Claim Missing Document
Check
Articles

Upaya Pengelolaan Lingkungan – Upaya Pemantauan Lingkungan (UPL-UKL) jaringan irigasi Daerah Rawa Irigasi (DIR) Rantau Durian 2 Edy Hamid; Herry Wardono; Trisya Septiana
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 3 No. 2 (2023): Prosiding SNIP Vol.3 No.2 Tahun 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v3i2.428

Abstract

Dalam rangka meningkatkan produksi hasil pertanian dan mendukung pemenuhan pangan nasional,pengembangan lahan pertanian secara terpadu dan menyeluruh dilakukan dengan membangun daerah irigasi berikut jaringan irigasinya untuk menjamin ketersediaan air pertanian.Dengan adanya bangunan Irigasi Tersebut terutama di saluran sekundernya dapat mengatur tinggi rendah nya debit air yang ada di persawahan yaitu dengan membuat bangunan pintu air di saluran sekunder,sehingga pada ssat musim kemarau air tidak kering dan pada musim hujan air tidak membanjiri sawah tersebut.terbatasnya lahan mengingat sebagian besar wilayah di Kabupaten OKI berupa daerah rawa maka pemerintah Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang mengembangkan daerah rawa menjadi daerah irigasi lengkap dengan jaringan irigasi dan fasilitas penunjang lainnya. Kegiatan Pembangunan Daerah Irigasi di Kabupaten OKI . Menyadari dampak yang dapat terjadi akibat adanya rencana pembangunan tersebut, maka sejalan dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup bahwa setiap usaha dan atau kegiatan yang menimbulkan dampak penting terhadap lingkungan hidup wajib dilengkapi dengan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), serta sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No. 5 tahun 2012 tentang Jenis Usaha dan/atau Kegiatan yang Wajib Memiliki AMDAL, sementara AMDAL hanya diperuntukan untuk kegiatan seluas > 1000 ha, sedangkan kegiatan ini memiliki luas 420 ha. Maka kegiatan ini tidak diwajibkan memiliki Dokumen AMDAL akan tetapi diwajibkan menyusun dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UKL-UPL).
Optimalisasi produktivitas pada kegiatan pengangkutan di lokasi Tambang Batubara Arief Andriansyah; Herry Wardono; Armijon Armijon
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 3 No. 2 (2023): Prosiding SNIP Vol.3 No.2 Tahun 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v3i2.440

Abstract

Karya ilmiah membahas tentang ketidaktercapaian target produktivitas pengangkutan (hauling productivity) pada kegiatan pertambangan batubara di Site Muara Tiga Besar Utama (MTBU, Tanjung Enim, Sumatera Selatan. Penulis mengumpulkan data – data penyebab tidak tercapainya target tersebut, baik data primer maupun data sekunder. Kemudian penulis mencari akar penyebab tidak tercapainya target tersebut, akar penyebab tersebut antara lain kondisi permukaan jalan yang kurang mendukung, lebar badan jalan yang menyempit, kecepatan rata-rata (average speed) di bawah standart, banyaknya perimpangan tidak efektif di front, dan lain sebagainya. Tentunya kondisi ini selain menciptakan ketidaktercapaian produktivitas pengangkutan, hal ini juga meningkatkan biaya produksi, khusunya dalam biaya bahan bakar dan perawatan permukaan roda alat angkut. Penulis melakukan tindakan perbaikan antara lain memperbaiki lebar badan jalan yang mengalami penyempitan, menghampar agregat material kelas A dan melakukan pengecekan terhadap nilai California Bearing Ratio (CBR) pada area jalan, melandaikan beberapa titik jalan yang memiliki kemiringan yang curam, menerapkan proses pemadatan perkerasan badan jalan sesuai prosedur, membuat design tempat pemberhentian alat angkut, membuat design pengalihan akses jalan, dan lain sebagainya. Dengan beberapa perbaikan tersebut, dihasilkan terdapat kenaikan angka kecepatan rata-rata alat angkut dari 20,11 km/jam menjadi 22,36 km/jam. Dengan meningkatnya angka kecepatan rata-rata,angka produktivitas pengakutan pun meningkat dari angka 85,75% menjadi 98,5% atau setara dengan 842 m3/jam. Seiring dengan hal tersebut, angka produksi batubara pun meningkat.
Analisis Penilaian Kondisi Jembatan Sungai Dua Berdasarkan Metode Bridge Management System (BMS) di Kecamatan Rambutan Herianto Herianto; Aleksander Purba; Herry Wardono
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 3 No. 2 (2023): Prosiding SNIP Vol.3 No.2 Tahun 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v3i2.441

