Claim Missing Document
Check
Articles

PROFIL TEKSTUR DAN ORGANOLEPTIK DAGING BROILER DARI SISTEM PEMELIHARAAN DI KANDANG TERTUTUP (CLOSED HOUSE) MIWADA I N. S.; I K. SUKADA; I N. T. ARIANA
Majalah Ilmiah Peternakan Vol 25 No 3 (2022): Vol. 25 No. 3 (2022)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIP.2022.V25.i03.p03

Abstract

The purpose of this study was to characterize the stock of broiler meat sourced from the cage maintenance sys- tem, especially related to mass quality at room temperature. The quality indicators observed included texture and organoleptic profiles of broiler chicken meat. The research methodology used a completely randomized design with 4 shelf-life treatments (S), namely S1 (1 hour); S2(3hours); S3 (5 hours) and S4 (7 hours). The results showed that the characteristics of broiler meat sourced from the rearing system in the cage gave a significantly different profile of meat texture, especially on the level of meat hardness during different storage times. However, the springeness, cohesiveness and gumminess values were not affected by the treatment. L* decreased with the shelf life of the value, but at 7 hours of storage there was an increase in the value of L*. While the value of a* at 7 hours of storage showed the highest value achieved from the increase in meat color as a result of dehydration on the surface of the meat. While the value of b* indicates an increase in meat color during storage at room temperature. Organoleptic aspects such as color, texture, taste, and total acceptance did not change during storage, except for the aroma aspect. The conclusion of the research is that the broiler chicken products that are carried out come from a closed house mainte- nance system if storage at room temperature does not change the profile texture, such as springeness, cohesiveness and gumminess, except for the hardness value. Overall, the organoleptic value was responded the same by consu- mers, except for the aroma at 7 hours of storage (S4).
PENGARUH PENAMBAHAN KOPI BUBUK ARABIKA PADA PROSES FERMENTASI TERHADAP KUALITAS ORGANOLEPTIK KEFIR SUSU SAPI MUTTAQIN H.; S. A. LINDAWATI; I N. S. MIWADA
Majalah Ilmiah Peternakan Vol 25 No 2 (2022): Vol. 25 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIP.2022.V25.i02.p09

Abstract

This study aims to determine the effect of adding arabica ground coffee to the fermentation process on the orga- noleptic quality of cow’s milk kefir. The experimental design used was a completely randomized design (CRD) with five treatments and three replications, namely kefir with the addition of 0% arabica ground coffee (P0), kefir with the addition of 1% arabica ground coffee (P1), kefir with the addition of 2% arabica ground coffee. (P2), kefir with the addition of 3% arabica ground coffee (P3) and kefir with the addition of 4% arabica ground coffee (P4). The va- riables observed include color, aroma, taste, texture and overall acceptance. Analysis on color, aroma and taste sho- wed significantly different results (P <0.05) with a numerical scale of 3-4.72 respectively from white to light brown, 2.76-4.88 from sour to coffee flavored and 2.76-4.68 from very sour to bitter acid. Analysis on texture showed that P0 and P1 were not significantly different (P> 0.05) but P2, P3 and P4 were significantly different (P <0.05) from P0 with a numerical scale of 3-3.52 from ordinary to slightly soft. The analysis of the level of liking on the overall acceptance shows that P0, P1 and P2 are not significantly different (P>0,05), but P3 and P4 are significantly diffe- rent (P<0,05) with a numerical scale of 3.08-4.36 from ordinary to like. Based on the results of this study, it can be concluded that the addition of 4% Arabica ground coffee is the most preferred by the panelists.
APLIKASI TEKNOLOGI BIO-BALITANI DALAM OPTIMALISASI PRODUKSI PUPUK ORGANIK DI KELOMPOK TANI ARSA WINANGUN DESA TARO Jurnal Pepadu; Ni Luh Ayu Kornita Pratiwi; A. A. A. Adinda Savitrie Suamba; I Made Abra Rahastra; Dewa Putu Indra Pranata; Made Ananta Wirya; I Made Mudita; I Nyoman Sumerta Miwada; Ni Luh Gede Sumardani; Ni Wayan Tatik Inggriati; Ni Wayan Siti
Jurnal Pepadu Vol 3 No 1 (2022): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v3i1.2294

