Claim Missing Document
Check
Articles

pH, Daya Ikat Air, dan Rendemen Bakso Daging Sapi dengan Penambahan Agar-Agar Wa Ode Harmini; Harapin Hafid; Fitrianingsih Fitrianingsih
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 2, No 2 (2020): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v2i2.16846

Abstract

Penelitain ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Penambahan Agar Agar dengan Level yang Berbeda Terhadap pH, DIA, rendemen Bakso Daging Sapi. Materi yang digunakan adalah bakso daging sapi dengan penambahan agar-agar. Metode penelitaian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan, dimana masing masing perlakauan diberi penambahan agar-agar yang terdiri dari P0 (tanpa penambahan agar-agar), P1 (bakso + 1% agar-agar), P2 (bakso + 2% agar-agar), P3 (bakso + 3% agar-agar). Variabel yang diamati yaitu kualitas fisik (rendemen, daya ikat air, dan pH). Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan analisis of varian apabila perlakuan memberikan pengaruh nyata maka dilakukan uji lanjut mengunakan Uji Beda Nyata Terkecil menggunakan SPSS versi 16.0. Hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan agar-agar dengan level yang berbeda berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap rendemen bakso sapi, tetapi tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap daya ikat air, dan pH. Kesimpulannya penambahan agar agar dengan level yang berbeda berpengaruh nyata terhadap rendemen bakso daging sapi, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap ph, dan daya ikat air bakso daging sapi.
Pengaruh Lokasi Otot yang Berbeda Terhadap Sifat Fisik Abon Daging Kuda Sherina Sherina; Harapin Hafid; Fitrianingsih Fitrianingsih
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 5, No 3 (2023):
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v5i3.38423

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh lokasi otot yang berbeda terhadap sifat fisik abon daging kuda. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL) terdiri dari 3 perlakuan dan 6 ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah daging bagian paha depan (P1), daging bagian has luar (P2) dan daging bagian paha belakang (P3). Variabel yang diukur dalam penelitian adalah kualitas fisik yaitu pH, susut masak dan rendemen. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis sidik ragam dan perlakuan yang berpengaruh nyata terhadap variabel yang diukur diuji lanjut menggunakan uji beda nyata terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa lokasi otot yang berbeda berpengaruh nyata (P
Karakteristik Organoleptik Yogurt Susu Ultra High Temperature (UHT) dengan Penambahan Bakteri Lactobacillus acidophilus Siti Rahmawati; Astriana Napirah; Fitrianingsih Fitrianingsih; Asma Bio Kimestri
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 5, No 3 (2023):
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v5i3.40172

Abstract

Mengkonsumsi susu segar secara rutin akan sangat membantu dalam kesehatan tubuh manusia, karena kandungan nutrisi yang terkandung di dalamnya masih bersifat alami. Salah satu upaya penganekaragaman olahan susu UHT adalah yogurt. Yogurt berbahan dasar susu UHT dapat mengurangi resiko kontaminasi karena proses sterilisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik organoleptik yogurt susu Ultra High Temperature (UHT) dengan penambahan bakteri Lactobacillus acidophilus. Metode penelitian yaitu metode eksperimen. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah yogurt tanpa penambahan bakteri Lactobacillus acidophilus (P0), yogurt dengan penambahan bakteri Lactobacillus acidophilus 5% (P1), yogurt dengan penambahan bakteri Lactobacillus acidophilus 10% (P2), yogurt dengan penambahan bakteri Lactobacillus acidophilus 15% (P3). Variabel yang diukur dalam penelitian ini adalah uji Organoleptik yang meliputi aroma, rasa, warna dan penerimaan umum Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis ragam dan perlakuan yang berpengaruh nyata terhadap variabel yang diukur diuji lanjut menggunakan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yogurt dengan penambahan starter dari persentase yang berbeda berpengaruh nyata (P
Karakterisasi Bakteri pada Mesin Pencabut Bulu sebagai Potensial Kontaminasi Daging Ayam di TPA Pasar Tradisional Kota Kendari Desy Lenawati; Fitrianingsih Fitrianingsih; Yamin Yaddi
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 6, No 2 (2024):
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v6i2.46152

