Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN MODUL FISIKA BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERORIENTASI HIGHER ORDER THINKING SKILL (HOTS) PADA MATERI FLUIDA STATIS Lia Purnama Sari; Rahmad Fauzi; Ilham Sahdi Lubis; Dwi Aninditya Siregar
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 12 No 2 (2024): Vol 12 No 2 Mei 2024
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v12i2.6409

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul fisika berbasis Problem Based Learning (PBL) berorientasi Higher Order Thinking Skill (HOTS) pada materi fluida statis yang praktis, valid dan efektif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan atau R&D dengan disain 4D. Subjek penelitian yang dipakai adalah modul fisika berbasis PBL berorientasi HOTS. Responden penelitian ini adalah siswa SMA kelas XI IPA. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar validasi modul dan angket praktikalitas untuk mengetahui kepraktisan dari modul. Hasil analisis dari pengumpulan data didapatkan validitas modul sebesar 88% dengan kriteria valid, kepraktisan diperoleh nilai 95,5% dan keefektifan diperoleh nilai rata-rata nilai sebesar 86,40 dengan kriteria sangat efektif. Berdasarkan hasil penelitian, maka modul yang dikembangkan dinyatakan valid, praktis dan efektif.
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLE NON EXAMPLE TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR DI KELAS III SD NEGERI 1302 HASAHATAN KECAMATAN BARUMUN KABUPATEN PADANG LAWAS T.A 2023/2024 Nurbaiti, Nurbaiti; Zulfadli, Zulfadli; Lubis, Ilham Sahdi; Siregar, Royhanun; Suryani, Nikmah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 4 No 4 (2024): Vol. 4 No. 4 Edisi November 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v4i4.1794

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui apakah penerapan model pembelajaran Example Non Example dapat meningkatkan Motivasi dan Hasil belajar siswa di kelas III SD Negeri 1302 Hasahatan Kecamatan Barumun Kabupaten Padang Lawas T.A 2023/2024. (2) Mengetahui peningkatan Motivasi dan hasil belajar siswa setelah diterapkan model pembelajaran Example Non Example pada materi bagian-bagian tumbuhan dan fungsinya di kelas III SD Negeri 1302 Hasahatan Kecamatan Barumun Kabupaten Padang Lawas T.A 2023/2024. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (classroom action research). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa III SD Negeri 1302 Hasahatan Kecamatan Barumun Kabupaten Padang Lawas T.A 2023/2024 yang berjumlah 21 orang. Objek dalam penelitian ini adalah Motivasi dan Hasil Belajar Siswa dengan menerapkan model pembelajaran Example Non Example pada materi bagian-bagian tumbuhan dan fungsinya. Pada siklus I jumlah peserta didik yang tuntas10 Peserta didik 48%. Jumlah peserta didik yang tidak tuntas 11  peserta didik  52%. Sedangkan pada Siklus II Jumlah peserta didik yang tuntas 17 peserta didik 81%. Jumlah peserta didik yang tidak tuntas 4 peserta didik 19%.  Dari hasil observasi aktivitas guru yaitu 59,377% dan perolehan hasil observasi aktivitas siswa siklus I 55% dan siklus II 75% mengalami peningkatan sebesar 15%. pencapaian nilai tertinggi yang diraih oleh peserta didik adalah 80 sedangkan nilai terendah adalah 50. Maka dapat disimpulkan bahwa Motivasi dan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Example Non Example mengalami peningkatan di kelas kelas III SD Negeri 1302 Hasahatan Kecamatan Barumun Kabupaten Padang Lawas T.A 2023/2024.
KEPRATISAN BUKU AJAR KONTEKSTUAL BERBASIS KEARIFAN LOKAL: STUDI PENGEMBANGAN RODUK UNTUK MENGEMBANGKAN KREATIVITAS MENULIS KARANGAN DESKRIPSI SISWA Angin, Toras Barita Bayo; Sandi, Deka Maita; Ahmad, Marzuki; Lubis, Ilham Sahdi
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 1 Januari 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i1.6564