Abstract

Kelompok Tani Arsa Winangun merupakan kelompok tani ternak yang telah di bina oleh tim kegiatan pengabdian PHP2D Fakultas Peternakan Universitas Udayana Tahun 2020. Dimana kegiatan yang dilakukan adalah peningkatan pengetahuan kelompok tersebut dalam memanfaatkan sumber daya yang ada seperti feses dan urine untuk dijadikan pupuk organic serta hijauan yang dijadikan silase untuk pakan ternak dengan memanfaakan teknologi Bio-Balitani. Desiminasi teknologi pemanfaatan produk Bio-Balitani yang diproduksi memanfaatkan konsorsium bakteri Lignosellulolitik asal rumen sapi bali dan rayap merupakan salah satu strategi yang dikembangkan untuk mengatasi berbagai permasalahan yang ada di Kelompok Tani Ternak Arsa Winangun. Sosialisasi dan desiminasi teknologi, pembentukan demoplot serta pengembangan strategi pemasaran di Kelompok Tani Arsa Winangun merupakan kegiatan yang dilaksanakan dalam upaya mengatasi kurangnya pengetahuan serta keterampilan kelompok tani dalam pengelolaan limbah peternakan dan pemasaran produk yang dihasilkan. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa Kelompok Tani Ternak Arsa Winangun mampu menyerap teknologi yang didiseminasikan dengan baik yang ditunjukkan dengan adanya kemampuan dari kelompok tersebut dalam produksi pupuk organik dengan memanfaatkan teknologi Bio-Balitani yang siap dipasarkan.
KARAKTERISTIK KIMIA KEFIR SUSU SAPI YANG DIFERMENTASI DALAM TEMPURUNG KELAPA HIJAU MUDA (Cocos nucifera L. var. viridis Hassk) L., JUITA; LINDAWATI, S. A.; MIWADA, I N. S.
Majalah Ilmiah Peternakan Vol 25 No 2 (2022): Vol. 25 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIP.2022.V25.i02.p06

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik kimia kefir susu sapi yang difermentasi dalam tempurung kelapa hijau muda (Cocos nucifera L. var. viridis Hassk). Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus sampai Oktober 2020 di Laboratorium Teknologi Hasil Ternak Fakultas Peternakan Universitas Udayana. Rancangan per- cobaan yang digunakan dalam penelitian adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan dan lima ulangan. Ketiga perlakuan tersebut yaitu susu sapi yang difermentasi dalam wadah toples sebagai kontrol (P0), susu sapi yang difermentasi dalam tempurung kelapa hijau muda (Cocos nucifera L. var. viridis Hassk) tanpa da- ging kelapa (P1), susu sapi yang difermentasi dalam tempurung kelapa hijau muda (Cocos nucifera L. var. viridis Hassk) dengan daging kelapa (P2). Variabel yang diamati dalam penelitian yaitu total asam, kadar laktosa, kadar lemak, dan kadar protein. Data penelitian dianalisis menggunakan sidik ragam, apabila pengaruh perlakuan berbe- da nyata (P<0,05), dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total asam pada perlakuan P2 dan P1 nyata (P<0,05) lebih tinggi sebesar 36,05% dan 29,07% dari perlakuan P0, akan tetapi antara perlakuan P2 dengan P1 tidak berbeda nyata (P>0,05). Kadar laktosa, kadar lemak, dan kadar protein pada semua perlakuan (P2, P1 dan P0) menunjukkan perbedaan yang tidak nyata (P>0,05). Kesimpulan dari penelitian ini kefir susu sapi yang difermentasi dalam tempurung kelapa hijau muda (Cocos nucifera L. var. viridis Hassk) berpengaruh terhadap total asam akan tetapi tidak berpengaruh terhadap kadar laktosa, lemak, dan kadar protein.
EVALUASI KUALITAS BERBAGAI DAGING UNGGAS AIR PASCA RESTRUKTURISASI MENJADI PRODUK NUGGET MIWADA, I NYOMAN SUMERTA; LINDAWATI, S. A.; HARTAWAN, MARTINI; SUTAMA, I NYOMAN SUTARPA; WIJANA, WAYAN; ARIANA, I NYOMAN TIRTA
Majalah Ilmiah Peternakan Vol 13, No 3 (2010)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.358 KB)

