p-Index From 2021 - 2026
6.905
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Nusantara Islam Marwah: Jurnal Perempuan, Agama dan Jender TARBIYA : Journal Education in Muslim Society Jurnal Pendidikan Agama Islam ATTARBIYAH: Journal of Islamic Culture and Education Indonesian Journal of Islamic Educational Management Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Journal AL-MUDARRIS JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Basicedu Komposisi: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Seni ADI Journal on Recent Innovation (AJRI) Mumtaz: Jurnal Studi Al-Quran dan Keislaman Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Tarbiyatuna: Jurnal Pendidikan Ilmiah Indo-MathEdu Intellectuals Journal Kode : Jurnal Bahasa Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat Mudabbir: Journal Research and Education Studies Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Journal of Comprehensive Science Jurnal Basicedu At-Thullab : Jurnal Mahasiswa Studi Islam Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Madani: Multidisciplinary Scientific Journal Nanggroe: Journal Of Scholarly Service Hikami : Jurnal Ilmu Alquran dan Tafsir Jurnal Konseling Pendidikan Islam Nanggroe: Journal of Scholarly Service J-STAF: Siddiq, Tabligh, Amanah, Fathonah International Journal of Nusantara Islam As-Sulthan Journal of Education Journal of Al-Ilmu: Journal of Islamic Research and Education Journal of Higher Education and Academic Advancement
Claim Missing Document
Check
Articles

EPISTEMOLOGI ILMU SOSIAL: SEBUAH KOMPARASI PARADIGMA ISLAM DAN BARAT Tri Al Rizqi, Idnur; Sinta Nabilah, Mashdalia; Febrianti, Miska; Lintang Nindyasari, Ones; Nur Fitriany, Syalma; Arief, Armai
At-Thullab : Jurnal Mahasiswa Studi Islam Vol. 8 No. 1 (2026): Ahwal Syakhsiyah, Pendidikan Agama Islam, Ekonomi Islam
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/tullab.vol8.iss1.art7

Abstract

Ilmu sosial kontemporer banyak dibangun di atas epistemologi Barat yang berakar pada rasionalisme dan empirisme, sehingga cenderung memisahkan aspek moral dan spiritual dari proses pengetahuan. Namun, perspektif ini memperoleh kritik dari tradisi Islam yang memandang wahyu dan akal sebagai sumber ilmu yang saling melengkapi. Penelitian ini bertujuan mengkomparasi paradigma epistemologis, tujuan, dan aksiologi ilmu sosial dalam budaya Barat dan Islam, guna merumuskan model keilmuan yang relevan bagi masyarakat Muslim kontemporer. Metode yang digunakan adalah studi kualitatif dengan pendekatan komparatif melalui studi dokumen terhadap buku dan artikel ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan epistemologi Barat menekankan netralitas nilai, rasionalitas instrumental, dan tujuan pragmatis-teknokratik, sementara itu epistemologi Islam memadukan wahyu, akal, empiris, dan intuisi, sehingga ilmu sosial diarahkan untuk transformasi sosial yang berkeadilan dan mendekatkan manusia pada nilai transendental. Aksiologi Islam menekankan integrasi etika dan spiritualitas dalam penerapan ilmu, menjadikannya alternatif penting di tengah krisis moral modern. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan normatif-transendental Islam menawarkan paradigma ilmu sosial yang lebih utuh, humanistik, dan relevan dalam menjawab tantangan kontemporer.
PENINGKATAN LITERASI DIGITAL DAN KREATIVITAS SISWA DALAM PEMBELAJARAN PAI MENGGUNAKAN MEDIA CHROMEBOOK BERBASIS APLIKASI CANVA Maryam, Qorrie Aina; Arief, Armai; Ghofur, Abdul
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i1.9198