Abstract

Jembatan merupakan konstruksi yang sangat penting karena menghubungan 2 daratan yang terpisah oleh rintangan baik itu sungai, jalan atau yang lain. Apabila jembatan mengalami kerusakan, maka akan sangat mempengaruhi sarana transportasi dan distribusi didaerah tersebut. Demi mencegah hal tersebut, maka diperlukan upaya preventif berupa pemeriksaan jembatan. Kegiatan pemeriksaan jembatan dilaksanakan dibawah sistem manajemen jembatan atau Bridge Management System (BMS). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi jembatan dan untuk mendapatkan tindakan perbaikan atau penanganan yang tepat pada jembatan Sungai dua Kecamatan Rambutan. Penelitian ini dilakukan pada jembatan Sungai Dua di Kecamatan Rambutan Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan. Data yang digunakan berupa data primer dan data skunder. Data primer didapatkan melalui survei kondisi jembatan dengan dimensi kerusakan komponen jembatan yang hialng dan foto elemen elemen jembatan, sedangkan data sekunder didapatkan dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Selatan yaitu, SK jalan Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan dan peta jalan Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan. Dari hasil pemeriksaan dan penilaian menggunakan metode BMS didapatkan nilai kondisi Jembatan Sungai dua Kecamatan Rambutan dikategorikan Jembatan/elemen mengalami kerusakan yang memerlukan pemantauan dan pemeliharaan berkala (nilai = 2) dengan diperlukan usulan penanganan yaitu berupa pemeliharaan rutin.
Analisa Kondisi Jalan Menggunakan Metode SDI (Surface Distress Index) di Ruas Jalan Sp. Aji – Sp. Lubuk Dalam, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan Rama Kapitan; Herry Wardono; Gigih Forda Nama
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 3 No. 2 (2023): Prosiding SNIP Vol.3 No.2 Tahun 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v3i2.457

Abstract

Analisa kondisi jalan menggunakan metode SDI (Surface Distress Index) dilakukan di ruas jalan Sp. Aji – Sp. Lubuk Dalam Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan. Ruas ini merupakan ruas jalan kabupaten yang menghubungkan 7 kecamatan di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan yang harus mendapatkan perhatian lebih melalui penanganan jalan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi jalan, menganalisis jenis penanganan jalan. Data yang digunakan dalam penelitian adalah data primer dan data sekunder. Data primer didapatkan melalui survei kondisi jalan dengan pengukuran kerusakan jalan, sedangkan data sekunder didapatkan dari bidang bina marga Dinas PU-TR Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan yaitu, SK jalan Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan dan peta jalan Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan. Tahapan penelitian yaitu, identifikasi kerusakan jalan dengan melakukan pengukuran, rekapitulasi data dengan mengolah hasil survei, analisis data dengan metode SDI. Hasil penilaian untuk ruas Jl. Sp. Aji – Sp. Lubuk Dalam kondisi ringan 2,6 km dan kondisi rusak berat 7,2 km. Untuk jenis penanganan yang dilakukan Jl. Sp. Aji – Sp. Lubuk Dalam adalah rekonstruksi/ peningkatan jalan dan pemeliharaan berkala jalan/ rehabilitasi.
Analisa Kegiatan Program Kerjasama Antara TNI dan Pemerintah Daerah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan Studi Kasus Kegiatan Ruas Jalan Menuju Desa Pematang Obar Hidayat Suryanegara; Herry Wardono; Armijon Armijon
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 3 No. 2 (2023): Prosiding SNIP Vol.3 No.2 Tahun 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v3i2.462

