Claim Missing Document
Check
Articles

Transitivity Analysis of "sonet 12" by William Shakespeare Linguistics Studies ilham sahdi lubis
Jurnal Education and Development Vol 5 No 3 (2017): Vol.5 No.3 April 2017
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v5i3.247

Abstract

This paper entitled “Transitivity Analysis Of “Sonet 12” by William Shakespeare: Linguistics Studies. This study is also focused on revealing what kinds of processes and circumstances that the text in Sonet 12 used the transitivity system. This study was a library research. This study used a case study research design. The data was text in Sonet 12. The text was analyzed using the Halliday (1985, 1994) theory. The findings of this study show that the text found a material, verbal and behavioral process whereas the occurrences of circumstances tend to be equal.
BENTUK DAN FUNGSI TINDAK TUTUR ILOKUSI DALAM TEKS MAKKOBAR ilham sahdi lubis
Jurnal Education and Development Vol 4 No 2 (2018): Vol.4.No.2.2018
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (935.243 KB) | DOI: 10.37081/ed.v4i2.370

Abstract

This study aims to analyze the form and function of illocution speech acts used in ‘Teks Makkobar’. This study uses descriptive qualitative research. Sources of data in this study are ‘Teks Makkobar’. Data collection used in this study is referring method. Referring method has basic techniques such as tapping techniques. Furthermore, this tapping technique is followed by advanced techniques in the form of a technique called by ‘libat cakap’ and record techniques. To obtain the validity of data in the research required inspection techniques. The results of this study indicate that there are three forms of illocution speech acts contained in the ‘Teks Makkobar’, the form of speech acts include, the form of assertive, directive and expressive speech acts. There are three functions of illocution speech acts is requesting, pardoning and stating.
DAMPAK PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA DAN BAHASA ANGKOLA TERHADAP PENDIDIKAN ANAK-ANAK USIA 3-5 TAHUN ilham sahdi lubis; Anni Rahimah
Jurnal Education and Development Vol 6 No 2 (2018): Vol.6.No.2.2018
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3517.174 KB) | DOI: 10.37081/ed.v6i2.740

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk melihat dampak penggunaan bahasa Indonesia dan bahasa Angkola terhadap pendidikan anak-anak. Tujuan dari penelitian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan mengenai dampak penggunaan bahasa angkola terhadap pendidikan anak-anak usia 3-5 tahun. Target khusus dalam penelitian ini adalah publikasi berupa satu artikel ilmiah minimal pada jurnal nasional. Hal terbeut dilakukan agar tulisan ini bisa bermanfaat kepada masyarakat umum sebagai acuan pentingnya memahami dampak penggunaan bahasa angkola terhadap anak yang terjadi dalam dunia pendidikan anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian ini menyimpulkan ada beberapa dampak yang timbul akibat penggunaan bahasa Indonesia dan bahasa Angkola dalam pendidikan anak-anak di daerah kota padangsidimpuan: 1) Dampak Positif: a) Bahasa Indonesia memiliki banyak kosakata, b) Sebagai kekayaan budaya bangsa Indonesia, c) Sebagai identitas dan ciri khas dari suatu suku dan daerah, d) Menimbulkan keakraban dalam berkomunikasi, dan d) Sebagai alat pemersatu antar budaya dan bangsa. 2) Dampak Negatif: a) Masyarakat menjadi kurang paham dalam menggunakan bahasa Indonesia yang baku karena sudah terbiasa menggunakan bahasa Angkola sebagai bahasa Daerah di kota tersebut. b) Warga negara asing yang ingin belajar bahasa Indonesia menjadi kesulitan karena terlalu banyak kosakata, dan c) Dapat menimbulkan kesalahpahaman.
KESULITAN-KESULITAN YANG DIHADAPI OLEH MAHASISWA YANG MENGAMPUH MATA KULIAH BAHASA INDONESIA DI PROGRAM STUDI BAHASA INDONESIA IPTS DALAM PENULISAN KARYA TULIS ILMIAH (KTI) Mina Syanti Lubis; Anni Rahimah; Ilham Sahdi Lubis
Jurnal Education and Development Vol 7 No 3 (2019): Vol.7.No.3.2019
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (996.163 KB) | DOI: 10.37081/ed.v7i3.1228