Abstract

Teknik deboning pada karkas unggas menghasilkan daging yang relatif kecil dan tidak beraturan. Perlu teknologiuntuk meminimalkan kerusakan kualitas daging unggas tersebut. Teknologi restrukturisasi daging merupakanteknologi untuk memperbaiki kualitas daging yang berukur kecil-kecil dan tidak beraturan dengan melekatkankemabali menjadi ukuran yang lebih besar dan produk tersebut sering dikenal dengan nama nugget. Tujuan penelitianini adalah untuk mengkaji kualitas produk nugget hasil restrukturisasi berbagai daging unggas dan sekaligusingin diketahui pengaruh jenis daging unggas (itik, entok dan tiktok) terhadap kualitas nugget. Metode penelitianmenggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 3 perlakukan yakni T1 = nugget itik, T2 = nugget entok danT3 = nugget tiktok, dengan pengulangan masing-masing perlakuan sebanyak 4 kali. Hasil penelitian menunjukkanbahwa hasil restrukturisasi daging menjadi nugget menghasilkan kualitas fisik (pH dan DIA) yang berbeda nyata(P<0,05), sementara nilai aw tidak nyata perbedaannya dan berkisar antara 0,893-0,913. Nilai pH T1 paling tinggidiikuti T2 dan T3 (berturut-turut 6,39; 6,26; dan 6,01). DIA pada T2 (82,81%), T3 (82,29) dan T1 (81,81). Kualitaskimia nugget menghasilkan kadar air paling tinggi pada T2 (60,24%) (P<0,05), diikuti T3 (59,24%) dan T1 (58,32%). Kajian terhadap kadar protein nugget hasil restrukturisasi daging itik, entok dan tiktok menunjukkan hasilyang sama dengan kisaran antara 18,49 %-19,51 %. Kadar lemak secara keseluruhan diantara masing-masing perlakuanberbeda nyata (P<0,05), berturut-turut, 8,79%; 6,59% dan 5,66%. Kajian produk nugget terhadap penilaianpanelis menyangkut warna dan citarasa, nugget itik berbeda nyata (P<0,05) dengan perlakuan lainnya. Warnanugget yang diberikan panelis berkisar antara 5,30-6,30 sementara kisaran citarasa antara 5,05-6,20. Tekstur nuggetsecara keseluruhan diantara masing-masing perlakuan berbeda nyata (P<0,05), berturut-turut, 5,00; 5,85 dan6,45. Kesimpulan hasil penelitian ini bahwa restrukturisai berbagai daging unggas menjadi produk nugget memberikanpengaruh berbeda pada kualitas fisik (khususnya pH dan DIA serta nilai aw tidak terpengaruh), kualitaskimia (hanya kadar protein yang tidak terpengaruh) dan penilaian organoleptik nugget (tekstur nugget paling nyataterpengaruh).
KUALITAS KIMIA DAN FISIK DAGING AYAM (KUB) YANG DIBERI RANSUM KOMERSIAL DISUBTITUSI LIMBAH ROTI N. L. P, SRIYANI; SITI, N. W.; ARIANA, I. N. T.; MIWADA, I. N. S.
Majalah Ilmiah Peternakan Vol 27 No 1 (2024): Vol. 27 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIP.2024.V27.i01.p04

Abstract

The objective of this study is to assess the chemical and physical quality of meat from Kampung Unggul Balitbangtan (KUB) chickens when they are fed with bread waste. The research utilized a Completely Randomized Design (CRD) comprising 3 treatments and 5 replications, with each replication containing 2 KUB chickens. The three treatments were as follows: (P0) KUB chickens fed a 100% commercial ration, (P1) KUB chickens fed a mixture of 75% commercial ration and 25% bread waste, and (P2) KUB chickens fed a mixture of 50% commercial ration and 50% bread waste. The findings indicated that the substitution of commercial rations with bread waste at levels of 25% and 50% had a significant impact (P<0.5) on the chemical quality of meat, specifically moisture content, protein content, and fat content. In terms of the physical quality of the meat, parameters such as pH, water holding capacity, and cooking losses also showed significant differences (P<0.05). Therefore, based on the research results, it can be concluded that replacing commercial rations with bread waste at the levels of 25% and 50% leads to a decrease in both the chemical and physical quality of KUB chicken meat.
KARAKTERISTIK GELATIN DARI KULIT KAKI TERNAK DAN POTENSINYA SEBAGAI EDIBLE FILM Miwada, I. N. S.; Simpen, I. N.; Hartawan, M.; Puger, A. W.; Sriyani, N. L. P.
Majalah Ilmiah Peternakan Vol 18 No 3 (2015): Vol 18, No 3 (2015)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.268 KB) | DOI: 10.24843/MIP.2015.v18.i03.p06

