Claim Missing Document
Check
Articles

EDUKASI PEMANFAATAN “RAJALOM” (RAMUAN JAMU LOMBOK) SEBAGAI MINUMAN PENAMBAH STAMINA DENGAN PEMBERDAYAAN ORGANISASI SOSIAL Diarti, Maruni Wiwin; Rohmi, Rohmi; Suhaema, Suhaema
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sasambo Vol. 4 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/jpms.v4i2.1064

Abstract

Analisis situasi permasalahan dari desa Karang Bayan yaitu desa Karang Bayan merupakan salah satu Desa yang ada di Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat jumlah penduduk 659.312 jiwa dengan mata pencaharian terbesar pedagang, buruh gudang, buruh pasar,peternak dan petani, yang menyebabkan mobilisasi yang tinggi dalam masyarakatnya, sehingga menyebabkan penularan Covid-19 yang tinggi. Berdasarkan studi pendahuluan dan hasil wawancara tingginya penularan Covid-19 karena pengetahuan masyarakat tentang PHBS dan Covid-19 terutama bagaimana penularan dan pencegahannya masih rendah. Belum optimalnya partisipasi kelompok masyarakat organisasi sosial seperti kader dan Karang taruna dalam pencegahan Covid-19 dan pemanfaatan tanaman obat keluarga seperti Jahe, Temulawak, Kunyit, Cengkeh, Sereh untuk imunitas atau meningkatkan stamina tubuh. Solusi yang ditawarkan  dengan edukasi, pelatihan dan pendampingan tentang Covid-19 (Penyebab, penularan, pencegahan, pengendalian) dan PHBS untuk pencegahan terjadinya meningkatnya Penularan Covid 19, pelatihan dan pendampingan pembuatan dan Penggunaan Suplement Kesehatan berbahan kearifan lokal tanaman obat keluarga seperti Jahe, Temulawak, Kunyit, Cengkeh, Sereh  dalam bentuk “Rajalom” Ramuan jamu Lombok serta memberikan bantuan bibit tanaman obat keluarga dalam pemanfaatan lahan sempit pekarangan dengan konsep desa model “Kebun Mini Sehat” keluarga, sehingga diharapkan ada keberlanjutan bahwa setiap keluarga dalam masyarakat memiliki kebun mini tanaman obat keluarga secara mandiri. Hasil PKM ini dapat meningkatkan menggerakkan kelompok masyarakat organisasi sosial seperti Kader dan Karang Taruna sebagai Mentor dan Role model dalam masyarakat di Desa melalui edukasi, pelatihan dan pendampingan penggunaan suplement kesehatan berbahan kearifan lokal tanaman obat keluarga seperti Jahe, Temulawak, Kunyit, Cengkeh, Sereh  dalam bentuk “Rajalom” Ramuan jamu Lombok meningkatkan stamina tubuh dan daya tahan tubuh (imunitas) dalam masa Pandemi Covid-19 dan membentuk Desa Karang Bayan menjadi Desa peduli dan siaga Covid-19, dengan konsep kembali ke alam “Back to Nature” membuat model “Kebun Mini Sehat” keluarga. 
Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil tentang Tanda Bahaya Kehamilan dengan Kepatuhan Melakukan Antenatal Care (ANC) Rohmi, Rohmi; R, Cakrawati
Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2025): Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan (November)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/bajik.v4i1.902