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi bakteri dari mesin pencabutan bulu ayam di TPA pasar tradisional Kota Kendari. Metode penelitian menggunakan metode dekriptif. Pengambilan sampel secara purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 45 yang dikoleksi 5 pasar tradisional Kota Kendari. Sampel diambil dengan cara swab pada mesin pencabut bulu ayam. Isolasi dan identifikasi menggunakan media Eosin Methylene Blue Agar (EMBA). Konfirmasi bakteri menggunakan uji pewarnaan Gram untuk mengetahui bakteri Gram negatif. Hasil penelitian disimpulkan bahwa di lokasi pengambilan sampel mesin pencabut bulu ayam pada pasar tradisional Kota kendari terdapat bakteri Gram negatif yaitu bakteri Escherichia coli, Salmonella sp. dan Pseudomonas sp.
pH, Daya Ikat Air dan Susut Masak Daging Sapi Setelah Diberi Jus Kulit Nanas (Ananas Comosus L. Merr) M. Agung. A; Fitrianingsih Fitrianingsih; Harapin Hafid
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 3, No 1 (2021): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v3i1.16895

Abstract

Enzim bromelin merupakan enzim yang terdapat pada buah nanas yang dapat menghidrolisa protein sehingga dapat melunakan daging. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat fisik dan organoleptik daging sapi dengan pemberian konsentrasi jus kulit nanas (Ananas comosus L. Merr) 0%, 10%, 20% dan 30%. Rancangan percobaan yang digunakan adalah RAL dengan 4 perlakuan 5 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian jus kulit nanas dengan konsentrasi 0%, 10%, 20%, dan 30% pada daging sapi berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap susut masak daging sapi, tetapi
Kualitas Fisik Daging Kambing Asap Dengan Jenis Serbuk Gergaji Kayu Dan Lama Pengasapan Berbeda Ahmad Bayu Ariawan; Fitrianingsih Fitrianingsih; Harapin Hafid
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 3, No 3 (2021): JIPHO (JURNAL ILMIAH PETERNAKAN HALU OLEO)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v3i3.19689

Abstract

Daging kambing merupakan salah satu daging ruminansia kecil yang dihasilkan dari sistimpemeliharaan yang cepat dengan waktu penggemukan intensif. Namun, daging ini memiliki kelemahanpada bau dan tekstur yang tidak disukai, sehingga dapat diatasi dengan metode pengasapan yangmenggunakan berbagai serbuk gergaji kayu untuk menghasilkan aroma dan cita rasa khas. Penelitianini bertujuan untuk mengetahui kualitas fisik daging kambing asap dengan pemberian berbagai serbukgergaji kayu dan waktu pengasapan berbeda. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap(RAL) faktorial 4x3 yang terdiri dari 4 jenis serbuk gergaji kayu (kayu jati, sengon, meranti, damar)dan 3 waktu pengasapan (2, 3, 4 jam). Penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian serbuk gergajiberbagai jenis kayu dengan lama pengasapan berbeda menunjukkan berpengaruh sangat nyata (p <0.01) terhadap pH dan susut masak, namun tidak berpengaruh nyata (p > 0.05) terhadap daya ikat airdaging kambing asap. Nilai rendemen paling tinggi adalah perlakuan kayu damar dengan lamapengasapan 3 jam sebesar 95,98%. Secara mandiri, jenis serbuk gergaji kayu menunjukkanberpengaruh sangat nyata (p < 0.01) terhadap pH, namun tidak berpengaruh nyata (p > 0.05) terhadapdaya ikat air dan susut masak daging kambing asap. Lama pengasapan menunjukkan berpengaruhsangat nyata (p < 0.01) terhadap pH dan susut masak, tetapi tidak berpengaruh nyata (p < 0.05)terhadap daya ikat air daging kambing asap
Sifat Fisik dan Organoleptik Mayonnaise Berbahan Dasar Telur Puyuh dengan Konsentrasi yang Berbeda Yusni Fatimah; Fitrianingsih Fitrianingsih; Ali Bain
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 6, No 1 (2024):
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v6i1.47126