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of using Chromebooks with the Canva application to improve students' digital literacy and creativity in Islamic Religious Education (IRE) at the elementary school level. The integration of technology in IRE is an urgent need in the digital age that must be addressed. This study uses a mixed methods approach with an explanatory sequential strategy. The research subjects were fifth and sixth grade students. Data collection was conducted through tests, observations, interviews, and documentation, analyzed using Wilcoxon and N-Gain statistical tests, as well as qualitative descriptive analysis. The results showed: 1) There was a significant increase in the variables of digital literacy and creativity in both classes (Asymp. Sig < 0.001); 2) The effectiveness of the improvement in Grade V was classified as High (N-Gain Literacy 0.81; Creativity 0.85) and was superior to Grade VI (Medium category), challenging the assumption of linearity in cognitive development; 3) The scaffolding strategy was proven to be successful in transforming technical anxiety into computer self-efficacy; 4) The use of technology also strengthened the ethical dimension through the practice of validating sources of arguments. This study concludes that Chromebook and Canva are effective adaptive learning media for accelerating students' digital competence and creative character in Islamic Religious Education (IRE) subjects. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas penggunaan media Chromebook berbasis aplikasi Canva dalam meningkatkan literasi digital dan kreativitas siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di tingkat sekolah dasar. Integrasi teknologi dalam PAI merupakan urgensi di era digital yang perlu diatasi. Penelitian ini menggunakan metode kombinasi (mixed methods) dengan strategi explanatory sequential. Subjek penelitian adalah siswa Kelas V dan VI. Pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi, dianalisis menggunakan uji statistik Wilcoxon dan N-Gain, serta analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Terdapat peningkatan signifikan pada variabel literasi digital dan kreativitas di kedua kelas (Asymp. Sig < 0,001); 2) Efektivitas peningkatan pada Kelas V tergolong kategori Tinggi (N-Gain Literasi 0,81; Kreativitas 0,85) dan lebih unggul dibandingkan Kelas VI (kategori Sedang), menantang asumsi linieritas perkembangan kognitif; 3) Strategi scaffolding terbukti berhasil mengubah kecemasan teknis menjadi computer self-efficacy; 4) Pemanfaatan teknologi juga memperkuat dimensi etika melalui praktik validasi sumber dalil. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Chromebook dan Canva adalah media pembelajaran adaptif yang efektif untuk mengakselerasi kompetensi digital dan karakter kreatif siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI).
Analisis Perubahan Pola Perilaku Terhadap Penggunaan Media Sosial Di SMK Sasmita Jaya 01, Pamulang (Perspektif Pendidikan Akhlak Ibnu Miskawaih) Khoirunnifal, Muhammad; Arief, Armai; Munadi, Yudhi
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i1.1918

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam bagaimana penggunaan media sosial memengaruhi perubahan pola perilaku pada siswa di SMK Sasmita Jaya 01 Pamulang. Fokus utama penelitian ini adalah mengidentifikasi bentuk-bentuk perubahan perilaku, baik positif maupun negatif, yang terjadi akibat interaksi intensif siswa dengan berbagai platform media sosial. Hasil dari analisis ini diharapkan dapat memberikan pemahaman komprehensif mengenai dinamika perilaku siswa di era digital, yang sangat penting sebagai landasan bagi upaya pendidikan akhlak yang lebih relevan dan efektif di sekolah. Peneltian ini dilakukakan karena realitas media sosial telah menjadi bagian integral dari kehidupan remaja, menawarkan kemudahan akses informasi sekaligus tantangan dalam pembentukan karakter dan akhlak. Perubahan pola perilaku, mulai dari interaksi sosial, etika komunikasi, hingga fokus belajar, memerlukan perhatian serius dalam konteks Pendidikan Agama Islam. Dengan mengkaji perubahan perilaku melalui perspektif pendidikan akhlak, penelitian ini mengisi kekosongan literatur tentang bagaimana prinsip-prinsip moralitas Islam dapat diterapkan sebagai solusi atau filter terhadap dampak negatif media sosial, sekaligus mengoptimalkan potensi positifnya. Secara konseptual, penelitian ini mendasarkan diri pada Perspektif Pendidikan Akhlak Ibnu Miskawaih, dengan fokus pada bagaimana upaya tahdzib al-akhlaq dapat diaplikasikan untuk membentuk kesadaran etika dalam bermedia sosial. Penekanan diberikan pada peran akal dan kemauan dalam mengendalikan dampak negatif teknologi. Metode yang diterapkan adalah Kualitatif Deskriptif, yang berupaya mendeskripsikan secara utuh fenomena yang terjadi di SMK Sasmita Jaya 01 Pamulang. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik triangulasi, mencakup wawancara terstruktur, observasi di kelas dan luar kelas, serta pengkajian dokumen terkait kurikulum. Seluruh data dianalisis secara induktif untuk menemukan pola-pola perubahan perilaku dan menyusun rekomendasi yang berbasis pada teori Ibnu Miskawaih.
OPTIMALISASI SISTEM MANAJEMEN PENGETAHUAN DI SMP ISLAM RADEN PATAH Nikma, Sulalatun; Kurniasari, Murni; Arief, Armai; Asy’ari, Hasyim
Jurnal Education and Development Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i1.7776

