Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Modul Bimbingan Klasikal dengan Pendekatan Cognitive Behavior Therapy Bermuatan Nilai Budaya Tana Toraja untuk Mengurangi Kecemasan Akademik Margareth Eunike Payangan; Budi Astuti
Indonesian Journal of Islamic Educational Review Vol. 3 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Islamic Educational Review
Publisher : South Sulawesi Education Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/6xj75037

Abstract

Kecemasan akademik banyak dialami siswa SMA di Kabupaten Tana Toraja, sementara layanan bimbingan klasikal masih informatif dan belum didukung modul yang sistematis dan kontekstual dengan budaya lokal. Penelitian ini bertujuan mengembangkan modul bimbingan klasikal dengan pendekatan Cognitive Behavior Therapy (CBT) bermuatan nilai budaya Tana Toraja (Kinaa, Sikamali', Kamasean, Karapasan) serta menguji kelayakan, kepraktisan, dan keefektifannya dalam mengurangi kecemasan akademik siswa SMA. Penelitian pengembangan ini menggunakan model ADDIE dengan desain post-test only control group. Subjek uji coba lapangan terdiri atas 169 siswa kelompok eksperimen dan 169 siswa kelompok kontrol dari dua SMA Negeri di Kabupaten Tana Toraja. Data dikumpulkan melalui lembar validasi ahli, angket respons pengguna, dan skala kecemasan akademik yang teruji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan modul layak dengan rata-rata Aiken's V 0,709 dan sangat praktis dengan mean respons siswa 3,46. Uji Welch's t menunjukkan perbedaan signifikan skor kecemasan akademik antara kelompok eksperimen (M = 165,90) dan kelompok kontrol (M = 148,65), t = 12,665, p < 0,001, dengan efek besar (Cohen's d = 1,378). Integrasi nilai budaya Tana Toraja memperkuat relevansi dan penerimaan modul. Penelitian ini berimplikasi pada pengayaan literatur CBT multikultural di Indonesia serta pedoman layanan bagi guru BK. Keterbatasannya adalah desain post-test only tanpa pengukuran awal secara formal, sehingga penelitian lanjutan dengan desain pretest-posttest dan randomisasi lebih ketat masih diperlukan.
Co-Authors Abdul Hadi Abdul Hadi Afanin Halqim Afanin Halqim Agus Basuki Agus Supriyanto Andika Ari Saputra Andika Ari Saputra Andika Ari Saputra Anggi Idwar Pratama Anifa Tuzzuhroh Nurbaiti Aprilia Tina Lidyasari Arif Budi Prasetya Arif Budi Prasetya Arif Widodo Arina Mufrihah Arini Febriana Asfarina Mutiara Budi Astuti Caraka Putra Bhakti Chici - Pratiwi Cristin Mutiara Damanik Diana Septi Purnama Eko Pramudya Laksana Eva Imania Eliasa Farikhah Yuniarti Fayruziyah Ifroch Sabtana Hafiz Ahmad Khan Handaka, Irvan Budhi Haryanto dan Edi Purwanta Suparno Haryanto dan Edi Purwanta Suparno Hayani Hayani Iis Solihah Ilfiandra Indriyana Rachmawati Irvan Budhi Handaka Laila Kodariyati Le Ngoc Ai Nhung M. Alvy Syahrin Mi’roj Margareth Eunike Payangan Martono Martono Mitta Kurniasari Mitta Kurniasari Moh. Farozin Mohammad Ghufron Alfatah Muh Farozin Muh Farozin Muh. Farozin Muhamad Mansur Mussa Saidi Abubakari Muthmainah Muthmainah Nadia Aulia Nadhirah Natri Sutanti Natri Sutanti Nurma Eliya Mujahidah Nurul Azmi Saragih Nurul Hidayatul Ulum Panji Nur Fitri Yanto Patima Aprilia Azzahra Prisa Sari Yantika Puri, Lintang Waskita Rafida Rafida Rindhi Rezqi Hertindha Rita Eka Izzaty, Rita Eka Rizqi Lestari Rizqi Lestari Rizqi Lestari Sahril Buchori Salma Salsabila Hasna Salsabila Zihan Nurisma Siti Aminah Stefany Putri Agatha P Sugiyatno Sugiyatno Sutanti, Tri Suwarjo Suwarjo, Suwarjo Taufik Sani Santoso Tiara Erganila Tri Sutanti Victor Gamma Kharisma Wahyu Nanda Eka Saputra, Wahyu Nanda Eka Yani Sahendra Yulia Ayriza