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan menguji sifat fisik dan organoleptik mayonnaise dengan penambahan kuning telur puyuh sebagai bahan pengemulsi. Penelitian ini menggunakan 90 butir telur puyuh dan minyak mozola dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan yaitu: P0 : 25 gram kuning telur puyuh + 75 ml minyak jagung, P1 : 30 gram kuning telur puyuh + 70 ml minyak jagung, P2 : 35 gram kuning telur puyuh + 65 ml minyak jagung, P3 : 40 gram kuning telur puyuh + 60 ml minyak jagung. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah kestabilan emulsi, aroma, rasa, warna dan tekstur mayonnese. Hasil penelitian menunjukan bahawa penggunaan telur puyuh dan minyak jagung dengan imbangan berbeda berpengaruh nyata (P0,05) terhadap warna dan tekstur mayonnaise. Kestabilan emulsi terbaik terdapat pada perlakuan P3 dengan nilai 90,50%. Aroma dan rasa menghasilkan nilai tertinggi beraroma dan tidak amis (5) pada perlakuan 35gram kuning telur puyuh dan 65 ml minyak jagung serta rasa hambar (5,20) pada perlakuan 25gram kuning telur puyuh dan 75 ml minyak jagung. Kata Kunci: Mayonnese, Minyak jagung, Organoleptik, Sifat fisik, Telur puyuh
Pengaruh Penambahan Kikil Terhadap Kualitas Organoleptik Bakso Sapi Andi Satna Sari; Harapin Hafid; Fitrianingsih Fitrianingsih
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 5, No 3 (2023):
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v5i3.38434

Abstract

Permintaan daging sapi di Indonesia setiap tahunnya mengalami peningkatan mengakibatkan jumlah pemotongan ternak sapi cenderung meningkat pula. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penambahan kikil terhadap kualitas organoleptik bakso sapi. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Ilmu Teknologi Pengolahan Hasil Ternak Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo Kendari Pada Bulan November 2022. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 25 panelis. Perlakuan yang digunakan adalah 100 % daging Sapi (P0), 95% daging sapi dan 5% kikil (P1), 90% daging sapi dan 10% kikil (P2), 85% daging sapi dan 15% kikil (P3) serta 80% daging sapi dan 20% kikil (P4). Variabel penelitian uji kualitas organoleptik meliputi warna, bentuk, aroma, cita rasa, tekstur, kekenyalan dan penerimaan umum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji kualitas organoleptik bakso sapi berpengaruh nyata terhadap tekstur, kekenyalan dan penerimaan umum, namun tidak berpengaruh nyata terhadap warna, bentuk, aroma dan cita rasa bakso sapi. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah perlakuan terbaik terdapat pada bakso sapi dengan penambahan kikil sebesar 15% (P3). Kata Kunci: Daging sapi, Kikil, Bakso Sapi, Kualitas Organoleptik
Kualitas fisik dan organoleptik abon sapi dengan penambahan nangka muda Ningsih Ningsih; Fitrianingsih Fitrianingsih; Harapin Hafid
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 2, No 2 (2020): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v2i2.16863

Abstract

Abon merupakan salah satu bentuk hasil pengolahan daging menjadi produk turunan yang lebih disukai konsumen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kualitas fisik (rendemen) dan organoleptik abon sapi yang di beri penambahan nangka muda.Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Unit Teknologi Hasil Ternak Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo Kendari, pada bulan Agustus- September2019 dengan menggunakan bahan utama pembuatan abon terdiri dari daging sapi dan nangka muda. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan enam perlakuan dan lima ulangan. Perlakuan yang dicobakan yaitu, tanpa penambahan nangka muda (P0), penambahannangka muda 10% (P1), penambahan nangka muda20% (P2), penambahan nangka muda30% (P3), penambahan nangka muda 40% (P4), penambahan nangka muda 50% (P5). Hasil penelitian menunjukan (1) Penambahan nangka muda 30% yang menghasilkan nilai yang sangat nyata terhadap nilai rendemen, sampai 10%, 20%, 30%, 40%, 50%, (2) Semua perlakuan penambahan nangka muda dan tanpa penambahan nangka muda, menghasilkan nilai cukup disukai dan hampir sama dalam pengujian organoleptik tanpa penambahan nangka muda ( tidak nyata), (3) Penerimaan produk yang menghasilkan cukup diterima panelis.
Kualitas Fisik dan Kadar Protein Daging Ayam Kampung Super yang Diberi Pakan Mengandung By-Product Perikanan dengan Imbangan Berbeda Imran Aswadi; Achmad Selamet Aku; Fitrianingsih Fitrianingsih
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 4, No 4 (2022):
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v4i4.28697