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pendekatan inovatif melalui manajemen pengetahuan dalam Pembelajaran PAI di SMP Islam Raden Patah. Metode penelitian menggunakan kualitatif deskriptif. Teknik pengambilan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik keabsahan data hasil penelitian dilakukan melalui triangulasi yang berakhir dengan kesimpulan dan sintesis baru mengenai manajemen pengetahuan di SMP Islam Raden Patah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMP Islam Raden Patah melakukan inovasi dalam pembelajaran PAI melalui lima komponen yaitu: 1) personal knowledge melalui rekrutmen tenaga kependidikan, 2) job procedure melalui penugasan tenaga kependidikan, 3) teknologi melalui pemanfaatan situs dan fasilitas sekolah seperti moodle, wifi, sistem pembelajaran daring melalui zoom dan fasilitas email lembaga dalam distribusi pengetahuan. 4) peran kepemimpinan melalui supervisi, 5) lingkungan organisasi melalui sistem distribusi kerja sama yang baik antara guru dan siswa.
Implementations of Blended Learning from the Al-Qur’an Perspective Suhada, Suhada; Arief, Armai; Sarnoto, Ahmad Zain
ADI Journal on Recent Innovation Vol. 6 No. 2 (2025): March
Publisher : ADI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34306/ajri.v6i2.1187

Abstract

Blended learning is a relevant learning model to answer the challenges of the 21st century, where technology and the internet play an important role. However, the implementation of blended learning in higher education still faces obstacles in adjusting modern educational values with spiritual values. This study aims to analyze blended learning from the perspective of the Qur'an, with a case study at University of Raharja, Tangerang City. The main challenges raised is how blended learning can be integrated with the values of the Qur'an to create holistic learning. The research method uses a descriptive qualitative approach of the Miles and Huberman model to systematically describe data from various references. In addition, the thematic interpretation method (tafsîr maudhû’î) is used to analyze relevant verses of the Qur'an. The results of the study indicate that blended learning is in accordance with the learning values in the Qur'an, as reflected in the stories of the prophets and verses about learning from the universe. This model has proven to be flexible, efficient, and effective, as supported by Curtis J. Bonk, Simon Krisztián, and Erica Lynn Kolat. This study also found that blended learning can be a relevant learning solution in the digital era if implemented by considering spiritual aspects. The conclusion of the study is that blended learning not only supports modern learning, but also has a strong foundation in the values of the Qur'an. This makes an important contribution to the development of higher education in Indonesia.
Analisis Perubahan Pola Perilaku Terhadap Penggunaan Media Sosial Di SMK Sasmita Jaya 01, Pamulang (Perspektif Pendidikan Akhlak Ibnu Miskawaih) Muhammad Khoirunnifal; Armai Arief; Yudhi Munadi
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i1.1918