Abstract

Penelitian ini menghasilkan sebuah daftar kesulitan dalam penulisan KTI dan upaya mengatasi permasalahan tersebut yang berguna untuk pembaca di kalangan mahasiswa supaya dapat termotivasi untuk menulis KTI dengan baik dan benar, serta untuk pedoman dalam strategi mengatasi kesulitan-kesulitan dalam penulisan KTI bagi universitas maupun dosen-dosen yang mengampuh mata kuliah menulis. Berdasarkan identifikasi masalah tersebut maka penelitian ini membatasi penggunaan sampel populasi data hanya pada mahasiswa yang mengampuh mata kuliah bahasa Indonesia di Program Studi Bahasa Indonesia IPTS. Dengan adanya beberapa identifikasi masalah, maka peneliti terfokus pada masalah yang diteliti, topik penelitian ini adalah mengenai kesulitan-kesulitan yang dihadapi oleh mahasiswa yang mengampuh mata kuliah bahasa Indonesia di Program Studi Bahasa Indonesia IPTS dalam penulisan KTI. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kesulitan-kesulitan yang dihadapi oleh mahasiswa yang mengampuh mata kuliah bahasa Indonesia di Program Studi Bahasa Indonesia IPTS dalam penulisan KTI. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Untuk mengatasi berbagai persoalan menulis yang dihadapi mahasiswa di IPTS khususnya di program studi bahasa Indonesia, nampaknya pihak kampus tidak bisa berpangku tangan. Pihak kampus mungkin saja selama ini telah berhasil secara kuantitatif memotivasi mahasiswa menulis yang digunakan untuk persyaratan menyelesaikan masa studi. Tetapi dalam kenyataannya sebagian besar karya-karya yang dikirimkan kepada dosen pembimbing ditolak karena tidak memenuhi syarat. Apabila dikaji, kegagalan mahasiswa dalam menulis karya ilmiah selama ini pada intinya berhubungan dengan aspek kualitas sebagai akibat dari ketidakmampuan menulis. Oleh karena itu untuk memecahkan persoalan tersebut maka diarahkan kepada upaya peningkatan kemampuan menulis dan kualitas karya tulis ilmiah mahasiswa IPTS khususnya di program studi bahasa Indonesia.
KONSTRUKSI PASIF BAHASA ANGKOLA: TEORI X-BAR Ilham Sahdi Lubis; Mulyadi .
Jurnal Education and Development Vol 8 No 1 (2020): Vol.8.No.1.2020
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (611.13 KB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji kontruksi pasif pada Bahasa Angkola dengan menggunakan pendekatan morfosintaksis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan konstruksi pasif pada bahasa Angkola serta mencari pola-pola apa saja yang terdapat pada konstruksi bahasa Angkola dengan menggunakan pisau analisis morfosintaksis. Teori yang digunakan mengacu kepada Chung (1976) dalam Purwo (1991) pasif dalam bahasa Indonesia dapat dibedakan menjadi dua, pertama pasif kanonis (canonical passive) dan kedua pasif pengedepanan objek (passive which has the surface form of on object tapicalization). Pasif kanonis ini merupakan diatesis aktif. Predikat verba pasif kanonis dimarkahi oleh afiks di-, di--i, dan di--kan, sedangkan pasif pengedepanan objek predikatnya tidak bermarkah, tetapi ditandai oleh pronomina persona (pronomina diri). Tiga tahapan dalam penelitian ini adalah mulai dari pengumpulan data, analisis data dan penyajian hasil data analisis. Data penelitian berupa kalimat-kalimat dalam bahasa Angkola baik lisan maupun tulisan. Metode penelitian ini menggunakan analisis deskriptif. Dalam penelitian ini ditemukan pola konstruksi pasif Bahasa Angkola yang dianalisisdenganteori X-bar adalahFN yang bergabungdengan N’ dan membentuk N dan diikutidenganspesifier dan adjektiva, selainituada pulapolastrukturkonstruksipasif FV bergabungdengan V’ dan membentuk V diikuti oleh NP yang bergabungdengan N’ membentuk N dan diikutidenganspesifier.
SISTEM PENAMAAN DAN MAKNA PADA MAKANAN TRADISIONAL DI KOTA PADANGSIDIMPUAN Ilham Sahdi Lubis; Hasian Romadon Tanjung; Hepridayanti .
Jurnal Education and Development Vol 9 No 4 (2021): Vol.9 No.4 2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.127 KB)

