Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Penambahan Kikil Terhadap Kualitas Organoleptik Bakso Sapi Andi Satna Sari; Harapin Hafid; Fitrianingsih Fitrianingsih
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 5, No 3 (2023):
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v5i3.38434

Abstract

Permintaan daging sapi di Indonesia setiap tahunnya mengalami peningkatan mengakibatkan jumlah pemotongan ternak sapi cenderung meningkat pula. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penambahan kikil terhadap kualitas organoleptik bakso sapi. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Ilmu Teknologi Pengolahan Hasil Ternak Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo Kendari Pada Bulan November 2022. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 25 panelis. Perlakuan yang digunakan adalah 100 % daging Sapi (P0), 95% daging sapi dan 5% kikil (P1), 90% daging sapi dan 10% kikil (P2), 85% daging sapi dan 15% kikil (P3) serta 80% daging sapi dan 20% kikil (P4). Variabel penelitian uji kualitas organoleptik meliputi warna, bentuk, aroma, cita rasa, tekstur, kekenyalan dan penerimaan umum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji kualitas organoleptik bakso sapi berpengaruh nyata terhadap tekstur, kekenyalan dan penerimaan umum, namun tidak berpengaruh nyata terhadap warna, bentuk, aroma dan cita rasa bakso sapi. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah perlakuan terbaik terdapat pada bakso sapi dengan penambahan kikil sebesar 15% (P3). Kata Kunci: Daging sapi, Kikil, Bakso Sapi, Kualitas Organoleptik
Kualitas fisik dan organoleptik abon sapi dengan penambahan nangka muda Ningsih Ningsih; Fitrianingsih Fitrianingsih; Harapin Hafid
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 2, No 2 (2020): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v2i2.16863

Abstract

Abon merupakan salah satu bentuk hasil pengolahan daging menjadi produk turunan yang lebih disukai konsumen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kualitas fisik (rendemen) dan organoleptik abon sapi yang di beri penambahan nangka muda.Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Unit Teknologi Hasil Ternak Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo Kendari, pada bulan Agustus- September2019 dengan menggunakan bahan utama pembuatan abon terdiri dari daging sapi dan nangka muda. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan enam perlakuan dan lima ulangan. Perlakuan yang dicobakan yaitu, tanpa penambahan nangka muda (P0), penambahannangka muda 10% (P1), penambahan nangka muda20% (P2), penambahan nangka muda30% (P3), penambahan nangka muda 40% (P4), penambahan nangka muda 50% (P5). Hasil penelitian menunjukan (1) Penambahan nangka muda 30% yang menghasilkan nilai yang sangat nyata terhadap nilai rendemen, sampai 10%, 20%, 30%, 40%, 50%, (2) Semua perlakuan penambahan nangka muda dan tanpa penambahan nangka muda, menghasilkan nilai cukup disukai dan hampir sama dalam pengujian organoleptik tanpa penambahan nangka muda ( tidak nyata), (3) Penerimaan produk yang menghasilkan cukup diterima panelis.
Kualitas Fisik dan Kadar Protein Daging Ayam Kampung Super yang Diberi Pakan Mengandung By-Product Perikanan dengan Imbangan Berbeda Imran Aswadi; Achmad Selamet Aku; Fitrianingsih Fitrianingsih
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 4, No 4 (2022):
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v4i4.28697

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan sebagai sumber informasi bagi peternak tentang potensi limbah hasil perikanan berupa tepung ikan, tepung kepala udang dan tepung cangkang rajungan sebagai pakan ayam kampung super. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus sampai November 2020. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan empat ulangan. Perlakuan yang diberikan yaitu pemberian pakan dengan komposisi pemberian P0: BP11 100%, P1: 45% jagung kuning + 21% dedak + 17% CAB + 11% tepung ikan + 6% tepung kepala udang, P2: 41% jagung kuning + 21% dedak + 21% CAB + 11% tepung ikan + 6% tepung cangkang rajungan, dan P3: 43% jagung kuning + 21% dedak + 19% CAB + 11% tepung ikan + 3% tepung kepala udang + 3% tepung cangkang rajungan. Parameter yang diamati yaitu susut masak, daya ikat air dan kadar protein. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian pakan yang mengandung tepung ikan, tepung kepala udang dan tepung cangkang rajungan dalam ransum tidak berpengaruh nyata (P>0.05) terhadap susut masak dan daya ikat air tetapi berpengaruh nyata (P<0.05) terhadap kadar protein. Perlakuan pakan P1 dengan pemberian pakan yang mengandung tepung ikan 11% dan tepung kepala udang 6% memberikan hasil terbaik terhadap kadar protein daging dan sangat berpotensi untuk diberikan dalam ransum ayam kampung super.Kata Kunci: Ayam Kampung Super, Susut Masak, Daya Ikat Air, Kadar Protein
Susut Masak, Daya Ikat Air dan Kadar Protein Daging Ayam Broiler yang Diberi Pakan Mengandung Tepung Ikan. Kholillatul Mahmudah; Fitrianingsih Fitrianingsih; Ali Bain
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 4, No 3 (2022):
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v4i3.27022

