bagus Ardi Saputro Budi Astuti Chandrasari, Tri Ratna Chr Argo Widiharto Desi Maulia Desyana, Clarisa Eka Dhyah Yulianti, Padmi Dian M, M.A. Primaningrum Dian, MA Primaningrum Dini Rahmawati Dini Rakhmawati Dwi Prasetiyawati D.H Dwi Prasetiyawati D.H. Dwi Prastiyo Hadi, Dwi Prastiyo Ellya Rakhmawati Ermayanti, Wita Farikha Wahyu Lestari, Farikha Wahyu Fatekhah, Khoiril Fidiyaningrum , Anis Filma Nukiki, Fathia Firdausy, Angelina Handayani, Niswati Handayant, Agung Hernawati, I Gusti Putu Wati Ida Dwijayanti Iin Purnamasari Ika Menarianti, Ika Ika Zenita Ratnaningsih Ismah, Ismah KARINA RACHMAWATI Krisetiawan, Krisetiawan Larno Lestari, Farikha M., Primaningrum Dian Mansyur, Madaliyah Izah Muhtarom Mujayana, Mujayanah Mujiono Mujiyono Mundrikah, Umi Muniroh Munawar Najib Niken Dwi Prameswari, Niken Dwi Prameswari Ninin Harjiyanti Nor Khoiriyah Nur Chasanah Nur Hidayah Nurfitriah NURUL HIDAYAH Nyoman M, Ng. Ayu Padmi Dhyah Yulianti Pangesti, Lia Nanik Parlinah, Parlinah Prasetio, Lukman Prihatini, Salma Rahmawati, Yenni Pudji Ratna Wahyu Pusari . . Riadiyani, Yunita Fitri Rifqi, Hany Muhammad Rima Novita Sari Rinawati, Agnes RISYANTI, RISYANTI sabeta vera, vera sabeta Shanty, Anna Diana Siti Fitriana Siti Nur Hasanah, Siti Nur Sri Wahyuni Sukma Nur Ardini Supiani Supiani, Supiani Suratimah, Dwi Susanti, Tri Indri Suwarno Widodo Titik Haryati Turmudli, Turmudli Venty Widoningrum, Wulandari Kusuma Widyanti, Aprilia Nur Wiwik Kusdaryani Yanuar Hery Murtianto Yudho Bawono Yulaikah, Erma