Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Evaluasi Pembelajaran Bahasa Arab Kurikulum Merdeka di MA Arrahmaniyah Depok Berbasis Model Congruence Rafi, Muhamad; Nisa, Sahla Adzkia; Syafi'i, Muhammad Rayhan; Maswani, Maswani
Al-Maraji' : Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol 9, No 1 (2025): Al-Maraji': Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/almaraji.v9i1.18892

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian antara perencanaan, pelaksanaan, dan hasil pembelajaran Bahasa Arab di kelas X MA Arrahmaniyah Depok berdasarkan model evaluasi Congruence. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitik. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan guru bidang kurikulum, guru Bahasa Arab, siswa, serta analisis dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesesuaian parsial antara perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran dengan standar Kurikulum Merdeka, khususnya terkait tujuan pembelajaran, bahan ajar, metode inquiry learning dan project-based learning, serta penggunaan media digital. Namun demikian, ditemukan ketidaksesuaian antara tujuan yang telah ditetapkan dengan Nilai ujian akhir semester siswa kelas X, di mana 72,92% siswa belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Faktor-faktor yang memengaruhi kondisi tersebut antara lain rendahnya motivasi dan minat siswa terhadap pelajaran Bahasa Arab, kurangnya lingkungan yang mendukung praktik berbahasa Arab, perbedaan latar belakang keilmuan siswa, serta keterbatasan akses terhadap buku ajar. Berdasarkan hasil tersebut, diperlukan upaya perbaikan melalui variasi metode pembelajaran, optimalisasi media, serta penciptaan lingkungan belajar yang lebih kondusif untuk meningkatkan kesesuaian antara tujuan, pelaksanaan, dan hasil pembelajaran Bahasa Arab di kelas X. This study aims to evaluate the congruence between planning, implementation, and learning outcomes of Arabic language instruction in Grade 10 at MA Arrahmaniyah Depok based on the Congruence evaluation model. This study employs a qualitative method with a descriptive-analytical approach. Data collection was conducted through interviews with curriculum teachers, Arabic language teachers, and students, as well as analysis of relevant documents. The results of the study indicate partial congruence between the planning and implementation of learning and the Merdeka Curriculum standards, particularly in terms of learning objectives, teaching materials, inquiry learning and project-based learning methods, and the use of digital media. However, there was a discrepancy between the established objectives and the end-semester exam of Grade X students, with 72.92% of students not yet achieving the Minimum Competency Criteria (KKM). Factors influencing this condition include low student motivation and interest in Arabic language lessons, a lack of an environment supporting Arabic language practice, differences in students' academic backgrounds, and limited access to textbooks. Based on these findings, improvements are needed through varied teaching methods, optimized use of media, and the creation of a more conducive learning environment to enhance alignment between objectives, implementation, and learning outcomes in Arabic language instruction for 10th-grade students. 
ANALISIS IMPLEMENTASI KURIKULUM CAMBRIDGE PADA SEKOLAH KHARISMA BANGSA Aulia, Fatikhatul; Roja, Marwah Raisa; Maswani, Maswani
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 4 No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/aijes.v4i2.285

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kurikulum Cambridge di Sekolah Kharisma Bangsa sebagai salah satu Satuan Pendidikan Kerja Sama (SPK) di Indonesia. Fokus penelitian meliputi alasan strategis adopsi kurikulum, strategi penerapan, bentuk dukungan institusional, serta tantangan yang dihadapi dalam proses pelaksanaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus, dengan data diperoleh melalui wawancara, dokumentasi, dan observasi tidak langsung. Hasil menunjukkan bahwa kurikulum Cambridge diintegrasikan dengan Kurikulum Merdeka dan diterapkan pada mata pelajaran inti seperti Matematika, Sains, dan Bahasa Inggris. Proses implementasi mencakup tiga tahapan utama: sosialisasi, pembelajaran aktif berbasis konteks global, dan evaluasi berbasis ujian Cambridge. Sekolah juga memberikan dukungan institusional melalui program summer course, pelatihan guru, dan fasilitas digital. Temuan menunjukkan adanya keberhasilan akademik namun juga tantangan seperti keterbatasan jadwal ujian dan kesiapan siswa. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengkajian komprehensif terhadap integrasi kurikulum internasional dan nasional dalam konteks SPK, yang belum banyak diteliti sebelumnya. Penelitian ini penting untuk memberikan rekomendasi strategis bagi sekolah lain dalam mengadopsi kurikulum internasional tanpa meninggalkan muatan lokal dan kebijakan nasional.
Pengembangan Instrumen Self Assessment pada Perilaku Ibadah Siswa SMKN 2 Cikarang Barat Bekasi Budiman, Arief; Ghofur, Abdul; Khadijah, Siti; Maswani, Maswani; Munadi, Yudhi
Jurnal sosial dan sains Vol. 5 No. 7 (2025): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v5i7.32307