Abstract

Rendahnya kreativitas menulis karangan deskripsi siswa merupakan masalah utama dalam penelitian. Hal ini salahsatunya disebabkan oleh kurang bervariasinya buku ajar yang digunakan siswa dalam kegiatan pembelajaran. Kegiatan pembelajaran perlu melibatkan penggunaan buku yang menggunakan pendekatan yang relevan dengan materi yang dikembangkan serta terintegrasi dengan kearifan lokal siswa. Maka dari itu perlu melakukan pengembangan buku ajar yang melibatkan pendekatan kontekstual dengan berbasis kearifan lokal untuk membelajarkan kreativitas menulis karangan deskripsi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan praktikalitas produk buku ajar dengan melibatkan tahapan model plomp yang meliputi Preliminary research, Prototyping stage, Assessment phase. Instrumen penelitian adalah angket respon kepraktisan buku ajar siswa dan guru. Studi yang dilakukan melibatkan partisipan yang terdiri dari siswa dan guru yang berperan dalam pelaksanaan uji coba terhadap produk buku ajar yang telah dikembangkan. Hasil penelitian menunujukkan bahwa kepraktisan produk buku ajar dari respon siswa dengan capaian 83,67% (kategori baik) dan respon guru dengan capaian 85,42% (kategori baik). Oleh karena itu, buku ajar yang dirancang dengan pendekatan kontekstual yang berlandaskan pada kearifan lokal memenuhi standar praktis dalam mendukung pengembangan kreativitas siswa dalam menulis karangan deskripsi. Selanjutnya dalam ujicoba produk buku ajar yang dilaksanakan siswa cenderung merasa senang dan antusias serta memiliki motivasi yang baik dalam proses pembelajaran.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CONCEPT SENTENCE TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS PUISI PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 MARANCAR Harahap, Saulina; Lubis, Ilham Sahdi; Rahimah, Anni
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 1 Januari 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i1.6731

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan antara model pembelajaran concept sentence terhadap keterampilan menulis puisi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Marancar. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian one group pretest posttest design. Metode yang digunakan oleh peneliti adalah menggunakan metode eksperimen, dimana metode eksperimen merupakan metode yang digunakan oleh peneliti untuk mencari pengaruh perlakuan tertentu terhadap dampaknya. Hasil penelitian yang diperoleh adalah 1) nilai rata-rata model pembelajaran concept Sentence 3,6 (kategori sangat baik), 2) nilai rata-rata keterampilan menulis puisi pada siswa sebelum menggunakan model pembelajaran concept sentence adalah 63,8 (kategori cukup), dan rata-rata keterampilan menulis puisi pada siswa sesudah mrnggunakan model pembelajaran concept sentence adalah 80 (kategori sangat baik), dan 3) menenntukan nilai T-tabel, dk = N – 1 = 18 – 1 = 17. T-tabel = 1.73961, maka diperoleh nilai T-hitung > T-tabel yaitu 18,651731964169 (1.73961 >18,651731964169). Artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara model pembelajaran concept sentence terhadap keterampilan menulis puisi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Marancar.
STRUKTUR FRASE ATRIBUTIF BAHASA DAERAH ANGKOLA Hennilawati, Hennilawati; Surbakti, Ernawati Br; Lubis, Ilham Sahdi
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 1 Januari 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i1.6763

Abstract

Salah satu bentuk kekayaan budaya masyarakat Angkola adalah bahasa. Artinya bahasa merupakan identitas suatu daerah. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimakah struktur frase atributif yang ada pada masyarakat Angkola. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dengan data yang dipakai adalah beberapa frase yang dijakan analisis dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil pembahasan dapat disimpulkan bahwa,frase atributif dalam bahasa daerah Angkola memiliki struktur atributif frase nominal, struktur atributif frase verbal, dan struktur atributif frase adjektival.
ANALISIS BUDAYA MAKKOBAR (BERPIDATO) DALAM PESTA ADAT PABAGAS BORU DI TAPANULI SELATAN Lubis, Mina Syanti; Batubara, Ulfah Nury; Lubis, Ilham Sahdi; Harahap, Sri Mahrani
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 2 Mei 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i1.6918

