Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Penambahan kacang Merah Terhadap Kualitas Fisik Naget Ayam Petelur Afkir Nursani Naani; Fitrianingsih Fitrianingsih; Harapin Hafid
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 5, No 2 (2023):
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v5i2.29532

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas fisik dan organoleptik nugget daging ayam petelur afkir dengan penambahan kacang merah (Phaseolus vulgaris L) 0%, 5%, 10% dan 15%. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap yang terdiri dari 4 perlakuan P0 (kontrol), P1 (5%) kacang merah, P2 (10%) kacang merah, P3 (15%) kacang merah dan 5 ulangan. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah pH, susut masak, rendemen, bentuk, warna, cita rasa, aroma, tekstur, kekenyalan dan penerimaan umum. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nugget daging ayam petelur afkir sangat berpengaruh nyata (P<0,01) terhadap cita rasa, aroma, warna dan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap bentuk, tekstur dan penerimaan umum. Namun tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap pH, susut masak, rendemen dan kekenyalan.   Kata kunci: Nugget ayam petelur afkir, kacang merah, kualitas fisik dan organoleptik  
Kualitas Kimia Abon Daging Sapi dengan Penambahan Buah Nangka Muda Israwati Israwati; Andi Murlina Tasse; Fitrianingsih Fitrianingsih
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 3, No 2 (2021): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v3i2.18030

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas kimia abon daging sapi denganpenambahan buah nangka muda. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap yangdisusun dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang dilakukan adalah abon tanpapenambahan buah nangka muda (P0), abon dengan penambahan buah nangka muda 10% (P1),abon dengan penambahan buah nangka muda 20% (P2), dan abon dengan penambahan buahnangka muda 30% (P3). Variabel penelitian meliputi kadar air, kadar abu, kadar protein dankadar lemak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penambahan buah nangka muda 10%, 20%dan 30% tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap nilai kadar air (P0=12,05, P1=12,34,P2=12,54, P3=12,57), namun berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap kulitas kadar abu,(P0=3,24, P1=4,30 P2=4,33, P3=4,38), kadar lemak, (P0=34,66, P1=35,57, P2=34,88,P3=30,13), kadar protein, (P0=31,82, P1=28,81, P2=27,67, P3=23,57) abon daging sapi.
Kualitas Fisikokimia Keripik Kulit Ceker Dari Jenis Ayam Yang Berbeda Wahyuni Milna; Fitrianingsih Fitrianingsih; Harapin Hafid
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 5, No 2 (2023):
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v5i2.35495

Abstract

Abstrak.Keripik kulit ceker merupakan makanan cemilan (snack) yang berasal dari  ceker ayam. Berbagai jenis ceker ayam dapat diolah menjadi keripik kulit. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari  sifat fisik dan organoleptik keripik kulit ceker ayam yang berasal dari jenis ayam berbeda. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap  yang terdiri dari tiga perlakuan: ceker ayam broiler (C1) ceker ayam kampung (C2) dan ceker ayam ras petelur afkir (C3), dengan enam ulangan untuk uji fisik terdiri atas pH, rendemen, daya kembang. Dimana, nilai rendemen ayam ras petelur afkir sebesar 16,70% nyata lebih tinggi dari rendemen ayam broiler sebesar 15,83% dan ayam kampung sebesar 15,83%.  Sementara itu tidak berpengaruh nyata (P>0,05)  terhadap pH, dan daya kembang. Dapat disimpulkan bahwa jenis ayam mempengaruhi kualitas keripik ceker ayam, dimana ceker dari ayam broiler lebih baik hasilnya dibanding dengan ceker ayam kampung maupun ayam petelur afkir.Kata Kunci: ceker ayam; keripik kulit ceker; kualitas fisik
pH, Daya Ikat Air, dan Rendemen Bakso Daging Sapi dengan Penambahan Agar-Agar Wa Ode Harmini; Harapin Hafid; Fitrianingsih Fitrianingsih
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 2, No 2 (2020): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v2i2.16846