Abstract

This study aims to determine the naming process and meaning of traditional foods in the city of Padangsidimpuan which are connected to five types of traditional foods, so that people can find out the reasons behind the naming of these foods. This type of research is descriptive qualitative using naming based on the characteristics, the similarity of the process of making traditional food and the meaning contained in the food according to its conceptual. Data collection techniques used in data collection are observation, interviews, and documentation. The data analysis technique uses data reduction, data presentation and conclusions. The reduction stage is the provision of data with data collection techniques, namely, documentation in the form of photos and videos. Presentation of data with data analysis. The third stage of verification is to re-examine the data presented so that the results are truly valid. Testing the validity of the data by increasing triangulation. The results of the study of the naming system and meaning of traditional foods in the city of Padangsidimpuan that the five types of traditional foods that have been discussed are taken from the mention of properties, ingredients, and similarity.
PERKEMBANGAN SISWA BELAJAR DARING DENGAN DIDAMPINGI ORANG TUA PADA MATERI OPERASI HITUNG CAMPURAN Monica Theresia; NURCAHAYA; Ilham Sahdi Lubis; Royhanun Siregar
JURNAL JIPDAS (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN DASAR) Vol 2 No 3 (2022): Vol. 2 No. 3 Edisi Agustus 2022
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (586.213 KB) | DOI: 10.37081/jipdas.v2i3.194

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan siswa belajar daring dengan di dampingi orang tua siswa pada materi operasi hitung campuran pada siswa di kelurahan Tobat Kecamatan Padangsidimpuan utara. Jenis penelitian ini adalah Penelitian deskriptif kualitatif, objek penelitian adalah siswa kelas 1 SD yang sedang melaksanakan pembelajaran daring dengan materi operasi hitung campuran dan orang tua siswa yang mendampingi siswa pada pembelajaran daring di Kelurahan Tobat, Kecamatan Padangsidimpuan Utara. Subjeknya adalah orang tua siswa yang mempunyai anak kelas 1 SD yang belajar tentang materi operasi hitung campuran dan siswa. Instrumen yang digunakan sebagai alat pengumpulan data adalah wawancara dan observasi atau pengamatan. Kemudian data hasil penelitian diolah dengan teknik wawancara terhadap siswa dan orang tua, hasil dari penelitian ini adalah: 1). Hasil perkembangan siswa pada pembelajaran daring dengan didampingi orang tua adalah siswa kurang disiplin, siswa kurang aktif dalam belajar. 2). Peran orang tua dalam pendampingan siswa pada pembelajaran orang tua melaksanakan dua peran sekaligus pertama menjadi orang tua dan kedua menjadi guru di rumah; menyediakan sarana dan prasarana kepada anak; memberikan semangat; motivasi; mengarahkan anak sesuai dengan bakat dan minat yang dimiliki oleh masing-masing anak. Kata Kunci: Perkembangan Siswa Belajar Daring, Peran Orang Tua, Materi Operasi Hitung Campuran
ANALISIS KESESUAIAN BUKU GURU DAN BUKU SISWA KELAS IV SD TEMA 2 SUBTEMA SELALU BERHEMAT ENERGI KURIKULUM 2013 Nurzanna; Ilham Sahdi Lubis; Sartina Harahap Tina Harahap; Nurbaiti
JURNAL JIPDAS (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN DASAR) Vol 2 No 3 (2022): Vol. 2 No. 3 Edisi Agustus 2022
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.313 KB) | DOI: 10.37081/jipdas.v2i3.198

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk melihat kesesuaian tujuan pembelajaran kegiatan pembelajaran dan penilian didalam Buku Guru dan Buku Siswa dengan Kurikulum 2013 dan melihat Kesesuaian Materi didalam buku Guru dan Buku Siswa dengan Kurikulum 2013 untuk menetahui pembelajaran tema 2 subtema Selalu Berhemat Energi yang dilakukan oleh guru dalam menggunakan buku pembelajaran Tematik Kelas IV SD Negeri 100870 Tapian Nadenggan Kecamatan Halongonan Timur Kabupaten Padang Lawas Utara. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan melihat mengajar guru terhadap 28 siswa kelas IV SD Negeri 100870 Tapian Nadenggan Kecamatan Halongonan Timur Kabupaten Padang Lawas Utara. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam pengambilan data adalah observasi, wawancara, anagket, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data dan kesimpulan. Hasil Penelitian Pembelajaran tema 2 subtema Selalu Berhemat Energi yang dilakukan buku pembelajaran oleh guru dalam menggunakan buku pembelajaran Tematik Kelas IV SD Negeri 100870 Tapian Nadenggan Kecamatan Halongonan Kabupaten Padang Lawas Utara sudah baik.Melakuakan proses pembelajaran secara tatap muka walaupun dengan batasan waktu yang ditentukan dari pihak sekolah. Untuk media pembelajaran guru menggunakan buku guru , buku siswa dan mengaitkan materi pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari siswa. Pada sistem pembelajaran saat ini, tentunya guru harus memiliki solusi yang kreatif dalam memberikan materi pembelajaran kepada siswa. Kata Kunci:Analisis Kesesuaian Buku,Sumber Energi , Hemat Energi.
KEGIATAN MEMPERKENALKAN TANDA BACA KEPADA ANAK SD 200220 KELAS IV DI KELURAHAN UJUNG PADANG Ilham Sahdi Lubis; Melda Lamsari; Ayu Sahara Hasibuan; Saida Tulsofah Siregar
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2022): Vol. 1 No. 2 Edisi Agustus 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.119 KB) | DOI: 10.37081/adam.v1i2.1120