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan potensi protein kolagen yang terdapat pada kulit kaki ternak(kulit kaki ayam broiler/kka, kulit kaki kambing/kkk dan kulit kaki sapi/kks) menjadi produk gelatin dan mengkajipotensinya sebagai edible film. Ekstraksi protein pada kka, kks, dan kkk dalam water bath yang sebelumnyadicuring dengan asam asetat (1,5%) selama 3 hari. Dilanjutkan produksi edible film dalam 100 ml aquades denganperlakuan formulasi gelatin dan gliserol (1:0); (5:1); (10:1); (15:1) dan (20:1). Hasil penelitian menunjukkan bahwagelatin kks paling tinggi (P<0,05) kandungan proteinnya (85,17%) diikuti gelatin kkk (80,38%) dan kka (79,43%).Namun secara viskositas gelatin kkk (5,70 poise) paling tinggi (P<0,05) diikuti oleh kks (5,27 poise) dan kka (4,93poise). Hasil analisis FTIR menunjukkan bahwa gelatin jenis kks, kkk, dan kka terbukti sebagai gelatin melaluikarakterisasi serapan gugus fungsi. Karakterisasi tersebut terbagi dalam 4 bagian puncak serapan khas gelatinyaitu serapan amida A, amida I, amida II dan amida III. Kajian penggunaan jenis gelatin-gliserol dengan rasioberbeda menghasilkan viskositas edible film yang cenderung meningkat (P<0,05) dengan rentang rata-rata 1,89-3,77 poise. Sementara kandungan proteinnya nyata berbeda dengan nilai tertinggi pada rasio 10:1. Kandunganprotein edible dari gelatin kkk tertinggi (P<0,05) diikuti kka dan kks dengan nilai berturut-turut (0,38%; 0,27%dan 0,25%). Kesimpulan penelitian bahwa gelatin kks nilainya lebih tinggi diikuti kkk dan kka. Penggunaan ketigajenis gelatin ini sebagai edible film menghasilkan formula terbaik pada rasio 10:1 yaitu 10 g gelatin dan 1 ml gliseroldalam 100 ml aquades.
AKTIVITAS ANTIMIKROBA YOGURT BERBASIS AIR KELAPA MENGHAMBAT BAKTERI PATOGEN SECARA IN VITRO S. A., Lindawati; Y. S., Haniyah; I N. S., Miwada; N. W. T., Inggriati; M., Hartawan; I GD, Suarta
Majalah Ilmiah Peternakan Vol 17 No 2 (2014): Vol 17, No 2 (2014)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.405 KB) | DOI: 10.24843/MIP.2014.v17.i02.p03

