Articles
Peran Fungsi Manajemen dalam Pendidikan Islam: Sebuah Tinjauan Pustaka yang Sistematis
Hafiidh, Muhammad;
Fauji, Imam
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 6 No 02 (2024): Desember
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52166/tabyin.v6i02.724
This study aims to understand and analyze the application of management functions in Islamic education, especially in the POAC aspect (Planning, Organizing, Implementing, and Controlling). This study applies the Systematic Literature Review (SLR) method by following the PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses) guidelines in the process of selecting and analyzing literature related to management functions published from 2019 to 2024. A total of 10 articles were downloaded from the Lens.org database as a source of information. The results of the study indicated that in Islamic education, the planning role focuses on developing a curriculum that is in line with Islamic values and strengthening students' morals. The organizing function focuses on a flexible and cooperative institutional structure, while the actuating function is carried out through Islamic leadership that provides motivation and inspiration. The controlling function is carried out through evaluation based on spiritual accountability and ethical responsibility. This study states that the application of management functions in Islamic education aims not only to achieve operational efficiency, but also to internalize deep spiritual values. This finding offers a new view for Islamic education managers in maximizing the role of management based on Islamic principles.
Peran Manajemen Kesiswaan dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan: Sebuah Tinjauan Sistematis
Muhammad Hanafi;
Imam Fauji
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 2 No. 1 (2025): January-June
Publisher : Yayasan Zia Salsabila
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61253/2nkkr129
Kualitas pendidikan secara signifikan dipengaruhi oleh praktik manajemen siswa yang efektif yang memenuhi kebutuhan akademik dan non-akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi prinsip-prinsip manajemen siswa yang berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan dengan menggunakan metodologi tinjauan literatur sistematis (SLR) berdasarkan pedoman PRISMA. Sebanyak 10 jurnal akademik dari Lens.org dianalisis, dengan fokus pada tema-tema seperti dukungan akademik, disiplin, keterlibatan ekstrakurikuler, dan keterlibatan orang tua. Temuan tersebut mengungkapkan lima prinsip utama: kebijakan penerimaan siswa baru yang inklusif, program bimbingan yang komprehensif, kegiatan ekstrakurikuler yang terstruktur, partisipasi aktif orang tua, dan pemantauan kinerja akademik yang berkelanjutan. Prinsip-prinsip ini secara kolektif menumbuhkan lingkungan belajar yang mendukung, meningkatkan keterlibatan siswa, dan meningkatkan hasil pendidikan. Penelitian ini berkontribusi pada bidang tersebut dengan menyintesis literatur yang ada dan memberikan rekomendasi yang dapat ditindaklanjuti bagi pembuat kebijakan pendidikan dan administrator sekolah. Penelitian di masa depan direkomendasikan untuk mengeksplorasi penerapan prinsip-prinsip ini dalam berbagai pengaturan pendidikan dan dampaknya terhadap tujuan pendidikan jangka panjang.
Analysis of New Normal Era of Jurisprudence Learning Management at Islamic High School: Analisa Manajemen Pembelajaran Fikih Era New Normal di Sekolah Menengah Atas Islam
Febiyanto, Fahmita Ramadhan;
Fauji, Imam
Adabiyah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (920.585 KB)
|
DOI: 10.21070/adabiyah.v5i0.1685
The analysis of Fiqh learning management in the new normal era at MAN 2 Mojokerto includes planning, implementation, monitoring and evaluation based on e-learning with online learning methods that are based on quotas and internet networks. The purpose of this study is to determine, analyze and provide alternative solutions related to the inhibiting and supporting factors for the management of Fiqh learning in the new normal era of MAN 2 Mojokerto. This research is included in descriptive qualitative with a phenomenological approach. Data collection techniques are interviews, observation, and documentation with primary and secondary data sources. Analysis and interpretation of data by reduction, presentation and conclusion. The results of the research on Fiqh learning management in the new normal era at MAN 2 Mojokerto include planning, implementation, supervision, and evaluation. The inhibiting and supporting factors are felt by educators, students and parents with solutions for free quota assistance from schools, debriefing for teachers and students, and tolerance for assignments as a substitute for learning.