Abstract

Pembangunan desa sangat vital bagi pertumbuhan daerah dan nasional. Desa adalah tingkat pemerintahan terendah, tetapi berada di garis depan masyarakat. Agenda pembangunan pemerintah akan selalu melibatkan masyarakat. Pelaksaaan Program pembangunan ini memerlukan penggabungan antara instansi dan kerjasama pemangku kepentingan. Tentara Nasinal Indonesia (TNI) dapat bekerjasama dengan pemangku kepentingan desa. Pasal 7 ayat 2b no.9 UU 34 Tahun 2004 tentang TNI menyatakan bahwa tujuan pokok TNI adalah membantu pemerintah daerah dalam kegiatan militer nonperang. Desa Berkembang TNI Manunggal (TMMD) merupakan salah satu bentuk Operasi TNI Bhakti, program terpadu lintas sektoral antara TNI dengan Departemen, Lembaga Pemerintah Non Departemen, Pemerintah Daerah, dan komponen bangsa lainnya, yang dilakukan bersama masyarakat untuk percepatan pembangunan di Indonesia. Perdesaan tertinggal, berbatasan, dan kumuh. Penelitian ini mengevaluasi program TMMD di Desa Pematang Obar Kecamatan Pulau Beringin Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan dengan menggunakan teori William N. Dunn yang memuat enam indikator yaitu efektivitas, efisiensi, kecukupan, pemerataan, daya tanggap, dan ketepatan. Deskriptif, penelitian kualitatif digunakan. Wawancara, observasi, dan dokumentasi memperoleh data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan program TMMD Desa Pematang Obar Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan telah berjalan cukup baik dan memenuhi enam indikator evaluasi kebijakan. Kegiatan TMMD ini dinilai baik dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat dan hasil yang sudah terlaksanakan bisa dijaga dengan baik oleh masyarakat dan dapat dikembangankan lagi oleh masyarakat setempat.
ANALISI IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP DI KABUPATEN OGAN KOMERING ULU (STUDI PADA DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN PT. SEMEN BATURAJA (PERSERO) TBK KABUPATEN OGAN KOMERING ULU) Yesi Yandriani; Muh Sarkowi; Herry Wardono
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 3 No. 2 (2023): Prosiding SNIP Vol.3 No.2 Tahun 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v3i2.465

Abstract

Permasalahan lingkungan hidup yang menjadi sumber pencemaran utama daerah Kecamatan Baturaja Barat berasal dari limbah debu dari proses produksi PT. Semen Baturaja (Persero) tbk dan kebiasaan masyarkat di sepanjang aliran sungai ogan membuang sampah dan limbah ke sungai. Penelitian ini dimaksudkan untuk mempelajari dan menganalisis implementasi kebijakan dan peran aparatur Dinas Lingkungan Hidup dilihat dari indikator, Communication (Komunikasi), Resources (sumber daya), Disposition (disposisi) dan Buraucraticc the Structure (struktur birokrasi) dalam pengelolaan limbah debu dari industri produksi PT. Semen Baturaja (Persero) tbk di Kecamatan Baturaja Barat Kabupaten Ogan Komering Ulu. Peneliti ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Teknis analisis data yang digunakan adalah model analisis Interaktif Miles dan Huberman yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan yang terakhir yaitu penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek komunikasi, sumber daya, disposisi dan struktur birokrasi memiliki hubungan yang strategis terhadap implementasi kebijakan pengelolaan lingkungan hidup di Kabupaten ogan Komering Ulu khususnya proses pengendalian limbah yang mencemari udara dan aliran sungai ogan. Dalam implementasi kebijakan pengelolaan limbah industri di Wilayah Kecamatan Baturaja Barat Kabupaten Ogan Komering Ulu masih banyak dihadapkan dengan hambatan baik teknis dan non teknis berupa terbatasnya sumber daya manusia yang memiliki pengalaman dan pengetahuan/keterampilan teknis di bidang pengelolaan lingkungan hidup, dan kurangnya pemahaman sektor swasta dan masyarakat yang menghasilkan limbah yang menimbulkan pencemaran lingkungan untuk melaksanakan kewajiban sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu serta struktur kelembagaan yang belum memadai sesuai kebutuhan pembangunan sektor lingkungan.
PENGARUH FLY ASH TERHADAP KEKUATAN BETON Yusniati Eka Saputri; Dikpride Despa; Herry Wardono
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 3 No. 2 (2023): Prosiding SNIP Vol.3 No.2 Tahun 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v3i2.481

