Claim Missing Document
Check
Articles

Literatur Review: D-Allulose 3-Epimerase from Microbial Sources and its Potential Uses Az-Zahra, Fauziah; Putri, Dwi Hilda; Irdawati, Irdawati; Handayani, Dezi
Jurnal Biologi Tropis Vol. 25 No. 1 (2025): Januari - Maret
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v25i1.8402

Abstract

D-allulose, or psicose, is a rare, low-calorie sugar with various health benefits, such as managing blood sugar levels and lowering the risk of obesity, making it an ideal alternative to sucrose. In the food and pharmaceutical sectors, this study aims to review the characteristics and potential of D-allulose 3-epimerase (DAEase) enzymes from different microbial sources, along with the challenges and prospects associated with industrial-scale applications. The methodology involved a literature review to analyse the properties of DAEase enzymes, including specific activity, thermal stability, and optimal temperature and pH conditions from different microbial producers. The results showed that the enzyme from Agrobacterium sp. exhibited the highest specific activity, while the enzyme from Labedella endophytica offered the best thermal stability. In conclusion, DAEase enzymes show significant potential in the production of D-allulose, especially in supporting the global trend towards healthier and more environmentally friendly low-calorie food products. Further research is recommended to focus on improving production efficiency and technology development for large-scale commercial applications.
Keanekaragaman Jamur Makroskopis di Kawasan Pemukiman Kelurahan Bukit Gado Gado, Padang Selatan, Kota Padang, Sumatera Barat Finti Nabila, Anggie; Handayani, Dezi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14734

Abstract

Indonesia merupakan negara tropis yang memiliki keanekaragaman hayati cukup tinggi, sehingga disebut megabiodiversity. Salah satu keanekaragaman hayati ialah jamur. Jamur merupakan organisme kosmopolitan yang umumnya tumbuh ditempat lembap dan kaya bahan organik. Salah satu daerah di Kota Padang yang masih memungkinkan untuk menjadi habitat jamur makroskopis adalah Kelurahan Bukit Gado Gado, Padang Selatan, Kota Padang, Sumatera Barat. Oleh karena itu, dilakukan penelitian dengan tujuan mengetahui jenis jamur makroskopis yang terdapat di Kawasan ini. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dan dilaksanakan pada bulan September 2023 sampai Januari 2024 di Kawasan pemukiman Bukit Kandang, Kelurahan Bukit Gado Gado. Pengambilan sampel menggunakan metode survei dengan menjelajah kawasan secara insidental. Setiap jamur yang ditemukan, diamati, dicatat karakteristiknya, kemudian didokumentasikan. Sampel jamur diberi label dan disimpan dalam wadah pastik kemudian dibawa ke Laboratorium Biologi untuk diidentifikasi dan pembuatan herbarium. Identifikasi jamur dengan cara menyesuaikan karakteristik morfologi dengan buku acuan yaitu Collins Fungi Guide. Jamur makro yang ditemukan pada penelitian ini sebanyak 20 spesies.
Preliminary Checklist of Macro Fungi Along Hiking Trails of Mount Sago using Photographical Approach Inventarisasi Jamur Makro di Sepanjang Jalur Pendakian Gunung Sago dengan Pendekatan Fotografi Silfani, Novia; Handayani, Dezi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14735

Abstract

Jamur makroskopis adalah kelompok jamur yang memiliki tubuh buah berukuran besar dan dapat dengan mudah diamati. Jamur makroskopis biasanya hidup di tempat yang lembab. Gunung Sago merupakan salah satu kawasan hutan hujan tropis yang terletak di Provinsi Sumatera Barat, Indonesia. Karakteristik iklim Gunung Sago cocok sebagai tempat tumbuh jamur makroskopis. Salah satu area yang mudah untuk diobservasi di daerah ini adalah di sekitar jalur pendakian, sehingga dilakukan penelitian untuk menginventarisasi jamur makroskopis di daerah tersebut. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan mengamati ciri-ciri jamur makroskopis yang ditemukan dan mengambil dokumentasi tanpa mengumpulkan spesimen. Sebanyak 8 spesies jamur yaitu: Crepidotus sp, Mycena sp, Ganoderma sp 1, Ganoderma sp 2, Trametes sp, Auricularia sp, Tremella sp dan satu unknown spesies. Semua spesies jamur yang ditemukan tergolong ke dalam Divisi Basidiomycota.
Cendawan pada Cairan Ecoenzyme dan Mama Enzyme dari Kulit Jeruk dan Kulit Nenas Dalilah Linda Sari Lubis, Enny; Handayani, Dezi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i2.14804