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui susut masak, daya ikat air dan kadar protein daging ayam broiler yang diberi pakan mengandung tepung ikan. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) untuk menguji 4 perlakuan dan 4 ulangan, setiap ulangan terdiri dari 6 ekor ayam sehingga terdapat 16 satuan percobaan. Perlakuan yang digunakan adalah terdiri atas : (i) pakan komersil BP-11 sebagai pakan control (P0), 43% Jagung Kuning + 21% Dedak + 27% CAB + 9% Tepung Ikan (P1), 43% Jagung Kuning + 23% Dedak + 22% CAB + 12% Tepung Ikan (P2), dan  43% Jagung Kuning + 25% Dedak + 17% CAB + 15% Tepung Ikan (P3). Variabel yang diukur dalam penelitian ini adalah susut masak daging, daya ikat air daging, dan kadar protein daging ayam broiler. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis sidik ragam dan jika perlakuan yang berpengaruh maka dilanjutkan uji beda antar perlakuan menggunakan uji wilayah berganda  Duncan (Duncan Multiple Range Test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan tidak memberikan pengaruh nyata terhadap susut masak daging, daya ikat air daging dan kadar protein daging. Rataan susut masak berkisar antara 35,55% - 40,49%, daya ikat air 30,37% - 34,70% dan kadar protein 23,50%-24,83%. Penggunaan tepung ikan dengan level hingga 15% dalam ransum tepung ikan menghasilkan kualitas fisik dan kimia daging ayam broiler yang relatif sama antar perlakuan
Pengaruh Lokasi Daging Terhadap Kualitas Organoleptik Dendeng Iris I Putu Yeci; Fitrianingsih Fitrianingsih; Harapin Hafid
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 3, No 3 (2021): JIPHO (JURNAL ILMIAH PETERNAKAN HALU OLEO)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v3i3.19684

Abstract

penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Lokasi Daging TerhadapOrganoleptik Dendeng Sapi Iris. penelitian ini mengunakan empat jenis potonggandaging dengan mengunakan Rancangan penelitian yang digunakan adalah RancanganAcak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan, ie: p1 has dalal, p2 bahu, p3paha depan, p4 paha belakang . Variable yang di amati yaitu kualitas berupaorganoleptik berupa warna, aroma, keempukan dan rasa. Data yang di proleh ditabulasidan dianalisis mengunakan analisis ragam. hasil penelitian menunjukan bahwa rataan.Warna 1,94-2,27%. Aroma 2,38-2,55. Keempukan 2,37-2,85% dan rasa 2,44-2,60%berpengaruh sangat nyata (P<0,05) terhadap warna dan keempukanKata kunci: Daging, Organoleptik, Dendeng Iris, Lokasi Daging
Pengaruh Lokasi Otot Terhadap Kualitas Organoleptik Dendeng Giling Daging Sapi Novi Rahayu; Harapin Hafid; Fitrianingsih Fitrianingsih
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 5, No 3 (2023):
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v5i3.35624