Abstract

Pesta perkawinan merupakan salah satu kegiatan yang bernuansa adat dan kebiasaan di sekitar lingkungan Tapanuli Selatan. Kegiatan pesta perkawinan di Tapanuli Selatan disebut dengan horja pabagas boru (pesta menikahkan anak perempuan). Hal yang paling penting dalam marhorja pabagas boru adalah makkobar. Di beberapa daerah di Tapanuli Selatan kegiatan makkobar adalah penghargaan yang diberikan kepadanya pada saat acara pesta adat tersebut. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis budaya makkobar (berpidato) dalam pesta pernikahan di Kabupaten Tapanuli Selatan. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil analisis terhadap 27 data yang bersumber dari 14 sampel, bahwa setiap sampel berpidato secara sistematis dengan mengikuti sistematika penyampaian pidato pada umumnya. Adapun sistematika berpidato pada umumnya tersebut terdiri dari pendahuluan, isi dan penutup. Dari 14 sampel tersebut pembukaan, isi dan penutup hampir ditemukan di kegiatann makkobar. Maka dapat disimpulkan bahwa struktur makkobar di dalam adat pabagas boru batak angkola memiliki struktur pidato yang baik dan terstrutur.
Implementation of the Connected Mathematics Project Learning Model on Students' Mathematical Problem Solving Abilities Harahap, Sinar Depi; Ahmad, Marzuki; Sabri, Sabri; Lubis, Ilham Sahdi
Jurnal Pendidikan MIPA Vol 24, No 3 (2023): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Low Mathematical Problem Solving Ability (MPSA) is a major problem in research. One learning model that supports increasing MPSA in learning is the Connected Mathematics Project (CMP) learning model. The aim of this research is to describe the implementation of the CMP learning model on students' MPSA. This type of research is quasi-experimental with a one group pretest posttest design. The research population was class VIII students' at MTsN 1 Padangsidimpuan consisting of 11 study groups. The research sample was students' from class VIII-11 with a total of 33 students'. The research instrument was the CMP learning management observation sheet and students' MPSA test. Analysis of data from observations was carried out descriptively and analysis of student MPSA data was carried out using inferential statistical tests using the paired t-test. The research results show that CMP learning management obtained an average score of 3.52 (good). Furthermore, analysis of the students' MPSA data shows a significance value of 0.00 which is smaller than the alpha level of 0.05 (there is a significant difference between the average pre-test and post-test scores). Furthermore, an n-gain value of 0.44 (Medium) was obtained. Thus it is concluded that the implementation of CMP learning on students' MPSA is effective. Keywords: implementation, CMP, problem solving, mathematics. Abstrak: Rendahnya Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika (MPSA) merupakan masalah utama dalam penelitian. Salah satu model pembelajaran yang mendukung peningkatan MPSA dalam pembelajaran adalah model pembelajaran Connected Mathematics Project (CMP). Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi model pembelajaran CMP terhadap MPSA siswa. Jenis penelitian adalah quasi eksperimen dengan rancangan one group pretest posttest design. Populasi penelitian adalah siswa kelas VIII MTsN 1 Padangsidimpuan yang terdiri dari 11 Rombongan belajar. Sampel Penelitian adalah siswa kelas VIII-11 dengan jumlah siswa 33 orang. Instrumen penelitian adalah lembar observasi pengelolaan pembelajaran CMP dan Tes MPSA siswa. Analisis data hasil observasi dilakukan dengan deskriptif dan analisis data MPSA siswa dilakukan dengan uji statistik inferensial uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan pengelolaan pembelajaran CMP memperoleh nilai rata rata 3,52 (baik). Selanjutnya analisi data MPSA siswa menunjukkan nilai signifikansi 0,00 lebih kecil dari taraf alpha 0,05 (terdapat perbedaan signifikan dari nilai rata rata pretes dan postes). Selanjutnya diperoleh nilai n-gain 0,44 (Sedang). Dengan demikian disimpulkan bahwa Implementasi pembelajaran CMP terhadap MPSA siswa adalah efektif.  Kata kunci: implementation, CMP, pemecahan masalah, matematika.DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpmipa/v24i3.pp556-570
Semiotik Sosial Yang Terkandung Dalam Tradisi Martahi Karejo Masyarakat Angkola: Array Lubis, Ilham Sahdi
Vernacular: Linguistics, Literature, Communication and Culture Journal Vol. 1 No. I (2021): JULY EDITION 2021
Publisher : Universitas Harapan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.719 KB) | DOI: 10.35447/vernacular.v1iI.130