Abstract

Sampah organik dapat dikelola menjadi pupuk kompos, biogas, ecoenzyme, dan lainnya. Ecoenzyme merupakan hasil fermentasi limbah organik, gula dan air dengan perbandingan 3:1:10. Hasil fermentasi ecoenzyme berupa cairan berwarna kecoklatan beraroma asam segar, terkadang dihasilkan jamur pitera dan mama enzyme. Umumnya, mikroorganisme pada ecoenzyme berupa bakteri asam laktat (BAL) dan cendawan. Fermentasi ecoenzyme dari campuran kulit jeruk dan kulit nenas menghasilkan cairan berwarna kecoklatan dan mama enzyme. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah isolat dan jenis cendawan pada ecoenzyme dan mama enzyme. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, dengan tahapan sterilisasi alat, pembuatan medium Potato Dextrose Agar (PDA), pembuatan dan pengambilan sampel ecoenzyme, isolasi sampel ecoenzyme, pemurnian cendawan, pengamatan makroskopis dan mikroskopis, serta identifikasi cendawan. Data jumlah isolat dan jenis cendawan yang berhasil diisolasi dari sampel ecoenzyme dianalisis secara deskriptif dan ditampilkan dalam bentuk tabel dan gambar. Dua isolat cendawan didapatkan dari cairan ecoenzyme, dimana 1 isolat termasuk kapang dan 1 isolat khamir. Cendawan yang ditemukan dari mama enzyme hanya 1 isolat dan tergolong kapang. Karakteristik kapang dari cairan ecoenzyme merujuk kepada Trichoderma. Kapang dari mama enzyme merujuk kepada Paecilomyes. Isolat khamir yang ditemukan dari cairan ecoenzyme belum dapat diidentifikasi. Jadi, dapat disimpulkan ada 2 isolat cendawan dari cairan ecoenzyme dan 1 isolat dari mama enzyme. Dua isolat kapang merujuk kepada genus Trichoderma dan Paecilomyces, satu isolat termasuk kelompok khamir.
Perbandingan Pertumbuhan Tanaman Selada Hijau (Lactuca Sativa L.) di Dalam Dan Di Luar Greenhouse Yang Dibudidayakan Secara Hidroponik (Studi Kasus We Farm Hidroponik) Rara Via Jonet; Fevria, Resti; Violita, Violita; Handayani, Dezi; Arjulis, Wanda
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i2.14897

Abstract

Selada hijau (Lactuca sativa L.) merupakan sayuran yang kaya gizi dan permintaannya terus meningkat. Budidaya selada hijau secara hidroponik menjadi populer karena dapat dilakukan di lahan terbatas dan memiliki keunggulan dalam kualitas tanaman, penggunaan pupuk yang hemat, serta perawatan yang praktis. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pertumbuhan selada hijau yang ditanam di dalam dan di luar greenhouse. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 2 perlakuan, yaitu budidaya selada hijau di dalam greenhouse dan di luar greenhouse. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 2 kali, dan setiap ulangan terdiri dari 9 sampel tanaman selada hijau. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, berat segar, dan berat kering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan pada tinggi, luas daun, jumlah daun, berat basah, dan berat kering antar perlakuan. Rata-rata pengukuran tertinggi diperoleh pada tanaman selada hijau yang ditanam di luar greenhouse.
Perbandingan Pertumbuhan Tanaman Pakcoy (Brassica rapa L.) di dalam dan di Luar Greenhouse Yang Dibudidayakan Secara Hidroponik (Studi Kasus We Farm Hidroponik) Rafiqi, Aufa; Fevria, Resti; Violita, Violita; Handayani, Dezi; Arjulis, Wanda
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i2.15113

Abstract

Pakcoy (B. rapa L.) merupakan salah satu sayuran yang digemari karena rasanya enak, renyah, kaya akan vitamin serta memiliki nilai komersial. Produksi pakcoy mengalami peningkatan beberapa tahun terakhir. Peningkatan produksi pakcoy ini harus diimbangi dengan ketersediaan lahan. Hidroponik merupakan salah satu solusi dalam mengatasi keterbatasan lahan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pertumbuhan pakcoy yang ditanam di dalam dan di luar greenhouse. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 2 perlakuan, yaitu budidaya pakcoy di dalam greenhouse dan di luar greenhouse. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 2 kali, dan setiap ulangan terdiri dari 9 sampel tanaman pakcoy. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, berat segar, dan berat kering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan pada tinggi, luas daun, berat basah, dan berat kering antar perlakuan. Sedangkan jumlah daun tidak memiliki perbedaan signifikan. Rata-rata tertinggi pengukuran pada tanaman pakcoy di luar greenhouse.
Peningkatan Kemampuan Guru MGMP MA Biologi Sumatera Barat dalam Mengimplementasikan Materi Bioteknologi Berbasis Bioentrepreneurship Handayani, Dezi; putri, dwi hilda; Atifah, Yusni; Eka Putri, Irma Leilani; Chatri, Moralita; Fransisco, Sandi
Pelita Eksakta Vol 7 No 1 (2024): Pelita Eksakta, Vol. 7, No. 1
Publisher : Fakultas MIPA Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/pelitaeksakta/vol7-iss1/226