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam bagaimana penggunaan media sosial memengaruhi perubahan pola perilaku pada siswa di SMK Sasmita Jaya 01 Pamulang. Fokus utama penelitian ini adalah mengidentifikasi bentuk-bentuk perubahan perilaku, baik positif maupun negatif, yang terjadi akibat interaksi intensif siswa dengan berbagai platform media sosial. Hasil dari analisis ini diharapkan dapat memberikan pemahaman komprehensif mengenai dinamika perilaku siswa di era digital, yang sangat penting sebagai landasan bagi upaya pendidikan akhlak yang lebih relevan dan efektif di sekolah. Peneltian ini dilakukakan karena realitas media sosial telah menjadi bagian integral dari kehidupan remaja, menawarkan kemudahan akses informasi sekaligus tantangan dalam pembentukan karakter dan akhlak. Perubahan pola perilaku, mulai dari interaksi sosial, etika komunikasi, hingga fokus belajar, memerlukan perhatian serius dalam konteks Pendidikan Agama Islam. Dengan mengkaji perubahan perilaku melalui perspektif pendidikan akhlak, penelitian ini mengisi kekosongan literatur tentang bagaimana prinsip-prinsip moralitas Islam dapat diterapkan sebagai solusi atau filter terhadap dampak negatif media sosial, sekaligus mengoptimalkan potensi positifnya. Secara konseptual, penelitian ini mendasarkan diri pada Perspektif Pendidikan Akhlak Ibnu Miskawaih, dengan fokus pada bagaimana upaya tahdzib al-akhlaq dapat diaplikasikan untuk membentuk kesadaran etika dalam bermedia sosial. Penekanan diberikan pada peran akal dan kemauan dalam mengendalikan dampak negatif teknologi. Metode yang diterapkan adalah Kualitatif Deskriptif, yang berupaya mendeskripsikan secara utuh fenomena yang terjadi di SMK Sasmita Jaya 01 Pamulang. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik triangulasi, mencakup wawancara terstruktur, observasi di kelas dan luar kelas, serta pengkajian dokumen terkait kurikulum. Seluruh data dianalisis secara induktif untuk menemukan pola-pola perubahan perilaku dan menyusun rekomendasi yang berbasis pada teori Ibnu Miskawaih.
EPISTEMOLOGI ILMU DALAM PENDIDIKAN ISLAM: ANALISIS STUDI PUSTAKA TERHADAP DIKOTOMI, INTEGRASI, DAN INTERKONEKSI ILMU PENGETAHUAN Pausil; Muhammad Zalnur; Armai Arief
As-Sulthan Journal of Education Vol. 3 No. 1 (2026): Januari
Publisher : As-Sulthan Journal of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The epistemology of knowledge is a crucial foundation in the development of Islamic education because it determines the perspective on the source, validity, and purpose of knowledge. A persistent problem in contemporary Islamic education is the dichotomy between religious and general knowledge, which has resulted in fragmentation of knowledge and a weakening of the integration of Islamic values. This study aims to analyze the epistemology of knowledge in Islamic education through an examination of the concepts of dichotomy, integration, and interconnection of knowledge. This study uses a qualitative approach with library research methods, examining the works of classical and contemporary Muslim thinkers and scientific journal articles relevant to the philosophy of knowledge and Islamic education. Data analysis techniques include content analysis and conceptual-philosophical analysis to uncover the epistemological assumptions and educational implications of these concepts. The results of the study indicate that the dichotomy of knowledge is a historical construct influenced by the paradigm of Western secularism and is inconsistent with the Islamic worldview. The concept of integration of knowledge seeks to unite religious and general knowledge within the framework of monotheism, while the approach of interconnection of knowledge emphasizes dialogue and interdisciplinary connections in understanding the complexity of reality. This research confirms that the integrative-interconnective paradigm is a relevant epistemological approach to reconstruct Islamic education to make it more holistic, valuable, and responsive to the challenges of the times.
Strategi Holistik Retensi Guru Di Sekolah Islam Terpadu: Studi Kasus SMPIT Al Itqon Bogor Bayan Rahman; Nur Atik Azkiyah; Hasyim Asy&#039;ari; Armai Arief
Indonesian Journal of Islamic Educational Management Vol. 8 No. 2 (2025): IJIEM
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teacher retention is a key factor in maintaining the stability and quality of education, especially in the integrated Islamic school environment. Challenges in retaining experienced teachers often arise due to welfare dynamics, workload, and career development needs. This study aims to analyze the teacher retention strategy implemented at SMPIT Al Itqon Bogor as an effort to create sustainability in the quality of education. This study uses a descriptive qualitative research method of data collection techniques through interviews with school principals, vice principals and human resource development coordinators as well as permanent teachers with a minimum service period of five years. The results of the study show that there are five main strategies in retaining teachers, namely sustainable development of professional competencies, providing financial and non-financial welfare, regular spiritual coaching, creating a conducive work environment, and strengthening managerial communication. The retention strategy implemented is holistic by integrating professional aspects, welfare, spirituality, and organizational culture based on Islamic values. The success of teacher retention at SMPIT AL ITQON Bogor is the result of the synergy of various dimensions that strengthen each other, as well as becoming a model of human resource management that is relevant for the development of other integrated Islamic educational institutions. The novelty of this research lies in the teacher retention model based on the integration of professional and spiritual values in the context of integrated Islamic schools, which has not been widely studied in previous research
APPLICATION OF CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING MODEL IN DEVELOPING CRITICAL THINKING SKILLS IN FIQH THAHARAH LESSONS: A CASE STUDY AT THE ANNUR DARUNNAJAH 8 ISLAMIC BOARDING SCHOOL IN CIDOKOM, BOGOR REGENCY Saidatul Fitri Rifadina; Armai Arief; Abdul Mukti
Jurnal Konseling Pendidikan Islam Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Konseling Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAI Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/jkpi.v7i1.1296