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen self assessment (penilaian diri) yang dapat digunakan untuk mengukur dan membentuk perilaku ibadah siswa di SMKN 2 Cikarang Barat Bekasi. Latar belakang penelitian ini didasari oleh menurunnya sikap religius dan nilai-nilai karakter siswa, khususnya setelah diberlakukannya pembelajaran daring selama masa pandemi COVID-19. Pembiasaan ibadah dipandang sebagai salah satu strategi penting dalam membentuk karakter religius siswa di lingkungan sekolah menengah kejuruan. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan pendekatan mixed method, yaitu gabungan antara metode kualitatif dan kuantitatif. Proses pengembangan instrumen meliputi tahapan studi pendahuluan, perancangan, pengembangan prototipe, uji coba terbatas, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen self assessment yang dikembangkan layak digunakan dan efektif dalam meningkatkan kesadaran serta konsistensi siswa dalam beribadah. Selain itu, instrumen ini juga mempermudah guru Pendidikan Agama Islam dalam mengevaluasi perilaku ibadah siswa secara objektif dan sistematis. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam penguatan pendidikan karakter religius di lingkungan SMK.
Strategi Belajar Nahwu: Studi Komparatif Mahasiswa Lulusan Sekolah Negeri dan Pesantren di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Olaul Hotimah; Maswani Maswani; Ubaid Ridlo
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 4 (2025): AGUSTUS - SEPTEMBER 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya perbedaan latar belakang pendidikan mahasiswa yang memengaruhi cara mereka mempelajari ilmu nahwu. Mahasiswa lulusan sekolah umum dan pesantren memiliki pengalaman serta pendekatan berbeda dalam memahami materi, namun strategi belajar yang digunakan belum banyak dikaji secara rinci. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan membandingkan strategi belajar nahwu mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berdasarkan latar belakang pendidikan mereka, dengan fokus pada enam strategi belajar menurut Oxford, yaitu memori, kognitif, kompensasi, metakognitif, afektif, dan sosial. Pendekatan yang digunakan adalah mixed methods dengan metode studi perbandingan (dirosah muqoronah wasfiyah). Data diperoleh melalui tes, angket, dan wawancara, kemudian dianalisis secara kualitatif melalui reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta secara kuantitatif menggunakan rumus korelasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan kecenderungan strategi belajar. Mahasiswa lulusan pesantren cenderung menggunakan strategi kompensasi dan kognitif, sedangkan mahasiswa lulusan sekolah negeri lebih dominan pada strategi kognitif, memori, dan sosial. Strategi kognitif menjadi strategi umum yang digunakan oleh kedua kelompok sebagai penunjang utama dalam memahami materi. Temuan ini menegaskan pentingnya penyesuaian metode pengajaran nahwu dengan mempertimbangkan latar belakang pendidikan mahasiswa, sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung lebih efektif dan mampu mengakomodasi kebutuhan belajar yang beragam.
MODEL EVALUASI CIPP SEBAGAI ALAT UKUR EFEKTIVITAS KURIKULUM BAHASA ARAB DI MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI Kasmilah, Nurjannah; Damayanti, Radhayana Hikmah; Maswani, Maswani
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 3 (2025): Vol. 5 No. 3 Edisi Agustus 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i3.3943