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh lokasi otot terhadap kualitas fisik dan organoleptik dendeng giling daging sapi. Rancangan penelitian ini adalah menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 4 ulangan dan 15 panelis pada uji organoleptik. Perlakuan yang digunakan adalah daging dengan bagian paha (P1), daging dengan bagian leher (P2), daging dengan bagian betis (P3), daging dengan bagian punggung (P4). Variabel yang diukur dalam penelitian ini adalah kualitas fisik yaitu randemen, daya ikat air, derajat keasaman (pH) dan susut masak serta kualitas organoleptik yaitu warna, aroma, rasa, keempukkan, tekstur, dan penerimaan umum. Hasil penelitian menunjukan bahwa kualiatas fisik dendeng giling daging sapi berpengaruh nyata terhadap nilai pH dan susut masak namun tidak berpengaruh nyata terhadap daya ikat air, dan rendemen. Sedangkan pada mutu organoleptik, dendeng giling daging sapi berpengaruh nyata terhadap aroma. Namun tidak berpengaruh nyata terhadap warna, rasa, keempukan, tekstur dan penerimaan umum. Dapat disimpulkan bahwa daging bagian punggung menghasilkan kualitas terbaik dalam pembuatan dendeng giling daging sapi. Kata Kunci: Dendeng giling, daging paha, betis, leher punggung, kualitas fisik, kualitas organoleptic
Kualitas Fisik Abon Itik dari Strain Berbeda Putri Melani Joni; Harapin Hafid; Fitrianingsih Fitrianingsih
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 5, No 3 (2023):
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v5i3.39112

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh daging itik dari strain yang berbeda terhadap kualitas fisik abon daging itik. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 6 ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah itik tegal (P1), itik alabio (P2), itik entog (P3) dan itik peking (P4). Variabel yang diukur dalam penelitian ini adalah kualitas fisik yaitu pH, susut masak dan rendemen. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis sidik ragam dan perlakuan yang berpengaruh nyata terhadap variabel yang diukur diuji lanjut menggunakan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa abon itik dari strain yang berbeda berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap pada variabel pH dan tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap susut masak dan rendemen abon daging itik. Diantara empat strain itik yang sangat bagus digunakan dalam pembuatan abon yaitu pada perlakuan 4 (Itik Peking). Kata Kunci: Daging itik, abon, pH, susut masak, rendemen
Pengaruh Jenis Irisan atau Sayatan Daging Sapi Terhadap Kualitas Kimia Dendeng Iris Muh Lutfi Aldo Faldani; Fitrianingsih Fitrianingsih; Harapin Hafid
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 5, No 4 (2023):
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v5i4.42445

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui pengaruh jenis irisan atau sayatan daging sapi terhadap kualitas kimia dendeng iris. Dalam penelitian ini melibatkan Laboratorium Unit Teknologi Hasil Ternak dan UPT Laboratorium Dasar Universitas Halu Oleo Kendari dengan menggunakan daging sapi segar bagian paha depan, paha belakang, bahu, dan has dalam, yang diperoleh dari Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Kendari. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Metode RAL (Rancangan Acak Lengkap) dengan cara 4 perlakuan dan 3 ulangan yaitu has dalam (P1), bahu (P2), paha depan (P3), dan paha belakang (P4). Hasil penelitian menunjukan bahwa rataan kadar air yaitiu 11,21-17,50%. Kadar abu 2,68-4,49%. Kadar protein 33,75-43,75%. Kadar lemak 14,33-16,78%. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa dendeng iris dengan jenis potongan daging sapi yang berbeda, pengaruh nyata (P
Kualitas Organoleptik Sosis Telur yang Diberi Penambahan Tepung Biji Nangka (Artocarpus heterophyllus) Rosy Datul Umma; Harapin Hafid; Fitrianingsih Fitrianingsih
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 4, No 3 (2022):
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v4i3.27023

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas organoleptik sosis telur yang diberi penambahan tepung biji nangka (Artocarpus heterophyllus). Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari 4 perlakuan dan 6 ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah tanpa menggunakan tepung biji nangka (P0), tepung biji nangka 10% (P1), 15% (P2), 20% (P3). Variabel yang diukur warna, aroma, rasa, kekenyalan, kepadatan, dan penerimaan umum. Hasil penelitian menunjukan bahwa kualiatas organoleptik, penambahan tepung biji nangka berpengaruh nyata terhadap warna, rasa, kepadatan dan penerimaan umum, namun tidak berpengaruh terhadap aroma dan kekenyalan sosis telur. Disimpulkan bahwa penambahan tepung biji nangka berpengaruh nyata terhadap warna dengan perlakuan terbaik P3 (20%), rasa P0 (0%), kepadatan P3(20%) dan penerimaan umum P0 (0%). Namun penambahan tepung biji nangka tidak berpengaruh nyata pada aroma dan kekenyalan sosis telur
Pengaruh Penambahan Gula Aren Terhadap Rendemen dan Kualitas Organoleptik Dendeng Sapi Iris Fitriyani Fitriyani; Astriana Napirah; Purnaning Dhian Isnaeni; Fitrianingsih Fitrianingsih
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 3, No 4 (2021): JIPHO (JURNAL ILMIAH PETERNAKAN HALU OLEO)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v3i4.21113