Abstract

This study aims to describe the implementation of the Contextual Teaching and Learning (CTL) model in fiqh thaharah learning and to analyse its implications for students’ critical thinking skills at Pondok Pesantren Annur Darunnajah 8 Cidokom, Bogor. Using a qualitative case study design, the research was conducted in the fiqh class of upper secondary level students. Data were collected through participatory observation, in-depth interviews with school leaders, curriculum staff, fiqh teachers, and students, as well as documentation of lesson plans and learning outcomes. Data were analysed using Miles and Huberman’s interactive model, including data reduction, data display, and conclusion drawing, and were validated through source, technique, and time triangulation and member checking. The findings show that the CTL model has been implemented through seven core components: constructivism, inquiry, questioning, learning community, modelling, reflection, and authentic assessment, which are integrated into fiqh thaharah learning and pesantren daily practices such as wudu, maintaining cleanliness, and worship routines.
Human Resource Planning in Educational Quality Improvement Hermawan Hermawan; Hasyim Asy'ari; Armai Arief
J-STAF: Siddiq, Tabligh, Amanah, Fathonah Vol. 5 No. 1 (2026): January
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STITNU Al-Farabi Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62515/staf.v5i1.1321

Abstract

Human resources play an important role in realizing school goals, so leaders should know how to use human resource planning properly.The purpose of this study is to describe human resource planning, educational quality, and human resource planning in improving the quality of education at 25 Public High School Tangerang. The approaches and methods in this study used descriptive qualitative. Research data collection techniques were carried out through interviews, observation, and document studies. The results of this study describe human resource planning at 25 Public High School Tangerang by paying full attention to the specifications and criteria in terms of the character and performance of teachers and their employees. Strategic efforts to maintain and enhance school quality management have shifte the approach from being reactive to a systematic and planned one. The key step in Human Resource (HR) development planning is the establishment of a school Development Team, wich functions as the primary deiving engine that transforms evaluation data into targeted capacity-building programs. This ensures that improvements in staff qualifications and competencies are aligned with the overall goals of enhacing educational quality. Quality assurance is conducted through accreditation, internal and external evaluations, student assesments, as well as on goingmonitoring and feedback. Through this school development team mechanism, Human Resource (HR) development planning is designed to be both fulfilled and optimized.