Abstract

Pregnancy compliance with antenatal care (ANC) is crucial for preventing pregnancy complications and ensuring the health of both mother and fetus. Knowledge of pregnancy danger signs is a key factor influencing ANC compliance. This study aims to determine the relationship between knowledge of pregnancy danger signs and ANC compliance. The study used a cross-sectional study design, with a sample of 100 pregnant women visiting the Integrated Health Post (Posyandu) and Community Health Center (Puskesmas) in District X, selected using purposive sampling. Data were collected through a structured questionnaire regarding knowledge of pregnancy danger signs and ANC visit records. Data analysis was performed using the Chi-square test to determine the relationship between variables. The results showed that pregnant women with good knowledge had higher ANC compliance than those with poor knowledge (p = 0.001; OR = 3.5). Conclusion: There is a significant relationship between knowledge of pregnancy danger signs and ANC compliance. Antenatal education and counseling efforts are essential to improve maternal compliance.
Co-Authors ,, Kuswati Abdul Aziz Abdullah Muzakar Adi Saputro, Endri Aditya, Mifta Aditya, Ronal Surya Agrijanti, Agrijanti Ahmad Zamani, Ahmad Akhmad Azmiardi Alvi Rosyidi Anam, Haerul Anasulfalah, Hakim Andrianto, Mohamad Rovan Anggi Hasian Silaban, Agnes Anik Kurniawati Aqsyari, Rizki Ardani, Windia Ari Ardia Pramesti, Risa Ari Kartiko, Ari Asfaraini, Risma Ayu Asfaraini, Risma Ayu Asiandi . Asmin, Risna Yunita Asmirah, Rika Asror, M. Zainul Auraldi Nansurya, Alga Aysah, Nu Daryanto Daryanto Dewi Lieskusumastuti, Anita Dewi Naeni Rohmah Dewi, Lale Budi Kusuma Dina Apriana Dina Irawati Dwi Indah Iswanti Dwi Lestari Dwi Retno Trisna Asih Dyah Fajarsari Eka Jatu Wulandari Eliza, Ida Eliza, Ida Eni Suryani Eri Pramuja, Wanda Erlin Yustin Tatontos Ernawati, Heni Erwansyah, Rio Ady Evi Sri Suryani Febri Susanti, Rinandita Fitiriani, Rohyana Getas, I Wayan Getas, I Wayan Hana Islamiyah Santjaka Hanif, Ihsan Hanifah, Lilik Harlita Harlita Hartini Haritani Haruna, Sri Rahma Herlina Herlina Hidayati, Anisa Husnul Mukti I Gusti Ayu Nyoman Danuyanti Ida Bagus Suryawan Ihdina Fityatal Hasanah, Yesi Ika Pantiawati Ika Yuli Ayuningrum Indah Permata Fitriani Indah Wulandari, Dwi Indarto Indarto Ismail, Aem Iswahyuni, Sri Joko Triwibowo, Joko Joko Yulianto, Dwi Karmadi, Karmadi Khansa Azizah, Fara Khusuma, Ari Kuntari, Saras Lalu Srigede, Lalu Mantasari, Arenta Maratul Munawar, Siti Maruni Wiwin Diarti Miranda Juandrina, Shella Mirsanti, Faradilla Mudrika Mudrika Muhammad fauzan Muhardi, M. Zul Kifly Musayadah, Musayadah Nia Agustiningsih, Nia Noerlita Ningrum, Andriani Novitasari, Meliana Nur Fauziah, Ani Nur Rokhmatun, Puji Nurhayati, Isnani Nurrochim, Nurrochim Nursalam Nursalam Nurul Inayati Oktaviani, Andi Dwi Ossie Happinasari Pancawati Ariami Permana, Bhakti Pradana Putri, Anggie Pradana, Anggie Puji Lestari, Apriliani Puspitasary, Kiki R, Cakrawati Rahma Widyaningrum, Nova Rahmat, Rezqiqah Aulia RAI WIADNYA, IDA BAGUS Rasyid Ridha, Achmad Ratna Kartika Dewi Reginata, Ni Luh Vira Rejo, Rejo Resnhaleksmana, Ersandhi Reza Kurnia, Febria Rina sri Hastami Rustamaji, Eva Royandriani Sabngatun, Sabngatun Sab’ngatun, Sab’ngatun Sasono, Tri Nuhudi Sayekti Heni Sunaryanti, Sri Setiawan Manurung, Budi Setyorini, Catur Silviana Kartika Sari Sindi Wardani, Galuh Siti Maesaroh Siti Zaetun, Siti Situmorang, Fransisco Solly Aryza Sri Suparti Srifitayani, Nur Rahma Suaryana, I Made Chandra Suciyati Suciyati, Suciyati Sugi Purwanti Suhaema Suhaema, Suhaema Suhardi, Muhamad SUHIRMAN SUHIRMAN Susi Rumiati Syauqi Mubarok, Ahmad Thomas Tandi Manu Tri Atmojo, Joko Tri Darmayanti, Aquartuti Tri Handayani, Rina Tri Nurhudi Sasono Tri Yuniarti, Tri Verasita, Prissy Walin . Widiyanto, Aris Widyastini, Ni Komang Ari Santi Yuliani , Ika Yunan Jiwintarum Zaitun, Siti