MANAGEMENT OF ORGANIZING FROM THE PERSPECTIVE OF THE QUR'AN AND HADITH IN THE MODERN ERA
Nuryanti;
Fauji, Imam
Journal of Social Science Vol. 2 No. 1 (2025): Journal of Social Science
Publisher : PT ANTIS INTERNATIONAL PUBLISHER
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61796/ijss.v2i1.34
Objective: This study aims to analyze the principles of organizing management from the perspective of the Qur'an and hadith and its relevance in the modern era. The research explores how Islamic teachings provide a framework for effective organizational management that aligns with contemporary demands. Method: Using a qualitative approach, the study employs a literature review method, collecting and analyzing data from 15 relevant articles. The data are processed through problem formulation, comparative analysis, and synthesis to draw conclusions. Results: The findings reveal that the concepts of organizing management outlined in the Qur'an and hadith emphasize values such as trust (amanah), consultation (shura), justice (‘adl), and accountability (muhasabah). These principles demonstrate high relevance when applied to modern organizational systems, providing a robust foundation for fostering collaboration, efficiency, and ethical practices in organizational development. Novelty: This study contributes to the existing body of knowledge by bridging classical Islamic principles with modern management practices, highlighting the applicability and timelessness of Qur'anic and prophetic teachings in addressing contemporary organizational challenges.
MANAJEMEN KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERBASIS NILAI MULTIKULTURAL DI SMP ISLAM AL I’TISHOM KARAWANG
Fauji, Imam
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 15, No 1 (2025): 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22373/jm.v15i1.24376
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen kurikulum Pendidikan Agama Islam berbasis nilai multikultural di SMP Islam Al i'tishom Karawang. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif untuk mendeskripsikan berbagai fenomena dan segala sesuatu yang berhubungan dengan tujuan penelitian. Data-data maupun fakta diperoleh melalui observasi, wawancara terhadap narasumber dan mengkaji dokumen yang berkaitan dengan penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitis untuk menggambarkan serta menganalisis manajemen kurikulum berbasis pada nilai multikultural. Analisis data dilakukan dengan cara melakukan reduksi data, penyajian data, dan dilanjutkan dengan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian manajemen kurikulum berbasis nilai multikultural di SMP Islam Al I’tishom Karawang meliputi tiga bagian utama yaitu: 1) Perencanaan (planning), 2) Pelaksanaan (actuating), dan 3) Evaluasi (evaluating). Perencanaan kurikulum merujuk pada PERMENDIKBUDRISTEK dan dengan visi dan misi SMP Islam Al I’tishom. Pelaksanaan kurikulum dilakukan melalui kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler. Adapun evaluasi kurikulum dilakukan melalui kegiatan penilaian formatif dan sumatif. Kurikulum dievaluasi secara bertahap sebagai bahan peningkatan kualitas pembelajaran. SMP Islam Al I’tishom Karawang telah memasukkan nilai-nilai multikultural dalam kurikulum pendidikannya, baik dalam perencanaan, pelaksanaan, maupun evaluasinya.
ANALISIS KISAH NABI MUSA AS DAN NABI KHIDIR AS PADA SURAH AL-KAHFI AYAT 60-82 DALAM MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM
Rahmi Rizqina Layyinawati;
Imam Fauji
Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 13 No 1 (2025): Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30603/tjmpi.v13i1.5944
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pendidikan islam berdasarkan Kisah Nabi MusaAS dan Nabi KhidirAS dalam Surat Al-Kahfi Ayat 60-82. Metode penelitian kualitatif dengan library research dimana utamanya sumber penelitian berasal dari buku, skripsi atau thesis terdahulu dan artikel laporan terdahulu. Nantinya, dalam penfasirkan menggunakan metode deskriptif-analitik menggunakan tematik Maudhu’I yang berfokus pada pengkajian masalah secara runtut dari ayat 60 hingga ke 82 secara urut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dalam proses pendidikan, pemilihan metode yang tepat oleh pendidik sangat penting. Nabi Khidir mencontohkan metode pembelajaran melalui pembiasaan untuk tidak tergesa-gesa dalam mengambil kesimpulan, dengan berpedoman pada ilmu yang dimilikinya. Kata kunci : Al-Kahfi; Analisis Kisah; Pendidikan Islam
Puzzle Literasi dan Numerasi Materi Rukun Iman
Dahnia, Berlianti;
Fauji, Imam;
Astutik, Anita Puji;
Anshori, Isa
Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 4 (2024): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47134/pjpi.v1i4.703
Di ranah pendidikan dasar, siswa tahap awal menunjukkan kemampuan kognitif yang luar biasa dan rasa ingin tahu yang besar, sehingga membutuhkan strategi pendidikan agama yang efektif. Namun, terdapat kesenjangan pengetahuan yang signifikan mengenai pemahaman rukun iman di antara para siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi kesenjangan ini dengan memperkenalkan permainan edukatif sebagai alat bantu pengajaran, yang secara khusus menargetkan kemampuan literasi dan numerasi sambil memasukkan rukun iman. Melalui pendekatan metodologis yang melibatkan pembuatan teka-teki literasi dan numerasi, penelitian ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman dan retensi siswa tentang rukun iman. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan keterlibatan siswa dan pengalaman belajar yang beragam, mengurangi monoton dalam pendidikan agama. Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya mengintegrasikan metode pengajaran yang inovatif untuk menumbuhkan pemahaman yang lebih dalam tentang konsep-konsep agama di kalangan siswa sekolah dasar, dengan implikasi yang lebih luas untuk praktik pendidikan.