Abstract

penelitian bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh penambahan gula aren terhadap rendemendan kualitas organoleptik dendeng iris sapi. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap(RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang dicobakan P0= Gula Aren 0%, P1= GulaAren 10%, P2= Gula Aren 20% dan P3= Gula Aren 30%. Variabel penelitian meliputi rendemen, warna, aroma,cita rasa, tekstur dan penerimaan panelis. Data yang diperoleh di analisis menggunakan analisis ragam dan jikaterdapat pengaruh yang nyata maka dilanjutkan dengan uji wilayah berganda duncan. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa konsentrasi gula aren pada dendeng sapi iris memberikan pengaruh nyata (P<0,05)terhadap rendemen, warna, aroma, cita rasa, tekstur dan penerimaan panelis. Semakin tinggi level penambahangula aren dapat meningkatkan nilai rendemen, skor warna (cenderung coklat kegelapan), aroma (beraromakhas dendeng – cukup beraroma khas dendeng), cita rasa (seikit lemah aroma daging) serta dapat menurunkanskor tekstur (halus) dan penerimaan panelis. Perlakuan terbaik diperoleh pada penambahan gula aren 30%dimana dendeng yang dihasilkan berwarna cokelat, sedikit lemah aroma daging, tekstur halus dan sedangberaroma dendeng. Secara umum produk ini dapat diterima (disukai) oleh panelis.
Co-Authors Abdul Rizal Abdussahid Abdussahid Adelina Hasyim Ahmad Bayu Ariawan Ai Kurniati Andi Murlina Tasse Andi Satna Sari Ani Rosita Annisa Annisa Aris Munandar AS Aku, AS Asma Bio Kimestri Asma Bio Krimesti Astriana Napirah Citra Indah Pratiwi Darsono Darsono Dea Yohana Manik Deki Zulkarnain Desmawan, Deris Desy Lenawati Dewi Masitha Dwi Sasongko Mardiono Elisma Elisma Faizal Iqbaludin Farida Titik Kristanti Fathir Muhamad Alfath Febi Febriyanti Fitri Kurniawati Fitriyani Fitriyani Fuji Astuty Auza Harapin Hafid H. Havizur Rahman Havizur Rahman Husnawati Husnawati I Putu Yeci IDA USMAN Imran Aswadi Israwati Israwati Izza Ratna Kumala Kholillatul Mahmudah La Ode Arsad Sani La Ode Muhamad Munadi La Ode Nafiu Lenggana Faiza Nugraha M. Agung. A M.Rony Muhazir Madyawati Latief MIFTAHUL JANNAH Muh Lutfi Aldo Faldani Muhammad Amrullah Pagala Muhammad Bayu Arya Dita Muhammad Ferryl Irawan Muhammad Ilham Al Mubarok Musram Abadi Nazwa Aulia Drajat Nazwa Witasya Diani Nia Adelia Ningsih Ningsih Novi Rahayu Nur Santy Asminaya Nuraini Nuraini Nurhasna Ayunda Sfitri Nurhayu Nurhayu Nursani Naani Nurul Huda Purnaning Dhian Isnaeni Putri Maya Sari Putri Melani Joni Putu Nara Kusuma Prasanjaya Rachmita Dewi ST Rara Julfiana Rayhan Kurnia Restu Libriani Rizka Falah S Rosanti Rosanti Rosy Datul Umma Sani K, Fathnur Sherina Sherina Shindi Amanda Rizki Sholichatun Nisa Siska Andriani Siti Hadrayanti Ananda Siti Rahmawati Solly Aryza Syahbudin Syahbudin Syahrul Qodri Veithzal Rivai Zainal Wa Ode Harmini Wahyuni Milna Yamin Yaddi Yusni Fatimah