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan sebagai sumber informasi bagi peternak tentang potensi limbah hasil perikanan berupa tepung ikan, tepung kepala udang dan tepung cangkang rajungan sebagai pakan ayam kampung super. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus sampai November 2020. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan empat ulangan. Perlakuan yang diberikan yaitu pemberian pakan dengan komposisi pemberian P0: BP11 100%, P1: 45% jagung kuning + 21% dedak + 17% CAB + 11% tepung ikan + 6% tepung kepala udang, P2: 41% jagung kuning + 21% dedak + 21% CAB + 11% tepung ikan + 6% tepung cangkang rajungan, dan P3: 43% jagung kuning + 21% dedak + 19% CAB + 11% tepung ikan + 3% tepung kepala udang + 3% tepung cangkang rajungan. Parameter yang diamati yaitu susut masak, daya ikat air dan kadar protein. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian pakan yang mengandung tepung ikan, tepung kepala udang dan tepung cangkang rajungan dalam ransum tidak berpengaruh nyata (P>0.05) terhadap susut masak dan daya ikat air tetapi berpengaruh nyata (P<0.05) terhadap kadar protein. Perlakuan pakan P1 dengan pemberian pakan yang mengandung tepung ikan 11% dan tepung kepala udang 6% memberikan hasil terbaik terhadap kadar protein daging dan sangat berpotensi untuk diberikan dalam ransum ayam kampung super.Kata Kunci: Ayam Kampung Super, Susut Masak, Daya Ikat Air, Kadar Protein
Co-Authors Abdul Rizal Abdussahid Abdussahid Adelina Hasyim Ahmad Bayu Ariawan Ai Kurniati Andi Murlina Tasse Andi Satna Sari Ani Rosita Annisa Annisa Aris Munandar AS Aku, AS Asma Bio Kimestri Asma Bio Krimesti Astriana Napirah Ayu Zurlaini Damanik Bayu Arif Prabudi Bobby Hartanto Cici Puspaningrum Citra Indah Pratiwi Daniel Collyn Darsono Darsono Dea Yohana Manik Deki Zulkarnain Desmawan, Deris Desy Lenawati Dewi Masitha Dwi Sasongko Mardiono Elisma Elisma Faizal Iqbaludin Farida Titik Kristanti Fathir Muhamad Alfath Febi Febriyanti Fitriyani Fitriyani Fuji Astuty Auza Harapin Hafid H. Havizur Rahman Havizur Rahman Husnawati Husnawati I Putu Yeci Ida Usman Imran Aswadi Irma Mardian Isnaini Harahap Israwati Israwati Izza Ratna Kumala Kholillatul Mahmudah Kumala Vera Dewi La Ode Arsad Sani La Ode Muhamad Munadi La Ode Nafiu La Ode Sahaba Lenggana Faiza Nugraha M Ridwan M. Agung. A M.Rony Muhazir Madyawati Latief Mazida Zahra MIFTAHUL JANNAH Muh Lutfi Aldo Faldani Muhammad Amrullah Pagala Muhammad Bayu Arya Dita Muhammad Ferryl Irawan Muhammad Ilham Al Mubarok Murbanto Sinaga Musram Abadi Nazwa Aulia Drajat Nazwa Witasya Diani Nia Adelia Ningsih Ningsih Novi Rahayu Nur Santy Asminaya Nuraini Nuraini Nurhasna Ayunda Sfitri Nurhayu Nurhayu Nursani Naani Nurul Huda Purnaning Dhian Isnaeni Putri Maya Sari Putri Melani Joni Putu Nara Kusuma Prasanjaya Rachmita Dewi ST Rahayu Winarti Rapat Piter Sony Hutauruk Rara Julfiana Rayhan Kurnia Restu Libriani Rika Surianto Zalukhu Rika Surianto Zalukhu Rizka Falah S Rizqi Nafisah Rosanti Rosanti Rosy Datul Umma Sani K, Fathnur Saparuddin Siregar Sherina Sherina Shindi Amanda Rizki Sholichatun Nisa Siska Andriani Siti Hadrayanti Ananda Siti Rahmawati Solly Aryza Sri Winda Hardiyanti Damanik Suci Etri Jayanti Suci Etri Jayanti S Suwadi Suwadi Syafrizal, Rodi Syahbudin Syahbudin Syahrul Qodri Veithzal Rivai Zainal Wa Ode Harmini Wahyuni Milna Yamin Yaddi Yenni Mariani Sinurat Yomeini Sagala Yusni Fatimah