Abstract

Terkait dengan taget Indonesia untuk mencapai kemandirian dibidang ekonomi pada tahun 2015-2085, maka penting usaha mendorong munculnya entreprenurship baru dari kalangan muda. Entrepreneurship dikalanganan anak muda usia sekola dapat dibelajarkan dengan menerapkan entrepreneurship pada mata pelajaran bioteknologi. Pengintegrasian muatan nilai-nilai kewirausahaan kedalam bidang ilmu hayati seperti bioteknologi dikenal dengan istilah bioentrepreneurship. Kendala yang dihadapi oleh guru biologi di MGMP MA Sumbar adalah masih rendah tentang aplikasi teknik produksi produk bioteknologi. Keterbatasan juga dimiliki guru mengenai potensi produk bioteknologi yang mengandalkan kekayaan alam Sumatera Barat. Permasalahan inilah yang menjadi dasar pelatihan pembuatan produk bioteknologi berbasis bioentreprenur. Kegiatan di hadiri oleh 40 guru yang tergabung dalam MGMP MA Biologi Sumatera Barat. Pelatihan menghadirkan 3 orang narasumber yang berkopeten. Kegiatan ini tentu diharapkan adanya peningkatakan kemampuan guru-guru MGMP dalam praktek metode bioteknologi untuk menumbuhkan jiwa bioentrepreneurship generasi muda.
Effect of the Thermophilic Bacterial Biculture Consortium from Mudiak Sapan Hot Springs on Biofuel Production Irdawati, Irdawati; Fahra, Fahra; Putri, Dwi Hilda; Handayani, Dezi; Yusrizal, Yusrizal
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 10 (2023): October
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i10.3597

Abstract

Biofuels are fuels derived from biomass and consist of biogas, biodiesel and bioethanol. Bioethanol is a biofuel whose main ingredients are from plants and generally use microorganisms in the fermentation process. One way is to use thermophilic bacteria with the advantage of low contamination levels and better product quality. Bacteria that exist in nature are not only in a single form but also exist in the form of a consortium in which there are beneficial or detrimental bacterial interactions. Favorable bacterial interactions indicate that the bacteria are compatible. Using a consortium with compatible bacteria gives better results than using a single bacteria. This study aims to determine the compatibility and effect of a consortium of thermophilic bacteria from Mudiak Sapan hot springs on biofuel yields. This research is a descriptive research. To test the cooperation between isolates, a compatibility test was carried out using the disk diffusion method. Then the biculture consortium isolates of thermophilic bacteria were fermented in liquid TMM medium (Thermophilic Minimum Media) and the bioethanol content was measured using a distillation apparatus. The results of this study showed that the six pairs of compatible consortium and MS 9-12 consortium produced the highest bioethanol, namely 1.0003%. Then the biculture consortium isolates of thermophilic bacteria were fermented in liquid TMM medium (Thermophilic Minimum Media) and the bioethanol content was measured using a distillation apparatus. The results of this study showed that the six pairs of compatible consortium and MS 9-12 consortium produced the highest bioethanol, namely 1.0003%. Then the biculture consortium isolates of thermophilic bacteria were fermented in liquid TMM medium (Thermophilic Minimum Media) and the bioethanol content was measured using a distillation apparatus. The results of this study showed that the six pairs of compatible consortium and MS 9-12 consortium produced the highest bioethanol, namely 1.0003%.
Empowering Members of The Ikhwatunnisa Women Farmers Group in Padang Through Training and Mentoring in Nata De Coco Production Advinda, Linda; Irdawati, Irdawati; Handayani, Dezi; Violita, Violita; Chatri, Moralita; Larashinda, Mentari; Syahrastani, Syahrastani
Pelita Eksakta Vol 8 No 2 (2025): Pelita Eksakta, Vol. 8, No. 2
Publisher : Fakultas MIPA Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/pelitaeksakta/vol8-iss2/287