Abstract

Pada dasarnya masyarakat Angkola sangat menjunjung tinggi adat pada setiap kali ingin melaksanakan hajatan atau acara adat, di mana apabila ada salah satu dari warga yang ingin melaksanakan horja atau pesta dalam hal ini adalah Suhut, maka seluruh anggota keluarga akan bermusyawarah kepada para pataya-pataya adat atau ketua adat untuk menyampaikan keinginan atau keluhan untuk meminta bantuan kepada ketua adat tersebut agar kiranya disampaikan kepada para warga sekampung. Dalam hal ini, martahi karejo merupakan acara adat yang dilakukan sebelum prosesi upacara perkawinan pada masyarakat Angkola yang dimulai dari musyawarah seperti yang sudah dianalisis di atasyakni berbicara dalam bertutur sapa yang sangat khusus dan unik, antara barisan yang terdapat dalamdalian na tolu yaitu Kahanggi, Anak Boru dan Mora. Konteks situasi yang terlihat pada teks hobar pada tradisi martahi karejo yaitu medan wacana yang terdiri dari Hata ni Suhut, Hata ni Kahanggi, Hata ni Hombar Suhut, Hata ni Anak Boru, Hata ni Pisang raut, Hata ni mora, Hata mangalusi ni Hatobangon, Hata pangalusi ni Harajaon, Hata pangalusi ni orang kaya, Hata pangalusi ni Raja, dan Hatani Pasahat Burangir Taon-Taon. Sementara itu, yang dikategorikan sebagai pelibat wacana dari teks hobar pada tradisi martahi karejo adalah Suhut Si Habolonan, Kahanggi, Anak Boru, Pisang Raut, Na Mora , Hatobangon, Hatarajaon, OrangKaya, dan Raja Pasunan Bulung. Sedangkan yang dikategorikan sebagai sarana wacana dari teks hobar pada tradisi martahi karejo adalah pesan disampaikan secara lisan yaitu dengan cara monolog, berpidato dan berpantun. Makna perangkat adat yang mempunyai arti luas dan mempunyai filsafat bagi masyarakat Angkola khususnya, yakni (1) burangir (sirih), (2) gambir, (3) soda, (4) pining (pinang), (5) timbako (tembakau), (6) pinggan (piring), (7) abit (kain), dan (8) hadangan. Perangkat adat satu sampai lima dikatakan juga pada istilah masyarakat Angkola, yakni empat ganjil lima gonop yang artinya emapat masih terasa ganjil atau janggal maka harus dibuat 5 agar menjadi genap ataupun lengkap.
PEMBINAAN REMAJA DALAM PEMBUATAN KERAJINAN TANGAN BERBAHAN KAIN PERCA BERNILAI EKONOMIS Harahap, Melda Aryani; Dongoran, Rahmad Afandi; Lubis, Ilham Sahdi; Hasibuan, Ayu Sahara
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2023): Vol. 2 No. 2 Edisi Agustus 2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/adam.v2i2.1108

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang pelaksanaan industri kerajinan kain perca dalam meningkatkan ekonomi masyarakat, untuk mengetahui apa saja kendala-kendala yang dihadapai industri kerajiann kain perca, serta untuk mengetahui hasil pemberdayaan industri kerajinan kain perca di wilayah Batunadua Jae Padangsidimpuan .Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan industri kerajinan kain perca dalam meningkatkan ekonomi masyarakat di lakukan dengan program pembinaan berupa pelatihan.Adapun kendala-kendala yang dihadapi industri kerajinan kain perca dalam proses pemberdayaan terdapat faktor internal dan eksternal .Hasil yang di capai dalam pemberdayaan industri kerajinan kain perca yaitu adanya penyerapan tenaga kerja,meningkatnya pendapatan,meningkatnya pendidikan,masyarakat menjadi lebih mandiri.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI UNTUK MENINGKATKAN PELUANG USAHA BAGI GENERASI MUDA DI DESA SIALAGUNDI Nasution, Hanifah Nur; Siregar, Lukman Hakim; Fauzi, Rahmad; Ermawita, Ermawita; Zainy, Ahmad; Harahap, Arsyad; Siregar, Hotmaida Lestari; Nasution, Sari Wahyuni Rozi; Sari, Lia Purnama; Rambey, Mara Judan; Lubis, Ilham Sahdi; Harahap, Kasmuddin
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2023): Vol. 2 No. 2 Edisi Agustus 2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/adam.v2i2.1632