Co-Authors Abdul Ghofur Abdul Ghofur Abdul Mukti Adzkia, Adinda Syika Agung Wijaya, Agung Ahmad Rifki Fuada Ahmad Sofyan Ahmad Zain Sarnoto Alifia Taufika Rahmah Amelia, Leona Firda Andriyani Andriyani Andriyani Andriyani Ardiansyah, Bima Ashabul Kahfi Assya Meidia Sari Rahayu Asy'ari, Hasyim Asy’ari, Hasyim Ayu Savira, Litha Bayan Rahman Busahdiar, Busahdiar Cahyanti, Alya Dwi Chusnan, Masyitoh Dewi Jam&#039;siawati Ediansyah, Suherman Fatimatul Baroroh Fatina, Ikfina Nawal Febrianti, Miska Fentin Ria Agustin Firdaus, Hilman Fitri Wahyuningsih Habudin Habudin Habudin, Habudin Hakim, Bay Amri Hani'ah, Nabella Minhatul Hanif, Syauqi Hanifah, Ulil Kawaki Bullaili Hariyadi, Muhammad Hasyim Asy&#039;ari Hasyim Asy'ari Hasyim Asy'ari Hasyim Asy’ari Hermawan Hermawan Hudriyah Hudriyah Hudriyah Hudriyah Iffah, Izzatul Jam'siawati, Dewi Janiary, Annisa Claudia Jannah, Yasmin Putri Januri Karmila, Dela Silmi Khaeroni Khaeroni Khaeroni, Khaeroni Khairunnisa Khairunnisa Khofifah, Fadhiati Khofifah, Siti Khoirunnifal, Muhammad Kurniasari, Murni Kurniawan Kurniawan Kusumadinata, Husain Lesmana Dwi Putra, Rangga Lintang Nindyasari, Ones Malik Akbar Simanullang Marhamah Saleh Marlina, Seli MARYAM, QORRIE AINA Masyitoh Chusnan Meily Nurdiyansyah, Nana Moh. Aman Mohamad Erihadiana, Mohamad Muassomah Muassomah Muhamad Wijaksono Muhamad Wijaksono Muhammad Hariyadi Muhammad Husni Abdulah Pakarti Muhammad Khoirunnifal Muhammad Zalnur Muhammad Zuhdi Munadi, Yudhi Muntolib, Muntolib Nabila, Aura Nana Meily Nurdiansyah Nirwani, Windi Surya Nisa, Afifah Zahratun Novit Rizal Putra novita, yanti Nugroho, Bagas Nurrijal Nur Arfiyah Febriani Nur Arfiyah Febriani Nur Arfiyah Febriani Nur Atik Azkiyah Nur Fitriany, Syalma Nur Mawaddah Islamiyah Nurlailiyah, Eva Pamungkas, Fauzan Pausil Putri Balqis, Putri Qolbi, Rahayu Zahrotun Qorrie Aina Maryam Rafid Mauludi Rahayu, Evi Rahmad, Saiful Rahman, Ariq Fadillah Rahmawati, Evi Kurnia Resnaulita, Affra Robi’atul Hadawiyah Ruhhayani, Siti Saidatul Fitri Rifadina Sepudin, Mohammad Fahmi Shafarina, Rizka Sidik, Sapiudin Sinta Nabilah, Mashdalia Subur Wijaya Suhada Suhada, Suhada Sulalatun Nikma Suryani, Hana Syah, Muhibbin Syaiful Mustofa Syamsul Aripin Tasya, Afiziya Ufi Taufik Maulana Taufik Maulana, Taufik Taufiqurrahman, Hafidz Tri Al Rizqi, Idnur Ummah Karimah, Ummah Widya Pratiwi, Sabrina Yaqin, Ahmad Kholil Ahya Ainul Yatima, Durrotul Yudhi Munadi Yusof, Nabilah binti Zalnur, M. Zukhripa, Ripal