Abstract

Dalam menghasilkan beton dengan kualitas baik dan kuat tekan yang tinggi, maka proses pembuatan beton dari mulai terjadinya reaksi kimia dan masa pemeliharaan harus diperhatikan. Karena, hal tersebut mampu mempengaruhi kualitas beton. Seiring berkembangnya pembangunan infrastruktur di Indonesia, maka perkembangan inovasi dalam material penyusun beton juga berkembang, Salah satunya, penambahan bahan tambahan fly ash dan kawat. Fly ash akan berperan sebagai bahan tambahan dalam campuran beton untuk meningkatkan kuat tekan dan meningkatkan keliatan (ducility) beton sehingga mempermudah dalam pengerjaan, sedangkan kawat akan berperan sebagai serat dan membuat beton menjadi lebih kuat terhadap beban tarik dan juga tekan. Dalam penelitian ini, dilakukan uji beton tanpa fly ash dan kawat (beton normal) serta uji beton dengan fly ash dan kawat dengan variasi konsentrasi serat sebesar 0,1%, 0,2%, dan 0,3% pada beton mutu K-225, dengam metode perancangan beton US Bureau of Reclamtion. Beton dilakukan terhadap uji kuat tekannya pada umur 3, 7, 21, 28 hari dan terhadap tarik belah pada umur 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beton yang memiliki uji kuat tekan beton paling besar yaitu pada konsentrasi serat 0,3% pada umur 28 hari sebesar 10,4% dari kuat tekan beton normal dan meningkatkan kuat tarik sebesar 20,4% dari beton normal.
HARMONISASI TARIF JASA KE PELABUHANAN YANG BERBASIS MODEL SUSTAINABLE SURVEILANCE PADA PENYEDIA JASA /PENGGUNA JASA/OWNER CARGO DALAM RANGKA EFISIENSI DAN PEMANGKASAN BIAYA LOGISTIK DI PELABUHAN UTAMA Andi Fiardi; Herry Wardono; Dikpride Despa
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 3 No. 2 (2023): Prosiding SNIP Vol.3 No.2 Tahun 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v3i2.495