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi efektivitas kurikulum Bahasa Arab yang diterapkan di MIN 2 Tangerang Selatan dengan fokus pada penggunaan evaluasi dengan model CIPP (Context, Input, Process, and Product). Evaluasi kurikulum di Madrasah Ibtidaiyah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter islami dan kompetensi dasar keagamaan siswa. Penelitian bertujuan untuk mengukur sejauh mana kurikulum Bahasa Arab ini berjalan sesuai tujuan dalam konteks MIN 2 Tangerang Selatan. Metode penelitian deskriptif kualitatif yang melibatkan wawancara, observasi, dan dokumentasi digunakan sebagai teknik pengumpulan data. Pada aspek konteks, kurikulum Bahasa Arab di MIN 2 Tangerang Selatan telah disusun selaras dengan visi madrasah, yakni melalui implementasi Kurikulum Berbasis Cinta yang menekankan nilai-nilai religius dan humanistik. Pada aspek input, kualifikasi guru, bahan ajar, dan sarana prasarana dinilai memadai meski masih terdapat kekurangan pada koleksi perpustakaan. Dari aspek proses, pembelajaran berlangsung aktif dan variatif dengan pendekatan kontekstual yang mendorong keterlibatan siswa. Sementara itu, pada aspek produk, nilai raport siswa menunjukkan capaian hasil belajar yang tergolong baik hingga sangat baik, dengan mayoritas siswa memperoleh nilai di atas KKM. Penelitian ini membuktikan bahwa model evaluasi CIPP efektif dalam menilai efektivitas kurikulum secara menyeluruh dan dapat menjadi acuan dalam pengambilan kebijakan pendidikan berbasis data.
ATSAR ITBAA' MADKHAL AL-TA'ALLUM AL-TA'AWUNIY FII TA'LIIM AL-NAHW Abdillah, Rifki; Maswani, Maswani
Arabiyat : Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Kebahasaaraban Vol. 2 No. 1 (2015)
Publisher : Syarif Hidayatullah State Islamic University of Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/a.v2i1.1518

Abstract

The objective of this study is to get empirical evidence whether is a significant difference score for the class which is taught by applying cooperative learning study in studying nahw. This study categorized as an experimental study in quantitative research. Experimental class is taught by applying cooperative learning while the control class is taught by using conventional method. The data is collected by giving test for experimental class and control class. The result at the study shows that experimental class which is taught by applying cooperative learning get higher score 82,2. Therefore the conventional class gat lower score 74,1. It seems that studying nahw by applying cooperative learning is effective.DOI: 10.15408/a.v2i1.1518
PROFIL KOMPETENSI LULUSAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA ARAB PERSPEKTIF STAKEHOLDER Maswani, Maswani
Arabiyat : Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Kebahasaaraban Vol. 3 No. 2 (2016)
Publisher : Syarif Hidayatullah State Islamic University of Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/a.v3i2.4163

Abstract

This research was purposed to describe the pedagogical, professional, personal, and social competences of Junior High Madrasah Arabic language teachers, the graduates of Department of Arabic Education (DAE) FITK based on the perspective of the school principals, colleagues, and students in MGMP Madrasah Cooperation Group (KKM)of South Tangerang city. The quantitative approach was applied with descriptive qualitative method. The data of the research were obtained from interview, observation, and document research related to the analysis in comprehensive way. The populations were involving the junior high madrasah Arabic language teachers, the graduates of DAE FITK UIN Jakarta in MGMP KKM South Tangerang with the certified teachers as the samples. The result showed that the teachers have pedagogical, professional, personal, and social competences within good/high categorized besides having strengths and weaknesses in certain aspects.DOI: 10.15408/a.v3i2.4163
KOMPETENSI PROFESIONAL GURU BAHASA ARAB MADRASAH ALIYAH NEGERI (MAN) DI JAKARTA Maswani, Maswani; Susiawati, Wati
Arabiyat : Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Kebahasaaraban Vol. 4 No. 2 (2017)
Publisher : Syarif Hidayatullah State Islamic University of Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/a.v4i2.6290

Abstract

This study aimed to reveal the professional competence of Arabic language teachers of MAN Jakarta,  in the aspects of the content of Arabic Skills, as well as their professional competence according to the Principal of MAN,  colleagues and the assessment of students.  Data collection techniques used were: questionnaire,  interview,  observation,  analysis of content/documents,  test,  and Focus Group Discussion (FGD). The results showed that the professional competence of the teachers on the mastery of the material were on the category of "less".  This was supported by the average score of the test results of their Arabic language i. e.,  52. 23.  While professional competence based on assessment of Principal was "good/high" with the average score of 4. 6,  the perspective of colleagues was "good/high” (average score 4).  Based on students’ perspective, the professional competency of the Arabic language teacher at MAN Jakarta was "excellent/very high" with the average score of 90.
Arabic Language Learning Model Based on Sharf Serap Nalar Ibadah (SSNI): Increasing Understanding of Al-Qur’an Maswani, Maswani; Abdul Wahab, Muhbib; Fudhaili, Achmad
Arabiyat : Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Kebahasaaraban Vol. 10 No. 1 (2023)
Publisher : Syarif Hidayatullah State Islamic University of Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/a.v10i1.32022