Abstract

Abstrak Tanda baca adalah tanda yang digunakan dalam sistem ejaan. Tanda baca dapat membantu pembaca untuk memahami makna tulisan dengan tepat. Tanda baca sangat penting dalam penulisan, karena membantu untuk memahami makna tulisan tersebut.Oleh karena itu, mempelajari tata cara penulisan tanda baca yang benar sangat penting. Agar kalimat dalam suatu paragraf mudah dipahami sehingga tidak terjadi kesalahan makna.Tanda baca adalah tanda-tanda yang digunakan di dalam bahasa tulis agar kalimat-kalimat yang kita tulis dapat dipahami orang persis seperti yang kita maksudkan, mengutip Abdul Chaer dalam buku Tata Bahasa Praktis Bahasa Indonesia.Tanda baca adalah tanda yang dipakai dalam sistem ejaan (seperti titik, koma, titik dua, dan sebagainya). Tanda baca dapat membantu pembaca untuk memahami makna tulisan dengan tepat. Bayangkan jika tulisan dibuat tanpa tanda baca, pasti tulisan tersebut akan membuat bingung dan susah dicerna.Sesuai dengan Ejaan Bahasa Indonesia Yang Telah Disempurnahkan (EYD), ada lima belas tanda baca yang lazim digunakan dalam penulisan, antara lain tanda titik, tanda koma, tanda titik koma, tanda titik dua, tanda hubung, tanda pisah, tanda tanya, tanda seru, tanda elipsis, tanda petik, tanda petik tunggal, tanda kurung, tanda kurung siku, tanda garis miring, dan tanda penyingkat atau apostrof. Kata kunci: pengenalan tanda baca , sekolah, anak, bermain
VARIASI BAHASA SAPAAN JUAL BELI PEDAGANG DI PASAR SANGUMPAL BONANG PADANGSIDIMPUAN KAJIAN SOSIOLINGUISTIK Ilham Sahdi Lubis; Riski Suryani Santi; Toras Barita Bayo Angin
Jurnal Education and Development Vol 10 No 3 (2022): Vol.10. No.3 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.602 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mendeskripsikan penggunaan variasi bahasa sapaan yang digunakan pedagang di Pasar Sangkumpal Bonang Kota Padangsidimpuan dan 2) Mendeskripsikan faktor-faktor yang melatar belakangi penggunaan variasi bahasa sapaan di Pasar Sangumpal Bonang Kota Padangsidimpuan. Objek penelitian ini adalah variasi bahasa (penjual dan pembeli) dan dianalisis kajian Sosiolinguistik yang terkandung dalam variasi bahasa sapaan di pasar sangkumpal bonang. Informan peneliti merupakan subjek, responden atau orang yang ditentukan menjadi narasumber bahan penelitian memberi informan dan membantu peneliti sampai tahap penyediaan data.Kriteria yang harus dipenuhi sebagai informan. Pengumpulan data merupakan teknik yang digunakan oleh peneliti untuk mendapatkan data yang diperlukan dari narasumber dengan menggunakan banyak waktu. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi, teknik wawancara, dan dokumentasi. Teknik yang dapat digunakan untuk mengetahui validitas data, yaitu: Teknik trianggulasi, Pengecekan kebenaran informasi kepada para informan yang telah ditulis oleh peneliti dalam laporan penelitian, Akan mendiskusikan dan menyeminarkan dengan tema sejawat di jurusan tempat penelitian belajar termasuk koreksi di bawah para pembimbing. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis interaktif.