Abstract

Berbagai permasalahan di banyak Pelabuhan di Indonesia yang di antaranya diindikasikan masih terdapat double cost dan markup cost antara Penyedia Jasa yang dikenakan kepada Pengguna Jasa (Owner Cargo) serta kurang keterbukaannya para penyedia jasa atas biaya dikenakan kepada pengguna jasa sehingga pengawasan tidak efektif. Sementara itu, Pelabuhan merupakan salah satu dari program Presiden yang termasuk program Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) yang salah satu tujuannya adalah pemangkasan biaya logistik kepelabuhanan. Sebagai upaya menindaklanjuti permasalahan dan mendukung program tersebut, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) baik Pelabuhan Utama maupun Kelas I yang mempunyai tugas pengaturan, pembinaan, pengendalian dan pengawasan kegiatan kepelabuhanan di Pelabuhan melalui fungsi pengawasan terhadap Tarif Jasa Kepelabuhanan berupaya untuk mewujudkan efisiensi dan pemangkasan biaya logistik melalui Harmonisasi Tarif Jasa Kepelabuhanan di seluruh Pelabuhan. Adapun Harmonisasi Tarif merupakan suatu langkah dalam upaya identifikasi dan mengetahui kepastian komponen tarif biaya pada siklus jasa di ekosistem logistik kepelabuhanan yang meliputi jasa kepelabuhanan, jasa terkait dengan kepelabuhanan dan jasa terkait dengan angkutan di peraian, yang dikenakan oleh Penyedia Jasa kepada Pengguna Jasa (owner cargo) dan memberi pengaruh terhadap biaya logistik di sektor transportasi laut. Harmonisasi Tarif dilaksanakan dengan berbasis model sustainable surveillance yang diharapkan menjadi metode pengawasan yang terkonsolidasi dan mapan dalam penerapannya sehingga dapat mewujudkan peningkatan fungsi pengawasan Kantor Pelabuhan di setiap Pelabuhan. Tahap awal sustainable surveillance terhadap tarif ini dilaksanakan dengan melaksanakan metode kausal komparatif, pengumpulan data-data tarif dari seluruh asosiasi penyedia jasa dan/atau sebagian perusahaan dan owner cargo, pelaksanaan wawancara penyedia jasa dan owner cargo dan penegasan terhadap peraturan-peraturan serta ketentuan yang berlaku. Sehubungan dengan ekosistem logistik kepelabuhanan yang cukup luas beserta pelaku usahanya, pada tahap ini dimulai dari pelaksanaan tinjauan dan kajian oleh KSOP Kelas I Panjang dan mengambil sampel di beberapa Provinsi terutama di setiap Pelabuhan Utama, antara lain jasa Depo Petikemas di Pelabuhan yang nanti akan dilanjutkan terhadap jasa-jasa lainnya yang berperan langsung memberikan dampak kepada biaya logistik di setiap Pelabuhan Adapun hasil didapat antara lain diperoleh beberapa data jenis tarif dan hal-hal yang menjadi perhatian dalam penentuan tarif jasa pada Depo Petikemas yaitu perlunya diatur batas bawah dan batas atas tarif serta ditetapkannya standar layanan minimum pelayanan untuk menjamin persaingan usaha yang sehat dan tarif pelayanan jasa yang wajar serta perlunya penegasan peran asosiasi pengguna jasa dan penyedia
Studi Kawasan Tambak Di Pesisir Pantai Timur Kecamatan Sungai Menang Kabupaten Ogan Komering Ilir Eko Wahid Apriansyah; Herry Wardono; Armijon Armijon
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 3 No. 2 (2023): Prosiding SNIP Vol.3 No.2 Tahun 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v3i2.496

Abstract

Wilayah Pesisir merupakan wilayah dinamis yang menjadi wilayah pertemuan dua ekosistem besar yaitu ekosistem laut dan ekosistem darat. Budidaya tambak merupakan potensi di wilayah pesisir pantai timur yang ada di Kabupaten Ogan Komering Ilir.Untuk mengoptimalisasikan tambak ikan dan udang di pesisir pantai timur Kabupaten Ogan Komering Ilir, maka perlu dilakukan pemetaan lahan terhadap lokasi pesisir sebagai kawasan budidaya tambak. Seiring perubahan cuaca yang tak menentu, ketersediaan lahan tambak pasti mengalami perubahan yang dikarenakan beberapa faktor yang mempengaruhi seperti tinggi nya air laut saat pasang, pengalihan fungsi lahan tambak dan faktor lain yang disebabkan oleh alam maupun manusia. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengukur langsung ke lapangan dan wawancara dengan pemilik lahan tambak. Data lapangan yang diperoleh tersebut kemudian diolah menggunakan software ArcGIS 10.8 sehingga dihasilkan suatu peta dasar tematik selanjutnya dapat dilakukan analisis kesesuaian lahan tambak berdasarkan parameter karakteristik lahan dan kesesuaian lahan. Hasil dalam penelitian ini yaitu adanya sebaran tambak di Kecamatan Sungai Menang dan Analisis kesesuaian lahan
Analisis Perhitungan dan Penanganan Preservasi Jalan Pada Ruas Jalan Talang Jaya-Sungai Menang Kabupaten Ogan Komering Ilir Budiman Budiman; Herry Wardono; Muh Sarkowi
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 3 No. 2 (2023): Prosiding SNIP Vol.3 No.2 Tahun 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v3i2.499