Abstract

Penelitain ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Penambahan Agar Agar dengan Level yang Berbeda Terhadap pH, DIA, rendemen Bakso Daging Sapi. Materi yang digunakan adalah bakso daging sapi dengan penambahan agar-agar. Metode penelitaian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan, dimana masing masing perlakauan diberi penambahan agar-agar yang terdiri dari P0 (tanpa penambahan agar-agar), P1 (bakso + 1% agar-agar), P2 (bakso + 2% agar-agar), P3 (bakso + 3% agar-agar). Variabel yang diamati yaitu kualitas fisik (rendemen, daya ikat air, dan pH). Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan analisis of varian apabila perlakuan memberikan pengaruh nyata maka dilakukan uji lanjut mengunakan Uji Beda Nyata Terkecil menggunakan SPSS versi 16.0. Hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan agar-agar dengan level yang berbeda berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap rendemen bakso sapi, tetapi tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap daya ikat air, dan pH. Kesimpulannya penambahan agar agar dengan level yang berbeda berpengaruh nyata terhadap rendemen bakso daging sapi, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap ph, dan daya ikat air bakso daging sapi.
Pengaruh Lokasi Otot yang Berbeda Terhadap Sifat Fisik Abon Daging Kuda Sherina Sherina; Harapin Hafid; Fitrianingsih Fitrianingsih
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 5, No 3 (2023):
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v5i3.38423

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh lokasi otot yang berbeda terhadap sifat fisik abon daging kuda. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL) terdiri dari 3 perlakuan dan 6 ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah daging bagian paha depan (P1), daging bagian has luar (P2) dan daging bagian paha belakang (P3). Variabel yang diukur dalam penelitian adalah kualitas fisik yaitu pH, susut masak dan rendemen. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis sidik ragam dan perlakuan yang berpengaruh nyata terhadap variabel yang diukur diuji lanjut menggunakan uji beda nyata terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa lokasi otot yang berbeda berpengaruh nyata (P
Karakteristik Organoleptik Yogurt Susu Ultra High Temperature (UHT) dengan Penambahan Bakteri Lactobacillus acidophilus Siti Rahmawati; Astriana Napirah; Fitrianingsih Fitrianingsih; Asma Bio Kimestri
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 5, No 3 (2023):
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v5i3.40172

Abstract

Mengkonsumsi susu segar secara rutin akan sangat membantu dalam kesehatan tubuh manusia, karena kandungan nutrisi yang terkandung di dalamnya masih bersifat alami. Salah satu upaya penganekaragaman olahan susu UHT adalah yogurt. Yogurt berbahan dasar susu UHT dapat mengurangi resiko kontaminasi karena proses sterilisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik organoleptik yogurt susu Ultra High Temperature (UHT) dengan penambahan bakteri Lactobacillus acidophilus. Metode penelitian yaitu metode eksperimen. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah yogurt tanpa penambahan bakteri Lactobacillus acidophilus (P0), yogurt dengan penambahan bakteri Lactobacillus acidophilus 5% (P1), yogurt dengan penambahan bakteri Lactobacillus acidophilus 10% (P2), yogurt dengan penambahan bakteri Lactobacillus acidophilus 15% (P3). Variabel yang diukur dalam penelitian ini adalah uji Organoleptik yang meliputi aroma, rasa, warna dan penerimaan umum Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis ragam dan perlakuan yang berpengaruh nyata terhadap variabel yang diukur diuji lanjut menggunakan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yogurt dengan penambahan starter dari persentase yang berbeda berpengaruh nyata (P
Karakterisasi Bakteri pada Mesin Pencabut Bulu sebagai Potensial Kontaminasi Daging Ayam di TPA Pasar Tradisional Kota Kendari Desy Lenawati; Fitrianingsih Fitrianingsih; Yamin Yaddi
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 6, No 2 (2024):
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v6i2.46152