Abstract

Sosisalisasi di Desa ini telah dilaksanakan pada bulan Mei 2023, yang berlokasi di desa Sialagundi, Kecamatan Sipirok. Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) ini dilaksanakan karena kami melihat terdapat ketertinggalan yang cukup signifikan dalam pengetahuan akan perkembangan teknologi khususnya di Desa Sialagundi yang mengakibatkan para warga di desa tersebut belum sepenuhnya dapat menikmati layanan maupun kemudahan yang sudah di nikmati oleh khalayak ramai di luar desa tersebut. Yang dimana kami menggunakan media pembelajaran interaktif sebagai alat bantu pemaparan pengabdian ini. Metode pengabdian pada masyarakat ini dilakukan untuk melihat dan menilai sejauh mana masyarakat memahami teknologi yang digunakan setiap hari terutama gadget. Menurut masyarakat setempat dengan dilakukan pemaparan dan sosialisasi hari ini itu sangat membantu untuk pemahaman dan pengetahuan teknologi guna pakai untuk kehidupan sehari hari baik membantu dari segi ekonomis dan membantu anak anak dalam pembelajaran. Dengan adanya kegiatan ini sedikit membantu untuk mempermudah masyarakat dalam memahami materi yang dipelajari dengan adanya model pembelajaran yang menarik sehingga menarik minat masyarakat dalam belajar baik kalangan dewasa maupun anak-anak. Selama berlangsungnya kegiatan, pengabdian dilakukan dalam bentuk sosialisasi cara pembelajaran menyenangkan di desa agar hasil evaluasi nilai masyarakat baik oleh karena itu adapun metode teknologi ini ini agar mempermudah masyarakat dalam mengerti dan memahami pembelajaran yang telah di pelajari. Setelah pengabdian selesai, masyarakat jadi tahu bahwa belajar bukan hanya memperhatikan, menulis dan mendengarkan saja, tetapi dengan adanya teknologi handphone yang sering digunakan belajar menjadi lebih menyenangkan dan lebih mudah di pahami dan diingat. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan peran aktif dan antusiasme mereka dalam melaksanakan kegiatan. Tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan pengabdian di desa ini di antara nya untuk mengajarkan dan mengajak masyarakat belajar agar lebih santai dengan menggunakan teknologi yang mereka miliki saat ini.
Co-Authors Afdhal Ilahi Ahmad Bay Haqi Ahmad Marzuki Ahmad Zainy Amliansyah, Amliansyah Anayati, Wan Anggi Zumaidil Akhir Angin, Toras Barita Bayo ANNI RAHIMAH Asmara, Sartika Rati Ayu Sahara Hasibuan Bambang Nur Alamsyah Batubara, Malan Sari bayo angin, toras barita Binsar Kumana Dongoran, Rahmad Afandi Dwi Aninditya Siregar Ermawati Harahap Ermawita, Ermawita Ernawati Br Surbakti Harahap, Arsyad Harahap, Kasmuddin Harahap, Melda Aryani Harahap, Saulina Harahap, Sinar Depi HARAHAP, SRI MAHRANI Hasian Romadon Tanjung Hasibuan, Ayu Sahara Hennilawati, Hennilawati Hepridayanti . Hidayati Hidayati Indradewa, Rhian Irma Khoirot Daulay Khoirunnisa Khoirunnisa kholija rahmi Lia Purnama Sari Lubis, Mina Syanti Lubis, Mina Syanti MARA JUDAN RAMBEY Marzuki Ahmad Marzuki, Marzuki Ahmad Mayasari Mayasari, Mayasari Meita Dwirani Melda Lamsari Monica Theresia Muhammad Syahril Harahap Mulyadi . Mulyadi Mulyadi Nasution, Dwi Putria Nasution, Hanifah Nur Nasution, Sari Wahyuni Rozi Nurbaiti NURCAHAYA Nuri Aslami Nurtiani Simamora nurzanna Pasaribu, Rohani RAHIMAH, ANNI Rahmad Fauzi Rahmad Fauzi Rahmad Fauzi Rahmawati Rahmawati rika afriani ritonga Rini Juliana Riska Afriani, Riska Riski Suryani Santi Riskiansyah, Riskiansyah Sabri Sabri Safitri, Adek Saida Tulsofah Siregar Sandi, Deka Maita Sari, Lia Purnama Sartina Harahap Tina Harahap Siregar, Dina Farikah Siregar, Hotmaida Lestari Siregar, Lukman Hakim Siregar, Royhanun Suryani, Nikmah Syafhira, Zhihand Ulfah Nury Batubara ZAINY, AHMAD Zulfadli Zulfadli