Abstract

Sebagai prasarana penunjang utama transportasi darat dan prasarana pergerakan aktivitas masyarakat, kondisi jalan yang baik (mantap) sangat berdampak pada kondisi sosial dan ekonomi terutama pada sarana transportasi darat. Untuk itu, kondisi jalan yang baik (mantap) harus secara berkala dilakukan peninjauan untuk memastikan kerusakan yang terjadi dapat dideteksi secara dini sebelum kerusakan jalan tersebut menjadi lebih parah. Penyebab kerusakan jalan banyak di akibatkan oleh beban kendaraan yang melintas melebihi dari beban kendaraan yang direncanakan, serta jumlah volume kendaraan yang terus meningkat melebihi kapasitas jalan. Hal tersebutlah yang terjadi pada ruas jalan yang ditinjau yaitu Ruas Jalan Talang Jaya – Sungai Menang Kab.Ogan Komering Ilir, pada ruas ini jalan menopang beban dengan melebihi kapasitas jalan, mengingat lokasi jalan berada di kawasan perkebunan sawit dan Karet yang tentunya menjadi akses utama dalam mengangkut hasil pertanian. Dalam Penelitian ini tentunya dilakukan berbagai survei salah satunya Survei Nilai Kondisi Jalan, Survei LHR Jalan, dan Pengujian CBR lapangan. Untuk mengolah data tersebut penulis membuat program perhitungan desain perkerasan jalan menggunakan bantuan program Microsof Excel yang mengacu pada MDJP Revisi 2017. Dari hasil penelitian Ruas Jalan Talang Jaya-Sungai Menang yang ditinjau sepanjang 16,084 Km mulai dari STA 2+000 s.d 15+200, penelitian ini didapatkan bahwa nilai kondisi jalan dari STA 2+000 s.d 15+200 menunjukkan bahwa jalan dalam kondisi rusak berat dan memerlukan penganan berupa rekonstruksi. Dalam perhitungan LHRT rencana, nilai kumulatif kelompok sumbu (KKS) kendaraan berat tahun 2020 sd 2060 yang diperoleh adalah 4,23E+06, nilai tersebut dapat dikategorikan sebagai jalan dengan lalu lintas berat. Untuk nilai CBR lapangan yang didapat adalah 6,3%, maka ruas jalan tersebut tidak diperlukan perbaikan tanah dasar. Selain itu, berdasarkan nilai KKS dan nilai CBR lapangan yang didapat jenis perkerasan yang terpilih dapat menggunakan Flexible Pavement ataupun Rigid Pavement. Dalam hal ini Rigid Pavement dipilih sebagai Rencana Desain Perkerasan dengan Jenis dan tebal lapisan terpilih terdiri dari lapisan drainse 15 cm, lantai kerja 10 cm, dan beton 26,5 cm.