Abstract

– Coconuts, a major commodity in West Sumatra, often produce wasted coconut water, which causes pollution. To address this issue, training was conducted for member of the Ikhwatunnisa Women Farmers Group on how to make nata de coco from this waste. Nata de coco, a functional food, is produced by fermenting coconut water using Acetobacter xylinum bacteria. The training aimed to empower Ikhwatunnisa Women Farmers Group members with skills to start businesses, create jobs, and increase family income. The training included lectures, demonstrations, and hands-on practice, covering everything from preparation to packaging. Evaluations showed high participant enthusiasm; 85% gained new insights and planned to produce nata de coco independently. This activity is expected to encourage new businesses and transform coconut water waste into a valuable economic product.
Hydroponic Green Vegetable Cultivation Assistance in Support of SD Negeri 12 Padang Panjang’s Program Towards Achieving Adiwiyata School Violita, Violita; Holinesti, Rahmi; Sukma, Dina; Mukhlis, Mukhlis; Fronica, Imelda; Putri, Dwi Hilda; Achyar, Afifatul; Handayani, Dezi; Chatri, Moralita; Advinda, Linda; Farma, Siska Alicia; Nabilah, Rezi
Pelita Eksakta Vol 8 No 2 (2025): Pelita Eksakta, Vol. 8, No. 2
Publisher : Fakultas MIPA Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/pelitaeksakta/vol8-iss2/291

Abstract

Abstract – SD Negeri 12 Padang Panjang is one of the schools that has made efforts to implement the Adiwiyata program. In 2024, the school represented the city of Padang Panjang in the Adiwiyata competition at the West Sumatra provincial level; however, it did not achieve optimal results. For the 2025 Adiwiyata program, SD Negeri 12 has set a target to become the provincial representative of West Sumatra. Based on the evaluation results from 2024, it was found that the assessment indicator for Participatory-Based Environmental Activities needs improvement. One activity that can support this effort is hydroponic cultivation. A hydroponic cultivation training was conducted by 26 fifth-grade students. The training included both theoretical material and hands-on practice in cultivating green vegetables using a hydroponic system. The training was guided by two experts who are competent in the field. This training successfully increased students' knowledge of hydroponic vegetable cultivation. Moreover, over 90% of the participants demonstrated teamwork and developed a greater awareness of environmental care. This outcome is a significant contribution to supporting SD Negeri 12 Padang Panjang Barat’s efforts toward achieving Adiwiyata School status.
Co-Authors Achyar, Afifatul Ainul Mardiah Alfatimah Azzahra, Balkis AMERIA YUNITA Anisa Asri Anizam Zein Arjulis, Wanda Armen Armen Astrid Atifah, Yusni Az-Zahra, Fauziah Azwir Anhar Azzahra, Zulia Putri Celsi Ananda Claudia Ayesha Dalilah Linda Sari Lubis, Enny Della Lestari des Dhea Delara Iryanda Dilla, Aprina Dina Sukma Dini Hari Marta Dwi Hilda Putri Eka Nuraini, Fauzi Eka Vidya Putra Elsa Sri Handayani Elsa Yuniarti Fadilaturahmah Fadilaturahmah Fahra, Fahra Febrianti, Liza Fevria, Resti Finti Nabila, Anggie Fransisco, Sandi Fronica, Imelda Fuadiyah, Sa’diatul Ghean Azrin Mirza Gustina Indriati Haqil Triyatdipa Harlin, Farah Ibtisamah Heffi Alberida Helendra . Ihdina Aurora Nurul Aulia Intan Febriani IRDAWATI Irdawati Irdawati Irma Lailani Eka Putri Irma Leilani Eka Putri Irma Leilani Eka Putri Kheniva Diah Anggita Kurnia Putri Indrawan Larashinda, Mentari Linda Advinda Linda Wati Mades Fifendy Mardhiyah Nazri, Laila Marten, Threo Wanda Meriza Fatma Miftahussa'adiah Miftahussa'adiah Moralita Chatri Mukhlis Mukhlis Nabilah, Rezi Nazri, Laila Mardhiyah Nia Ramadhanti Norman, Mayanda Novia Daniati Novita Novenra Nur Shofiatun Nisa Nuraini, Fauzi Eka Nurul Rahmi Oktavianes Oktavianes Pratama Putra, Abil Putri Qalbina Putri Rachma Auliya Putri Rahma Padilla Putri, Irma Leilani Eka Putri, Ulfa Dwi Rafiqi, Aufa Rahmawati Darussyamsu Rahmi Holinesti Rani Zahara Rara Via Jonet Relsas Yogica, Relsas Resti Yulia Ristiono Ristiono Roza Yolanda Rusendra, Nabilla Makra S. Syamsurizal Safira Nurul Fadila Samsuriani Siregar Selaras, Ganda Hijrah Silfani, Novia Silviana Okwisan Siti Nurayni Sity Sarroh Sri Suciati Ningsih Sukma Yuliana Syahrastani, Syahrastani Syiifa kamila Namidya tut anggraini Vauzia, Vauzia Violita Violita Violita Violita Windi Nopitasari Wulandari, Tesya Yannita, Defni YOLANDA, PUTRI Yulanda Saputri Yuni Ahda Yusrizal Yusrizal Yusrizal Yusrizal zultsatunni'mah zultsatunni'mah