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi bakteri dari mesin pencabutan bulu ayam di TPA pasar tradisional Kota Kendari. Metode penelitian menggunakan metode dekriptif. Pengambilan sampel secara purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 45 yang dikoleksi 5 pasar tradisional Kota Kendari. Sampel diambil dengan cara swab pada mesin pencabut bulu ayam. Isolasi dan identifikasi menggunakan media Eosin Methylene Blue Agar (EMBA). Konfirmasi bakteri menggunakan uji pewarnaan Gram untuk mengetahui bakteri Gram negatif. Hasil penelitian disimpulkan bahwa di lokasi pengambilan sampel mesin pencabut bulu ayam pada pasar tradisional Kota kendari terdapat bakteri Gram negatif yaitu bakteri Escherichia coli, Salmonella sp. dan Pseudomonas sp.
pH, Daya Ikat Air dan Susut Masak Daging Sapi Setelah Diberi Jus Kulit Nanas (Ananas Comosus L. Merr) M. Agung. A; Fitrianingsih Fitrianingsih; Harapin Hafid
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 3, No 1 (2021): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v3i1.16895

Abstract

Enzim bromelin merupakan enzim yang terdapat pada buah nanas yang dapat menghidrolisa protein sehingga dapat melunakan daging. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat fisik dan organoleptik daging sapi dengan pemberian konsentrasi jus kulit nanas (Ananas comosus L. Merr) 0%, 10%, 20% dan 30%. Rancangan percobaan yang digunakan adalah RAL dengan 4 perlakuan 5 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian jus kulit nanas dengan konsentrasi 0%, 10%, 20%, dan 30% pada daging sapi berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap susut masak daging sapi, tetapi
Kualitas Fisik Daging Kambing Asap Dengan Jenis Serbuk Gergaji Kayu Dan Lama Pengasapan Berbeda Ahmad Bayu Ariawan; Fitrianingsih Fitrianingsih; Harapin Hafid
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 3, No 3 (2021): JIPHO (JURNAL ILMIAH PETERNAKAN HALU OLEO)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v3i3.19689

Abstract

Daging kambing merupakan salah satu daging ruminansia kecil yang dihasilkan dari sistimpemeliharaan yang cepat dengan waktu penggemukan intensif. Namun, daging ini memiliki kelemahanpada bau dan tekstur yang tidak disukai, sehingga dapat diatasi dengan metode pengasapan yangmenggunakan berbagai serbuk gergaji kayu untuk menghasilkan aroma dan cita rasa khas. Penelitianini bertujuan untuk mengetahui kualitas fisik daging kambing asap dengan pemberian berbagai serbukgergaji kayu dan waktu pengasapan berbeda. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap(RAL) faktorial 4x3 yang terdiri dari 4 jenis serbuk gergaji kayu (kayu jati, sengon, meranti, damar)dan 3 waktu pengasapan (2, 3, 4 jam). Penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian serbuk gergajiberbagai jenis kayu dengan lama pengasapan berbeda menunjukkan berpengaruh sangat nyata (p <0.01) terhadap pH dan susut masak, namun tidak berpengaruh nyata (p > 0.05) terhadap daya ikat airdaging kambing asap. Nilai rendemen paling tinggi adalah perlakuan kayu damar dengan lamapengasapan 3 jam sebesar 95,98%. Secara mandiri, jenis serbuk gergaji kayu menunjukkanberpengaruh sangat nyata (p < 0.01) terhadap pH, namun tidak berpengaruh nyata (p > 0.05) terhadapdaya ikat air dan susut masak daging kambing asap. Lama pengasapan menunjukkan berpengaruhsangat nyata (p < 0.01) terhadap pH dan susut masak, tetapi tidak berpengaruh nyata (p < 0.05)terhadap daya ikat air daging kambing asap
Sifat Fisik dan Organoleptik Mayonnaise Berbahan Dasar Telur Puyuh dengan Konsentrasi yang Berbeda Yusni Fatimah; Fitrianingsih Fitrianingsih; Ali Bain
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 6, No 1 (2024):
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v6i1.47126