Co-Authors A.Yudi Eka Risano A.Yudi Eka Risano, A.Yudi Eka Abdul Aziz Abdul Kadir Fajarudin Abdullah Achmad Tarmizi Adi Ernadi afrisol putra Agus Sugiri, Agus Agustina Iryani, Dewi Ahmad Suudi Akhmad Riszal Aleksander Purba Amrizal Danur Sasongko Amrul Amrul Amrul Amrul Anandati, Ghea Maulidaco Andi Fiardi Andika Wiwaha Angelia Eka Salsabillah Anwar, Syaipudin Ari Andrew Pane Ari Andrew Pane, Ari Andrew Arief Andriansyah Armijon Armijon Arya Perdana, Guntur Aviati S., Yuniar Aziz, Sholhan Badaruddin, M. Bagus Rachmad Akbar Bagus Rachmad Akbar, Bagus Rachmad Bambang Supriyadi Basuki, Muji br Ginting, Simparmin Budiman Budiman Chandra Winata Pandapotan Chandra Winata Pandapotan, Chandra Winata Cheria Ayu Aditya Darmansyah DARMANSYAH . Darmansyah . Darmansyah . Darmansyah Darmansyah Darmansyah Darmansyah Denfi Efendri Denfi Efendri, Denfi Devi Permata Sari Devi Permata Sari Dewi Agustina Iryani Dewi Agustina Iryani Dewi Agustina Iryani, Dewi Agustina Dhesta Ari Andut Dian Eka Pratama Dian Eka Pratama, Dian Eka Dikpride Despa Edy Hamid Eko Pujiyulianto Eko Putra Eko Wahid Apriansyah Erisha Putri Erlangga, Sona Febri Antonia Fiandra, Firda Ghea Maulidaco Anandati Gigih Forda Nama Ginting, Simparmin Boru Guntur Arya Perdana Hadi Prayitno Hadi Prayitno, Hadi Hariani, Pepi Harmen Hassanah, Mareta Heri Rustamaji Herti Utami Herti Utami Hidayat Suryanegara Huda, Zulmiftah Hutama, Saka Mahidaya Ika Kustiani Irza Sukmana Irza Sukmana Irza Sukmana, Irza Ishak Islamia, Ulfa Junaidi Supratman Junaidi Supratman, Junaidi Juwanda Alsya Kadek Edi Artana Kustiani, I. M. Dyan Susila M. Dyan Susila ES M. Haviz Mareli Telaumbanua Martinus Martinus Martinus, Martinus Medriansyah Meizano Ardi Muhammad Miranda, Thalya Muh Sarkowi Muhammad Abdillah Sjaheru Muhammad Budi Setiawan Muhammad Hanif Muhammad Hanif Muhammad Sarkowi Mundir Nikolaus Derry Chandra Nikolaus Derry Chandra Novian Korin A Novian Korin A, Novian Noviansah, Try Nurul Azmi, Nurul Oki Endrata Wijaya Panji Kurniawan Paundra, Fajar Praja, Rozak Putra , Ferly Indra Putri, Erisha Rahmadi, Ahmad Rahmansyah, Arif Rama Kapitan Ratna Widiyawati Ratna Widyawati Renardy, B Niko Risano, Yudi Eka A Risuli Utama Riszal, Akhmad Rizal Adi Saputra Rozak Indra Praja Sandy Dwi Hardin Santoso, Arief Adkha Sari, Putri Fitria Sarkowi, M Sepyanto, Weldy Sihombing, Gunawan Poniton R.P. Simparmin br Ginting simparmin ginting Siti Fatimah Solly Aryza Sri Ismiyati Damayanti Sri Waluyo Sri Waluyo Sugiyanto - Suharno Suharno Suharno Suharno Syamsul Arifin Tarkono Tarkono Tebu, Yohanes Yonathan Thalya Miranda Thohirin, Muh Tohari Tohari Toni Hidayat Trisya Septiana Ulfa Islamia Wijaya, Muhammad Niki Winata, B. F. Yesi Yandriani Yuli Darni Yunita , Diana Yusniati Eka Saputri