Abstract

Yogurt merupakan minuman susu yang difermentasi dengan menggunakan bakteri asam laktat Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophyllus sebagai starter. Tujuan penelitian untuk mengetahui kemampuan tertinggi dari yogurt berbasis air kelapa dalam menghambat pertumbuhan bakteri pathogen (Salmonella, Staphylococcus, Klebsiela pneumonia dan E.coli) secara in vitro. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan empat ulangan. Keempat perlakuan tersebut: Ko: susu skim 12%+air; K1: susu skim 12%+air kelapa gading; K2: susu skim 12%+kelapa gading bulan; K3: susu skim 12%+air kelapa hijau. Peubah yang diamati adalah aktivitas antimikroba yogurt terhadap bakteri pathogen (Salmonellatyphi, Staphylococcus, Klebsiella pneumonia dan E.coli), total plate count (TPC), total bakteri asam laktat dan E,coli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas antimikroba tertinggi diperoleh pada yogurt berbasis air kelapa bulan terhadap bakeri Salmonella typhi dan Staphylococcus masing-masing sebesar 0,21 dan 0,26 cm dengan total bakteri asam laktat1,1×107 cfu/mL sedangkan untuk Klebsiella pneumonia dan E.coli diperoleh pada yogurt berbasis air kelapa gading sebesar 0,38 dan 0,64 mm dengan total bakteri asam laktat 3,1×106 cfu/mL.Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa yogurt berbasis air kelapa gading, bulan, hijau dan tanpa air kelapa memiliki aktivitas antimikroba berspektrum luas (menghambat bakteri gram positif dan negatif).
PENGARUH PENAMBAHAN SARI BUAH NANAS MUDA TERHADAP KARAKTERISTIK FISIK DAN TOTAL BAKTERI TAHU SUSU SAPI M.H., ARISANDHI; LINDAWATI, S. A.; MIWADA, I N. S.
Majalah Ilmiah Peternakan Vol 26 No 1 (2023): Vol. 26 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIP.2023.V26.i01.p03

Abstract

Milk tofu is a protein product made by adding acid compounds or enzymes to milk, one of which used by adding pineapple juice. This study aim to determine the physical characteristics and total bacteria of cow milk tofu. The design used in this study was a completely randomized design (CRD) with four treatments and four replications, each replication using 1000 ml of cow milk. The four treatments were P1: adding 30 cc of young pineapple juice, P2: adding 40 cc of young pineapple juice, P3: adding 50 cc of young pineapple juice, and P4: adding 60 cc of young pineapple juice. The variables was observed in this study were yield, syneresis, water holding capacity, total acid, and total bacteria. The results showed that adding young pineapple juice had a significant effect (P<0.05) on yield, syneresis, water holding capacity, and total acid, but had no significant effect (P>0.05) on total bacteria of cow milk tofu. The highest yield and water holding capacity of milk tofu was found in P4 with values 21,75% and 73,33% respectively. The lowest syneresis, total acid and total bacteria of milk tofu were found at P4 with values 29,80%, 0,54% and 0,3x104 CFU/g respectively. The conclusion of this study was that adding young pineapple juice had a significant effect on physical characteristics, but had no significant effect on total bacteria. Concentration 60 cc of young pineapple juice produced physical characteristics of cow milk tofu: yield 21,75%, syneresis 29,80%, water holding capacity 73,33%, total acid 0,54%, and total bacteria 0,3x104 CFU/g.
NON KARKAS KAMBING BLIGON YANG DIBERI PAKAN DAUN PEPAYA DENGAN LEVEL YANG BERBEDA N L P, Sriyani; I N T, Ariana; I N S, Miwada
Majalah Ilmiah Peternakan Vol 19 No 2 (2016): Vol 19, No 2 (2016)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.462 KB) | DOI: 10.24843/MIP.2016.v19.i02.p02