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan menguji sifat fisik dan organoleptik mayonnaise dengan penambahan kuning telur puyuh sebagai bahan pengemulsi. Penelitian ini menggunakan 90 butir telur puyuh dan minyak mozola dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan yaitu: P0 : 25 gram kuning telur puyuh + 75 ml minyak jagung, P1 : 30 gram kuning telur puyuh + 70 ml minyak jagung, P2 : 35 gram kuning telur puyuh + 65 ml minyak jagung, P3 : 40 gram kuning telur puyuh + 60 ml minyak jagung. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah kestabilan emulsi, aroma, rasa, warna dan tekstur mayonnese. Hasil penelitian menunjukan bahawa penggunaan telur puyuh dan minyak jagung dengan imbangan berbeda berpengaruh nyata (P0,05) terhadap warna dan tekstur mayonnaise. Kestabilan emulsi terbaik terdapat pada perlakuan P3 dengan nilai 90,50%. Aroma dan rasa menghasilkan nilai tertinggi beraroma dan tidak amis (5) pada perlakuan 35gram kuning telur puyuh dan 65 ml minyak jagung serta rasa hambar (5,20) pada perlakuan 25gram kuning telur puyuh dan 75 ml minyak jagung. Kata Kunci: Mayonnese, Minyak jagung, Organoleptik, Sifat fisik, Telur puyuh
Co-Authors Abdul Rizal Abdussahid Abdussahid Adelina Hasyim Ahmad Bayu Ariawan Ai Kurniati Andi Murlina Tasse Andi Satna Sari Ani Rosita Annisa Annisa Aris Munandar AS Aku, AS Asma Bio Kimestri Asma Bio Krimesti Astriana Napirah Citra Indah Pratiwi Darsono Darsono Dea Yohana Manik Deki Zulkarnain Desmawan, Deris Desy Lenawati Dewi Masitha Dwi Sasongko Mardiono Elisma Elisma Faizal Iqbaludin Farida Titik Kristanti Fathir Muhamad Alfath Febi Febriyanti Fitri Kurniawati Fitriyani Fitriyani Fuji Astuty Auza Harapin Hafid H. Havizur Rahman Havizur Rahman Husnawati Husnawati I Putu Yeci IDA USMAN Imran Aswadi Israwati Israwati Izza Ratna Kumala Kholillatul Mahmudah La Ode Arsad Sani La Ode Muhamad Munadi La Ode Nafiu Lenggana Faiza Nugraha M. Agung. A M.Rony Muhazir Madyawati Latief MIFTAHUL JANNAH Muh Lutfi Aldo Faldani Muhammad Amrullah Pagala Muhammad Bayu Arya Dita Muhammad Ferryl Irawan Muhammad Ilham Al Mubarok Musram Abadi Nazwa Aulia Drajat Nazwa Witasya Diani Nia Adelia Ningsih Ningsih Novi Rahayu Nur Santy Asminaya Nuraini Nuraini Nurhasna Ayunda Sfitri Nurhayu Nurhayu Nursani Naani Nurul Huda Purnaning Dhian Isnaeni Putri Maya Sari Putri Melani Joni Putu Nara Kusuma Prasanjaya Rachmita Dewi ST Rara Julfiana Rayhan Kurnia Restu Libriani Rizka Falah S Rosanti Rosanti Rosy Datul Umma Sani K, Fathnur Sherina Sherina Shindi Amanda Rizki Sholichatun Nisa Siska Andriani Siti Hadrayanti Ananda Siti Rahmawati Solly Aryza Syahbudin Syahbudin Syahrul Qodri Veithzal Rivai Zainal Wa Ode Harmini Wahyuni Milna Yamin Yaddi Yusni Fatimah