Humas dalam Institusi Lembaga Pendidikan Islam
Mulyani, Endang Sri;
Fauji, Imam
Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 2 (2025): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47134/pjpi.v2i2.1356
Hubungan Masyarakat (Public Relations) merupakan alat komunikasi dari sebuah organisasi dengan masyarakat di sekitar lingkungannya dalam jangkauan visi dan misi yang menjadi tujuan dari organisasi. Tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk memberikan informasi tentang urgensi manajemen humas dalam lembaga pendidikan dan bagaimana strategi pelaksanaan Manajemen Humas sehingga tercapai apa yang menjadi cita-cita dan impian dari setiap lembaga pendidikan, khususnya lembaga pendidikan Islam.
Intuitional Branding Strategy to Strengthen Followers of the GenZi Study at Al Akbar Mosque Surabaya
Hanifah, Najmy;
Fauji, Imam
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 19, No. 3 : Al Qalam (Mei 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35931/aq.v19i3.4332
This study aims to analyze the institutional branding strategy implemented by the Gen Z study community at the Al Akbar Mosque in Surabaya in strengthening the involvement and loyalty of the younger generation to mosque-based da'wah activities. The study uses a qualitative method with a case study approach to explore how the Gen Z community utilizes social media, the selection of popular sources, and institutional support from the Al Akbar Mosque in forming a positive and relevant image for young audiences. The results of the study show that Brand Identity is realized through the use of the Al Akbar Mosque logo, digital pamphlets, and consistent visual documentation on Instagram, creating a strong association with the image of the mosque as a modern da'wah institution. Brand Personality and Brand Association are strengthened by the presence of popular sources, such as Ustadz Hanan Attaki, who are relevant to the younger generation and increase the appeal of the study. In addition, Brand Benefit and Competence are reflected in the unique experiences offered, such as the implementation of the study at dawn, which creates a deep spiritual experience. A consistent institutional branding strategy, including communication through Instagram and WhatsApp groups, builds a responsive Brand Attitude and Behavior and supports the active involvement of young congregants. This study concludes that planned and consistent institutional branding is able to build strong emotional relationships and loyalty of the younger generation to the da'wah community. This strategy is an effective model in the context of digital da'wah and can be adapted by other mosques to build relevant and sustainable relationships in the digital era.
Implementing Child-Friendly Teaching Methods to Improve Qur'an Reading Ability
Fauji, Imam;
Fahyuni, Eni Fariyatul;
Muhid, Abdul;
Fahmawati, Zaki Nur
Jurnal Pendidikan Islam Vol 6 No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : The Faculty of Tarbiyah and Teacher Training associated with PSPII
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15575/jpi.v6i1.8078
As Qur'an serve as guidance in Muslim life, it goes without saying that there is an obligation for parents to teach their children the ability to read the Islamic holy book. On the part of school institution, educators are expected to offer interesting teaching methods to read Qur'an so that they have an ease to acquire the ability. This study was aimed at investigating the relationship between teaching methods and students' ability to read Qur'an. This study applied an action research to explore practical problems and to find some solutions to the problems encountered. The research subjects were 283 students of class VII at SMPN (Sekolah Menengah Pertama Negeri/State Junior High School) 2 Porong. This study collected data through: survey, observation, and semi-structured interviews. The findings show that students' ability to read Qur'an can be categorized into four levels namely: Ibtida 1, Ibtida 2, Jayyid, and Jayyid Jidan. Those four categories placed students based on their abilities in reading Qur'an. According to Pearson correlation, there was a significance value of 0.000 <0.05, which means there is a linear relationship between the teaching methods and the students' ability to read Qur'an. Following this result, some methods of learning to read Qur'an like Iqra, Tahqiq, Talaqqi Mushafahah, and CMSA (Cara Mengaji Santri Aktif/an active way to read Qur'an for students) are in position to be applied in order to improve children's Qur'an reading abilities.