Abstract

Tujuan dari penlitian ini adalah untuk melihat pengaruh pemberian pakan daun pepaya pada level yangberbeda terhadap non karkas kambing bligon. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengantiga perlakuan dan tujuh ulangan. Duapuluh satu ekor kambing umur sekitar 6 bulan dengan berat awal rata-rata13,95±0,78 digunakan dalam penelitian ini. Ternak dibagi secara acak dalam tiga perlakuan, yaitu perlakuan R0(kontrol) pakan tanpa daun pepaya (10% daun waru+15% daun nangka+75% rumput ), R1 ( 25% daun pepaya+75%rumput) R2 (50% daun pepaya+50% rumput). Setelah dipelihara selama 12 minggu dilakukan penyembelihanterhadap materi penelitian. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah persentase non karkas eksternal yaitupersentase berat kepala, kaki, kulit, darah dan persentase non karkas internal yaitu persentase berat jantung, hatiparu-paru, limpa, ginjal dan saluran cerna. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian pakan daunpepaya dengan level yang berbeda tidak berpengaruh terhadap persentase non karkas eksternal tetapi berpengaruhsecara nyata pada persentase non karkas internal utamanya pada persentase berat ginjal dan saluran cerna.
Co-Authors A. A. A. Adinda Savitrie Suamba A. W. Puger A.A Oka A.A. Oka Agus Susilo Ardina Ratna Pramesti Ariana I N T, Ariana ARIANA, I N.T. Ariana, I. N. T. Ariani N. L. S. N. Arsa Arsa Astika I W. H. Aulanni'am - Ayu Pratiwi, Ayu Ayunita N. M. E. B. R. T. PUTRI Baiq Rani Dewi Wulandani Bairosi B. BERAHUN M.L. Budi Rahayu Tanama Putri Bulkaini (Bulkaini) D. A. WARMADEWI D. C., Raharjo Darmawan IM.W Dewa Putu Indra Pranata Dewi N.K.S Dorothy Y. N. S. Fathurrohman M. A. Febrianti E. Ginting D. B. A. Gusti Ayu Mayani Kristina Dewi H., Sulfiyarma Haniyah Y. S. Heri Purnomo Hermawati N. Md. N. I G. A. D. A., Astawa I G., Wyasaputra I G.L. Oka I Gede Suarta I Gusti Nyoman Gde Bidura I K. SUKADA I K. SUKADA I K. Sukada I Ketut Mangku Budiasa I Ketut Sukada I Ketut Sumadi I Komang Budaarsa I M. J., Hermawan I M. Mudita I M. Mudita I Made Abra Rahastra I Made Sugitha I N TIRTA ARIANA I N. Suparta I N. T. ARIANA I N. T. Ariana I N.S. Sutarpa, I N.S. I Nengah Simpen I NYOMAN SUTARPA SUTAMA I P.G. K., Wirakusuma I P.M. A., Sugiastini I W. SUKANATA I. G. Suka I. N. Simpen, I. N. I. N. Tirta A., I. N. I.G Suka I.G.A.N.C. Wiguna I.M. Wirawan I.M.J. Hermawan I.P.R.Y. Pradana I.W.P.Widnyana Ida Ayu Okarini Ida Bagus Made Suryatika IK. Sukada, IK. IM.S. Negara IN. Simpen Inggriati N. W. T. INS Sutama, INS Ioga A. IP Tegik, IP Juni Sumarmono Jurnal Pepadu K. B., GINTING K. S, AMALIA K.A. Wiyana K.T.D. Deliana Ketut Warsa Parimartha Komaruddin M L. Doloksaribu L., JUITA Laksono A. M. S. Liana Dewi Liliek Eka Radiati Lindawati S. A. Lizayanti N.P Luh Putu Wrasiati M. HARTAWAN, M. M. Suasta M.H., ARISANDHI Made Ananta Wirya Maharani N K.D. MAKSUM M. M. H. Martini Hartawan MARTINI HARTAWAN Marwansyah A. J. Mikariana N. N. N. Mulfindarochma E. MUTTAQIN H. N. L. P, Sriyani N. L. P. Sriyani, N. L. P. N. P. Y. MELATI N. Suarsana N. W. SITI N.L.G. Sumardani N.L.G. Sumardani N.W.E. Setyawati NAJU F. M. D. Ni Luh Ayu Kornita Pratiwi Ni Luh Gede Sumardani Ni Luh Nyoman Kebayantini Ni Luh Putu Sriyani Ni Made Puspawati NI MADE WIASTI Ni Putu Diantariani Ni Wayan Siti Ni Wayan Tatik Inggriati Oka A.A P.E.N. Putri Panjaitan K. S. S. Pertiwi M.E.D Pratama L.P.M.A Priskayani N. K. PUTRA G. A. A. R. Dalem Raharjo D. C. RAHAYU P. I. S. Resla M. S. Rumapea D. K. S. A. Lindawati S. A. R., Sipahutar SA. Lindawati, SA. SARI S. T. Sa’adah I. A. Setyawan I M. E. Silaban M. SIMPEN - Sri Anggreni Lindawati Sriyani N L P, Sriyani Sumiyati Sumiyati TATTU M. R. R Twen O. Dami Dato U. N., Musalamah W. Suarna Wayan Sayang Yupardhi WAYAN WIJANA WIJANA WIJANA WITAWAN S. W. Wulandari N.P Yanti N K.A.W.P