Abstract

This study aims to develop an Arabic language learning model based on the Sharf Serap Nalar Ibadah (SSNI) approach to improve the understanding of Quranic Arabic (BAQ) for learning citizens. This study also tested its validity, feasibility, and effectiveness. This research is a research and development (R&D) type with the ADDIE model. The research data source consisted of qualitative data in the form of interviews with experts in the field of Arabic learning materials and design, 3 instructors, 18 learning residents, and 2 BAQ alumni, in addition to the results of the analysis of BAQ learning documents. The qualitative data were analyzed using the Spradley model. While quantitative data is in the form of questionnaires from experts, instructors, learning residents, and BAQ learning outcomes which are analyzed using a Likert scale and descriptive statistics. The research findings show that the Arabic language learning model is based on the approach Sharf Absorption of Worship Reason (SSNI) very valid, feasible to use, and effectively increases understanding of mufradât BAQ in various word forms (sharfî) and sentence structures (nahwi) in order to understand the meaning and translation of the verses of the Al-Quran and the Hadith of the Prophet SAW., understand the readings of daily prayers and prayers, so that they can be more solemn in worship, accompanied by learning fun with the average value of the experimental class reaching 82.2 and the control class value of 73.6 with a difference in the value of 8.4, and the accumulated value or practicality average of 84.92% (practical category).
Evaluasi Pembelajaran Bahasa Arab Kurikulum Merdeka di MA Arrahmaniyah Depok Berbasis Model Congruence Rafi, Muhamad; Nisa, Sahla Adzkia; Syafi'i, Muhammad Rayhan; Maswani, Maswani
Al-Maraji' : Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 9 No. 1 (2025): Al-Maraji': Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/almaraji.v9i1.18892

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian antara perencanaan, pelaksanaan, dan hasil pembelajaran Bahasa Arab di kelas X MA Arrahmaniyah Depok berdasarkan model evaluasi Congruence. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitik. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan guru bidang kurikulum, guru Bahasa Arab, siswa, serta analisis dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesesuaian parsial antara perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran dengan standar Kurikulum Merdeka, khususnya terkait tujuan pembelajaran, bahan ajar, metode inquiry learning dan project-based learning, serta penggunaan media digital. Namun demikian, ditemukan ketidaksesuaian antara tujuan yang telah ditetapkan dengan Nilai ujian akhir semester siswa kelas X, di mana 72,92% siswa belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Faktor-faktor yang memengaruhi kondisi tersebut antara lain rendahnya motivasi dan minat siswa terhadap pelajaran Bahasa Arab, kurangnya lingkungan yang mendukung praktik berbahasa Arab, perbedaan latar belakang keilmuan siswa, serta keterbatasan akses terhadap buku ajar. Berdasarkan hasil tersebut, diperlukan upaya perbaikan melalui variasi metode pembelajaran, optimalisasi media, serta penciptaan lingkungan belajar yang lebih kondusif untuk meningkatkan kesesuaian antara tujuan, pelaksanaan, dan hasil pembelajaran Bahasa Arab di kelas X. This study aims to evaluate the congruence between planning, implementation, and learning outcomes of Arabic language instruction in Grade 10 at MA Arrahmaniyah Depok based on the Congruence evaluation model. This study employs a qualitative method with a descriptive-analytical approach. Data collection was conducted through interviews with curriculum teachers, Arabic language teachers, and students, as well as analysis of relevant documents. The results of the study indicate partial congruence between the planning and implementation of learning and the Merdeka Curriculum standards, particularly in terms of learning objectives, teaching materials, inquiry learning and project-based learning methods, and the use of digital media. However, there was a discrepancy between the established objectives and the end-semester exam of Grade X students, with 72.92% of students not yet achieving the Minimum Competency Criteria (KKM). Factors influencing this condition include low student motivation and interest in Arabic language lessons, a lack of an environment supporting Arabic language practice, differences in students' academic backgrounds, and limited access to textbooks. Based on these findings, improvements are needed through varied teaching methods, optimized use of media, and the creation of a more conducive learning environment to enhance alignment between objectives, implementation, and learning outcomes in Arabic language instruction for 10th-grade students.